Artikelilmiahs
Menampilkan 40.421-40.440 dari 48.901 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 40421 | 42699 | J1E019008 | Teacher's Strategies on The Implementation of Project-Based Learning in Speaking Skills for 7th-Grade Students of SMPN 166 Jakarta | Kurikulum Merdeka yang diusulkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai solusi permasalahan pandemi Covid-19 melalui penggunaan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP). Guru menggunakan strategi pengajaran khususnya pada strategi berbicara, untuk mengatasi kehilangan pembelajaran dan penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam penerapan PBP untuk keterampilan berbicara serta permasalahan yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan partisipannya adalah guru bahasa inggris dan murid kelas 7 dari SMPN 166 Jakarta. Sedangkan, data yang terkumpul adalah melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan temuan observasi, guru menggunakan tiga strategi, antara lain pembelajaran kooperatif yang paling umum digunakan dengan persentase indeks 42%, metode drill dengan persentase indeks 33%, dan tugas kreatif yang memiliki persentase indeks terendah sebesar 25%. Di sisi lain, masing-masing strategi memiliki masalah saat proses pembelajaran. Antara lain, pembelajaran kooperatif menjaga mood siswa, tugas kreatif membutuhkan kreativitas karena keterbatasan tugas, dan metode drill membutuhkan waktu yang lama karena variasi teks. Dapat disimpulkan bahwa, penerapan strategi PBP dalam berbicara berdampak signifikan terhadap perubahan siswa, seperti yang ditunjukkan pada video proyek akhir. Selain itu, keterlibatan strategi guru dalam pengimplementasian PBL dalam kemampuan berbicara meningkatkan kemampuan siswa baik secara akademis maupun sosial. Secara akademik, ketiga strategi berbicara menambah kosa kata, meningkatkan pemahaman materi, dan kemampuan berbicara. Secara sosial, dengan PBL dapat melatih sikap kerja tim, tanggung jawab, dan berbicara di depan umum. | The Merdeka Curriculum was proposed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as a solution to COVID-19 pandemic issues through the use of Project-Based Learning (PBL). The teacher used teaching strategies, particularly speaking strategies, to address learning loss and deletion in the English subject. This study aims to identify teacher strategies for implementing PBL in speaking skills and problems that arise during the learning process. This study is descriptive qualitative research, and the participants were English teacher and 7th-grade students of SMPN 166 Jakarta. Meanwhile, the data obtained were through observations, interviews, and document analysis. Based on the findings of the observations, the teacher utilized three strategies, including cooperative activities, which were the most commonly used with an index percentage of 42%, drilling with an index percentage of 33%, and creative tasks, which had the lowest index percentage of 25%. On the other hand, each strategy has its own problems during the learning process. Among others, cooperative activities maintain students mood, creative tasks require creativity due to task limitations, and drilling requires time due to text variations. It can be concluded that implementing PBL strategies in speaking significantly impacts students’ changes, as indicated by the final video project. In addition, the involvement of teacher’s strategies in the implementation of PBL in speaking skills enhanced both academically and socially for students. Academically, all three speaking strategies increased vocabulary, enhanced material understanding, and improved speaking skills. Socially, with PBL it trained attitudes of teamwork, responsibility, and public speaking. | |
| 40422 | 42700 | J1C019003 | ANALISIS PERILAKU SOSIAL KOTARO PADA ANIME KOTARO LIVES ALONE | Anime merupakan tayangan hiburan yang menjadi populer karena pembawaannya yang menyenangkan, ditampilkan dengan animasi yang beragam sehingga tidak membosankan. Anime memungkinkan sebagai media informasi maupun menyampaikan nilai moral terkait suatu realitas kehidupan seperti perilaku sosial. Penelitian ini berjudul “Analisis Perilaku Sosial Kotaro pada Anime Kotaro Lives Alone”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku sosial Kotaro yang menunjukkan on, giri, enkyoku dan honne-tatemae yang terdapat pada anime Kotaro Lives Alone berdasarkan teori perilaku sosial Benedict (1982). Metode yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data berupa anime berjudul Kotaro Lives Alone. Data penelitian ini berupa potongan dialog dalam anime yang mengandung perilaku sosial: 1) on dan giri (2 data dan 4 data); 2) enkyoku (5 data); 3) honne-tatemae (2 data). Hasil penelitian menemukan 13 data perilaku sosial. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah 1) perilaku sosial Kotaro yang paling banyak muncul adalah enkyoku; 2) Perilaku sosial Kotaro dalam anime Kotaro Lives Alone merupakan representasi perilaku masyarakat jepang. | Anime is an entertainment show that has become popular because of its fun presentation, displayed with various animations so that it is not boring. Anime allows as a medium of information and conveys moral values related to a reality of life such as social behavior. This research is entitled "Analysis of Kotaro's Social Behavior in the Kotaro Lives Alone Anime". The purpose of this study is to describe Kotaro's social behavior that shows on, giri, enkyoku and honne-tatemae found in the Kotaro Lives Alone anime based on Benedict's (1982) theory of social behavior. The method used is descriptive qualitative research with the technique of simak catatatat as a data collection technique. The data source is an anime entitled Kotaro Lives Alone. The data of this study are pieces of dialogue in the anime that contain social behavior: 1) on and giri (2 data and 4 data); 2) enkyoku (5 data); 3) honne-tatemae (2 data). The research found 13 data of social behavior. The conclusions obtained from the research are 1) Kotaro's social behavior that appears the most is enkyoku; 2) Kotaro's social behavior in the anime Kotaro Lives Alone is a representation of the behavior of Japanese society. | |
| 40423 | 42701 | E2A019049 | EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN SEKSUAL OLEH LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK (LPA) KABUPATEN MAJALENGKA | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual oleh lembaga perlindungan anak (LPA) Kabupaten Majalengka. Pasal 18 Undang-Undang Perlindungan Anak menyatakan bahwa, Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku tindak pidana berhak mendapatkan perlindungan hukum. Untuk mewujudkan perlindungan hukum terhadap anak. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) hadir untuk membantu dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual di Kabupaten Majalengka, pemberian perlindungan oleh LPA sesuai dalam aturan yang dalam perlindungan anak, telah dibentuk Undang-Undang No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sebagai pengganti dari Undang-Undang No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak. Dalam Undang-Undang tersebut, pemberian bantuan hukum didasarkan pada Undang-Undang No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Salah satu Lembaga Perlindungan anak melalui kewajiban memberikan jasa bantuan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual yang tidak mampu dan secara cuma-cuma. Undang-undang dan kode etik telah mengatur ketentuan terkait pemberian bantuan hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum sosio Legal atau penelitian hukum non doktrinal yaitu dengan mengkonstruksikan hukum sebagai refleksi kehidupan masyarakat itu sendiri dengan menekankan pada pencarian-pencarian, keajegan- keajegan empiris dengan konsekuensi selain mengacu pada hukum tertulis juga mengadakan observasi terhadap tingkah laku yang benar-benar terjadi. Hasil penelitian menunjukan pemberian bantuan hukum oleh Lembaga Perlindungan anak dengan berkerjasama dengan Penasihat Hukum terhadap anak Kekerasaan seksual belum bisa dikatakan efektif, sebab masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya mulai dari aparat penegak hukum, orangtua pelaku/korban maupun dari sarana dan prasarana serta hambatan dari anak itu sendiri. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi hambatan tersebut perlu adanya kerjasama antar instansi-instansi terkait dalam penanganan perkara korban kekerasan seksual terhadap anak, hal ini dapat tercapai dengan mengadakan pertemuan- pertemuan rutin antar instansi yaitu, Lembaga Perlindugan Anak (LPA), kepolisian, kejaksaan, pengadilan, balai pemasyarakatan, lembaga bantuan hukum maupun lembaga swadaya masyarakat yang mempunyai perhatian terhadap anak | This study aims to determine the effectiveness of legal protection for victims of sexual violence by the child protection agency (LPA) of Majalengka Regency. Article 18 of the Child Protection Act states that, Every child who is a victim or perpetrator of a crime has the right to receive legal protection. To realize the legal protection of children. The Child Protection Agency (LPA) is here to assist in providing legal protection for child victims of sexual violence in Majalengka Regency, the provision of protection by LPA is in accordance with the rules regarding child protection, Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System has been established as substitute for Law no. 3 of 1997 concerning Juvenile Courts. In this Law, the provision of legal assistance is based on Law no. 16 of 2011 concerning Legal Aid. One of the Child Protection Institutions through the obligation to provide legal assistance services to child victims of sexual violence who are unable and free of charge. The law and code of ethics have regulated the provisions related to the provision of legal aid One of the obligations of an advocate as a law enforcer is to provide free legal aid services to indigent defendants. The law and code of ethics have regulated the provisions related to the provision of legal aid. The reality is that currently using the services of an advocate is seen as a commercial profession. The results of the study show that the provision of legal assistance by the Child Protection Agency in collaboration with Legal Counsel for children of sexual violence cannot be said to be effective, because there are still several obstacles in its implementation, starting from law enforcement officials, parents of perpetrators/victims as well as from facilities and infrastructure as well as obstacles from children. itself. Efforts made to overcome these obstacles require collaboration between relevant agencies in handling cases of victims of sexual violence against children, this can be achieved by holding regular inter-agency meetings, namely, Child Protection Institutions (LPA), police, prosecutors, courts , correctional centers, legal aid institutions and non-governmental organizations that have concern for children | |
| 40424 | 42702 | C1I019017 | THE EFFECT OF ATTITUDE, PERCEPTION OF CONTROL, AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON WHISTLEBLOWING INTENTION WITH ORGANIZATIONAL SUPPORT AS MODERATING VARIABLE | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sikap, persepsi pengendalian, dan sistem pengendalian internal terhadap niat whistleblowing dengan dukungan organisasi sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT KAI DAOP 5 Purwokerto dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sikap mempunyai pengaruh positif pada karyawan KAI terhadap niat melakukan tindakan whistleblowing. 2) Persepsi pengendalian mempunyai pengaruh positif pada pegawai KAI terhadap niat melakukan tindakan whistleblowing 3) Sistem Pengendalian Internal mempunyai pengaruh positif pada pegawai KAI terhadap niat melakukan tindakan whistleblowing 4) dukungan organisasi tidak dapat memoderasi hubungan positif antara sikap dan niat melakukan whistleblowing 5) dukungan organisasi dapat memoderasi hubungan positif antara persepsi pengendalian dan niat melakukan whistleblowing. 6) dukungan organisasi tidak dapat memoderasi hubungan positif antara sistem pengendalian internal dengan niat melakukan whistleblowing | This study aims to examine the effect of attitude, perception of control, and internal control system on whistleblowing intention with organizational support as moderating variable. The population of rhis research is employee who worked at PT KAI DAOP 5 Purwokerto with the sampling technique using is purposive sampling method with SPSS tools. The results of this research show that: 1) Attitude has a positive influence at KAI employees on the inetention to carry out whistleblowing action. 2) Perception of control has a positive influence at KAI employees on the inetention to carry out whistleblowing action 3) Internal Control System has a positive influence at KAI employees on the inetention to carry out whistleblowing action 4) organizational support cannot moderate the positive relationship between attitudes and intention of whistleblowing 5) organizational support can moderate the positive relationship between perception of control and intention of whistleblowing. 6) organizational support cannot moderate the positive relationship between internal control system and intention of whistleblowing | |
| 40425 | 42703 | J1B018002 | Representasi Budaya dalam Kehidupan Nomaden Tokoh Sri Ningsih pada Novel Tentang Kamu Karta Tere Liye | Penelitian ini merupakan penelitian karya sastra (novel) yang bertujuan untuk menemukan representasi budaya dalam cerita secara detail. Penelitian ini menggunakan metode desktriptif kualitatif. Data yang didapatkan dalam penelitian ini bersumber dari pengumpulan data dengan cara membaca, mencatat, dan studi literatur. Data yang terkumpul dianalisis dan diuraikan menggunakan teori representasi Stuart Hall dibantu unsur-unsur pembentuk kebudayaan Koentjaraningrat. Teknis analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tokoh Sri Ningsih hidup secara nomaden mulai dari Pulau Bungin yang terpencil ke Surakarta untuk melanjutkan pendidikan yang lebih baik di Madrasah. Beranjak dewasa, Sri Ningsih pindah dari Surakarta ke kota metropolitan Jakarta dan mengeksplorasi banyak jenis pekerjaan di Jakarta. Usia menjelang 30 tahunan, dengan pengetahuan dan kemampuan berbahasa yang matang, Sri Ningsih pindah ke London. Sri Ningsih di usia lanjut menghabiskan hidupnya di sebuah panti jompo di Paris. Karakter Sri Ningsih adalah tokoh yang sederhana, mudah beradaptasi, dan pekerja keras terbentuk sehingga mendukung pilihan hidupnya untuk menjadi seorang nomaden. Namun, karakternya yang juga suka menyalahkan diri sendiri atas peristiwa buruk di masa lalu, menjadi faktor pendorong Sri ningsih melakukan perjalanan hidup nomaden untuk menghindari masalah yang datang. Perjalanan hidup nomaden Sri Ningsih membuatnya menjumpai budaya-budaya yang beragam dengan tolak ukur tujuh unsur pembentuk kebudayaan Koentjaraningrat. Perjalanan dari satu kota ke satu kota lainnya direpresentasikan dengan peningkatan modernitas dan peluang yang semakin berkembang, temuan tersebut menunjukan bahwa kehidupan nomaden Sri Ningsih selaras dengan konsep perjalanan Sara Upstone yakni pengembaraan untuk meraih cita-cita individu maupun kelompok. | This research is a study of literary works (novels) that aims to find cultural representations in stories in detail. This research uses a qualitative descriptive method. The data obtained in this research comes from data collection by reading, taking notes, and studying literature. The collected data was analyzed and described using Stuart Hall's representation theory, assisted by the elements that form Koentjaraningrat's culture. Data analysis techniques in this research include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research resulted in the finding that the character Sri Ningsih lived a nomadic life, starting from the remote Bungin Island to Surakarta to continue a better education at a madrasah. Growing up, Sri Ningsih moved from Surakarta to the metropolitan city of Jakarta and explored the many types of jobs in Jakarta. Approaching her 30s, with mature knowledge and language skills, Sri Ningsih moved to London. Sri Ningsih, in her old age, spent her life in a nursing home in Paris. Sri Ningsih's character is simple, adaptable, and hardworking, which supports her life choice to become a nomad. However, her character, who also likes to blame herself for bad events in the past, is the driving factor for Sri Ningsih to undertake a nomadic life journey to avoid future problems. Sri Ningsih's nomadic life journey made her encounter diverse cultures, as measured by the seven elements that make up Koentjaraningrat culture. Journey from one city to another is represented by increasing modernity and growing opportunities. These findings show that Sri Ningsih's nomadic life is in line with Sara Upstone's concept of travel, namely the odyssey to achieve individual and group goals. | |
| 40426 | 42704 | J1C018036 | Pembentukan dan Makna Gairaigo Yang Berasal Dari Bahasa Inggris Ke dalam Bahasa Jepang | Penelitian ini membahas mengenai gairaigo yang berasal dari bahasa Inggris dalam majalah Cancam dan bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan gairaigo ke dalam bahasa Jepang serta makna apa saja yang terdapat pada gairaigo tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat yang diambil dari sumber data yaitu majalah Cancam edisi April 2021. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak catat dan catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode agih dan metode padan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data. Pembentukan gairaigo dianalisis berdasarkan teori pembentukan kata oleh Tsujimura (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 35 data yang dianalisis terdapat gairaigo bentuk haseigo yang diikuti sufiks suru serta na sebanyak 12 data. gairago bentuk fukugougo yang merupakan gabungan dari nomina + nomina, nomina + adjektiva yang merupakan kombinasi yang diserap dari bahasa Inggris sebanyak 12 data, serta gairaigo bentuk ryakugo yang mengalami pemenggalan pada bagian depan kata (jouryaku), tengah kata (churyaku), akhir kata (geryaku) serta kosakata yang mengalami pemenggalan kompleks (fukushiki shouryaku) sebanyak 10 data. Sebagian besar gairaigo yang mengalami proses morfologis tidak mengalami perubahan makna yang berarti dari padanan bahasa aslinya. | This study was arranged with the aims to describe and analyse the formation of loanwords derived from English in Cancam’s magazine and what meanings are contained in gairaigo. The method used in this study is a descriptive qualitative method with data source from Cancam’s magazine published on April 2021. The data collection method is the note-taking method. The formation of word theory by Tsujimura (1996) was used to analyse the morphological processes of the loanwords derived from English. The result of this study were obtained 35 data which came from three morphological proces including 12 data of haseigo forms followed by ‘suru’ verb and ‘na’ suffixes, 12 data of fukugougo forms which are a compound word form with the combination derived from English contained of noun + noun, noun + adjective, 10 data of ryakugo forms that are omitted at the front word (jouryaku), middle of the word (churyaku), end of the word (geryaku) and the vocab that was complexly omitted (fukushiki shouryaku). Most of the gairaigo that underwent morphological processes did not undergo significant changes in their meaning from their original language. | |
| 40427 | 42705 | G1A020039 | Hubungan Perilaku PPI dengan Kejadian Karier Bakteri Penghasil ESBL pada Tenaga Kesehatan di RSI Banjarnegara | Latar belakang: Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) banyak dihasilkan oleh famili Enterobacteriaceae. Infeksi oleh bakteri penghasil ESBL dapat meningkatkan morbiditas, kesulitan terapi, biaya pelayanan kesehatan, dan meningkatkan mortalitas. Transmisi bakteri tersebut pada lingkungan rumah sakit dapat menyebabkan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan. Perilaku pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) pada tenaga kesehatan berperan dalam trasmisi bakteri patogen tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku PPI dengan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara. Metode: Penelitian ini meruakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel sebesar 61 orang. Data diperoleh dengan penngisian kuesioner perilaku PPI dan pengambilan sampel swab rektal yang kemudian dikultur pada media CHROM ESBL Agar. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Berdasarkan peneliitian ditemukan bahwa prevalensi karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara sebesar 13,1% (8/61). Berdasarkan analisis statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,664 dengan interpretasi hipotesis ditolak (hipotesis diterima apabila p value <0,05) Kesimpulan: Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara perilaku PPI dengan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara | Background: Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) is widely produced by the Enterobacteriaceae family. Infection by ESBL-producing bacteria be able to increase morbidity, therapeutic difficulties, health care costs, and increase mortality. Transmission of these bacteria in the hospital environment can lead to the incidence of ESBL-producing bacterial carriers in health workers. Infection prevention and control (IPC) behavior in health workers plays a role in the transmission of these pathogenic bacteria. Objective: This study aims to determine the relationship between IPC behavior and the incidence of ESBL-producing bacterial carriers in health workers at RSI Banjarnegara. Methods: This research is observational analytic research with the cross-sectional method. Sampling using purposive sampling method with a total sample of 61 people. Data were obtained by filling out the IPC behavior questionnaire and taking rectal swab samples cultured on CHROM ESBL Agar media. Data analysis using the Mann Whitney test. Results: Based on the research, it was found that the prevalence of ESBL-producing bacterial carriers in health workers at RSI Banjarnegara was 13.1% (8/61). Based on statistical analysis, the p-value was 0.664 with the interpretation of the rejected hypothesis (hypothesis accepted if p-value <0.05). Conclusion: Based on the study, it is concluded that there is no significant relationship between IPC behavior and the incidence of ESBL-producing bacterial carriers in health workers at RSI Banjarnegara. | |
| 40428 | 42711 | H1B020012 | Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Genangan Banjir di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara | Banjir yang terjadi pada Kecamatan Kalibening sudah menjadi keresahan masyarakat sekitar terkhusus saat musim hujan. Peluapan debit air sungai mengakibatkan terendamnya sawah hingga ratusan hektar yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar. Menurut Ramli (2010), banjir disebabkan oleh beberapa indikator antara lain curah hujan tinggi, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, topografi, permukaan tanah lebih rendah dibandingkan permukaan air laut, banyak pemukiman yang dibangun pada dataran sepanjang sungai, banyaknya sampah di sungai, kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai dan di daerah aliran sungai (DAS), perencanaan pengendalian banjir kurang tepat, serta kerusakan bendungan dan bangunan pengendali banjir. Dengan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian tentang salah satu indikator penyebab banjir yaitu perubahan tata lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tata guna lahan yang ada di Kecamatan Kalibening serta dampaknya terhadap debit banjir. Penelitian ini menggunakan beberapa sumber dalam pengumpulan data DEMNAS untuk mendapatkan peta DEM, ESRI Land-Cover untuk mendapatkan peta tata guna lahan, serta ORNL DAAC untuk mendapatkan peta sebaran jenis tanah. Dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dalam perhitungan dan bantuan aplikasi QGIS dan HEC-RAS untuk mengolah data. Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa tata guna lahan di Kecamatan Kalibening tidak mengalami perubahan yang signifikan, terlihat dari grafik perubahan yang tidak berbeda jauh setiap tahunnya. Adapun nilai curve number yang dihasilkan dari tata guna lahan setiap tahunnya berkisar antara 83,78 – 83,82 dengan selisih 0.04 menandakan tidak terjadi perubahan yang cukup berarti pada 5 tahun terakhir. Maka dari itu, perubahan tata guna lahan tahun 2017 hingga 2022 terhadap banjir yang ada di Kecamatan Kalibening tidak berdampak besar pada debit dan luasan banjir yang terjadi. Namun, pada saat melakukan pemodelan banjir, didapatkan bahwa banjir terjadi disebabkan oleh keadaaan topografi pada area banjir cukup landai dibandingkan elevasi sungai. | The flood that occurred in the Kalibening Subdistrict has been a concern for the local community, especially during the rainy season. The overflowing of the river water resulted in the inundation of rice fields covering hundreds of hectares, causing losses to the surrounding communities. According to Ramli (2010), the flood is caused by several indicators, including high rainfall, the influence of river physiography/geophysics, topography, land surfaces lower than sea level, numerous settlements built along the river plains, excessive waste in the river, insufficient land cover in the upstream and watershed areas, inadequate flood control planning, and damage to dams and flood control structures. In light of these issues, research has been conducted on one of the flood-causing indicators, namely changes in land use. The aim of this research is to determine the changes in land use in the Kalibening Subdistrict and their impact on flood discharge. This study utilized various sources in data collection, including DEMNAS for obtaining DEM maps, ESRI Land-Cover for obtaining land-use maps, and ORNL DAAC for obtaining maps of soil types distribution. Microsoft Excel was used for calculations, and QGIS and HEC-RAS applications were employed to process the data. The research findings indicate that land use in the Kalibening Subdistrict has not undergone significant changes, as evidenced by the consistently similar change graphs each year. The curve number values resulting from land use each year ranged from 83.78 to 83.82, with a difference of 0.04, indicating no significant changes over the past five years. Therefore, the changes in land use from 2017 to 2022 in the Kalibening Subdistrict have not had a major impact on the flood discharge and extent. However, during flood modeling, it was observed that the flooding occurred due to the relatively flat topography in the flood-prone area compared to the river elevation. | |
| 40429 | 44584 | C1C017039 | ANALISIS ISI LAPORAN KEUANGAN UMKM PADA LAYANAN EQUITY CROWDFUNDING “SANTARA” | Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah laporan keuangan yang dibuat oleh penerbit terdaftar pada layanan equity crowdfunding “Santara” telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) serta menganalisis apakah informasi pada laporan keuangan tersebut telah mencukupi kebutuhan investor untuk melakukan analisis laporan keuangan dengan melakukan analisis rasio. Sampel penelitian ini adalah penerbit terdaftar pada layanan equity crowdfunding “Santara” yang memiliki memiliki 1 (satu) laporan keuangan tahunan. Dari kriteria tersebut diperoleh jumlah sampel sebanyak 37 sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data dengan menggunakan analisis isi menunjukkan bahwa (1) Laporan Keuangan yang terdapat pada prospektus tidak sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). (2) Setalah dilakukan analisis rasio oleh peneliti, disimpulkan bahwa banyak informasi keuangan yang seharusnya digunakan untuk melakukan analisis rasio tidak tersedia sehingga analisis yang dapat dilakukan menjadi terbatas. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu (1) penerbit perlu membuat laporan keuangan berdasarkan aturan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) (2) Santara perlu meninjau dengan hati-hati dokumen laporan keuangan agar sesuai dengan persyaratan yang dipersyaratkan oleh peraturan yang berlaku. Penelitian ini memiliki keterbatasan yairu (1) Penerbit yang diteliti pada penelitian ini hanya sebatas pada PT Santara Daya Inspiratama. (2) Keterbatasan pada data yang digunakan dalam penelitian membuat hasil analisis penelitian menjadi terbatas. | This research aims to determine the entities listed in Santara’s financial reports are comply with Financial Accounting Standard for Micro, Small, and Medium Entity (SAK EMKM) and to determine whether the financial reports met the investors need to analyze financial report with ratio analysis method. This research samples are entities listed on equity crowdfunding platform “Santara” whom have 1 (one) annual financial report. From those criteria, researcher have 37 entities as research samples. This research analysis method is content analysis. Based on the results, it shows that: (1) the entities listed by Santara’s financial reports do not comply with Financial Accounting Standard for Micro, Small, and Medium Entity (SAK EMKM) (2) After the ratio analysis done by researcher, concludes that there is much information that is not available, so the analysis is limited. The implications of the research are that (1) the entity listed by Santara needs to make financial reports based on Financial Accounting Standard for Micro, Small, and Medium Entity (SAK EMKM) (2) Santara needs to review the required document especially financial reports based on regulations. This research has limitations: (1) the entity researched was the only entity listed on Santara (2) the limitations of data. | |
| 40430 | 42707 | K1A019002 | REAKSI HIDRODEOKSIGENASI (HDO) PADA MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS NiMo DAN CoMo BERPENYANGGA BENTONIT TERPILAR LOGAM Ti | ABSTRAK Kebutuhan energi yang mengalami kenaikan adalah kebutuhan bahan bakar. Saat ini Indonesia memiliki kapasitas sumber energi sebesar 70,96 Giga Watt (GW). Kapasitas energi tersebut terdiri atas 35,36% dari batubara, 19,36% dari gas bumi, 34.38% dari minyak bumi dan 10,9%. dari EBT (Energi Baru dan Terbarukan). Jumlah tersebut hanya dimanfaatkan sekitar 2,5% atau 10 GW sehingga energi baru terbarukan lebih dioptimalkan terutama pada bahan bakar. Jenis bahan bakar EBT yang sedang dikembangkan saat ini adalah green diesel. Salah satu limbah yang berpotensi sebagai bahan baku pembuatan green diesel adalah minyak jelantah karena mengandung trigliserida dan asam lemak bebas. Pembuatan bahan bakar dengan menggunakan minyak jelantah dapat melalui proses hidrodeoksigenasi menggunakan katalis NiMo dan CoMo. Hasil sintesis katalis NiMo dan CoMo berpenyangga bentonit terpilar Ti telah berhasil dilakukan. Hasilnya dapat ditunjukkan dari analisa XRF, XRD, SAA, SEM, dan TPD. Katalis NiMo/Ti-PILC dan CoMo/Ti-PILC berhasil mengkonversi minyak jelantah menjadi green diesel. Persentase selektivitas terhadap green diesel masing masing adalah 51,20% (NiMo/Ti-PILC), dan 77,83% (CoMoTi-PILC). Produk hasil reaksi hidrodeoksigenasi sebagian besar adalah n-parafin, mengindikasikan bahwa reaksi berjalan dengan baik dalam menghilangkan gugus oksigen dari senyawa yang dioksidasi. | ABSTRACT The increasing demand of energy is primarily in the form of fuel requirements. Currently, Indonesia has an energy source capacity of 70.96 Gigawatts (GW). This energy capacity consists of 35.36% from coal, 19.36% from natural gas, 34.38% from crude oil, and New and 10.9 % from Renewable Energy (NRE). Only around 2.5% or 10 GW of this capacity is utilized, this energy needs to be optimized, especially in fuel. NRE fuel that currently being developed is green diesel. One of the potential waste materials for the production of green diesel is waste cooking oil due to its triglyceride and free fatty acid content. The production of green diesel using waste cooking oil can be achieved through the process of hydrodeoxygenation using NiMo and CoMo Catalysts. The synthesis of NiMo and CoMo catalysts supported on Ti pillared bentonite has been successfully conducted. This evident can be seen from XRF, XRD, SAA, SEM, and TPD analyses. NiMo/Ti-PILC and CoMo/Ti-PILC catalysts have successfully converted waste cooking oil into green diesel. The selectivity percentages for green diesel are 51.20% (NiMo/Ti-PILC) and 77.83% (CoMo/Ti-PILC) respectively. The majority of the reaction products in the hydrodeoxygenation process are n-paraffins, indicating that the reaction is effectively removing oxygen groups from the oxidized compounds | |
| 40431 | 42708 | C1A020051 | Analisis Permintaan Tempe di Indonesia Tahun 2007-2022 | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan judul: "Analisis Permintaan Tempe di Indonesia 2007-2022". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi, pendapatan per kapita, harga kedelai impor, dan harga telur terhadap permintaan tempe. Objek penelitian meliputi jumlah penduduk, pendapatan per kapita masyarakat, harga kedelai impor, dan harga telur. Subjek penelitian adalah negara Indonesia. Rentang waktu penelitian adalah 2007 hingga 2022. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa; (1) variabel populasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan tempe, (2) variabel harga kedelai impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan tempe, (3) variabel pendapatan per kapita dan harga telur tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan tempe. Berdasarkan Uji F, variabel independen (populasi, pendapatan per kapita, harga kedelai, harga telur) berpengaruh signifikan secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel dependen (permintaan tempe). Implikasi dari kesimpulan di atas adalah bahwa untuk mengimbangi kebutuhan tempe yang tinggi, perlu diadakan program peningkatan produksi kedelai impor yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kedelai nasional yang cenderung meningkat sebagai akibat dari peningkatan populasi dan pendapatan masyarakat, serta peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi beberapa produk pangan berbahan kedelai. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor kedelai dan dapat meningkatkan produksi tempe yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan dalam negeri sehingga swasembada pangan dapat terwujud. | This research is a quantitative research with the title: "Analysis of Tempeh Demand in Indonesia 2007-2022". The purpose of this study is to determine the effect of population size, per capita income, imported soybean prices, and egg prices on tempeh demand. The object of study includes the population, per capita income of the community, the price of imported soybeans, and the price of eggs. The subject of the study is the country of Indonesia. The research time span is 2007 to 2022. Based on the results of research and data analysis using multiple linear regression analysis shows that; (1) population variables have a positive and significant effect on tempeh demand, (2) imported soybean price variables have a negative and significant effect on tempeh demand, (3) per capita income variables and egg prices do not have a significant effect on tempeh demand. Based on Test F, the independent variables (population, per capita income, soybean price, egg price) have a significant effect simultaneously (together) on the dependent variable (tempeh demand). The implication of the above conclusion is that to compensate for the high demand for tempeh, it is necessary to hold a program to increase imported soybean production aimed at meeting national soybean needs which tend to increase as a result of increasing population and community income, as well as increasing public knowledge about the nutritional content of several soybean-based food products. The program is expected to reduce dependence on soybean imports and can increase tempeh production which in turn can increase domestic food security so that food self-sufficiency can be realized. | |
| 40432 | 42709 | H1D017015 | ANALISIS PREDIKSI THE MOVIE DATABASE RATING FILM DENGAN ENSEMBLE LEARNING MENGGUNAKAN METODE RANDOM FOREST REGRESSION | Industri film sudah menjadi industri yang sangat menguntungkan. Namun masa pandemi covid-19, industri film mengalami dampak tidak menguntungkan dengan tertahannya jadwal penayangan film-film baru, banyak bioskop-bioskop dilarang untuk beroperasi sehingga tutup total dan sulitnya mendapat izin untuk melakukan proses pembuatan film. Untuk bertahan dalam industri ini dari dampak pandemi covid-19, diperlukan pertimbangan beberapa faktor seperti penjadwalan film yang sesuai, cara promosi yang tepat sasaran bahkan dengan menggunakan prediksi untuk mengetahui perkembangan pada pasar. Prediksi keberhasilan film sangat membantu untuk mengetahui peringkat keberhasilan dan kualitas film yang akan dirilis. Maka dibuatlah analisis prediksi rating film untuk mendapatkan metode prediksi yang akurat terhadap film yang akan dirilis. Pada penelitian ini diterapkan dengan Ensemble Learning menggunakan metode Random Forest Regression. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah The Movie Dataset (TMDB). Penelitian ini menggunakan 6134 rows dan 4 attributes setelah melakukan proses data preprocessing. Dari hasil pengajian yang dilakukan dengan metode Random Forest Regression setelah pembagian data 80:20 didapatkan nilai R 2 Score 86%, nilai MSE 12%, nilai RMSE 35%, nilai MAE 22% dan nilai 10-Fold Cross Validation sebesar 85%. | The film industry has become a very profitable industry. However, during the COVID-19 pandemic, the film industry experienced an unfavorable impact with new film screening schedules being delayed, many cinemas being prohibited from operating so they were completely closed and it was difficult to obtain permission to carry out the filmmaking process. To survive in this industry from the impact of the COVID-19 pandemic, it is necessary to consider factors such as appropriate film scheduling, targeted promotional methods and even using predictions to determine developments in the market. Predicting the success of films is very helpful in knowing the success ranking and quality of films that will be released. So a film rating prediction analysis was made to get an accurate prediction method for films that will be released. In this research, Ensemble Learning was implemented using the Random Forest Regression method. The data used in this research is The Movie Dataset (TMDB). This research uses 6134 rows and 4 attributes after carrying out data preprocessing. From the results of the study carried out using the Random Forest Regression method after dividing the data 80:20, the R2 Score value was 86%, the MSE value was 12%, the RMSE value was 35%, the MAE value was 22% and the 10-Fold Cross Validation value was 85%. | |
| 40433 | 42710 | H1D019022 | GAME EDUKASI PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM “MUDIK ADVENTURE” MENGGUNAKAN UNITY UNTUK SISWA SEKOLAH LUAR BIASA TIPE B KELAS XI | Anak tunarungu adalah mereka yang pendengarannya tidak berfungsi sehingga membutuhkan pelayanan pendidikan khusus. Anak-anak dengan kebutuhan luar biasa pada dasarnya mengalami kendala atau masalah di luar orang biasa, baik secara nyata maupun secara intelektual. Belajar merupakan hal yang sangat penting bagi siswa. Namun pada praktiknya, siswa mengalami kesulitan belajar. Selain karena pelajaran yang sulit, minimnya media pembelajaran yang tersedia juga menjadi penyebab mereka kesulitan belajar. Media pembelajaran merupakan hal penting yang dapat mempengaruhi prestasi siswa. Ini dikarenakan media pembelajaran yang tidak menarik dan membosankan dapat membuat minat belajar dan tingkat penyerapan materi oleh siswa menurun yang dapat menyebabkan tidak terserapnya materi dengan baik dan dapat menyebabkan turunnya prestasi siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan minat belajar adalah dengan menggunakan media belajar game edukasi. Game ini dapat dimainkan tidak hanya sebagai media hiburan, namun juga media pembelajaran yang dapat mengedukasi pemainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga dapat membuat belajar lebih menarik dan menyenangkan. Hasil Blackbox testing menunjukkan hasil valid yang menunjukkan bahwa aplikasi sudah sesuai dengan desain dari pengembang aplikasi. Hasil UAT menunjukkan nilai 80% yang termasuk kategori sangat baik. Hasil validasi yang dilakukan oleh guru menunjukkan nilai 83,75% yang termasuk kategori sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah game Mudik Adventure dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan nilai siswa. | Deaf children are those whose hearing is not functioning, so they need special education services. Children with extraordinary needs basically experience obstacles or problems beyond those of ordinary people, both physically and intellectually. Learning is very important for students. But in practice, students experience learning difficulties. In addition to the difficult lessons, the lack of available learning media also causes them to have learning difficulties. Learning media is an important thing that can affect student achievement. This is because learning media that are not interesting and boring can decrease learning interest and the level of absorption of material by students, which can cause material to not be absorbed properly and lead to decreased student achievement. One way to increase interest in learning is to use educational game media. This game can be played not only as an entertainment medium but also as a learning medium that can educate the players, both directly and indirectly, so that learning can be more interesting and fun. Blackbox testing results show valid results which indicate that the application is in accordance with the design of the application developer. UAT results show a value of 80% which is included in the very good category. Expert validation results show a value of 83.75% which is included in the very good category. The conclusion of this research is that the Mudik Adventure game can be used as a learning media that can improve student scores. | |
| 40434 | 44924 | E1B020038 | ANALISIS YURIDIS PEMBERLAKUAN LIVING LAW DALAM KUHP BARU DAN PERBANDINGANNYA DENGAN UU DARURAT 1/1951 | Indonesia adalah negara yang mengakui eksistensi dari hukum yang hidup dalam masyarkat atau living law. Pengaturan terhadap living law di Indonesia selama ini diatur dalam UU Darurat No 1 Tahun 1951. Angin perubahan muncul pada tahun 2023, disaat Indonesia mengesahkan KUHP Baru dan di dalam KUHP Baru tersebut terdapat pengaturan yang baru terhadap living law. Dikarenakan sekarang pengaturan living lawdiatur oleh dua undang-undang, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaturan living law dari UU Darurat No 1 Tahun 1951 dengan KUHP Baru yang dilihat dari sisi substansi (norma) dan pengimplementasinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari sisi substansi (norma) KUHP Baru mengatur living law jauh lebih lengkap dan lebih jelas dibandingkan UU Darurat No 1 Tahun 1951. Dari sisi implementasi, pengimplementasian living law berdasarkan UU Darurat No 1 Tahun 1951 telah berjalan dimana terdapat putusan hakim yang telah diputus berdasarkan hukum pidana adat. Namun kedepannya pengimplementasian living law berdasarkan KUHP Baru dinilai akan lebih baik dikarenakan pengaturannya yang lebih jelas dan lengkap. | Indonesia is a country that recognises the existence of laws that live in society or living law. The regulation of living law in Indonesia has been regulated in Emergency Law No. 1 of 1951. The wind of change arose in 2023, when Indonesia ratified the New Criminal Code and in the New Criminal Code there were new regulation for living law. Since now the living law regulation is regulated by two laws, this research aims to find out the differences in living law regulation from Emergency Law No. 1 of 1951 with the New Criminal Code in terms of substance (norms) and implementation. The type of research used is normative law with a comparative legal approach. The data source used is secondary data obtained from literature study. The data is presented in the form of narrative text using qualitative analysis. The results showed that in terms of substance (norms) the New Criminal Code regulates living law much more completely and clearly than Emergency Law No. 1 of 1951. In terms of implementation, the implementation of living law based on Emergency Law No. 1 of 1951 has been running where there are judge decisions that have been decided based on customary criminal law. However, in the future, the implementation of living law based on the New Criminal Code is considered to be better due to its clearer and more complete regulation. | |
| 40435 | 42712 | H1B019005 | Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Genangan Banjir di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara | Banjir yang terjadi pada Kecamatan Kalibening sudah menjadi keresahan masyarakat sekitar terkhusus saat musim hujan. Peluapan debit air sungai mengakibatkan terendamnya sawah hingga ratusan hektar yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar. Menurut Ramli (2010), banjir disebabkan oleh beberapa indikator antara lain curah hujan tinggi, pengaruh fisiografi/geofisik sungai, topografi, permukaan tanah lebih rendah dibandingkan permukaan air laut, banyak pemukiman yang dibangun pada dataran sepanjang sungai, banyaknya sampah di sungai, kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sungai dan di daerah aliran sungai (DAS), perencanaan pengendalian banjir kurang tepat, serta kerusakan bendungan dan bangunan pengendali banjir. Dengan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian tentang salah satu indikator penyebab banjir yaitu perubahan tata lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tata guna lahan yang ada di Kecamatan Kalibening serta dampaknya terhadap debit banjir. Penelitian ini menggunakan beberapa sumber dalam pengumpulan data DEMNAS untuk mendapatkan peta DEM, ESRI Land-Cover untuk mendapatkan peta tata guna lahan, serta ORNL DAAC untuk mendapatkan peta sebaran jenis tanah. Dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dalam perhitungan dan bantuan aplikasi QGIS dan HEC-RAS untuk mengolah data. Dari hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa tata guna lahan di Kecamatan Kalibening tidak mengalami perubahan yang signifikan, terlihat dari grafik perubahan yang tidak berbeda jauh setiap tahunnya. Adapun nilai curve number yang dihasilkan dari tata guna lahan setiap tahunnya berkisar antara 83,78 – 83,82 dengan selisih 0.04 menandakan tidak terjadi perubahan yang cukup berarti pada 5 tahun terakhir. Maka dari itu, perubahan tata guna lahan tahun 2017 hingga 2022 terhadap banjir yang ada di Kecamatan Kalibening tidak berdampak besar pada debit dan luasan banjir yang terjadi. Namun, pada saat melakukan pemodelan banjir, didapatkan bahwa banjir terjadi disebabkan oleh keadaaan topografi pada area banjir cukup landai dibandingkan elevasi sungai. | The flood that occurred in the Kalibening Subdistrict has been a concern for the local community, especially during the rainy season. The overflowing of the river water resulted in the inundation of rice fields covering hundreds of hectares, causing losses to the surrounding communities. According to Ramli (2010), the flood is caused by several indicators, including high rainfall, the influence of river physiography/geophysics, topography, land surfaces lower than sea level, numerous settlements built along the river plains, excessive waste in the river, insufficient land cover in the upstream and watershed areas, inadequate flood control planning, and damage to dams and flood control structures. In light of these issues, research has been conducted on one of the flood-causing indicators, namely changes in land use. The aim of this research is to determine the changes in land use in the Kalibening Subdistrict and their impact on flood discharge. This study utilized various sources in data collection, including DEMNAS for obtaining DEM maps, ESRI Land-Cover for obtaining land-use maps, and ORNL DAAC for obtaining maps of soil types distribution. Microsoft Excel was used for calculations, and QGIS and HEC-RAS applications were employed to process the data. The research findings indicate that land use in the Kalibening Subdistrict has not undergone significant changes, as evidenced by the consistently similar change graphs each year. The curve number values resulting from land use each year ranged from 83.78 to 83.82, with a difference of 0.04, indicating no significant changes over the past five years. Therefore, the changes in land use from 2017 to 2022 in the Kalibening Subdistrict have not had a major impact on the flood discharge and extent. However, during flood modeling, it was observed that the flooding occurred due to the relatively flat topography in the flood-prone area compared to the river elevation. | |
| 40436 | 42713 | F1A019094 | KESEJAHTERAAN PETANI GULA SEMUT ORGANIK DI DESA PASINGGANGAN BANYUMAS | Petani gula kelapa merupakan salah satu pekerjaan yang kerap dikaitkan dengan golongan masyarakat menengah ke bawah. Faktor pendukung rendahnya kelas sosial petani gula kelapa salah satunya adalah pendapatannya yang relatif rendah. Maka dari itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan petani gula kelapa ialah melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya program sertifikasi gula semut organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kesejahteraan petani gula semut organik di Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sasaran penelitian adalah petani gula kelapa yang berada di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas, dan telah mengikuti program sertifikasi gula semut organik. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampel jenuh, yang berarti semua anggota populasi yang ada digunakan sebagai sampel. Hal tersebut dikarenakan jumlah populasi yang relatif kecil yaitu berjumlah 25 orang petani. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner yang disebarkan langsung pada petani gula semut organik yang berada di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas. Alat uji statistik yang digunakan untuk analisis adalah tabel distribusi frekuensi. | Coconut sugar farmers are often associated with the lower to middle-class communities. One of the contributing factors to the low social class of coconut sugar farmers is their relatively low income. Therefore, one of the efforts that can be made to improve the social welfare of coconut sugar farmers is through empowerment, particularly the organic coconut sugar certification program. The purpose of this research is to determine the welfare of coconut sugar farmers after the implementation of the organic coconut sugar certification program in Pasinggangan Village, Banyumas District. This research uses a descriptive quantitative research method. The research target is coconut sugar farmers in Pasinggangan Village, Banyumas Regency, who have participated in the organic coconut sugar certification program. The sampling technique used is a saturated sampling, which means that all members of the existing population are used as samples. This is because the population is relatively small, consisting of 25 farmers. The data collection method used is a questionnaire distributed directly to organic coconut sugar farmers in Pasinggangan Village, Banyumas Regency. The statistical test instrument used for analysis is a distribution frequency table. | |
| 40437 | 42714 | C2C019058 | “Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Niat Guru Untuk Mengikuti Kebijakan Merdeka Belajar”. (Studi pada Guru SMA di Kabupaten Cirebon) | Program Merdeka Belajar merupakan kebijakan baru yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Melalui surat edaran Nomor 1 Tahun 2020 pada tanggal 7 Februari 2020 kebijakan program “Merdeka Belajar” ini dikeluarkan. Dikeluarkannya kebijakan “Merdeka Belajar” diharapkan pendidikan di Indonesia mempunyai arah dan tujuan yang jelas.Merdeka Belajar merupakan sebuah Grand design di sistem pendidikan nasional yang bertujuan untuk perubahan secara mendasar dalam mengakselari lahirnya SDM Indonesia yang Unggul, berkarakter, cerdas, dan berdaya saing. Guru adalah yang paling penting dalam menentukan keberhasilan kebijakan pendidikan misalnya cara menyampaikan kurikulum dan menggunakan berbagai sumber daya yang tersedia. Penelitian ini menggunakan desain analisis regresi linier berganda dan penggunaan pendekatan cross sectional pada satu waktu.Jumlah sampel yang diambil yang berhubungan dengan penggunaan program sistem informasi adalah 186 guru. Seluruh jawaban responden dilakukan pengujian analisis regresi linier berganda. guru. Seluruh jawaban responden dilakukan pengujian analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data serta pengujian hipotesis yang telah dikemukakan di dalam BAB IV, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan secara keseluruhan dari X1,X2,X3,X4,X5,X6 terhadap Y. Kemudian dilihat dari hasil analisis data, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Persamaan regresi tersebut memiliki makna: Y= 0,525 + 0,037X1 + 0,046X2+0,043X3+0,272X4+0,029X5+0,270X6. Berdasarkan hasil secara parsial X1,X2,X3,X4,X5,X6 berpengaruh positif terhadap Y. Berdasarkan hasil secara simultan X1,X2,X3,X4,X5,X6 berpengaruh signifikan terhadap Y. Pengaruh variabel bebas (X1,X2,X3, X4,X5,X6) terhadap variabel keterikatan (Y) adalah sebesar 85%, sedangkan sisanya (100 – 85%= 15% ) dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.3 | *The Independ3ent Learning Program is a new policy initiated by the Minister of Education and Culture. Through circular letter Number 1 of 2020 on February 7 2020, the policy for the "Kebijakan Merdeka BELAJAR " program was issued. With the issuance of the " Kebijakan Merdeka BELAJAR "96" policy, it is hoped that education in Indonesia will have clear direction and goals. Kebijakan Merdeka BELAJAR "is a Grand Design in the national education system which aims at fundamental changes in accelerating the birth of Indonesian human resources who are superior, have character, are intelligent and are competitive. Teachers are the most important in determining the success of educational policies, for example how to deliver the curriculum and use the various resources available. This research used a multiple linear regression analysis design and used a cross sectional approach at one time. The number of samples taken related to the use of information system programs was 186 teachers. All respondents' answers were tested by multiple linear regression analysis. Teacher. All respondents' answers were tested by multiple linear regression analysis. Based on the results of data analysis and hypothesis testing which have been put forward in CHAPTER IV, the conclusion that can be drawn from this research is that there is an overall significant influence of X1, data, then the following conclusions can be drawn: The regression equation has the meaning: Y= 0.525 + 0.037X1 + 0.046X2+0.043X3+0.272X4+0.029X5+0.270X6. Based on partial results X1,X2,X3,X4,X5,X6 have a positive effect on Y. Based on simultaneous results X4, X5, | |
| 40438 | 42715 | C1A019081 | Analisis Pengaruh Sistem Credit Purchase, Modal, Tenaga Kerja, Lama Usaha dan Jam Kerja Terhadap Keuntungan Toko Plastik dan Bahan Kue di Kabupaten Bekasi | Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam perekonomian negara Indonesia sehingga UMKM diutamakan dalam setiap perencanaan tahapan pembangunan ekonomi. Dalam upaya tersebut, diperlukan upaya pengelolaan modal yang baik agar UMKM dapat mencapai suatu keberhasilan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pelaku usaha toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi adalah menerapkan sistem credit purchase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sistem credit purchase, modal, tenaga kerja, lama usaha serta jam kerja terhadap keuntungan toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode accidental sampling dalam pengambilan sampel. Populasi dalam penelitian ini yakni pelaku usaha toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi dengan sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan data primer melalui kuesioner dalam wawancara dan observasi secara langsung. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel credit purchase, modal, tenaga kerja, lama usaha serta jam kerja berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keuntungan toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi. Sedangkan secara parsial, variabel credit purchase dan modal memiliki pengaruh positif signifikan sementara variabel tenaga kerja, lama usaha dan jam kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keuntungan toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi. Implikasi dari penelitian ini yaitu dalam upaya peningkatan keuntungan usaha, maka para pelaku usaha toko plastik dan bahan kue di Kabupaten Bekasi yang dapat dikategorikan sebagai UMKM untuk meningkatkan jumlah credit purchase serta modal. Dengan begitu UMKM akan lebih berkembang serta berperan lebih baik terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. | Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have an important role in the Indonesian economy so that MSMEs are prioritized in every planning stage of economic development. In this effort, good capital management efforts are needed so that MSMEs can achieve success. One of the efforts made by plastic and cake shop business actors in Bekasi Regency is to implement a credit purchase system. The aim of this research is to analyze the influence of the credit purchase system, capital, labor, length of business and working hours on the profits of plastic and cake ingredients shops in Bekasi Regency. This research is descriptive quantitative research using the accidental sampling method in sampling. The population in this research is plastic and cake shop business actors in Bekasi Regency with a sample of 100 respondents. This research uses primary data through questionnaires in interviews and direct observation. The analysis used is multiple linear regression analysis. The results of this research show that the variables credit purchase, capital, labor, length of business and working hours simultaneously have a significant effect on the profits of plastic and cake ingredients shops in Bekasi Regency. Meanwhile, partially, the credit purchase and capital variables have a significant positive influence, while the labor variables, length of business and working hours do not have a significant influence on the profits of plastic and cake ingredients shops in Bekasi Regency. The implication of this research is that in an effort to increase business profits, plastic and cake shop business actors in Bekasi Regency which can be categorized as MSMEs can increase the number of credit purchases and capital. In this way, MSMEs will develop further and play a better role in Indonesia's economic development. | |
| 40439 | 42717 | C1A019113 | Valuasi Ekonomi Objek Wisata Kebun Teh Kertosari di Banjarengara (Pendekatan Willingness to Pay) | Objek Wisata Kebun Teh Kertosari yang terletak di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara merupakan satu-satunya Kebun Teh yang dijadikan tempat wisata yang memiliki potensial untuk dikembangkan. Pengembangan wisata ini dapat dilakukan dengan mamaksimalkan pengelolaan dan pelestarian setiap potensi yang ada seperti perbaikan sarana dan prasarana serta menambah fasilitas dengan tujuan meningkatkan jumlah kunjungan. Berdasarkan data yang sudah diperoleh, hasil analisis dalam penelitian ini yaitu: (1) Pengunjung wisata kebun teh kertosari didominasi oleh individu berusia 21-23 tahun, berasal dari Banjarnegara, belum atau tidak menikah, dengan pendapatan Rp 1.725.002 – Rp 2.187.502 dan biaya perjalanan Rp 44.251 – Rp 66.501 serta berkunjung satu kali, (2) Variabel bids, pendapatan, status perkawinan, dan frekuensi kunjungan berpengaruh signifikan terhadap WTP. Sementara itu, biaya perjalanan, umur, dan asal daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap WTP, (3) Nilai WTP perindividu sebesar Rp 10.570.00 dengan total nilai ekonomi sebesar Rp 181.951.980,00, dan (4) Besar nilai suplus konsumen perindividu adalah Rp 3.570,00 dengan total surplus konsumen adalah Rp 61.453.980,00. | The Kertosari Tea Plantation Tourist Attraction, located in the Kalibening Sub-district, Banjarnegara Regency, is the sole tea plantation designated for tourism and holds substantial potential for development. This can be achieved by optimizing the management and preservation of existing assets, including infrastructure improvements and facility additions, aimed at increasing the number of visitors. The results of the analysis in this research are that (1) visitors to the Kertosari tea plantation are dominated by individuals aged 21–23 years, originating from Banjarnegara, not yet married, with an income of IDR 1,725,002–IDR 2,187,502 and travel costs of IDR 44,251–IDR 66,501 and a one-time visit. (2) The variable bids, income, marital status, and frequency of visits have a significant effect on WTP; meanwhile, travel costs, age, and regional origin do not have a significant effect on WTP. (3) The WTP value per individual is IDR 10,570.00, with a total economic value of IDR 181,951,980.00, (4) The individual consumer surplus is Rp 3,570.00, with a total consumer surplus of Rp 61,453,980.00. | |
| 40440 | 42718 | H1A018048 | RANCANG BANGUN APLIKASI PERMOHONAN CUTI KARYAWAN BERBASIS ANDROID | Dalam dunia kerja, sering kali sistem permohonan cuti karyawan masih harus menggunakan surat tertulis atau mengajukannya secara langsung baik melalui tatap muka maupun secara jaringan pribadi kepada manajer. Sistem permohonan cuti manual seperti ini memang terlihat mudah namun memiliki berbagai kekurangan yang dapat bermasalah di suatu hari kelak. Masalah-masalah yang terjadi adalah proses yang memakan waktu lama dalam administrasinya, penyimpanan arsip cuti untuk setiap karyawan serta ketidakpastian bagi para karyawan yang kebingungan apakah cuti yang mereka ajukan diterima atau tidak. Penelitian ini mengusulkan pengembangan aplikasi berbasis Android yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan dalam proses permohonan cuti karyawan. Penelitian ini mendapati bahwa masih banyak aplikasi serupa di Google Play Store yang masih memerlukan pengguna untuk mendaftarkan akun melalui situs web terpisah, menyulitkan proses pendaftaran dan mengurangi efektivitas penggunaan aplikasi tersebut. Pengembangan aplikasi ini menerapkan pola arsitektur Model-View-ViewModel (MVVM) dan paradigma Reactive Programming. MVVM membantu dalam menjaga pemisahan antara lapisan-lapisan dalam aplikasi, sementara Reactive Programming memungkinkan aplikasi untuk dapat berjalan secara responsif dalam mendeteksi perubahan data dan memperbarui tampilan. Penelitian ini menyoroti perlunya mengadopsi pengujian black-box otomatis berupa End-to-End Testing. Hasil penelitian memberikan sistem permohonan cuti karyawan dengan bentuk aplikasi berbasis Android yang sukses dan dapat diandalkan setelah melalui serangkaian uji coba yang dilakukan. | In the professional realm, the process of requesting employee leave is often conducted through written letters or direct communication, either face-to-face or through personal networks to the manager. While manual leave application systems may seem straightforward, they possess various drawbacks that can pose challenges in the future. Issues include a time-consuming administrative process, storage of leave archives for each employee, and uncertainty for employees who are unsure whether their leave requests will be approved. This research proposes the development of an Android-based application aimed at addressing issues in the employee leave application process. The study identified that there are many similar applications on the Google Play Store which still require users to register accounts through separate websites, complicating the registration process and reducing the effectiveness of the applications. The development of this application adopts the Model-View-ViewModel (MVVM) design pattern and the Reactive Programming paradigm. MVVM aids in maintaining separation between layers within the application, while Reactive Programming enables the application to run responsively by detecting data changes and updating views accordingly. This research highlights the need to adopt automated black-box testing, specifically in the form of End-to-End Testing. The results of the research provide an employee leave request system in the form of a successful and reliable Android-based application after undergoing a series of conducted trials. |