Home
Login.
Artikelilmiahs
42704
Update
APRILLA SAVITRI KUSUMA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Pembentukan dan Makna Gairaigo Yang Berasal Dari Bahasa Inggris Ke dalam Bahasa Jepang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas mengenai gairaigo yang berasal dari bahasa Inggris dalam majalah Cancam dan bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan gairaigo ke dalam bahasa Jepang serta makna apa saja yang terdapat pada gairaigo tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat yang diambil dari sumber data yaitu majalah Cancam edisi April 2021. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak catat dan catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode agih dan metode padan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data. Pembentukan gairaigo dianalisis berdasarkan teori pembentukan kata oleh Tsujimura (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 35 data yang dianalisis terdapat gairaigo bentuk haseigo yang diikuti sufiks suru serta na sebanyak 12 data. gairago bentuk fukugougo yang merupakan gabungan dari nomina + nomina, nomina + adjektiva yang merupakan kombinasi yang diserap dari bahasa Inggris sebanyak 12 data, serta gairaigo bentuk ryakugo yang mengalami pemenggalan pada bagian depan kata (jouryaku), tengah kata (churyaku), akhir kata (geryaku) serta kosakata yang mengalami pemenggalan kompleks (fukushiki shouryaku) sebanyak 10 data. Sebagian besar gairaigo yang mengalami proses morfologis tidak mengalami perubahan makna yang berarti dari padanan bahasa aslinya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study was arranged with the aims to describe and analyse the formation of loanwords derived from English in Cancam’s magazine and what meanings are contained in gairaigo. The method used in this study is a descriptive qualitative method with data source from Cancam’s magazine published on April 2021. The data collection method is the note-taking method. The formation of word theory by Tsujimura (1996) was used to analyse the morphological processes of the loanwords derived from English. The result of this study were obtained 35 data which came from three morphological proces including 12 data of haseigo forms followed by ‘suru’ verb and ‘na’ suffixes, 12 data of fukugougo forms which are a compound word form with the combination derived from English contained of noun + noun, noun + adjective, 10 data of ryakugo forms that are omitted at the front word (jouryaku), middle of the word (churyaku), end of the word (geryaku) and the vocab that was complexly omitted (fukushiki shouryaku). Most of the gairaigo that underwent morphological processes did not undergo significant changes in their meaning from their original language.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save