Home
Login.
Artikelilmiahs
42713
Update
ALPRANOLA AZAHRA
NIM
Judul Artikel
KESEJAHTERAAN PETANI GULA SEMUT ORGANIK DI DESA PASINGGANGAN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Petani gula kelapa merupakan salah satu pekerjaan yang kerap dikaitkan dengan golongan masyarakat menengah ke bawah. Faktor pendukung rendahnya kelas sosial petani gula kelapa salah satunya adalah pendapatannya yang relatif rendah. Maka dari itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan petani gula kelapa ialah melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya program sertifikasi gula semut organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kesejahteraan petani gula semut organik di Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sasaran penelitian adalah petani gula kelapa yang berada di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas, dan telah mengikuti program sertifikasi gula semut organik. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampel jenuh, yang berarti semua anggota populasi yang ada digunakan sebagai sampel. Hal tersebut dikarenakan jumlah populasi yang relatif kecil yaitu berjumlah 25 orang petani. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner yang disebarkan langsung pada petani gula semut organik yang berada di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas. Alat uji statistik yang digunakan untuk analisis adalah tabel distribusi frekuensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Coconut sugar farmers are often associated with the lower to middle-class communities. One of the contributing factors to the low social class of coconut sugar farmers is their relatively low income. Therefore, one of the efforts that can be made to improve the social welfare of coconut sugar farmers is through empowerment, particularly the organic coconut sugar certification program. The purpose of this research is to determine the welfare of coconut sugar farmers after the implementation of the organic coconut sugar certification program in Pasinggangan Village, Banyumas District. This research uses a descriptive quantitative research method. The research target is coconut sugar farmers in Pasinggangan Village, Banyumas Regency, who have participated in the organic coconut sugar certification program. The sampling technique used is a saturated sampling, which means that all members of the existing population are used as samples. This is because the population is relatively small, consisting of 25 farmers. The data collection method used is a questionnaire distributed directly to organic coconut sugar farmers in Pasinggangan Village, Banyumas Regency. The statistical test instrument used for analysis is a distribution frequency table.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save