Artikel Ilmiah : H1B020019 a.n. AISYA SEKAR KINANTI

Kembali Update Delete

NIMH1B020019
NamamhsAISYA SEKAR KINANTI
Judul ArtikelSTUDI EKSPERIMENTAL KAPASITAS LENTUR BALOK KAYU LAMINASI DENGAN PERKUATAN NEAR SURFACE MOUNTED-FIBER REINFORCED POLYMER (FRP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Material kayu banyak dijumpai dalam konstruksi di Indonesia karena sifatnya yang fleksibel dan mudah dipasang. Kayu mutu tingi umumnya digunakan, namun karena permintaan yang tinggi dan ketersediaan yang terbatas, harga kayu mutu tinggi menjadi relatif mahal. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan rekayasa kayu dengan membuat kayu laminasi, yang menggabungkan kayu mutu rendah dan tinggi. Dalam penelitian ini digunakan kayu sengon dan kayu rambutan. Dan untuk meningkatkan kekuatan kayu dapat digunakan material perkuatan berupa Fiber Reinforced Polymer (FRP) tipe SCH-11UP Composite dengan metode perletakan Near Surface Mounted (NSM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan yang dapat dicapai oleh balok laminasi kayu sengon dan kayu rambutan serta mengetahui peningkatan yang dapat diterima dengan perkuatan FRP. Perhitungan kapasitas lentur dilakukan berdasarkan standar ASTM D143-2008 melalui uji four point bending dan SNI 7973 Tahun 2013 terkait Spesifikasi Desain untuk Konstruksi Kayu. Penelitian menggunakan 4 tipe benda uji dengan kode benda uji yaitu TP, NS1, NS2, dan NS3. Hasil pengujian eksperimental yang dilaksanakan pada balok laminasi tanpa perkuatan (TP) dan dengan perkuatan (NS) menghasilkan nilai rataan kuat lentur maksimum dan displacement untuk tiap tipe yaitu TP, NS1, NS2, dan NS3 didapatkan secara berurutan sebesar 640,217 N dengan displacement 9,01 mm, 6940,217 N displacement 17,48 mm, 7656,883 N displacement 15,74 mm dan 8090,217 displacement 18,47 mm. Peningkatan terjadi pada setiap tipe perkuatan FRP.
Abtrak (Bhs. Inggris)Wood is one of the most widely used materials in construction across Indonesia, due to its flexibility and ease of installation. However, high-quality wood is relatively expensive because of the high demand and limited availability. To address this issue, laminated timber beams have been developed, combining low-grade and high-grade timber. The materials used in this research are sengon wood and rambutan wood. And to achieve increased strength with the addition of reinforcing materials such as Fiber Reinforced Polymer (FRP) of type SCH-11UP using the Near Surface Mounted (NSM) method. This study aims to determine the strength achievable by laminated beams made from sengon and rambutan wood and to assess the improvement provided by FRP reinforcement. The research involved four types of test specimens, coded as TP, NS1, NS2, and NS3. The experimental results on laminated beams without reinforcement (TP) and with reinforcement (NS) showed that the average maximum bending strength and displacement for each type — TP, NS1, NS2, and NS3 — were 640.217 N with a displacement of 9.01 mm, 6940.217 N with a displacement of 17.48 mm, 7656.883 N with a displacement of 15.74 mm, and 8090.217 N with a displacement of 18.47 mm, respectively. An increase was observed in each type of FRP reinforcement.
Kata kuncikayu, sengon, rambutan, laminasi, lentur, fiber reinforced polymer, near surface mounted
Pembimbing 1Ir. Dani Nugroho Saputro, S.Pd.T., M.Eng.
Pembimbing 2Dr. Ir. Nor Intang Setyo Hermanto., S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2024-09-24 10:13:26.573559
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.