| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian N-serve terhadap jum-lah N-NH4+ dan K+ yang terlindi pada air lindian, dan jumlah N-NH4+ dan K+ yang terjerap pada tanah terlindi. Penelitian menggunakan 287,83 g tanah pasir pantai dalam tabung lisimeter (panjang 30 cm diameter 3,36 cm), dilaksanakan di Desa Keniten, Kedungbanteng pada Oktober-November 2013. Penelitian ini meng-gunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah tanpa pemberian N-serve (N0), 50 % N-serve (N50), 100 % N-serve (N100), dan 150 % N-serve (N150). Perlakuan 100 % N-serve adalah pemberian 0,044 mg N-serve/tabung setara dengan 0,5 kg N-serve/hektar. Perlakuan N0 tidak diberikan kompos kacang tanah, KCl, dan urea, sedangkan N50, N100, dan N150 diberikan 29,28 g kompos kacang tanah/tabung; 0,431 g KCl/tabung; dan 0,026 g urea/tabung atau setara dengan 124,28 ton kompos kacang tanah/hektar; 4,8 ton KCl/hektar; 100 kg urea/hektar. Curah hujan yang digunakan yaitu 398,79 ml. Pemberian air hujan dilakukan dengan cara di-kocorkan sebanyak 6 kali. Pengkocoran dilakukan setiap 3 hari sekali atau 66,45 ml/tabung. Hasil penelitian menunjukkan pemberian N-serve 1) meningkatkan N-NH4+, K+, pH, dan DHL pada air lindian dan N-NH4+ dan K+ pada tanah terlindi, 2) meningkatkan N-NH4+ yang terlindi berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 86,22, 124,56 dan 143,25 mg/tabung, 3) meningkatkan K+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 27,1, 72,48 dan 77,56 mg/tabung, 4) meningkatkan N-NH4+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 26,89, 63,44 dan 78,29 mg/tabung, 5) meningkatkan K+ yang terjerap berturut-turut dari N50, N100, dan N150 adalah 0,26, 0,36 dan 0,37 mg/tabung. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research aimed to study effect of N-serve application on N-NH4+ and K+ in the leaching water and N-NH4+ and K+ in leaching soill. The research used 287,83 gr coastal sandy soil in lisimiter tube (length 30 cm and diameter 3,36 cm) was carried out in the Keniten Kedungbanteng in October-November 2013. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments with 5 replicates. The treatments were no N-serve (N0), 50 % N-serve (N50), 100 % N-serve (N100), and 150 % N-serve (N150). The treatments of 100 % N-serve 0,044 mg N-serve/tube was equivalent to 0,5 kg/ha. Treatment N0 without peanut compost, KCl, and urea, while N50, N100, and N150 were given 29.28 g peanut compost /tube, 0.431 g KCl/tube, and 0.026 g urea/tube were equivalent to 124.28 tons peanut compost/ha, 4.8 tons KCl/ha, and 100 kg urea/ha. The rainfall used was 398,79 ml. Rainfall treatment was aplied by pouring 6 times. The treatment was carried every 3 days or 66,45 ml/tube. The results showed that aplication of N-serve 1) increased N-NH4+, K+, pH, and DHL in leaching water and NH4+ and K+ in leaching soil, 2) increased the N-NH4+ in leaching at the N50, N100, and N150 were 86.22, 124.56 and 143.25 mg/tube, 3) increased the K+ in leaching at N50, N100, and N150 were 27.1, 72.48 and 77.56 mg/tube, 4) increased N-NH4+ adsorbed soil at N50, N100, and N150 were 26.89, 63.44 and 78.29 mg/tube, 5) increased the K+ adsorbed soil at N50, N100, and N150 were 0.26, 0.36 and 0.37 mg/tube. |