Artikel Ilmiah : B1J008087 a.n. AYUNITA ULFADEWI

Kembali Update Delete

NIMB1J008087
NamamhsAYUNITA ULFADEWI
Judul ArtikelKARAKTERISTIK MORFOLOGI DAUN DAN POLA PITA ISOZIM
KULTIVAR MANGGA (Mangifera spp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Mangga (Mangifera spp.) merupakan tanaman pendatang dari India, Srilanka, dan Pakistan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi daun dan pola pita isozim kultivar mangga. Penelitian ini menggunakan sampel daun 7 kultivar mangga yang diambil di Desa Notog Kecamatan Patikraja. Metode yang digunakan adalah metode survai dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Daun mangga yang masih muda dielektroforesis di Laboratorium PSIH IPB, Bogor menggunakan elektroforesis tipe horizontal dan memakai 2 macam enzim yaitu asam fosfatase (ACP) dan aspartat aminotransferase (AAT). Data berupa pita isozim diinterpretasikan dalam bentuk zimogram. Untuk mengetahui karakter morfologi daun yaitu ukuran panjang dan lebar daun dengan menggunakan Analisis Varian dan dilanjutkan Uji Beda (T). Karakter morfologi yang lain dilakukan dengan analisis kualitatif dengan membuat tabulasi. Variabel yang diamati yaitu pola pita isozim dan morfologi daun seperti panjang daun, lebar daun, bangun daun, ujung daun, pangkal daun, tepi daun, pertulangan daun, warna dan permukaan daun. Hasil penelitian menunjukkan isozim ACP menghasilkan tiga pola pita dengan dua lokus (ACP-1 dan ACP-2) dan AAT hanya menghasilkan satu pola pita. Morfologi daun tujuh kultivar mangga (Mangifera spp.) mempunyai karakter yang bervariasi. Kultivar Golek mempunyai panjang daun rata-rata yang terpanjang yaitu 28,6 cm, sedangkan panjang daun rata-rata terpendek adalah kultivar Apel yaitu 21,4 cm. Kultivar Bacang memiliki lebar daun rata-rata terbesar yaitu 9,18 cm, sedangkan lebar daun rata-rata terkecil terdapat pada kultivar Apel yaitu 4,08 cm.

Abtrak (Bhs. Inggris)Mango (Mangifera spp.) is a kind of introduced from of India, Sri Lanka, and Pakistan. This research was aimed to investigate the characteristic of leaf morphology and isozyme banding pattern of mango cultivars. Seven cultivars of mango leaves samples were taken in Notog, Patikraja. The method used survey with purposive random sampling. Young mango leaves were electrophoresed in PSIH Laboratory IPB, Bogor using horizontal electrophoresis with two enzymes, namely acid phosphatase (ACP) and aspatrate aminotransferase (AAT). Data in the form of bands patterns were interpreted. Morphological characters related to leaf length and leaf width were analyzed using Variant Analysis and continued with Different Test (T). The other morphological characters were analyzed by a qualitative analysis with tabulation. Observed variables were isozyme banding patterns and leaf morphology such as leaf length, leaf width, leaf tip, leaf apex, leaf base, leaf margins, leaf nervatio, leaf color, and leaf surfaces.The result showed that ACP had three banding patterns with two loci (ACP-1 and ACP-2) and AAT only had one banding pattern. Leaf morphology seven cultivars of mango (Mangifera spp.) had variation character. Golek cultivars had average leaf length which was the longest 28,6 cm, while the shortest of leaf length average was apple cultivars 21,4 cm. Bacang cultivars had biggest average of leaf width 9,18 cm, while the smallest average of leaf width on Apple cultivars 4,08 cm.
Kata kunciMangga, Isozim, Morfologi, ACP, AAT
Pembimbing 1Drs. Sumarsono, MSi.
Pembimbing 2Drs. Tata Brata Suparjana, MSi.
Pembimbing 3
Tahun2012
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.