Artikelilmiahs
Menampilkan 42.801-42.820 dari 48.836 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 42801 | 46174 | H1A020086 | STUDI PENEMPATAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI BERDASARKAN JATUH TEGANGAN (STUDI KASUS PADA PT.PLN (PERSERO) ULP PURWOKERTO | Pada Sistem distribusi Listrik sering terjadi ketidakseimbangan beban antar fasa-fasanya karena sistem distribusi merupakan sistem 3 fasa, ataupun terjadi ketidaksabilan tegangan yang terjadi karena penyaluran energi Listrik jauh dari pusat pembangkit dan mengakibatkan losses pada saat penyaluran menuju beban atau konsumen. Losses itu bisa berupa rugi daya aktif dan rugi daya reaktif ataupun berupa drop voltage pada jaringan tegangan menengah dan jaringan tegangan ren- dah. Menurut SPLN 72 : 1987 penurunan tegangan (tegangan jatuh) pada beban penuh yang diperbolehkan pada jaringan tegangan menengah = 5% dari tegangan kerja untuk sistem radial dan untuk saluran tegangan rendah = 4% dari tegangan kerja tergantung kepadatan beban. Jika drop voltage melebihi batas yang ditentukan oleh PLN maka akan mengakibatkan efisiensi pada trafo distribusi berkurang yang mengakibatkan umur pakai trafo berkurang serta tegangan yang diterima pelanggan (beban) juga ikut turun atau berkurang. Untuk itu perlu dilakukan penempatan ulang trafo distribusi yang memperhatikan drop voltage pada jaringan tegangan menengah ataupun pada jaringan tegangan rendah yang tidak melebihi batas yang diijinkan PLN. | In the electricity distribution sustem is often an imbalance between the line to line load because the distribution system is a three phase system. Or cause in- stability due to voltage electrical energy distribution away from the central power and resulted in losses at the time of delivery to the load or the consumer. Losses that can be a loss of active power and reactive power loss or voltage drop on the network of medium voltage and low voltage networks. According to SPLN 72 : 1987 voltage drop at full load is allowed on the network medium voltage = 5% of the working voltage for radial system and for low voltage channel = 4% of the working voltage depending on load density. If the drop voltage exceed the limits specified by the PLN it could lead to reduced efficiency in distribution transformers resulting in reduced life of the transformer and the voltage received by the customer (load) also dropped or reduced. For it is necessary for the placement of the notice re- distribution transformers voltage drop on the medium voltage network or on the low voltage network which does not exceed the allowable limit of PLN | |
| 42802 | 46169 | J1C018048 | GASTRONOMI DALAM DRAMA "THE MAKANAI : COOKING FOR THE MAIKO HOUSE" Karya HIROKAZU KOREEDA | “Gastronomi dalam Drama The Makanai: Cooking for the Maiko House karya Hirokazu Koreeda” Oleh: Ricoh Panji Nugroho Studi ini mengambil drama Jepang yang bergenre makanan yaitu Gastronomi pada drama Netflix The Makanai: Cooking for the Maiko House karya Hirokazu Koreeda sebagai objek penelitian serta mengkaji budaya makan khususnya yang berhubungan dengan budaya dalam menyajikan dan menyantap hidangan melalui teori Gastronomi. Studi ini memanfaatkan teknik penelitian deskriptif kualitatif. Studi ini bertujuan guna menguraikan sudut pandang gastronomi menjadi unsur-unsur budaya yang diungkapkan serta didsekripsikan secara serial drama Netflix. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwasannya drama The Makanai : Cooking For The Maiko House, diperoleh 3 faktor gastronomi yang menonjol yakni seni pada hal ini dikelompokan menjadi seni memasak “art de cuisine”, makanan “aliment”, serta aspek kebudayaan “culture”. | The Gastronomic in the Drama “The Makanai: Cooking for the Maiko House” by Hirokazu Koreeda by: Ricoh Panji Nugroho This research takes a Japanese drama in the food genre, namely Gastronomic Analysis in the Netflix drama The Makanai: Cooking for the Maiko House by Hirokazu Koreeda as the research object and examines eating culture, especially those related to the culture of serving and eating dishes through Gastronomic theory. This research uses a qualitative descriptive research method. The purpose of this study is to characterize the culinary viewpoint as a cultural aspect that is communicated and shown in the Netflix drama series. The analysis's findings led to the conclusion that in the play The Makanai: Cooking for the Maiko House, there are three dominant gastronomic aspects, namely art, in this case categorized as the art of cooking art de cuisine, the food aspect aliment, and the cultural aspect. | |
| 42803 | 46177 | F1F019015 | Kerja Sama Growth Triangle Antara Indonesia, Malaysia, Thailand Terkait Produk Barang dan Jasa Halal di Indonesia Tahun 2020-2024 | Penelitian ini membahas perkembangan produk dan jasa halal Indonesia. Gaya hidup islami dengan konsep produk dan layanan berstandar syariah, seperti makanan halal, wisata halal dan keuangan syariah telah berkembang menjadi komponen penting dalam ekonomi global. Pesatnya pertumbuhan produk dan layanan halal sebagai pengembangan ekonomi global mendorong banyak negara berlomba mengembangkannya. Bahkan sektor ini menjadi bagian dari pilar kerja sama sub-regional Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan kerja sama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle dan juga mengetahui perkembangan produk barang dan jasa halal di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data sekunder yaitu melalui dokumentasi dan studi pustaka, lalu menggunakan jenis penelitian deskriptif. Kemudian penelitian ini menggunakan konsep kerja sama growth triangle. Mengacu pada konsep yang digunakan terdapat empat kunci sukses dalam melakukan kerja sama growth triangle yaitu, kedekatan geografis, komplementaritas ekonomi, komitmen politik dan kebijakan dan terakhir pengembangan insfrastruktur. Hal ini untuk mengukur sejauh mana perkembangan produk dan jasa halal di Indonesia melalui kerja sama Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle. | This research discusses the development of halal product and services in Indonesia. The Islamic lifestyle with the concept of sharia standard product and services, such as halal food, halal tourism, and Islamic finance has developed into an important component in the global economic. The rapid growth of halal product and services along with development of the global economy has encouraged many countries to compete to develop them. In fact, this sector is part of the pillar of sub-regional cooperation between Indonesia, Malaysia, Thailand growth triangle (IMT-GT). The purpose of this study is to find out explain the cooperation between Indonesia, Malaysia, Thailand growth triangle and also to find out the development of halal product and services in Indonesia. The method used in this study is a qualitative method, with secondary data collection techniques, namely through documentation and literature studies, then using the type of descriptive research. Then this research uses the concept of Growth Triangle, referring to the concept used, there are four keys to success in carrying out growth triangle cooperation, namely, geographical proximity, economic complementarity, political and policy commitment, and infrastructure development. This is to measure the extent of the development of halal product and services in Indonesia through the cooperation of Indonesia, Malaysia, Thailand growth Triangle. | |
| 42804 | 46182 | J1D020055 | Kelayakan Bahasa dan Stimulus Penyelesaian Masalah pada Buku Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Terbitan Kemendikbud | Penelitian ini berlatarbelakangi kelayakan Bahasa dan stimulus penyelesaian masalah pada buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII SMP terbitan kemendikbud. Permasalahan yang ada didalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan Bahasa dan stimulus penyelesaian masalah yang ada dimiliki oleh guru untuk dikembangkan kepada peserta didik melalui buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan bahasa dan stimulus penyelesaian masalah pada buku ajar. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah buku ajar Bahasa Indonesia kela VII SMP terbitan kemendikbud. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa check-list. Teknik analisi data dalam penelitian ini menggunakan tahapan; reduksi data, penyajian atau display data, dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah kelayakan Bahasa pada buku ajar Bahasa Indonesia memiliki nilai rata-rata 18 dengan nilai persentase 75% dan dikategorikan layak untuk proses belajar mengajar, dan memunculkan stimulus penyelesaian masalah yang baik pada buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII SMP terbitan kemendikbud. Berdasarkan uraian tersebut, stimulus penyelesaian masalah pada buku ajar layak digunakan. | This study is based on the feasibility of language and problem solving stimulus in Indonesian language textbooks of class VII junior high school published by the ministry of Education and Culture. The problem in this study is to determine the feasibility of language and problem-solving stimulus tat exist by teachers to be developed for students through textbooks. The study iams to describe the feasibility of language and problem-solving stimulus in textbooks. The study used a qualitative form of research with the isi analysis method. The data used in the study were Indonesian languange textbooks for grade VII of junior high school published by kemendikbud. The data collection technique in this study used an instrument in the form of a check-list. The data analysis technique in study uses stages, data reduction, data presentation or display, and conclusions. The results of this study are the feasibility od language in Indonesian languange textbooks has an averange value of 18 wit a precentace value of 75% and raises a good problem-solving stimulus in Indonesian language textbooks for grade VII junior high school published by kemendikbud. Based on this description , the problem-solving stimulus in the textbooks is feasible to use. | |
| 42805 | 45664 | E1A019025 | IMPLEMENTASI PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DENGAN PERDAMAIAN STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA NOMOR 2799/Pdt.G/2020/PA.Clp | Pembagian harta bersama diatur menurut hukumnya masing-masing sesuai Pasal 37 Undang-Undang Perkawinan. Penyelesaian harta bersama Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam dibagi masing-masing setengah bagi janda dan duda. Pembagian harta bersama pada putusan Nomor 2799/Pdt.G/2020/PA.Clp didasarkan melalui kesepakatan Perjanjian Perdamaian yang dibuat oleh para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembagian harta bersama melalui perjanjian perdamaian dan alasan dibuatnya perjanjian perdamaian harta bersama pada perkara Nomor 2799/Pdt.G/2020/PA.Clp. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif, dan metode analisis data yang digunakan yaitu metode normatif kualitatif. Berdasarkan data dan hasil penelitian Majelis Hakim menghukum para pihak untuk melaksanakan isi kesepakatan perdamaian tertanggal 09 November 2020. Dalam pembagian harta bersama Hakim tidak didasari ketentuan Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam tetapi memberikan kesukarelaan membuat Perjanjian Perdamaian agar sengketa berakhir. Hakim sebaiknya memisah putusan perceraian dan putusan pembagian harta bersama dengan perjanjian perdamaian. Alasan ibuatnya perjanjian perdamaian adalah tidak terbukanya Tergugat mengenai harta bersama sehingga perselisihan terjadi dan pembagian harta bersama dilakukan dengan musyawarah dan kekeluargaan. | The division of joint property is regulated according to their respective laws in accordance with Article 37 of the Marriage Law. The settlement of joint property in Article 97 of the Compilation of Islamic Law is divided by half each for widows and widowers. The division of joint property in decision Number 2799/Pdt.G/2020/PA.Clp is based on a Peace Agreement agreement made by the parties. This study aims to determine the implementation of the division of joint property through a peace agreement and the reasons for making a joint property peace agreement in case number 2799/Pdt.G/2020/PA.Clp. This research uses a normative juridical approach method with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data, the data collection method is done by literature study, the data obtained is presented in the form of narrative text, and the data analysis method used is qualitative normative method. Based on the data and research results, the Panel of Judges ordered the parties to implement the contents of the peace agreement dated November 09, 2020. In the division of joint property, the judge is not based on the provisions of Article 97 of the Compilation of Islamic Law but provides volunteers to make a Peace Agreement so that the dispute ends. Judges should separate divorce decisions and joint property division decisions with peace agreements. The reason for making a peace agreement is that the Defendant is not open about joint property so that disputes occur and the division of joint property is carried out by deliberation and kinship. | |
| 42806 | 45982 | K1C020064 | VARIASI HOLE TRANSPORT MATERIAL DAN P-TYPE DOPING UNTUK PENINGKATAN PERFORMANSI SOLID STATE DYE SENSITIZED SOLAR CELL (SSDSSC) | Solid-state Dye Sensitized Solar Cell (SSDSSC) merupakan devais fotoelektrokimia yang memanfaatkan fungsi struktural fotoanoda semikonduktor dengan molekul pewarna (dye). Dalam perkembangannya, devais DSSC konvensional menggunakan material elektrolit dengan rangkaian pasangan redoks iodida/triiodida (I-/I3-) yang berbentuk elektrolit cair. Tetapi, material elektrolit cair terlihat kesulitan pada beberapa kondisi seperti stabilitas termal rendah, penguapan pelarut, dan sulit dalam proses penyegalan. Subtitusi elektrolit cair dapat divariasikan menggunakan semikonduktor tipe-p dan bertindak sebagai hole transport material yang diharapkan dapat meningkatkan performansi dan jangka waktu hidup devais. Nilai efisiensi yang dihasilkan dari SSDSSC berbasis HTM dengan variasi P3HT sebesar 0,0059%. Walaupun memunculkan nilai Jsc dan Voc sebagai parameter fotovoltaik, tetapi masih belum memperoleh efisiensi yang optimal. Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan bahwa pengaplikasian material HTM P3HT sebagai variasi HTM memiliki nilai celah pita energi 1,85 eV. Ukuran celah pita energi yang dihasilkan mempengaruhi konduktivitas listrik dan eksitasi termal. Keadaan tersebut dari kedua material tersebut cocok untuk diaplikasikan dalam struktur sel surya. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan penambahan komponen HTM P3HT yang diharapkan mengikat pada struktur permukaan TiO2/Dye, justru material HTM tersebut menutupi struktur permukaan dibawahnya. Penelitian ini mengarahkan komponen HTM sebagai polimer untuk membantu rekombinasi antar material. | Solid-state Dye Sensitized Solar Cell (SSDSSC) is a photoelectrochemical device that utilizes the structural function of semiconductor photoanodes with dye molecules. In its development, conventional DSSC devices use electrolyte materials with a series of iodide/triiodide (I-/I3-) redox pairs in the form of liquid electrolytes. However, liquid electrolyte materials have difficulties in several conditions such as low thermal stability, solvent evaporation, and difficulty in the sealing process. Substitution of liquid electrolyte can be varied using p-type semiconductor and act as hole transport material which is expected to improve the performance and life span of the device. The efficiency value generated from HTM-based SSDSSC with P3HT variation is 0.0059%. Although it raises the value of Jsc and Voc as photovoltaic parameters, it still does not obtain optimal efficiency. UV-Vis characterization results show that the application of P3HT materials as a variation of HTM has an energy band gap value of 1,85 eV. The size of the resulting energy band gap affects electrical conductivity and thermal excitation. This situation of the two materials is suitable for application in solar cell structures. SEM characterization results show the addition of HTM P3HT components that are expected to bind to the TiO2/Dye surface structure, instead the HTM material covers the surface structure below. This research directs the HTM component as a polymer to help recombination between materials. | |
| 42807 | 46026 | C1C020083 | PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN BUMN YANG TERDAFTAR DI BEI (Studi Kasus Pada Perusahaan BUMN Non-Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022) | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan BUMN yang Terdaftar di BEI (Studi Kasus Pada Perusahaan BUMN Non-Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan pada perusahaan BUMN Non-Keuangan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Populasi penelitian ini terdiri dari 20 perusahaan BUMN Non-Keuangan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan memperoleh hasil 10 perusahaan dengan periode lima tahun sehingga menghasilkan sampel sebanyak 50. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan BUMN Non-Keuangan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022 dengan metode pengumpulan data dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap nilai. Kepemilikan pemerintah berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, Komite audit berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Implikasi dari kesimpulan penelitian ini yaitu dapat membantu perusahaan dalam menerapkan Good Corporate Governance dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Bagi pihak eksternal yang akan melakukan investasi diharapkan dapat memperhatikan kondisi pada nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu dijadikan sebagai pedoman untuk penelitian selanjutnya mengenai nilai perusahaan. | This research is entitled "The Influence of Good Corporate Governance on the Value of BUMN Companies Listed on the BEI (Case Study of Non-Financial BUMN Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 Period)". This research aims to determine the effect of Good Corporate Governance on company value in non-financial state-owned companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 period. The population of this research consists of 20 non-financial state-owned companies. Sampling in this study used a purposive sampling technique and obtained results from 10 companies over a five-year period, resulting in a sample of 50. The data sources used in this research were annual report data and financial reports from non-financial state-owned companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period. 2018-2022 with documentation data collection methods. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis using the SPSS application. The research results show that the independent board of commissioners has no effect on value. Government ownership has a positive effect on company value, the audit committee has a negative effect on company value. Institutional ownership has a positive effect on company value. The implication of this research conclusion is that it can help companies implement Good Corporate Governance by paying attention to the factors that influence it. External parties who will invest are expected to pay attention to conditions regarding the company's value. It is hoped that this research can be used as a guide for further research regarding company value. | |
| 42808 | 46167 | K1C020068 | MODIFIKASI PERMUKAAN IMPLAN MELALUI PROSES SANDBLASTING DAN ETSA ASAM PADA KEKASARAN TITANIUM GRADE 4 UNTUK APLIKASI BIOMATERIAL | Alat kesehatan di Indonesia mengalami perkembangan pesat, terutama dalam penggunaan material seperti titanium dan paduan titanium untuk implan gigi dan ortopedi. Titanium grade 4 dipilih karena memiliki sifat fisik, biologis, dan mekanis yang unggul, seperti kekuatan, elastisitas, dan biokompatibilitas. Modifikasi permukaan implan melalui proses machining, sandblasting dan etsa asam digunakan untuk meningkatkan kekasaran permukaan dan sifat kelelahan (fatigue) material. Proses penumbukan menggunakan pasir Al2O3 berukuran 250-500 µm dan penambahan larutan asam HCl, H2SO4, dan H2O untuk proses SLA. Hasil penelitian akibat modifikasi permukaan menunjukkan nilai rata-rata kekasaran permukaan Sa sebesar 0,63 sesuai standar implan. Sampel SLA memiliki bentuk morfologi dan tekstur patahan lebih halus sebab daerah patahan cepat lebih lebar akibat bebanan sebesar 85%. | Medical devices in Indonesia are experiencing rapid development, especially in using materials such as titanium and titanium alloys for dental and orthopaedic implants. Titanium grade 4 was chosen because it has superior physical, biological and mechanical properties, such as strength, elasticity and biocompatibility. Surface modification of the implant through machining, sandblasting and acid etching was used to improve the material's surface roughness and fatigue properties. The blasting process used 250-500 µm Al2O3 sand and added HCl, H2SO4, and H2O acid solutions for the SLA process. The results of the study due to surface modification showed an average value of surface roughness Sa of 0.63 according to the implant standard. The SLA sample has a smoother morphology and texture of the fracture because the fast fracture area is wider due to the 85% load. | |
| 42809 | 46768 | K1B020037 | PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM METODE TSUKAMOTO DALAM PENENTUAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS BATURRADEN 1 | Status gizi balita adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi. Perhitungan status gizi balita dilakukan dengan standar antropometri anak yang didasarkan oleh beberapa parameter, salah satunya adalah Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB). Namun, perhitungan standar antropometri anak tersebut menggunakan himpunan klasik. Pemakaian himpunan klasik sangat kaku. Adanya perubahan kecil saja pada suatu nilai dapat mengakibatkan perbedaan kategori yang cukup signifikan. Himpunan fuzzy digunakan untuk mengantisipasi hal tersebut karena himpunan fuzzy memiliki batas yang tidak klasik sehingga memberikan toleransi untuk perubahan. Salah satu metode dalam logika fuzzy adalah fuzzy inference system (FIS) metode Tsukamoto. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status gizi balita menggunakan fuzzy inference system metode Tsukamoto berdasarkan jenis kelamin, usia, berat badan, dan tinggi badan serta mengetahui tingkat akurasinya. Data yang digunakan adalah data balita di Puskesmas Baturraden 1. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sebanyak 1.092 data dari total 1.254 data yang sesuai dengan data aktual dari Puskesmas Baturraden 1, sedangkan 162 data lainnya tidak sesuai sehingga tingkat akurasi yang diperoleh adalah sebesar 87,08%. Angka ini menunjukkan bahwa perhitungan fuzzy inference system metode Tsukamoto cukup baik dan dapat digunakan untuk menentukan status gizi balita. | The nutritional status of toddlers is a measure of success in fulfilling nutrition. The calculation of the nutritional status of toddlers is carried out with anthropometric standards based on parameters, one of which is Weight according to Height. However, the calculations using child anthropometric standards rely on crisp sets. The use of a crisp set is very rigid, as even a small change in value can result in a significant difference in category. Fuzzy sets are used to anticipate this because fuzzy sets have boundaries that are not firm, thus allowing tolerance for changes. One method in fuzzy logic is the fuzzy inference system (FIS) Tsukamoto method. This study aims to determine the nutritional status of toddlers using the fuzzy inference system Tsukamoto method based on gender, age, weight, and height, and to assess the level of accuracy. Based on the results and discussion of the research, 1,092 out of 1,254 data matched the actual data from the Baturraden 1 Health Center, while 162 other data were not suitable so that the accuracy rate obtained was 87.08%. Its indicates that the calculation using the fuzzy inference system Tsukamoto method is effective and can be used to determine the nutritional status of toddlers. | |
| 42810 | 46183 | C1H020001 | THE EFFECT OF CUSTOMER INNOVATIVENESS, SOCIAL MEDIA USAGE AND ADVERTISING ONLINE ON IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR: THE ROLE OF PERSONAL AND SOCIAL FEAR OF MISSING OUT (Study of Customer Fashion Product) | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menganalisis pengaruh inovasi pelanggan, penggunaan media sosial, dan iklan online terhadap pembelian impulsif dengan personal FOMO dam sosial FOMO sebagai variabel mediasi. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mendorong kecenderungan pembelian impulsif dalam konteks adopsi teknologi dan eksposur iklan. Secara khusus, ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak inovasi pelanggan, pola penggunaan media sosial, dan strategi periklanan online pada perilaku pembelian impulsif, sambil mempertimbangkan peran FOMO pribadi dan sosial sebagai mediator potensial dalam proses pengambilan keputusan. Dengan melibatkan 230 anggota sebagai responden menggunakan metode convenience sampling. Temuan ini menunjukkan beberapa hubungan utama: penggunaan media sosial, iklan online, dan inovasi pelanggan semuanya secara positif memengaruhi FOMO pribadi dan sosial. Selain itu, FOMO pribadi dan sosial ditemukan secara positif mempengaruhi perilaku pembelian impulsif. Namun, efek mediasi FOMO berbeda tergantung pada konteksnya. FOMO pribadi tidak memediasi hubungan antara penggunaan media sosial atau iklan online dan perilaku pembelian impulsif, tetapi memediasi hubungan antara inovasi pelanggan dan perilaku pembelian impulsif. Demikian pula, FOMO sosial tidak memediasi hubungan antara penggunaan media sosial atau iklan online dan perilaku pembelian impulsif, sementara itu memediasi hubungan antara inovasi pelanggan dan perilaku pembelian impulsif. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang mekanisme di mana media sosial dan strategi pemasaran memengaruhi perilaku konsumen, menyoroti peran bernuansa FOMO dalam mendorong pembelian impulsif dalam industri fashion. Kata kunci: Penggunaan media sosial, iklan online, inovasi pelanggan, FOMO pribadi, FOMO sosial, perilaku pembelian impulsif, produk fashion | This study is a quantitative research that analyzes the influence of customer innovativeness, social media usage, and online advertising on impulsive buying behavior, with personal FOMO (Fear of Missing Out) and social FOMO as mediating variables. The aim of this research is to gain a deeper understanding of the factors that drive impulsive buying tendencies in the context of technology adoption and advertising exposure. Specifically, it seeks to explore the impact of customer innovativeness, patterns of social media usage, and online advertising strategies on impulsive buying behavior, while considering the roles of personal and social FOMO as potential mediators in the decision-making process. The study involves 230 respondents selected using a convenience sampling method.The findings demonstrate several key relationships: social media usage, online advertising, and customer innovativeness all positively influence both personal and social FOMO. Additionally, both personal and social FOMO are found to positively affect impulsive buying behavior. However, the mediation effects of FOMO differ depending on the context. Personal FOMO does not mediate the relationships between social media usage or online advertising and impulsive buying behavior, but it does mediate the relationship between customer innovativeness and impulsive buying behavior. Similarly, social FOMO does not mediate the relationships between social media usage or online advertising and impulsive buying behavior, while it does mediate the relationship between customer innovativeness and impulsive buying behavior. These findings provide valuable insights into the mechanisms through which social media and marketing strategies influence consumer behavior, highlighting the nuanced role of FOMO in driving impulsive purchases within the fashion industry. Keywords: Social media usage, online advertising, customer innovativeness, personal FOMO, social FOMO, impulsive buying behavior, fashion products. | |
| 42811 | 46184 | F1A019083 | Eksistensi Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa Di Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas | Kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa merupakan sebuah hubungan antara pribadi seseorang dengan Tuhan Yang Maha Esa, dimana seseorang itu mengakui suatu kebenaran ajaran berdasakan keyakinan yang diimplementasikan dengan perilaku bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi eksistensi penghayat kepercayaan, serta mendeskripsikan upaya mempertahankan eksistensinya di Kecamatan Baturraden, sehingga penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 5 penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan 1 tuntunan penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini eksistensi penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa masih rentan “redup”. | Belief in God Almighty is a relationship between a person and God Almighty, where a person recognizes the truth of the teachings based on beliefs that are implemented by pious behavior towards God Almighty. This research aims to describe the condition of the existence of penghayat kepercayaan, as well as describe the efforts to maintain its existence in Baturraden District, so this research uses descriptive qualitative methods. This research involved 5 believers of belief in God Almighty and 1 guide of believers of belief in God Almighty. The results showed that currently the existence of penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa is still vulnerable to "dim". | |
| 42812 | 46000 | H1C020056 | STUDI KARAKTERISTIK PETROGRAFI DAN GEOKIMIA BATUAN METAMORF PADA LOKASI PROSPEKTIF SITUS GEOLOGI (GEOSITE) DI KABUPATEN POSO, SULAWESI TENGAH | Daerah sebaran Pompangeo Schist Complex cukup luas, terutama di mandala Tengah Pulau Sulawesi. Tersingkap variasi batuan metamorf mulai dari derajat rendah sampai derajat tinggi terbentuk di mandala tengah Pulau Sulawesi. Namun, penelitian mengenai karakteristik batuan metamorf di mandala tengah Pulau Sulawesi masih sangat terbatas khususnya di daerah penelitian, yaitu Kabupaten Poso. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik persebaran batuan metamorf beserta dengan genesanya lalu dihubungkan dengan potensi pengembangan situs geologi (geosite). Pada penelitian ini, menggunakan beberapa metode yaitu analisis petrografi, analisis XRF, analisis ICP-MS, dan analisis penilaian potensi situs geologi dari 11 sampel batuan metamorf. Berdasarkan analisis petrografi, terdapat 3 variasi fasies batuan metamorf, yaitu fasies sekis hijau (sekis muskovit, sekis klorit, sekis epidot, filit, dan serpentinit), fasies sekis biru (sekis glaukofan), dan fasies hornfels (marmer). Variasi fasies tersebut menunjukkan bahwa batuan metamorf di Kabupaten Poso merupakan batuan metamorf dengan tipe metamorfisme di zona subduksi. Berdasarkan analisis geokimia, didapatkan batuan asal berupa batuan beku plutonik dan batuan sedimen. Batuan beku plutonik asalnya meliputi diorit, alkalic gabbro, dan peridotit gabbro. Sedangkan untuk batuan sedimennya berupa shale. Hasil analisis geokimia yang didapatkan dari hasil analisis XRF berupa oksida mayor yaitu SiO2, TiO2, AL2O3, Fe2O3, FeO, MnO, MgO, CaO, Na2O, K2O, dan P2O5. Sedangkan untuk hasil analisis ICP-MS didapatkan unsur jejak barupa Rubidium (Rb), Molibdenum (Mo), Stronsium (Sr), Itrium (Y), dan Holmium (Ho) yang mengalami pola depleted. Sedangkan untuk hasil penilaian potensi situs geologi didapatkan level indeks yang sangat baik dan skor yang tinggi. Nilai ilmiah dan edukasi mendapatkan nilai maksimal yaitu 10, sedangkan untuk nilai aksesibilitas dan preservation rata rata mendapatkan nilai 3 dan 4 dikarenakan beberapa situs geologi memiliki akses yang cukup jauh dari jalan raya dan ada beberapa situs geologi yang kondisinya cukup lapuk. | The distribution area of the Pompangeo Schist Complex is quite wide, especially in the Central Mandala of Sulawesi Island. It was revealed that a variety of metamorphic rocks ranging from low grade to high grade were formed in the central mandala of Sulawesi Island. However, research on the characteristics of metamorphic rocks in the central mandala of Sulawesi Island is still very limited, especially in the research area, namely Poso Regency. Therefore, this research aims to determine the distribution characteristics of metamorphic rocks along with their genesis and then relate them to the potential for development of geological sites (geosite). In this research, several methods were used, namely petrographic analysis, XRF analysis, ICP-MS analysis, and geological site potential assessment analysis of 11 metamorphic rock samples. Based on petrographic analysis, there are 3 variations of metamorphic rock facies, namely green schist facies (muscovite schist, chlorite schist, epidote schist, phyllite, and serpentinite), blue schist facies (glaucophane schist), and hornfels (marble) facies. These facies variations indicate that the metamorphic rocks in Poso Regency are metamorphic rocks with a type of metamorphism in the subduction zone. Based on geochemical analysis, the original rock was found to be plutonic igneous rock and sedimentary rock. The original plutonic igneous rocks include diorite, alkalic gabbro, and peridotite gabbro. Meanwhile, the sedimentary rock is in the form of shale. The results of geochemical analysis obtained from the results of XRF analysis are major oxides, namely SiO2, TiO2, AL2O3, Fe2O3, FeO, MnO, MgO, CaO, Na2O, K2O, and P2O5. Meanwhile, the results of the ICP-MS analysis showed that the trace elements Rubidium (Rb), Molybdenum (Mo), Strontium (Sr), Yttrium (Y), and Holmium (Ho) experienced a depleted pattern. Meanwhile, the results of the assessment of the potential of geological sites obtained a very good index level and a high score. The scientific and educational values received a maximum score of 10, while the average accessibility and preservation scores received scores of 3 and 4 because several geological sites have access that is quite far from the main road and there are several geological sites that are in quite decayed condition. | |
| 42813 | 46211 | C1B017086 | RISIKO SISTEMIK PERBANKAN INDONESIA DAN DETERMINANNYA: SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 (Pada Bank Umum Konvensional Terdaftar di Papan Utama Bursa Efek Indonesia 2019 Q3-2022) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi risiko sitemik bank sampel yang diukur menggunkan marginal expected shortfall (MES), serta menganalisis pengaruh dari variabel neraca, sebagai deteminan risiko sistemik, yaitu bank size, capital adequacy ratio, non-performing loan, dan likuiditas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal. Subjek penelitian ini yaitu bank umum konvensional terdaftar di papan utama bursa efek Indonesia 2019 Q3-2022 dengan jumlah sampel sebanyak 29 bank. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan RStudio untuk variabel MES dan untuk analisis regresi menggunakan EViews 10. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan beberapa poin Kesimpulan. Pertama, Bank dengan kontribusi sistemik terbesar, yang diukur menggunakan metode MES, yaitu Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO). Kedua, bank size berpengaruh positif terhadap MES pada periode sebelum maupun saat Covid-19. Ketiga, likuiditas berpengaruh negatif terhadap MES pada periode sebelum Covid-19, namun tidak berpengaruh pada periode saat Covid-19. Implikasi penelitian yang dapat diberikan yakni regulator memberikan perhatian khusus pada bank-bank besar memalui pengawasan yang lebih intensif dan penerapan kebijakan makroprudensial yang lebih ketat, serta manajemen bank yang menyesuaikan strategi pengelolaan likuiditas dan risiko berdasarkan perubahan dinamika pasar dan ekonomi, serta meningkatkan ketahanan terhadap gunacangan sistemik melalui diversifikasi sumber daya dan asset. | The aim of this research is to determine the contribution of systemic risk to sample banks which is measured using marginal expected shortfall (MES), as well as to analyze the influence of balance sheet variables, as determinants of systemic risk, namely bank size, capital adequacy ratio, non-performing loans and liquidity. The research method used is causal associative quantitative. The subjects of this research are conventional commercial banks listed on the main board of the Indonesian Stock Exchange 2019 Q3-2022 with a total sample of 29 banks. The data in this study were analyzed using RStudio for the MES variable and for regression analysis using EViews 10. Based on the results of the research conducted, several conclusion points are drawn. First, the bank with the largest systemic contribution, as measured using the MES method, is Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO). Second, bank size has a positive effect on MES in the period before and during Covid-19. Third, liquidity had a negative effect on MES in the period before Covid-19, but had no effect during the period during Covid-19. The research implications that can be given are that regulators pay special attention to large banks through more intensive supervision and implementation of stricter macroprudential policies, as well as bank management that adjusts liquidity and risk management strategies based on changes in market and economic dynamics, and increases resilience to shocks. systemic through diversification of resources and assets. | |
| 42814 | 46212 | C2A020006 | Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi PDRB Perkapita Di Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Wonosobo, Dan Purworejo Tahun 2011-2022 | Pertumbuhan ekonomi menjadi sangat penting bagi sebuah negara untuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. PDRB per kapita menjadi indikator bagi pemerintah dan ekonom agar dapat mengevaluasi efektivitas kebijakan ekonomi dan program pembangunan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, pendapatan lainnya, dan Upah Minimum Regional (UMR) terhadap PDRB per kapita di wilayah Jawa Tengah bagian selatan secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS), data yang dihimpun adalah data panel terdiri dari enam kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah dalam rentang waktu dua belas tahun. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, pendapatan lainnya, dan Upah Minimum Regional secara simultan berpengaruh terhadap PDRB per kapita. Sedangkan secara parsial PAD berpengaruh positif signifikan, dana perimbangan berpengaruh positif signifikan, pendapatan lainnya berpengaruh positif signifikan, dan UMR berpengaruh positif signifikan. Penelitian ini memberikan implikasi yaitu yaitu PDRB per kapita dapat dijadikan sebagai salah satu indikator penting untuk melihat keberhasilan pembangunan perekonomian di suatu wilayah. Beberapa indikator diantaranya yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, pendapatan lainnya, dan Upah Minimum Regional (UMR). | Economic growth is crucial for a country to achieve prosperity for all its citizens. PDRB per capita serves as an indicator for the government and economists to evaluate the effectiveness of economic policies and development programs in achieving sustainable economic growth. This study aims to analyze the influence of Regional Original Income (PAD), balance funds, other income, and Regional Minimum Wage (UMR) on PDRB per capita in the southern part of Central Java, both simultaneously and partially. This research uses secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The collected data is panel data consisting of six regencies/cities in Central Java Province over a twelve-year period. The analysis technique used in this study is multiple linear regression. The results of this study indicate that the variables Regional Original Income (PAD), balance funds, other income, and Regional Minimum Wage (UMR) simultaneously affect PDRB per capita. Meanwhile, partially, PAD has a significant positive effect, balance funds have a significant positive effect, other income has a significant positive effect, and UMR has a significant positive effect. This study implies that PDRB per capita can be used as an important indicator to assess the success of economic development in a region. Several indicators include Regional Original Income (PAD), balance funds, other income, and Regional Minimum Wage (UMR). | |
| 42815 | 46186 | B1B017003 | DIVERSITY AND SPATIAL DISTRIBUTION OF FISH IN THE BODO RIVER, KEBUMEN, CENTRAL JAVA | Sungai Bodo merupakan sungai yang terletak di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowolele, Kabupaten Kebumen. Sungai ini memiliki potensi sumber daya perikanan termasuk komoditas ikan air tawar. Keanekaragaman komunitas ikan dan sebarannya di perairan Sungai Bodo dipengaruhi oleh fluktuasi lingkungan fisik dan kimia perairan seperti suhu, konduktivitas, kelarutan oksigen, pH, kedalaman, dan kecepatan arus. Sungai Bodo terbagi menjadi 2 orde, yaitu orde 2 dan orde 3. Setiap orde memiliki karakter fluktuasi lingkungan fisik dan kimia yang berbeda, sehingga menyebabkan distribusi ikan secara longitudinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan heterogenitas, keanekaragaman ikan dan distribusi ikan antara ordo 2 dan 3 di Sungai Bodo. Penelitian ini dilakukan di Sungai Bodo, tepatnya di stasiun ordo 2 dan 3 yang masing-masing terdiri dari 5 stasiun pengamatan. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei 2023 - Agustus 2023 dengan teknik purposive sampling dalam penentuan lokasi stasiun. Heterogenitas unsur fisika dan kimia akan dianalisis dengan menggunakan uji Man Whiteny U untuk mengetahui perbedaan median dari dua sampel independen. Keanekaragaman komunitas ikan diukur menggunakan indeks keanekaragaman jenis (H'), indeks kemerataan (E), dan indeks dominansi (D) dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel, sedangkan sebaran ikan menggunakan tingkat kehadiran jenis dan individu per jenis yang diidentifikasi menggunakan buku Saanin (1984), Fishbase Kottelat dan Whitten (1993) di Laboratorium Ekologi, Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya perbedaan heterogenitas unsur fisika dan kimia antara stasiun pengamatan orde 2 dan orde 3. Berdasarkan hasil evaluasi komunitas ikan dengan indeks keanekaragaman (H'), Indeks Evennes (E) dan dominansi (D) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Indeks Evennes (E) yang berarti bahwa sebaran jumlah individu setiap jenis tidak sepenuhnya merata di Sungai Bodo, sedangkan tidak terdapat perbedaan keanekaragaman ikan dan dominansi ikan di Sungai Bodo pada setiap stasiun pengamatan orde ke-2 dan orde ke-3. Sebaran ikan di Sungai Bodo menunjukkan bahwa pada stasiun pengamatan orde 2 terdapat 504 individu dan 636 individu pada stasiun pengamatan orde 3 yang terdistribusi secara spasial atau pada daerah-daerah tertentu. | The Bodo River is a river located in Wonoharjo Village, Rowolele District, Kebumen Regency. This river has the potential for fishery resources including freshwater fish commodities. The diversity of fish communities and their distribution in the waters of the Bodo River is influenced by fluctuations in the physical and chemical environment of the waters such as temperature, conductivity, oxygen solubility, pH, depth, and current velocity. The Bodo River is divided into 2 sequences, namely the 2nd and 3rd order. Each order has a different character of fluctuations in the physical and chemical environment, leading to the longitudinal distribution of the fish. This study aims to determine the differences in heterogeneity, fish diversity and fish distribution between orders 2 and 3 in the Bodo River. This research was carried out in the Bodo River, precisely at order stations 2 and 3, each consisting of 5 observation stations. Data analysis was carried out by descriptive analysis using the survey method. This research will be carried out in May 2023 – August 2023 with a purposive sampling technique in determining the location of the station. The heterogeneity of physical and chemical elements will be analyzed using the Man Whiteny U test to to determine the difference in medians of two independent samples. Fish community diversity measured using the species diversity index (H'), the evenness index (E), and the dominance index (D) with the help of Microsoft Excel software, while the fish distribution uses the level of species presence and individuals per species identified using Saanin (1984), Fishbase Kottelat and Whitten's book (1993) at the Ecology Laboratory, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The results of the study obtained are the differences in the heterogeneity of physical and chemical elements between the 2nd and 3rd order observation stations. Based on the results of the evaluation of fish communities with the diversity index (H'), the Evennes Index (E) and the dominant (D) show that there is a difference in the Evennes Index (E) which means that the distribution of the number of individuals of each species is not completely evenly distributed in the Bodo River, while there is no difference in fish diversity and fish dominance in the Bodo River in each observation station from the 2nd and 3rd orders. The distribution of fish in the Bodo River shows that there are 504 individuals and 636 individuals in the 3rd order observation station, which are distributed spatially or in certain areas. | |
| 42816 | 46188 | I1A020106 | Peran Kader Tuberkulosis dalam Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Tuberkulosis di Desa Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas | Latar Belakang: Salah satu Desa dengan angka kasus tuberkulosis tertinggi di wilayah kerja puskesmas Baturraden adalah Desa Kutasari, angka kasusnya sebanyak 17 kasus pada bulan Agustus 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dari peran kader tuberkulosis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis. Serta faktor pengaruh terhadap peran kader tuberkulosis yang dilihat dalam penelitian ini ialah pengetahuan, sikap, motivasi, dan reward. Metodologi: Penelitian ini bersifat kualitatif dengan desain penelitian studi fenomenologi. Subjek penelitian kader tuberkulosis sebagai informan utama yaitu kader TB berjumlah 5 kader dan informan pendukung yaitu penderita TB dan Programer TB. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis konten (content). Hasil Penelititan: Peran kader dalam upaya penanggulangan dan pencegahan TB di Desa Kutasari dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan edukasi kepada keluarga dan penderita, penjaringan suspek TB dengan memberikan botol untuk penampungan dahak dan koordinasi dengan programer TB, pendampingan dengan menggunakan media komunikasi whatsApp maupun pendampingan secara langsung, investigasi kontak dengan mendorong untuk memeriksakan diri ke puskesmas, serta sebagai motivator bagi penderita TB. Pengetahuan dan sikap yang dimiliki kader sebagai faktor yang berpengaruh terhadap peningkatnya upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis. Faktor pengetahuan kader, sikap kader yang proaktif dan adaptif, motivasi kader yang dilatarbelakangi oleh perasaan sukarela dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Serta, tidak adanya reward yang didapatkan oleh kader tuberkulosis. Kesimpulan: Tidak adanya reward yang diberikan oleh pihak desa dan puskesmas tidak memengaruhi peran kader tuberkulosis dalam melakukan perannya di masyarakat. Akan tetapi, pihak puskesmas dapat memberikan reward untuk meningkatkan peran kader dan mengapresiasi kader. Kata kunci: Peran Kader, Tuberkulosis, Upaya pencegahan dan penanggulangan | Background: One of the villages with the highest number of tuberculosis cases in the working area of the Baturraden health center is Kutasari Village, the number of cases was 17 cases in August 2023. This research aims to understand the role of tuberculosis cadres in efforts to prevent and control tuberculosis. And the influencing factors on the role of tuberculosis cadres seen in this research are knowledge, attitude, motivation and rewards. Methodology: This research is qualitative with a phenomenological study research design. The research subjects were tuberculosis cadres as the main informants, namely 5 TB cadres and supporting informants, namely TB sufferers and TB programmers. Data collection was carried out by in-depth interviews using interview guidelines. Data analysis was carried out using content analysis. Results: The role of cadres in efforts to control and prevent TB in Kutasari Village is carried out by providing counseling and education to families and sufferers, screening TB suspects by providing bottles for collecting phlegm and coordinating with TB programmers, mentoring using WhatsApp communication media or direct mentoring, contact investigations by encouraging people to check themselves at the health center, as well as as a motivator for TB sufferers. The knowledge and attitudes of cadres are factors that influence increasing efforts to prevent and control tuberculosis. Factors of cadre knowledge, proactive and adaptive cadre attitudes, cadre motivation which is motivated by feelings of volunteerism and concern for public health, as well as the absence of rewards received by tuberculosis cadres. Conclusion: The absence of rewards provided by the village and community health centers does not affect the role of tuberculosis cadres in carrying out their roles in society. However, the community health center can provide rewards to increase the role of cadres and appreciate cadres | |
| 42817 | 46185 | F1A020065 | VIGILANTE PEREMPUAN DALAM FILM PEPPERMINT 2018 (ANALISIS SEMIOTIKA MENGENAI MASKULINITAS SEBAGAI JALAN MENCARI KEADILAN) | Vigilante Perempuan Dalam Film Peppermint 2018 (Analisis Semiotika Mengenai Maskulinitas Sebagai Jalan Mencari Keadilan) merupakan penelitian yang membahas tentang bagaimana representasi maskulinitas perempuan pada tokoh utama perempuan dalam film Peppermint 2018 dan bagaimana konstruksi tersebut berkaitan dengan tindakan main hakim sendiri sebagai cara tokoh utama dalam mencapai tujuannya. Dalam film Peppermint 2018, perilaku maskulinitas berupa aksi main hakim sendiri yang ditampilkan melalui tokoh utama perempuan muncul dari keinginan balas dendam. Fenomena hakim jalanan yang ditunjukkan dalam film ini juga dipicu adanya isu sosial lainnya, yaitu ketidakadilan hukum yang dialami si tokoh utama. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan adanya konstruksi maskulinitas pada tokoh utama yang merupakan seorang vigilante perempuan dan keterkaitan konstruksi tersebut dengan fenomena vigilantisme dalam film Peppermint 2018. Fenomena tersebut menarik karena dapat merepresentasikan situasi dalam realitas masyarakat di mana aksi main hakim sendiri umumnya diwujudkan dalam bentuk kekerasan sebagai bagian dari konstruksi maskulinitas. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang hanya mengkaji tentang representasi maskulinitas pada perempuan, penelitian ini juga berfokus pada bagaimana konstruksi tersebut memiliki kaitan dengan fenomena hakim jalanan akibat adanya ketidakadilan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana data yang dihasilkan berupa data deskriptif yang berbentuk kata-kata yang bersumber dari objek penelitian yaitu potongan-potongan adegan dalam film peppermint 2018. Adegan-adegan tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, yaitu analisis semiotika menggunakan denotasi, konotasi, dan mitos yang muncul film peppermint. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa dalam film Peppermint (2018), ditemukan adanya bentuk maskulinitas yang diperankan oleh tokoh utama perempuan, yaitu Riley. Bentuk maskulinitas tersebut antara lain penggunaan senjata dan pakaian gelap, menciptakan ketakutan bagi para musuhnya, sifat mandiri dan rasional, dan keberanian Selain itu, terdapat kaitan maskulinitas yang digambarkan melalui tokoh Riley dimana ia menggunakan perilaku maskulin sebagai dasar untuk melakukan aksi vigilantisme. Dengan adanya penelitian ini, mungkin dapat menjadi dasar untuk penelitian-penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan konstruksi maskulinitas pada perempuan maupun tindakan vigilantisme yang dilakukan perempuan. | Female Vigilantes in the Film Peppermint 2018 (Semiotic Analysis of Masculinity as a Way to Seek Justice) is research that discusses how female masculinity is represented in the main female character in the film Peppermint 2018 and how this construction is related to the actions of the main judge himself as the main character's way of achieving his goals. In the 2018 film Peppermint, masculinity behavior in the form of the main action of self-judgment shown through the main female character arises from the desire for revenge. The phenomenon of street judges demonstrated in this film also triggers other social issues, namely the legal injustice experienced by the main character. This research was conducted to discover the construction of masculinity in the main character who is a female vigilante and the relationship between this construction and the phenomenon of vigilantism in the film Peppermint 2018. This phenomenon is interesting because it can represent a situation in the reality of society where the actions of the main judge himself are generally realized in the form of violence as part of the construction of masculinity. In contrast to previous research which only examined the representation of masculinity in women, this research also focuses on how this construction is related to the phenomenon of street judges due to legal injustice. This research is qualitative research where the data produced is descriptive in words sourced from the object of study, namely fragments of scenes in the 2018 film Peppermint. These scenes are then analyzed using Roland Barthes' semiotic approach, namely semiotic analysis using denotation, connotation, and myths that appear in the film Peppermint. Based on the research results, it is known that in the film Peppermint (2018), a form of masculinity is found to be played by the main female character, Riley. These forms of masculinity include the use of weapons and dark clothing, creating fear in their enemies, an independent and rational nature, and courage. Apart from that, there is a link to masculinity which is depicted through the female main character, Riley who uses masculine behavior as a basis for carrying out vigilante actions. This research could become a basis for further research related to the construction of masculinity in women and vigilante actions carried out by women. | |
| 42818 | 46189 | F1A020059 | Pergeseran Konstruksi Sosial Aborsi dalam Kajian Sosiologi Hukum di Purwokerto | Aborsi merupakan isu yang menjadi perdebatan dalam dinamika kehidupan sosial. Perdebatan aborsi didasari oleh beragam nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi adalah kerangka kebijakan hukum aborsi yang berlaku di Indonesia termasuk di Purwokerto. Pergeseran konstruksi sosial aborsi berkaitan dengan hak asasi manusia, kebijakan hukum, dan nilai moral sehingga dapat mengubah pandangan, pemahaman, dan perilaku masyarakat. UU yang dijadikan acuan adalah UU Kesehatan Tahun 2009 dan KUHP. Penelitian ini mendeskripsikan pergeseran konstruksi sosial aborsi di Purwokerto dengan sasaran pada pelaku aborsi, orang yang dekat dengan pelaku aborsi, serta masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan tiga aspek utama: (1) perubahan pandangan dan pemahaman aborsi akibat nilai moral, situasi kehamilan, dan akses informasi budaya luar; (2) konstruksi sosial yang dipengaruhi kebijakan hukum seperti kriminalisasi dan pembatasan legalisasi aborsi; (3) bentuk pergeseran konstruksi sosial yang mencakup keterbukaan dalam membahas aborsi, kritik terhadap kebijakan aborsi, dan penerimaan pelaku aborsi di masyarakat. | Abortion is a contentious issue in the dynamics of social life. The abortion debate is based on a variety of values and norms prevailing in society. One of the main influencing factors is the legal policy framework of abortion in Indonesia, including Purwokerto. The transition in social construction of abortion is related to human rights, legal policy, and moral values that can change the views, understanding, and behavior of society. The laws used as a reference are the Health Act of 2009 and the Criminal Code. This study describes the social construction transition of abortion in Purwokerto targeting abortionists, people close to abortionists, and the general public. The results showed three main aspects: (1) changes in views and understanding of abortion due to moral values, pregnancy situations, and access to outside cultural information; (2) social construction influenced by legal policies such as criminalization and restrictions on the legalization of abortion; (3) forms of social construction shifts that include openness in discussing abortion, criticism of abortion policies, and acceptance of abortionists in society. | |
| 42819 | 46191 | C1G017049 | THE EFFECT OF PRICE, INCOME, AGE, AND GENDER ON THE DEMAND OF K-POP GOODS AMONG K-POP COLLECTORS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh harga, pendapatan, usia, dan jenis kelamin terhadap permintaan barang K-Pop. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat secara online dengan menyebar kuisioner dan mengambil 100 sample dari pengikut akun Twitter/X @dagangkorea. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabe lharga, pendapatan, dan jenis kelamin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap permintaan barang K-Pop. Sedangkan variabel usia berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintan barang K-Pop. Implikasi dari penelitian ini adalah pihak produsen sebaiknya tetap menjaga keseimbangan harga barang K-Pop agar permintaan barang K-Pop tetap stabil atau bahkan dapat meningkat. Saran untuk penelitian yang akan datang adalah menambahkan variabel-variabel bebas lainnya yang bisa mempengaruhi permintaan barang K-Pop. | This research aims to find out whether there is an effect of price, income, age, and gender on the demand of K-Pop goods. This research used primary data obtained online by distributing questionnaires and taking 100 samples from followers of @dagangkorea Twitter/X accounts. The analysis technique used is multiple linear regression. The results of this research show that price, income, and gender variables does not have a significant effect on the demand for K-Pop goods. Meanwhile, the age variable has a positive and significant effect on the demand of K-Pop goods. The implication of this research is that producers should maintain a balance in the price of K-Pop goods so that the demand of K-Pop goods remains stable or can even increase. The suggestion for future research is to add other independent variables that could affect the demand of K-Pop goods. | |
| 42820 | 46192 | K1A017016 | PENENTUAN MOMEN DWIKUTUB PADA SURFAKTAN SODIUM ALKIL SULFONAT DENGAN METODE AB INITIO | Momen dwikutub merupakan salah satu parameter penting yang dapat menggambarkan polaritas suatu molekul, terutama dalam konteks surfaktan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara momen dwikutub dengan struktur seri surfaktan anionik sodium alkil sulfonat menggunakan metode ab initio. Perhitungan dilakukan menggunakan perangkat lunak HyperChem dengan basis set Large (6-31G**). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai momen dwikutub yang diperoleh cenderung tidak stabil seiring dengan peningkatan panjang rantai hidrokarbon. Hal ini tidak sesuai dengan teori mengenai penurunan momen dwikutub seiring dengan perpanjangan rantai hidrokarbon dan mengindikasikan bahwa ada faktor-faktor lain yang kemungkinan mempengaruhi momen dwikutub selain struktur molekul semata. Oleh karena itu, diperlukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi kontribusi faktor-faktor tertenu terhadap momen dwikutub surfaktan anionik sodium alkil sulfonat. | Dipole moment is a crucial parameter that can describe the polarity of a molecule, particularly in the context of surfactants. This research aims to investigate the relationship between dipole moment and the structure of a series of anionic sodium alkyl sulfonate surfactants using ab initio methods. Calculations were performed using HyperChem software with a Large (6-31G**) basis set. Results showed that the obtained dipole moment values tend to be unstable as the hydrocarbon chain length increases. This is inconsistent with the theory that dipole moment decreases with increasing hydrocarbon chain length and indicates that there may be other factors influencing the dipole moment besides the molecular structure itself. Therefore, further studies are needed to identify and quantify the contributions of these factors to the dipole moment of anionic sodium alkyl sulfonate surfactants. |