Home
Login.
Artikelilmiahs
9736
Update
YOGIE HANGGA YUDHISTIRA
NIM
Judul Artikel
A Psycholinguistic Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in bAd Short Movie
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian berjudul A Psycholinguistics Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in “bAd” Short Movie ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis disleksia dan mengungkap gangguan perseptual di dalam film pendek bAd. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menerapkan teknik purposive sampling untuk mengambil data dengan penyeleksian berdasarkan apa yang dibutuhkan dalam penelitian. Data pada penelitian ini adalah semua bacaan John terhadap tulisan, baik yang tidak diucapkan maupun berbentuk lisan yang mengandung indikasi adanya disleksia dan gangguan perseptual berdasarkan pada klasifikasi teori John Field dan Lerner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 2 dari 3 jenis disleksia yang dikemukakan oleh John Field ditemukan dalam bacaan dan ucapan John. Kedua jenis disleksia tersebut adalah phonological dyslexia 86 data, dan surface dyslexia 4 data. Peneliti juga menemukan bahwa John melakukan kegagalan dalam mengaplikasikan 3 jenis perseptual yang dikemukakan oleh Lerner. Pertama, visual perception yang terdiri dari spatial relation (90 data), visual discrimination (3 data), figure ground discrimination (1 data), visual closure (1 data), dan object recognition (4 data). Kedua, auditory perception yang terdiri dari phonological awareness (2 data), auditory discrimination (1 data), auditory memory (4 data), dan auditory sequencing (1 data). Terakhir adalah tactile and kinesthetic perception. Di sini peneliti hanya menemukan satu kegagalan. Phonological dyslexia ditemukan dengan jumlah yang besar pada penelitian ini karena John sebagai karakter utama berusia sekitar 10 tahun. Temuan ini senada dengan teori terkait yang menyebutkan bahwa phonological dyslexia muncul pada umur sekitar 8 tahun. Di dalam penelitian ini, kuantitas yang tinggi pada kegagalan pengaplikasian spatial relation dikarenakan temuan pada kasus disleksia secara otomatis akan dihitung sebagai kegagalan pada spatial relation. Ini menunjukan bahwa kuantitas spatial relation merupakan cerminan dari total keseluruhan kasus disleksia yang ada.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled A Psycholinguistics Study on Language Disorder of a Dyslexic Character in “bAd” Short Movie is aimed to find the types of dyslexia and to explore the failures of perception in bAd short movie. The researcher uses descriptive qualitative method. The researcher applies purposive sampling technique to take the sample that means the process of selecting sample based on the need of the research. The data of this research are all of John’s sight toward the words and its utterances, while the sample of this research are the John’s sight toward the word and its utterances containing indication of dyslexia and failures of perception based on John Field and Lerner theories. The result shows there are among 3 types of dyslexia proposed by John Field, 2 of them occurred in John’s sight toward the word and its utterances in bAd short movie. They are phonological dyslexia (86 data) and surface dyslexia (4 data). The researcher also finds that John failed applying 3 types of perception proposed by Lerner. In visual perception, they are spatial relation (90 data), visual discrimination (3 data), figure ground discrimination (1 datum), visual closure (1 datum), and object recognition (4 data). In auditory perception, they were phonological awareness (2 data), auditory discrimination (1 datum), auditory memory (4 data), and auditory sequencing (1 datum). In tactile and kinesthetic perception, the researcher finds only single failure. Phonological dyslexia is found in a large number in this research because John as the main character is about 10 years old. It is suitable with related theory that mentions phonological dyslexia appears at 8 years old. The high quantity of failures in spatial relation is found because all of the cases of dyslexia were automatically failed applying spatial relation. It means that the quantity of spatial relation was reflection of the total amount of dyslexia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save