Artikelilmiahs
Menampilkan 14.281-14.300 dari 49.700 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 14281 | 17616 | E1A111040 | Kekuatan Pembuktian Saksi Ahli Psikologi Dalam Tindak Pidana Kekerasan Psikis Dalam Rumah Tangga (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor: 1303/PID.B/2012/PN.JKT.SEL) | Penelitian ini mengambil judul “Kekuatan Pembuktian Saksi Ahli Psikologi Dalam Tindak Pidana Kekerasan Psikis Dalam Rumah Tangga (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 1303/PID.B/2012/Pn.Jkt.Sel)”. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui Kekuatan Pembuktian Saksi Ahli Psikologi dalam Putusan Perkara No.1303/Pid.B/2012/PN.Jkt.Sel Dan mengetahui Peranan Kehadiran Saksi Ahli Psikologi Dalam Persidangan Tindak Pidana Kekerasan Psikis Dalam Rumah Tangga Pada Putusan Nomor No.1303/Pid.B/2012/PN.Jkt.Sel. Metode pendekatan yang dipakai adalah yuridis normatif yaitu metode pendekatan menggunakan konsep legisme yang positivistis. Konsep ini hukum dipandang identik dengan norma-norma tertulis yang dibuat dan diundangkan oleh lembaga atau pejabat negara yang berwenang dan melihat hukum sebagai suatu sistem normatif yang mandiri, bersifat tertutup dan terlepas dari kehidupan masyarakat yang nyata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Putusan Nomor 1303/Pid.B/2012/PN.Jkt.Sel hakim telah memeriksa beberapa alat bukti berupa beberapa keterangan saksi, keterangan terdakwa dan barang bukti dan hakim memperoleh keyakinan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga sesuai dengan Pasal 5 huruf (b) Undang-Undang No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga serta terpenuhinya syarat minimum pembuktian sebagaimana tercamtum dalam Pasal 183 KUHAP pada proses pembuktian perkara di persidangan dan dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) bulan. | This study entitled "The Power of Proof Psychology Expert Witnesses In Psychic Crime of Domestic Violence (Judicial Review Decision No. 1303 / Pid.B / 2012 / PN.Jkt.Sel)". The research objective was to determine Prove Strength Psychology Expert Witness in Case Decision No.1303 / Pid.B / 2012 / PN.Jkt.Sel And knowing Role presence Expert Witness In Trial Psychology Psychic Crime Domestic Violence In Decision No. No.1303 /Pid.B/2012/PN.Jkt.Sel. The method used is the method of normative juridical approach uses the concept of the positivistic legisme. This concept is seen as identical with the legal norms made written and enacted by institutions or officials who authorized and view the law as a normative system which is independent, is closed and apart from real people's lives. Based on the results of this study concluded that the Decision No. 1303 / Pid.B / 2012 / PN.Jkt.Sel judges have examined some evidence in the form of some witness statements, the statements of the accused and the evidence and judges gain confidence that the defendant legally and convincingly guilty of committing acts criminal Elimination of Domestic violence in accordance with Article 5 (b) of Law No. 23 of 2004 on the Elimination of Domestic Violence as well as the fulfillment of the minimum requirement of proof as tercamtum in Article 183 Criminal Procedure Code in the process of proving the case in court and sentenced to imprisonment for five (5) months. | |
| 14282 | 17600 | C1J011008 | Determinant of Bank's Profitability period of 2009-2015 | Penelitian ini berjudul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas Bank Periode 2009-2015“. Perkembangan perekonomian dunia saat ini, berdampak terhadap seluruh sistem ekonomi di sektor perbankan. Melihat dari perkembangan sistem keuangan, profitabilitas bank menjadi objek yang terkena dampak dari sistem perkembangan keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh dari Penyaluran Kredit, BI rate, Nilai Tukar Mata Uang, dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas Bank di Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa (BUSN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan syarat go public. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan Penyaluran Kredit, BI rate, Nilai Tukar Mata Uang, dan Capital Adequacy Ratio berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas BUSN di Indonesia. Secara parsial Penyaluran Kredit dan Capital Adequacy Ratio berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas BUSN di Indonesia tetapi BI rate dan Nilai Tukar Mata Uang tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas BUSN di Indonesia. Kesimpulan, penyaluran kredit, BI Rate, nilai tukar mata uangdan Capital Adequacy Ratio berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas BUSN di Indonesia yang terdaftar di BEI. Implikasinya adalah Perbankan Indonesia dan Bank Indonesia harus mengutamakan, mengawasi, dan mengendalikan empat variabel tersebut yaitu penyaluran kredit, BI rate, Nilai Tukar Mata Uang dan CAR untuk terus meningkatkan dan menstabilkan profitabilitas BUSN di Indonesia yang terdaftar di BEI. | This research entitled "Determinant of Bank’s Profitability period of 2009-2015".The purpose of this research to determine how big the influence of Credit Distribution, BI rate, Currency Exchange and Capital Adequacy Ratio of the Bank Profitability in Indonesia. The sampling method used is purposive sampling method on Foreign Exchange National Private Banks (BUSN) listed on the Indonesia Stock Exchange on condition go public.The analysis used in this research is multiple linear regression analysis. From the results showed that simultaneously, Credit Distribution, BI rate, Currency Exchange and Capital Adequacy Ratio has significant effect on profitability BUSN in Indonesia.Partially, Distribution of Credit and the Capital Adequacy Ratio has significant effect on profitability BUSN in Indonesia but the BI rate and the Currency Exchange has no significant effect on profitability BUSN in Indonesia. The implications of this research are banking Indonesia and Bank Indonesia must prioritize, monitor and control these four variables that credit distribution, BI rate, currency exchange rate and the CAR to constantly improve and stabilize profitability BUSN in Indonesia listed on the Stock Exchange. | |
| 14283 | 17601 | C1C012017 | PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN JASA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Kepemilikan Institusional dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Jasa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, leverage, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba pada perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) ukuran perusahaan berpengaruh (negatif) signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals); (2) leverage berpengaruh (positif) tidak signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals); (3) kepemilikan institusional berpengaruh (negatif) tidak signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals) dan (4) kepemilikan manajerial berpengaruh (negatif) signifikan terhadap manajemen laba (discretionary accruals). Implikasi penelitian ini diantaranya perusahaan dapat menciptakan keadaan perusahaan yang aman (baik) dengan menekan tingkat leverage perusahaan melalui moratorium dengan cara mereklasifikasi liabilitas jangka panjang menjadi investasi sementara. Kecenderungan manajemen laba antara lain dapat dikurangi dengan mengkomposisi ulang porsi kepemilikan saham institusional, manajerial dan publik. | The type of research is a quantitative study with secondary data. The title of this research is “The Impact of Firm Size, Leverage, Institutional Ownership and Managerial Ownership to Earnings Management of Service Companies Listed on The Indonesian Stock Exchange”. The aims of research is to know the impact of firm size, leverage, institutional ownership and managerial ownership to earnings management of service companies listed on The Indonesian Stock Exchange. The method used to determine the research sample is purposive sampling method. Based on result of research and data analysis which has got the conclusions: (1) firm size have a (negative) significant effect on earnings management (discretionary accruals); (2) leverage have a (positive) not significant effect on earnings management (discretionary accruals); (3) institutional ownership have a (negative) not significant effect on earnings management (discretionary accruals); (4) management ownership have a (negative) significant effect on earnings management (discretionary accruals). The implication of this research include the companies can create the situation is safe by pressing the level of leverage through a moratorium by long –term liabilities reclassified into short term investments. The tendency of earnings management can be reduced to recompose the stock institutional, managerial, and public. | |
| 14284 | 17602 | C1G014124 | Perbedaan Efektivitas Pengadaan Pemerintah Sebelum dan Setelah Implementasi E-Purchasing Menurut Persepsi Penyedia Bidang Usaha Komunikasi dan Informatika | Penelitian ini mengambil judul : Perbedaan Efektivitas Pengadaan Pemerintah Sebelum dan Setelah Implementasi E-Purchasing Menurut Persepsi Penyedia Barang/Jasa Bidang Usaha Komunikasi dan Informatika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara efektivitas pengadaan pemerintah sebelum diimplementasikannya e-purchasing dengan setelah diimplementasikannya e-purchasing menurut persepsi penyedia barang/jasa bidang usaha komunikasi dan informatika. Efektivitas diukur dengan menggunakan 5 (lima) variabel yaitu Transparansi dan Akuntabilitas, Akses Pasar dan Persaingan Usaha yang Sehat, Efisiensi Pengadaan, Dukungan Monitoring dan Audit, serta Akses Informasi yang Real-Time. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah penyedia barang/jasa bidang usaha komunikasi dan informatika yang terdaftar di sistem e-purchasing LKPP. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu penyedia bidang usaha komunikasi dan informatika yang pada tahun 2016 terdaftar di sistem e-purchasing. Banyaknya sampel berjumlah 22 perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Transparansi dan Akuntabilitas setelah e-purchasing lebih baik daripada sebelum e-purchasing, (2) Akses Pasar dan Persaingan Usaha yang Sehat setelah e-purchasing lebih baik daripada sebelum e-purchasing, (3) Efisiensi Pengadaan setelah e-purchasing lebih baik daripada sebelum e-purchasing, (4) Dukungan Monitoring dan Audit setelah e-purchasing lebih baik daripada sebelum e-purchasing, (5) Akses Informasi yang Real-Time setelah e-purchasing lebih baik daripada sebelum e-purchasing. | This research is titled : The Difference of Government Procurement’s Effectivity Before E-Purchasing Implementation and After E-Purchasing Implementation According Vendors of Procurement Specialized on The Information and Communication Business Field’s Perceptions. The aim of this research is to know the difference of government procurement’s effectivity between before e-purchasing implementation and after e-purchasing implementation according vendors of procurement specialized on the information and communication business field’s perceptions. Effectivity is measured using 5 (five) variables, there are Transparency and Accountability, Market Access and Fair Competition, Procurement Efficiency, Audit and Monitoring Support, as well as Real Time Information Access. This research is a survey research. The population of this research is vendors of procurement specialized on the information and communication business field which are registered in the e-purchasing system of LKPP. This research used purposive sampling method with criteria vendors which are specialized on the information and communication business field registered in 2016 as many as 22 companies. Analysis tool which is used in this research is Wilcoxon Signed Rank test. The result shows that : (1) Transparency and Accountability after e-purchasing is better than before e-purchasing, (2) Market Access and Fair Competition after e-purchasing is better than before e-purchasing, (3) Procurement Efficiency after e-purchasing is better than before e-purchasing, (4) Audit and Monitoring Support after e-purchasing is better than before e-purchasing, (5) Real Time Information Access after e-purchasing is better than before e-purchasing. | |
| 14285 | 17604 | D1E011008 | HEN DAY PRODUCTION DAN HEN HOUSED PRODUCTION BERBAGAI AYAM SENTUL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis ayam Sentul terhadap Hen Day Production dan Hen Housed Production pada periode produksi dan mengetahui jenis ayam Sentul yang memiliki Hen Day Production dan Hen Housed Production tertinggi. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah berbagai ayam Sentul sebanyak 100 ekor ayam sentul periode produksi. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen, Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas 5 macam ayam, yaitu : S1 = ayam Sentul Abu, S2 = ayam Sentul Batu, S3 =ayam Sentul Debu, S4 = ayam Sentul Emas dan S5 = ayam Sentul Geni. Setiap perlakuan diulang lima kali sehingga terdapat 25 unit percobaan, dan setiap unit percobaan terdiri atas lima ekor. Peubah yang diamati adalah Hen Day Production dan Hen Housed Production ayam Sentul. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi, kemudian jika berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan hen day production pada masing-masing ayam; yaitu S1 = 41.194 ± 10.376; S2 = 31.450 ± 5.373; S3 = 38.998 ± 12.106; S4 = 28.174 ± 4.425; S5 = 30.818 ± 4.464. Rataan hen housed production pada masing-masing ayam; yaitu S1 = 34.570 ± 8.025; S2 = 29.000 ± 4.939; S3 = 38.998 ± 12.106; S4 = 24.572 ± 5.090; S5 = 27.144 ± 5.252. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa berbagai jenis ayam Sentul berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap Hen Day Production, dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap Hen Housed Production. Hasil uji Beda Nyata Jujur menunjukkan bahwa bahwa HHP ayam Sentul Debu berbeda nyata dengan ayam Sentul Emas, sedangkan HHP ayam Sentul Abu, ayam Sentul Batu dan ayam Sentul Geni berbeda tidak nyata. | The purpose of this research was to determine the effect of various kinds of Sentul Chicken on Hen Day Production and Hen Housed Production in the period of production and to determine the type of Sentul chicken which has the highest Hen Day Production and Hen Housed Production. The material used were 100 Sentul Chickens period of production. This research was conducted using experimental method. Completely Randomized Design (CRD) with 5 times of replications. The treatment consisted of feather colors i.e. : S1 = Abu Sentul, S2 = Batu Sentul, S3 = Debu Sentul, S4 = Emas Sentul, and S5 = Geni Sentul. The variables observed were hend day production and hen housed production. The data obtained were analysed using variance analysis, continued by Honestly Significance Difference Test. Research results showed that the average of hen day production were S1 = 41.194 ± 10.376; S2 = 31.450 ± 5.373; S3 = 38.998 ± 12.106; S4 = 28.174 ± 4.425; S5 = 30.818 ± 4.464. Absolut hen housed production were S1 = 34.570 ± 8.025; S2 = 29.000 ± 4.939; S3 = 38.998 ± 12.106; S4 = 24.572 ± 5.090; S5 = 27.144 ± 5.252. The results of analysis of variance showed that various type of Sentul chicken had no significant effect (P>0.05) on Hen Day Production and had a significant effect (P<0.05) on Hen Housed Production. Based on Honestly Significant Difference (HSD) test, the hen housed production of Sentul Debu had a significant differences to Sentul Emas, while Sentul Abu, Sentul Debu and Sentul Geni had no significant differences. | |
| 14286 | 17607 | C1B011070 | PENGARUH PROMOSI, CITRA MEREK, HARGA, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI PRODUK SMARTPHONE SAMSUNG (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Jenderal Soedirman) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi, citra merek, harga dan kualitas produk terhadap minat beli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis di Universitas Jenderal Soedirman. Dengan menggunakan purposive sampling, penelitian ini menggunakan 100 responden. Data itu menganalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis adalah promosi berpengaruh positif terhadap minat beli, citra merek berpengaruh positif terhadap minat beli, harga berpengaruh positif terhadap minat beli, dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap minat beli. | The purpose of this research was to analyze the effect of promotion, brand image, price and product quality to purchase intentions. The population in this study are all students at the Economic and Business Faculty of Jenderal Soedirman University. By using purposive sampling, this research used 100 respondens. The data was analyze by using multiple regression analysis. Result of hypothesis testing is promotion has positive effect on purchase intentions, brand image has positive effect on purchase intentions, price has positive effect on purcahase intentions, and quality of the product has positive effect on purchase intentions. | |
| 14287 | 17606 | D1E009117 | PENGARUH PERENDAMAN DAGING SAPI BAGIAN PAHA DENGAN PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PADA LEVEL BERBEDA TERHADAP KUALITAS FISIK DAGING | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level konsentrasi yang tepat terhadap keempukan, daya ikat air dan pH pada daging sapi bagian paha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), ada 6 perlakuan dan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi kemudian dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata (BNJ) dan uji Orthogonal Polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan jeruk nipis berpengaruh sangat nyata terhadap keempukan, dan berpengaruh nyata terhadap daya ikat air dan pH daging. Rataan total hasil penelitian yaitu keempukan 0,073 mm/g/dt, daya ikat air 27,43%, dan pH 5,49. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Perendaman daging dengan perasan jeruk nipis mempengaruhi keempukan, daya ikat air dan pH. | This research was aimed as studying the effect of a lime juice on tenderness, water holding capacity and pH in beef thigh. The method used was an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD), there were 4 treatments and 5 replicaties. Data were analyzed by analysis of variance followed by a Significant Difference test (HSD) and Orthogonal polynomial test. The results showed that lemon juice significant effected tenderness, and significantly affected water holding capacity and pH of meat. Means was tenderness was 0.073 mm /g/ dt, water holding capacity was 27.43% and pH 5.49. In conclused of this study was soaking meat with lime juice univerce tenderness water holding capacity and pH. | |
| 14288 | 17794 | G1F012001 | AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL MISELIUM FUNGI ENDOFIT DAUN BAKAU HITAM (Rhizhophora mucronata) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli | Bakau hitam (Rhizophora mucronata) diketahui mengandung senyawa alkaloid, tanin, saponin, fenol, flavonoid, dan triterpenoid yang mempunyai aktivitas antibakteri. Fungi endofit mampu menghasilkan senyawa yang memiliki aktivitas yang sama dengan tanaman inang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol miselium fungi endofit daun bakau hitam R. mucronata terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan menentukan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Penelitian ini dilakukan dengan cara mengisolasi fungi endofit dari daun bakau hitam kemudian dikultur pada media Potato Dextrose Agar (PDA) hingga didapatkan isolat murni. Isolat murni yang didapat difermentasikan ke media cair Potato Dextrose Broth (PDB) dan diinkubasi. Setelah itu, dipisahkan filtrat dan miselium. Miselium dimaserasi menggunakan metanol, kemudian dievaporasi hingga diperoleh ekstrak metanol. Ekstrak metanol yang didapat diuji aktivitas antibakterinya terhadap S. aureus dan E. coli dengan metode mikrodilusi. Hasil penelitian diperoleh isolat fungi endofit yaitu Pheniophora lycii dengan nilai KHM terhadap bakteri S. aureus dan E. coli memiliki nilai konsentrasi yang sama yaitu 250 µg/ml dan nilai KBM pada kedua bakteri tidak didapatkan karena berada pada konsentrasi lebih dari 500 µg/ml. | Black mangrove (Rhizophora mucronata) is known to have alkaloid, tannin, saponin, phenol, flavonoid, and triterpenoid compounds with antibacterial activities. Endophyte can produce the compounds with the same activities in host plant. This research aims to see the antibacterial activities in methanol extract of endophytic fungal mycelium of black mangrove (R. mucronata) leaf on Staphylococcus aureus and Escherichia coli by determining the value of Minimum Inhibitory Concentration and Minimum Bactericidal Concentration. This research was conducted by isolating the endophytic fungi from black mangrove leaf. It was then cultured on Potato Dextrose Agar (PDA) to obtain the pure isolate. The pure isolate was fermented to the liquid media, Potato Dextrose Broth (PDB), and incubated. After that, filtrate and mycelium were separated. The mycelium was macerated with methanol and evaporated until the methanol extract was achieved. The antibacterial activities of methanol extract on S. aureus and E. coli was tested with microdilution method. The research results are isolate of endophytic fungi, Pheniophora lycii, with the Minimum Inhibitory Concentration value on S. aureus and E.coli with the same concentration value, 250 µg/ml. Minimum Bactericidal Concentration on two bacteria were not obtained since they were on concentration higher than 500 µg/ml. | |
| 14289 | 17831 | G1D013021 | PENGARUH TERAPI AFIRMASI POSITIF TERHADAP KECEMASAN PASIEN DIABETES MELLITUS DI PERSATUAN DIABETES INDONESIA (PERSADIA) CABANG PURBALINGGA | Latar Belakang: Individu yang menderita Diabetes Mellitus (DM) akan mengalami kecemasan dengan segala yang berhubungan dengan penyakitnya. Kecemasan tersebut menimbulkan pikiran negatif yang mengganggu dan dapat mempengaruhi kadar gula darah pasien. Oleh karena itu perlu adanya intervensi untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif agar kecemasan pasien menurun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi afirmasi positif terhadap kecemasan pasien DM di Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Purbalingga. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan non randomized pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel 30 responden, terbagi menjadi 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Kecemasan diukur menggunakan instrumen STAI, dimana kecemasan akan dibedakan menjadi state anxiety dan trait anxiety. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi rata-rata skor state axiety (46,40) menurun menjadi (38,80) dan trait anxiety (46,87) menjadi (41,20). Hasil uji independent t test menunjukkan untuk state anxiety (p=0,019) dan trait anxiety (p=0,001) yang berarti terdapat perbedaan penurunan kecemasan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi afirmasi positif efektif menurunkan kecemasan (state anxiety maupun trait anxiety) pada penderita DM. | Background: People with Diabetes Mellitus (DM) will feel anxiety relates to their disease. An anxiety will become a negative thinking that may has a bad effects and disturb patient’s blood sugar level. Therefore, an intervention is needed to change a negative thinking to positive thinking. Goals: This research was to determine the effect of positive affirmation therapy on anxiety of diabetes mellitus patients in Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Purbalingga. Methods: This research was a quasy experiment with non randomized pre-test post-test with control group design. The sample was 30 respondents which divided into 2 groups, intervention and control group. The sampling method was consecutive sampling. Anxiety level was measured by STAI instrument which divided into state anxiety dan trait anxiety. Results: This research showed that in intervention group mean of state anxiety was (46,40) down become (38,80) and trait anxiety (46,87) become (41,20). Results of Independent t test there were a significant state anxiety (p=0,019) and trait anxiety (p=0,001), showed that there were a different of anxiety level reduction between intervention and control group. Conclusion: Positive affirmation therapy effective to decreased an anxiety level (state anxiety and trait anxiety) among the DM patients. | |
| 14290 | 17950 | G1A013050 | HUBUNGAN DURASI DAN GANGGUAN TIDUR DENGAN KECEPATAN PSIKOMOTOR ANAK USIA 9-11 TAHUN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BERKOH PURWOKERTO SELATAN | Psikomotor merupakan aspek perkembangan berupa proses kompleks dari gerakan dan aktifitas otot yang berkaitan dengan fungsi mental. Gangguan tidur didefinisikan sebagai hasil tidak adekuatnya durasi tidur dari kebutuhan tidur normal atau kualitas tidur yang buruk. Durasi tidur yang tidak sesuai dengan kebutuhan umurnya menyebabkan fungsi otak tidak maksimal dan mengganggu fungsi psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi dan gangguan tidur dengan kecepatan psikomotor anak usia 9-11 tahun di Sekolah Dasar Negeri 2 Berkoh Purwokerto Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu anak usia 9-11 tahun, pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Kecepatan psikomotor diukur menggunakan trail making test. Sedangkan durasi dan gangguan tidur diukur dengan menggunakan kuesioner Sleep Disturbances Scale for Children (SDSC). Analisis data menggunakan uji t tidak berpasangan pada gangguan tidur dan uji kruskal wallis pada durasi tidur. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara gangguan tidur dengan kecepatan psikomotor (p= >0,05). Hasil uji kruskal wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara durasi tidur dengan kecepatan psikomotor (p= >0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara gangguan tidur dengan kecepatan psikomotor dan tidak terdapat hubungan antara durasi tidur dengan kecepatan psikomotor. | Psychomotor is the developmental aspects of such complex processes of movement and muscle activity associated with mental function. Sleep disorder defined as the result of inadequate sleep duration of the needs of normal sleep or poor sleep quality. The duration of sleep that does not comply with the age requirement does not cause maximum brain function and interfere with psychomotor function. The research is aimed to determine the relationship between psychomotor speed with sleep duration and sleep disturbance toward the children at 9-11 years old in Berkoh 2 State Primary School South Purwokerto. The research method is an observational analytic with cross sectional. The research samples are the children at 9-11 years old. The sampling method is total sampling. The psychomotor speed is measured by trail making test while sleep duration and disturbance are measured by Sleep Disturbances Scale for Children (SDSC). The data analysis is conducted by the unpaired t test for sleep disturbance and kruskal wallis test for sleep duration. Unpaired t test result shows that there is no difference between sleep disturbance and psychomotor speed. The kruskal wallis test result shows that there is no difference between sleep duration and psychomotor speed. The conclusion is there is no relationship between psychomotor speed with sleep disturbance and sleep duration. | |
| 14291 | 17852 | I1F015019 | HUBUNGAN ANTARA SPIRITUALITAS DENGAN KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD.Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO | Latar Belakang: Hemodialisis merupakan suatu proses terapi pengganti ginjal yang berfungsi mengoreksi gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit pada pasien gagal ginjal. Kepatuhan merupakan salah satu permasalahan pada pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang menjalani hemodialisis. Pasien hemodialisis untuk dapat melangsungkan kehidupannya harus mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, salah satunya pemenuhan kebutuhan spiritual. Tujuan: Mengetahui hubungan spiritualitas dengan kepatuhan pada pasien dalam menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Besar sampel adalah 48 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji statistik fisher untuk spiritualitas dengan kepatuhan. Hasil: Mayoritas jenis kelamin perempuan 27 (56,3%). Usia responden tergolong dalam usia dewasa pertengahan (41-60) sebanyak 33 (68,8%), pendidikan mayoritas SD (39,6%). Kemudian untuk lama menjalani hemodialisis 12-60 bulan. Uji statistik fisher pada spiritualitas dengan kepatuhan menunjukkan p value 0,000. Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki tingkat spiritualitas sedang (41-60) sebanyak 28 responden (58,3%), Tingkat kepatuhan sebagian besar patuh, sebanyak 27 responden (56,3%). Ada hubungan yang signifikan antara spiritualitas dengan kepatuhan pada pasien dalam menjalani hemodialisis. Kata kunci: Gagal ginjal, hemodialisis, spiritualitas, kepatuhan | ABSTRACT Introduction: Compliance is one of the problems in hemodialysis patient who have Chronic Renal Failure (CRF). Therapies that can be done to maintain the life of patients with chronic renal failure is hemodialysis. Hemodialysis therapy often need patients to adherence. Hemodialysis patients to be able to carry out his life should be able to meet their basic needs, one of which spiritual fulfillment. Object: This research aims to test relationship the spiritual fulfillment with adherence level of patients on hemodialysis in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital. Method: This research is quantitative research with cross sectional approach. Sampling use the technique of consecutive sampling. A large sample was 48 respondents who meet the criteria for inclusion and exclusion. Fisher is used to analysis data statistical tests, to investigation relationship the spiritual fulfillment with adherence level of patients on hemodialysis in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital. Result: Based on the result show majority of female gender (56,3%), midle adulthood (68,8%) and education majority of SD (39,6%), while the average hemodialisa long live 12-60 months. Statistical tests showed p-value of 0,000. Conclussion: There is relationship the spiritual fulfillment with adherences level of patients on hemodialysis in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital. Keyword : Adherence, hemodialysis, renal failure, spirituality need | |
| 14292 | 17949 | G1A013018 | KARAKTERISTIK KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT PARKINSON DENGAN MENGGUNAKAN PDQ-39 DI RSUD. PROF. DR. MARGONO SOEKARJO | Latar belakang: Penyakit parkinson merupakan penyakit neurodegeneratif terbanyak setelah penyakit alzheimer, dan mempunyai risiko enam kali lipat untuk berkembang menjadi demensia. Penyakit parkinson semakin meningkat dari tahun ke tahun, insiden lebih tinggi pada laki-laki, ras kulit putih dan di daerah industri tertentu, insidensi terendah terdapat pada populasi Asia dan kulit hitam Afrika. Kualitas hidup pasien parkinson yang menjalani pengobatan merupakan masalah yang menarik perhatian para profesional kesehatan. Tujuan: Mengetahui karakteristik kualitas hidup pasien penyakit parkinson dengan menggunakan kuesioner PDQ 39 di RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 35 responden. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan sebanyak 42,9% responden memiliki kualitas hidup baik pada pasien parkinson dan 57,1% responden memiliki kaulitas hidup buruk pada pasien parkinson. Kesimpulan: Di RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo tahun 2016 karakteristik pasien parkinson adalah 62,9% berjenis kelamin laki-laki, 37,1% berjenis kelamin perempuan 85,7 % jenis pengobatan levodopa, 5,7 % jenis pengobatan anti kolinergik, 8,6 % jenis pengobatan dopamine agonis, 42 % umur < 60 tahun, 57,1% ≥ 60 tahun, 31,4 % stadium 1, 22,9 % stadium 2, 45,7 % stadium 3, 60 % aktivitas sosial baik, 40 % aktivitas sosial buruk. | Background: Parkinson’s disease is recognized at the most common neurodegenerative disease after alzheimer’s disease, and has a six fold risk for developing into dementia. Parkinson disease is more increasing year by year, the incidence is higher in men, whites and in certain industrial areas, the lowest insidence was found in Asian population and black skin of Africa. quality of life patients who are on the treatment is an issue that attracted the attention of medical professionals. Objectives: To describe characteristics of quality life patients with parkinson disease using a questionnaire PDQ-39 at RSUD. Prof. DR. Margono Soekarjo. Methods: This is a descriptive study. Sampels are 35 respondents. Samples that met the inclusion criteria. Result: The results showed 42.9% of respondents have a good quality of life in patients with Parkinson's and 57.1% of respondents have bad of quality life in patients with Parkinson's. Conclusion: At RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo in 2016 Parkinson patient characteristics are 62.9% male, 37.1% female 85.7% of levodopa treatment, 5.7% of anti-cholinergic treatment, 8.6% of the treatment agonist dopamine, 42% age <60 years, age ≥ 60 years of 57.1%, 31.4% stage 1, 22.9% stage 2,45.7% stage 3, 60% of social activity is good, 40% bad social activity. | |
| 14293 | 17575 | H1K012037 | RESPON TINGKAH LAKU AKUSTIK IKAN KETING (Mystus gulio) TERHADAP KONTAMINASI HIDROKARBON MINYAK BUMI (CRUDE OIL) PADA SKALA LABORATORIUM | Tingkah laku akustik Mystus gulio dipengaruhi oleh perubahan lingkungan, salah satunya adalah konsentrasi crude oil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tingkah laku akustik M. gulio terhadap pencemaran crude oil. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dalam skala laboratorium, dalam penelitian ini yang konsentrasi minyak mentah (10, 100, 1000 ppm) sebagai perlakuan tingkah laku akustik pada satu dan dua spesies M. gulio, dan respon karakteistik suara M.gulio berdasarkan tingkah laku akustik terhadap peningkatan konsentrasi crude oil dilakukan selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa single fish menghasilkan suara klik pada tingkah laku aktif/teritorial. Suara click pada double fish menunjukan tingkah laku sosial behavior, agresif dan aktif/teritorial. Suara frog pada single dan double fish menunjukan tingkah laku istirahat/diam. Peningkatan konsentrasi crude oil memberikan pengaruh yang sangat signifikan pada durasi suara saat tingkah laku istirahat/diam pada single fish. Intensitas pada tingkah laku istirahat/diam pada double fish memberikan pengaruh yang signifikan | Acoustic behavior of Mystus gulio is influenced by environmental changes, such as crude oil consentration. Aims of this research were to studied acoustic behavior of M. gulio and it’s respons to crude oil contamination. Experimental method in laboraty scale was used in this research which crude oil concentration (10, 100, 1000 ppm) as treatment. Acoustic behavior of one and two speciement of M. gulio, and response to crude oil consentration increase were investigated during to this research. Result showed that single fish producted click sound as resprecention to territorial behavior. Double fish and it klik sound as reprecentation to sosial, aggressive and territorial behavior. Beside producted frog sound double fish also generated click sound as reprecentation to resting behavior. Crude oil concentration increased influenced the duration of sound when resting behavior for one speciment. For two specimen it impact the intensity of sound, when resting behavior. | |
| 14294 | 17611 | E1A111096 | Tanggungjawab Pelaku Usaha Periklanan Atas Kerugian Yang Diderita Konsumen Pengguna Jasa Iklan Di Cv. Rumah Iklan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen | Jasa periklanan sebagai pelaku usaha perlu menyikapi beberapa hal dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yaitu untuk senantiasa bersikap jujur, bertanggung jawab dan profesional dalam menjalankan usahanya sehingga dapat mendorong terciptanya usaha yang tangguh dalam menghadapi persoalan tentang jasa periklanan. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen merupakan piranti hukum yang melindungi konsumen Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, spesifikasi penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan data sekunder dan primer yang disajikan dengan uraian secara sistematis dan logis, kemudian dianalisis secara kualitatif. Tanggungjawab Pelaku Usaha Periklanan Atas Kerugian Yang Diderita Konsumen Pengguna Jasa Iklan Di Cv. Rumah Iklan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia Nomor : 25/Per/M.Kominfo/5/2007 Tentang Penggunaan Sumber Daya Dalam Negeri Untuk Produk Iklan Yang Disiarkan Melalui Lembaga Penyiaran sudah sesuai dengan Pasal 19 ayat (1) Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 1474 KUH Perdata, Pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Pasal 7 Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia Nomor : 25/Per/M.Kominfo/5/2007 Tentang Penggunaan Sumber Daya Dalam Negeri. | Advertising services as businesses need to address a few things with the issuance of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection, which is to always be honest, responsible and professional in running their business so as to encourage the creation of a strong effort in dealing with the issue of advertising services. On the other hand, Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection is a legal tool that protects consumers The method used in this research is normative juridical method, the specification is a descriptive study using secondary and primary data are presented with descriptions systematically and logically, then analyzed qualitatively. Responsibility of Business Actors Advertising For Loss Suffered Customer Service User Ads On Cv. House for rent Based on Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection Regulations Jo Minister of Communication and Information of the Republic of Indonesia Number: 25 / Per / M.Kominfo / 5/2007 About the Use of Domestic Resources for Product Ads Airing Through Broadcasting Agency was appropriate with Article 19 (1) No. 8 of 1999 on Consumer Protection, Article 1474 of the Civil Code, Article 36 paragraph (1) of Law Number 32 Year 2002 on Broadcasting, Article 7 of the Regulation of the Minister of Communication and Information of the Republic of Indonesia Number: 25 / per / M.Kominfo / 5/2007 About the Use of Domestic Resources. | |
| 14295 | 17569 | E1A111026 | Kekuatan Pembuktian Airsoft Gun Dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 81/Pid.B/2015/PN Snt) | Kasus pencurian dengan kekerasan dalam Putusan Nomor : Nomor 81/Pid.B/2015/PN Snt, sangat menarik dikaji karena menggunakan airsoftgun dalam melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 365 Ayat (2) ke-2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Oleh karena itu, Penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Kekuatan Pembuktian Airsoft Gun dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 81/Pid.B/2015/PN Snt). Metode pendekatan yang dipakai adalah yuridis normatif yaitu metode pendekatan menggunakan konsep legisme yang positivistis. Konsep ini hukum dipandang identik dengan norma-norma tertulis yang dibuat dan diundangkan oleh lembaga atau pejabat negara yang berwenang dan melihat hukum sebagai suatu sistem normatif yang mandiri, bersifat tertutup dan terlepas dari kehidupan masyarakat yang nyata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa putusan Nomor 81/Pid.B/2015/PN Snt Sengeti telah memenuhi 2 alat bukti yaitu keterangan saksi yakni Hunaifi, Rika, Elisa Santri, Soni Panji, dan keterangan terdakwa yakni Doni dan barang bukti Airsoft Gun sehingga hakim memperoleh keyakinan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana “Pencurian Dengan Kekerasan dalam keadaan memberatkan ” sesuai dengan Pasal 365 ayat (1) KUHP dan dijatuhi putusan berupa pidana penjara selama 1 (satu) tahun 8 (delapan) bulan. | Cases of theft with violence in Decision Number: No. 81 / Pid.B / 2015 / PN SNT, very interesting studied for use in committing a crime airsoftgun theft with violence in aggravating circumstances as stipulated and punishable violated Article 365 Paragraph (2) ke- 2 of the Code of Criminal Law Act. Therefore, the authors are interested in conducting research on "Strength of Evidence Airsoft Gun in the Crime of Theft With Violence (Judicial Review Decision No. 81 / Pid.B / 2015 / PN SNT). The method used is the method of normative juridical approach uses the concept of the positivistic legisme. This concept is seen as identical with the legal norms made written and enacted by institutions or officials who authorized and view the law as a normative system which is independent, is closed and apart from real people's lives. Based on the results of this study concluded that the decision No. 81 / Pid.B / 2015 / PN SNT Sengeti has met 2 evidence is witness testimony that Hunaifi, Rika, Elisa Pupils, Soni Panji, and the testimony of the defendant and the evidence that Doni so judges Airsoft Gun gain confidence that the defendant legally and convincingly proven guilty of committing a crime "Theft with violence in aggravating circumstances" in accordance with Article 365 paragraph (1) criminal Code and was sentenced the form of imprisonment for 1 (one) year eight (8) months. | |
| 14296 | 17603 | E1A012138 | TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN OLEH ANAK SECARA BERSAMA-SAMA YANG BERAKIBAT MATINYA ORANG LAIN (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Nomor:53/PID.Sus/2013/PN.Ung) | ABSTRAK Anak merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa. Dalam diri seorang anak melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya. Sejak seorang dilahirkan, ia berhak mendapatkan perlindungan dari orang tua sesuai dengan yang ada dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Saat ini, anak-anak rentan terhadap berbagai macam tindak pidana. Penganiayaan seringkali terjadi dengan korban anak-anak, merupakan salah satu tindak pidana yang menempati urutan teratas dalam kasus kekerasan terhadap anak di seluruh dunia, termasuk juga Indonesia. Salah satu kasus yang terjadi di wilayah hukum Pengadilan Negeri Ungaran adalah tindak pidana penganiayaan yang dilakukan pada tanggal 27 September 2013, oleh Terdakwa I (16 tahun) dan Terdakwa II (17 tahun) yang mengakibatkan korban mati KS (16 tahun). Hal ini sebagaimana tertuang dalam Putusan Pengadilan Negeri Ungaran Nomor 53/Pid.Sus/2013/Pn.Ung. berdasarkan hal tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN OLEH ANAK SECARA BERSAMA-SAMA YANG BERAKIBAT MATINYA ORANG LAIN (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Nomor 53/Pid.Sus/2013/Pn.Ung)” untuk mengetahui unsur-unsur dalam pasal terkait dan pertimbangan hukum jhakim dalam kasus tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah: deskriptif-analitis, dengan metode pendekatan Yuridis-Normatif, yakni penelitian yang dilakukan dengan konsep kepustakaan, data diperoleh melalui studi kepustakaan, sehingga datanya berbentuk data sekunder. Dari penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa, Terdakwa I dan Terdakwa II terbukti telah melakukan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain dan melanggar pasal 80 ayat (3) UU Nomor 23 tahun 2002 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. | ABSTRACT Children is a gift from God. In a child's self inherent dignity and worth as human beings. Since a kid born, they have rights to get protection from their parents according with the Child Protection Laws. Today, children are vulnerable against crime. The abuse often happen for the children as the victim, it is one of the criminal act that place in the top rank in the violence case to the children in the world, and also in Indonesia. One of the case that happens in the law area of Public Court of Ungaran is the criminal act abuse that is conducted on September 27, 2013, by First Defendant (16 years old) and Second Defendant (17 years old) that causes the death victim, with initial KS (16 years old). This is explained in The Public Court Decision of Ungaran Number 53/Pid.Sus/2013/Pn.Ung. Based on the explanation above, so the writer interested to do research with tittle “Criminal Act as together in doing the abuse to the children that causes death (judicial review public court decision number 53/Pid.Sus/2013/Pn.Ung).” The research method used was descriptive-analytical, with juridicial-normative approach method, that is, a research conducted by literature concept. The data were obtained from literature study, so that the data were in from of secondary data. From this research it could be concluded that, the first and second defendant proved that they has done the criminal act of violence abuse which causes people death and broke the legislation as follow, that is break the section 80 (3) Ordinance No 23 2003 jo Article 55 (1) book of prophecy. | |
| 14297 | 17612 | F1I012010 | Peran Food And Agricultural Organization (FAO) Dalam Menangani Krisis Pangan Di Somalia Tahun 2011-2015 | Penelitian ini berjudul “Peran Food And Agricultural Organization Dalam Menangani Krisis Pangan Di Somalia Tahun 2011-2015”. Di dalam penelitian ini, penulis akan menganalisa peran FAO sebagai organisasi internasional yang bergerak di bidang perwujudan ketahanan pangan di salah satu negara anggotanya yakni Somalia. Adapun batasan periode yang akan dianalisa yakni dari tahun 2011 sampai 2015. Dari penelitian dan analisa penulis, diperoleh suatu kesimpulan bahwa FAO telah berperan sebagai aktor independen dalam menangani krisis pangan yang terjadi di Somalia melalui dua upaya yakni secara langsung dan tidak langsung. Upaya langsung yakni pembuatan program pangan dan pemberian bantuan pangan. Upaya tidak langsung yang dilakukan yakni kampanye anti kelaparan serta pembuatan konferensi internasional untuk menarik investor ke Somalia. Kata Kunci : Peran FAO , Krisis Pangan, Somalia | This research entitled “The Role of Food And Agricultural Organization (FAO) in Alleviating the Somalia Food Crisis 2011-2015”. In this research, the author would analyze the role of FAO as an international organization that working in field of food security embodiment in its memberr country which is Somalia.The limitation period will be analyzed since 2011 to 2015. From the research and analysis, obtained a conclusion that FAO has done a role as an independent actor in alleviating the food crisis in Somalia through two efforts which are direct effort and indirect effort. The direct efforts that FAO has done are creating and implementing food programs and giving humanitarian aid related to food and agriculture. The indirect efforts that FAO has done are organizing the Somalia Producers Exibition and Conference to attract investors and creating anti-hunger campaingn. Key words : Role of FAO, Food Crisis, Somalia | |
| 14298 | 17609 | E1A112096 | Peranan Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga dalam pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Purbalingga | ABSTRAK Tempat wisata adalah Kawasan yang memiliki fungsi utama pariwisata atau yang memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata yang mempunyai pengaruh penting dalam satu atau lebih aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial dan budaya, daya dukung lingkungan hidup (Pasal 1 angka 17 Undang-Undang No 11 Tahun 2015 tentang RIP Kepariwisataan 2015-2025). Untuk terciptanya kegiatan pariwisata maka perlu adanya managemen, suatu proses yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian sampai dengan evaluasi. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana peranan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam pengelolaan tempat wisata dan membahas mengenai apa saja hambatan-hambatannya dalam peranan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Lokasi penelitian ini di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purbalingga. Jenis data menggunakan data sekunder dengan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang disusun secara sistematis. Hasil penelitian ini memberikan simpulan bahwa peranan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Purbalingga merupakan pelaksanaan Peraturan Perundang-undangan, menjadikan fasilitas yang membantu dalam melakukan promosi pariwisata, penyediaan pemandu wisata yang bersertifikat dengan bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata, membantu pemasaran daya tarik promosi pariwisata di dalam negeri maupun di luar negeri, menghasilkan PAD yang sangat bermanfaat untuk pemerintah. Hambatan yang ada didalam Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dalam pengelolaan pariwisata Kabupaten Purbalingga yaitu keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM) dibandingkan dengan beban kerja yang ada sehingga dalam pelaksanaannya belum maksimal. | ABSTRACT Tourist attractions is the area that has the primary function of tourism or that have the potential for development of tourism which have a significant impact in one or more aspects, such as economic growth, social and cultural rights, the carrying capacity of the environment (Article 1 paragraph 17 of Law No. 11 of 2015 about tourism RIP 2015-2025). For the creation of tourism activities hence the need for management, a process that starts from planning, organizing up to the evaluation. This study describes how the role of the Department of Culture, Tourism, Youth and Sports in the management of tourist attractions and discuss about what are the bottlenecks in the role of the Department of Culture, Tourism, Youth and Sports in Purbalingga. This study uses normative juridical approach. The location of this research in the Department of Culture, Tourism, Youth and Sports The Purbalingga. The type of data using secondary data with primary legal materials and secondary legal material systematically arranged. The results provide the conclusion that the role of the Department of Culture, Tourism, Youth and Sports in the management of sites in Purbalingga was the implementation of legislation, making the facilities that assist in the promotion of tourism, provision of tourist guides certified in cooperation with the Ministry of Tourism, helps attraction marketing promotion of tourism in the country and abroad, generating revenue that is very beneficial for the government. Barriers that exist within the Department of Culture, Tourism, Youth and Sports in tourism management Purbalingga it is a severe shortage of human resources (HR) compared with the existing workload so that the implementation is not maximized. | |
| 14299 | 17613 | D1E010070 | ANALISIS FUNGSI PRODUKSI USAHA TERNAK KAMBING PERAH PERANAKAN ETAWA DI KABUPATEN TEGAL | Penelitian ini berjudul “Analisis Fungsi Produksi Usaha Ternak Kambing Perah Peranakan Etawa (PE) di Kabupaten Tegal”. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui tingkat produksi (susu) dan faktor produksi dan mengetahui pengaruh faktor produksi (jumlah ternak, pakan hijauan, konsentrat, obat-obatan dan kepadatan kandang) terhadap produksi susu pada usaha kambing perah di Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3-30 September 2016 di Kecamatan Dukuhturi dan di Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.Metode penelitian secara survei melalui observasi dan wawancara sedangkan metode pengambilan sampel secarapurposive sampling.Dari masing-masing kecamatan yang terpilih diambil 49 peternak sebagai responden yaitu 29 responden dari Kecamatan Dukuhturi dan 20 responden dari Kecamatan Margasari. Tingkat produksi dan faktor produksi diketahui menggunakan tabulasi data.Hasil penelitian menunjukkan rataan tingkat produksi susu peternakan kambing perah di Kabupaten Tegal adalah 1565,51 cc/ekor/hari, jumlah ternak 29 STK, pemberian pakan hijauan 4,14 kg/STK/hari, konsentrat 1,99 kg/STK/hari, obat-obatan Rp. 34,72 /ekor/hari dan kepadatan kandang 91,265 cm/STK/hari.Sedangkan pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi susu kambing perah dianalisis menggunakan model produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukan bahwa pakan hijauan, konsentrat dan kepadatan kandang perpengaruh terhadap produksi susu kambing perah di Kabupaten Tegal. Kesimpulan : 1. Tingkat produksi susu yang dihasilkan belum mencapai optimal karena pemberian pakan hijauan dan konsentrat belum memenuhi standar ditinjau dari sisi kualitas dan kepadatan kandang kurang memenuhi standar. 2. Produksi susu dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas pakan hijauan dan konsentrat serta luas kandang perlu diperluas. | The tittle of the study “Analysis of Dairy Goat Enterprises Peranakan Etawa (PE) in Tegal District.” This study aims to determine the level of production (milk) and production factors and determine the influence of factors of production (livestock, forage, concentrate, medicine and cage density) of the milk production in dairy goat in Tegal District. The study was done September 3 to 30 2016 in the District Dukuhturi Margasari, Tegal, Central Java Province. The method of study was survey with observation and interview, for a take of sample method with purposive sampling. From each of district choosen then taken 49 of respondent such as 29 responden from Dukuhturi district and 20 respondent from Margasari district. The level of production and production function was know with data tabulation. The result of study showed average milk production level of diary goat live stock in Tegal regency 1565,51 cc/tail/days. The number average of livestock 29 STK, forage 4,14kg/STK/days, concentrates 1,99 kg/STK/days, drugs Rp 34,72/tail/days and cage density 91,265 cm/STK/days. The influence of production factor to milk production of dairy goat was analysis with Cobb-Douglass production models. The result analysis showed the forage, concentrate and cage density influence to milk production of dairy goat in Tegal regency. The conlucion of this study 1. Level of milk production which result not yet optimun reach because giving forage and concentrate not yet standart full fill was based quality side and less standart full fill of cage density. 2. Milk production can was increased with increased of forage and concentrate quality an cage areas need to extendet. | |
| 14300 | 17618 | H1G012025 | PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PERAIRAN TEGAL | Produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Alat tangkap purse seine adalah salah satu alat tangkap untuk ikan-ikan pelagis. Tingginya sumberdaya ikan di Indonesia, khususnya di laut Jawa memberikan peluang untuk memanfaatkan secara optimal. Salah satu sarana dalam usaha penangkapan ikan di laut yang banyak dijumpai di perairan Tegal adalah purse seine. Alat tangkap purse seine adalah alat tangkap yang dominan di TPI pelabuhan kota Tegal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui produksi alat tangkap purse seine dan faktor-faktor produksi terhadap produktivitas alat tangkap purse di Perairan Tegal. Objek dalam penelitian ini adalah unit alat tangkap jaring purse seine, dan hasil tangkapan jaring purse seine di TPI Pelabuhan Kota Tegal. Alat yang digunakan yaitu timbangan, alat pengukur (meteran), alat tulis dan kamera digital. Penelitian ini menggunakan metode survei. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh positif terhadap produktivitas alat tangkap purse seine hanyalah faktor ukuran kapal, kekuatan mesin, panjang purse seine, jumlah tenaga kerja dan jumlah lampu. Di luar kelima faktor tersebut yaitu faktor jumlah bahan bakar, tinggi purse seine dan lama pengoperasian memberikan pengaruh negatif terhadap produktivitas purse seine. Produktivitas alat tangkap purse seine pada tahun 2011 sampai 2015 mengalami kenaikan dan penurunan. | Productivity is a measure how to use and regulate resource to get optimal output. A purse seine is one of fishing gears to catch pelagic fish. Rich fisheries resource of Indonesia, especially in java sea give chance to get optimal utilize. One of tools in fishing that commonly found in Tegal waters is purse seine. Purse seine is a dominant fishing gear in Pelabuhan Fish Auction, Tegal. The aims of this study are to determine productivity of purse sein and factor that influence in Tegal waters. The objectives of this study are unit and catch of purse seine in Pelabuhan Fish Auction, Tegal. Tools that used to collect data in this study are fish weigher, roll meter, stationary and digital camera. This study used survey method. Productions factor that positively influence to purse seine productivity are, gross tonnage of vessel, engine power, purse seine length, vessel employees, and number of lamp. beside of these factors, amount of fuel, tall purse seine, and operation time give negative influence to purse seine productivity. Based on this study, purse seine productivity since 2011 until 2015 is increasing and decreasing. |