Artikelilmiahs
Menampilkan 961-980 dari 48.725 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 961 | 6961 | H1C009055 | DETEKSI IRIS DAN PUPIL MATA BERBASIS OPENCV MENGGUNAKAN METODE TRASNFORMASI HOUGH CIRLCE | Pengolahan citra merupakan aplikasi dari teknologi informasi, Istilah pengolahan citra digital secara umum didefinisikan sebagai pemrosesan citra dua dimensi menggunakan komputer. Dalam definisi yang luas, pengolahan citra digital juga mencakup seluruh data dua dimensi yang dapat berupa ribuan ataupun jutaan pixel yang terkumpul dan terbentuk menjadi pola. Perkembangan teknologi pengolahan citra pun merambah dunia kesehatan, di mana memunculkan algoritma untuk pendeteksian katarak. Deteksi tepi canny dan metode hough circle merupakan algoritma yang pemanfaatannya diperuntukkan dalam deteksi iris dan hough circle karena kesesuaiannya terhadap objek yang diteliti dengan memanfaatkan pola lingkaran dan deteksi lingkaran yang diperoleh dari hari pendeteksian tepi canny. Pada penelitian tugas akhir ini digunakan perangkat lunak visual studio 2010 dengan library OpenCV 2.3.1 degan bahasa pemrograman C/C++ dengan citra yang digunakan adalah citra dari kamera smartphone. Dari hasil yang dilakukan, tingkat keberhasilan pendeteksian menggunakan transformasi hough cirlce mencapai 86,67 % dan untuk proses masking pupil yang dilakukan didapatkan kualitas keberhasilan mencapai 60%. | Image processing is an aplication of Information Technology, In generally, the image processing is a two-dimensional image processing using a computer,digital image processing also includes all two-dimensional data that can be thousand or millions of pixel and the pixels are collected and formed into a pattern. The Development of image processing technology also penetrated the world of health which was produced algorithm for the detection of cataract. Canny edge detection and hough cirlce method is an algorithm intended utilization in iris detection and from the Canny edge detection . In the final project used software visual studio 2010 with the OpenCV library 2.3.1 degan programming language C / C + + with the imagery used is the image of a smartphone camera. The result of detection used hough circle transform reached success 86,67 % and 60% to quality of masking image. | |
| 962 | 6963 | C1J006014 | Pengaruh Pengeluaran Pemerintah atas Pendidikan, Kesehatan, Rumah Tidak Layak Huni dan Fasilitas Transportasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kebumen tahun 1998-2011 | Penelitian ini berjudul Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Atas Pendidikan, Kesehatan, Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Dan Fasilitas Transportasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kebumen tahun1998-2011. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah atas pendidikan, kesehatan, Bantuan rumah tidak layak huni, dan Fasilitas transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kebumen periode 1998-2011. Pengeluaran pemerintah atas Rumah tidak layak huni dan fasilitas transportasi termsuk dalam infrastruktur. Pengeluaran pemerintah atas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pada dasarnya merupakan suatu investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Efek pembangunan terhadap ketiga sektor tersebut tidak dapat berdampak langsung melainkan membutuhkan beberapa periode untuk dapat merasakan dampaknya. Terdapat Lag ketika pemerintah mengeluarkan anggaran pembangunan atau belanja daerah untuk ketiga sector tersebut dengan dampak kebijakan tersebut, maka dibutuhkan suatu penelitian yang menggunakan runtun waktu (time series). Investasi pemerintah dalam pendidikan, kesehatan dan infrastruktur akan menyebabkan peningkatan kualitas modal manusia dan prasarana fisik, hal ini akan memicu investasi ekonomi, investasi ekonomi selanjutnya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, karena banyaknya modal yang tersedia untuk pembangunan. Model analisis yang digunakan adalah model Regressi linear berganda, dengan model ini diharapkan dapat menjelaskan bagaimana pengaruh dari variable bebas terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemudian data yang di masukan kedalam input regressi adalah data yang sudah di Lag satu tahun. Hasil regresi menunjukan bahwa variabel bebas berpengaruh positif. Hanya variable pendidikan dan fasilitas transportsi yang tidak signifikan akan tetapi memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi. | This research entitled “Asendency of Government Expense on Education, Health, Aid for Improper Living Houses, and Transportation Facilities to the Economic Growth in Kebumen Regency Time Period 1998–2011”. Purpose in this research is analyzing how Asendency of Government Expense on Education, Health, Aid for Improper Living Houses, and Transportation Facilities to the Economic Growth in Kebumen Regency Time Period 1998–2011. Government Expense on Aid for Improper Living Houses, and Transportation Facilities included in the infrastructure. Government Expense on Education, Health and infrastructure is basically an investment on economic growth. Effects of development of the third sector is not able to have a direct impact, but requires some period to be able to feel its impact. Have a Lag When the government issued development or regional spending budget for the third sector with this policy, the impact of the it is required a research that uses time series. Government investment in education health and infrastructure will cause capital increase the quality of human and physical infrastructure this will boost investment, economic economic investation will affect economic growth, because of the capital available for development. A model analysis used is the model regressi, linear worship of idols with this model is expected to explain how the influence of variable government expenditure on education, health and infrastructure on economic growth. Then the data in input into the input regressi is data which has been a Lag one year. The results of the regression show that the government spending on education, health, unfit for habitation, aid the house and transportation facility influential positive. Only variable education and facilities transportation an insignificant but give a positive impact on economic growth. | |
| 963 | 6968 | C1A008107 | Kontribusi dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pengrajin Klanting Terhadap Kesejahteraan Keluarga (Studi Kasus Pada Industri Makanan Kecil Klanting di Desa Kalikidang Kecamatan Sokaraja) | Penelitian ini berjudul “Kontribusi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pengrajin Klanting Terhadap Kesejahteraan Keluarga (Studi Kasus Pada Industri Makanan Kecil Klanting Di Desa Kalikidang Kecamatan Sokaraja)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, jam kerja, umur, dan jumlah anak terhadap pendapatan pengrajin klanting untuk mengetahui kontribusi pendapatan pengrajin klanting terhadap pendapatan keluarga, dan untuk mengetahui pendapatan keluarga dalam pemenuhan standar kebutuhan hidup layak (KHL). Pengrajin klanting yang menjadi responden berjumlah 24 orang. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, rumus dari Singarimbun dan perbandingan pendapatan perkapita dengan standar KHL kabupaten Banyumas bulan Mei 2013. Berdasarkan penelitian dan analisis menunjukkan bahwa: 1. Umur dan jumlah anak menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin klanting, sedangkan tingkat pendidikan dan jam kerja berpengaruh terhadap pendapatan pengrajin klanting, 2. Besarnya kontribusi pengrajin klanting sebesar 62 persen, hal ini menunjukkan besarnya kontribusi pendapatan pengrajin klanting terhadap pendapatan keluarga mempunyai kontribusi yang besar (lebih dari 50 persen), 3. Pendapatan keluarga belum dapat memenuhi standar KHL dan dapat dikatakan tidak sejahtera. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu: 1. Diharapkan pengrajin perlu memfokuskan pada jam kerja untuk meningkatkan pendapatan, 2. Pengrajin klanting perlu menekuni pekerjaannya, adanya inovasi baru dalam memproduksi klanting dan pemasaran yang lebih luas, 3. Pendapatan keluarga belum dapat memenuhi standar KHL, perlu adanya penambahan bahan baku yang memiliki kualitas baik, tambahan jam kerja untuk produksi klanting, dan juga kredit usaha. | The study is titled "Contribution and Factors Affecting Revenue Craftsmen Klanting Against Family Welfare (Case Study On Small Food Industry Klanting In Rural District Kalikidang Sokaraja)". This researchaims todetermine the effect ofthe level ofeducation, hours worked, age, andnumber of childrenon the incomeartisansklanting,to determine thecontribution incometoartisansklanting of income family, andfamily incometodeterminethefulfillment ofthe needs ofdecent livingstandard(KHL). Klantingcraftsmenwhowere respondentsnumbered24people. The analytical tool used is multiple linear regression analysis, the formulaofSingarimbun, andcomparison ofper capita incomewithKHLstandarddistrictBanyumasin May2013. Based onresearchandanalysisshowsthat: 1. Age andnumber of childrenshoweda negativeinfluence, while theeducationlevelshoweda positivebut not significanteffectandpositiveeffectof working hours, 2. The contribution ofartisansklantingby 62percent, thisshowsthe contribution ofincometo the family incomeklantingcraftsmenhavecontributed greatly(over 50 percent), 3. Family incomecan’t meet thestandards ofthe KHLand may besaid to beprosperous. The implicationsofthe above conclusionsare: 1. It is expected thatproducersneed tofocusontoimprove theincome ofworking hours, 2. Craftsmanklantingnecessaryto his work, a new innovationin producingandmarketingklantingwider, 3. Family incomecan not meetstandardsKHL, the need for additionalraw materialswhichhavegoodquality, extraworking hoursforklantingproduction, as well asbusiness loans. | |
| 964 | 6964 | H1L009016 | RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN MAKANAN DAN MINUMAN BERBASIS CLIENT SERVER DENGAN PLATFORM ANDROID | Android adalah sistem operasi mobile menggunakan versi modifikasi dari kernel Linux. Multifungsi android tidak hanya sebagai sarana untuk sms, telepon, ataupun browsing tetapi android kini banyak digunakan sebagai kebutuhan lainnya dengan aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh developer-developer personal maupun perusahaan. Penggunaan media mobile android untuk pemesanan makanan dapat membantu proses bisnis didalam restoran atau tempat makan. Pemesanan menggunakan aplikasi android ini dapat menghemat waktu, pemesanan secara manual mengakibatkan bertumpuknya nota pemesanan terutama pada saat ramai pengunjung, pensil yang tumpul, dan pena atau kertas pemesanan yang habis membuat pelanggan bosan menunggu lama sehingga mengklaim buruk akan tempat makan tersebut. Aplikasi pemesanan makanan dan miniuman ini memakai komputer disisi remote server dapur dan kasir serta mobile android disisi client (pelayan). Dimana ketika pelayan menerima pemesanan makanan dari pengunjung akan diinput langsung melalui mobile android dan dapat dilihat dibagian dapur kasir melalui komputer. | Android is a mobile operating system that using modified version of the Linux kernel. Multifunction android not only for sms, telephone, or browsing but android is now widely used for other purposes with applications that created by developers of personal and corporate. Android mobile usage for ordering foods can help business proses in a restaurants or eating places. Reservation using this android application can save time in ordering foods and drinks, because during this reservation manualy resulting in the accumulation of a notebook, especialy when crowded of customers, blunt pencil, and pen or paper booking bored out to make customers wait longer and claimed poor with the places. Application ordering foods and drinks use a computer on the server side as well as the kitchen and the cashier and use android mobile on booking client side (the waitress) . when the waitress accepting reservations from visitors it will be input directly through android mobile and can be seen in the kitchen and cashier side by a computer. | |
| 965 | 6965 | C1B010018 | ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL DISTRESS PADA INDUSTRI BARANG-BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA | Penelitian ini merupakan penelitian studi empiris pada industri barang-barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2012. Penelitian ini mengambil judul "Analisis Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Financial Distress pada Industri Barang-Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal industri terhadap kondisi financial distress. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah profit margin, return on assets, current ratio, debt ratio, ukuran perusahaan, tingkat inflasi, tingkat suku bunga BI. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi, tinjauan pustaka serta pencarian di internet. Penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh industri barang-barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel terpilih sembilan perusahaan yang dapat dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi berganda menunjukkan: (1) Variabel profit margin, return on assets, current ratio, debt ratio, ukuran perusahaan, tingkat inflasi dan tingkat suku bunga BI secara simultan berpengaruh signifikan terhadap financial distress. (2) Variabel profit margin, debt ratio, ukuran perusahaan, tingkat suku bunga BI secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap kondisi financial distress dan variabel return on assets, current ratio, dan tingkat inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress. Implikasi dari kesimpulan penelitian ini adalah pihak manajemen perusahaan dan investor harus lebih memperhatikan profit margin, debt ratio, ukuran perusahaan, dan tingkat suku bunga BI agar dapat mengindikasi adanya kondisi financial distress yang dapat menyebabkan terjadinya kebankrutan pada suatu perusahaan. Pada hasil penelitian ini nilai R-Square sebesar 82% sehingga sisanya sebesar 18% dijelaskan oleh variabel lain. Oleh karena itu, bagi penelitian selanjutnya hendaknya memasukan variabel independen lain seperti rasio keuangan berbasis aliran kas dan rasio relatif industri. Selain itu, peneliti selanjutnya hendaknya memperluas ataupun mengganti objek penelitian seperti perusahaan perbankan dan keuangan agar diperoleh hasil yang lebih beragam. | The purpose of this research was to investigate the influence of internal and external factors to financial distress. Variables used in this research were the profit margin, return on assets, current ratio, debt ratio, company size, inflation rate, Bi rate. This research used multiple regression analysis.the population in this research is all of consumption goods industry listed in the Indonesian Stock Exchange period 2009-2012, using purposive sampling as sampling method nine companies were chosen. Based on the research and data analysis which used multiple regression analysis showed: (1) profit margin, return on assets, current ratio, debt ratio, company size, inflation rate, Bi rate simultaneously affect the financial distress. (2) variable profit margin, debt ratio, company size, Bi rate are partially significant negative impact to financial distress, and variable return on assets, current ratio, inflation rate are partially not significant negative impact to financial distress. | |
| 966 | 6966 | H1D008020 | KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS BETON DENGAN SUBSTITUSI ABU BATU TERHADAP AGREGAT HALUS ASAL GUNUNG MERAPI | Beton merupakan bahan konstruksi bangunan yang banyak digunakan karena bahan dasarnya mudah didapat dan relatif murah. Akhir-akhir ini teknologi beton mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana inovasi-inovasi baru banyak dihasilkan baik dengan menambahkan bahan tambahan kimia ataupun pozolanik material dan juga komposisi dari campuran beton. Salah satunya adalah dengan mengganti sebagian pasir dengan limbah abu batu sebagai agregat halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan dan modulus elastisitas beton dengan mengganti sebagian pasir dengan abu batu. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Presentasi abu batu yang ditambahkan adalah sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, 100%. Pengujian benda uji dilakukan pada umur beton 28 dan 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan optimum pada umur 56 hari dengan nilai 33,97 MPa. Kenaikan kuat tekan beton sebanding lurus dengan kenaikan modulus elastisitas beton yaitu 17690,30 MPa. Substitusi abu batu untuk mencapai kuat tekan dan modulus elastisitas optimum adalah 25 %, semakin tinggi substitusi abu batu nilai kuat tekan betonnya menurun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kuat tekan yang mengalami peningkatan kekuatan dari umur 28 ke umur 56 menandakan waktu pengikatan beton terjadi lebih lama. Bahan tambah yang mengandung kandungan SiO2 mempunyai waktu ikat yang lebih lama (Kustinah, 2009). Modulus elastisitas beton sebanding lurus dengan nilai kuat tekan beton dengan kata lain semakin tinggi nilai kuat tekan maka modulus elastisitasnya pun semakin tinggi dan sebaliknya. | Concrete is material that is widely used for the base ingredients as it’s easily provided and inexpensive enough. Concrete technology lately has developed rapidly since new innovations are produced either by adding chemical additives or phozolanics material and also the composition of the concrete mix. One of those is replacing some portion of sand with stone dust as fine aggregate. The purpose of this study was to determine the compressive strength and modulus of elasticity of the concrete by the method. Specimens used were concrete cylinders with diameter of 150 mm and height of 300 mm. Presentation of added stone dust was 0%, 25 %, 50 %, 75 %, 100 %. The specimens were tested on concrete age of 28 days and 56 days. The results showed that the optimum value of compressive strength at the age of 56 days was of 33.97 MPa. The increase of concrete compressive strength was comparable proportionally to the increase of concrete elastic modulus with value of 17690.30 MPa. Substitution of stone dust in order to reach the compressive strength and modulus of elasticity of the optimum was 25 %. The higher substituting of gray stone, the less concrete compressive strength value occurs. Based on the results of this study, it can be concluded that the compressive strength increased from age 28 to age 56 signifies the time of concrete binding occurs longer. Addition materials containing SiO2 content has longer binding time (Kustinah , 2009). Elasticity modulus of concrete is proportional to the compressive strength of concrete, or it can be said that the higher the value of the compressive modulus, the higher the elasticity modulus formed, and vice versa. | |
| 967 | 6763 | C1B010039 | ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA, STRUKTUR MODAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh manajemen modal kerja, struktur modal dan likuiditas terhadap kinerja pada Perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2011. Dengan menggunakan purposive sampling, penelitian ini menggunakan 22 perusahaan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan analisis linear berganda, untuk menganalisis data digunakan SPSS statistic 16.0 dengan kesimpulan : (1) WCT mempunyai pengaruh positif terhadap return on assets, (2) ITO tidak berpengaruh terhadap return on assets, (3) RTO berpengaruh positif terhadap return on assets, (4) DER tidak berpengaruh terhadap return on assets, (5) CR memiliki pengaruh negative terhadap return on assets. | The purpose of this research was to analyze the effect of the working capital management, capital structure and liquidity toperformancesin property and real estate companies listed on Indonesia Stock Exchange during 2009 until 2011. By using purposive sampling, this research used 22 companies as the samples. This study used multiple regression analysis as the method an based on the result of research which used SPSS statistic 16.0 as the tool to analyze data, the conclusions were as follows : (1) WCT had the positive effect on return on assets, (2) ITO had no effect on return on assets, (3) RTO had the positif effect on return on assets, (4) debt to equity ratio had no effect on return on assets, (5) current ratio had the negative effect on return on assets. | |
| 968 | 6967 | C1A007022 | ANALISIS PENDAPATAN DAN KONSUMSI PENGEMUDI ANGKUTAN DESA DI PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Analisis Pendapatan dan Konsumsi Pengemudi Angkutan Desa di Purwokerto Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh jam kerja, jalur angkutan, pengalaman dan umur kendaraan terhadap pendapatan pengemudi angkutan desa di wilayah Purwokerto Kabupaten Banyumas. Untuk mencapai tujuan tersebut dalam penelitian ini digunakan teknik regresi linear berganda. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 65 pengemudi angkutan desa. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diperoleh : (1.) Besarnya pendapatan pengemudi angkutan desa di Purwokerto secara bersama-sama dipengaruhi oleh Variabel bebas yaitu jam kerja, jalur angkutan dan umur kendaraan, sedangkan pengalaman pengemudi tidak mempengaruhi besarnya pendapatan yang diperoleh. (2.) Besarnya pendapatan keluarga pengemudi angkutan desa di purwokerto cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, (3.) Berdasarkan hasil perhitungan indicator taraf hidup, bahwa terdapat 16 keluarga atau 24,62 persen termasuk dalam kriteria kurang sejahtera. Terdapat 1 keluarga dalam kriteria pra sejahtera dan sisanya 48 rumah tangga atau 73,85 persen sudah termasuk dalam kriteria sejahtera. Implikasi dari hasil penelitian adalah : (1.) Penghasilan menjadi pengemudi angkutan desa masih lebih baik apabila dikerjakan dengan tekun, memanfaatkan waktu yang ditentukan oleh dinas perhubungan Kabupaten Banyumas dengan maksimal, dan termasuk didalamnya memperhatikan kendaraannya agar dapat menarik pengguna jasa transportrasi, (2.) Pengemudi angkutan desa hendaknya lebih memfokuskan pada aspek pelayanan dan penambahan waktu kerja, supaya lebih banyak lagi para penumpang yang mereka layani sehingga dapat meningkatkan besarnya pendapatan. | This study is entitled “Analysis of the revenue and consumption of the driver a freight village in the Banyumas city”. The purpose of this research is to uncover how the influence of the working hours, transport, the experience and age of vehicles on drivers transport revenue village in Purwokerto. To achieve these goals, study uses multiple linear regression techniques. The number of samples taken is as much as 65 drivers. Based on the results of the research, it can be obtained : 1. The amount of revenue of the drivers is jointly influenced by independent variables, is hours of work, the transport and the ge of the vehicle, while the drivers experience does not affect the amount of income earned. 2. The drivers family income amount is sufficient to meet the needs of family life. 3. Based on the results of the calculation of indicators of welfare, there are 16 family or 24,62 percent included in the criterion of less prosperous. There is 1 in the criteria and the remaining 48 pre-prosperous households or 73,85 percent includes. The implications of the research are : 1. Salary of being public transportations still better when it continues with passion. Take the maximum work hours from the Banyumas Social Departemen, include to serve the best service to the customer and keep the good condition for the vihicles. To interest the customer for using public transportation. 2. The drivers of village transportation service should be focusing more on aspects of service and the addition of working time, so more of the passengers they serve that can increase the amount of income. | |
| 969 | 6970 | C1A007117 | PENDAPATAN, KONSUMSI DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN BURUH Cv. ANGGITA PUTRA HAIR EXTENSION DI KELURAHAN SOKARAJA KIDUL KABUPATEN BANYUMAS | Di Kabupaten Banyumas, tepatnya di Kelurahan Sokaraja Kidul Kecamatan Sokaraja terdapat suatu perusahaan khususnya di bidang kecantikan yaitu Cv. Anggita Putra Hair Extension atau teknik sambung rambut, didalam proses produksinya menggunakan bahan baku utama berupa rambut. Rambut yang digunakan berasal dari rambut asli atau rambut tiruan (hair syntetic). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui pendapatan yang diterima oleh buruh Cv. Anggita Putra Hair Extension di Kelurahan Sokaraja Kidul Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas belum sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyumas yaitu sebesar Rp875.500,00 jika dibandingkan dengan pendapatan yang diterima oleh buruh. Kontribusi pendapatan yang diterima oleh buruh terhadap pendapatan rumah tangga cukup besar yaitu ≥ 56,45 persen, dan belum dapat memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga sehari-hari dengan rata-rata pendapatan buruh yang belum dapat memenuhi standar kebutuhan hidup layak apabila dibandingkan dengan standar kebutuhan hidup layak Kabupaten Banyumas yaitu Rp906.000,00. | In Banyumas, exactly in Sokaraja Kidul there is a especially company in the field of beauty which Cv. Anggita Putra Hair Extension or in the production process using primary raw materials in the form of hair. The hair used from the original hair and artificial hair called with (syntetic hair). Based on the research result can be know in the revenue received by the workers not in accordance with Upah Minimum Kabupaten (UMK) Banyumas city that amounted to earnings when compared to Rp875.500,00 received by labour. Contribution revenues received by workers agains the household income is ≥ 56,45 persen and not able to meet the daily consumption needs with an average income of workers who are not able to meet the standards of decent life needs (KHL) when compared with the standard needs of decent life needs (KHL) is Rp906.000,00 in Banyumas city. | |
| 970 | 6971 | C1B008124 | Pengaruh Pemberdayaan Karyawan Kepercayaan Kepada Pemimpin Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus di Kantor Badan KB Kabupaten Wonosobo) | RINGKASAN Penelitian ini merupakan penelitian survei pada karyawan di kantor Badan KB Kabupaten Wonosobo khususnya yaitu PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana). Penelitian ini mengambil judul Pengaruh Pemberdayaan Karyawan, Kepercayaan pada Pemimpin Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja (studi pada petugas PLKB Kantor Badan KB Kabupaten Wonosobo). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan karyawan, kepercayaan pada pemimpin, dan kepuasan kerja terhadap kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di kantor Badan KB Kabupaten Wonosobo khususnya PLKB. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 72 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Regresi linear berganda menunjukkan bahwa : 1) Pemberdayaan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. 2) Kepercayaan pada pemimpin berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. 3) Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan, pihak Badan KB hendaknya memberdayakan karyawan dengan cara melibatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan, mengakui kinerja dan eksistensi karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Sedangkan dalam hubunganya dengan kepercayaan pada pemimpin hendaknya seorang pemimpin dapat berperilaku yang positif sehingga karyawan berkeyakinan bahwa pemimpin mampu mengarahkan dan membimbing mereka bekerja lebih baik, jujur dan konsisten, dan pemimpin harus terbuka terhadap berbagai pemikiran, usul dan pendapat bawahannya yang berguna bagi Badan KB. Selanjutnya kepuasan kerja juga merupakan hal penting bagi peningkatan kinerja karyawan. Hal yang bisa dilakukan untuk dapat meningkatkan kinerja karyawan yaitu dengan cara memperhatikan perkembangan karir karyawan, memberikan kompensasi yang sesuai, memberikan fasilitas yang memadai agar para karyawan merasa senang dan puas bekerja di Badan KB sehingga berdampak pada peningkatan kinerja mereka. | SUMMARY This study is a survey of office employees in the Agency KB Wonosobo regency especially the PLKB ( Family Planning Field Workers ). This study takes the title Influence Employee Empowerment Confidence in Job Satisfaction on Performance Leader (Studies on PLKB Office of Wonosobo Regency KB ). The purpose of this study was to determine the effect of employee empowerment, confidence in leadership, and job satisfaction on performance. The method used in this study is a multiple linear regression. The population in this study were employees who worked in the office of the Agency in particular PLKB KB Wonosobo regency. The respondents who were taken in this study was 72 respondents. Based on the research and analysis data using multiple linier regression, showed that : 1) Empowering employees significant positive effect on performance. 2) Confidence in leaders significant positive effect on performance. 3) Job satisfaction significant positive effect on performance. The implications of the above conclusions in an effort to improve employee performance, the Agency KB should empower employees by involving employees in the decision-making process, acknowledging the existence of employee performance and to finish the job properly. Meanwhile, in relation to the trust in the leader of a leader should be able to behave in a positive so that employees believe that the leader is able to direct and guide their work better, honest and consistent, and the leader should be open to ideas, suggestions and opinions of subordinates that are useful to the Agency KB. Further job satisfaction are also important for improving the performance of employees. Things you can do to improve employee performance is by looking at the employees' career development, giving appropriate compensation, provide adequate facilities so that the employees feel happy and satisfied working in the Agency KB so the impact on improving their performance. | |
| 971 | 6983 | C1C007061 | PENGARUH LUAS PENGUNGKAPAN SUKARELA, ASIMETRI INFORMASI, BETA SAHAM, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP COST OF EQUITY CAPITAL (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Luas Pengungkapan Sukarela, Asimteri Informasi, Beta Saham, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Cost Of Equity Capital (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Luas Pengungkapan Sukarela, Asimteri Informasi, Beta Saham, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Cost Of Equity Capital. Metode penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data transaksi harian berupa return, volume perdagangan, harga saham, harga penawaran, harga permintaan, volume permintaan, volume penawaran, beta, IHSG, dan return bebas risiko serta dokumen lain yang terkait dengan objek yang diteliti. Metode analisis menggunakan analisis regresi berganda. Hipotesis dalam penelitian ini menyebutkan bahwa pengungkapan sukarela, asimetri informasi, beta saham, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap cost of equity capital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asimetri informasi dan beta saham secara signifikan mempengaruhi cost of equity capital. Sedangkan, pengungkapan sukarela dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap cost of equity capital. Implikasi penelitian ini bahwa Upaya yang dilakukan pihak perusahaan untuk meminimalkan cost of equity capital adalah dengan melihat dari sisi asimetri informasi dan juga tingkat resiko perusahaan (beta). Kata Kunci: Pengungkapan Sukarela, Asimetri Informasi, Beta Saham, Ukuran Perusahaan, Cost of Equity Capital. | The study is titled "The Effect of Voluntary Disclosure area , Asimteri Information , Beta Market , and Firm Size To The Cost Of Equity Capital ( SOEs Empirical Study On Company Registered In Indonesia Stock Exchange ) " . The purpose of this study was to analyze the influence area of Voluntary Disclosure , Information Asimteri , Beta Market , and Firm Size To The Cost Of Equity Capital . This research method is done by analyzing the daily transaction data such as returns , trading volume , stock price , bid price , ask price , demand volume , the volume of deals , beta , JCI , and risk -free returns as well as other documents related to the object under study . Methods of analysis using multiple regression analysis . This hypothesis states that a voluntary disclosure , information asymmetry , beta stocks , and firm size affect the cost of equity capital . The results showed that the asymmetry of information and beta stocks significantly affect the cost of equity capital . Meanwhile , voluntary disclosure and firm size has no significant effect on the cost of equity capital . The implications of this study that the efforts made by the company to minimize the cost of equity capital is the view of the asymmetry of information and also the level of company risk ( beta ). Keyword: voluntary disclosure, asymmetry information, bid-ask spread, cost of equity capital, beta market, firm size. | |
| 972 | 7056 | P2FB11003 | PERLAKUAN DISKRIMINATIF TERHADAP WARIA: STUDI KASUS KEBIJAKAN PENERAPAN E-KTP BAGI WARIA DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS | Waria, jiwa perempuan yang terperangkap pada raga laki-laki merupakan realitas yang sesungguhnya intim dengan kehidupan. Namun, denyut nadi masyarakat masih memaknai waria sebagai rupa dari patologi sosial. Pengejawantahannya sebagai waria mengubur padam kemampuan yang dimilikinya, bahkan menumbuhkan diskriminasi dan kekerasaan yang lekat dalam kesehariannya. Hak atas Kartu Tanda Penduduk pun tak pernah tersentuhnya. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk diskriminasi yang meliputi diskriminasi hukum, sosial budaya, ekonomi dan politik yang dialami oleh waria dalam pengajuan n e-KTP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik triangulasi data digunakan sebagai teknik pemeriksaan data. Subjek penelitian adalah Waria berumur diatas 17tahun keatas, sudah menetap 1tahun atau lebih di Kabupaten Banyumas, sudah pernah mengajukan permohonan e-KTP dan mengalami diskriminasi dalam pelayanan e-KTP. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, diketahui bahwa diskriminasi hukum menunjukan kebijakan terkait e-KTP belum mempertimbangkan aspek kekhusussan yang dimiliki waria. Sedangkan, diskriminasi sosial budaya yaitu penolakan keluarga menjadi sumber kesulitan.Diskriminasi ekonomi, keterbatasan kesempatan bekerja dan biaya terkait e-ktp yang memberatkan. Terakhir, diskriminasi politik berupa kehilangan hak suara karena tidak memiliki KTP, tidak terdaftar dalam DPT dan kekuasaan politisi yang memberikan hak suara dengan persyaratan tertentu. | Transvestite, female soul who is trapped in male body is a real intimate with the reality of life. However, people still make sense of transvestites as a way of social pathology. Manifest as a transsexual, it buries his ability or skill, even discrimination and violence inherent in daily life. Right to have an identity card is never touched. The purpose of this study to describe and analyze the forms of discrimination, including law, socio-cultural, economic and political discrimination suffered by transvestites in filing e-ID card. This study used a qualitative approach. Research data collection using in-depth interviews, observation and documentation. Data triangulation technique is used as a data checking techniques. Subjects are transvestites, age over 17 above, has lived 1 year or more in Banyumas regency, have been applied for e-ID card and have been discriminated in the e-ID card service. Based on the research and analysis of data, legal discrimination shows that related e-ID policy did not consider specific aspects that owned by transvestites. Meanwhile, social and cultural discrimination is a source of family rejection. Economic discrimination are limited job opportunities and associated costs e-ID card. Last, political discrimination in the form of loss of voting rights because it does not have ID cards, does not enrolled in the DPT and the power of politicians who give voting rights with certain requirements. | |
| 973 | 6972 | C1K008015 | THE EFFECT OF TEAMWORK, JOB ENVIRONMENT AND SALARY ON JOB PERFORMANCE (Survey on Employees at PT. Maha Putera Fatih in Depok) | Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kerja sama tim, lingkungan kerja maupun gaji terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di Kantor PT. Maha Putera Fatih yang beralamat di Jl. KHM Yusuf Raya No. 60 A, Depok 16411 Jakarta. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan jumlah karyawan PT. Maha Putera Fatih di Depok yang berjumlah 115 orang. Metode penelitian ini adalah survei dengan teknik sampling menggunakan acak sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Slovin diketahui ukuran sampel sebanyak 55 responden. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi dapat diambil kesimpulan bahwa kerja sama tim, lingkungan kerja maupun gaji tmempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Maha Putera Fatih di Depok. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka dapat diimplikasikan bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja para karyawannya, pihak manajemen PT. Maha Putera Fatih di Depok perlu memperhatikan kebijakan yang terkait dengan kerja sama tim, lingkungan kerja maupun gaji karyawan | The aim of research was to analyze the effect of teamwork, job environment as well as salary on employee’s job performance. The research was conducted at the office of PT. Maha Putera Fatih on Jl. KHM Yusuf Raya Number 60 A, Depok 16411 Jakarta. Target population of this research was total employee of PT. Maha Putera Fatih in Depok amounted to 115 people. The method of research was survey, with sampling techniques used was simple random sampling. Based on the calculation of Slovin formula, the sample size was 55 respondents. Furthermore, the technique of data analysis that used in this study was multiple regression. Based on the result of data analysis, it can be concluded that teamwork, job environment as well as salary have significant effect on employee’s job performance at PT. Maha Putera Fatih in Depok. Based the conclusions, it can be implied that as an effort to improve their employee’s job performance, the management of PT. Maha Putera Fatih in Depok needs to pay attention on teamwork, job environment and salary policy | |
| 974 | 6973 | C1A007112 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KONSUMSI AIR BERSIH PELANGGAN PDAM KABUPATEN BANYUMAS CABANG PURWOKERTO | Penelitian ini berjudul: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Konsumsi Air Bersih Pelanggan PDAM Kabupaten Banyumas Cabang Purwokerto. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga dan sumber air lain yang digunakan secara simultan dan parsial terhadap konsumsi air bersih pada PDAM Kabupaten Banyumas Cabang Purwokerto. Hipotesis yang diajukan adalah pendapatan kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga dan sumber air lain yang digunakan secara bersama-sama maupun secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi air bersih pada PDAM Kabupaten Banyumas Cabang Purwokerto. Alat analisis yang digunakan adalah analisa regresi dengan uji hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga dan sumber air lain yang digunakan secara bersama-sama maupun secara parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi air bersih pada PDAM Kabupaten Banyumas Cabang Purwokerto. Implikasi dari penelitian ini bahwa pemakaian dan konsumsi air bersih oleh pelanggan PDAM Kabupaten Banyumas Cabang Purwokerto akan semakin bertambah dengan semakin bertambahnya tingkat pendapatan kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, pendidikan kepala keluarga dan sumber air lain yang digunakan. Oleh karena itu hendaknya PDAM mempersiapkan infrastruktur dan mendapatkan sumber air lagi agar ketersediaan dan pasokan air bersih tetap lancar dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang semakin meningkat. | The study is titled: Factors Affecting Water Consumption PDAM customers Banyumas Purwokerto Branch. The purpose of research is to analyze the influence of head of household income, family size, education level of head of household and other water resources used simultaneously and partially on water consumption at Navan Branch Unit taps. The hypothesis is head of household income, family size, education level of head of household and other water resources used together or partially have a significant effect on the consumption of water in taps in Purwokerto. This research used regression analysis to test the hypothesis using the F test and t test. Based on the results of this study concluded that head of household income, family size, education level of head of household and other water resources used together or partially have a significant effect on the consumption of water in taps in PDAM Banyumas Purwokerto Branch. The implications of this study that the use and consumption of water by Banyumas PDAM customers Purwokerto Branch will be growing with the increasing levels of head of household income, household size, household education and other water resources used. Taps should therefore prepare the infrastructure and getting more so as the availability of water resources and water supply remains smooth and clean water to meet the needs of growing communities. | |
| 975 | 6478 | E1A008128 | KEKUATAN PEMBUKTIAN ALAT BUKTI SAKSI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Terhadap Putusan Perkara Nomor : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg.) | ABSTRAK Pembuktian mempunyai tujuan untuk mencari dan mendapatkan kebenaran materiil. Oleh karena itu hakim harus berhati-hati, cermat dan matang dalam menilai dan mempertimbangkan masalah pembuktian seperti diatur dalam KUHAP. Faktor manusia merupakan penyebab utama terjadinya Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, hal tersebut terjadi karena adanya kesempatan dan kurang tanggungjawabnya atas kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada pelaku Tindak Pidana Korupsi tersebut. Hakim dalam kasus ini menggunakan alat bukti Saksi yang digunakan untuk membuktikan kesalahan terdakwa atas Tindak Pidana Korupsi yang mengakibatkan kerugian perekonomian Negara. Alat Bukti Saksi merupakan alat bukti keterangan yang menentukan, dan menilai apakah tindak pidana itu benar-benar terjadi dan dilakukan oleh terdakwa. Berdasarkan uraian tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berjudul “Kekuatan Pembuktian Alat Bukti Saksi Dalam Tindak Pidana Korupsi (Studi Terhadap Putusan Perkara Nomor: 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg?” Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka disusun pokok permasalahan, pertama bagaimanakah kekuatan pembuktian alat bukti saksi pada Putusan perkara Nomor : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg? kemudian yang kedua bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam Putusan perkara Nomor : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg? Spesifikasi penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian perskriptif, yaitu suatu penelitian untuk mendapatkan saran-saran mengenai apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tertentu, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder. Pertimbangan hakim menilai kekuatan alat bukti saksi dalam Tindak Pidana Korupsi yang menyebabkan kerugian perekonomian Negara pada putusan Pengadilan Nomor : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg? adalah sah karena telah terpenuhinya syarat formil dan syarat materiilnya sebagai alat bukti saksi dengan keterangan beberapa Pertimbangan hakim pada Putusan Nomor : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg. dalam membuktikan kesalahan terdakwa yaitu dengan terpenuhinya batas minimum pembuktian menurut Pasal 183 KUHAP yaitu sekurang-kurangnya dengan dua alat bukti yang sah berupa saksi dan keterangan ahli. Penjatuhan pidana 1 (satu) tahun 9 (sembilan) bulan kepada terdakwa hanya untuk mempertanggungjawabkan secara yuridis atas Tindak Pidana Korupsi. Kata kunci : Pembuktian, keterangan saksi, Tindak Pidana Korupsi. | ABSTRACT Proof has the objective to seek and obtain the material truth. herefore judges must be cautious, careful and mature in assessing and considering the problems of proof as set out in the Criminal Procedure Code. he human factor is a major cause of Corruption in Indonesia, it happens because of the lack of opportunity and the responsibility for keperayaan diberikaan by the government to the perpetrators of Corruption Act. The judge in this case using the witness evidence used to prove the guilt of the accused on the Corruption which resulted in loss of the State's economy. Evidence Witness testimony is decisive evidence, and assess whether the crime actually occurred and performed by the defendant. Based on these descriptions, the writer is interested in conducting a study titled "The Power Proof Evidence Witness In Corruption (Studies on Judgment Case Number: 01/Pid.Sus./2011/PN.TIPIKOR.Smg Based on the background described above, then composed subject matter, first, how the strength of evidence in the witness evidence Decision Number : 01/Pid.Sus/2011/PN.Tipikor.Smg? then the second how the judge in imposing criminal judgement against the defendant in Decision Number : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg? This study uses the specification specifications perskriptif research, is a study to get suggestions on what to do to solve a particular problem, the source data used in this study is a secondary data source. Consideration judges assess the strength of evidence in the witness Corruption causes economic losses in the State Court judgment No. 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg. is legitimate because it has been the fulfillment of formal requirements and their material conditions as evidence a witness, with the description of some judges Considerations in Decision Number : 01/Pid.Sus/2011/PN.TIPIKOR.Smg in proving the guilt of the accused is the fulfillment of the minimum threshold of proof under Section 183 Criminal Procedure Code that at least with two valid evidence such as witness and expert testimony. Criminal punishment 1 (one) year 9 (nine) months to the defendant legally accountable only to the Corruption Keywords: Evidence, witnesses, Corruption. | |
| 976 | 6974 | C1B009084 | ANALISIS PENGARUH BIAYA BERPINDAH, PERSEPSIAN NILAI, KEPUASAN PELANGGAN, KUALITAS PELAYANAN, RASA PERCAYA TERHADAP RETENSI PELANGGAN PADA INDUSTRI RITEL (Studi Kasus pada Minimarket Alfamart di Jalan Kampus Grendeng Purwokerto) | Penelitian ini berjudul “Analisis pengaruh Biaya berpindah, Persepsian Nilai, Kepuasan Pelanggan, Kualitas Pelayanan dan Rasa Percaya terhadap Retensi Pelanggan pada Industri Ritel” (studi kasus pada Minimarket Alfamart di Jalan Kampus Grendeng Purwokerto). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh secara parsial kualitas pelayanan dan persepsian nilai terhadap kepuasan pelanggan, (2) pengaruh secara parsial kualitas pelayanan, persepsian nilai dan kepuasan pelanggan terhadap biaya berpindah, (3) pengaruh secara parsial kepuasan pelanggan dan biaya berpindah terhadap rasa percaya, (4) pengaruh secara parsial rasa percaya terhadap retensi pelanggan, (5) pengaruh rasa percaya dalam memediasi hubungan antara kepuasan pelanggan dan biaya berpindah terhadap retensi pelanggan pada minimarket Alfamart Grendeng. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa S1 Universitas Jenderal Soedirman yang menjadi pelanggan Alfamart Grendeng. Sampel yang digunakan dipilih dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 sampel yang merupakan mahasiswa S1 Universitas Jenderal Soedirman. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda, regresi sederhana dan sobel test. Variabel penelitian yang digunakan adalah kualitas pelayanan, persepsian nilai, kepuasan pelanggan, biaya berpindah, rasa percaya dan retensi pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. (2) Persepsian nilai berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. (3) Kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap biaya berpindah. (4) Persepsian nilai berpengaruh positif terhadap biaya berpindah. (5) Kepuasan pelanggan tidak berpengaruh terhadap biaya berpindah. (6) Kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap rasa percaya. (7) Biaya berpindah tidak berpengaruh terhadap rasa percaya. (8) Rasa Percaya berpengaruh positif terhadap retensi pelanggan. (9) Rasa Percaya memediasi hubungan antara kepuasan pelanggan dengan retensi pelanggan. (10) Rasa Percaya tidak memediasi hubungan antara biaya berpindah terhadap retnsi pelanggan. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah Alfamart perlu : (1) menambah jumlah kasir ketika jumlah pengunjung sedang banyak dan parkir yang lebih luas. (2) Menjadi sponsor untuk event dan memasang iklan di media cetak atau televisi serta menetapkan harga yang lebih ekonomis. (3) Memberikan bonus poin, potongan harga pada lebih banyak produk, menciptakan kartu member dengan biaya yang terjangkau. (4) meningkatkan system quality control setiap produk, menyediakan produk yang lebih lengkap. (5) Meningkatkan kepedulian kepada konsumen baik dalam melayani di dalam toko maupun kepada lingkungan sekitar dengan berbagai program CSR. (6) Meningkatkan kenyamanan pelanggan di dalam toko dengan penataan barang dan ruangan yang ber AC, strategi biaya berpindah seperti poin berhadiah sebagai investasi pelanggan. | This study entitled " Analysis of the influence of switching cost , perceived value , customer satisfaction , service quality and trust on customer retention in the Retail Industry " ( case study on Alfamart Minimarket on Jl. Campus Grendeng Purwokerto) . The purpose of this study was to determine: (1) partially effect of service quality and perceived value on customer satisfaction, (2) partially effect of service quality, perceived value and customer satisfaction on switching cost, (3) partially effect of customer satisfaction and switching cost on trust. (4) patially effect of trust on customer retention, (5) mediating effect of trust in the relationship between customer satisfaction and switching costs on customer retention. The population in this study were all students of the University of Jenderal Sudirman S1 who become customers of Alfamart Grendeng . The number of samples that used as many as 100 samples of regular undergraduate student of University of Jenderal Soedirman. Analysis of the data used in this study is multiple regression , simple regression and the Sobel test . The variables used in this study is the quality of service , perceived value , customer satisfaction , switching cost , trust and customer retention The results showed: (1) service quality has a positive effect on customer satisfaction. (2) perceived value has a positive effect on customer satisfaction. (3) Service quality does not has an effect on switching cost. (4)Perceived value has a positive effect on switching cost. (5) Customer satisfaction does not has an effect on switching cost. (6) Customer satisfaction has a positive effect on trust. (7) Switching cost does not has an effect on trust. (8) Trust has a positive effect on customer retention. (9) Trust mediate the relationship between customer satisfaction to customer retention. (10) Trust does not mediate the relationship between switching cost to customer retention. The implications of the above conclusions are Alfamart needs to: (1) increase the amount of the cashier when the number of visitor are too much and provide parking lot wider. (2) Become a sponsor for the event and advertising in the mass media or television and set a more economical price. (3) Provide bonus points, discounts on more products, create a card to an affordable cost. (4) improve the system of quality control each product, provide a more complete product. (5) Increase awareness to better serve customers in the store or to the neighborhood with a variety of CSR programs. (6) Increase in customer convenience goods store to good arrangement and the room use AC, increase the strategy of switching cost such as rewards points as the customer's investment. | |
| 977 | 6975 | C1A008043 | EFISIENSI EKONOMI DAN TINGKAT PENDAPATAN PENGRAJIN INDUSTRI SEPATU KULIT DI KOTA BANDUNG TAHUN 2012 (Studi Kasus Sentra Industri Sepatu Kulit Cibaduyut) | Penelitian ini berjudul “Efisiensi Ekonomi dan Pendapatan Pengrajin Industri Sepatu Kulit di Kota Bandung Tahun 2012 (Studi Kasus Sentra Industri Sepatu Kulit Cibaduyut)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi ekonomi dan pendapatan bersih pengrajin industri sepatu kulit yang kemudian dikaitkan dengan pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2013 dengan mengambil data pada bulan Desember 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei terhadap pengrajin mebel kayu dengan jumlah sempel 47 pengrajin. Penelitian ini dilakukan dengan metode Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, dan data diperoleh dengan melakukan wawancara dan penyebaran kuesioner kepada pengrajin industri sepatu kulit di Kota Bandung. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui pendapatan bersih adalah π=TR-TC, untuk mengetahui efisiensi ekonomi menggunakan analisis R/C, dan untuk mengetahui pendapatan bersih dalam kaitannya dengan KHL digunakan analisis tabulasi dengan membandingkan antara rata-rata pendapatan bersih industri sepatu kulit dengan daftar KHL sebesar Rp 1.465.000,00 per bulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan bersih pengrajin industri sepatu kulit di Kota Bandung pada saat produksi terakhir, yakni bulan Desember 2012 rata rata adalah sebesar Rp6.358.911,47. Efisiensi rata-rata untuk pengrajin sepatu kulit sebesar 1,06, yang artinya bahwa nilai efisiensi industri sepatu kulit di Kota Bandung >1 berarti menunjukan bahwa usaha terebut sudah efisien. Pengrajin yang dapat memenuhi KHL ada sebanyak 28 orang atau sebesar 59,57 persen. Sedangkan pengrajin yang tidak dapat memenuhi KHL ada sebanyak 19 orang atau sebesar 40,43 persen. Untuk implikasinya Berdasarkan uraian-uraian yang telah dijelaskan pada kesimpulan dan bab-bab sebelumnya, maka implikasi yang dapat disampaikan kepada para pengrajin industri sepatu kulit perlu meningkatkan jumlah produksinya dengan memperhatikan berbagai variabel yang berpengaruh terhadap jumlah produksi, seperti modal, bahan baku, dan tenaga kerja. Bagi pihak UPT persepatuan Cibaduyut perlu menambah pelayanan berupa penyediaan bahan baku kulit yang lebih murah supaya pengrajin sepatu kulit di Kota Bandung dapat menekan biaya produksi sehingga kegiatan produksi industri sepatu kulit menjadi lebih efisien. Bagi pihak pemerintah perlu memberikan pelatihan terhadap pengrajin supaya produktivitas industri sepatu kulit di Kota Bandung meningkat dan mampu bersaing dengan produk sepatu kulit lain, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pengrajin dan dapat memenuhi Kebutuhan Hidup Layak (KHL). | This research entitled "Economic Efficiency and Revenue of Craftsmen Leather Shoe Industry in Bandung in 2012 (Case Study Cibaduyut Leather Shoes Industry Centers )". One type of industry is leather shoes industry . Leather shoes using leather as its main ingredient. Commonly used in the production of leather shoes is a sheepskin leather or cowhide that has been through the tanning process. Leather shoes is preferred by consumers because of its good quality and durable. The purpose of this research was to determine the economic efficiency and net income craftsman leather shoes industry which was then linked to the fulfillment of Living Needs (KHL). This research was conducted with the primary data analysis method. Data obtained from interviews and questionnaires. Analysis used to determine the net income is π= TR-TC, to determine the economic efficiency analysis using R/C, and to determine the net income in relation to the KHL tabulation analysis was used to compare the average net income of leather shoe industry with KHL list of Rp 1,465,000.00 per month. These results indicate that net income craftsman leather shoe industry in Bandung at the time of the last production, which is the average of December 2012 amounted to 6.358.911,47. The average efficiency for shoe leather craftsmen at 1.06, which means that the efficiency of leather shoe industry in Bandung > 1 means the stretcher shows that business is efficient. KHL craftsmen who can meet as many as 28 people or by 59.57 percent. Whereas craftsmen are not able to meet KHL there are 19 or by 40.43 percent. According to the implication that the descriptions and conclusions described in previous chapters, the implications of which can be delivered to the craftsmen of leather shoe industry needs to increase the amount of production taking into account a variety of variables that affect the amount of production, such as capital, raw materials, and energy employment. For the UPT Persepatuan Cibaduyut need to add services include the provision of raw materials that are less expensive leather shoes leather craftsman in Bandung can reduce the cost of production so that production of leather shoes industry become more efficient. For the government needs to provide training to the artisans so that the productivity of leather shoe industry in Bandung increased and able to compete with other leather shoes products, so as to increase revenue to meet the craftsmen and Living Needs ( KHL ). | |
| 978 | 19077 | F1F013060 | The Role of Women in Rebellion in Collins' Mockingjay and Roth's Insurgent | Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran wanita dalam pemberontakan dalam kedua novel. Terlebih lagi, penelitian ini akan menjelaskan apakah peran wanita dalam pemberontakan melawan ide stereotipe wanita dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam peperangan. Peneliti menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data. Sebagai tambahan, teori komparatif dalam sastra digunakan untuk menganalisis perbedaan dan persamaan yang muncul pada kedua novel, diskusi tentang wanita juga digunakan untuk menganalisis isu wanita dan teori pemberontakan digunakan untuk menjelaskan lebih jauh mengenai pemberontakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa persamaan dan juga perbedaan yang bersangkutan dengan peran wanita di pemberontakan dalam kedua novel tersebut. Peneliti menemui persamaan pada isu tentang pemberontakan yaitu leader of rebellion (pemimpin pemberontakan), symbol of rebellion (simbol pemberontakan) dan form of rebellion (bentuk pemberontakan). Pada perbedaan, peneliti menemukan perbedaan pada way of fighting in rebellion (cara bertarung dalam pemberontakan), acceptance in being leader of rebellion (penerimaan dalam menjadi pemimpin pemberontakan) dan motivation of rebellion (motivasi pemberontakan). Sebagai tambahan, para karakter dapat merepresentasikan peran mereka dengan baik tanpa menghilangkan esensi peran yang telah diberikan kepada mereka. Pada akhirnya, penelitian ini juga membuktikan bahwa kemampuan atau ketidakmampuan seseorang terhadap sesuatu bukanlah berdasarkan oleh gender tetapi berdasarkan orang itu sendiri. | The research aims to figure out the role of women in rebellion in both novels. Furthermore, it explains whether the role of women in rebellion defies the idea of the stereotype of women, both in everyday life and in combats. The researcher used qualitative method in analyzing the data. In addition, comparative theory in literature is used to analyze the similarities and differences emerged in both novels, women’s studies is also used to analyze the issue of women, and theory of rebellion is used to explain further about rebellion. The result of this research shows that there are some similarities and differences related to the role of women in rebellion in both novels. Researcher found similarities to the issue in rebellion regarding to leader of rebellion, symbol of rebellion and form of rebellion. In the differences, researcher found the difference in way of fighting in rebellion, acceptance in being leader of rebellion and motivation of rebellion. Additionally, the characters can represent their roles very well and they do not lose any essence of roles given to them. Finally, this research also proves that one’s capability and inability of something is not based on their gender but it is based on the person itself. | |
| 979 | 6977 | C1A009127 | KONTRIBUSI BURUH WANITA TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA (Studi Kasus Buruh Wanita Penanam Bibit Pohon Reboisasi di Desa Dawuhan Kulon Kecamatan Kedung Banteng Kabupaten Banyumas) | Penelitian ini berjudul ”Kontribusi Pendapatan Buruh Wanita Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus Buruh Wanita Penanam Bibit Pohon Reboisasi di Desa Dawuhan Kulon Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan buruh wanita penanam bibit pohon reboisasi terhadap pendapatan rumah tangga, untuk mengetahui apakah pendapatan rumah tangga memenuhi pengeluaran rumah tangga dan untuk mengetahui apakah pendapatan rumah tangga tersebut sudah bisa memenuhi kriteria Standar Kebutuhan Hidup layak (KHL) Kabupaten Banyumas Tahun 2013. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 45 responden. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan metode sensus. Alat analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi dan analisis Avarege Propensity to Consume (APC). Berdasarkan hasil perhitungan, kontribusi pendapatan buruh wanita terhadap pendapatan rumah tangga masih kecil. Pendapatan rumah tangga buruh wanita telah mencukupi pengeluaran rumah tangga namun kehidupan buruh wanita penanam bibit pohon reboisasi belum sejahtera karena pendapatan perkapita berada dibawah Standar KHL Kabupaten Banyumas. Implikasi dari kesimpulan diatas adalah walaupun kontribusi pendapatan buruh wanita terhadap pendapatan rumah tangga kecil, namun pekerjaan sebagai buruh wanita penanam bibit pohon reboisasi sangat penting bagi para buruh untuk menambah penghasilan rumah tangga, sehingga pekerjaan tersebut perlu dipertahankan. Pengeluaran rumah tangga buruh wanita telah tercukupi namun tingkat konsumsi rumah tangga masih kecil sehingga diharapkan para suami dapat bekerja lebih keras untuk menambah kesejahteraan keluarganya. Para pengusaha bibit pohon reboisasi diharapkan dapat menambah upah buruh wanita supaya kesejahteraan buruh wanita penanam bibit pohon reboisasi meningkat. | This research gets title ” Contribution Of Woman Labour To Family Income (Case Study about Woman Labour of Planter seed trees Reforestation at Dawuhan Kulon Village, Kedungbanteng District, Banyumas's Regency)”. The goal of this research is subject to be know how big contribution of woman labour income of planter seed trees reforestation to family income, to know whether family income accomplish family financing and to know whether that family income can accomplish Default criterion reasonable lives requirement (Kehidupan Hidup Layak / KHL) Banyumas's regency year 2013. Total respondent in this research is 45 respondents. Samples taking method in this research utilize census method. Analysis tool is utilized that is Tabulation analysis and Avarege Propensity to Consume (APC) analysis. Based on calculations, the contribution of women labour on household income was smaller. Household income women labour have edequate household expenditure, but the lives of women labour planting seedlings for reforestation yet prosperous per capita income falls below the standard KHL Banyumas Regency. Implication of conclusion above is despite contribution woman labour income to family income that is little, but work as woman labour of planter seed trees reforestation is very important for labours to add family income, so that work needs to be kept. Family financing of woman labour was sufficed but family consumption level still little so that is be expected husbands gets to work stricter to add their family welfare. For entrepreneurs seed trees reforestation are expected gets to add woman labour pay so woman labour planter seed trees reforestation welfare worked up. | |
| 980 | 6978 | D1E009145 | PERBEDAAN KUALITAS SEMEN SEGAR SAPI PEJANTAN LIMOUSIN YANG DIKOLEKSI DENGAN INTERVAL WAKTU PENAMPUNGAN BERBEDA DI BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan interval waktu penampungan semen, serta mengetahui interval waktu terbaik untuk koleksi semen segar sapi pejantan Limousin. Sepuluh ekor sapi pejantan Limousin dengan umur yang seragam digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei berdasarkan data yang diperoleh dari catatan produksi ternak di Balai Inseminasi Buatan Lembang. Seluruh ternak dikoleksi dengan interval waktu 3 dan 4 hari selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan rataan volume semen, konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa, gerak massa spermatozoa dan pH pada ternak yang dikoleksi dengan interval 3 dan 4 hari secara berturut-turut sebesar 6.225 ± 1.60 ml dan 6.71 ± 1.50 ml; 1359 ± 363.71 x 106 dan 1381.2 ± 383.8 x 106; 67.0 ± 8.15 % dan 69.2 ± 5.75 %; 1.80 ± 0.40 dan 1.84 ± 0.37; 6.534 ± 0.135 dan 6.507 ± 0.132. uji t menunjukkan kualitas semen yang dikoleksi dengan interval waktu 3 dan 4 hari, tidak berbeda nyata (P>0.05). kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah semen yang dikoleksi dengan interval waktu 3 dan 4 hari memiliki kualitas semen yang sama baiknya bila dilihat dari volume semen, konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa, gerak massa spermatozoa dan pH semen yang dihasilkan oleh ternak. | The purpose of this research was to determine the difference of semen collection interval on fresh semen quality of Limousin bulls, and to know the best time collection interval to produce of fresh semen quality of Limousin bulls. Ten Limousin bulls with the same age were used in this experiment. Research method used was a survey by tracing production records of Limousin bulls at the centre of Artificial Insemination in Lembang. All the bulls were collected every three and four days interval periods for one month. The results showed that the average of the, semen volume, concentration of spermatozoa and spermatozoa motility, mass sperm motility and pH collected every 3 and 4 days were 6.225±1.60 ml vs 6.71±1.50 ml; 1359±363.71 million vs; 1381.2±383.8; 67.0±8.15% vs 69.2± 5.75 million/ml; 1.80±0.40 vs 1.84±0.37; 6.534±0.135 vs 6.507±0.132, respectively. T-test showed that the semen quality collected every 3 and 4 days had no significant difference (P>0.05). It can be concluded that the quality of fresh semen production collected every 3 and 4 days had the same good quality in term of semen volume, concentration of spermatozoa, sperm motility, mass sperm motility and pH. |