Artikel Ilmiah : F1G008032 a.n. RIZAL SATRIA PRIHARTANTO

Kembali Update Delete

NIMF1G008032
NamamhsRIZAL SATRIA PRIHARTANTO
Judul ArtikelEUFEMISME DALAM BAHASA POLITIK DI MEDIA ELEKTRONIK
(JANUARI – AGUSTUS 2012)
EUPHEMISM OF POLITICAL TERM IN ELECTRONIC MEDIA
(JANUARY – AUGUST 2012)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Eufemisme dalam Bahasa Politik di Media Elektronik (Januari - Agustus 2012)”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk eufemisme dan tujuan eufemisme bahasa politik di media elektronik (Januari - Agustus 2012). Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini merupakan data berupa berbagai macam tuturan dalam praktik berbahasa berbentuk lisan, yang mengandung atau menyinggung realitas politik yang berkenaan dengan kebijakan pemerintah terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu media televisi yang menayangkan acara berupa talk show (Indonesia Lawyers Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang) yang membahas isu dan situasi politik atau acara yang berlatarbelakang membahas politik. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar dan teknik simak bebas libat cakap, perekaman, dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Data dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding sebagai teknik dasar. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik hubung banding menyamakan hal pokok dan teknik hubung banding memperbedakan. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal karena data dalam penelitian ini berupa kata-kata bukan rumus untuk menguji teori.

Hasil dari penelitian mengenai tuturan yang digunakan politisi dengan bentuk eufemisme yang terdapat pada acara berupa talk show (Indonesia Lawyers Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang) berupa bentuk eufemisme kata, bentuk eufemisme frase, bentuk eufemisme klausa, dan memiliki tujuan eufemisme yaitu menghilangkan tabu verbal, menghormati pihak lain, diplomasi, propaganda, menyembunyikan maksud, mengejek pihak lain, menunjukan solidaritas, dan menigkatkan pencitraan. Makna tuturan yang digunakan politisi yang terdapat pada acara berupa talk show (Indonesia Lawyer Club), berita (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), berupa bentuk eufemisme dan terdapat tujuan eufemisme.
Abtrak (Bhs. Inggris)The title of this research is “Eufemisme dalam Bahasa Politik di Media Elektronik (January - August 2012)”. The aim of the research is to describe the form of euphemism and the purpose of euphemism political language in the electronic media (January - August 2012). The research has the form of qualitative descriptive. The data of research is data such as utterances in verbal language, content politics reality which has the relation with governments’ policy toward society’s life, nation, and state. The data source in this research is television media such as talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), which criticize issue and situation of politic reality or program that becomes a background for discussing politics. The data collection method is in form of observation method with tapping technique as it’s basic technique and uninvolved conversation observation technique, technique of records and written technique as it’s advanced technique. The data taken were analysis using counterpart method with technique connecting and comparing technique as technique basic. Advance technique, that is used, is connecting and comparing technique unified to consider the same and connecting comparing differed technique. The result of the data analysis is presented informally because the data in this research include words not a formula to test the theory.

The result of research concerns the utterances which is bed politicians in the form of euphemism as talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), have the form of word euphemism, phrase euphemism, sentence euphemism, and has the purpose of euphemism that eliminate verbal taboos, respecting others, diplomacy, propaganda, hide the intent, mocking others, demonstrating solidarity, and upgrades its imaging. The utterance meaning is used by politicians on talk show (Indonesia Lawyers Club), news (Liputan 6, Seputar Indonesia, Apa Kabar Indonesia Pagi, Kabar Petang), a form of euphemism and there is the purpose of a euphemism.
Kata kunciEufemisme, Bahasa Politik, Berita. Euphemism, Political, News .
Pembimbing 1Dyah Wijayawati
Pembimbing 2Farida Nuryatiningsih
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.