Artikelilmiahs
Menampilkan 14.361-14.380 dari 49.702 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 14361 | 17501 | A1L011153 | PENGHAMBATAN Pseudomonas fluorescens TERHADAP MIKROBA PERUT TIGA JENIS SERANGGA HAMA (Crocidolomia pavonana, Epilachna vigintioctopunctata, dan Helicoverpa armigera) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat bakteri Pseudomonas fluorescens isolat P32 dan P60 terhadap bakteri endosimbion pada larva Crocidolomia pavonana, Epilachna vigintioctopunctata, dan Helicoverpa armigera secara in-vitro dan in-vivo. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari bulan Agustus 2015 sampai Agustus 2016. Penelitian terdiri dari dua sub penelitian yaitu uji hambat in-vitro dan in-vivo. Uji hambat in-vitro merupakan uji hambat bakteri P. fluorescens terhadap bakteri endosimbion pada media Nutrient Agar. Variabel yang diamati adalah tingkat penghambatan terhadap koloni bakteri. Uji hambat in-vivo merupakan pengaruh pemberian P. fluorescens terhadap bakteri endosimbion pada larva dengan cara pakan larva dicelupkan pada suspensi bakteri P. fluorescens (isolat P32 dan P60) dengan tingkat konsentrasi yang berbeda selama 5 menit, dikeringanginkan dan diletakkan pada stoples tertutup untuk masing-masing larva. Setelah diberi pakan selama 72 jam, larva disterilisasi permukaannya, disayat dan diambil bagian abdomen ± 1 g, dimasukkan ke dalam 99 ml air dan dikocok selama 5 menit, lalu dibuat pengenceran hingga 10-10. Masing-masing pengenceran ditumbuhkan 0,1 ml ke media Nutrient Agar dan diinkubasi selama 24 jam, selanjutnya diamati bakteri yang tumbuh. Koloni bakteri diisolasi berdasarkan perbedaan morfologi dan warna koloninya, setelah itu dilihat karakteristiknya secara makroskopik dan mikroskopik dan dibandingkan dengan isolat bakteri endosimbion dari kontrol. Konsentrasi P. fluorescens yang digunakan untuk uji hambat ¬in-vivo yaitu: K1 = 105 sel/ml dan K2 = 1010 sel/ml. Percobaan ini diulang 3 kali. Setiap perlakuan percobaan menggunakan larva 10 ekor. Hasil penelitian menunjukkan zona bening bakteri P. fluorescens isolat P32 dengan hasil terlebar pada Serratia marcescens dan hasil zona bening tersempit pada Bacillus amyloliquefaciens dan Pseudomonas putida. Zona bening isolat P60 dengan hasil terlebar pada Acinetobacter calcoaceticus dan Serratia marcescens, sedangkan hasil zona bening tersempit pada Bacillus amyloliquefaciens dan Pseudomonas putida. Berdasarkan morfologi makroskopik dan mikroskopiknya pada penelitian in-vivo, Serratia marcescens adalah jenis bakteri endosimbion yang tidak tumbuh setelah perlakuan P. fluorescens isolat P32 dan P60 pada larva C. pavonana dan H. armigera. | The research aimed to determine the inhibition of Pseudomonas fluorescens P32 and P60 against bacterium endosymbiont in the larvae of Crocidolomia pavonana, Epilachna vigintioctopunctata, and Helicoverpa armigera using in-vitro and in-vivo. The research was conducted at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University started from August 2015 until August 2016. The research consisted of two sub-experiment ie. in-vitro and in-vivo inhibition test. The in-vitro inhibition test was a inhibition test for P. fluorescens against bacterium endosymbionts on Nutrient Agar medium. The observed variable was inhibition degree of bacterium colonies. The in-vivo inhibition test was effect of P. fluorescens against bacterium endosymbiont in larvae that were feed with vegetables that had been dipped in a bacterium suspension of P. fluorescens (P32 and P60) with different concentration levels for 5 minutes, then air dried and placed in a covered jar for each larva. After 72 hours feeding, the larvae were surfaces sterilized, cut the abdomen and take ± 1 g of the abdomen, put it into 99 ml of water and shaken for 5 minutes, then made a dilution up to 10-10. 0.1 ml of each dilution was grown to Nutrient Agar medium and incubated for 24 hours, then observed bacterium growth. Bacterium were isolated based on colony differences in morphology and color. Macroscopic and microscopic characteristics were compared to bacterium endosymbiont isolates from untreated larvae. The concentration of P. fluorescens are used for in-vivo activity ie. K1 = 105 cells/ml, and K2 = 1010 cells/ml. These in-vivo test has repeated 3 times. Each unit treatment trials contained 10 larvae. Results showed that clear zone the P. fluorescens P32 produce widest clear zone on Serratia marcescens and produce narrowest clear zone on Bacillus amyloliquefaciens and Pseudomonas putida. The clear zone P60 produce widest clear zone on Acinetobacter calcoaceticus and Serratia marcescens, while produce narrowest clear zone on Bacillus amyloliquefaciens and Pseudomonas putida. Based on macroscopic and microscopic morphology of the in-vivo research, Serratia marcescens was a bacterium endosymbionts that did not growth after treatment of P. fluorescens P32 and P60 in C. pavonana and H. armigera larvae. | |
| 14362 | 17700 | F1F011016 | ANALYSIS OF SPEECH ACTS IMPLIED ON TOM’S UTTERANCES IN 500 DAYS OF SUMMER MOVIE | ABSTRAK Hibfar, Hilmi Muhammad. 2017. Analysis of Speech Acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie. Skripsi. Pembimbing 1: Drs. Ashari, M.Pd., Pembimbing 2: Septi Mariasari, S.Pd., M. Hum. Penguji: Kristianto Setiawan, S.S., M.A. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Inggris, Purwokerto. Kata Kunci: Tindak Tutur, Ucapan Tom di dalam Film 500 Days of Summer. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisa klasifikasi tindak tutur yang terkandung dalam ucapan Tom di dalam film 500 Days of Summer, dan (2) menganalisa fungsi dari tindak tutur yang terkandung dalam ucapan Tom di dalam film 500 Days of Summer. Metode kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling diterapkan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini merupakan semua ucapan Tom dalam film 500 Days of Summer. Sampel dalam penelitian ini merupakan ucapan Tom yang mengandung klasifikasi tindak tutur sesuai dengan teori dari Yule. Dalam proses analisis data, pendekatan pragmatis dan teori tindak tutur digunakan.dalam penelitian ini. Teori tindak tutur dari Yule digunakan untuk menganalisa klasifikasi tindak tutur yang terkandung dalam ucapan Tom di dalam film 500 Days of Summer, dan fungsi dari tindak tutur yang terkandung dalam ucapan Tom di dalam film 500 Days of Summer. Dalam penelitian ini, ditemukan 79 ucapan Tom yang mengandung klasifikasi tindak tutur. Terdapat 33 ucapan yang termasuk dalam tindak tutur representatives, 21 ucapan yang termasuk dalam tindak tutur directives, 18 ucapan yang termasuk dalam tindak tutur expressives, dan 7 ucapan yang termasuk dalam tindak tutur commissives. Kemudian, terdapat 23 fungsi ditemukan di dalam tindak tutur yang terkandung dalam ucapan Tom. Terdapat 7 fungsi dari tindak tutur representative; stating, informing, confirming, denying, agreeing, arguing, dan introducing. Terdapat 5 fungsi dari tindak tutur directive: asking question, asking to do something, suggesting, inviting, dan offering. Terdapat 8 fungsi dari tindak tutur expressive; expressing, greeting, thanking, cursing, mocking, apologizing, praising, dan congratulating. Terdapat 3 fungsi dari tindak tutur commissive; refusing, commiting, dan threatening. | ABSTRACT Hibfar, Hilmi Muhammad. 2017. Analysis of Speech Acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie. Thesis. Supervisor 1: Drs. Ashari, M.Pd., Supervisor 2: Septi Mariasari, S.Pd., M. Hum. Examiner: Kristianto Setiawan, S.S., M.A. Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Department, Purwokerto. Keywords : Speech Acts, Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie. The research entitled “Analysis of Speech Act implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie” aims to: (1) analyze the classifications of speech acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie; (2) analyze the functions of classifications of speech acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie. Qualitative method with purposive sampling technique was applied in this research. Population of this research was all of Tom’s utterances in the 500 Days of Summer movie. The sample of this research was Tom’s utterances containing classifications of speech acts based on Yule’s theory. To analyze the data, Pragmatics Analysis approaches and the speech acts theory were used. The speech acts theory by Yule was used to analyze the classifications of speech acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie, and the functions of the classifications of speech acts implied on Tom’s utterances in 500 Days of Summer movie. The result shows that there are 79 utterances performed by Tom containing classifications of speech acts. There are 33 utterances which are classified to representatives speech act, 21 utterances which are classified to directives speech act, 18 utterances which are classified to expressives speech act, and 7 utterances which are classified to commissives speech act. Then, there are 23 functions found in the classifications of speech acts performed by Tom. There are 7 functions of representative speech act; stating, informing, confirming, denying, agreeing, arguing, and introducing. There are 5 functions of directive speech act; asking question, asking to do something, suggesting, inviting, and offering. There are 8 functions of expressive speech act; expressing, greeting, thanking, cursing, mocking, apologizing, praising, and congratulating. There are 3 functions of commissive speech act; refusing, committing, and threatening. | |
| 14363 | 17663 | H1B012040 | Penentuan Harga Opsi Jual Berdasarkan Model Pohon Binomial Fuzzy | Model pohon binomial CRR (Cox-Ross-Rubinstein) banyak digunakan dalam perhitungan harga saham dan sekuritas turunannya, seperti opsi. Model binomial CRR hanya mengasumsikan adanya dua buah parameter yaitu u apabila harga saham naik dan d pada saat harga saham turun. Dalam model ini, digunakan volatilitas yang bersifat konstan sehingga hanya menghasilkan pergerakan harga saham (naik dan turun) yang bernilai crisp (tegas). Pada kenyataannya, pergerakan harga saham berfluktuasi dari waktu ke waktu sehingga volatilitas yang konstan menjadi tidak sesuai. Riset ini membahas penggunaan volatilitas yang fluktuatif dengan memodelkan pergerakan harga saham dan opsi menggunakan model pohon binomial fuzzy. Adapun data kasus yang digunakan adalah data pergerakan harga saham PT. Antam (Persero) pada bulan Oktober 2015 - September 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bulan Oktober 2016 harga opsi jual dengan volatilitas terbesar, menengah, dan terkecil masing-masing adalah 111,9080485 rupiah, 59,19323648 rupiah, dan 5,163195861 rupiah, dengan ukuran risiko 90%. | CRR (Cox-Ross-Rubinstein) binomial tree model has been widely used in the stock pricing and securities derivatives, such as option. CRR binomial model simply assume the existence of two parameters: u if the stock price rises and d if the stock price drops. In this model, constant volatility is used, which only generates the stock price movements (up and down) with worth crisp. In fact, the stock price movements fluctuate from time to time, so the continuous constant volatility is deemed unsuitable. In this study the binomial tree model fuzzy is used to modeling the fluctuate volatility of stock price movements and options. The data used in this research are stock price data of PT. Antam (Persero) in October 2015 – September 2016. The result show that in October 2016 each price of put options prices with largest, medium, and smallest volatility i.e 111,9080485 IDR, 59,19323648 IDR, and 5,163195861 IDR with degree of risk is 90%. | |
| 14364 | 17667 | H1B011050 | PEWARNAAN TITIK UNTUK MENENTUKAN BILANGAN KROMATIK FUZZY DAN SIFAT-SIFAT α CUT PADA GRAF FUZZY | Pada skripsi ini dibahas mengenai pewarnaan titik pada graf fuzzy untuk menentukan bilangan kromatik fuzzy. Pewarnaan titik pada graf fuzzy ini menggunakan konsep α cut pada himpunan fuzzy. Definisi α cut dari graf fuzzy adalah graf tegas G_α= (V_α, E_α) dimana V_α adalah himpunan titik dengan derajat keanggotaan titiknya lebih besar atau sama dengan α dan E_α adalah himpunan sisi dengan derajat keanggotaan sisinya lebih besar atau sama dengan α dengan α ϵ [0,1]. Selain disusun langkah-langkah pewarnaan titik pada graf fuzzy untuk menentukan bilangan kromatik fuzzy, pada skripsi ini juga dijelaskan beberapa sifat α cut pada graf fuzzy. Jika α = 0, maka α cut dari graf fuzzy G_F= (V_F, E_F) adalah graf dasar G^*=(V^*,E^*). Untuk setiap α, α cut dari graf fuzzy lengkap K_F= (V_F, E_F) adalah graf lengkap K_α= (V_α, E_α). | This study’s topic is about vertex coloring of fuzzy graph to determine fuzzy chromatic number. Vertex coloring of fuzzy graph is using α cut concept of a fuzzy set. Definition of α cut of a fuzzy graph is a crisp graph G_α= (V_α, E_α) where V_α is a set of vertex with a vertex membership degree greater than or equal to α and E_α is an edge set with an edge membership degree greater than or equal to α with α ϵ [0,1]. Other than vertex coloring procedure of fuzzy graph to determine fuzzy chromatic number, some properties of α cut of fuzzy graph are also being discussed in this study. If α=0 then α cut of a fuzzy graph G_F= (V_F, E_F) is an underlying fuzzy graph G^*=(V^*,E^*). For each α, α cut of a complete fuzzy graph K_F= (V_F, E_F) is a complete graph K_α= (V_α, E_α). | |
| 14365 | 17670 | H1B010059 | APLIKASI TEORI PERMAINAN DENGAN MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN LINIER (STUDI KASUS : PERSAINGAN PRODUK MIE INSTAN INDOMIE, SARIMI, DAN MIE SEDAAP) | ABSTRAK. Semakin meningkatnya persaingan terhadap produk mie instan di pasaran, sehingga membuat produsen mie instan mengambil keputusan untuk menentukan langkah yang tepat menjadi hal yang sangat penting. Dalam penelitian ini, teori permainan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pengambilan keputusan. Penelitian ini mengamati persaingan antar produk mie instan di Purwokerto menggunakan media kuesioner. Produk yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sarimi, Mie Sedaap, dan Indomie. Hasil penelitian diolah menggunakan teori permainan dengan dua penilaian (baik dan buruk) juga dengan lima penilaian (sangat buruk, buruk, cukup, baik, dan sangat baik). | ASTRACT. The competition of instant noodle product is still growing, then the manufacture of instant noodle should make decisision to determine an accurate step become important. In that case, the game theory used to be an alternative in decision making. The methode of linier programing is one of method in game theory to creates optimum solution. This research observes on competition between instan noodle product in Purwokerto by questionnare. The products are used in this research are Sarimi, Mie Sedaap, and Indomie. The result of this research be analized by game theory with two judgement (bad and good) and five judgement (very bad, bad, enough, good, and very good) | |
| 14366 | 17671 | H1B011042 | OPTIMISASI BIAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI MAHASISWA FMIPA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA | Pada makalah ini, algoritma genetika diaplikasikan untuk mencari optimisasi biaya pemenuhan kebutuhan gizi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam berdasarkan data jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, umur, dan aktifitas fisik serta jenis makanan. Algoritma genetika dimulai dengan cara menginisialisasi populasi. Selanjutnya, dilakukan proses penghitungan nilai fitness, elitism, seleksi menggunakan metode roulette wheel, single-point crossover, dan mutasi. Untuk memudahkan pengaplikasian algoritma genetika dibuat program pada software Microsoft Visual Basic for Excel dengan menggunakan population size sebesar 25, nilai crossover probability sebesar 0,8, dan nilai mutation rate sebesar 0,01. Untuk mahasiswa dengan jensi kelamin laki-laki, tinggi badan 172 cm, berat badan 55 kg, umur 20 tahun, dan aktifitas fisik sangat ringan diperoleh biaya optimum Rp5.000,00. | In this project, genetic algorithm is applied to find the optimization cost of nutrion need for Faculty of Mathematics and Natural Sciences students. The data involves the gender, height, weight, age, and physical activity of students as well as the types of their meal. Genetic algorithm begins with an initialization of population. The next consecutive process are calculating the fitness value, elitism, selecting by using roulette wheel, single-point crossover, and mutation. The genetic algorithm is then represented in the program constructed by using the software of Microsoft Visual Basic for Excel. With the population size of 25, the value of crossover probability of 0,8, and the value of mutation rate of 0,01. It is obtained that a 20 years old male student having height 172 cm, weight 55 kg, and a very low physical activity has the optimum cost 5.000,00 IDR. | |
| 14367 | 17672 | G1A013094 | Persepsi Perawat Terhadap Euthanasia | Pro dan kontra terhadap tindakan euthanasia hingga saat ini masih terus berlangsung, masalah euthanasia sudah ada sejak kalangan kesehatan menghadapi penyakit yang sulit disembuhkan dan tindakan euthanasia merupakan bagian dari perawatan terminal. Perawat merupakan suatu profesi dalam tenaga kesehatan yang mempunyai kode etik sehingga perawat dituntut untuk bertindak secara profesional. Masih menjadi perdebatan antara perawat sebagai tenaga kesehatan terhadap euthanasia yang masih berjalan di Indonesia yang kemudian mendorong peneliti untuk mengetahui bagaimana persepsi perawat terhadap euthanasia. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi persepsi perawat terhadap euthanasia. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara semi terstruktur. Informan penelitian merupakan perawat ruangan ICU atau bangsal yang memiliki pasien terminal yang berpotensi untuk dilakukan euthanasia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawat di Indonesia memahami euthanasia sebagai bentuk pengakhiran kehidupan. Euthanasia dikaitkan pada pasien terminal, dimana keluarga, dokter dan perawat mempunyai peran penting dalam perawatan pasien terminal dan batasan-batasan mengenai euthanasia di Indonesia masih belum diketahui oleh perawat. Penelitian ini juga menemukan bahwa Do Not Resusitation (DNR) suatu tindakan yang masih bisa dipertimbangkan di banding dengan euthanasia. Kesimpulan penelitian ini mengidentifikasi persepsi yang masih kurang dipahami mengenai euthanasia. Selain itu ditemukan pula beberapa alasan yang menjadi dasar untuk melakukan euthanasia dengan tetap mempertimbangkan peraturan hukum dan agama terkait pembunuhan. | The pro an contra of euthanasia until now still become the main topic of discussion in medical world, euthanasia problem began to surface when medical personel demanded to treat the patient with difficult condition and it’s a part of terminal ill patient care. Nurse is a profession that have their own ethical code to demand their professionalism in work. The discussion in nurses about euthanasia is still going on in Indonesia that made writer want to see how their preception about euthanasia. The purpose of this research is to explore nurse’s preception about euthanasia. This research was performed by qualitative descriptive design and semi structural interview was used to get the main data. The informan of this research is a ICU’s or hospital ward’s nurses that have terminal ill patient so that there were a chance euthanasia to be perform in patient. From this research we can determine that nurses in Indonesia understood euthanasia as a form of action to end someone’s life. Euthanasia was related in terminal ill patient, so that as a medical personnel like doctors and nurses also family have an important role in terminal ill patient’s care and the nurses didn’t understood the boundary about euthanasia in Indonesia. Form this reasearch also faund that Do Not Resusitation (DNR) was a considerable action instead of euthanasia. From this reasearch we can conclude that nurses is still not hat understand about euthanasia. Beside that other reason found to do euthanasia is by keeping and considerate the corridor of law and religion related about murder. | |
| 14368 | 17673 | E1A011271 | PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) KANTOR REGIONAL I PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 00003/Kep/BV/5403/06 TENTANG MEMBERIKAN KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN DAN MEMBERHENTIKAN DENGAN HORMAT (TinjauanYuridisTerhadapPutusan PTUN Yogyakarta Nomor. 03/G/2011/PTUN.Yk.) | PEMBATALAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) KANTOR REGIONAL I PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 00003/Kep/BV/5403/06 TENTANG MEMBERIKAN KENAIKAN PANGKAT PENGABDIAN DAN MEMBERHENTIKAN DENGAN HORMAT (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PTUN Yogyakarta Nomor. 03/G/2011/PTUN.Yk.) Oleh : MUS’AB E1A011271 Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan PTUN Yogyakarta Nomor. 03/G/2011/PTUN.Yk, undang-undang serta buku-buku literatur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secara normatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa pelimpahan wewenang (pemberian delegasi) dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) ke Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional I Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan Pasal 27 ayat (3) PP No. 9 Tahun 2003 Tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dan penerimaan suatu wewenang yang diterimanya (Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional I Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta), yang sebelumnya memiliki kewenangan mengeluarkan SK objek sengketa adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu sendiri. Alasan pertimbangan Hukum Hakim dalam menentukan pembatalan Surat Keputusan objek sengketa bahwa tindakan tergugat dalam mengeluarkan Surat Keputusan objek sengketa secara subtansi/materiil bertentangan peraturan perundang-undangan yaitu Pasal 2, Pasal 3 huruf d, dan Pasal 5 Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 59/Kep/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Regional Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tergugat dalam menerbitkan Surat Keputusan objek sengketa juga bertentangan dengan Asas Keadilan, Asas Kecermatan dan Asas Larangan Mencampuradukan Kewenangan (principle of non misuse of competence). | CANCELLATION OF DECREE STAFFING AGENCY STATE (BKN) I REGIONAL OFFICE REGION PROVINCE YOGYAKARTA NO. 00003 / Kep / BV / 5403/06 ON GIVING RISE AND SOCIAL RANK WITH HONOR (Judicial Review Verdict Against PTUN Yogyakarta Number. 03 / G / 2011 / PTUN.Yk.) By MUS’AB E1A011271 This research used normative juridical legal approach, with specification of descriptive research. In this study the sources of data used are secondary data from the Administrative Court Decision Against Judicial Review Yogyakarta Number. 03 / G / 2011 / PTUN.Yk, legislation and books on literature relating to research problems. The data obtained are presented in a systematic and detailed, and data analysis normatively. Based on the results of research and discussion that the delegation of authority (awarding delegates) of the Head of the Civil Service Agency (BKN) to the Head of the Civil Service Agency (BKN) Regional Office I Yogyakarta province pursuant to Article 27 paragraph (3) PP 9 2003 on Privileges Appointment, Removal and Dismissal of Civil Servants and acceptance of an authority receives (the Head of the Civil Service Agency (BKN) Regional Office of the Province of Yogyakarta), which previously had the authority issued a decree object of dispute is the Head of State Employment Agency (BKN) itself. Reasons considerations Law Judge in determining the cancellation of the Decree of the object of dispute that the actions of the defendant in issuing the Decree of the object of dispute is the substance / material contrary to the legislation, namely Article 2, Article 3 letter d, and Article 5 Decision of the Head of the Civil Service Agency (BKN) No. 59 / Kep / 2001 concerning Organization and Work Regional Civil Service Agency (BKN) and Law No. 14 Year 2005 on Teachers and Lecturers. Defendant in issuing the Decree of the object of dispute are also contrary to the Principle of Fairness, Accuracy and Principles Principles Prohibition Authority (principle of non misuse of competence). | |
| 14369 | 17674 | F1G013035 | MEMAHAMI MAKNA TEKS-TEKS TEMBANG JAWA PADA KESENIAN TRADISIONAL EBEG DI BANYUMAS | Skripsi berjudul Memahami Makna Teks-teks Tembang Jawa pada Kesenian Tradisional Ebeg di Banyumas mengambil latar belakang budaya dan kesenian tradisional yang memiliki cirri khas tertentu di Kabupaten Banyumas. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penggambaran makna teks-teks tembang jawa pada kesenian ebeg.Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan makna pada lima teks-teks kesenian ebeg, yaitu Eling-eling, Ricik-ricik, Kuluh-kuluh, Gudril, Dawet Ayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian yaitu mengkaji makna yang terdapat pada teks-teks tembang Jawa pada kesenian tradisional ebeg di Banyumas.Objek penelitian ini adalah teks teks tembang Jawa pada kesenian tradisional Ebeg yaitu Eling-eling, Ricik-ricik, Kuluh-kuluh, Gudril, Dawet Ayu. Hasilpenelitian ini terdapat beberapa hal, diantaranya : Pertama, Teks pertama yaitu Eling-eling. Teks ini berisi petuah-petuah tentang kehidupan manusia untuk selalu ingat terhadap pencipta segala isinya yang ada di muka bumi ini yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Serta memberikan tuntunan bagi umat manusia di muka bumi, karena dengan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa ada batasan yang akan menjadi pertimbangan dalam melakukan berbagai hal. Kedua yaitu Ricik-ricik. Teks ini mengajarkan tentang pentingnya menjaga hubungan yang baik khususnya dengan anggota keluarga, melalui komunikasi yang baik pula dalam rangka menjalin silaturahmi, yang bertujuan untuk membina hubungan harmonis dalam keluarga. Ketiga yaitu Kuluh-kuluh. Teks ini berisi tentang kehidupan masyarakat yang sering membicarakan keburukan orang lain terhadap suatu keadaan yang terjadi pada seseorang yang menjadi bahan pembicaraannya. Pelajaran yang dapat diambil dari teks ini adalah agar tidak terlalu memperdulikan perkataan orang lain dan selalu introspeksi diri. Keempat yaitu Gudril. Teks ini berisi tentang nasehat-nasehat supaya memperhitungkan kembali kebutuhan-kebutuhan yang mendasar bagi seorang manusia, kemudian untuk dijadikan prioritas yang utama. Pelajaran yang dapat dipetik dari teks ini adalah mengesampingkan ego dan nafsu duniawi untuk hal-hal yang lebih utama. Kelima adalah Dawet Ayu. Teks ini berisi tentang fenomena yang ada di masyarakat, ketika manusia sudah tidak perduli lagi dengan kelestarian alam. Atas keserakahannya manusia merusak alam dengan alasan untuk memenuhi kebutuhannya. Teks ini kembali mengingatkan manusia untuk peduli terhadap alam sebelum hal buruk. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah teks-teks ebeg berisi tentang petuah-petuah kehidupan yang penting untuk diamalkan dalam kehidupan sehari hari. | A Study entitled understanding textual meanings of the recited Javanese poetry of Ebeg traditional art in Banyumas is based on cultural and traditional art background with particular characteristic of Banyumas regency. The research question is how textual meanings of the recited Javanese poetry of Ebeg traditional arts are illustrated. The purpose of this research is to describe meanings of those five recited Javanese poetry texts, including Eling-eling, Ricik-ricik, Kuluh-kuluh, Gudril and Dawet Ayu. This study uses a descriptive-qualitative method which focuses on comprehending the meanings of the recited Javanese poetry texts of Ebeg traditional art in Banyumas. The research objects are those recited Javanese poetry texts, including Eling-eling, Ricik-ricik, Kuluh-kuluh, Gudril, and Dawet Ayu. The research result show several findings as follows: First, Eling-eling text contains life advices that humans should always remember the Creator of everything in the universe, that is, the only Almighty God as well as guidance for human beings living on earth to obey God that there are limitations to conside in comitting any kind of actions. Second, Ricik-ricik text teaches the importance of having a good relationship, especially with family, through good communication to have a good fraternity relationship in creating a harmonious family relationship, Third, Kuluh-kuluh text contains a social life which frequently talks about other people’s bad behavior on particular situations experienced by individual who become the topic of the discussions. The text moral value is that not to really care about other people’s opinions and always do self introspection. Fourth, Gudril contains advices to recalculate human beings basic needs and then make the priorities. The text moral value is to put aside ego and ambition related to anything in this material world. Fifth, Dawet Ayu contains the exiting phenomena in the society that humans no longer care about natural conservations. Humans greediness leads to natural damages under the reasons of fulfilling their needs. The text reminds all human beings to pay their attention to the natural conditions before everything goes wrong. This research concludes that Ebeg texts contains life advices which are essential to practice in humans daily life. Keywords: textual meanings, ebeg, life advices | |
| 14370 | 17675 | E1A012240 | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYITAAN KEKAYAAN DEBITUR YANG MELAKUKAN WANPRETASI DALAM PUTUSAN NOMOR 12/Pdt.G/2013/PN.Pwt. | Tinjauan Yuridis Terhadap Penyitaan Kekayaan Milik Debitur Yang Melakukan Wanprestasi Dalam Putusan Nomor 12/Pdt.G/2013/PN. Pwt. Oleh : Ayu Kusumaning Dewi E1A012240 ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai perjanjian pinjam meminjam uang yang debiturnya melakukan wanprestasi dan meninggalkan tempat sehingga tidak diketahui tempat tinggalnya dalam Perkara Nomor 12/Pdt.G/2013/PN. Pwt. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan dan kewenangan kreditur dalam melakukan penyitaan terhadap kekayaan debitur yang pergi meninggalkan tempat tinggalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dan analisis data secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa perlindungan hak seorang kreditur yang debiturnya wanprestasi dan meninggalkan tempat adalah dengan mendasarkan pada prinsip jaminan umum (asas schuld haftung) berdasarkan Pasal 1131 dan 1132 KUH Perdata. Prosesnya melalui gugatan ke Pengadilan dan menuntut penyitaan kekayaan debitur dan diletakkan sita jaminan (conservatoir beslaag) dan pada akhirnya dilakukan eksekusi atas perintah Ketua Pengadilan Negeri, karena disini Debitur melakukan wanprestasi yang bentuknya adalah tidak melaksanakan suatu prestasi. Kreditur mempunyai kewenangan untuk menuntut penyitaan kekayaan debitur, karena pada prinsipnya semua kekayaan debitur menjadi jaminan utangnya pada kreditur (asas schuld haftung) yang memberikan kewenangan kepada kreditur untuk menuntut penyitaan dan penjualan kekayaan debitur. Kata Kunci : Perjanjian Pinjam Meminjam, Wanprestasi, Jaminan Umum. | Overview Juridical Against Foreclosure Property Owned Conducting Debtor Default In Decision No. 12 / Pdt.G / 2013 / PN. PWT. by: Kusumaning Ayu Dewi E1A012240 ABSTRACT This study discusses the loan agreement to borrow money that debtors are in default and leave the place so it is not known where he lived in the Case Number 12 / Pdt.G / 2013 / PN. PWT. The purpose of this study was to determine the protection and authority of the creditors in foreclosure of the property debtor who leave their homes. The method used is the method of normative juridical, with the specification of descriptive analytical research and data analysis qualitative normative. Based on the analysis we concluded that the protection of the rights of a creditor that the debtor is in default and leave the place with basing on the principle of general collateral (Schuld principle HAFTUNG) under Section 1131 and 1132 of the Civil Code. The process is through a lawsuit to the court and demanded a confiscation of property of the debtor and laid sequestration (conservatoir beslaag) and ultimately be executed on the orders of Chairman of the Court, because here the Debtor in default whose form is not executing a feat. The creditor has the authority to demand a confiscation of property of the debtor, because in principle all of the wealth of the debtor be a guarantee of debts by creditors (Schuld principle HAFTUNG) which authorizes the lender to demand the seizure and sale of the debtor's wealth. Keywords: Borrowing Agreement, Default, Public Security. | |
| 14371 | 17677 | E1A012238 | TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN OVER KREDIT KENDARAAN BERMOTOR DENGAN JAMINAN FIDUSIA PADA PT. SWADHARMA BHAKTI SEDAYA FINANCE (Studi Terhadap Putusan Nomor 69/Pdt.G/2015/PN.Pwt) | Tinjauan Yuridis Terhadap Perjanjian Over Kredit Kendaraan Bermotor Dengan Jaminan Fidusia Pada PT. Swadharma Bhakti Sedaya Finance (Studi Terhadap Putusan Nomor 69/Pdt.G/2015/PN.Pwt) ABSTRAK Penelitian dalam Skripsi ini dilakukan terhadap Putusan Pengadilan Nomor 69/Pdt.G/2015/PN.Pwt, yaitu mengenai perjanjian over kredit terhadap perjanjian pembiayaan dengan jaminan fidusia. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui syarat lahir dan syahnya perjanjian pembaharuan utang (novasi) terhadap perjanjian pembiayaan dengan jaminan fidusia dan akibat hukumnya. Metode penelitian yang diginakan adalah penelitian yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dan analisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa : Perjanjian antara Ahmad Waliyudin dengan Siti Aminah dan tindakan Siti Aminah melakukan pembayaran angsuran atas nama Ahmad Waliyudin tidak menerbitkan perjanjian pembaharuan utang (novasi) dalam perjanjian pembiayaan dengan jaminan fidusia antara PT. Swadharma Bhakti Sedaya Finance dengan Ahmad Waliyudin. Hal ini karena tidak memenuhi syarat lahirnya perjanjian pembaharuan utang (novasi) berdasarkan Pasal 1415 jo 1417 KUH Perdata dan bertentangan dengan Pasal 23 ayat (2) dan 36 UUJF. Akibat hukumnya bahwa tindakan PT. Swadharma Bhakti Sedaya Finance tidak menyerahkan BPKB atas objek sengketa kepada Siti Aminah tidak dapat dikategorikan melakukan wanprestasi, karena Siti Aminah bukan merupakan pihak dalam perjanjian pembiayaan. Kata Kunci : Perjanjian Pembiayaan, Fidusia, Pembaharuan Utang (Novasi). | Against Judicial Review Over Motor Vehicle Credit Agreement With Fiduciary At PT. Bhakti Swadharma Federal International Finance (Study Against the Decision No. 69 / Pdt.G / 2015 / PN.Pwt) ABSTRACT The research in this thesis conducted on Court Decision No. 69 / Pdt.G / 2015 / PN.Pwt, namely the credit agreement over the financing agreement with the fiduciary. The purpose of the study was to determine the terms of birth and syahnya debt renewal agreement (novation) of the financing agreement with the fiduciary and legal consequences. Diginakan method of research is normative juridical research, with specification of descriptive analytical research and qualitative analysis normatively. Based on the analysis we concluded that: The agreement between Waliyudin with Siti Aminah Ahmad and Siti Aminah actions make installment payments on behalf of Ahmad Waliyudin does not issue debt renewal agreement (novation) in a financing agreement with fiduciary between PT. Bhakti Swadharma Sedaya Finance with Ahmad Waliyudin. This is because it does not qualify birth of debt renewal agreement (novation) under Article 1415 of the Civil Code jo 1417 and contrary to Article 23 paragraph (2) and 36 UUJF. Legal consequences that action PT. Bhakti Swadharma Sedaya Finance did not hand over the object of dispute BPKB to Siti Aminah can not be considered in default, because Siti Aminah not a party to the financing agreement. Keywords: Financing Agreement, Fiduciary, Updates Debt (Novation). | |
| 14372 | 17678 | C1B012098 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBIAYAAN MURABAHAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) (Studi pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia periode 2012-2015) | Penelitian ini merupakan analisis pada BPRS yang terdaftar di website Otoritas Jasa Keuangan (www.ojk.go.id) pada tahun 2012-2015. Penelitian ini mengambil judul : “Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Dan Pengaruhnya Terhadap Return On Asset (ROA) (Studi pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia periode 2012-2015)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh non performing financing (npf), tabungan wadiah, financing to deposit ratio (fdr), biaya operasional pendapatan operasional (bopo) terhadap pembiayaan murabahah dan pengaruhnya terhadap return on asset (roa). Populasi dalam penelitian ini adalah BPRS di Indonesia pada tahun 2012-2015 sebanyak 168. Sedangkan sampel pada penelitian ini diambil dengan metode purposive sampling sebanyak 25 bank. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa: (1) non performing financing (npf) tidak berpengaruh pembiayaan murabahah, (2) tabungan wadiah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan murabahah, (3) financing to deposit ratio (fdr) tidak berpengaruh pembiayaan murabahah, (4) biaya operasional pendapatan operasional (bopo) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pembiayaan murabahah, dan (5) pembiayaan murabahah berpengaruh positif dan signifikan terhadap return on asset (roa). Implikas berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah pihak manajemen perlu meningkatkan jumlah tabungan wadiah, dan menurunkan rasio bopo karena hal tersebut dapat meningkatkan jumlah pembiayaan murabahah. Selain itu, pihak manajemen juga perlu meningkatkan jumlah pembiayaan murabahah, karena hal tersebut dalam penelitian ini terbukti dapat meningkatkan return on asset (roa). | This research is an analysis on Sharia Rural Banking (BPRS) Listed on Otoritas Jasa Keuangan website (www.ojk.go.id) during Year 2012 – 2015. The research entitled “Analysis variables that influence Murabahah Financing and influence to Return on Asset (Study on Sharia Rural Banking on Indonesia during Year 2012 – 2015)”. The purpose of this research is to analyze the influence of non performing financing, wadiah savings, financing to deposit ratio, operating expenses operating income toward murabahah financing and influence to return on asset. This research used panel data regression analysis as model to test the hypothesis. The population in this research was Sharia Rural Banking (BPRS) on Indonesia during Year 2012 – 2015 consisting of 168 banks. While the samples of this research were taken by purposive sampling method which were 25 banks. The result of this research showed that: (1) non performing financing has no effect toward murabahah financing, (2) wadiah savings had positive effect toward murabahah financing, (3) financing to deposit ratio has no effect toward murabahah financing, (4 operating expenses operating income had negative effect toward murabahah financing, (5 murabahah financing had positive effect toward return on asset. Implication based on result of this research was the management need to increase wadiah savings and need to decrease operating expenses operating income because it can increase the murabahah financing. The management also needs to increase murabahah financing, because it is in this research is proven to increase the return on asset. | |
| 14373 | 17680 | C1G014067 | PENGARUH KOMPETENSI SDM, PENGALAMAN KERJA, DAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KEANDALAN PENATAUSAHAAN BARANG MILIK DAERAH | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi SDM, pengalaman kerja, dan penggunaan sistem informasi terhadap keandalan penatausahaan barang milik daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Pengurus Barang di Pemerintah Kabupaten Banyumas pada tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh atau sensus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang disebar kepada responden. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 86 orang. Pengujian hipotesis menggunakan analisis persamaan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi SDM tidak berpengaruh terhadap keandalan penatausahaan Barang Milik Daerah (BMD), (2) pengalaman kerja tidak berpengaruh terhadap keandalan penatausahaan BMD, (3) penggunaan sistem informasi berpengaruh terhadap keandalan penatausahaan BMD. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlu ditingkatkannya frekuensi pelatihan serta adanya rekonsiliasi data aset yang berkesinambungan sehingga penatausahaan BMD tetap andal. | This study aimed to examine the effect of human resource competencies, work experience, and use of information systems to the reliability of the administration of Regional Property. This study uses a quantitative approach. The population of this research is the entire Administrator of Property in Banyumas regency government in each regional work units. The sampling method using census sampling method. The data in this study were obtained from questionnaires distributed to respondents. The number of respondents were taken in this study is 86 people. Hypothesis testing using multiple linear regression analysis. Based on the research results show that: (1) HR competence does not affect the reliability of the administration of Regional Property, (2) work experience does not affect the reliability of the administration of Regional Property, (3) the use of information systems affect the reliability of the administration of Regional Property. The implication of this research is the need to increase the frequency of training and continuous asset data reconciliation so that administration of Regional Property remains reliably. | |
| 14374 | 17681 | E1A013106 | Eksepsi yang Dikabulkan Terhadap Gugatan Cacat Formil (Studi Putusan Pengadilan Negeri Slawi Nomor 36/Pdt.G/2015/PN.Slw) | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim yang mengabulkan eksepsi terhadap gugatan cacat formil dalam Putusan No.36/Pdt.G/2015/PN.Slw serta bagaimana akibat hukum bagi para pihak. Gugatan diajukan dan diperiksa oleh pengadilan, Terhadap gugatan Penggugat, Tergugat diberikan hak untuk mengajukan jawaban atas gugatan (eksepsi), yang harus diputus oleh hakim. Putusan No.36/Pdt.G/2015/PN.Slw merupakan putusan dengan dictum yang mengabulkan eksepsi tergugat dan menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat di terima, karena terdapat cacat formil pada gugatan (obscuur libel), dimana Para Penggugat tidak secara jelas dan tegas memposisikan diri sebagai subyek hukum dalam perkara ini, apakah gugatan ini termasuk Gugatan Perwakilan Kelompok (Class Action) atau bukan. Hasil penelitian yang diperoleh, yakni: (1). Dasar pertimbangan yang diuraikan majelis hakim dalam putusannya telah sesuai dengan ketentuan Pasal 8 No. 3 Rv (Reglement op de Burgerlijk Rechtsvordering), Serta ketentuan dalam Peratutan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2002 tentang Acara Gugatan Perwakilan Kelompok. (2). Akibat hukum dari putusan yang menyataka gugatan tidak dapat diterima adalah Hubungan hukum antara Penggugat dan Tergugat dalam perkara a quo kembali pada keadaan semula sebelum adanya gugatan. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh Pihak Para Penggugat adalah Penggugat memiliki hak untuk mengajukan gugatan baru dengan jalan memperbaiki gugatannya, atau terhadap Para pihak yang tidak puas atas putusan yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima (Niet ont van kelijk ver klaard) oleh pengadilan, dapat melakukkan upaya hukum banding, dalam jangka waktu 14 hari. Kata kunci : Gugatan, Gugatan class action, Eksepsi, | ABSTRACT This research aims to know the judge law consideration who granting exceptions to an acquisition formal defect in verdict No.36/Pdt.G/2015/PN.Slw and how the law consequence of the parties. The lawsuit submitted and checked by the court, to plaintiff lawsuit, the defendant is given right for asking the question for the exception, who must obey by the judge. The verdict No.36/Pdt.G/2015/PN.Slw is a verdict with dictum which granting an exception of defendant and declare the plaintiff lawsuit can not accept, because of formal defect in lawsuit (obscure libel), where the plaintiff were not clearness and firmness poisoned themselves as subjects of law in this case, how this lawsuit was a class action or not. The result that obtained were: (1) The base of consideration who elaborated by the judge council in their verdict was appropriated with 8 article No. 3 RV (Reglement op de Burgerlijk Rechtsvordering), with provision in the supreme court of Indonesia number 1 year 2002 about class action lawsuit. (2) The law effectively from the verdict who declare that the lawsuit could not accept where the law relation between the plaintiff and defendant in a quo case, back at the first situation before the lawsuit done. The law effort who can do by plaintiff are they have wrought for submitting new lawsuit by fixing their previous lawsuit, or to the parties who do not satisfied with the verdict who declare lawsuit cannot be accepted (Niet and van kelijk ever cleared) by the court, able for appeal, for 14 days time periods Keywords : lawsuit, class action lawsuit, exception. | |
| 14375 | 17682 | A1L111016 | PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DUA VARIETAS BIBIT TANAMAN KELENGKENG (Dimocarpus longan Lour.) DATARAN RENDAH | Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik terhadap pertumbuhan dua varietas bibit tanaman kelengkeng dataran rendah, 2) mengetahui pertumbuhan beberapa varietas bibit tanaman kelengkeng dataran rendah, 3) mengetahui konsentrasi pupuk organik yang optimal terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelengkeng dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan bulan Desember 2016 di Screen House Fakultas Pertanian Desa Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial. Data dianalisis dengan Uji F pada taraf kesalahan 5%, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Faktor yang dikaji meliputi varietas bibit kelengkeng yang terdiri dari dua jenis yaitu varietas Diamond River; varietas Itoh dan konsentrasi pupuk organik yang terdiri dari empat taraf yaitu 0 g/liter; 8g/liter; 9 g/liter; 10g/liter. Variabel yang diamati meliputi : 1) penambahan tinggi tanaman, 2) penambahan jumlah daun, 3) penambahan jumlah cabang, dan 4) penambahan luas daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pemupukan pupuk organik dengan konsentrasi 9 gram/liter meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kelengkeng dilihat dari penambahan tinggi tanaman dan jumlah daun. 2) Pertumbuhan bibit tanaman kelengkeng tidak dipengaruhi oleh varietas. 3) Konsentrasi pupuk organik terbaik untuk pertumbuhan bibit kelengkeng varietas diamond river dan itoh super sama yaitu 9 gram/liter. | This Research aims to : 1) Determine the effect of various concentrations of organic fertilizer on the growth of two varieties of crop seeds longan lowland. 2) Determine the growth of several varieties of crop seeds longan lowlands. 3) Determine the concentration of organic fertilizer which is optimal to the growth of crop seeds longan plains low. The research was conducted in August 2016 to December 2016 at Screen House Faculty of Agriculture Desa Karangwangkal, Purwokerto,Kabupaten Banyumas. The experimental design used a randomized block design Complete Factorial. Data were analyzed by F test at 5% error level, followed by DMRT (Duncan Multiple Range Test). Factors to be examined include longan seed varieties which consists of two types of varieties Diamond River; Itoh varieties, and the concentration of organic fertilizer which consists of four levels ie 0 g / liter; 8g / liter; 9 g / liter; 10g / liter. The results showed that: 1) Fertilizing with organic fertilizer concentration of 9 grams / liter increased seedling growth of longan seen from the addition of plant height and increased the number of leaves. 2) The growth of longan seedlings were not influenced by varieties. 3) The concentration of the organic fertilizer for growth of longan seedlings of itoh super and diamond river was the same, it was 9 grams / liter. | |
| 14376 | 17683 | F1A013006 | Perilaku Sehat Ibu Hamil di Wilayah Kerja PUSKESMAS Kaligondang Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga. | Masa kehamilan menjadi hal yang sangat penting karena menjadi proses berkembangnya janin dalam kandungan ibu hingga dilahirkan. Proses kehamilan dipengaruhi oleh banyak hal, seperti pengetahuan ibu hamil, sikap dan perilaku ibu hamil saat masa kehamilan. Mitos dan nilai-nilai dalam masyarakat juga memiliki andil besar terhadap kesehatan ibu hamil. Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi dua terbesar dengan angka kematian ibunya, Kecamatan Kaligondang termasuk kecamatan tiga terbesar jumlah ibu hamilnya di kabupaten Purbalingga. Kecamatan Kaligondang memiliki dua unit PUSKESMAS yaitu PUSKESMAS Kaligondang dan PUSKESMAS Kalikajar. Ibu hamil di wilayah kerja PUSKESMAS Kaligondang juga memiliki pengetahuan, sikap, perilaku dan nilai yang berkembang dalam masyarakat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendeskripsikan kebiasaan makan, upaya yang dilakukan untuk menjaga kesehatan kehamilannya, pola perawatan kehamilan, pemahaman tabu pangan yang dimiliki dan sikap dari perilaku sehat ibu hamil di wilayah kerja PUSKESMAS Kaligondang Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidanegara dengan metode kualitatif deskriptif. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah ibu hamil, sedangkan sasaran pendukungnya adalah anggota keluarga yang tinggal bersama ibu hamil dan Bidan Desa Sidanegara. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. | During pregnancy becomes very important because the process of developing into a fetus in the mother's womb to be born. The process of pregnancy is influenced by many things, such as pregnant women knowledge, attitudes and behavior of pregnant women during pregnancy. Myths and values in society also has a big contribution to the health of pregnant women. Central Java province into two provinces with the largest number of deaths of his mother, District Kaligondang including the three largest districts in the number of mothers hamilnya Purbalingga district. Subdistrict Kaligondang has two units, namely HEALTH HEALTH HEALTH Kaligondang and Kalikajar. Pregnant women in the work area PUSKESMAS Kaligondang also have the knowledge, attitudes, behaviors and values that thrive in the community. The purpose of this study is to describe the eating habits, the efforts made to maintain a healthy pregnancy, pregnancy care patterns, understanding food taboos owned and attitudes of health behavior of pregnant women in the working area of the District Kaligondang PUSKESMAS Kaligondang Purbalingga district. This research was conducted at the Sidanegara with descriptive qualitative method. The main target in this study are pregnant women, while the target is supporting family members who live with pregnant women and village midwives Sidanegara. Mechanical determination of informants using purposive sampling. Methods of data collection in this study using interviews, observation and documentation. | |
| 14377 | 17684 | H1B011039 | MODEL REGRESI SPLINE LINIER MULTIVARIABEL UNTUK RASIO KLAIM ASURANSI MENGGUNAKAN KRITERIA GENERALIZED CROSS VALIDATION | Rasio klaim asuransi pada periode polis tahun-tahun sebelumnya merupakan faktor penentu utama jumlah nilai premi yang harus dibayarkan peserta asuransi pada tahun berikutnya. Besar kecilnya rasio klaim dipengaruhi oleh banyak faktor. Untuk menentukan faktor mana yang paling berpengaruh maka digunakanlah metode regresi spline. Sifat tersegmen yang dimiliki oleh regresi spline memungkinkannya menyesuaikan diri terhadap karakterisitik data secara efektif. Regresi spline linier digunakan untuk mengestimasi rasio klaim terhadap 9 faktor yang mempengaruhi dengan masing-masing sebanyak 13 data amatan menggunakan kriteria GCV dan metode OLS untuk estimasi parameter. Penelitian ini menunjukkan bahwa rasio frekuensi klaim peserta asuransi berjenis kelamin wanita (X2) dan rasio frekuansi klaim peserta asuransi rawat inap (X3) merupakan faktor yang paling mempengaruhi rasio klaim. Jumlah titik knot yang digunakan sebanyak 10 titik knot dengan K1 = 2,14; K2 = 2,25; K3 = 2,27; K4 = 3,10; K5 = 3,54; K6 = 0,0954; K7 = 0,1234; K8 = 0,1463; K9 = 0,2 dan K10 = 0,2058. GCV yang dihasilkan sebesar 1,2166 dengan koefisien determinasi sebesar 98,32%. | The insurance claim ratio in previous years is a key to determine the amount of premium to be paid in the following year. Claim ratio is influenced by many factors. Spline regression method is used to determine which factors are most influential. The segmented character spline regression has, enable it to adapt to the data’s characteristics effectively. Linear spline regression is used to estimate the claim ratio towards 9 influencing factors with 13 data observations from each influencing factors using GCV criteria and OLS method as parameter estimation. This study shows that the claim frequency ratio by female participants (X2) and the claim frequency ratio by inpatient participants (X3) are the most affecting factors towards the claims ratio. There are as many as 10 knot points used in the model with K1 = 2.14; K2 = 2.25; K3 = 2.27; K4 = 3.10; K5 = 3.54; K6 = 0.0954; K7 = 0.1234; K8 = 0.1463; K9 = 0.2 and K10 = 0.2058. GCV value produced is 1.2166 with coefficient determination of 98.32%. | |
| 14378 | 17688 | G1A013039 | HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, GEOGRAFI DAN PROFESIONAL DENGAN PENGETAHUAN FKTP MENGENAI FUNGSI GATEKEEPER DALAM JKN DI KABUPATEN BANYUMAS | HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI, GEOGRAFI DAN PROFESIONAL DENGAN PENGETAHUAN FKTP MENGENAI FUNGSI GATEKEEPER DALAM JKN DI KABUPATEN BANYUMAS Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bertujuan untuk memudahkan seluruh masyarakat Indonesia mengakses layanan kesehatan melalui suatu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Sistem layanan yang diterapkan adalah sistem layanan kesehatan berjenjang, dimulai dari tingkat pertama, kedua dan ketiga. Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) ini disebut sebagai fungsi gatekeeper. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan karakteristik demografis, geografis, dan professional dengan pengetahuan FKTP mengenai fungsi gatekeeper dalam Program JKN. Penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Subjek penelitian adalah semua dokter penanggungjawab pada FKTP yang bekerjasama dengan BPJS di Kabupaten Banyumas. Didapatkan 73 subjek penelitian yang memenuhi kriteria insklusi. Penelitian diukur menggunakan kuisioner terstandarisasi. Data bivariate diuji menggunakan mann-whitney dan Kruskal-Wallis. Hasil analisis menunjukan karakteritik Demografi usia terdapat korelasi antara usia dengan pengetahuan dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan. Karakteristik geografi terdapat hubungan antara lokasi FKTP dengan pengetahuan. Karakteristik profeisional terdapat korelasi antara lama menjadi dokter FKTP dan lama praktek sebagai dokter, terdapat hubungan antara asal alumni dengan pengetahuan dan tidak terdapat hubungan antara jenis kurikulum dan jenis FKTP dengan pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara pengetahuan dengan usia, lama praktek sebagai dokter dan lama menjadi dokter FKTP, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan asal alumni, dan tidak terdapat hubungan antara, pengetahuan dengan jenis kelamin, lokasi FKTP, jenis kurikulum dan jenis FKTP. | THE ASSOCIATION OF CHARACTERISTICS DEMOGRAPHICS, GEOGRAPHY AND PROFESSIONAL WITH KNOWLEDGE REGARDING FKTP GATEKEEPER FUNCTION IN JKN IN THE DISTRICT BANYUMAS The National Health Insurance (JKN), aims to facilitate all Indonesian people to access health services through a Social Security Agency (BPJS). Service system that is applied is tiered health care system, starting from the first, second and third level. The first-level health facilities (FKTP) is referred as a gatekeeper function. The aim of the research was to find out the demographic, geographic, and professionals aspects with knowledge of FKTP about the gatekeeper function in JKN Program. This reseachers was an analytic observational with cross-sectional approach. The subjects are all doctors which is working at FKTP cooperating with BPJS in Banyumas. Obtained 73 research subjects who met the inclusion criteria. The study is measured using a standardized questionnaire. Bivariate data were tested using the Mann-Whitney and Kruskal-Wallis. Results of the analysis showed the characteristic of the age demographic correlation between age with association and there is no relationship between sex and association. The geological characteristics showed that there is a relationship between the location FKTP with association. Characteristics profeisional showed that there is a correlation between long been a doctor FKTP and long practice as a doctor, there is a relationship between the origin of alumnus with association and there is no relationship between the type of curriculum and types FKTP with association. From this research can be concluded that there is correlation between knowledge with age longer practice as a doctor and longer Being a Doctor FKTP, There is association of knowledge with the origin of alumni, and not there is association of knowledge with Gender, FKTP location, type Curriculum and type FKTP. | |
| 14379 | 17689 | C1G014082 | PENGARUH KOMPETENSI, TINGKAT PENDIDIKAN AUDITOR DAN TIME BUDGET PRESSURE TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT PADA PERWAKILAN BPKP PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi, tingkat pendidikan auditor, dan time budget pressure terhadap kualitas hasil audit. Penelitian ini menggunakan teori agensi dan teori pengharapan. Populasi penelitian ini adalah auditor di Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kompetensi dan tingkat pendidikan auditor terhadap kualitas hasil audit, sedangkan time budget pressure tidak berpengaruh terhadap kualitas hasil audit. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kualitas hasil audit dapat dijelaskan sebesar 63,9% berdasarkan variasi dari variabel-variabel independen dalam penelitian, sedangkan sisa sebesar 36,1% tidak dijelaskan oleh model regresi dan dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar model regresi. | This research aims to examine the effect of competence, education level of the auditor, and time budget pressure on audit results quality. This research uses agency theory and expectancy theory. The research population was BPKP auditor in West Nusa Tenggara province. The sampling method was convenience sampling. The data collection was obtained by questionnaire. The data collection was obtained by questionnaire. the research results show that there is an influence from competence and auditor’s level of education on audit results quality, while there is no effect of time budget pressure on audit results quality. The coefficient of determination shows that audit results quality can be explained by 63.9% based on variations of the independent variables in the research, and 36.1% is not explained by the regression model and explained by other causes outside the regression model. | |
| 14380 | 17690 | C1G014090 | PENGARUH TEMUAN TERKAIT KETIDAKPATUHAN, KELEMAHAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP PEMBERIAN OPINI AUDIT LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kelemahan sistem pengendalian internal, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit laporan keuangan pemerintah daerah. Jumlah sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 224 pemerintah daerah. Dari jumlah sampel tersebut dipilih secara acak proporsional kedalam setiap cluster area di seluruh provinsi di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi logistic ordinal menunjukkan bahwa: (1) Temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan berpengaruh negatif terhadap pemberian opini audit laporan keuangan pemerintah daerah. (2) Temuan kelemahan sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap pemberian opini audit laporan keuangan pemerintah daerah. (3) Opini audit tahun sebelumnya berpengaruh positif terhadap pemberian opini audit laporan keuangan pemerintah daerah. | This study aim to examine the effect of compliance with laws, internal control system, and previous years audit opinion against audit opinion. The sample for the study are taken from 224 local government . Among the total sample the were randomly proportionally selected into each cluster area in the whole provinces in indonesia. Based on the results of research and analysis of data using regression logistic ordinal shows that: (1) the findings of legislation disobedience have a negative influence on the provision of an audit opinion local government financial report. (2) the weakness of the internal control system will not affect the audit opinion local government financial report. (3) audit opinion the previous year have had a positive impact on the provision of audit opinion of local government financial statements. |