Home
Login.
Artikelilmiahs
9740
Update
AGENG KERTA PERWIRA
NIM
Judul Artikel
Tinjauan Yuridis Terhadap Resi Gudang Sebagai Jaminan Kredit Perbankan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Pusat Jakarta dan Kantor Cabang Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Secara umum jaminan kredit perbankan dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu barang bergerak, barang tidak bergerak, dan jaminan perorangan. Salah satu contoh yang tergolong dalam benda bergerak yang dapat dijadikan jaminan dalam kredit perbankan yaitu Resi Gudang. Tujuan dikeluarkannya UU No. 9 Tahun 2006 Tentang Sistm Resi Gudang untuk mendukung kelancaran produksi dan distribusi barang, maka dari itu diperlukan adanya sistem resi gudang sebagai salah satu instrumen pembiayaan sehingga resi gudang dapat dijadikan suatu jaminan kredit dan PT. BRI (Persero) Tbk, merupakan salah satu bank pertama yang menjalankan sistem kredit perbankan menggunakan jaminan resi gudang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perjanjian kredit dengan jaminan Resi Gudang di PT BRI (Persero). Tbk. serta untuk mengetahui penilaian Resi Gudang sebagai benda jaminan dalam pemberian kredit dan eksekusinya apabila kredit tersebut macet. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penilitian ini menggunakan data sekunder berupa bahan kepustakaan yang didukung dengan data primer berupa hasil wawancara. Data diuraikan dalam bentuk teks naratif secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan ialah metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT BRI (Persero) Tbk, menerapkan Jaminan Resi Gudang dengan lembaga pengikatan Jaminan Fidusia, karena sesuai dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia barang yang diserahkan sebagai jaminan kredit tetap berada dalam kekuasaan debitur, namun hak kepemilikannya diserahkan kepada pihak kreditur. PT BRI (Persero) Tbk, melakukan penilaian barang jaminan dari segi hukum, PT. BRI (Persero) Tbk melakukan pemeriksaan terhadap semua persyaratan dokumen dalam mengajukan kredit menggunakan jaminan resi gudang, sedangkan penilaian terhadap barang jaminan dilihat dari segi ekonomis, dalam hal ini penilaian meliputi jenis barang, tingkat mutu barang, jumlah barang, kelas barang, harga penjualan barang, serta waktu dan tempat penjualan langsung barang. Eksekusi yang dilakukan PT BRI (Persero) Tbk, terhadap barang jaminan Resi Gudang apabila debitur cidera janji, telah sesuai dengan Pasal 16 UU No. 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang tetapi PT. BRI (Persero) Tbk melakukannya hanya dengan cara penjualan secara langsung.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In general, credit banking guarantee can be devided into three groups, these are mobile object, immobile object, and personal guarantee. The example based on mobile object that can be guarantee in credit bankings warehouse receipt. The purpose of the issuance of law number 9 year 2006 concerning warehouse receipt system to support the smooth production and distribution of goods, therefore need for warehouse receipt as one of the system of financing instruments that can be used as a warehouse receipt credit guarantee and PT. BRI (Persero) Tbk, is one of the first bank run the system of banking credits with warehouse receipt guarantee The purpose of this study was to determine credit agreement with warehouse receipt in PT. BRI (Persero) Tbk and to determine valuation of warehouse receipt as objects warranty on lending and the execution if that credit was bad. This study uses a normative approach to law (Statue Approach) which is descriptive. Sources of data in this study used secondary data from the literature are supported by primary data from interviews. The data described in the form of narrative text systematically. Data analysis method used is qualitative normative method. The results showed that the PT. BRI (Persero) Tbk has implemented a warehouse receipt guarantee with fiduciary institutions, because accordance with law number 42 year 1999 concerning fiduciary guarantee given as a security for the loan to remain in power, debtors but its stake will be given the rights of creditors. PT. BRI (Persero) Tbk, do the valuation of guarantee object from legal side, PT. BRI (Persero) Tbk do the investigating toward guarantee object is done, by economic side, that object is valued by type of object, standard of quality object, including time and place of directly marketing object. Execution is done by PT. BRI (Persero) Tbk, this is consistent with article 16 law number 9 year 2006 concerning warehouse receipt system toward guarantee object of warehouse receipt when debtor do default which is done by selling directly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save