Artikelilmiahs
Menampilkan 881-900 dari 48.725 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 881 | 6872 | H1B006039 | Stuctural Equation Modeling (SEM) Pada Perhitungan Indeks Kepuasan Pelanggan Pegadaian Menggunakan Software LISREL | Structural Equation Modeling (SEM) merupakan analisis multivariat yang digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel secara kompleks. Analisis data dengan mwnggunakan SEM berfungsi untuk menjelaskan secara menyeluruh hubungan antar variabel yang ada dalam penelitian dan untuk memeriksa dan membenarkan suatu model. Syarat utama menggunakan SEM adalah membangun suatu model hipotesis yang terdiri dari model struktural dan model pengukuran dalam bentuk diagram jalur. Tujuannya untuk mengetahui cara menggunakan analisis SEM pada perhitungan indeks kepuasan pelanggan, sehingga diperoleh model struktural dan model pengukuran yang cocok. SEM merupakan sekumpulan teknik-teknik statistikyang memungkinkan pengujian sebuah rangkaian hubungan secara simultan. Peneliti menggunakan bantuan software LISREL untuk menganalisis SEM. Model dalam SEM dapat dinilai menggunakan kriteria Goodness-of-fit. Dengan demikian dapat diketahui seberapa jauh model yang dihipotesiskan 'fit' atau cocok dengan sampel data. Sebagai kasus, pemodelan diterapkan pada data indeks kepuasan pelanggan Pegadaian menggunakan software LISREL. | Structural Equation Modeling (SEM) is analysis of multivariate that used for known relationship among statistical variable on a complex scale. Analysis of data with use SEM was function as resolve on a spread all over scale relationship among statistical variable which there is inside research and for look into and correct a model. Condition with principal use SEM is construct a model hypothesis consist structural model and measuring model inside diagram strip type. The direction of this research is to know step use the analysis of SEM that calculation index of statistical costumer, so got the structural model and measuring model that fit. SEM is collection of techniques statistics that enable testing a series relationship on a simultaneous scale. Researcher use software LISREL to analysis SEM. Model inside SEM can be price use criteria Goodness-of-fit such as can know as much as for model that hypothesis 'fit' or correct with sample of data. As case, model applied to data index of satisfaction costumer Pegadaian use software LISREL. | |
| 882 | 6874 | H1B008052 | PENGARUH DELAY PEMBAYARAN TERHADAP PELAKSANAAN PROYEK PLTMH (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO) BANYUMLAYU | Proses perencanaan dan pengendalian merupakan kegiatan penting dari suatu proyek. Pada penelitian ini dibahas mengenai pengaruh delay pembayaran terhadap pelaksanaan proyek PLTMH Banyumlayu. Adanya kendala pada delay pembayaran menyebabkan pihak kontraktor perlu melakukan analisis optimalisasi durasi dan biaya dalam pembangunan proyek PLTMH Banyumlayu. Untuk menyelesaikannya digunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique), CPM (Critical Path Method), dan perhitungan cash flow untuk menganalisis optimalisasi durasi dan biaya dalam pembangunan proyek PLTMH Banyumlayu. Diperoleh bahwa waktu optimal pengerjaan selama 168 hari dengan total profit pada saat delay pembayaran 5 hari sebesar 8,41%; total profit pada saat delay pembayaran 7 hari sebesar 7,65%; total profit pada saat delay pembayaran 42 hari sebesar 7,36%; dan total profit pada saat delay pembayaran 43 hari sebesar 7,17% dari nilai RAB dengan waktu penalty 1 hari. Apabila tidak dipengaruhi oleh adanya delay pembayaran diperoleh waktu optimal pengerjaan selama 168 dengan total profit sebesar 11,79% dari nilai RAB. | Planning process and controlling is an important activity in a project. In this research it will be discussed the effect of delay payment on the implementation of PLTMH Banyumlayu project. The presence of constraint in the delay payment cause the contactor should be analyze the optimalization of duration and cost in development PLTMH Banyumlayu project. To finish it, used PERT (Project Evaluation and Review Technique) method, CPM (Critical Path Method), and cash flow computation to analyze the optimalization of duration and cost of this project. Obtained that optimal implementation time for 168 days with total profit of delay payment for 5 days is 8,41%; total profit of delay payment for 7 days is 7,65%; total profit of delay payment for 42 days is 7,36%; total profit of delay payment for 43 days is 7,17% from the value of RAB with the penalty time is 1 day. If the profit is not influenced by the presence of delay payment so it obtained the optimal processing time for 168 days with a total profit is 11,79% of the value of the RAB. | |
| 883 | 6875 | F1A006073 | Citra Solidaritas Dalam Mempertahankan Desa Pada Film Naruto The Movie 3 : Inheritors Of The Will Of Fire Karya Masashi Kishimoto | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, bagaimana solidaritas yang ditunjukan dalam bentuk film, yaitu dalam film Naruto, khususnya Naruto the movie 3 : Inheritors of the will of fire. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik Charles Sanders Pierce, terdapat tiga kelompok tanda yaitu ikon, indeks dan simbol. Pada penelitian ini, Peneliti juga menggunakan teori solidaritas mekanik dan teori bunuhdiri altruistik dari Emile Durheim sebagai teori yang mendukung adanya sikap solidaritas yang ditampilkan dalam film Naruto, khususnya dalam Naruto The Movie 3 : Inheritors Of The Will Of Fire. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan.Dari awal film sudah diperlihatkan tentang solidaritas, yaitu berupa solidaritas kecil atau solidaritas dasar. Solidaritas dasar yaitu solidaritas yang ditujukan dalam kelompok ataupun klan. Dan setelah itu ditunjukan solidaritas yang lebih besar yaitu bagaimana solidaritas antar masyarakat desa dalam dunia Naruto. Solidaritas disini adalah suatu sikap saling melindungi antar masyarakat dan juga sikap berani berkorban untuk melindungi “sesuatu” yang berharga, yaitu teman, keluarga dan juga desa. Seperti yang dilakukan oleh Kakashi dengan mencoba mengorbankan diri dengan cara meledakan diri demi melindungi desa dari ancaman Hiruko. Tindakan Kakashi yang berani mengorbankan diri tersebut dalam sosiologi disebut dengan bunuh diri altruistik yaitu bunuh diri yang terjadi karena integrasi yang sangat kuat. Hal ini dapat terjadi dalam kelompok atau suatu tatanan dalam masyarakat desa yang memiliki solidaritas erat. Solidaritas yang lain juga diperlihatkan oleh Naruto, Yang mencoba menolong Kakashi dan juga menyelamatkan desa. walaupun usaha Naruto inipada awalnya ditentang oleh teman-temannya, tetapi dengan kegigihan Naruto. Akhirnya teman-teman Naruto dapat memahami apa yang dilakukan Naruto, yaitu dengan semangat api (Hi No Ishi) yang dia miliki mencoba untuk menyelamatkan desa dan juga menyelamatkan teman-temannya. Dengan semangat api, yaitu semangat yang kuat untuk melindungi desa yang dimiliki oleh semua penduduk Konoha (desa tempat tinggal Naruto) maka semangat solidaritas akan selalu ada dan desa akan selalu dalam kondisiaman. | The research objective at examine, how solidarity shown by in the movie namely naruto, in a film esp. naruto the movie 3: inheritors of the will of fire. A method of analysis used in this research is semioticcharles sanders pierce, three obtain groups sign, there are icons index and symbols. On this research, researchers also using mechanical theory solidarity and theories suicide an altruistic of emiledurheim as a theory that supports the attitude solidarity shown naruto, in a film especially in naruto the movie 3: inheritors of the will of fire. Obtained from the research some lessons.From the beginning, solidarity was shown on film namely solidaritas small or basic form of solidarity. Solidarity: solidarity basic addressed in groups or clan. And afterwards shown greater solidarity is how solidarity intersociety villagenaruto in the world. Solidarity here is an attitude mutual protect intersociety and also bold attitude sacrifice to protect “something” valuable, namely friend, family and also village. As practiced by kakashiwith trying self-sacrificing by means of self detonates to protect villages from the threat hiruko. The act of kakashi the bold self-sacrificing in sociology called an altruistic suicide and suicide happened because integration very strong. This can happen in a group or an order in villagers having solidarity closely. Solidarity another also shown by naruto, trying to help kakashi and villages.Although naruto’s try it was beginning notallow by his friends, but with persistence naruto. Finally naruto’s friend to understand what naruto try, namely by spirited fire (Hi No Ishi ). He had tried to save villageand also Savehis friends. With spirit of fire, the strong spirit to protect villages possessed by all the dwellings konoha (villages of naruto’s place ) then spirit of solidarity are have and villages will always in a safe. | |
| 884 | 6876 | F1C007023 | FENOMENA KAMPUNG SATE DESA AMBAL KECAMATAN AMBAL KABUPATEN KEBUMEN SEBAGAI TUJUAN WISATA KULINER | ABTRAKSI Penelitian ini berjudul Fenomena Kampung Sate Desa Ambal Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen sebagai tujuan wisata kuliner. Penelitian ini dilatar belakangi dengan fenomena Sate Ambal Resmi yang berada hanya di Desa Ambal sebagai tujuan wisata kuliner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asal-usul dan proses pembuatan Sate Ambal Resmi Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, strategi yang dilakukan untuk mengembangkan Sate ambal resmi , serta upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dalam mengembangkan Kampung Sate ambalresmi sebagai tujuan wisata kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun penelitian ini diarahkan menggunakan bentuk riset terpancang. Pemilihan informan di lakukan dengan cara purposive sampling, serta analisis data yang di gunakan adalah analisis interaktif. Untuk memastikan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui indepth interview, observasi, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa asal-usul Sate Ambal Resmi yaitu dari perintah Bupati Ambal pada Jaman kolonial Belanda pada warga Ambal untuk membuat sate yang berbumbu dengan tempe, yang sampe sekarang menjadi Sate Ambal Resmi; strategi yang di Lakukan oleh penjual Sate Ambal Resmi antara lain menjaga fasilitas, tidak ada persaingan harga dan memajukan pelayanan prima; serta Pemkab Kabupaten Kebumen telah berupaya untuk ikut serta mempromosikan Sate Ambal Resmi dengan media sosial, yaitu web site Pemkab yang menjadikan Sate Ambal Resmi sebagai makanan khas Kabupaten Kebumen. | Research is called the phenomenon sate village Ambal Resmi District Kebumen as a tourist destination kuliner. This exposed Their research with the official Sate Ambal phenomena are merely in the village of culinary tourist destination as Ambal. The purpose of this research is to find the origin and process of making Sate Ambal official kebumen, District strategy done to develop sate ambal official, and efforts made by regional governments in developed counties Kebumen kampung sate wisata kuliner Ambal Resmi as a purpose. Research methods used method is qualitative approach descriptive with. As for the research was directed to use the research form stake. Selection of informants in a purposive manner to do sampling, as well as the analysis of the data on use is interactive analysis. To ascertain the lawfulness data in this research sources, using triangulation and engineering data, indepth the interview conducted through observation, and documentation. The result of the research indicated that the origin Sate Ambal Resmi official namely from orders regent Ambal in the dutch colonial on citizens Ambal to make sate that highly seasoned with tempe, who sampe now become sate Ambal official; strategy in do by the seller Sate Ambal Resmi official among them protecting facilities, no race on and advance excellent service; as well as regency District Kebumen have tried to partake promote Sate Ambal officially with social media, namely the web site regency who made Sate Ambal Resmi official as food peculiar to a District Kebumen. | |
| 885 | 6885 | F1F007005 | The Absence of Bushido Values As Reflected in the Main Character of Osamu Dazai’s No Longer Human ( Translation Version by Donald Kenee) | ABSTRAK Minasari, Nina. 2013. The Absence of Bushido as Reflected in The Main Character of Osamu Dazai’s No Longer Human (Translation Version by Donald Kenee).English Language and Literature Program. Department of Humanities. Faculty of Social and Political Sciences. Jenderal Soedirman University. Supervisor I: Eni Nur Aeni, S.S.M.A Supervisor II: Tribuana Sari, S.S.M.Si Kata Kunci: Bushido, Yozo, Penurunan Nilai Bushido Penelitian yangg berjudul Penurunan Nilai-nilai Bushido yang Terefleksi dalam Tokoh Utama Novel No Longer Human Karya Osamu Dazai Versi Terjemahan oleh Donald Kenee ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan Yozo sebagai tokoh utama meninggalkan Bushido sebagai standar moral bangsa Jepang. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk menjelaskan kondisi moral bangsa Jepang setelah feudalisme berakhir. Peneliti menggunakan metode kualitatif untuk menganalisa objek penelitian. Data utama diambil dari novel No Longer Human karya Osamu Dazai. Sedangkan data pendukung diambil dari beberapa buku, artikel, tulisan, dan website yang mendukung data utama. Data-data yang tidak diperlukan dalam penelitian ini tidak digunakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penurunan nilai bushido yang dilakukan Yozo dikelompokan ke dalam lima hal. Pertama, Yozo tidak setia kepada kaisarnya karena pada waktu itu banyak para politisi yang melakukan korupsi dan kaisar tidak mampu mengendalikan situasi politik yang tidak stabil. Kedua, Yozo adalah seorang pembohong dan tidak mempunyai keikhlasan hati dalam berbakti kepada ayahnya, hal ini karena ayah Yozo terlalu sibuk sehingga tidak punya cukup waktu untuk berkomunikasi dengannnya. Ketiga, Yozo adalah seorang suami yang tidak setia dan tidak sopan dalam memperlakukan istri-istrinya karena seringnya Yozo melakukan prostitusi di klub malam. Keempat, Yozo tidak mempunyai kebajikan kepada saudaranya karena hubungan mereka yang tidak terlalu dekat dan krisis keuangan yang dialami Yozo. Yang terakhir, Yozo adalah orang yang tidak jujur dalam berteman dan bermasyarakat, karena menurutnya masyarakat hanyalah kumpulan individu yang saling menipu satu sama lain. Selain itu Yozo telah memilih orang yang salah dalam berteman, teman yang dipilih Yozo adalah teman yang membawa kehidupannya menjadi lebih buruk. | ABSTRACT Minasari, Nina. 2013. The Absence of Bushido as Reflected in the Main Character of Osamu Dazai’s No Longer Human (Translation Version by Donald Kenee).English Language and Literature Program. Department of Humanities. Faculty of Social and Political Sciences. Jenderal Soedirman University. Supervisor I: Eni Nur Aeni, S.S.M.A Supervisor II: Tribuana Sari, S.S.M.Si Keywords: Bushido, Yozo, Gradation of Bushido Values The research entitled “The Absence of Bushido values as Reflected in the Main Character of Osamu Dazai’s No Longer Human Translation Version by Donald Kenee” is aimed to analyze the factors that make Yozo, the main character of this novel, leaves Bushido as the Japanese moral value. Furthermore, it is aimed to explain Japanese moral condition in this novel after feudalism era. The researcher applies descriptive qualitative method to analyze the object of the research. The primary data of this research is a novel which is entitled No Longer Human from Osamu Dazai. The secondary data were taken from books, articles, essays, and website pages that support the primary data. The data which are not appropriate with this research are reduced. In this research, the absence of bushido is divided into five parts. First Yozo is disloyal to the emperor because he feels disappointed to some dishonest politicians and to the emperor's disabilty in controling the unstable political situation. Second, Yozo is a dishonest child and does not have veracity and sincerity in doing his father's instruction. It is because of his father's business that make them have no enough time to communicate each other. Third, Yozo is disloyal and impolite to his two wives because he often does prostitution. Fourth, Yozo does not have benevolence toward his brother because their brotherhood is not close and because Yozo is not able solving financial problem. The last, Yozo is a dishonest person in making friendship and communicating with society because he thinks that people in society also deceive each other. In conducting a friendship, Yozo chooses wrong friends who have brought him to a bad life and all Yozo does are not in line with Bushido values. | |
| 886 | 6877 | D1F011002 | FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan peternak sapi potong. Subyek penelitian yang digunakan adalah peternak sapi potong di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Samplin. Jumlah sampel sebanyak 69 responden. Analisis data secara deskriptif dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa, petani peternak sapi di Banyumas umumnya sudah tidak produktif (berumur diatas 45 tahun) dan pekerjaan utama sebagai petani. Peternak memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari 4 jiwa. Rata-rata pendidikan peternak 9 tahun. Lama berternak kisaran > 15 tahun dan jenis sapi yang dipelihara mayoritas adalah sapi PO. Variabel yang berpengaruh terhadap pendapatan adalah pekerjaan utama dengan nilai p<0,001. | The purposes study were to knowing characteristics of beef cattle farmers in Banyumas, (2) to determine factors affecting income of beef cattle farmers.The study was conducted using survey method for 69 respondents which were chosen using stratified random sampling. Data was analyzed using descriptive statistic and multiple linear regression tests. The results showed that the beef cattle farmers in Banyumas were in unproductive age (above 45 years old) and farmer was their livelihood. The farmers have a family size of more than 4 persons and attained minimum education level of 9 years. Their farming experience was more than 15 years and Ongole Crossing (PO) was mainly maintained by the farmers. Their livelihood (main occupation) was significant factors to affect the income of farmers (p<0.001). | |
| 887 | 6883 | F1D009012 | REVITALISASI NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK MASYARAKAT SEBAGAI PELESTARI KEBUDAYAAN DI KABUPATEN BANYUMAS | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami upaya revitalisasi nilai kearifan lokal dalam penyelenggaraan pemerintahan desa melalui pembentukan kelompok sebagai pelestari kebudayaan di Kabupaten Banyumas. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus dalam bingkai perspektif pascastruktural dan paradigma konstruktivisme, hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa upaya revitalisasi nilai kearifan lokal di Kabupaten Banyumas yang berangkat dari adanya Program Pilot Project Pelestarian Adat Istiadat dan Budaya Nusantara (PABN) Kementerian Dalam Negeri dilakukan dengan membentuk kelompok pelestari budaya di lima desa, yaitu Desa Kalisalak, Desa Pasir Wetan, Desa Pekuncen, Desa Cikakak dan Desa Gerduren. Upaya tersebut melibatkan beragam aktor yang berasal dari pihak masyarakat dan pemerintah. Dalam pelaksanaannya, ada faktor-faktor yang mendukung dan menghambat upaya tersebut. Faktor pendukungnya adalah potensi kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat desa setempat, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi dari para aktor terkait. Oleh karena itu, perlu adanya keberlanjutan upaya pascaprogram Pilot Project PABN berakhir dengan melakukan reorientasi nilai budaya dan kearifan lokal. | This research-based paper aims at describing and understanding the the effort of revitalizing the local wisdom values in organizing the village governance through forming groups of people as cultural preservationists in Banyumas. By using qualitative method and case study approach in the framework of the post-structural perspective and constructivism paradigm, the result of the research reveals that the efforts of revitalizing the local wisdom values in Banyumas which is based on the Pilot Project Program of the Preservation of Indonesian Mores and Culture is done by forming the groups of cultural preservationists in five villages, i.e. Kalisalak village, Pasir Wetan village, Pekuncen, Cikakak village and Gerduren village. The effort involves various actors from the society and the local government. In its implementation, there are some factors supporting as well as hindering the effort. The supporting factor is the cultural potential owned by the local people, whereas the hindering factor is the lack of motivation from the relevant actors. That is why it is needed an effort sustainability after the program is over by doing a reorientation of cultural values and local wisdom. | |
| 888 | 6878 | E1A009189 | TEKNIK DAKTILOSKOPI DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DENGAN BARANG BUKTI HONDA JAZZ DI BATURRADEN (STUDI KAJIAN KRIMINALISTIK DI POLRES BANYUMAS) | Dalam mengungkap kasus- kasus kejahatan sejalan dengan semakin majunya tindak kejahatan dengan berbagai alat-alat modern untuk menghilangkan jejak atas kejahatannya, maka digunakan berbagai macam ilmu pengetahuan untuk dapat mengungkap kejahatan-kejahatan tersebut. Salah satu ilmu yang digunakan adalah ilmu kriminalistik, dimana ilmu kriminalistik ini memiliki banyak teknik dan taktik dalam pengungkapan suatu tindak kejahatan. Teknik daktiloskopi adalah salah satu ilmu bantu dari berbagai ilmu kriminalistik yang sering digunakan dalam tahap penyidikan. Teknik daktiloskopi adalah teknik pengamatan sidik jari. Yang mana sidik jari yang ditemukan di tempat kejadian perkara akan diambil dan diamati oleh para penyidik yang berwenang. Karena tidak ada satu pun sidik jari manusia yang sama polanya. Hal ini akan memudahkan tugas penyidik dalam mengungkap tindak kejahatan apa yang terjadi dan siapa pelaku dalam tindak pidana tersebut. Maka dalam kasus pembunuhan dengan barang bukti Honda Jazz di Baturaden ini, para penyidik telah bekerja sesuai dengan ketentuan KUHAP Pasal 7 ayat (1) huruf f yaitu mengambil sidik jari di TKP. Para penyidik melakukan teknik daktiloskopi pada bagian luar mobil Honda Jazz juga di bagian dalam mobil Honda Jazz tersebut. Penggunaan teknik daktiloskopi ini sangat membantu dalam menentukan kasus tindak pidana apa yang terjadi pada kasus tersebut. | To reveal criminal cases according to criminal cases is more come forward with various modern instrument to get rid of trace the criminal cases, therefor investigator used various science to reveal the criminal cases. One of science that used to reveal criminal case is criminalistic sains, this science have amount of technic and tactics to reveal criminal cases. Dactyloscopy technic is one of auxiliary sciences from criminalictic has many uses on level investivigation. Technic dactylocopy is technic for watched fingerprint. Which one that fingerprint founded in crime scene would be lifted and would be watched by authorities investivigator. Because none of person fingerprint is same with another person. Because that point, it will simplyfy investigator to reveal what criminal cases tha happen and who did that criminal cases. Therefor, in this assassination case with evidence Honda Jazz at Baturraden, investigator already worked according to KUHAP article 7 paragraph (1) letter (f) which one is pick up fingerprint in crime scene. Investigator also do dactyloscopy technic at outside and inside of that Honda Jazz car. Using this dactyloscopy technic very help out to decide what criminal case tha happen for this case. | |
| 889 | 6880 | G1A006130 | CODE OF CHIVALRY AS REFLECTED IN JONATHON PAYNE’S SOLIDARITY AS SEEN IN CHRIS KUZNESKI’S SWORD OF GOD | Penelitian yang berjudul “Heroic Quality in Jonathon Payne’s Solidarity as Seen in Chris Kuzneski’s Sword of God”, ini menganalisis solidaritas Jonathon Payne sebagai seorang prajurit. Penelitian ini membahas mengenai solidaritas prajurit dalam hidup mereka dan kualitas heroic solidaritas Jonathon Payne dalam menyelesaikan misi penyelamatan rekan timnya. Pendekatan psikologis diterapkan dalam menganalisis aspek solidaritas dalam karakter Jonathan Payne. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan fenomena solidaritas aspek dalam karakter Jonathon Payne. Data primer diambil dari novel Sword of God, karya Chris Kuzneski sedangkan data sekunder diambil dari sumber daya eksternal berkaitan dengan solidaritas dan kualitas heroic tentara yang diambil dari code of chivalry tentara Amerika . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian ini dibagi menjadi empat bagian berdasarkan analisis plot. Bagian pertama adalah Exposition, yang membahas tentang karakter kehidupan Jonathon Payne sebagai mantan rekan tim dari Trevor Schmidt, dimana ia masih berdiri untuk memegang kokoh konsep solidaritas sebagai prajurit dan meragukan keterampilan tim barunya, Kia. Rising action menggambarkan solidaritas Payne untuk tim barunya diuji oleh beberapa kejadian, yang membuat Payne menyadari peran penting dari masing-masing anggotanya dalam tim. Mereka membuat Jonathon Payne memahami konsep solidaritas berdasarkan tujuan yang sama dalam menyelesaikan misi tersebut. Bagian berikutnya adalah Climax yang menggambarkan upaya Jonathon Payne dalam menyelamatkan mantan anggota satu tim sekaligus mantan muridnya Trevor Schmitz, dan membuat rekan tim barunya menyelesaikan misi. Penjelasan berikutnya adalah Falling action yang menggambarkan solidaritas Payne di mana ia masih menghormati ikatan yang kuat untuk Trevor Schmidt sebagai rekan tim .Dia memberikan penjelasan yang detail dan jelas kepada Trevor, bahwa ia telah di cuci otak untuk melakukan misi pengeboman. Semua perbuatan Payne menunjukkan kualitasnya sebagai seorang prajurit yang memiliki rasa kepahlawanan di dalam dirinya . | This research is entitled “Heroic Quality in Jonathon Payne’s Solidarity as Seen in Chris Kuzneski’s Sword of God”, which analyzes Jonathon Payne's solidarity as a soldier. This research studies about the soldier’s solidarity in their life and the heroic quality of Jonathon Payne's solidarity in accomplishing his salvage mission of his teammates. The psychological approach is applied in analyzing the solidarity aspect in the character of Jonathan Payne. The method of this research is descriptive qualitative that describes the phenomenon of solidarity aspect in the character of Jonathon Payne. The primary data was taken from Chris Kuzneski’s Sword of God, whereas the secondary data was taken from external resources relates to the solidarity and heroic quality of soldier taken from code of chivalry of American soldiers. The result of this research shows that this discussion is divided into four parts based on plot analysis. The first part is exposition, which discusses about the character of Jonathon Payne's life as a former teammates, where he still stands for his understanding of solidarity as a soldier doubt for the skill of his new team, Kia. The rising action describes Payne’s solidarity to his new team tested by several incidents, which make Payne realize the important role of each member in the team. Those make Jonathon Payne understand the concept of solidarity based on the same purpose in accomplishing the mission. The next part is the climax which describes Jonathon Payne’s effort in rescuing his former, Trevor Schmitz and making his new teammates accomplishing the mission. The next explanation is the falling action that describes Payne's solidarity where he still respects the strong bond to Trevor Schmidt as his teammates. He gives the clear explanation about Trevor that he is brainwashed to do the bombing mission. All deeds, that Payne did shows his quality as a heroic soldier. | |
| 890 | 6881 | C1A009026 | KELAYAKAN USAHA PETERNAK KAMBING ETAWA DESA GUMELAR KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Kelayakan Usaha Peternak Kambing Peranakan Etawa (PE) Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi usaha yang dicapai, pendapatan bersih yang diterima serta kelayakan usaha sehubungan dengan modal yang diinvestasikan dalam usaha ternak kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dan analisis kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis tabulasi. Responden dalam penelitian ini sebanyak 86 peternak yang besarnya dihitung menggunakan rumus Slovin, kemudian dengan teknik pengambilan sampel proporsional dengan mengalokasikan jumlah sub sampel untuk setiap strata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha ternak kambing Peranakan Etawa oleh peternak pada strata 1, strata 2, dan strata 3 sudah mengalami keuntungan, yaitu masing- masing sebesar rata- rata Rp.631.787, Rp.1.228.516, dan Rp.2.868.680 serta sudah mencapai efisiensi yang dapat dilihat dari nilai R/C ratio yang lebih dari 1. Selain itu, usaha peternak kambing Peranakan Etawa oleh peternak pada strata 1, strata 2 dan strata 3 layak dikembangkan karena memberikan tingkat pengembalian modal yang menguntungkan untuk diusahakan. Pendapatan bersih usaha keluarga peternak kambing Peranakan Etawa di Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas sudah memenuhi standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Namun apabila dilihat dari pendapatan perkapita peternak itu sendiri tanpa adanya pendapatan keluarga, maka dapat dikatakan bahwa pendapatan perkapita peternak kambing Peranakan Etawa pada strata 1, strata 2, dan strata 3 belum cukup untuk memenuhi tingkat KHL yaitu sebesar Rp.978.990,28. | This study entitled “Business Feasibility Of Etawa Goat Breeders Gumelar Village Gumelar Subdistrict Banyumas Regency”. The purposes of this study are to determine the achieved level of business efficiency, the received net income and the business feasibility releated to the invested capital in the business etawa goat breeding in Gumelar Village Gumelar Subdistrict Banyumas Regency. The research methods wich are used in the study are survey methods and quantitative analyses using primary data obtained through interviews and questionnaires. Data analysis techniques uses tabulation analysis. Respondents in this study were 86 breeders in the amount calculated using the formula of Slovin, then the proportional sampling technique to allocate the number of sub-samples for each stratum. Results of this study indicate that the business of etawa goat breeding by breeders in stratum 1, stratum 2 and stratum 3 have already get profit, which were to an average of Rp.631.787, Rp.1.228.516, and Rp.2.868.680 and has achieved an efficiency that can be seen from the R/C ratio greater than 1. In addition, business etawa goat breeding by breeders in stratum 1, stratum 2 and stratum 3 should be developed as it gives a favorable rate of return on capital. Net income of families’ breeders of business etawa goat breeding in Gumelar Village Gumelar Subdistrict Banyumas Regency has met the standards KHL. However, when we observed the income per capita of breeders themselves without any income other, it can be said that the income per capita of etawa goat breeding in stratum 1, stratum 2 and stratum 3 is not enough to sufficient the KHL level wich is Rp.9 78.990, 28. | |
| 891 | 6887 | H1C008003 | STUDI PENGOPTIMALAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HIBRIDA (PLTH) PHOTOVOLTAIK-DIESEL MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA | Optimasi PLTH photovoltaik-diesel ditentukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek meliputi insolasi matahari, profil beban, harga bahan bakar setempat serta biaya sistem pembangkit. Penelitian ini membahas tentang pengoptimalan PLTH photovoltaik-diesel dengan tujuan memperoleh komposisi kontribusi PLTS dan diesel dengan biaya produksi yang minimum dengan mempertimbangkan kendala-kendala yang ditentukan meliputi: kontribusi minimum photovoltaik, beban puncak, kapasitas maksimum diesel dan durasi pengoperasian diesel dengan menggunakan algoritma genetika. Pada metode ini semua solusi kontribusi energi masing-masing pembangkit dipresentasikan ke dalam bentuk string, selanjutnya akan dicari kontribusi yang optimal dari photovoltaik (PLTS) dan diesel (PLTD), optimasi algoritma genetika ini menggunakan software MATLAB. Hasil optimasi algoritma genetika diperoleh skema PLTH dengan biaya produksi yang minimal tanpa mempertimbangkan batasan minimal kontribusi PLTS yaitu 19% PLTS dan 81% PLTD dengan pola operasi PLTD 12 jam. Sedangkan dengan batasan minimal kontribusi PLTS sebesar 40%, yaitu dengan skema kontribusi 42% PLTS dan 52% PLTD dengan pola operasi PLTD 9 jam. | Optimization of photovoltaic-diesel hybrid Power plant is determined by considering several aspects include solar insolation, load profiles, local fuel prices and the cost of power generating systems. This study discusses the optimization of photovoltaic-diesel hybrid Power plant in order to obtain the composition of solar and diesel contribution with minimum production costs taking into account specified constraints include: photovoltaic minimum contribution, the peak load, the maximum capacity of diesel and diesel duration of the operation by using genetic algorithm. In this method all solutions the energy contribution of each plant to be presented in the form of a string, then will look for the optimal contribution of photovoltaic and diesel, the genetic algorithm optimization using MATLAB software. Genetic algorithm optimization results obtained hybrid power generation scheme with minimal production costs without considering the minimal contribution limits solar power plants, obtained contribution of solar power plant by 19 % and diesel power plants by 81 % with 12 hours of diesel operation pattern. While the minimum contribution limits of solar power plants by 40 %, the contribution of solar power contribution by 42 % and diesel power plants by 58 % with 9 hours of diesel operation pattern. | |
| 892 | 6884 | F1F007178 | CHILD ABUSE IN THE BLACK FAMILY AS DEPICTED IN SAPPHIRE’S PUSH | Penelitian yang berjudul “Child Abuse in The Black Family as Depicted in Sapphire’s Push.” menjelaskan tentang penindasan – penindasan yang dialami oleh seorang anak kulit hitam, yang tercermin dalam tokoh utama yang bernama Claireece Precious Jones, yang disertai dengan sebab dan akibat penindasan tersebut terhadap kondisi psikologis Precious dan juga perjuangannya untuk bertahan dari penindasan-penindasan yang dialaminya itu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan beberapa teori seperti Oppression on Black Children, Child Abuse in Black Family, The Government Act and Social Community Act on the black’s woman oppression. Pendekatan psikologi dan unsur intrinsik juga dipakai untuk menganalisis novel itu. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa Precious sebagai cerminan seorang anak kulit hitam yang mengalami tiga macam penindasan yaitu seksisme, rasisme, dan klasisme. Dia tertindas secara sexual oleh kedua orang tuanya, Carl Kenwood John yang memperkosanya terus menerus sampai dia hamil dua kali pada usia dua belas tahun dan enam belas tahun dan Mary L. Johnston menganiaya Precious secara seksual, fisik maupun mental. Penyebab dari penindasan seksisme ini adalah disfungsi keluarga yang disebabkan oleh beberapa faktor termasuk rendahnya latar belakang pendidikan, rendahnya ekonomi, dan pengaruh buruk lingkungan sosial. Penindasan lain yang dialami Precious adalah rasisme. Hal ini terjadi karena pengaruh doktrin yang telah membudaya dalam masyarakat Harlem, yaitu mereka menganggap bahwa wanita kulit putih lebih bernilai dibanding wanita kulit hitam. Penindasan berikutnya adalah klasisme. Precious hidup dalam kelas ekonomi rendah yang dikarenakan kedua orang tuanya yang tidak berpendidikan sehingga mereka hidup dalam kemiskinan dan dia dijadikan sebagai objek untuk mendapatkan uang kesejahteraan dari Departemen Sosial. Akibat dari penindasan-penindasan yang dialami oleh Precious adalah Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), dengan gejala-gejala seperti depresi, merasa sedih, merasa rendah diri, kurang berkonsentrasi, berpikiran ingin bunuh diri, kecemasan yang besar, dan sering kilas balik kejadian masa lalu. Perjuangannya untuk bertahan dari penindasan yang dia alami meliputi repression, regression, flight, dan fight. Melalui perjuangannya, dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. | The research entitled “Child Abuse in The Black Family as Depicted in Sapphire’s Push.” explains the oppressions exprerienced by a black child in Harlem, as depicted by Claireece Precious Jones, followed by the causes and effects of the oppression on Precious’ psychological condition and also her struggle to survive from the oppression. This research employs descriptive qualitative method and some theories such as Oppression on Black Children, Child Abuse in Black Family, The Government Act and Social Community Act on the black’ woman oppression. In addition, the psychological approach and intrinsic element are also used to analyzed the novel. The result of this research describes that Precious experiences three kinds of oppression, namely sexism, racism and classism. She is oppressed sexually by her parents, Carl Kenwood John who raped her continually until she gets pregnant twice in the age of twelve and sixteen, and Mary L. Johnston who mollested and abused her both physically and mentally. The cause of sexism on Precious is disfuncional family between her parents because of several factors including low educational background, low economic condition, and influnced by bad social environment. Moreover, the racism is caused by the under indoctrination of social image about Black and White where being black is less value than being white. Meanwhile, the classism is caused by low educational background and low economic condition that lead them to exploit Precious to get welfare money from the Social Department. The effects of the oppressions on Precious’ psychological condition are post traumatic stress disorder (PTSD) with the symptoms such as depression, feeling of sadness, low self- esteem, lack of concentration, have suicidal thought, anxiety, and flashback to the past event. Her struggle to cope with the oppression is called defense mechanisms including repression, regression, flight, and fight. Through her struggle, she can survive to get better life in the future. | |
| 893 | 6889 | E1A007115 | POLITIK HUKUM PENGATURAN HUBUNGAN KERJA DALAM UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA (Tinjauan Filosofis Tentang Arah Keberpihakan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan) | Krisis ekonomi yang menimpa Indonesia semenjak tahun 1997-1998 berdampak pada meluasnya penangguran, rendahanya pertumbuhan ekonomi dan disertai dengan meningkatnya jumlah angkatan kerja yang berbanding terbalik dengan jumlah lapangan pekerjaan. Upaya untuk keluar dari krisis yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan meminjam dana dari lembaga donor internasioal seperti International Monetery Found dan World Bank dan dipandang perlunya menarik investasi asing. Terkait dengan hal tersebut dibutuhkan suatu kepercayaan dari pihak asing, kepercayaan tersebut diperoleh jika Indonesia mampu berkomitmen menjalankan isu-isu tekanan ekonomi dan politik yang sering disuarakan dunia internasional. Isu politik yang mencolok pasca runtuhnya rezim Soeharto adalah demokratisasi dalam segala aspek termasuk juga di bidang perburuhan, dimana dalam hal ini berimbas pada liberalisasi pembentukan serikat buruh. Di sisi lain, isu ekonomi yang menonjol adalah perombakan stuktur ekonomi konglomerasi yang berjaya pada era Soeharto menjadi ekonomi yang kompetitif dan terintegrasi dengan perekonomian global (liberalisasi ekonomi). Isu ekonomi ini dikawal ketat oleh IMF, sebagai lembaga pengucur bentuan pemulihan ekonomi. Solusi yang ditawarkan IMF untuk keluar dari kondisi krisis adalah menjalankan prinsip-prinsip neoliberal dalam segala aspek, termasuk juga aspek perburuhan, dimana untuk mengatasi banyaknya pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang rendah hanya bisa dilakukan dengan cara membentu dunia usaha yaitu dengan dua cara yaitu, memberi potongan pajak bagi dunia usaha dan menerapkan sistem pasar kerja yang fleksibel. Akibat logika berpikir neoliberal dan tekanan yang begitu kuat dari dunia internasional, pemerintah dengan mantap mengusung gagasan perburuhan yang berkarakter neoliberal, kondisi ini berdampak pada proses pembentukan regulasi tentang ketenagakerjaan. Berlandaskan tekanan dari tidak bangkitnya roda perekonomian dan tekanan dunia internasional lahirlah Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, dimana dalam regulasi ini fleksibilitas pasar kerja terakomodir di dalamnya yaitu penerapan hubungan kerja yang bersifat Perjanjian Waktu Tertentu dan outsourcing, walaupun konsep tersebut tidak sesuai dengan garis politik hukum yang terkandung dalam Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945. Terkait arah keberpihakan dalam regulasi ini adalah lebih kepada pengusaha dimana pemerintah menganggap pengusaha sebagai patner dalam rangka pertumbuhan ekonomi dan buruh dalam hal ini dianggap sebagai komoditas, kondisi ini tidak sesuai dengan garis politk hukum Indonesia yang terkandung di Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. | The economic crisis hit indonesia since the 1997-1998 impact on the spread of unemployment, low economic growth and accompanied by an increase in the number of labor force was inversely with the number of jobs. An attempt to emerge from the crisis was made by the government to borrow from international institutions such as the international monetary fund and world bank and asian and viewed the need to attract more foreign investment. Related to that required a confidant of foreigners, confidence is gained if the country can commit to run the economic and political pressure that often echoed the international community. Political issue of the collapse of showy soeharto regime is democracy in all aspects included in the field of labor, where in this effect on the liberalization of trade unions. On the other hand, is an economic structure that is prominent reshuffle ekomoni conglomerate that it at the suharto economy competitive and integrated into the global economy and liberalization ). The economy is escorted strictly by the imf, as the provider bentuan economic recovery. Solutions offered by the imf to come out of the crisis is running principles neoliberalism in all aspects, including the labor, where to address a number of unemployment and low economic growth can only be done by means of membentu business is two ways namely, to cut taxes for businesses and implement the labor markets flexible. The logical thinking neoliberalism and so strong pressure from the international community, government to embrace the idea that a labor; characterless neoliberalism these conditions resulted in the process of formation about manpower regulation. It ' s based on the pressure of the international economy and was born of act no. 13 / 2003 about manpower, where the labor market flexibility of regulation is terakomodir it is the employment relationship by a given time and outsourcing but the concept was not in accordance with the political law contained in article 8 paragraph ( 2 ) of the 1945 constitution. A partiality in regulations regarding this is a business that the government is consider the entrepreneurs as partners within the framework of the economy and the labour it is regarded as a commodity, this condition is not in accordance with the legal politk contained in indonesia. | |
| 894 | 6777 | C1C006128 | Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Sukarela Dalam Laporan Keuangan Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia Pada Periode Tahun 2010-2011) | Penelitian ini merupakan studi empiris pada perusahaan Manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia, dengan judul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Luas Pengungkapan Sukarela Dalam Laporan Keuangan Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2010-2011). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, tingkat likuiditas, leverage, tingkat profitabilitas, dan umur perusahaan terhadap luas pengungkapan sukarela laporan tahunan secara parsial dan simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan Manufaktur yang listing di BEI selama tahun 2010-2011. Metode dokumentasi digunakan dalam penelitian ini dan dihasilkan 73 sampel perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan, likuiditas, leverage, profitabilitas, dan umur perusahaan secara simultan berpengaruh positif pada laporan tahunan sukarela selama periode 2010-2011, namun hanya leverage yang berpengaruh parsial signifikan. | This research is an empirical study of listing Manufacture companies in Indonesia Stock Exchange, which title is “Analysis The Influence Factors Toward Level of Voluntary Disclosure Of Annual Report (The Study of Manufacturing Companies Which Are Listed In Indonesia Stock Exchange During 2010-2011)”. The aims of the research are to investigate the influence of company size, liquidity, leverage, profitability, and company ages toward level of voluntary disclosure of annual report partially and simultaneously. The population of this research is Manufacturing companies which are listed in Indonesia Stock Exchange during 2010-2011. Documentation method is used in this research and it’s resulted 73 sample companies. Based on the research and data analysis using path analysis it can be concluded that company size, liquidity, leverage, profitability, and company ages simultaneously have positive influence to the level of voluntary disclosure of annual report during the period 2010-2011, but only leverage that partially had a significant influence. | |
| 895 | 6891 | G1A006144 | THE MOTIVE AND THE EFFECT OF TANKADO’S BETRAYAL ON DAN BROWN’S DIGITAL FORTRESS | Penelitian ini berjudul " The Motive and the Effect of Tankado’s Betrayal on Dan Brown’s Digital Fortress" , yang menganalisis tentang pengkhianatan Tankado. Penelitian ini membahas mengenai motif pengkhianatan Tankado dan efek pengkhianatan Tankado. Pendekatan psikologis diterapkan dalam menganalisis motif dan efek pengkhianatan Tankado dalam novel. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambarkan fenomena pengkhianatan Tankado berdasarkan motif dan efek dengan analisis karakter. Data primer diambil dari Dan Brown Digital Fortress, sedangkan data sekunder diambil dari sumber daya eksternal berkaitan dengan teori kecemasan dan mekanisme pertahanan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif pengkhianatan Tankado dipengaruhi oleh dominasi niat Strathmore, perhatian Tankado untuk Hak Asasi Manusia, dan trauma pribadi Tankado. Dominasi niat Strathmore dalam menggunakan TRANLTR berbeda dengan tujuan Tankado menciptakan mesin untuk berdamai. Perhatian Tankado untuk Hak Asasi Manusia yang ditunjukkan karena niat Strathmore untuk mengakses semua privasi pribadi dengan mesin. Sementara itu, trauma pribadi Tankado ditunjukkan ketika ia dideportasi dari NSA dan diasingkan dalam komunitasnya. Selain itu, pengkhianatan Tankado juga memberikan beberapa efek, seperti keputusasaan Tankado, Strathmore ambisi, dan keputusasaan Strathmore. Tankado merasa putus asa karena dia tidak bisa menjaga mesinnya, bahkan ia telah menciptakan kode benteng digital dan menciptakan alibi keberadaannya dengan kehadiran orang ketiga. Ambisi Strathmore ditunjukkan dalam usahanya untuk mendapatkan kode digital fortress untuk mengambil mengendalikan TRANSLTR dan menjadi orang dengan kebanggaan di NSA . Sementara itu, keputusasaan Strathmore ditunjukkan ketika mesin menjadi tidak terkontrol dan meledak, yang juga memupuskan semua ambisi Strathmore. | This research is entitled “The Motive and the Effect of Tankado’s Betrayal on Dan Brown’s Digital Fortress”, which analyzes the Tankado’s betrayal. This research studies about the motive of Tankado’s betrayal and the effect of Tankado’s betrayal. The psychological approach is applied in analyzing the motive and the effect of Tankado’s betrayal in the novel. The method of this research is descriptive qualitative that describes the phenomenon of Tankado’s betrayal based on his motive and the effect through character analysis. The primary data is taken from Dan Brown’s Digital Fortress, whereas the secondary data is taken from external resources relates to theory of anxiety and defense mechanism. The result of this research shows that the motive of Tankado’s betrayal is affected by the domination of Strathmore’s intention, Tankado’s attentiveness to Human Rights, and Tankado’s personal trauma. The domination of Strathmore’s intention in using the TRANLTR is different to Tankado’s purpose creating the machine to make peace. Tankado’s attentiveness to Human Rights is shown because of Strathmore’s intention to accessing all personal privacy with the machine. Meanwhile, Tankado’s personal trauma is shown while he is being deported from NSA and being exiled in his community. Besides, Tankado’s betrayal also gives several effects, such as Tankado’s desperation, Strathmore’s ambition, and Strathmore’s desperation. Tankado feels desperate because he cannot keep his machine, even he has created the code of digital fortress and creating alibi of his existence with the presence of third person. Strathmore’s ambition is shown in his efforts to get the code of digital fortress in order to take control the TRANSLTR and to be the pride person in NSA. Whereas, Strathmore’s desperation is shown when the machine becomes uncontrolled and explode, which also breaks all Strathmore’s ambition. | |
| 896 | 6793 | F1C007018 | PEMAKNAAN PERILAKU SEKSUAL PADA PELAJAR SMA DI PURWOKERTO TIMUR DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI | Penelitian ini berjudul pemaknaan perilaku seksual pada pelajar sma di purwokerto timur dalam perspektif fenomenologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemaknaan pelajar SMA di Purwokerto Timur terhadap perilaku seksual dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan pelajar SMA di Purwokerto Timur melakukan seks pranikah dan tidak melakukan seks pranikah. Penelitian ini menggunakan metodologi fenomenologi dengan teori interaksionisme simbolik. Dalam analisis data, penulis menggunakan analisis model interaktif, yang terdiri dari 3 komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dilakukan dengan bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu siklus. Hasil dari penelitian ini adalah pemaknaan perilaku seksual di kalangan pelajar sekolah menengah atas di Purwokerto Timur diungkapkan sebagai ungkapan rasa cinta dan kasih sayang terhadap pacar, juga sebagai ungkapan keromantisan, dan merupakan hal yang biasa dilakukan, rasa cinta dan kasih sayang mengalami peyorasi atau penyempitan makna, dan adanya pergeseran pandangan dalam mengidentifikasikan perilaku seksual. perilaku seksual itu harus sampai tahapan intercoursing, kalau hanya foreplaying bukan perilaku seks namanya, karena dalam alam bawah sadar mereka tahapan foreplaying itu kegiatan yang sudah biasa dilakukan para pasangan pelajar SMA.. | The study entitled the definition of sexual behavior in high school students in purwokerto timur in the perspective of Phenomenology. The purpose of this research is to know the meaning of high schools students in east Purwokerto against sexuality and aware of the factors that led to high schools students in east Purwokerto did premarital sex and premarital sex is not doing. This study used a phenomenological methodology with the theory of interaksionisme symbolic. In the analysis of data, writer using analysis model interactive, consisting of 3 components analysis, namely, the reduction of data, data presentation, and the withdrawal of the conclusions made by interactive form with the process of data collection as a cycle. from this study is the definition of sexual behavior among secondary school students in east Purwokerto disclosed as an expression of a sense of love and compassion against the boyfriend, as well as an expression of romance, and it is wont to do, a sense of love and compassion are having peyorasi or narrowing of meaning, and the presence of shifting views in identifying sexual behavior. sexual behavior that should be up to the stage, if only intercoursing foreplaying sex activities rather than its name, because in their subconscious stages the activities already foreplaying wont to do the couples premarital high school student. | |
| 897 | 6493 | E1A007049 | Perampasan dan Perusakkan Barang Bukti Telepon Genggam Dalam Tindak Pidana Narkotika (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No.118/Pid.Sus/2010/PN.Clp) | Penetapan status barang bukti dalam kasus Narkotika merupakan keputusan majelis hakim yang penting, karena berpengaruh terhadap pencegahan terjadinya Tindak Pidana Narkotika yang dapat dilakukan dengan berbagai macam alat atau media. Salah satunya adalah Telepon Genggam milik tersangka. Apa yang menjadi dasar pertimbangan majelis hakim menetapkan perampasan dan perusakan terhadap barang bukti telepon genggam dalam Tindak Pidana Narkotika tersebut dan sudah sesuaikah penetapan majelis hakim tersebut dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Permasalahan inilah yang menjadi alasan penulis membuat skripsi dengan judul “Perampasan dan Perusakan Barang Bukti Telepon Genggam Dalam Tindak Pidana Narkotika (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 118/Pid.Sus/2010/PN.Clp)”. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data terhadap putusan No. 118/Pid.Sus/2010/PN.Clp, maka ditarik kesimpulan bahwa pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam penetapan perampasan dan perusakan barang bukti telepon genggam pada putusan No.118/Pid.Sus/2010/PN.Clp adalah adanya pembuktian berdasarkan alat-alat bukti yang sah menurut undang-undang, persesuaian barang bukti dengan alat bukti, barang bukti telepon genggam berkaitan langsung dengan tindak pidana narkotika, terpenuhinya unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 45 ayat (4); Pasal 194 ayat (1); Pasal 46 ayat (2) KUHAP; Pasal 35 ayat (1) KUHP; serta Pasal 101 ayat (1) dan Pasal 136 Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mengenai persesuaian pertimbangan hukum majelis hakim dalam menentukan status barang bukti telepon genggam pada putusan No.118/Pid.Sus/2010/PN.Clp dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam Pasal 86, telepon genggam termasuk sebagai perluasan alat bukti didukung alat bukti lain, didasarkan pada : Pasal 45 ayat (4); Pasal 194 ayat (1); 46 ayat (2) KUHAP; dan Pasal 35 ayat (1) KUHP dengan memperhatikan ketentuan Pasal 101 ayat (1), Pasal 135, dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kata Kunci : Perampasan dan Perusakan, Barang Bukti. | Determination of the status of exhibit/evidence in narcotics cases is one of the decisions of the judges are important, because it will affect the Narcotics Crime prevention is likely to be done with a variety of tools or media that continue to follow the development of the era. One of them was the suspect's Mobile Phones. Then what is the basis for consideration of the judges set the forfeiture and destruction of evidence in the mobile phone Crime Narcotics and is it already correspond between determination judges with Regulations No. 35 Year 2009 on Narcotics. At least the problem is the reason for the author to take a thesis with the title "Perampasan dan Perusakan Barang Bukti Telepon Genggam Dalam Tindak Pidana Narkotika/ Confiscation and Destruction of Mobile Phones Exhibit In Narcotics Crime (A Judicial Review About Case Verdict No. 118/Pid.Sus/2010/PN.Clp)". Based on the results of research and data analysis concerning verdict No.. 118/Pid.Sus/2010/PN.Clp, it can be concluded that the consideration of the judges in determining the legal seizure and destruction of evidence in decision No.118/Pid.Sus/2010/PN.Clp the authentication based on legal evidences, the rapprochement between the exhibit and the evidence, the cell phone evidence directly related to narcotic crime, as well as the fulfillment of the elements contained in Pasal 45 ayat (4); Pasal 194 ayat (1); Pasal 46 ayat (2) KUHAP; Pasal 35 ayat (1) of the KUHP / Criminal Code, as well as Pasal 101 ayat (1) and Pasal 136 of Regulations No. 35 Year 2009 on Narcotics. Correspondence regarding legal reasoning of the judges in determining the status of mobile phones (cell phones) evidence in the decision No.118/Pid.Sus/2010/PN.Clp with Regulations No. 35 Year 2009 on Narcotics, under Pasal 86 of the law, including the expansion of the mobile phone as evidence supported other evidence, based on: Pasal 45 ayat (4); Pasal 194 ayat (1); 46 ayat (2) KUHAP, and A Pasal 35 ayat (1) KUHP with regard to the provisions of Pasal 101 ayat (1), Pasal 135, and Pasal 4of Regulations No. 35 Year 2009 on Narcotics. Keywords : Confiscation and Destruction, Exhibit/Evidence. | |
| 898 | 6921 | C1B010125 | Analisis Pengaruh Pengetahuan Merek, Asosiasi Merek, Kredibilitas Merek, Nilai-nilai Konsumen, dan Negara Asal Terhadap Niat Beli Smartphone Blackberry Di Purwokerto | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan merek, asosiasi merek, kredibilitas merek, nilai-nilai konsumen, dan negara asal terhadap niat beli smartphone Blackberry di Purwokerto. Sampel yang digunakan adalah 100 orang yang berada di Purwokerto yang mengetahui smmartphone merek Blackberry. hasil dari penelitian ini adalah menunjukan adanya pengaruh positiv pengetahuan merek, asosiasi merek, dan nilai-nilai konsumen terhadap niat beli, sedangkan kredibilitas merek dan negara asal tidak berpengaruh terhadap niat beli. | The purpose of this study was to analyze the effect of brand knowledge, brand association, brand credibility, consumer value, and country of origin on purchse intention smartphone Blackberry in Purwokerto. The sample of studies were 100 the people who know Blackberry in Purwokerto . The result of this research showed that brand knowledge, brand association, and consumer value has positive effect on purchase intention, while brand credibility and country of origin has no effect on purchase intention. | |
| 899 | 6898 | F1A006079 | Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri (Studi Tentang Eksistensi PNPM Mandiri di Desa Melung Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas) | Indonesia merupakan negara kaya akan sumber daya alam yang melimpah yang terdapat hampir merata diseluruh penjuru negara. Akan tetapi etos kerja yang dimiliki oleh warga negaranya tidak mencerminkan bahwa negara Indonesia merupakan negara kaya. Tingkat kemiskinan yang ada di Indonesia menurut sumber BPS pada tahun 2012 mencapai dari sekitar 29,13 juta orang. Agar permasalahan ini dapat teratasi tentunya diperlukan keseriusan pemerintah serta dukungan dan kerjasama dari pihak masyarakat untuk menangani masalah ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digagaslah suatu program yang bernama PNPM Mandiri yang diluncurkan oleh Presiden RI tanggal 30 April 2007 di Kota Palu-Sulawesi Tengah yang merupakan program penanggulangan kemiskinan di Indonesia yang berbentuk bantuan langsung pada masyarakat dan merupakan bentuk program pembangunan dengan mengedepankan partisipasi masyarakat. Desa Melung yang sebelumnya masuk dalam kategori Desa Inpres beralih menjadi desa binaan PNPM Mandiri. Pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari PNPM Mandiri diprogramkan seperti jalan utama desa, irigrasi, serta SPP (Simpan Pinjam Perempuan) menjadi fokus utama pembangunan dan pemberdayaan. Dalam prosesnya setiap masyarakat berhak untuk memberikan suaranya untuk diajukan menjadi suatu program kerja yang nantinya usulan tersebut akan dijadikan pertimbangan. Pembangunan jalan desa yang telah membuat terbukanya akses jalan sehingga alat-alat pertanian dapat dimanfaatkan membuat angka produksi meningkat, aliran irigrasi yang mempermudah pengairan yang digunakan untuk membasahi lahan, SPP (Simpan Pinjam Perempuan) yang dimanfaatkan untuk permodalan usaha seprti produksi gula aren. Ditahun 2012 yang lalu Desa Melung masuk dalam nominasi Lomba Perencanaan Partisipasif, hal ini membuktikan bahwa Desa Melung telah cukup berhasil membawa desanya untuk selangkah lebih maju, apalagi ditahun 2013 ini Desa Melung menjadi salah satu desa pelopor pengunaan internet. Ini semua dapat tercapai atas kreatifitas dari tim perangkat desa untuk memilih kegiatan yang tepat guna yang juga kegiatan tersebut bermanfaat oleh masyarakat sehingga masyarakat mau untuk berkerja sama menyukseskan program-program tersebut. | Indonesia is a country rich in natural resources are abundant, there were nearly evenly distributed all over the country. But the work ethic that is owned by its citizens not reflect that Indonesia is a country rich. Levels of poverty that exist in Indonesia, according to sources in 2012 BPS reach of approximately 29.13 million people. In order to overcome these problems is certainly takes the seriousness of the government as well as the support and cooperation of the community to deal with this problem . To overcome these problems initiated a program called PNPM Mandiri, which was launched by the President on 30 April 2007 in the city of Palu - Central Sulawesi is Indonesia's poverty reduction program in the form of direct assistance to the community and is a form of program development by promoting community participation. Melung village previously in the category of village Presidential turned village built PNPM Mandiri. Rural infrastructure development that comes from PNPM Mandiri programmed as the village's main street, irigrasi, and SPP (Women's Savings and Loans) be the main focus of development and empowerment. In the process, each community has the right to vote to be introduced into a work program that the proposal will be taken into consideration. Construction of rural roads has made the opening of access roads so that farming equipment can be used to make production rate increases, which facilitates the flow irigrasi used irrigation to water the land, SPP (Women's Savings and Loans) venture capital are utilized for the production of palm sugar bleak . In 2012 that the village Melung nominated in Participatory Planning Competition, this proves that the village has been quite successful Melung brought the village to step forward, especially in 2013 the village Melung be one of the pioneer village of internet usage. This all can be achieved on the creativity of the village team to choose the right activity to which the activity is also beneficial to the community so that people want to work together success of such programs. | |
| 900 | 6893 | E1A008178 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN JASA TRAVEL PADA PERUSAHAAN TRAVEL CIPAGANTI BERDASARKAN PASAL 4 UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN | ABSTRAK Dalam era globalisasi, masyarakat dituntut serba cepat karena semakin tingginya kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi sesuai tuntutan dari perkembangan zaman, kemajuan teknologi, serta mobilitas yang tinggi. Untuk memenuhi hal tersebut, masyarakat memerlukan jasa transportasi yang sesuai dengan kebutuhan, yaitu jasa transportasi yang memberi pelayanan yang baik, aman, nyaman, teratur, tertib, lancar, cepat, tepat dan dengan biaya yang mudah dijangkau oleh daya beli masyarakat. Dalam penyelenggaraan pengangkutan darat menggunakan travel, ternyata banyak hak-hak penumpang yang tidak dipenuhi sebagaimana mestinya oleh perusahaan travel seperti banyak kasus kecelakaan yang berakibat kematian atau luka-luka. Sehubungan dengan itu diperlukan adanya pengaturan-pengaturan secara hukum untuk menentukan tanggung jawab perusahaan pengangkutan sehingga kepentingan penumpang terlindungi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perlindungan hukum kepada konsumen yang mengalami kecelakaan dalam perjalanan menggunakan jasa Travel Cipaganti berdasarkan Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mengkaji dan mempelajari buku, literatur, jurnal, dan data internet. Data primer yaitu data yang diperoleh melalui studi lapangan dengan melakukan wawancara dengan manajer umum Perusahaan Travel Cipaganti Agen Purwokerto. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam tatanan hukum positif di Indonesia terdapat beberapa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan hukum bagi penumpang transportasi darat khususnya pengangkutan dengan travel, yaitu antara lain: Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 35 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2001 Tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen. Materi perlindungan hukum yang diatur meliputi: tanggung jawab perusahaan pengangkutan darat yang terdiri dari tanggung jawab terhadap penumpang, tanggung jawab terhadap barang, tanggung jawab terhadap keterlambatan, tanggung jawab asuransi. Materi hukum berikutnya adalah penentuan nilai ganti rugi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan pengangkutan udara. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Tanggung Jawab Pengangkut. | ABSTRACT In globalization era, fast-paced society demanded because increasing community needs that must be met according to the demands of the times, technological advancement, and high mobility. To meet this, people need transportation services to suit the needs, the transport services that give good service, safe, comfortable, organized, orderly, smooth, fast, accurate and cost easily accessible by the community. In the operation of overland transportation by a travel, there are many rights of passengers who are not properly met by a travel company as many cases of accidents resulting in death or injury. Therefore it is necessary to have legal arrangements for determining the duty of the freight company that protected the interests of passengers. The problem in this research is how legal protection to consumers who had an accident in the trip of using the services of Travel Cipaganti under Article 4 of Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection. This study uses a normative study with specifications, descriptive research . Data used in this study is secondary data and primary data. Secondary data obtained through the study of literature by reviewing and studying books, literature, journals, and Internet data. Primary data obtained through field study by conducting interviews with the general manager of Agent Purwokerto Cipaganti Travel Company. The results showed that the positive legal order in Indonesia there are several rules of legislation relating to the protection of the law for passenger overland transportation especially transportation with travel, among other things: Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 35 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2001 Tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen. Material legal protection set includes: corporate responsibility overland transport consisting of the passengers responsibility, responsibility for the goods, the responsibility for delay ,liability insurance. The next law is a matter of determining the value of compensation that must be met by the air carrier. Keywords : Protection of Law , Carriers Liability. |