Artikelilmiahs
Menampilkan 11.061-11.080 dari 48.979 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 11061 | 3980 | B1J008119 | STUDI MORFOMETRI DAN TINGKAT HERBIVORI DAUN MANGROVE DI SEGARA ANAKAN CILACAP | Komunitas mangrove merupakan bagian dari ekosistem alam yang sangat penting peranannya, antara lain sebagai sumber bahan organik terbesar bagi lingkungan perairan di sekitarnya. Berbagai fenomena ekologi yang sering terjadi belakangan ini baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perubahan vegetasi mangrove. Daun merupakan salah satu bagian tumbuhan yang mengalami perubahan bentuk sesuai kondisi lingkungan mangrove dan lingkungan perairan tempat hidupnya. Contoh tipe perubahan bentuk daun mangrove yang biasa dijumpai antara lain perubahan kesimetrisan (morfometri), ukuran, dan bentuk daun. Daun mangrove juga mengalami herbivori (pemangsaan), yang akan berakibat pada berkurangnya luas daun sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis sehingga bisa menurunkan produksi bahan organik yang dilepaskan ke perairan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi morfometri dan tingkat herbivori daun mangrove di Segara Anakan Cilacap. Spesies mangrove yang dijadikan sampel yaitu Aegiceras corniculatum, Avicennia marina, Ceriops tagal, Rhizophora apiculata, dan Sonneratia caseolaris. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan variasi morfometri yang terbentuk dari kelima spesies adalah 3 variasi, sedangkan rata-rata tingkat herbivori berturut-turut dari yang tertinggi hingga terendah adalah : Avicennia marina (7,46%), Sonneratia caseolaris (6,91%), Rhizophora apiculata (4,08%), Aegiceras corniculatum (3,42%), dan Ceriops tagal (3,0%). Perbedaan spesies dan umur daun mempengaruhi tingkat herbivori. | Mangrove communities are part of the natural ecosystem is very important role, among others, as the greatest source of organic material for the surrounding aquatic environment. A variety of ecological phenomenon often happens lately, either directly or indirectly affects the mangrove vegetation changes. The leaf is one of the plant organs that change shape according to the condition of the mangroves and the aquatic environment where life. For example, changes of the leaves form are commonly found which is changes symmetry (morphometry), size, and shape of the leaves. Mangrove leaves are also subjected to herbivory (predation), which will result in reduced leaf area as the site that could lower photosynthesis production of organic matter that will released into the surrounding waters. This research aims to determine the variations of morphometry and herbivory of mangrove leaves rates at Segara Anakan Cilacap. Mangrove species has determined are Aegiceras corniculatum, Avicennia marina, Ceriops tagal, Rhizophora apiculata, and Sonneratia caseolaris. The study used a survey method with stratified random sampling technique. The results showed variations of morphometry formed of the five species are 3 variations, while the average rate of herbivory in a row from highest to lowest are : Avicennia marina (7,46%), Sonneratia caseolaris (6,91%), Rhizophora apiculata (4.08%), Aegiceras corniculatum (3.42%) and Ceriops tagal (3.00%). The difference in the species and age of the leaf affects the level of herbivory. | |
| 11062 | 3975 | C1B005224 | ANALISIS PENGARUH CITRA MEREK (BRAND IMAGE) PENGETAHUAN PRODUK (PRODUCT KNOWLEDGE) DAN DISKON HARGA (PRICE DISCOUNT) TERHADAP MINAT PEMBELIAN (PURCHASE INTENTION) DENGAN VARIABEL MODERASI GAYA HIDUP (LIFE STYLE) PADA CELANA JEANS MEREK “CARDINAL” DI PURWOKERTO | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh citra merek, pengetahuan produk dan diskon harga terhadap minat pembelian konsumen serta menganalisis pengaruh gaya hidup dalam moderasi hubungan antara citra merek, pengetahuan produk dan diskon harga terhadap minat pembelian konsumen. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan regresi moderator. Hasilnya menunjukkan citra merek, pengetahuan produk dan diskon harga memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat pembelian konsumen. Gaya hidup secara signifikan memoderasi hubungan antara citra merek, pengetahuan produk dan harga diskon terhadap minat pembelian pada celana jeans merek Cardinal di Purwokerto. | Purpose of this study was to analyze the effect of brand image, product knowledge and discount to purchase intention consumer as well as to analyze the influence of lifestyle and moderate the relationship between brand image, product knowledge and price discounts to purchase intention consumer. The analysis tool used is multiple linear regression and moderated regression and the result is indicate brand image, product knowledge and discount have significant and positive influence to purchase intention. Lifestyle is significantly moderating the relationship between brand image, product knowledge and discount purchase price with interest at Cardinal brand jeans in Purwokerto. | |
| 11063 | 3985 | C1L008030 | ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING THE USE OF ACCOUNTING INFORMATION IN SMES (Study on SMEs Catering in Bekasi) | ABSTRAK (RINGKASAN) Penelitian ini berjudul “analysis of factors influencing the use of accounting information in SMEs (survey on SMEs catering in Bekasi)”. Informasi akuntansi dibutuhkan dalam pengambilan keputusan manajemen. Akan tetapi, praktek akuntansi keuangan pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Kekurangan UMKM dalam penyiapan laporan keuangan adalah rendahnya pendidikan pemilik dan kurangnya pemahaman terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Mereka tidak membuat proses pencatatan yang digunakan untuk mengevaluasi perkembangan usahanya. Jadi, penelitian ini mencoba menganalisa faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Penelitian ini menggunakan jenis industri bisnis ketering di Bekasi, Jawa Barat. Bisnis ketering termasuk jenis usaha mikro, kecil dan menengah. Dengan menggunakan purposive sampling, sebanyak 54 UMKM digunakan sebagai sampel. Semua variabel diukur dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kerpada pemilik/manajer Berdasarkan hasil analisis, pendidikan pemilik, pelatihan akuntansi, pengetahuan akuntansi, umur usaha, modal dan skala usaha berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM di Bekasi. Pengalaman bisnis tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM di Bekasi. Umur usaha adalah faktor yang paling dominan mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi pada UMKM di Bekasi. Kata kunci : informasi akuntansi, pendidikan pemilik, pelatihan akuntansi, pengetahuan akuntansi, pengalaman bisnis, umur usaha, modal dan skala usaha | ABSTRACT (SUMMARY) The research entitled “analysis of factors influencing the use of accounting information in SMEs (survey on SMEs catering in Bekasi)”. Accounting information is needed in management decision making. However, financial accounting practices on small and medium enterprises (SMEs) are still low and have many weaknesses. The weakness of SMEs in the preparation of financial statements is partly due to low education and lack of comprehension of Financial Accounting Standards (FAS). They do not make the recording process that can be used to evaluate the development of small businesses. Thus, this research tries to analyze the factors influencing the use of accounting information in SMEs. The research used types of industry in catering businesses in the area of Bekasi, West Java as an subject of research. Catering business is a kind of small business and medium enterprises. Using purposive sampling criteria, 54 SMEs are used as samples. All variable measured with questionnaires who give to SMEs owners/managers. Based on the results analysis, owner’s education, training of accounting, knowledge of accounting, age of company, capital and scale of company has possitivelly significant influence partially on the use of accounting information at SMEs catering in Bekasi. Business experience does not significant influence partially on the use of accounting information at SMEs catering in Bekasi. Age of company is dominant variables that influence on the use of accounting information at SMEs catering in Bekasi Keyword : accounting information, owner’s education, training of accounting, knowledge of accounting, business experience, age of company, capital and scale of company | |
| 11064 | 3976 | G1A005028 | EXPLORING THE TEACHER AND STUDENTS CLASSROOM INTERACTION ON THE SOCIAL SCIENCE OF IMMERSION CLASS (A Descriptive Study at Grade Seven of SMP Negeri 2 Purwokerto Academic Year 2011/2012) | ABSTRAK Subekhi, Abdul Wahid. 2012. Exploring the Teacher and Students Classroom Interaction on the Social Science of Immersion Class (A Descriptive Study at Grade Seven of SMP Negeri 2 Purwokerto Academic Year 2011/2012). Thesis. English Language and Literature Study Program. Department of Humanities. Jenderal Soedirman University. Supervisor I: Drs. Ashari, M.Pd. Supervisor II: Indriyati Hadiningrum, S.S., M.Pd. Kata kunci: Interaksi kelas antara guru dan siswa, masalah-masalah siswa, dan solusi dari guru. Penelitian ini berjudul, “Exploring the Teacher and Students Classroom Interaction on the Social Science of Immersion Class (A Descriptive Study at Grade Seven of SMP Negeri 2 Purwokerto Academic Year 2011/2012)”. Tiga rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa saat pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial berlangsung, masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam berinteraksi di kelas, dan solusi yang diberikan oleh guru untuk menyelesaikan masalah siswa dalam interaksi siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mengambil teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah interaksi kelas antara seorang guru dan 75 siswa (model check list observation) dan kuesioner untuk menemukan permasalahan siswa ketika berinteraksi di kelas, serta wawancara dengan guru untuk menemukan solusi. Hasil penelitian menunjukan interaksi kelas antara guru dan siswa belum efektif karena hanya ada enam siswa (37,33%) yang aktif berbicara sedangkan 69 siswa lainnya (62,67%) mengatakan bahwa penjelasan guru sulit dimengerti. Selain itu, baik guru dan siswa hanya fokus pada isi pelajaran bukan pada Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Terdapat 35 siswa (46,67%) merasa kesulitan untuk berbicara dalam Bahasa Inggris. Disamping itu, ada empat puluh siswa (53,33%) tidak memperhatikan ketika guru bertanya guru dalam Bahasa Inggris. Selain itu, ada 33 siswa (44%) merasa kesulitan dengan soal latihan IPS berbahasa Inggris. Sementara itu, guru berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan membuat power point dalam mengajar IPS, guru juga meminta para siswa untuk membuat kelompok kecil dalam mengerjakan tugas di kelas dan dipresentasikan dalam Bahasa Inggris. Peneliti merekomendasikan pada para siswa untuk menambah jam belajar Bahasa Inggris, misalnya menonton film asing, mendengarkan musik mancanegara, ikut kursus Bahasa Inggris atau membuat kelompok belajar di rumah. Selain itu, guru sebaiknya meminta siswa untuk selalu membawa kamus selama di sekolah dan belajar berdiskusi dalam Bahasa Inggris di kelas. | ABSTRACT Subekhi, Abdul Wahid. 2012. Exploring the Teacher and Students Classroom Interaction on the Social Science of Immersion Class (A Descriptive Study at Grade Seven of SMP Negeri 2 Purwokerto Academic Year 2011/2012). Thesis. English Language and Literature Study Program. Department of Humanities. Jenderal Soedirman University. Supervisor I: Drs. Ashari, M.Pd. Supervisor II: Indriyati Hadiningrum, S.S., M.Pd. Keywords: teacher and students’ classroom interaction, students’ problem, and teacher’s solution This research, entitled “Exploring the Teacher and Students Classroom Interaction in a Social Science at Immersion Class (A Descriptive Study of Grade Seven of SMP Negeri 2 Purwokerto Academic Year 2011/2012)”, faces three problems. They are how the interaction between the teacher and the students in Social Science in the classroom is, the problems that are encountered by the students in the classroom interaction, and the solutions proposed by the teacher to solve the students’ problems in classroom interaction. In conducting the research, the researcher used descriptive method with purposive sampling technique. The data are classroom interaction between a teacher and seventy five students that was observed by observation checklist, the students’ problems in the classroom interaction in Social Science that was obtained by asking the students to fulfill a questionnaire, and the teacher’s solution to solve the students’ problems that were obtained by interviewing the teacher. The result shows that the interaction between the teacher and the students has not been effective yet because there are only six students (37,33%) who are active to speak in the classroom whereas sixty nine students (62,67%) state that the teacher’s explanation is difficult to understand. Furthermore, both the teacher and the students still focused on the Social Science not on the use of English language in the interaction. There are thirty three students (46,67%) still find it difficult to speak or present the material in English. Besides, there are forty students (53,33%) who do not pay attention when the teacher asks them using the English language. Also, there are thirty three students (44%) who are still unable to understand the Social Science text book written in English. However; the teacher tries to solve the problems by teaching Social Science materials on the form of power points using an LCD projector. The teacher often asks the students to do exercise in group and present the task in English Language. In line with the result, the researcher recommends the students to learn English more by for example seeing foreign movies on TV or cinema, listening foreign music, taking an English course or making a study group. In addition, to the teacher should ask the students to look up vocabularies in a dictionary and asks the students to have a discussion in English in a small group. | |
| 11065 | 3977 | C1H008073 | PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PD. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) BKK KABUPATEN REMBANG | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Manajerial dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Moderasi pada PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK Kabupaten Rembang”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja manajerial dan untuk mengetahui peran komitmen organisasi dalam memoderasi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja manajerial pada PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Kabupaten Rembang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: 1. Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial pada PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Kabupaten Rembang. 2. Komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerja manajerial pada PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Kabupaten Rembang. Jenis penelitian ini adalah survei dengan teknik analisis regresi linear sederhana dan regresi moderasi. Untuk menguji hipotesis pertama dalam penelitian ini digunakan hasil analisis regresi linear sederhana, dimana diperoleh nilai t hitung variable kepuasan kerja terhadap kinerja lebih besar dari nilai t tabel, dengan demikian maka hipotesis pertama diterima. Dari hasil analisis regresi moderasi, diperoleh nilai t hitung variabel moderasi lebih besar dari nilai t tabel, dengan demikian maka hipotesis kedua diterima. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial dan komitmen organisasi memoderasi pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja manajerial pada PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Kabupaten Rembang. Dari kesimpulan tersebut dapat diimplikasikan bahwa pihak PD. Bank Perkreditan Rakyat BKK Kabupaten Rembang perlu memperhatikan kebijakan yang berkaitan dengan kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah memenuhi berbagai kebutuhan dan keinginan para manajerial terkait dengan aktivitas kerja mereka | This research is entitled “The Effect of Job Satisfaction on Managerial Job Performance with Organizational Commitment as Moderating Variable in PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency”. The aims of research are to find out the significance effect of job satisfaction on job performance and to find out the role of organizational commitment in moderating the effect of job satisfaction on managerial job performance in PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency. The proposed hypotheses of research are: 1. Job satisfaction has significant effect on managerial job performance in PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency. 2. Organizational commitment has significant effect on the relationship between job satisfaction and managerial job performance in PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency. The method of research is survey with technique data analysis is simple regression analysis and moderated regression analysis. To test the first hypothesis, it has used the result of simple regression analysis, which has got the value of t statistic is greater than the value of t table, therefore the first hypothesis can be accepted. To test the second hypothesis, it has used the moderated regression analysis, which has got the value of t statistic is greater than the value of t table, therefore the second hypothesis can be accepted. Based on the result of data analysis, it can be concluded that job satisfaction has significant effect on job performance and organizational commitment has significant effect on the relationship between job satisfaction and managerial job performance in PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency. From the conclusions, it can be implied that PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BKK of Rembang Regency need to consider policies related to job satisfaction and organizational commitment. The way to do them is to provide the fulfillment of the needs and desires of the managerial related to their work activities | |
| 11066 | 3981 | B1J008087 | KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAUN DAN POLA PITA ISOZIM KULTIVAR MANGGA (Mangifera spp.) | Mangga (Mangifera spp.) merupakan tanaman pendatang dari India, Srilanka, dan Pakistan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi daun dan pola pita isozim kultivar mangga. Penelitian ini menggunakan sampel daun 7 kultivar mangga yang diambil di Desa Notog Kecamatan Patikraja. Metode yang digunakan adalah metode survai dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Daun mangga yang masih muda dielektroforesis di Laboratorium PSIH IPB, Bogor menggunakan elektroforesis tipe horizontal dan memakai 2 macam enzim yaitu asam fosfatase (ACP) dan aspartat aminotransferase (AAT). Data berupa pita isozim diinterpretasikan dalam bentuk zimogram. Untuk mengetahui karakter morfologi daun yaitu ukuran panjang dan lebar daun dengan menggunakan Analisis Varian dan dilanjutkan Uji Beda (T). Karakter morfologi yang lain dilakukan dengan analisis kualitatif dengan membuat tabulasi. Variabel yang diamati yaitu pola pita isozim dan morfologi daun seperti panjang daun, lebar daun, bangun daun, ujung daun, pangkal daun, tepi daun, pertulangan daun, warna dan permukaan daun. Hasil penelitian menunjukkan isozim ACP menghasilkan tiga pola pita dengan dua lokus (ACP-1 dan ACP-2) dan AAT hanya menghasilkan satu pola pita. Morfologi daun tujuh kultivar mangga (Mangifera spp.) mempunyai karakter yang bervariasi. Kultivar Golek mempunyai panjang daun rata-rata yang terpanjang yaitu 28,6 cm, sedangkan panjang daun rata-rata terpendek adalah kultivar Apel yaitu 21,4 cm. Kultivar Bacang memiliki lebar daun rata-rata terbesar yaitu 9,18 cm, sedangkan lebar daun rata-rata terkecil terdapat pada kultivar Apel yaitu 4,08 cm. | Mango (Mangifera spp.) is a kind of introduced from of India, Sri Lanka, and Pakistan. This research was aimed to investigate the characteristic of leaf morphology and isozyme banding pattern of mango cultivars. Seven cultivars of mango leaves samples were taken in Notog, Patikraja. The method used survey with purposive random sampling. Young mango leaves were electrophoresed in PSIH Laboratory IPB, Bogor using horizontal electrophoresis with two enzymes, namely acid phosphatase (ACP) and aspatrate aminotransferase (AAT). Data in the form of bands patterns were interpreted. Morphological characters related to leaf length and leaf width were analyzed using Variant Analysis and continued with Different Test (T). The other morphological characters were analyzed by a qualitative analysis with tabulation. Observed variables were isozyme banding patterns and leaf morphology such as leaf length, leaf width, leaf tip, leaf apex, leaf base, leaf margins, leaf nervatio, leaf color, and leaf surfaces.The result showed that ACP had three banding patterns with two loci (ACP-1 and ACP-2) and AAT only had one banding pattern. Leaf morphology seven cultivars of mango (Mangifera spp.) had variation character. Golek cultivars had average leaf length which was the longest 28,6 cm, while the shortest of leaf length average was apple cultivars 21,4 cm. Bacang cultivars had biggest average of leaf width 9,18 cm, while the smallest average of leaf width on Apple cultivars 4,08 cm. | |
| 11067 | 3982 | C1B005154 | PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DENGAN VARIABEL MODERASI MOTIVASI DI PUSKESMAS PADAMARA | Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku kerja yang bekerja tidak hanya pada apa yang menjadi tugasnya (in-role) tetapi juga bekerja melebihi tugas yang telah ditetapkan dan tidak secara kontrak mendapatkan kompensasi pada system penghargaan atau penggajian formal. Penelitian tentang OCB telah banyak dilakukan pada perusahaan atau organisasi swasta, namun penelitian OCB masih jarang dilakukan di organisasi pemerintahan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Padamara, Kabupaten Purbalingga, dengan metode penelitian cross sectional yang mengambil responden karyawan Puskesmas sejumlah 49 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap OCB namun untuk stres kerja tidak ada pengaruh terhadap OCB. Disarankan kepada Kepala Puskesmas Padamara agar mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mengangkat tenaga kontrak sebagai tenaga dengan status PNS serta mengusulkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga untuk mengusahakan pengadaan alat medis dan non medis agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik, sehingga karyawan juga akan lebih puas terhadap hasil pekerjaannya. | Organizational Citizenship Behavior (OCB) is a work behavior that works not only on what the job (in-role) but also work beyond the duties that have been assigned and are not compensated in the system contract award or formal payroll. Research on OCB has been widely applied in companies or private organizations, but research is still rare OCB in the organization of government. This research was conducted at the health center Padamara, Purbalingga, with cross-sectional research methods that take employee health center respondent number 49. The results showed that there was the influence of job motivation and job satisfaction on OCB but job stress no effect on OCB. It is suggested to the Chief Health Center Padamara to propose to the Government to appoint Purbalingga labor contractor as to the status of civil servants and to propose to the Chief Medical Officer of procurement Purbalingga to commercialize medical devices and non-medical services to the community in order to be better, so that employees will be more satisfied the results of his work. | |
| 11068 | 3983 | F1B007025 | Implementasi Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas | Upaya pencapaian target MDG’s tahun 2015 yakni menekan jumlah penyebaran virus HIV di Indonesia khususnya. Bantuan dana diberikan pemerintah dan lembaga luar negeri kepada Indonesia menangulangi masalah HIV/AIDS. Khususnya untuk meringankan biaya perawatan HIV/AIDS. Dengan adanya program pencegahan dan penanggulangan dapat mendorong ODHA memeriksakan dirinya sejak dini akan mengurangi tingkat penyebaran virus HIV/AIDS dan menambah pengetahuan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Fokusnya adalah keberhasilan implementasi, aspek komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi, pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling.Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Diperoleh hasil komunikasi antara pelaksana program dan kelompok sasaran serta komunikasi antara internal pelaksana program.Sumber daya manusia berkompeten namun dana masih mengalami keterhambatan pengelolaan dana. Dan struktur birokrasi mudah tidak menyulitkan pegawai antar divisi tentang penyampaian informasi terbaru segera sampai ke atas.Hasil program ditinjau dari kemampuan realisasi program dan kualitas pelayanan yang baik. Maka keberhasilan implementasi program pencegahan dan penanggulangan di Kabupaten Banyumas belum sepenuhnya dapattercapai. | Efforts to achieve the MDG's target by 2015 which suppress the spread of the HIV virus in Indonesia in particular. Financial assistance provided by the government and abroad institutions to Indonesia resolve the problem of HIV / AIDS. Especially for the cost of treating HIV / AIDS. With the prevention and control program to encourage PLWHA to checked themselves early on will reduce the spread of HIV / AIDS and increase knowledge. This research uses descriptive qualitative method. The focus is on the successful implementation aspects of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure, the selection of informants using purposive sampling and accidental sampling. The validity of the source data using triangulation techniques. The results obtained by indicate communication between program implementers and target groups as well as internal communication between the program managers. Competent human resources but the funds are still experiencing keterhambatan fund management. And bureaucratic structures do not easily complicate inter-division employees on delivering the latest information instantly up to the top. The results of the program in terms of capabilities and the realization of good service quality. So successful implementation of prevention and control programs in Banyumas not fully achieved. | |
| 11069 | 3984 | C1I006019 | PENGARUH MODAL TETAP DAN MODAL LANCAR TERHADAP PENERIMAAN UKM NASABAH BPR BANK SURYA YUDHA CABANG WANADADI KABUBATEN BANJARNEGARA | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Modal Tetap dan Modal Lancar secara bersama-sama dan parsial terhadap penerimaan UKM serta mengetahui elastisitas penggunaan Modal Tetap dan Modal Lancar terhadap penerimaan UKM nasabah BPR Bank Surya Yudha Cabang Wanadadi Kabupaten Banjarnegara. Hipotesis tersebut diatas bersifat elastis yang akan diuji menggunakan alat analisis berupa uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dengan uji F, uji t, dan uji elastisitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Modal Tetap secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan debitur UKM, sedangkan Modal Lancar secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penerimaan debitur UKM. Modal Tetap dan Modal Lancar tidak ada yang bersifat elastis, akan tetapi secara bersama-sama Modal Tetap dan Modal Lancar mempengaruhi terhadap penerimaan debitur secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini bahwa UKM dapat melakukan penambahan Modal Lancar dengan bantuan permodalan dari Bank untuk meningkatkan penerimaan UKM. | The purpose of this study is to investigate and analyze the effect of Fixed Capital and Capital Current jointly and partially on the receipt of UKM and to know the elasticity of Fixed Capital and Capital Current towards acceptance BPR Bank Surya Yudha Wanadadi Banjarnegara district. The above hypothesis is elastic to be tested using analytical tools such as the classic assumption test, multiple regression analysis with F test, t test, and test elasticity. Based on the results of this study concluded that partially fixed capital does not have a significant effect on the debtor acceptance UKM, while partially Current Capital has a significant effect on the debtor receiving UKM. Fixed Capital and Capital Current nothing is elastic, but jointly affect the acceptance significantly. The implications of this study that UKM can make additions with the help of capital Current capital of the Bank to increase the acceptance of UKM. | |
| 11070 | 3990 | J1B006015 | PENGAWETAN SPERMATOZOA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DALAM MADU, NaCl, AQUADES PADA TEMPERATUR -250C UNTUK MOTILITAS DAN VIABILITAS | Penelitian ini berjudul “Pengawetan Spermatozoa Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Dalam Madu, NaCl, Aquades Pada Temperatur -250C Untuk Motilitas Dan Viabilitas“. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek penyimpanan testis serta mengetahui keadaan spermatozoa Udang Galah pasca pengawetan dalam Madu, NaCl, Aquades pada temperatur -250C. Waktu dan Tempat penelitian dilakukan di Laboratorium Jurusan Perikanan dan Kelautan Fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Juli sampai Agustus 2012. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan yaitu Madu, NaCl dan Aquades sebagai ekstender untuk mengawetkan spermatozoa. Masing-masing perlakuan diulang 5 kali. Variable yang diamati meliputi motilitas dan viabilitas spermatozoa. Data diuji F (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motilitas spermatozoa Udang Galah antar perlakuan tidak berbeda nyata dan waktu viabilitas spermatozoa tidak berbeda nyata (F<0,05). Waktu viabilitas spermatozoa diawetkan dalam Aquades yaitu 145,2±14,56 detik, tetapi madu 43,2±8,74 detik, dan NaCl fisiologis 63,6±4,41 detik. Ekstender Madu, NaCl dan Aquades dapat digunakan sebagai bahan untuk pengawetan spermatozoa. | The study is entitled "Preservation of Giant Freshwater Prawn GFP (Macrobrachium rosenbergii) Spermatozoa in Honey, NaCl, and Distilled Water under Temperature of -250C for Motility and Viability." The purpose of this study to determine the effects of GFP spermatozoa preservation as well as its motility and viability post-preservation in Honey, NaCl, distilled water at temperature of -250C. Research was conducted at Fisheries and Marine Department Laboratory, of Science and Engineering Faculty, Jenderal Soedirman University, during July and August 2012. An experimental method used completely randomized design (CRD), with 3 treatments, namely Honey, NaCl and distilled water as extender, in quintuplicates. Data, i.e. motility and viability of spermatozoa, were F-tested (ANOVA). The results showed that GFP spermatozoa motility was not significantly different among treatments, nor for viability (F<0.05). Viability under distilled water was 145.2±14.56 s, but honey 43.2±8.74 s, and NaCl 63.6±4.41 s. It could be concluded that Honey, NaCl and distilled water were usable as extender to preserve GFP spermatozoa. | |
| 11071 | 4037 | F1G008032 | EUFEMISME DALAM BAHASA POLITIK DI MEDIA ELEKTRONIK (JANUARI – AGUSTUS 2012) EUPHEMISM OF POLITICAL TERM IN ELECTRONIC MEDIA (JANUARY – AUGUST 2012) | Penelitian ini berjudul “Eufemisme dalam Bahasa Politik di Media Elektronik (Januari - Agustus 2012)”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk eufemisme dan tujuan eufemisme bahasa politik di media elektronik (Januari - Agustus 2012). Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini merupakan data berupa berbagai macam tuturan dalam praktik berbahasa berbentuk lisan, yang mengandung atau menyinggung realitas politik yang berkenaan dengan kebijakan pemerintah terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu media televisi yang menayangkan acara berupa talk show (Indonesia Lawyers Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang) yang membahas isu dan situasi politik atau acara yang berlatarbelakang membahas politik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar dan teknik simak bebas libat cakap, perekaman, dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Data dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding sebagai teknik dasar. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik hubung banding menyamakan hal pokok dan teknik hubung banding memperbedakan. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal karena data dalam penelitian ini berupa kata-kata bukan rumus untuk menguji teori. Hasil dari penelitian mengenai tuturan yang digunakan politisi dengan bentuk eufemisme yang terdapat pada acara berupa talk show (Indonesia Lawyers Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang) berupa bentuk eufemisme kata, bentuk eufemisme frase, bentuk eufemisme klausa, dan memiliki tujuan eufemisme yaitu menghilangkan tabu verbal, menghormati pihak lain, diplomasi, propaganda, menyembunyikan maksud, mengejek pihak lain, menunjukan solidaritas, dan menigkatkan pencitraan. Makna tuturan yang digunakan politisi yang terdapat pada acara berupa talk show (Indonesia Lawyer Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), berupa bentuk eufemisme dan terdapat tujuan eufemisme. | The title of this research is “Eufemisme dalam Bahasa Politik di Media Elektronik (January - August 2012)”. The aim of the research is to describe the form of euphemism and the purpose of euphemism political language in the electronic media (January - August 2012). The research has the form of qualitative descriptive. The data of research is data such as utterances in verbal language, content politics reality which has the relation with governments’ policy toward society’s life, nation, and state. The data source in this research is television media such as talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), which criticize issue and situation of politic reality or program that becomes a background for discussing politics. The data collection method is in form of observation method with tapping technique as it’s basic technique and uninvolved conversation observation technique, technique of records and written technique as it’s advanced technique. The data taken were analysis using counterpart method with technique connecting and comparing technique as technique basic. Advance technique, that is used, is connecting and comparing technique unified to consider the same and connecting comparing differed technique. The result of the data analysis is presented informally because the data in this research include words not a formula to test the theory. The result of research concerns the utterances which is bed politicians in the form of euphemism as talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), have the form of word euphemism, phrase euphemism, sentence euphemism, and has the purpose of euphemism that eliminate verbal taboos, respecting others, diplomacy, propaganda, hide the intent, mocking others, demonstrating solidarity, and upgrades its imaging. The utterance meaning is used by politicians on talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), a form of euphemism and there is the purpose of a euphemism. | |
| 11072 | 3358 | C1J008011 | The Influencing Factors Of Dairy Cattle Fresh Milk Production In Kemutug Lor Village Baturraden District Banyumas Regency | Penelitian ini berjudul “Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Susu Sapi Perah Di Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas”. Agrobisnis berbasis peternakan adalah salah satu fenomena yang tumbuh pesat ketika basis lahan menjadi terbatas. Usaha ternak sapi perah yang dijalankan adalah usaha ternak sapi perah rakyat, yang dicirikan dengan jumlah kepemilikan sapi yang relatif sedikit, penggunaan tenaga kerja keluarga, bersifat usaha sambilan, rataan produksi susu yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel sapi perah, pakan konsentrat dan tenaga kerja terhadap produksi susu sapi perah dan variabel yang paling berpengaruh signifikan terhadap produksi susu sapi perah. Hipotesis yang pertama dalam penelitian ini faktor produksi sapi perah, pakan konsentrat, dan tenaga kerja secara bersama-sama dan parsial berpengaruh signifikan terhadap produksi susu sapi perah, sedangkan hipotesis yang kedua faktor produksi sapi perah paling berpengaruh signifikan terhadap produksi susu sapi perah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu pengumpulan informasi tentang sekelompok peternak sapi perah, melalui wawancara, kuisioner. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolineritas, Uji Heteroskesdastisitas, Uji Autokorelasi), Uji Koefisien Determinasi R2, Uji F, dan Uji t. Berdasarkan Uji F bahwa variabel sapi perah, pakan konsentrat dan tenaga kerja berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap produksi susu sapi perah, sedangkan berdasarkan Uji t secara parsial variabel sapi perah, pakan konsentrat mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi susu sapi perah. Variabel tenaga kerja secara parsial tidak mempunyai pengaruh yang signifikan. Peternak hendaknya dapat membuat pakan alternatif yang lebih variatif dengan bahan dasar yang ada di lingkungan sekitar seperti singkong, rumput lapangan, terutama yang memenuhi gizi tinggi bagi sapi perah, agar produksi susu dapat meningkat. Faktor produksi sapi perah mempunyai pengaruh yang signifikan secara positif terhadap produksi susu sapi perah, agar produksi susu sapi perah tetap dapat berjalan maka diharapkan pihak pemerintah daerah yang terkait dengan pengembangan usaha ternak sapi perah dapat berupa penambahan sapi perah laktasi dengan program kehamilan dan kelahiran melalui inseminasi buatan dari genetik sapi perah jantan yang baik kualitasnya. | The research was entitled “The Influencing Factors Of Dairy Cattle Fresh Milk Production In Kemutug Lor Village Baturraden District Banyumas Regency”. Husbandry agribusiness was one of the phenomena which was rapidly growing when the land base was limited. The husbandry run was dairy farm, which was characterized by the small number of dairy cattle, family employment, part time business, and low milk production level. The purpose of the research was to know the influence of dairy cattle, concentrate food, and labors variable on milk production and to indentify the most influential variable on milk production. The first hypothesis on this thesis stated that production factors which consist of dairy cattle, concentrate food, and labors is equally and partially influence the production of dairy cattle-fresh milk. The second hypothesis was the production factors of dairy cattle give the greatest influence on fresh milk production. This research applied survey method. In this method, some information about a group of dairy farmers was gathered by using questionnaires, interview, etc. In addition, analysis methods apllied were Multiple Regression Analysis Model, Classic Assumption Test, (Normality Test, Multicollinearity Test, Heteroscedasticity Test, Autocorrelation Test), Test of Determination Coefficient R2, F Test, and t Test. According to F Test, the variable of dairy cattle, concentrate food, and labors was equally and partially influence the production of dairy cattle-fresh milk. Moreover, t-Test showed that the variable of dairy cattle, concentrate food, and labors had a significant influence on fresh milk production while the labors variable had no significant influence on it. The farmers should be able to create a wide variety of alternative food using the existing base materials such as cassava and wild grass which have high nutritions for the dairy cattle to encourage the increase of fresh milk production. Since the production factors of dairy cattle had a positive significant influence on fresh milk production, the government is expected to support the farmers by importing lactation cattle by artificial insemination program from high quality male dairy cattle. | |
| 11073 | 3986 | C1A008038 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA BOLA SEPAK DI KABUPATEN MAJALENGKA | Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Industri Rumah Tangga Bola Sepak di Kabupaten Majalengka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari faktor produksi modal tetap, bahan baku dan tenaga kerja terhadap hasil produksi bola sepak di Kabupaten Majalengka. Selain itu juga, untuk mengetahui variabel yang berpengaruh paling besar terhadap produksi bola sepak dan skala hasil dari kegiatan produksi industri rumah tangga bola sepak di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini dilakukan dengan metode sensus dan menggunakan data primer yang diperoleh dari responden yaitu para pengusaha industri rumah tangga bola sepak di Kabupaten Majalengka. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas, uji F, uji t, uji elastisitas dan analisis returns to scale. Berdasarkan hasil perhitungan uji F dan uji t dapat disimpulkan bahwa baik secara bersama-sama maupun parsial, variabel modal tetap, bahan baku dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi bola sepak. Variabel yang berpengaruh paling besar dan dominan terhadap produksi bola sepak adalah bahan baku. Produksi bola sepak di Kabupaten Majalengka bersifat decreasing return to scale karena nilai elastisitasnya < 1 yaitu sebesar 0,995. Hal ini disebabkan karena proporsi penggunaan input variabel produksi yang tidak seimbang dimana dalam penelitian ini permasalahan terjadi akibat penggunaan input variabel bahan baku yang terlalu besar dan tidak seimbang dengan penggunaan faktor produksi lainnya yaitu, modal tetap dan tenaga kerja. Perusahaan bola sepak yang bermitra usaha dengan sejumlah industri rumah tangga bola sepak di Kabupaten Majalengka sebaiknya menyesuaikan penggunaan bahan baku dengan faktor produksi lainnya yaitu modal tetap dan tenaga kerja agar penggunaan ketiga faktor produksi tersebut lebih seimbang dan diharapkan jumlah produksi yang dihasilkan dapat lebih maksimal. | This research is entitled “The Factors That Cause The Home Industry Production of Soccer Ball in Majalengka Regency“. This Research is aimed to finding out of influence the production factors of fixed capital, raw material and labor toward the production of soccer ball in Majalengka Regency. In addition to determine the biggest variables that influence the production of soccer ball and scale of the result of home industry production soccer ball activities in Majalengka Regency. This research is conducted by applying census method and using primary data taken from the respondent who are the home industrialists of soccer ball in Majalengka Regency. The methods of analysis applied in this research are double linier regression with the model of production factor by Cobb-Douglas, F test, t test, elasticity test and returns to scale analysis. Based on the result of F test and t test, it can be summarized that both totally and partially, the variables of fixed capital, raw material and labor have significant effect toward the number of soccer ball production. The variable that has the biggest and dominant effect toward the production of soccer ball is raw material. The production of soccer ball in Majalengka Regency is decreasing returns to scale. This is because the elasticity value is 0,995 which means < 1. This happens due to the inbalanced use of production variable input. Thus, in this research, the problem is caused by the input of raw material which is too big and inbalanced with the use of other production factors ; fixed capital and labor. The soccer ball factory joined with a number of home industry in Majalengka Regency should adjust the the use of raw material with other production factors namely fixed capital and labor in order to be balanced. Thus, the number of the production is expected to be maximum. | |
| 11074 | 3987 | G1F008073 | AKTIVITAS ANTIFUNGI SALEP MINYAK ATSIRI LENGKUAS (Alpinia galanga) DALAM BASIS POLIETILEN GLIKOL TERHADAP Malassezia furfur | Minyak atsiri rimpang lengkuas diketahui memiliki khasiat sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifungi salep minyak atsiri rimpang lengkuas terhadap Malassezia furfur dan untuk mengetahui sifat fisik sediaannya dalam formulasi salep dengan basis polietilen glikol. Minyak atsiri rimpang lengkuas diperoleh dengan cara destilasi uap air. Formula salep dibuat dengan 3 variasi konsentrasi yaitu 0,1 mL; 0,15 mL; 0,2 mL. Uji sifat fisik sediaan salep yang dilakukan adalah uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, dan uji daya lekat. Data pengukuran pH dan homogenitas dianalisis secara deskriptif. Data pengukuran daya sebar, daya lekat, dan zona hambat aktivitas antifungi dianalisis menggunakan metode ANAVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula salep memenuhi syarat sifat fisik sediaan salep. Semua sediaan salep memiliki aktivitas antifungi. Aktivitas antifungi terbesar diperoleh pada formula III yaitu rata-rata sebesar 18 mm. | The galanga rhizome essential oil is known to have the antifungal function. This research was aimed to find out antifungal activity in the essential oil ointment of rhizomes of galanga towards Malassezia furfur and to investigate the physical characteristics of its sample in the cream formulation within the basics of polyethylene glycol. The galanga rhizome essential oil was obtained by aqueous vapor distillation. The ointment formula was prepared with 3 various concentration for 0,1 mL; 0,15 mL; 0,2 mL. A test of physical characteristic was carried out by pH test, homogeneity test, spreading ability test and adhesiveness test. The data of pH measurement and homogeneity test were analyzed descriptively. The data of spreading ability, adhesiveness test, and antifungal activity inhibition zone were analyzed through the methods of one way ANOVA with 95% of accuracy. The result of the research showed that all of the ointment formula qualified the requirements of the ointment’s physical characteristics. All of the ointment samples have antifungal activities. The greatest antifungal activity obtained in Formula III is an average of 18 mm. | |
| 11075 | 3988 | G1A008114 | HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGENAI INFESTASI SKABIES DAN HIGIENITAS SANTRI DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN WATHONIYAH ISLAMIYAH KEMRANJEN, BANYUMAS | Latar belakang : Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap Sarcoptes scabiei varian hominis dan produknya. Diperkirakan 300 juta orang di dunia dilaporkan terserang skabies setiap tahunnya. Prevalensi skabies di puskesmas seluruh Indonesia sebesar 4,6-12,95% dan menempati urutan ketiga dari 12 penyakit kulit yang sering ditemukan di Indonesia. Faktor risiko skabies adalah higiene yang buruk, sanitasi buruk, pengetahuan rendah, sosial ekonomi rendah dan hidup dalam lingkungan yang padat dan kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan higienitas santri dengan kejadian skabies di pondok pesantren Wathoniyah Islamiyah Kemranjen, Banyumas. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan besar sampel menggunakan total subyek. Jumlah sampel 98 santri yang telah memenuhi kriteria inklusi dan bersedia mengikuti penelitian. Responden mengisi kuesioner dan diperiksa oleh dokter Puskesmas Kemranjen dan kemudian dilakukan kerokan kulit. Analisis data menggunakan uji Fisher. Hasil dan Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian skabies dengan p-value 1,000 (p>0,05) dan tidak terdapat hubungan antara higienitas santri dengan kejadian skabies dengan p-value 0,449 (p>0,05). | Background : Scabies is a skin disease caused by infestation and sensitization to Sarcoptes scabiei variety hominis. The worldwide prevalence has been estimated at about 300 million cases yearly. The prevalence of scabies in health centers Indonesia by 4.6-12.95% and ranks third of 12 skin disease that is often found in Indonesia. Risk factors of scabies is poor hygiene, poor sanitation, low knowledge, low socioeconomic and living in crowded and squalid surroundings. This study aimed to determine the relationship between the level of knowledge and hygiene students with the incidence of scabies in boarding school Wathoniyah Kemranjen Islamiyah, Banyumas. Methods : This research used an observational analytical method with cross sectional approach and sample using the total subjects. The total sample was 98 students who met the inclusion criteria and were willing to follow the study. Respondents completed a questionnaire and examined by a physician Kemranjen health center and then do skin scrapings. Statistical analysis using Fisher test. Results and Conclusions: The results showed there was no association between the level of knowledge with the incidence of scabies (p-value=1.000 ; (p> 0.05) and there was no association between students’s hygiene with the incidence of scabies and p-value 0.449 (p> 0.05). | |
| 11076 | 3989 | E1A005392 | ANAK YANG LAHIR DILUAR PERKAWINAN (Studi Putusan Mahkamah KonstitusiNomor 46/PUU-VIII/2010) | Anak yang lahir tidak dari suatu perkawinan yang sah tidak mendapatkan perlindungan hukum sehingga ayah biologis tidak ada kewajiban untuk memelihara anaknya tersebut, kasus yang dialami oleh Hj. Aisyah Mochtar alias Machica yang mempunyai anak hasil hubunganya dengan Mordiono. Machica menuntut agar anak hasil hubunganya dengan Moerdino diakui secara hukum, untuk mendapatkan haknya tersebut machica mengajukan uji materiil terhadap Pasal 2 ayat (2) dan Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan adalah Inventarisasi peraturan perundang-undangan dan sistematika hukum, Sumber bahan hokum Bahan hukum primer, sekunder dan tersier, metode pengumpulan bahan hokum dalam penelitian ini dilakukan metode dokumenter dan metode kepustakaan, metode penyajian bahan hokum disajikan dalam bentuk teks naratif, dan metode analisis yang dipergunakan adalah analisis normative kualitatif dengan model interpretasi sistematik dan gramatikal. Dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010, maka diakuinya anak luar kawin (hasil biologis) sebagai anak yang sah berarti akan mempunyai hubungan waris dengan bapak biologisnya tanpa harus didahului dengan pengakuan dan pengesahan, dengan syarat dapat dibuktikan adanya hubungan biologis antara anak dan bapak biologis berdasarkan ilmu pengetahuan, misalnya melalui hasil tes DNA. Namun demikian, apabila ada penyangkalan mengenai anak luar kawin ini dari anak-anak ahli waris yang sah, maka menurut saya dalam hal ini tetap perlu dimohonkan Penetapan Pengadilan mengenai status anak luar kawin tersebut sebagai ahli waris yang sah. | Children born not of a legal marriage is not legal protection so that the biological father no obligation to maintain the child, the case experienced by Hj. Mochtar Ayesha alias Machica who have children with Mordiono hubunganya results. Machica demanded that the child of a relationship with Moerdino legally recognized, to be eligible the machica filed a judicial review of Article 2 paragraph (2) and Article 43 paragraph (1) of Law No. 1 of 1974 on Marriage. The research method used in this study is a normative juridical approach, the study is a specification Inventory legislation and systematics of law, legal material sourcing legal materials of primary, secondary and tertiary methods of data collection in this research hokum documentary method and the method of literature , the method of presentation of legal materials presented in the form of narrative text, and analysis method used was a qualitative analysis of the normative model of systematic and grammatical interpretation. With the decision of the Constitutional Court No. 46/PUU-VIII/2010, the recognition of illegitimate children (biological yield) as a legitimate means children will have inheritance relationship with the biological father without having to be preceded by the recognition and endorsement, the terms can be proved the existence of a biological relationship between the child and the biological father based on science, for example through DNA test results. However, if there is a denial of the illegitimate child of the child's legal heirs, then I think in this case still need to be filed court determination on the status of illegitimate children as legal heirs. | |
| 11077 | 3992 | C1C008108 | PENGARUH PROFITABILITAS, CORPORATE GOVERNANCE, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Pada Perusahaan Peserta Indonesian Sustainability Reporting Award) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Profitabilitas, Corporate Governance, dan Corporate Social Responsibility terhadap Return Saham pada Perusahaan Peserta Indonesian Sustainability Reporting Award”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, corporate governance, dan corporate social responsibility terhadap return saham secara simultan dan secara parsial pada perusahaan peserta Indonesian Sustainability Reporting Award. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, corporate governance, dan corporate social responsibility secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan peserta Indonesian Sustainability Reporting Award. Secara parsial, hanya profitabilitas dan corporate social responsibility yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan peserta Indonesian Sustainability Reporting Award. Sebagai upaya dalam meningkatkan respon pasar pihak perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi return saham, terutama yang berhubungan dengan profitabilitas. Perusahaan harus lebih efisien dalam menjalankan asset yang dimiliki perusahaan. | This research entitled “The Influence of Profitability, Corporate Governance, and Corporate Social Responsibility for Company’s Stock Return of Indonesian Sustainability Reporting Award’s Participants”. The aim of this research is to find out the influence of profitability, corporate governance, and corporate social responsibility for company’s stock return of Indonesian Sustainability Reporting Award’s participants simultaneously and partially. The method in this research is purposive sampling. The test of hypothesis uses double regression analysis. The result of this research is showing that profitability, corporate governance, and corporate social responsibility simultaneously bring significant influence for company’s stock return of Indonesian Sustainability Reporting Award’s participants. Partially, only profitability and corporate social responsibility bring significant influence for company’s stock return of Indonesian Sustainability Reporting Award’s participants. As an effort in increasing market respon, company needs to attend factors of influence stock return, particularly relates to profitability. Every single company must be more efficient in running their own assets. | |
| 11078 | 3993 | C1C008128 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh leverage, likuiditas, profitabilitas, porsi saham publik, dan umur perusahaan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Data penelitian terdiri dari 4 sampel perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2008 hingga 2011, yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, likuiditas, profitabilitas, porsi saham publik, dan umur perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. Secara parsial, leverage mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan, likuiditas mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan, profitabilitas mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan, porsi saham publik mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan, dan umur perusahaan mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap kelengkapan pengungkapan laporan keuangan. | This research is to examine the influence of leverage, liquidity, profitability, the portion of stock owned by public, and company age to financial statement disclosure comprehensiveness. This research used 4 listed mining companies in Indonesia Stock Exchange, selected using purposive sampling method, during the research period 2008 until 2011. Data were analyze using multiple regression method. The results of this research show that leverage, liquidity, profitability, the portion of stock owned by public, and company age simultaneously affecting financial statement disclosure comprehensiveness. As partially, leverage had negative and non significant influence to financial statement disclosure comprehensiveness, liquidity had positive significant influence to financial statement disclosure comprehensiveness, profitability had negative and non significant influence to financial statement disclosure comprehensiveness, the portion of stock owned by public had negative and non significant influence to financial statement disclosure comprehensiveness, and company age had negative significant influence to financial statement disclosure comprehensiveness. | |
| 11079 | 3994 | F1F007096 | THE IMPLEMENTATION OF MAKE A MATCH METHOD TO IMPROVE ENGLISH LEARNING PROCESS (A Classroom Action Research in Class 8A of SMP PGRI 1 Ajibarang Academic Year 2012/ 2013) | Pembelajaran bahasa Inggris yang efektif sangat dibutuhkan dalam rangka peningkatan hasil belajar di kelas. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti di kelas 8A SMP PGRI 1 Ajibarang, siswa memiliki masalah dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mereka tidak dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggis mereka terutama dalam memahami teks recount dan descriptive. Berdasarkan pernyataan tersebut, peneliti mencoba memecahkan masalah tersebut dengan implementasi metode make a match di kelas 8A SMP PGRI 1 Ajibarang tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat unsur yaitu; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan metode make a match untuk meningkatkan hasil pembelajaran dan keaktifan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Analisis data dibagi dalam dua bagian. Pertama, keefektifan metode make a match dianalisis menggunakan hasil tes dan observasi. Kedua, pendapat siswa dan guru terhadap penggunaan metode make a match dalamn pemebelajaran bahasa Inggris dianalisis menggunakan wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi metode make a match di kelas 8A effektif. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi dan tes. Data pra-pengamatan aktivitas siswa yaitu 25% meningkat menjadi 78% di akhir aksi 2 siklus ke 3. Sedangkan aktifitas guru pada pra-pengamatan kurang efektif menjadi efektif di aksi 2 siklus ke 3. Hasil rata-rata tes bahasa Inggris pada pre-tes yaitu 39,03% (kategori gagal) meningkat menjadi 71,80% (kategori baik) di pos-tes 3 atau meningkat 32,77%. Sedangkan hasil wawancara dan kuesioner menunjukan bahwa adanya respon positif terhadap implementasi metode make a match. Hasil kuesioner menunjukan bahwa 97% siswa menjawab YES di kuesioner. Penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas, metode make a match dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris karena dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. | The effectiveness of English learning process is needed to improve learning achievement in the class. Based on the researcher’s observation in class 8A SMP PGRI 1 Ajibarang, the students had problems in learning English. They could not improve their competence in English learning process, especially in learning English text such as descriptive and recount. Based on that statement, the researcher tried to solve the problem by implementing make a match method in class 8A SMP PGRI 1 Ajibarang academic year 2012/2013. This research belongs to classroom action research which consists of four elements of CAR: planning, acting, observing, and reflecting. The method of make a match is conducted to improve learning outcomes and activities in English learning process. The analysis uses both descriptive qualitative and quantitative method and the data analysis is divided into two sections. First, the effectiveness of implementation of make a match method is conducted by using test and observation. Second, the perception of students and teacher in implementing make a match method in English learning process is conducted by using interview and questionnaire. The result shows that the implementation of make a match method for class 8A is effective. It could be seen from the result of observation and test. The data gained from preliminary observation of students’ activities was 25% and it increased by 78% in action 2 of cycle 3. The mean of English test in pre-test was 39,03% and included into poor category. In post-test 3, the mean of students’ English test was 71,80% which was in good category and it is increased by 32,77%. Meanwhile, the teacher’s activities that are less effective in the preliminary observation showed better results in action 2 of cycle 3. Then, the result of data interview and questionnaire show that students and teacher gave positive response in implementing make a match method. The result of questionnaire shows that students are interested in English learning process by using make a match method; it can be seen from 97 % students who answered YES in the questionnaire after the research. Based on the above findings and analysis, the researcher concludes that make a match method can be chosen as an alternative method in teaching learning process because it can increase student’s activity and achievement. | |
| 11080 | 4021 | I1C006027 | GEOLOGI DAN STUDI STRUKTUR GEOLOGI SERTA ALTERASI HIDROTERMAL DAERAH GUNUNG GADUNG DAN SEKITARNYA KECAMATAN REMBANG, KABUPATEN PURBALINGGA PROPINSI JAWA TENGAH | Gunung Gadung termasuk dalam wilayah yang berada di Zona Pegunungan Serayu Utara Secara administratif merupakan bagian dari Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Secara Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi 3 (tiga) satuan, yaitu: Satuan Perbukitan Intrusi,Satuan Punggungan Aliran Piroklastik, Satuan Punggungan Homoklin. Secara stratigrafi Gunung Gadung dan Sekitarnya tersusun dari tua ke muda berumur Miosen Akhir sampai Pleistosen, yaitu terdiri atas Satuan Batulempung, Satuan Batupasir Tufan,Satuan Breksi Vulkanik dan Satuan Andesit Pola sesar di daerah penelitian membentuk arah baratlaut – tenggara, timur timur laut-barat barat daya. Struktur-struktur ini memotong semua satuan batuan. Sesar-sesar menghasilkan bukaan-bukaan pada batuan yang menyebabkan terjadinya interaksi fuida hidrotermal dengan batuan yang menghasilkan zona alterasi. Berdasarkan analisis zona alterasi sebelumya,daerah penelitian didapat 4 (empat) zona alterasi yakni: Silika-Klorit-Epidot-Kalsit (disebandingkan dengan zona alterasi Propilitik) yang terbentuk pada temperatur antara 220°-310° C dan kondisi kondisi pH 5-6, Silika-Kaolinit-Ilit-Smektit (disebandingkan dengan zona alterasi Argilik) yang terbentuk pada temperatur antara 190°-230° C dengan kondisi pH 4-5, Silika-Pyrophyllite-Diaspore (disebandingkan dengan zona alterasi Argilik Lanjut) yang terbentuk pada temperatur antara 220º-340º C dan kondisi kondisi pH <4, Silika-Klorit-Ilit-Albit (disebandingkan dengan zona alterasi Sub Propilitik) yang terbentuk pada temperatur antara 120°-200° C dengan kondisi pH mendekati netral 5-6. | Mount Gadung included in the area that are in Northern Mountainous Zone Serayu administratively a part of the District of Apex, Purbalingga regency, Central Java. divided into 3 (three) Geomorphology units, namely: Intrusion Hills Unit, Unit ridge pyroclastic flow, ridge Homoklin Unit. In stratigraphy and Surrounding Mountains Gadung consisted of old to young Late Miocene to Pleistocene rock unit,they are Claystone unit,, Tufan Sandstone Unit, Volcanic Breccia Unit and Intrusion Andesite Unit. Fault pattern in research area formed northwest –southeast, and north northeast- west southwest. All of rocks units in research area’s crossed by the fault structures. Faults resulting openings on rocks and cause occurrence interaction of hydrothermal fluids to rocks that resulting alteration zones Based on the analysis of the previous alteration zones, obtained 4 (four) zones.Those are Silica-Chlorite-epidote-Calcite (Propylitic) formed at temperatures between 220 ° - 310 ° C and pH conditions 5-6, Silica- Smectite-kaolinite-Ilit (Argillic) formed at temperatures between 190 ° -230 ° C with a pH conditions 4-5, Silica-Pyrophyllite-Diaspore (Advanced argillic) are formed at temperatures between 220 º - 340 º C and the condition of the condition of pH <4, Silica-Chlorite-Ilit-Albit (Sub Propylitic) formed at temperatures between 120 ° - 200 ° C with a pH near neutral conditions 5-6. |