Home
Login.
Artikelilmiahs
46268
Update
ADHIAS MUHAMMAD ASYAM
NIM
Judul Artikel
KATALOG RIWAYAT WAKTU GEMPA SUBDUKSI UNTUK PEMBUATAN RIWAYAT WAKTU GEMPA TIRUAN BERDASARKAN RESPONS SPEKTRUM TARGET
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dalam Indonesia sangat rentan terhadap gempa bumi, sehingga diperlukan mitigasi untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, yaitu salah satunya dengan membangun struktur bangunan yang tahan gempa. Saat ini, analisis gempa masih mengandalkan data respons spektrum dari luar negeri yang memperlambat proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat katalog riwayat waktu gempa tiruan subduksi agar memudahkan ahli dalam perencanaan gedung tahan gempa. Data yang dibutuhkan dikumpulkan dari Buku Deagregasi Indonesia. Selanjutnya mengambil data gempa dari laman NHR3. Data ini kemudian diolah menjadi riwayat waktu gempa tiruan dan dikategorikan berdasarkan nilai TS yang dihasilkan dari masing-masing data gempa. Data yang dihasilkan merupakan pencocokan dari nilai maksimal dari berbagai arah gempa (RotD100) dengan spectral displacement at short period (SDS) gempa tiruan. Hasil akhir berupa katalog riwayat waktu gempa tiruan. pengumpulan data gempa megathrust hanya berhasil mengumpulkan kurang dari 50% data yang diperlukan karena rekaman jarak dekat yang sulit ditemukan, sementara tipe benioff berhasil mengumpulkan 67,4% data. Meski data tipe benioff lebih baik, kategori desain nilai TS dengan rentang 1-1,2 s tetap terbatas disebabkan sedikit SDS yang dapat memenuhi kategori desain nilai TS tersebut. Namun, pemilihan data ini sudah dimaksimalkan pada data yang memang bisa dibentuk menjadi gempa tiruan. Jadi, sebaran data pada tipe benioff lebih luas dibandingkan megathrust, tetapi kedua tipe gempa ini menghasilkan karakter katalog yang mirip.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is highly vulnerable to earthquakes, making mitigation necessary to reduce the risk and impact of disasters, one of which is by constructing earthquake resistant buildings. Currently, earthquake analysis still relies on response spectrum data from abroad, which slows down the process. This research aims to create a catalog of artificial subduction earthquake time histories to assist experts in designing earthquake resistant buildings. The necessary data is collected from the Indonesian Deagregation Book. Then, earthquake data is taken from the NHR3 website. This data is then processed into time history of artificial earthquake and categorized based on the TS values generated from each earthquake data. The generated data matches the maximum values from various earthquake directions (RotD100) with the spectral displacement at short period (SDS) of the artificial earthquakes. The final result is a catalog of artificial earthquake time histories. The collection of megathrust earthquake data only managed to gather less than 50% of the required data due to the difficulty in finding near field records, while the benioff type successfully gathered 67.4% of the data. Although the benioff type data is better, the TS value design category with a range of 1-1.2 seconds remains limited due to the few SDS values that can meet this TS value design category. However, the selection of this data has already been optimized for data that can indeed be shaped into artificial earthquakes. Thus, the data distribution for the benioff type is broader compared to the megathrust, but both earthquake types produce similar catalog characteristics.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save