Artikelilmiahs
Menampilkan 9.841-9.860 dari 48.947 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 9841 | 10838 | A1G011028 | KINERJA USAHA PENGGILINGAN PADI DI DESA KEDUNGJATI KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA (Studi Kasus Pada UD. Barokah) | Sektor pertanian merupakan tumpuan hidup masyarakat Indonesia. Ketersediaan beras sebagai salah satu hasil pertanian penting selalu menjadi permasalahan utama karena sebagian besar penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok. Ketersediaan beras tidak lepas dari kontribusi usaha penggilingan padi, termasuk UD. Barokah di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Perusahaan ini merupakan salah satu penyedia jasa penggilingan padi yang memiliki manajemen tersendiri dalam menjaga efisiensi kerja dan mutu beras yang dihasilkan sehingga dapat bersaing dengan perusahaan penggilingan padi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung biaya usaha dan pendapatan yang diperoleh serta untuk mengetahui Efisiensi dan kinerja usaha penggilingan padi di Desa Kedungjati Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode survai, metode pengambilan data dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu observasi langsung, wawancara dan pencatatan. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis efisiensi usaha (R/C), analisis titik impas (BEP) dan analisis pengembalian modal (ROI). Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total yang digunakan oleh perusahaan UD. Barokah pada bulan Juni 2013 sebesar Rp6.787.725,00 yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp1.167.725,00 dan biaya variabel sebesar Rp5.405.000,00. Penerimaan total UD. Barokah pada bulan Juni 2013 sebesar Rp11.390.000,00 dengan pendapatan bersih sebesar Rp4.602.275,00. Kinerja usaha penggilingan padi UD. Barokah dikatakan sudah efisien dilihat dari nilai R/C sebesar 1,68. Nilai titik impas UD. Barokah tercapai jika output yang dihasilkan sebanyak 8.062,5 kg atau jika penerimaan yang diperoleh sebesar Rp2.608.915,00. Nilai ROI perusahaan UD. Barokah adalah 0.68%, yang dapat diartikan untuk setiap pengeluaran sebesar Rp10.000,00 memiliki tingkat pengembalian sebesar Rp1.6800,00 dalam kurun waktu satu bulan. | The agricultural sector is the life foundation of the people in Indonesia. Availability of rice as one of the important agricultural products has always been a major problem because most Indonesian people are consume rice as a staple food. Rice mill business, including UD. Barokah in Purbalingga, have the contribution for availability of rice. This company is one of the rice mill service providers that have distinctive management in maintaining work efficiency and quality of rice so that it can compete with other rice mill company. The purpose of this research were to determine the amount of costs and revenues as well to find out the efficiency and performance rice mill bussines at Kedungjati Vilages, Bukateja District, Purbalingga Regency. The method that used in this research were done by three approaches, ie. direct observation, interview and recording. The analytical tool that used in this research was analysis of business efficiency (R/C), the analysis of the breakeven point (BEP) and analysis of return on Investment (ROI). The results showed that total costs used by the UD. Barokah company in June 2013 are Rp6.787.725,00, which consist of fixed costs at Rp1.167.725,00 and variable costs at Rp5.405.000,00. In June 2013 UD. Barokah gain total revenue at Rp11.390.000,00 and profit at Rp4.602.275,00. Bussines performance of UD. Barokah are efficient viewed from the R/C value at 1.68. Break-even Value of UD. Barokah achieved if the output are produced as much as 8,062,5 kg or if the revenues received are Rp2.608.915,00. The return of invesment value of UD Barokah company is 0.68%, its mean for each Rp10.000,00 that company spend has an investment turnover at Rp6.800,00. | |
| 9842 | 10839 | C1C009132 | EVALUASI KINERJA ASPEK KEUANGAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MNUM KABUPATEN BANYUMAS, KABUPATEN PURBALINGGA, DAN KABUPATEN BANJARNEGRA | Kinerja aspek keuangan merupakan kegiatan perusahaan yang ditujukan untuk mendapatkan dan mengunakan modal dengan cara yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, dan PDAM Kabupaten Banjarnegara yang ditinjau dari aspek keuangan periode tahun 2009-2012.teknik analisis yang digunakan melalaui perhitungan 10 (sepuluh) rasio keuangan dan 2 (dua) rasio perbaikan kinerja keuangan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No 47 Tahun 1999.hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kinerja aspek keuangan PDAM Kabupaten Banyumas dan PDMA Kabupaten Purbalingga periode tahun 2009-2012 diperoleh hasil kinerja aspek keuangan berkatagori baik. Selanjutnya untuk PDAM Kabupaten Banjarnegara tahun 2009 diperoleh hasil keinerja aspek keuangan berkatagori baik, sedangkan tahun 2010-2012 diperoleh katagori cukup. Kinerja aspek keuangan dari 3 (tiga) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang memperoleh nilai paling baik adalah PDAM Kabupaten Banyumas, dengan rata-rata sebesar 71,67., sedangkan nilai kinerja yang paling kecil adalah PDAM Kabupaten Banjarnegara dengan rata-rata perolehan 51,67 | Finance aspect performance is company activity shown to get and use effectively and efficiently the capital. The research has a purpose to know about Water Supply Company in Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara regency observed from finance aspect in the period of 2009-2012. the analysis technique passes through the calculation of 10 (ten) finance ratios and 2 (two) improvement ratios of finance performance based on the minister of home affair decree No. 47 in 1999. The results of the research that has been done shows that the finance aspect performance of Water Supply Company in Banyumas and Purbalingga in the period of 2009-2012 is gotten the result of finance aspect performance in the good category. The next, for Banjarnegara’s Water Supply Company in 2009 is gotten the result of finance aspect performance in the good category, while having sufficient category in 2010-2012. The finance aspect performance of three Water Supply Companies which get the best value is Banyumas’ Water Supply Company with the average about 71,67, while the smallest of performance value is Banjarnegara’s Water Supply Company with the average about 51,67. | |
| 9843 | 11311 | C1A011114 | ANALISIS DAYA SAING PRODUK OLAHAN KELAPA (DESICCATED COCONUT) INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL TAHUN 2009-2013 | Perdagangan internasional dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara termasuk juga Indonesia. sebagai negara yang menganut sistem perekonomian terbuka, perdagangan internasional khususnya ekspor merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Indonesia memiliki luas areal kelapa terbesar di dunia kira-kira 3,79 juta hektar, sehingga menjadi produsen kelapa dunia terbesar. Tetapi situasi ini tidak menjadikan Indonesia menjadi pengekspor terbesar di dunia untuk produk agroindustri kelapa. Nilai ekspor produk agroindustri kelapa hanya kira-kira 65,5 persen dari total ekspor Filipina untuk produk olahan kelapa pada tahun 2013. Hal ini mengakibatkan pangsa pasar terutama produk olahan kelapa Indonesia di pasar internasional relatif kecil. Berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini mencoba untuk menganalisis struktur pasar produk olahan kelapa (desiccated coconut) tahun 2009-2013, untuk menganalisis keunggulan komparatif produk olahan kelapa (desiccated coconut) Indonesia, dan untuk menganalisis keunggulan kompetitif produk olahan kelapa (desiccated coconut) Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa struktur pasar pada produk olahan kelapa (desiccated coconut) adalah pasar oligopi. Kemudian dengan menggunakan analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) menunjukan bahwa produk olahan kelapa (desiccated coconut) memiliki keunggulan komparatif di pasar dunia. Hasil penelitian menggunakan analisis Export Product Dynamic (EPD) menunjukan bahwa produk olahan kelapa (desiccated coconut) memiliki keunggulan kompetitif di pasar dunia. Dalam menigkatkan keunggulan komparatif di pasar internasional penting bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasar terutama pada pangsa tujuan ekspor produk olahan kelapa (desiccated coconut) dunia. Di samping itu dalam meningkatkan keunggulan kompetitif maka sebaiknya Indonesia meningkatkan kualitas produk olahan kelapa (desiccated coconut). | International trade can encourage economic growth of a country, including Indonesia. as a country with an open economy, international trade, especially exports is an important factor in encourage economic growth. Indonesia has the largest area in the world's coconut planting approximately 3.79 million hectares, and making Indonesia into the world's biggest coconut producer. But this situation does not make Indonesia into the world's largest exporter of agroindustry products of coconut. The export value of agroindustry products of coconut, only about 65,5 percent of the total Philippine exports of processed coconut products in 2013. This result in market share especially Indonesia processed coconut products in the international market is relatively small. Based on the phenomenon this research try to analyze the market structure of processed coconut products (desiccated coconut) in 2009-2013, to analyze the comparative advantage of processed coconut products (desiccated coconut) Indonesia, and to analyze the competitive advantage of processed coconut products (desiccated coconut) Indonesia. Based on the results of the study showed that the structure of the market in processed coconut products (desiccated coconut) is oligopi market. Then by using analysis of Revealed Comparative Advantage (RCA) showed that the processed coconut products (desiccated coconut) has a comparative advantage in the world market. The results using the Export Product Dynamic analysis (EPD) shows that the processed coconut products (desiccated coconut) have a competitive advantage in the world market. In improving the comparative advantage in international markets is important for Indonesia to expand its market share especially in the share of exports of processed coconut products (desiccated coconut) world. Therefore, in improving competitive advantage then Indonesia should improve the quality of processed coconut products (desiccated coconut). | |
| 9844 | 11151 | A1L009050 | Pengaruh Pemberian N-Serve Terhadap Pelindian N-Nh4+ dan K+ Oleh Hujan Tertinggi Pada Tanah Pasir Pantai di Pupuk Kompos Kacang Tanah, Kcl, dan Urea | Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian N-serve terhadap jum-lah N-NH4+ dan K+ yang terlindi pada air lindian, dan jumlah N-NH4+ dan K+ yang terjerap pada tanah terlindi. Penelitian menggunakan 287,83 g tanah pasir pantai dalam tabung lisimeter (panjang 30 cm diameter 3,36 cm), dilaksanakan di Desa Keniten, Kedungbanteng pada Oktober-November 2013. Penelitian ini meng-gunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah tanpa pemberian N-serve (N0), 50 % N-serve (N50), 100 % N-serve (N100), dan 150 % N-serve (N150). Perlakuan 100 % N-serve adalah pemberian 0,044 mg N-serve/tabung setara dengan 0,5 kg N-serve/hektar. Perlakuan N0 tidak diberikan kompos kacang tanah, KCl, dan urea, sedangkan N50, N100, dan N150 diberikan 29,28 g kompos kacang tanah/tabung; 0,431 g KCl/tabung; dan 0,026 g urea/tabung atau setara dengan 124,28 ton kompos kacang tanah/hektar; 4,8 ton KCl/hektar; 100 kg urea/hektar. Curah hujan yang digunakan yaitu 398,79 ml. Pemberian air hujan dilakukan dengan cara di-kocorkan sebanyak 6 kali. Pengkocoran dilakukan setiap 3 hari sekali atau 66,45 ml/tabung. Hasil penelitian menunjukkan pemberian N-serve 1) meningkatkan N-NH4+, K+, pH, dan DHL pada air lindian dan N-NH4+ dan K+ pada tanah terlindi, 2) meningkatkan N-NH4+ yang terlindi berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 86,22, 124,56 dan 143,25 mg/tabung, 3) meningkatkan K+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 27,1, 72,48 dan 77,56 mg/tabung, 4) meningkatkan N-NH4+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 26,89, 63,44 dan 78,29 mg/tabung, 5) meningkatkan K+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 0,26, 0,36 dan 0,37 mg/tabung. | The research aimed to study effect of N-serve application on N-NH4+ and K+ in the leaching water and N-NH4+ and K+ in leaching soill. The research used 287,83 gr coastal sandy soil in lisimiter tube (length 30 cm and diameter 3,36 cm) was carried out in the Keniten Kedungbanteng in October-November 2013. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments with 5 replicates. The treatments were no N-serve (N0), 50 % N-serve (N50), 100 % N-serve (N100), and 150 % N-serve (N150). The treatments of 100 % N-serve 0,044 mg N-serve/tube was equivalent to 0,5 kg/ha. Treatment N0 without peanut compost, KCl, and urea, while N50, N100, and N150 were given 29.28 g peanut compost /tube, 0.431 g KCl/tube, and 0.026 g urea/tube were equivalent to 124.28 tons peanut compost/ha, 4.8 tons KCl/ha, and 100 kg urea/ha. The rainfall used was 398,79 ml. Rainfall treatment was aplied by pouring 6 times. The treatment was carried every 3 days or 66,45 ml/tube. The results showed that aplication of N-serve 1) increased N-NH4+, K+, pH, and DHL in leaching water and NH4+ and K+ in leaching soil, 2) increased the N-NH4+ in leaching at the N50, N100, and N150 were 86.22, 124.56 and 143.25 mg/tube, 3) increased the K+ in leaching at N50, N100, and N150 were 27.1, 72.48 and 77.56 mg/tube, 4) increased N-NH4+ adsorbed soil at N50, N100, and N150 were 26.89, 63.44 and 78.29 mg/tube, 5) increased the K+ adsorbed soil at N50, N100, and N150 were 0.26, 0.36 and 0.37 mg/tube. | |
| 9845 | 9636 | E1A110005 | Kekuatan Pembuktian Keterangan Ahli Forensik Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Bayi Oleh Ibunya (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 147/Pid.B/2013/PN.PWT) | Pemanfaatan ilmu kedokteran forensik dalam penegakan hukum dan keadilan membutuhkan dokter sebagai saksi ahli medis di pengadilan. Saksi ahli pada dasarnya adalah orang yang memiliki pengetahuan, pengalaman dan keterampilan khusus sebagai dasar dalam memberikan keahlian yang disebabkan penjahat. Kewajiban dokter untuk membuat penjelasan ahli diatur dalam kitab hukum dalam kejahatan dan di hadapan etika medis. Tenaga medis dokter sebagai saksi ahli dapat diminta oleh jaksa atau pengacara tersangka atas persetujuan hakim . Dokter dapat sebagai saksi fakta (dokter yang merawat) atau sebagai saksi pendapat (saksi ahli independen), tergantung pada informasi yang dibutuhkan di pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa keterangan ahli forensik diperlukan dalam Tindak Pidana Nomor : 147/Pid.B/2013/PN.Pwt, dan untuk mengetahui bagaimana kekuatan pembuktian keterangan ahli forensik dalam Putusan Tindak Pidana Nomor : 147/Pid.B/2013/PN.Pwt. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif yaitu dengan cara menelaah bahan pustaka (data sekunder) yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif kualitatif yaitu mengolah dan menafsirkan berdasarkan pada putusan maupun perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian yang dilakukan dari Putusan Nomor: 147/Pid.B/2013/PN.Pwt diperoleh hasil sebagai berikut: Kekuatan Pembuktian Keterangan Ahli Forensik Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Bayi Oleh Ibunya (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor : 147/Pid.B/2013/Pn.Pwt) yaitu, a) Ahli dihadirkan di persidangan adalah untuk mengetahui penyebab utama kematian korban, memperkirakan saat kematian korban dan memperkirakan saat ematian korban. b) Kekuatan alat bukti keterangan ahli dalam tindak pidana pembunuhan bayi oleh ibunya merupakan alat bukti yang sah dan bersifat bebas. | The utilization of forensic medical science in law enforcement and justice requires a medical doctor as an expert medical witness in court. An expert witness is basically a person who has knowledge, experience and special skill as a basis in providing expertise which is caused a criminal. The obligation of the doctor to make expert explanation is arranged in the book of the law in the crime and in medical ethics.The presence of the doctor as an expert witness can be requested by the prosecutor or the lawyer of the suspect upon approval the judge. Doctors can be as a witness of fact (the treating doctor) or as a witness of opinion (the independent expert witness), depending on the information needed at the court. This study aims to determine why a forensic expert testimony is required in Crime No. 147/Pid.B/2013/PN.Pwt, and to know how the strength of evidence in a forensic expert testimony Crime Decision No. 147/Pid.B/2013/PN.Pwt. This study used a normative juridical approach to examine available library materials (secondary data). The method used in this study is qualitative normative that the process and the interpretation is based on a decision or regulation relating to research. Research conducted on the verdict No. 147/Pid.B/2013/PN.Pwt. obtained the following results: Strength of Evidence Specification Expert Forensic Crime Murder In Baby By Her mother (Judicial Review Decision No. 147/Pid.B/2013/PN.Pwt), namely, a) expert presented at trial was to determine the main cause of death of the victim, victim's estimated time of death and estimate the time ematian victims. b) The strength of the evidence expert testimony in criminal acts of infanticide by the mother is the legal evidence and is free. | |
| 9846 | 9732 | F1F007091 | JOE HILL’S PROTEST TOWARDS AMERICAN GOVERNMENT ABOUT LABOR POLICIES IN “THERE IS POWER IN A UNION” AND “THE TRAMP” | Tujuan dari penelitian adalah untuk mencari tahu bagaimana pengarang menggambarkan kehidupan sosial buruh Amerika pada Progressive Era sebagaimana dicerminkan dalam lagu-lagu yang berjudul “There is Power in a Union” dan “The Tramp” karya Joe Hill. Dalam penelitian ini, elemen puisi dan sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis penggambaran kehidupan sosial buruh sebagai bentuk protes untuk pemerintah Amerika pada Progressive Era yang tercerminkan dalam lagu berjudul “There is Power in a Union” dan “The Tramp” karya Joe Hill, dengan menggunakan metode kualitatif. Selanjutnya data tersebut dianalisis melalui lima elemen puisi yaitu nada, suara, diksi, pencitraan (imagery) dan bahasa kiasan (figures of speech) untuk mengidentifikasi isi dari lagu tersebut. Kemudian dianalisis melalui sosiologi sastra untuk mengidentifikasi penggambaran kehidupan sosial buruh di Amerika pada Progressive Era dalam lagu tersebut. Analisis dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah analisis lirik lagu yang mendiskusikan tentang isi, maksud dan tujuan penulis lagu melalui penggunaan nada, suara, pilihan kata dan bahasa kiasan. Bagian ke dua adalah analisis tentang kehidupan sosial yang membahas keadaan yang sebenarnya terjadi yang tercerminkan dalam lirik lagu tersebut, contohnya: jam kerja lebih dari delapan jam, sangat sedikitnya gaji buruh yang menyebabkan kemiskinan dan terlalu sedikitnya lapangan pekerjaan sebagai bentuk proses dari penulis lagu. Ketiga analisis tersebut menunjukan protes kepada pemerintahan Amerika tentang keadaan buruh pada Progressive Era. | The purpose of the research entitled “Joe Hill’s Protest towards American government about labor policies in his songs” is to find out how the song writer portrays labor’s social life in America at Progressive Era as reflected in songs entitled “There is Power in a Union” and “The Tramp” by Joe Hill. In this research, poetical elements, and sociology of literature are applied to analyze the portrayal of labor’s social life as a form of protest towards American government at Progressive Era as reflected in songs entitled “There is Power in a Union” and “The Tramp” by Joe Hill by using qualitative method. Furthermore the data are analyzed through the poetical, they are tone, sound, diction, imagery and figures of speech. Those are applied to identify the content of the songs. Then, it is analyzed through sociology of literature to identify the portrayal of labor’s social life in America at Progressive Era in those songs. The analysis of this research is divided into three parts. The first part is song lyric analysis through poetical elements that discuss about the content, the meaning and intention of the song writer in the song lyrics. The second part is analysis of social life that discuses about the reality that is reflected in the song lyrics, for example: work hour more than 8 hour, very low wage that cause poverty of labor and less number of job vacancy as protest of the song writer. Those three analysis show the protest towards American government about the labor’s life at Progressive Era. | |
| 9847 | 13551 | G1B011080 | Kajian Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kelurahan Grendeng Purwokerto Utara | Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat. Sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk, ekonomi dan pembangunan suatu kota, maka timbulan sampah juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi program pengelolaan sampah yang ada di Kelurahan Grendeng Purwokerto Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis sampah yang dihasilkan adalah sampah organik dan organik yang berasal dari sampah rumah tangga dengan sebagian masyarakat sudah melakukan pemilahan sampah. Perencanaan program pengelolaan sampah dilakukan melalui interaksi dan komunikasi antar warga pada saat melakukan perkumpulan dengan mengundang orang-orang yang memiliki peran. Pelaksanaan meliputi pengurangan dengan memanfaatkan bank sampah dan koperasi barang bekas dan penanganan dengan pengangkutan sampah menggunakan gerobak sampah dan truk sampah. Pengawasan dan evaluasi yang dilakukan masih secara mandiri tanpa melibatkan pihak lain. Dampak lingkungan dari sampah yang berserakan yaitu timbulnya bau dan dampak kesehatan adanya sarang vektor penyakit dan munculnya penyakit demam berdarah. Pemerintah daerah hendaknya melakukan tindakan yaitu melakukan pengawasan secara rutin, melakukan kajian kembali dan melakukan terhadap proses pengelolaan sampah yang ada di Kelurahan Grendeng. | Garbage is the rest of everyday human activities or natural processes in the solid form. In line with the rate of population growth, and economic development of a city, then the generated waste will also increase. The purpose of this study to determine the planning, implementation, monitoring and evaluation of existing waste management program in the Grendeng Village of North Purwokerto. This research using descriptive qualitative method. The results showed that the type of waste generated is organic and organically derived from household waste by some people already through the trash. Waste management program planning is done through the interaction and communication between citizens when making associations by inviting people who have a role. Implementation includes a reduction by utilizing waste banks and cooperative thrift and handling by transporting waste using wheelie bins and garbage trucks. Monitoring and evaluation is still done independently without involving other parties. The environmental impact of trash scattered namely odor and health impacts of the nest of disease vectors and the emergence of dengue fever. Local governments should take action that is monitoring on a regular basis, conduct a study back and do the process of waste management in Grendeng Village. | |
| 9848 | 9733 | C1A008031 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA PERIODE 2001-2012 | Penelitian ini berjudul “faktor-faktor yang memperngaruhi perubahan nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika tahun 2001-2012. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan jumlah uang beredar (M2), perubahan cadangan devisa, perubahan indeks saham LQ45, perubahan indeks yen baik secara bersama-sama maupun secara parsial. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui variabel mana yang paling besar pengaruhnya terhadap perubahan nilai tukar rupiah selama periode penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data sekunder periode 2001-2012 dengan menggunakan data yang bersumber dari studi kepustakaan yang didukung analisis data kuantitatif regresi linear berganda (multiple regression). Analisis ini dilakukan untuk melihat pengaruh variabel bebas (independent variable) terhadap variabel terikat (dependent variable). Berdasarkan hasil estimasi regresi linear berganda diperoleh perubahan jumlah uang beredar (M2) sebesar 0,357 , perubahan cadangan devisa -0,144, perubahan indeks saham LQ45 -0,115 dan perubahan indeks yen -0,494 sedangkan nilai koefisien determinasi (adjusted R square) sebesar 0,696. Hal ini berarti 69,6 persen variasi perubahan nilai tukar rupiah dapat dijelaskan oleh variabel perubahan jumlah uang beredar, perubahan cadangan devisa, perubahan indeks saham LQ45 dan perubahan indeks yen. Sedangkan 30,4 persen dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai f hitung 82,996 dan f tabel 2,44 yang berarti bahwa nilai fhitung > ftabel (82,996>2,44) atau berada pada daerah penolakan H0, maka variabel perubahan jumlah uang beredar (M2), perubahan cadangan devisa, perubahan indeks saham LQ45 dan perubahan indeks yen secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar rupiah. Hasil uji t secara parsial menyimpulkan perubahan jumlah uang beredar (M2), perubahan cadangan devisa, perubahan indeks saham LQ45 dan perubahan indeks yen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar rupiah. Sementara hasil uji elastisitas menunjukan perubahan jumlah uang beredar (M2) sebesar 5,37, perubahan cadangan devisa -2,050, perubahan indeks saham LQ45 -3,044 dan perubahan indeks yen 0,723. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa perubahan jumlah uang beredar (M2) berpengaruh positif signifikan terhadap perubahan nilai tukar rupiah, sedangkan perubahan cadangan devisa, perubahan indeks saham LQ45 dan perubahan indeks yen berpengaruh negatif signifikan terhadap perubahan nilai tukar rupiah. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap perubahan nilai tukar rupiah adalah perubahan jumlah uang beredar (M2). Kata kunci : nilai tukar rupiah, jumlah uang beredar, cadangan devisa, indeks LQ45, indeks yen | This research is entitled “Factors-Factors affecting the changes exchange rate against the US dollar year 2001-2012”. The purpose of this research is to find out the influence of changes the money suppy, changes in foreign exchange reserves, changes LQ45 index, and changes yen index simultaneously or partially. The purpose of this research is also to find out the variable that influence the most toward to changes exchange rate during the research period. This reseach used secondary data analisis in the period of 2001 until 2012 with the source of data taken from document analysis, and multiple regression method. This analysis is conducted so as to find out the influence of independent variable and dependent variable. Based on the multiple regression estimation result, the value derived for changes money supply is 0,357, changes foreign exchange reserves is -0,144 , changes LQ45 index is -0,115 dan changes yen index is -0,494. While the value of coeficient determinant (adjusted R square) is 0.696. This means that 69.6 percent of the variation changes in the exchange rate can be explained by variable changes the money supply , changes in foreign exchange reserves , changes LQ45 index and changes yen index while 30,4 percent is influence by other variable. The value of F scale 88,996 and F table 2,44 which means that Fscale> Ftable (83,996 > 2,44 ) or it is in the area of H0 rejection. So changes the money suppy, changes in foreign exchange reserves, changes LQ45 index, and changes yen index have a significant influence toward changes exchange rate. The result of t test partially shows the significant influence of changes the money suppy, changes in foreign exchange reserves, changes LQ45 index, and changes yen index toward changes exchange rate. Meanwhile from the result of elasticity test shows that changes the money suppy is 5,373, changes in foreign exchange reserves -2,050, changes LQ45 index -3,044 and changes yen index 0,723. According to the analysis’s result, it can be concluded that changes the money suppy partially influence positif significant toward changes exchange rate, and changes in foreign exchange reserves, changes LQ45 index, and changes yen index influence negatif significant toward changes exchange rate. As the most influence variable toward changes the money supply. Key words : exchange rate, money suppy, exchange reserves, LQ45 index, yen index | |
| 9849 | 9734 | C1K009030 | ANALYSIS OF WEEKEND EFFECT JANUARY EFFECT AND ROGALSKI EFFECT ON STOCK RETURN IN COMPANY SECTOR PROPERTY AND REAL ESTATE 2011-2013 PERIOD | Penelitian ini merupakan studi empiris pada sektor perusahaan Properti dan Real Estate Indonesia pada periode 2011-2013. Penelitian yang berjudul "Analisis Pengaruh Weekend Januari Effect dan Rogalski Effect di Bursa Perusahaan Kembali Sektor Properti dan Real Estate 2011-2013 Periode". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Weekend Januari efek dan efek Rogalski pada pengembalian saham di sektor perusahaan Properti dan Real Estate periode 2011-2013. Populasi penelitian adalah perusahaan di sektor Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dipilih oleh metode purposive sampling, penelitian ini menggunakan 25 compnanies sebagai sampel. Sampel yang digunakan penelitian ini dipasangkan t-tes sebagai metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) efek Weekend ada di Bursa Efek Indonesia pada perusahaan sektor Properti dan Real Estate periode 2011-2013; (2) efek Januari tidak ada di Bursa Efek Indonesia pada sektor perusahaan Properti dan Real Estate periode 2011-2013; (3) efek Rogalski tidak ada di Bursa Efek Indonesia pada sektor perusahaan Properti dan Real Estate periode 2011-2013. Sebagai implikasi dari kesimpulan di atas, (1) Investor dalam memutuskan untuk membeli atau menjual saham tidak hanya melihat harga saham atau kondisi keuangan dari perusahaan, tetapi mereka juga harus melihat faktor internal dan eksternal, seperti global krisis ekonomi yang mempengaruhi kondisi ekonomi di pasar modal, (2) Manajemen perusahaan harus memperhatikan hari perdagangan saham (Senin sampai Jumat) karena dapat mempengaruhi volatilitas return saham, (3) hasil penelitian menunjukkan bahwa efek akhir pekan terjadi pada perdagangan saham perusahaan sektor Bursa Efek Indonesia Property dan Real Estate periode 2011-2013. Temuan ini menunjukkan bahwa investor perlu mempertimbangkan untuk menjual saham mereka pada akhir pekan dan untuk menentukan strategi investasi. | This research is an empirical study on companies sector Property and Real Estate of Indonesia at period 2011-2013. The research entitled “Analysis of Weekend Effect January Effect and Rogalski Effect on Stock Return Companies Sector Property and Real Estate 2011-2013 Period”. The aims of this research were to determine the Weekend effect January effect and Rogalski effect on the stock return in company sector Property and Real Estate 2011-2013 period. The research population was companies in sector Property and Real Estate listed on Indonesia Stock Exchange. Chosen by purposive sampling method, this research used 25 compnanies as sample. This study used sample paired t-test as the method. The result of this research indicates that: (1) Weekend effect existed on Indonesia Stock Exchange in companies sector Property and Real Estate 2011-2013 period; (2) January effect didn’t exist on Indonesia Stock Exchange in companies sector Property and Real Estate 2011-2013 period; (3) Rogalski effect didn’t exist on Indonesia Stock Exchange in companies sector Property and Real Estate 2011-2013 period. As implications of the conclusion above, (1) Investors in deciding to buy or sell a stock were not only see the stock price or the financial condition from the companies, but they also have to see the internal and external factor, such as the global economic crisis that affects economic condition in capital markets, (2) Management companies need to pay attention to the stock trading days (Monday through Friday) because it can affect the volatility of the stock returns, (3) The result showed that the weekend effect occured on stock trading the Indonesia Stock Exchange companies sector Property and Real Estate 2011-2013 period. These findings indicate that investors need to be consider to sell their shares at the weekend and to determine the investment strategy. | |
| 9850 | 9735 | A1H010031 | AUDIT ENERGI PADA PRODUKSI BENIH KENTANG (Solanum tuberosum L.) SECARA AEROPONIK DI DATARAN RENDAH DENGAN PENDINGINAN DAERAH PERAKARAN | Penanaman kentang (Solanum tuberosum L.) di dataran rendah menggunakan sistem aeroponik merupakan salah satu alternatif untuk menghadapi permasalahan tingginya suhu udara. Kendala suhu tinggi di dataran rendah diatasi dengan pendinginan larutan nutrisi. Konsep pendinginan larutan nutrisiadalah mendinginkan terbatas daerah perakaran tanaman karena suhu perakaran sangat mempengaruhi proses fisiologi pada akar, seperti penyerapan air, nutrisi dan mineral. Pendinginan larutan nutrisi bertujuan untuk menjaga suhu daerah perakaran sesuai dengan syarat tumbuh tanaman kentang. Oleh karena itu perlu diketahui beban energi dari aplikasi pendinginan daerah perakaran. Tujuan penelitian ini untuk 1) menganalisa beban perpindahan panas dalam box aeroponik dengan pendinginan daerah perakaran, dan 2) mengetahui pengaruh pendinginan nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil umbi di dataran rendah. Penelitian ini dilakukan di GreenhouseFakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2013. Penelitian ini terdiri dari tiga perlakuan: suhu pendinginan larutan 20oC; pH pendinginan larutan 6,5 (perlakuan 1), suhu pendinginan larutan 15oC; pH pendinginan larutan 6,5 (perlakuan 2) dan tanpa pendinginan; pH larutan 6,5 (kontrol). Penyemprotan larutan nutrisi pada siang hari menggunakan pola penyiraman 16 menit menyala dan 4 menit mati, sedangkan pada malam hari dengan interval penyemprotan 7 menit menyala dan 7 menit mati.Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah sebaran suhu pada box aeroponik, tinggi tanaman setiap satu minggu dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendinginan daerah perakaran suhu 20oC memiliki beban perpindahan panas sebesar 17,76 W, pada suhu 15oC sebesar 23,71 Wdan pada suhu kontrol sebesar 8,48 W. Pendinginan daerah perakaran memberikan rata-rata tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah umbi yang lebih tinggi dibandingkan tanpa pendinginan. Suhu pendinginan daerah perakaran 20oC memiliki rata-rata tinggi tanaman tertinggi (62,61 cm)dan ratarata jumlah dauntertinggi (92,76 helai). Jumlah umbi terbanyak dicapai oleh suhu pendinginan 15oC sebanyak 57 umbi yang dihasilkan oleh 14 tanaman dengan rata-rata 4,07 umbi/tanaman. | Cultivation of potatoes (Solanum tuberosum .L) in lowland area is one alternative to face the problem of high temperature. High temperature problem can be solved by nutrient solution cooling. The concept of nutrient solution cooling is to reduce temperature in the limited area around root zone. Rooting zone temperature greatly influences the physiological process in root area, such as the absorption of water, nutrients and minerals. The porpose of nutrient solution cooling is to keep the temperature of root zone in accordance with growth requirements of potato plants. It is important to know energy load of rooting zone cooling applications. The purpose of this research are 1) to analyze energy load of heat transfer in the cooling area in aeroponic box with root zone cooling application in the lowlands, and 2) to know the influence of the nutrient solution cooling towards growth and tuber yield. This research conducted in a Greenhouse in Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman, Purwokerto. This research conducted in October through December 2013. This research consists of three treatments: cooling solution temperature of 20oC; pH of 6.5 (first treatment), cooling solution temperature of 15oC; pH of 6.5 (second treatment), and without cooling; pH of 6.5 (control). Nutrient solution sprayed during the day using the rules of 16 minutes on and 4 minutes off, whereas in the evening with a 7 minutes on and 7 minutes off. This study uses two types of potato varieties namely Atlantic and Granola resulting from tissue culture. A variable of observations in this research is temperature distribution in the aeroponik box, height plant every one week and the amount of tuber. The highest value of energy load is appear in the second treatment which is 23.72 W, while the first treatment is 17.76 W and then the control is 8.48 W. Cooling load resulting highest average number of leaves, plant height and number of tubers compared to without cooling. Zone cooling temperature of 20oC resulting highest crop yield (62.61 cm) and highest number of leaf consecutive (92.76 strands). Zone cooling temperature of 15oC resulting highest number of tubers which is 57 tubers resulting from 14 plans with average number of tubers 4,07 tubers/plant. | |
| 9851 | 9736 | F1F008084 | A Psycholinguistic Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in bAd Short Movie | Penelitian berjudul A Psycholinguistics Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in “bAd” Short Movie ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis disleksia dan mengungkap gangguan perseptual di dalam film pendek bAd. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menerapkan teknik purposive sampling untuk mengambil data dengan penyeleksian berdasarkan apa yang dibutuhkan dalam penelitian. Data pada penelitian ini adalah semua bacaan John terhadap tulisan, baik yang tidak diucapkan maupun berbentuk lisan yang mengandung indikasi adanya disleksia dan gangguan perseptual berdasarkan pada klasifikasi teori John Field dan Lerner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 2 dari 3 jenis disleksia yang dikemukakan oleh John Field ditemukan dalam bacaan dan ucapan John. Kedua jenis disleksia tersebut adalah phonological dyslexia 86 data, dan surface dyslexia 4 data. Peneliti juga menemukan bahwa John melakukan kegagalan dalam mengaplikasikan 3 jenis perseptual yang dikemukakan oleh Lerner. Pertama, visual perception yang terdiri dari spatial relation (90 data), visual discrimination (3 data), figure ground discrimination (1 data), visual closure (1 data), dan object recognition (4 data). Kedua, auditory perception yang terdiri dari phonological awareness (2 data), auditory discrimination (1 data), auditory memory (4 data), dan auditory sequencing (1 data). Terakhir adalah tactile and kinesthetic perception. Di sini peneliti hanya menemukan satu kegagalan. Phonological dyslexia ditemukan dengan jumlah yang besar pada penelitian ini karena John sebagai karakter utama berusia sekitar 10 tahun. Temuan ini senada dengan teori terkait yang menyebutkan bahwa phonological dyslexia muncul pada umur sekitar 8 tahun. Di dalam penelitian ini, kuantitas yang tinggi pada kegagalan pengaplikasian spatial relation dikarenakan temuan pada kasus disleksia secara otomatis akan dihitung sebagai kegagalan pada spatial relation. Ini menunjukan bahwa kuantitas spatial relation merupakan cerminan dari total keseluruhan kasus disleksia yang ada. | The research entitled A Psycholinguistics Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in “bAd” Short Movie is aimed to find the types of dyslexia and to explore the failures of perception in bAd short movie. The researcher uses descriptive qualitative method. The researcher applies purposive sampling technique to take the sample that means the process of selecting sample based on the need of the research. The data of this research are all of John’s sight toward the words and its utterances, while the sample of this research are the John’s sight toward the word and its utterances containing indication of dyslexia and failures of perception based on John Field and Lerner theories. The result shows there are among 3 types of dyslexia proposed by John Field, 2 of them occurred in John’s sight toward the word and its utterances in bAd short movie. They are phonological dyslexia (86 data) and surface dyslexia (4 data). The researcher also finds that John failed applying 3 types of perception proposed by Lerner. In visual perception, they are spatial relation (90 data), visual discrimination (3 data), figure ground discrimination (1 datum), visual closure (1 datum), and object recognition (4 data). In auditory perception, they were phonological awareness (2 data), auditory discrimination (1 datum), auditory memory (4 data), and auditory sequencing (1 datum). In tactile and kinesthetic perception, the researcher finds only single failure. Phonological dyslexia is found in a large number in this research because John as the main character is about 10 years old. It is suitable with related theory that mentions phonological dyslexia appears at 8 years old. The high quantity of failures in spatial relation is found because all of the cases of dyslexia were automatically failed applying spatial relation. It means that the quantity of spatial relation was reflection of the total amount of dyslexia. | |
| 9852 | 10841 | C1C009141 | EVALUASI PERBEDAAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL DAN LAPORAN KEUANGAN FISKAL ATAS PAJAK PENGHASILAN TERHUTANG PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perhitungan laba komersial dan laba fiskal, dengan melakukan rekonsiliasi fiskal terhadap laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal. Dengan melakukan rekonsiliasi fiskal, perusahaan tidak perlu membuat dua pembukuan untuk tujuan yang berbeda. Obyek penelitian ini adalah Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Banyumas dengan menggunakan data laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit dari periode 2010 sampai 2012. Data laporan keuangan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik paired sample t-test. Berdasarkan analisis yang dilakukan diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara laba komersial dengan laba fiskal. Perbedaan ini dikarenakan laporan komersial disusun berdasar Standar Akuntansi Keuangan, sedang laporan keuangan fiskal disusun sesuai peraturan perpajakan. Sedangkan untuk pengakuan pajak tangguhan Berdasarkan hasil analisis, maka pengakuan Pajak Tangguhan pada tahun 2010, 2011 dan 2012 sebagai Asset Pajak Tangguhan. Karena hipotesa diterima apabila beban pajak menurut akuntansi komersial lebih kecil dari pada beban pajak menurut fiskal, maka akan diakui sebagai Asset Pajak Tangguhan, dan apabila beban pajak menurut Akuntansi komersial lebih besar dari pada beban pajak menurut fiskal, maka akan diakui sebagai Kewajiban Pajak Tangguhan. | About the difference between commercial and fiscal profit calculation by doing fiscal reconciliation to commercial finance report becomes fiscal finance report. By doing fiscal reconciliation, the company doesn’t need to make two accountancies for two different purposes. The research object is Local Water Supply Utility in Banyumas regency by using the data of company finance report that has been audited from the period of 2010 until 2012. The procured data of finance report is analyzed by using statistic technique of paired sample t-test. According to the analysis, it is procured the yield that there is the significant difference between commercial and fiscal profit. The difference happens because commercial report is arranged by Finance Accountancy Standard; nevertheless fiscal finance report is arranged by taxation rule. However for deferred tax acknowledgement in 2010, 2011, and 2012 which is based on analysis yield is known as deferred tax asset. Hypothesis is accepted if tax load of commercial accountancy is smaller than tax load of fiscal, so it will be known as Deferred Tax Asset. And if load tax of commercial accountancy is bigger than load tax of fiscal, it will be known as Deferred Tax Liability. | |
| 9853 | 11150 | A1L011048 | Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Berbagai Sistem Irigasi dan Jenis Mulsa di Lahan Pasir Pantai Banjarsari Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap | Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting bagi masyarakat, dimanfaatkan sebagai bumbu dan obat tradisional. Sejalan dengan permintaan akan kebutuhan yang tinggi, maka produksi bawang merah harus ditingkatkan antara lain dengan perluasan areal penanaman pada lahan-lahan marginal seperti pada lahan daerah pasir pantai. Lahan pasir pantai memiliki produktivitas yang rendah, disebabkan oleh faktor pembatas yang berupa kemampuan memegang dan menyimpan air rendah, infiltrasi dan evaporasi tinggi. Permasalahan kekurangan air pada lahan pasir dapat diatasi antara lain dengan perbaikan air yang cukup dan pemberian mulsa. Teknologi irigasi yang dibutuhkan adalah sistem irigasi yang efisien untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menghasilkan pertumbuhan yang optimal serta pemilihan jenis mulsa yang bermanfaat untuk mempertahankan kelembaban tanah dan menekan laju evaporasi. Penelitian ini bertujuan (1) Mendapatkan sistem irigasi yang tepat bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di lahan pasir pantai, (2) Mendapatkan jenis mulsa terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di lahan pasir pantai, (3) Mendapatkan kombinasi sistem irigasi dan jenis mulsa terbaik bagi pertumbuhan bawang merah di lahan pasir pantai. Penelitian dilakukan di pasir pantai Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Penelitian dilakukan dari bulan Agustus sampai November 2014. Penelitian ini menggunakan rancangan Split plot dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu sistem irigasi sebagai main plot terdiri dari konvensional, sprinkle non-otomatis dan sprinkle otomatis. Faktor kedua yaitu jenis mulsa sebagai sub plot yang terdiri dari tanpa mulsa, mulsa jerami 5 t/ha dan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP). Variable yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun pertanaman (m2), kadar klorofil (mg/g), jumlah anakan (buah), panjang akar (cm), bobot akar segar dan bobot akar kering (gram/tanaman), bobot tanaman segar dan bobot tanaman kering (gram/tanaman), jumlah umbi (umbi/tanaman), hasil umbi segar dan hasil umbi kering (t/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem irigasi sprinkle otomatis memberikan hasil terbaik pada variabel jumlah anakan sebesar 6,04 buah. Penggunaan mulsa jerami memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman sebesar 35,32 cm, luas daun sebesar 1,21 m2, bobot tanaman segar sebesar 75,03 gram/tanaman, bobot tanaman kering sebesar 35,78 gram/tanaman, dan jumlah umbi sebesar 8,29 umbi/tanaman. Kombinasi terbaik terdapat pada penggunaan sistem irigasi otomatis dengan mulsa jerami pada luas daun sebesar 1,57 m2, hasil umbi segar sebesar 24,66 t/ha, dan hasil umbi kering sebesar 18,40 t/ha. | Onion (Allium ascalonicum L.) is one of horticultural commodities that are important for society, used as a spice and traditional medicine. In line with the needs of high demand, the production of onion should be intensified such as by the expansion of cultivation on marginal lands like the land area of coastal sandy land. The coastal sandy land has low productivity, due to limiting factors such as the low ability to hold and store the water, infiltration and high evaporation. One of the way to resolve these problems by manipulating the coastal sandy land, can be done with sufficient irrigation and provision of ground cover (the mulch). Irrigation technology that required is an efficient irrigation system to increasethe soil ability on optimal growth and selection type of mulch that are beneficial to retain soil moisturee and reduce evaporation rate. This research aims to (1) Obtain the irrigation system for the growth and yield of onion in coastal sandy land, (2) Obtain the best type of mulch for the growth and yield of onion in coastal sandy land, (3) Obtain a combination of irrigation system and the best type of mulch for onions growth in coastal sandy land. The research was conducted in Banjarsari coastal sandy land, Nusawungu Sub district, Cilacap. The research was done on September to November 2014. This research used Split plot design with the basic design is Randomized Completely Blok Design (RCBD) consisting of 2 factor. The first factor is irrigation system as the main plot, consist of conventional, non-automatic sprinkles and automatic sprinkle. The second factor is the type of mulch as a sub plot, consist of without mulch, straw mulch 5 t/ha and Plastic mulch black and silver. Variable observed were plant height (cm), number of leaves (strands), crop leaf wide (m2), chlorophyll content (mg/g), number of tillers (bulb), root length (cm), wet root weight and dry root weight (g/plant), wet plant weight and dry plant weight (g/plant), the number of tuber (tuber/plant), yield of fresh bulb and yield of dried bulb (t/ha). The results showed that automatic sprinkle irrigation system provides the best product in number of tillers in the amount of 6,04 bulb. The use of straw mulch provides the best product in plant height in the amount of 35.32 cm, leaf wide in the amount of 1.21 m2, wet plant weight in the amount of 75.03 g/plant, dry plant weight in the amount of 35.78 g/plant, and the number of tuber in the amount of 8,29 tuber/plant. The best combination in using of automatic irrigation system with the use of straw mulch provides crop leaf wide in the amount of 1.57 m2, yield of fresh bulb in the amount of 24,66 t/ha, and yield of dried bulb in the amount of 18,40 t/ha. | |
| 9854 | 9737 | A1H010053 | UJI PERFORMANSI RAPID GRAIN MOISTURE CONTENT MEASUREMENT UNTUK PENGUKURAN KADAR AIR KACANG TANAH | Kacang tanah memiliki nilai gizi yang tinggi dan lezat rasanya. Kacang tanah dapat digunakan sebagai bahan pangan, makanan ternak dan bahan minyak goreng. Untuk penyediaan kacang yang berkualitas dan disukai konsumen maka perlu diketahui mutu dari kacang tersebut. Salah satu indikator mutu kacang adalah kadar air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja alat pengukur kadar air biji-bijian secara cepat yang didasarkan pada karakteristik optik (pantulan cahaya) kacang tanah. Kinerja perangkat itu bekerja berdasarkan karakteristik sensor LDR yang digunakan untuk mendeteksi cahaya yang dipantulkan oleh kacang tanah dengan berbagai kadar air. Untuk keperluan percobaan, kacang tanah direndam dalam air dan dikeringkan untuk menyediakan kacang tanah dengan berbagai kadar air. Cahaya yang dipantulkan dari kacang tanah diukur menggunakan sensor LDR dan optical density (OD). Hasil pengukuran kemudian digunakan dalam pengembangan persamaan matematis untuk memprediksi kadar air kacang tanah. Kinerja perangkat ini ditentukan berdasarkan kesalahan prediksi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menurunnya kadar air pada sistem curah terjadi penurunan nilai resistansi reflektansi dengan penggunaan laser panjang gelombang 940 nm dan 650 nm, sedangkan pada sistem satu biji terjadi peningkatan nilai resistansi reflektansi dengan penggunaan laser panjang gelombang 940 nm dan 650 nm. Pada sistem statis dengan menurunnya kadar air terjadi peningkatan nilai resistansi dengan menggunakan laser 940 nm, dan penurunan nilai resistansi dengan menggunakan laser 650 nm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemantulan cahaya pada 940 nm dan 650 nm memiliki korelasi yang baik dengan kadar air dari kacang tanah. Penggunaan single wavelength memberikan error yang lebih kecil dari prediksi dibandingkan dengan multiple wavelength. | Peanut have a high nutritional value and delicious taste. Peanut can be used as food, animal feed and cooking oil. For the supply of quality nuts and preferred by consumers it is necessary to know the quality of the beans. One indicator of the quality of peanut is the water content. The purpose of this study was to evaluate the performance of gauges moisture content of grains and beans quickly which is based on optical characteristics (reflected light) of peanut. Performance characteristics of the device that works based on the LDR sensor is used to detect the light reflected by the peanut with different water content. For the purpose of the experimental, peanut soaked in water and drained after the supply of peanut with different water content. Light reflected from peanut were measured using LDR sensors and optical density (OD). The measurement results are then used in the development of a mathematical equation to predict the moisture content of peanut. The device performance is determined based on the prediction error. This research was conducted at the Laboratory of Agricultural Technology, Faculty of Agriculture, University General Sudirman. The results of this study indicate that with decreasing water content in the bulk system impaired resistance to the use of laser reflectance wavelength of 940 nm and 650 nm, while the system of the seed increased resistance reflectance values with the use of laser wavelength of 940 nm and 650 nm. In a static system with decreasing water content increased resistance value using 940 nm laser, and a decrease in resistance value using 650 nm laser. The experimental results show that the reflectance of light at 940 nm and 650 nm have a good correlation with the moisture content of the peanut. The use of single wavelength gives a smaller error of prediction as compared to multiple wavelengths. | |
| 9855 | 9738 | F1F008042 | APOLOGY STRATEGIES USED BY CHARACTERS OF FINAL FANTASY IX VIDEO GAME CONSOLE | Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan apology strategies dan apology response strategies yang di terapkan oleh karakter dalam video game Final Fantasy IX. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk mengambil data dengan proses menyeleksi data berdasarkan apa yang dibutuhkan dalam penelitian. Data pada penelitian ini adalah transkrip dialog dari karakter Final Fantasy IX video game console, sementara sampel dari penelitianini adalah beberapa ucapan sebagai piranti apology strategies dan apology response strategies yang terdapat dalam transkrip dialog tersebut. Setelah melakukan analisis pada keseluruhan data, peneliti menemukan bahwa terdapat 3 jenis apology strategies yang digunakanoleh karakter Final Fantasy IX video game console, antara lain evasive strategies (minimizing, blaming someone else), indirect apologies (implicit acknowledgment, explicit explanation, implicit explanation),dan direct apologies (expression of regret, request for forgiveness).Apology strategies yang paling banyak digunakan oleh karakterFinal Fantasy IX adalah direct apologies karena pemohon maaf secepat mungkin mengungkapkan rasa bersalah dengan mengucapkan “maaf” atau ucapan yang lain untuk meredakan tingkat dari kesalahan. Kemudian dari skripsi ini ditemukan 4 jenis dari apology response strategy yang digunakan oleh karakter Final Fantasy IX video game console, antara lain acceptance (expressing emotion, absolution, dismissal, expression empathy), acknowledgment (absolution), evasion (questioning, deflecting, advice, expression emotion)danrejection (swearing). Apology response strategy yang paling banyakdigunakanolehkarakterFinal Fantasy IXadalah evasionkarenapihak yang mendapatpermohonanmaafsecarabaikdapatmenjauhkankeadaan yang membuattidaknyamanuntukkesalahan yang dibuatolehpemohonmaaf. Akhirnya, semoga penelitian ini dapat bermanfaat untuk peneliti selanjutnya yang tertarik dalam mempelajari apology strategies dan peneliti dapat menganalisis dari sudut pandang yang berbeda dan dari sumber yang lain seperti drama, novel dan film. | The research was aimed at describing the apology strategies and the apology response strategies applied by the characters in video game of Final Fantasy IX. The method used in this research is qualitative method. The researcher used purposive sampling to take the sample in which the process of selecting sample based on the need of the research.The data of this research are the dialogue transcript of characters of Final Fantasy IX video game console, while the sample of this research are the utterances as the apology strategies and apology response strategies in the dialogue transcript. After conducting the analysis, the researcher found that there 3 types of apology strategies used by the characters of Final Fantasy IX video game console, they are evasive strategies (minimizing, blaming someone else), indirect apologies (implicit acknowledgment, explicit explanation, implicit explanation), and direct apologies (expression of regret, request for forgiveness). The most apology strategy used by Characters is direct apology because the apologizer as soon as possible shows the regret by saying “sorry” or another utterance in order to mitigate the degree of the offence . Thus, this research found 4 types of apology response strategy used by characters of Final Fantasy IX video game console, they are acceptance (expressing emotion, absolution, dismissal, expression empathy), acknowledgment (absolution), evasion (questioning, deflecting, advice, expression emotion) and rejection (swearing). The most apology response strategies used by them is evasion because the interlocutor just cleverly avoids an unpleasant truth for the offence given by apologizer Finally, hopefully this research can be useful for researchers who are interested in studying apologizing acts and they can analyze them from a different point view and from other data source such as drama, novel and movie. | |
| 9856 | 9740 | E1A010217 | Tinjauan Yuridis Terhadap Resi Gudang Sebagai Jaminan Kredit Perbankan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Pusat Jakarta dan Kantor Cabang Purwokerto | Secara umum jaminan kredit perbankan dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu barang bergerak, barang tidak bergerak, dan jaminan perorangan. Salah satu contoh yang tergolong dalam benda bergerak yang dapat dijadikan jaminan dalam kredit perbankan yaitu Resi Gudang. Tujuan dikeluarkannya UU No. 9 Tahun 2006 Tentang Sistm Resi Gudang untuk mendukung kelancaran produksi dan distribusi barang, maka dari itu diperlukan adanya sistem resi gudang sebagai salah satu instrumen pembiayaan sehingga resi gudang dapat dijadikan suatu jaminan kredit dan PT. BRI (Persero) Tbk, merupakan salah satu bank pertama yang menjalankan sistem kredit perbankan menggunakan jaminan resi gudang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perjanjian kredit dengan jaminan Resi Gudang di PT BRI (Persero). Tbk. serta untuk mengetahui penilaian Resi Gudang sebagai benda jaminan dalam pemberian kredit dan eksekusinya apabila kredit tersebut macet. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penilitian ini menggunakan data sekunder berupa bahan kepustakaan yang didukung dengan data primer berupa hasil wawancara. Data diuraikan dalam bentuk teks naratif secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan ialah metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT BRI (Persero) Tbk, menerapkan Jaminan Resi Gudang dengan lembaga pengikatan Jaminan Fidusia, karena sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia barang yang diserahkan sebagai jaminan kredit tetap berada dalam kekuasaan debitur, namun hak kepemilikannya diserahkan kepada pihak kreditur. PT BRI (Persero) Tbk, melakukan penilaian barang jaminan dari segi hukum, PT. BRI (Persero) Tbk melakukan pemeriksaan terhadap semua persyaratan dokumen dalam mengajukan kredit menggunakan jaminan resi gudang, sedangkan penilaian terhadap barang jaminan dilihat dari segi ekonomis, dalam hal ini penilaian meliputi jenis barang, tingkat mutu barang, jumlah barang, kelas barang, harga penjualan barang, serta waktu dan tempat penjualan langsung barang. Eksekusi yang dilakukan PT BRI (Persero) Tbk, terhadap barang jaminan Resi Gudang apabila debitur cidera janji, telah sesuai dengan Pasal 16 UU No. 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang tetapi PT. BRI (Persero) Tbk melakukannya hanya dengan cara penjualan secara langsung. | In general, credit banking guarantee can be devided into three groups, these are mobile object, immobile object, and personal guarantee. The example based on mobile object that can be guarantee in credit bankings warehouse receipt. The purpose of the issuance of law number 9 year 2006 concerning warehouse receipt system to support the smooth production and distribution of goods, therefore need for warehouse receipt as one of the system of financing instruments that can be used as a warehouse receipt credit guarantee and PT. BRI (Persero) Tbk, is one of the first bank run the system of banking credits with warehouse receipt guarantee The purpose of this study was to determine credit agreement with warehouse receipt in PT. BRI (Persero) Tbk and to determine valuation of warehouse receipt as objects warranty on lending and the execution if that credit was bad. This study uses a normative approach to law (Statue Approach) which is descriptive. Sources of data in this study used secondary data from the literature are supported by primary data from interviews. The data described in the form of narrative text systematically. Data analysis method used is qualitative normative method. The results showed that the PT. BRI (Persero) Tbk has implemented a warehouse receipt guarantee with fiduciary institutions, because accordance with law number 42 year 1999 concerning fiduciary guarantee given as a security for the loan to remain in power, debtors but its stake will be given the rights of creditors. PT. BRI (Persero) Tbk, do the valuation of guarantee object from legal side, PT. BRI (Persero) Tbk do the investigating toward guarantee object is done, by economic side, that object is valued by type of object, standard of quality object, including time and place of directly marketing object. Execution is done by PT. BRI (Persero) Tbk, this is consistent with article 16 law number 9 year 2006 concerning warehouse receipt system toward guarantee object of warehouse receipt when debtor do default which is done by selling directly. | |
| 9857 | 9741 | C1B010026 | PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI DAN SHIFT KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN Pada Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Yasmin di Bogor | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, kepemimpinan, kompensasi, dan shift kerja terhadap loyalitas karyawan pada Perusahaan AMDK Yasmin di Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode analisis linear berganda yang didasarkan pada hasil penelitian dengan menggunakan SPSS statistic 16.0 sebagai alat untuk menganalisis data. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 karyawan dan menggunakan metode simple random sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa lingkungan kerja, kepemimpinan, kompensasi, dan shift kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. | The purpose of this research is to analyze the effect of work environment, leadership, compensation, and shift work on employee loyality at AMDK Yasmin Bogor, Jawa Barat. This study used multiple regression analysis as the method a based on the result of research which used SPSS statistic 16.0 as the tool to analyze data. The samples amounted to 60 employees and the sampling method using random sampling. The result of this study indicates that work environment, leadership, compensation, and shift work have positive and significant influence on employee loyality. | |
| 9858 | 9742 | C1B010067 | ANALISIS PENGARUH SPIRITUALITAS DI TEMPAT KERJA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR DENGAN KOMITMEN AFEKTIF ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT PLN (PERSERO) P3B JB APP CIREBON | Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Spiritualitas Di Tempat Kerja dan Kecerdasan Emosional terhadap Organizational Citizenshp Behaviour dengan Komitmen Afektif Organisasi sebagai Variabel Mediasi Pada PT. PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon”. Variabel Spiritualitas Di Tempat Kerja diukur menggunakan indikator (Milliman et. Al, 2003) yaitu meaningful work, sense of community, and alignment with the organization’s values. Variabel Kecerdasan Emosional diukur menggunakan 5 indikator (Goleman, 2005) yaitu Kesadaran Diri, Pengaturan Diri, Motivasi, Empati, dan Keterampilan Sosial. Komitmen afektif organisasi sebagai variabel mediasi menggunakan 5 indikator (Meyer J. P., Natalie J. Allen, and Catherine A. Smith, 1993), yaitu Loyalitas, Bangga terhadap organisasi tempat ia bekerja, Ikut andil dalam pengembangan organisasi, Menganggap organisasinya adalah yang terbaik, Terikat secara emosional pada organisasi tempat ia bekerja. Variabel dependen pada penelitian ini adalah Organizational Citizenship Behaviour dengan menggunakan indikator (Organ, 1988), yaitu altruism, sportsmanship, civic virtue, conscientiousness. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh spiritualitas dan kecerdasan emosional terhadap OCB dengan komitmen afektif organisasi sebagai variabel mediasi pada PT. PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan PT. PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. Responden berjumlah 65 karyawan. Berdasarkan penelitian dan analasis data menggunakan Partial Least Square menunjukkan bahwa Spiritualitas di tempat kerja mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap komitmen afektif organisasi pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Kecerdasan emosional mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap komitmen afektif organisasi pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Komitmen afektif organisasi mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Spiritualitas di tempat kerja mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Kecerdasan emosional mempunyai pengaruh yang positif signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Komitmen Afektif Organisasi memediasi pengaruh Spiritualitas di tempat kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon, Komitmen Afektif Organisasi memediasi pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada pada PT PLN (PERSERO) P3B JB APP Cirebon. | The study was titled : “The influence of Workplace Spirituality and Emotional Intelligence on Organizational Citizenship Behaviour with the mediating effect of Affective Organizational Commitment at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon”. Variable workplace spirituality measured by the indicators proposed by (Milliman et.al, 2003) which consists of meaningful work, sense of community, and alignment with the organization’s values. Variable emotional intelligence using five (5) indicators of (Goleman, 2005): Self-awareness, Self-management, Self-motivation, Empathy, and Social Skills. While affective organizational commitment is a variable mediating variable using five (5) indicators proposed (Meyer J. P., Natalie J. Allen, and Catherine A. Smith, 1993) that Loyalty, Proud of the organization where they worked, Take part in the development of the organization, Assume the organization is best, and bound emotionally to the organization where they worked. And the dependent variable in this study is organizational citizenship behavior using indicators of (Organ, 1988) that is altruism, sportsmanship, civic virtue, conscientiousness. The purpose of this study was to clarify the effect of workplace spirituality and emotional intelligence and affective organizational commitment on Organizational Citizenship Behavior (OCB) at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. The population in this study were employees of PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. Respondents in this study were 65 employees. Based on the research and analysis of data by using Partial Least Square (PLS) showed that: (1) Workplace spirituality significant positive effect on affective organizational commitment at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (2) Emotional intelligence significant positive effect on affective organizational commitment at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (3) Affective organizational commitment significant positive effect on OCB at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (4) Workplace spirituality significant positive effect on OCB at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (5) Emotional intelligence significant positive effect on OCB at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (6) Affective organizational commitment mediates the influence of workplace spirituality on OCB at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. (7) Affective organizational commitment mediates the effect of emotional intelligence on at PT PLN (Persero) P3B JB APP Cirebon. | |
| 9859 | 10730 | H1L010039 | Rancang Bangun Sistem Informasi Pembukuan Keuangan Berbasis Web (Studi Kasus CV Putra Selatan Kab. Garut) | CV Putra Selatan adalah sebuah perusahaan di bidang kontraktor dan jasa yang berada di Kabupaten Garut. Salah satu kegiatan perusahaan tersebut adalah mencatat keuangan yang terjadi dari transaksi-transaksi yang dilakukan setiap hari. Banyaknya transaksi yang dicatat menimbulkan kesulitan untuk mengolah data dan pengambilan data dalam periode ke belakang pada saat dibutuhkan. Sistem Informasi Pembukuan Keuangan Berbasis Web adalah suatu sistem yang dapat memberikan solusi terhadap masalah yang terjadi dalam pencatatan pembukuan keuangan. Sistem ini mencakup pencatatan transaksi-transaksi, kontak yang dibutuhkan, proyek yang akan berlangsung maupun telah berlangsung, serta pengelolaan akun yang harus disediakan dalam pembuatan laporan keuangan. Sistem Informasi Pembukuan Keuangan Berbasis Web dapat mengefisienkan waktu dalam pengelolaan data keuangan dan juga dapat meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan data transaksi dengan menggunakan PHP, HTML dan MySQL selaku database. | CV Putra Selatan is a company in contracting and services at Kabupaten Garut. One of the company’s activities is the financial records that occur from transactions carried out every day. The number of transactions has been recorded that caused the difficulties for data capturing in processing data in a back period in times of needed. Financial Accounting Information System is a system that provide solutions towards problems that occur in the recording of financial bookkeeping. This system includes the recording of transactions, contact, and the project will take place or have taken placed, as well as account management must be provided in the preparation of the financial statements. Web based financial accounting information system could be efficient time in managing financial data and to increase the effectiveness in the data management transaction by using PHP, HTML and MySQL. | |
| 9860 | 10842 | H1B010019 | PERBANDINGAN MODEL ARIMAX DAN REGRESI RUNTUN WAKTU UNTUK DATA KUNJUNGAN DI LOKAWISATA BATURRADEN | Lokawisata Baturraden merupakan salah satu obyek wisata di Kabupaten Banyumas dengan jumlah kunjungan paling tinggi setiap tahunnya dibandingkan obyek wisata lain. Berdasarkan data kunjungan pada bulan Januari 2007 sampai bulan Agustus 2014, jumlah kunjungan setiap bulannya tidak pasti dan cenderung meningkat saat liburan Hari Raya Idul Fitri. Oleh sebab itu, perlu dilakukan peramalan untuk melihat pengaruh efek variasi kalender terhadap jumlah kunjungan. Pada penelitian ini, untuk meramalkan jumlah kunjungan 12 bulan ke depan menggunakan model peramalan terbaik yang diperoleh dari perbandingan model ARIMAX dan model regresi runtun waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model terbaik untuk meramalkan jumlah kunjungan di lokawisata Baturraden adalah model regresi runtun waktu, dengan nilai AIC sebesar 20,56112 dan RMSEout sebesar 6044,234. Hasil peramalan data kunjungan di lokawisata Baturraden pada bulan September 2014 sampai bulan Agustus 2015 menggunakan model regresi runtun waktu menunjukkan bahwa jumlah kunjungan terbanyak di lokawisata Baturraden terjadi pada bulan Juli 2015 yaitu sebanyak 118200 orang. Hal ini dikarenakan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada bulan Juli. Sementara itu, jumlah kunjungan terendah terjadi pada bulan Februari 2015 yaitu sebanyak 15659 orang. | Baturraden is the one of tourism in the district of Banyumas with the highest number of visits in each years than other tourism. Based on the number of visits in January 2007 to Agust 2014, the number of visits uncertain and increased while the eid holidays. Therefore, forecasting necessary to see calendar variation effect to the number of visits. This research to forecast the number of visits used the best forecast models from the comparison of ARIMAX models and time series regression models. This research result showed that the best models to predict the number of visits in Baturraden is time series regression models, with AIC’s value 20.56112, SBC’s value 20.93732 and RMSEout’s value 6044.234. Result of forecast the number of visits in Baturraden in September 2014 to August 2015 used time series regression models showed that the highest number of visits in Baturraden occurred in July 2015 that is 118200 people. This is because the eid falls in the month of July. Meanwhile, the lowest number of visits occurred in February 2015 that is 15659 people. |