Artikelilmiahs
Menampilkan 40.401-40.420 dari 48.903 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 40401 | 42678 | I1D019055 | HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, BODY DISSATISFACTION DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBIASAAN SARAPAN PADA SISWA SMA DIPONEGORO SAMPANG CILACAP | Latar Belakang: Sarapan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas. Penelitian menyebutkan bahwa rendahnya pengetahuan gizi, kurangnya dukungan keluarga, dan adanya body dissatisfction dapat menjadi faktor yang memengaruhi kebiasaan sarapan remaja. SMA Diponegoro Sampang memiliki masalah dalam hal kebiasaan sarapan, dengan 54,2% siswa yang tidak melakukan sarapan. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi cross sectional di SMA Diponegoro Sampang Cilacap pada September 2023. Sampel penelitian sebanyak 95 siswa dengan metode total sampling. Data diperoleh dari pengisian kuesioner pengetahuan gizi, BSQ-16A, dukungan keluarga serta kuesioner kebiasaan sarapan. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Sebanyak 73,7% responden memiliki pengetahuan gizi baik, 52,6% responden mengalami body dissatisfaction rendah, 95,8% responden dengan dukungan keluarga baik dan 87,4% responden dengan kebiasaan sarapan baik. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan kebiasaan sarapan (p=0,119). Tidak terdapat hubungan antara body dissatisfaction dengan kebiasaan sarapan (p=0,118). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kebiasaan sarapan (p=0,00) Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan body dissatisfaction dengan kebiasaan sarapan. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kebiasaan sarapan | Background: Breakfast is crucial for maintaining health and productivity. In several studies, it has been found that a lack of nutrition knowledge, insufficient family support, and body dissatisfaction can be factors influencing breakfast habits in adolescents. SMA Diponegoro Sampang has a problem with breakfast habits, with 54.2% of students skipping breakfast. Methodology: This research is a cross-sectional study at SMA Diponegoro Sampang Cilacap in September 2023. The research sample consists of 95 respondents by total sampling. Data was collected through the administration of nutrition knowledge questionnaires, BSQ-16A, family support, and breakfast habit questionnaires. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test. Result: Of the respondents, 73.7% had good nutrition knowledge, 52.6% experienced low body dissatisfaction, 95.8% had good family support, and 87.4% had good breakfast habits. There was no correlation between nutrition knowledge with breakfast habits (p=0.119). There was no correlation between body dissatisfaction with breakfast habits (p=0,118). There was a significant correlation between family support with breakfast habits (p=0.00). Conclusion: There was no correlation between nutrition knowledge and body dissatisfaction with breakfast habits. There was a correlation between family support with breakfast habits | |
| 40402 | 42679 | J1B017027 | ANALISIS PENAMAAN KEDAI KOPI DI PURWOKERTO | Penelitian ini berjudul “Analisis Penamaan Kedai Kopi di Purwokerto” yang bertujuan mengetahui budaya penamaan kedai kopi di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif semantik dengan menganalisis data 30 kedai kopi di Purwokerto untuk mengetahui makna dan sebab-sebab yang melatarbelakangi penamaan kedai-kedai kopi di Purwokerto. Data dianalisis menggunakan teori makna dan bentuk penamaan milik Abdul Chaer dan teori toponimi milik Sudrayat. Penelitian ini menemukan bahwa, berdasarkan 30 sampel kedai kopi di Purwokerto, ditemukan pola dalam penamaan sebagai berikut: 1) penamaan yang memiliki makna stilistika dengan 13 kedai kopi, 2) penamaan dengan bentuk keserupaan dengan 17 kedai kopi, dan 3) penamaan yang asal penamaannya berupa aspek perwujudan dengan 8 kedai kopi serta aspek kebudayaan dengan 8 kedai kopi. | This research is entitled "Analysis of Names of Coffee Shops in Purwokerto" which aims to determine the culture of naming coffee shops in Purwokerto. This study uses a semantic descriptive research method by analyzing data from 30 coffee shops in Purwokerto to find out the meaning and reasons behind the naming of coffee shops in Purwokerto. Data were analyzed using Abdul Chaer's theory of meaning and form of naming and Sudrayat's theory of toponymy. This study found that, based on 30 samples of coffee shops in Purwokerto, the following pattern was found in naming: 1) names that have a stylistic meaning found in 13 coffee shops, 2) names with similar forms found in 17 coffee shops, and 3) names whose origins are embodied aspects found in 8 coffee shops as well as cultural aspects found in 8 coffee shops. | |
| 40403 | 42680 | J1D017039 | TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI RRI PRO 1 PURWOKERTO (KANAL INSPIRASI) | Tuturan dalam proses komunikasi tidak hanya berupa kata-kata atau kalimat akan tetapi mengandung maksud yang tersurat maupun tersirat. Sering kali terjadi kesalahpahaman maksud antara penutur dengan mitra tutur apabila tidak memahami konteks yang melatarbelakanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur dalam iklan layanan Masyarakat. Fokus penelitian ini yakni pada bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam iklan layanan masyarakat di RRI Pro 1 Purwokerto. Penelitian ini mengungkapkan maksud yang terkandung dalam tindak tutur direktif pada iklan layanan masyarakat dengan menggunakan kajian pragmatik. Data yang diambil yakni penggalan dialog dari transkrip iklan layanan masyarakat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode bebas libat cakap dibantu dengan teknik rekam dan catat, kemudian data dianalisis dengan metode padan ekstralingual dan menggunakan teknik hubung banding menyamakan. Data hasil analisis disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil analisis dari penelitian ini antara lain; ditemukan 3 bentuk tindak tutur direktif yakni bentuk permintaan, perintah, dan nasihat. Bentuk tuturan yang banyak ditemukan yakni tindak tutur nasihat. Kemudian ditemukan 6 fungsi tindak tutur direktif yakni meminta, mengajak, memerintah, menasehatkan, menyarankan dan memperingatkan. Fungsi yang paling dominan yakni tindak tutur dengan fungsi memperingatkan. | Speech in the communication process is not only in the form of words or sentences but also contains explicit or implied intentions. To understand the meaning contained in it, there needs to be a special study of the meaning in the utterance. This study aims to describe the forms and functions of speech acts in public service advertisements. The focus of this research is on the form and function of directive speech acts in public service advertisements at RRI Pro 1 Purwokerto. This study reveals the intent contained in directive speech acts in public service advertisements using pragmatic studies. The data taken is a fragment of dialogue from a public service advertisement transcript. Data were collected using the free-involvement method assisted by recording and note-taking techniques, then the data were analyzed using the extralingual equivalent method and the equivalent comparison technique. Data analysis results are presented in descriptive form. The results of the analysis of this study include; found 3 forms of directive speech acts, namely the form of requests, orders, and advice. The form of speech that is often found is the speech act of advice. Then found 6 functions of directive speech acts, namely asking, inviting, ordering, advising, recommend and warning. The most dominant function is a speech act with a warning function. | |
| 40404 | 42682 | J0A020054 | Departure Procedure Video for Domestic and International Flight at Yogyakarta International Airport | Laporan ini berjudul "Video Prosedur Keberangkatan Penerbangan Domestik dan Internasional di Bandar Udara Internasional Yogyakarta" dan dibuat berdasarkan praktik kerja lapangan yang telah dilaksanakan di PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo pada tanggal 02 Mei 2023 - 30 Juni 2023. PT Angkasa Pura merupakan salah satu Perseroan Terbatas yang bergerak di bidang transportasi udara di Indonesia. Praktik kerja ini bertujuan untuk menghasilkan video prosedur keberangkatan untuk penerbangan domestik dan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta, mengetahui kendala dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang dialami selama proses pembuatan video. Terdapat tiga metode yang dilakukan dalam pelaksanaan job training ini, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan pada minggu pertama dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas dan kebiasaan pengguna jasa bandara di area keberangkatan di Bandara Internasional Yogyakarta. Wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada pengunjung yang ingin melakukan penerbangan dan petugas Customer Service di area keberangkatan. Dokumentasi dilakukan dengan cara mengambil gambar dan video aktivitas dan fasilitas di area keberangkatan Bandara Internasional Yogyakarta. Dalam pelaksanaan kerja praktek, penulis mempelajari tugas-tugas dari unit Airport Operation Landside and Terminal yang bertanggung jawab terhadap seluruh operasional bandara dan memberikan pelayanan bagi pengguna jasa. Penulis membuat video prosedur dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris agar pengguna jasa dapat lebih mudah memahami tahapan yang harus dilalui ketika akan melakukan penerbangan dan mengetahui area keberangkatan di Bandara Internasional Yogyakarta. Kendala dalam pembuatan video adalah keterbatasan mengenai dunia kebandarudaraan dan pembagian waktu kerja dengan proses pengambilan video, ada area yang tidak diperbolehkan untuk diambil gambar atau video. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan berkonsultasi dengan supervisor unit dan petugas lain di area terkait. | This report is entitled "Departure Procedure Video for Domestic and International Flight at Yogyakarta International Airport" and is based on job training that was carried out at PT Angkasa Pura I (Persero) Yogyakarta International Airport, Kulon Progo on May 02, 2023 - June 30, 2023. PT Angkasa Pura is one of the Limited Liability Companies engaged in air transportation in Indonesia. This job training aims at producing a departure procedure video for domestic and international flight at Yogyakarta International Airport, to know the obstacles and to find the right solution to overcome the problems experienced during the video making process. Three methods were done in implementing this job training, namely observation, interview, and documentation. Observations were made in the first week by monitoring the activities and habits of airport users in the departure area at Yogyakarta International Airport. Interviews were conducted by asking several questions to visitors who wanted to make a flight and Customer Service officers in the departure area. Documentation was conducted by taking pictures and videos of activities and facilities in the departure area of Yogyakarta International Airport. In implementing the job training, the duties of the Airport Operation Landside and Terminal unit which is responsible for all airport operations and providing services for users. The writer made videos of procedures in Indonesian and by English so that service users can be easier to understand the stagesthat must be passed when going on a flight and know the departure area at Yogyakarta International Airport. Obstacles in making videos are the limitations regarding the world of airport and the division of work time with the video shooting process, there were areasthat were not allowed to be taken pictures or videos. However, they can be overcome by consulting the unit supervisor and other officers in the related area. | |
| 40405 | 42683 | G1A020060 | HUBUNGAN PENGETAHUAN MENGENAI KEWASPADAAN STANDAR DENGAN KEJADIAN KARIER BAKTERI PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETA LACTAMASE PADA TENAGA KESEHATAN DI RSI BANJARNEGARA | Latar belakang: Extended spectrum beta lactamase (ESBL) merupakan enzim hasil mutasi gen pada bakteri yang dapat menghambat kerja antibiotik beta lactam seperti penicillin, cephalosporin generasi I, II, dan III, serta monobactam; kecuali cephamycin dan carbapenem. ESBL dapat menyebabkan healthcare-associated infection (HAIs). Kewaspadaan standar merupakan kewaspadaan utama yang terdiri dari 11 komponen yang perlu diterapkan dalam memberikan perawatan medis kepada pasien di fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di rumah sakit. Metodologi: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan metode kuantitatif dan pendekatan studi cross sectional. Responden penelitian adalah 61 tenaga kesehatan Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara yang diambil dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan mengenai kewaspadaan standar 24 item dan sampel swab rektal yang kemudian dideteksi ESBL dengan media CHROMagar™ ESBL. Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan relatif baik mengenai kewaspadaan standar dengan skor median 16 (25%). Dari 61 responden, ditemukan delapan kejadian karier ESBL (13%). Isolat karier terdiri dari lima Escherichia coli (63%), dua Klebsiella pneumoniae (25%), dan satu Acinetobacter baumannii (12%). Data dianalisis dengan uji hipotesis Mann Whitney menggunakan aplikasi SPSS. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,493. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di rumah sakit. | Background: Extended spectrum beta lactamase (ESBL) is an enzyme produced by bacterial gene mutation which is able to restrict beta lactam antibiotic activity such as penicillin, 1st , 2 nd, and 3rd generation of cephalosporin, and monobactam; except cephamycin and carbapenem. ESBL can cause healthcare-associated infection (HAIs). Standard precaution is the principal precaution consists of 11 components which should be applied while giving medical treatments to patients in healthcare facilities. Objective: This research was aimed to investigate the relationship of knowledge level with the incident of extended spectrum beta lactamase (ESBL) producing bacteria carrier in hospital healthcare workers. Method: This research was an observational analytical research with quantitative method and cross sectional approach. The respondents included 61 healthcare workers working at Banjarnegara Islamic Hospital, with the sampling method of purposive sampling. The instruments used in this research were a 24 item-questionnaire about the knowledge of standard precaution and rectal swabs intended to detect the incident of ESBL carrier using the CHROMagar™ ESBL medium. Result: Most of the respondents have a relatively good level of knowledge related to standard precautions with the median score of 16 (25%). Over all the 61 rectal swab samples, eight incidents of ESBL carrier are identified (13%). The isolates of the identified carriers consist of five Escherichia coli (63%), two Klebsiella pneumoniae (25%), and one Acinetobacter baumannii (12%). The data is analyzed with the Mann Whitney hypothesis test using the SPSS software. The statistical analysis shows the significant value of 0,493. Conclusion: There is no relationship of knowledge level with the incident of extended spectrum beta lactamase producing bacteria carrier in hospital healthcare workers. | |
| 40406 | 42684 | J1D019044 | Studi Kasus Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Kelas X E-11 di SMA Negeri 3 Purwokerto | Penelitian ini akan terfokus pada mata pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks anekdot, khususnya pada studi kasus mengenai keterampilan menulis teks anekdot kelas X E-11 dengan berbantuan media video stand up comedy di SMA Negeri 3 Purwokerto. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran keterampilan menulis teks anekdot kelas X E-11 dengan berbantuan video stand up comedy di SMA Negeri 3 Purwokerto. Bentuk penelitian ini masuk dalam kategori penelitian deskriptif, kualitatif menggunakan metode studi kasus. Data yang dihasilkan dari penelitian ini berbentuk data tertulis mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan assesmen pembelajaran keterampilan menulis teks anekdot kelas X E-11 dengan berbantuan media video stand up comedy. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara tidak struktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran keterampilan menulis teks anekdot kelas X E-11 menggunakan bantuan media video stand up comedy di SMA Negeri 3 Purwokerto adalah dengan mempersiapkan modul pembelajaran. Lokasi dan kondisi sekolah memengaruhi keberlangsungan dan kenyamanan dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan bantuan media video pembelajaran dapat meningkatkan semangat siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Evaluasi pembelajaran keterampilan menulis teks anekdot kelas X E-11 dengan menggunakan bantuan video stand up comedy terdapat pengayaan dan remedial. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan bantuan media video stand up comedy dapat berkontribusi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi teks anekdot. | This research will focus on the subject of learning Indonesian anecdotal text material, especially on a case study regarding class X E-11 anecdotal text writing skills with the help of stand up comedy video media at SMA Negeri 3 Purwokerto. This research aims to describe the planning, implementation and assesment of learning anecdote text writing skills for class X E-11 with the help of stand up comedyvideos at SMA Negeri 3 Purwokerto. This form of research falls into the category of descriptive, qualitative research using the case study method. The data produced from this research is in the form of written data regarding the planning, implementation and evaluation of learning anecdote text writing skills for class X E-11 with the help of stand up comedyvideo media. Data collection techniques used in this research include unstructured interviews, observation and documentation. Data analysis was carried out using qualitative analysis and descriptive analysis. The results of data analysis show that the planning for learning anecdotal text writing skills for class X E-11 using the help of stand up comedyvideo media at SMA Negeri 3 Purwokerto is by preparing learning modules. The location and conditions of the school influence the continuity and comfort of learning. Learning with the help of instructional video media can increase student enthusiasm in teaching and learning activities. Evaluation of the learning of anecdote text writing skills for class X E-11 using the help of stand up comedyvideos includes enrichment and remediation. Implementing learning using stand up comedyvideo media can contribute to the Indonesian language subject with anecdotal text material. | |
| 40407 | 42685 | J1D018037 | SKEPTISISME SALIM PADA RELASI KUASA DALAM NOVEL BINGUNG-BINGUNG KARYA FADEL ILAHI ELDIMISKY | Kekuasaan yang kerap terjadi pada hubungan sesama teman, pasangan, masyarakat dengan petugas instansi, atau penjual dengan pembeli. kekuasaan sering menimbulkan problematika. Skeptisisme merupakan salah satu paham untuk menyikapi fakta adanya kekeliruan disuatu kebenaran. Dalam menyikapi kebenaran yang disampaikan oleh individu terhadap individu lain masih menimbulkan beberapa pertanyaan terkait kebenarannya, seperti keraguan atas pernyataan atau argumen. Peneltian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Bingung-Bingung karya Fadel Ilahi Eldimisky dengan data berupa kata-kata yang menunjukkan bentuk Relasi Kuasa dan macam Skeptisisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan teori Relasi Kuasa Michel Foucault dan Skeptisisme Sudarminta. Adapun fokus penelitian ini adalah sikap Salim pada relasi kuasa yang dianalisis berdasarkan konsep relasi kuasa dan skeptisisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk relasi kuasa dan skeptisisme yang mucul pada Salim. Hasil penelitian Terdapat dua bentuk relasi kuasa yaitu relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh. Relasi kuasa atas pikiran yang paling dominan adalah relasi kuasa atas pikiran melalui episteme lembaga. Relasi kuasa atas pikiran yang paling sedikit adalah Episteme agama. Relasi kuasa atas tubuh antara tubuh sosial dan seksual yang dominan adalah relasi kuasa atas tubuh sosial. Terdapat dua macam skeptisisme menurut lingkup bidangnya terhadap relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh, yaitu: skeptisisme mutlak dan skeptisisme nisbi. Skeptisisme nisbi lebih dominan dibandingan skeptisisme mutlak. | Power often occurs in relationships between friends, partners, the public and agency officials, or sellers and buyers. Power often creates problems. Skepticism is an understanding of responding to the fact that there are errors in the truth. In responding to the truth conveyed by individuals to other individuals, several questions regarding its truth still arise, such as doubts about statements or arguments. This research is a type of qualitative research. The data source in this research is the novel Bingung-Bingung by Fadel Ilahi Eldimisky with data in the form of words that show forms of Power Relations and types of Skepticism. This research uses a literary sociology approach with Michel Foucault's Power Relations theory and Sudarminta's Skepticism. The focus of this research is Salim's attitude towards power relations which is analyzed based on the concepts of power relations and skepticism. Data collection techniques were carried out using library study and note-taking techniques. The data analysis technique in this research is content analysis technique. The aim of this research is to determine the forms of power relations and skepticism that appear in Salim. Research results There are two forms of power relations, namely power relations over the mind and power relations over the body. The most dominant relationship of power over the mind is the relation of power over the mind through the institutional episteme. The least power relation over the mind is the religious episteme. The power relation over the body between the dominant social and sexual bodies is the power relation over the social body. There are two types of skepticism according to the scope of the field regarding power relations over the mind and power relations over the body, namely: absolute skepticism and relative skepticism. Relative skepticism is more dominant than absolute skepticism. | |
| 40408 | 42686 | J1D019002 | PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA MATERI NEGOSIASI (STUDI KASUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XE-9 DI SMA N 1 SAMPANG) | Keterampilan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dimiliki oleh peserta didik. Pentingnya keterampilan berbicara tidak hanya dalam lingkup pendidikan saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui keterampilan berbicara peserta didik pada materi teks negosiasi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XE-9 SMA N 1 Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber yang digunakan pada penelitian ini yaitu sumber primer dan sekunder. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Selain itu, keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran keterampilan berbicara materi teks negosiasi pada kelas XE-9 di SMA N 1 Sampang pendidik masih menggunakan metode ceramah, tetapi peserta didik memperoleh hasil belajar yang baik dengan rata-rata keseluruhan sebesar 82. Hal tersebut karena situasi belajar dan gaya menyampaikan pendidik yang santai mengakibatkan mereka tetap fokus mengikuti pembelajaran. Selain itu, pendidik menggunakan media berupa power point untuk menunjang pembelajaran yang didalamnya sudah diisi dengan materi pelajaran. Pelaksanaan pada kelas XE-9 yang cukup baik dengan hasil belajar yang dapat dibilang memenuhi standar minimum | Speaking skills are one of the language skills that students must have. The importance of speaking skills is not only within the scope of education, but can be applied in everyday life and the world of work. The aim of this research is to describe and determine students' speaking skills in Indonesian language learning negotiation text material in class XE-9 SMA N 1 Sampang. This research is qualitative research using a case study approach. The sources used in this research are primary and secondary sources. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. The data analysis technique in this research uses the Miles and Huberman interactive model, namely data reduction, data presentation, and conclusion/verification. Apart from that, the validity of the data uses technical triangulation and source triangulation. The results of this research indicate that in the planning of learning speaking skills for negotiated text material in class The teacher's relaxed delivery style means they remain focused on learning. Apart from that, educators use media in the form of power points to support learning which is filled with learning material. Implementation in class XE-9 is quite good with learning outcomes that can be said to meet minimum standards. | |
| 40409 | 42688 | J0B019048 | Penerjemahan Buku Panduan Pendaftaran Aplikasi Sipanjimas (Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Banyumas) ke dalam Bahasa Mandarin di DPMPTSP Banyumas | Laporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Buku Panduan Pendaftaran Aplikasi SIPANJIMAS (Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Banyumas) ke dalam Bahasa Mandarin di DPMPTSP Banyumas. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan di DPMPTSP Banyumas pada tanggal 10 Oktober 2021 sampai 13 Maret 2022. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah menghasilkan buku panduan aplikasi Sipanjimas berbahasa Mandarin untuk memudahkan WNA khususnya WNA penutur bahasa Mandarin yang berada di Kabupaten Banyumas dalam melakukan pendaftaran online penanaman modal. Pembuatan buku panduan ini dilakukan karena banyaknya WNA khususnya penutur bahasa Mandarin yang berada di sekitar Kabupaten Banyumas yang melakukan investasi. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode jelajah internet. Proses pembuatan buku panduan pendaftaran aplikasi Sipanjimas berbahasa Mandarin menggunakan metode penerjemahan komunikatif. Hal ini dikarenakan dalam metode komunikatif, rekonstruksi kalimat disesuaikan dengan tata bahasa sasaran (Bahasa Mandarin) sehingga pembaca yang merupakan penutur bahasa Mandarin dapat memahami isi dari buku panduan tersebut. Hasil dari kegiatan praktik kerja ini adalah buku panduan sipanjimas bahasa Mandarin yang telah diserahkan dan digunakan oleh pihak DPMPTSP Banyumas. | This work practice report is entitled "Translation of the SIPANJIMAS Application Registration Guidebook (Banyumas Licensing Service Information System) into Mandarin at DPMPTSP Banyumas. Work practice activities were carried out at DPMPTSP Banyumas from 10 October 2021 to 13 March 2022. The aim of carrying out this work practice was to produce a Sipanjimas application guidebook in Mandarin to make it easier for foreigners, especially Mandarin-speaking foreigners residing in Banyumas Regency, to carry out online investment registration. This guidebook was made because many foreigners, especially Mandarin speakers, who live around Banyumas Regency are making investments. The data collection methods used by the author are observation methods, interview methods, and internet browsing methods. The process of making the Sipanjimas application registration guidebook in Mandarin using the communicative translation method. This is because in the communicative method, sentence reconstruction is adjusted to the grammar of the target language (Mandarin) so that readers who are Mandarin speakers can understand the contents of the guidebook. The result of this work practice activity is a Chinese language sipanjimas guidebook which has been submitted and used by the Banyumas DPMPTSP. | |
| 40410 | 42689 | L1C020039 | Upaya Konservasi Mangrove Melalui Ekowisata di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Muara Kali Ijo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen | Konservasi merupakan suatu bentuk pemeliharaan terhadap sumber daya alam secara bijaksana. Kegiatan konservasi yang selaras dengan tujuan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dapat dilakukan melalui ekowisata. Ekowisata merupakan bentuk wisata bertanggung jawab yang berbasis pada wisata alam. Tujuan penelitian ini, yaitu mengetahui struktur komunitas mangrove dan potensi ekowisata dalam upaya konservasi di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Muara Kali Ijo. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu mangrove, biota akuatik, sampel air, tisu, aquades, dan daftar pertanyaan. Metode penelitian meliputi line transect, hand sorting, wawancara, dan dianalisis dengan metode SWOT. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari dan Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Muara Kali Ijo dalam kondisi sangat baik dilihat dari tingginya nilai kerapatan mangrove, dominansi dan kemerataan gastropoda, serta keanekaragaman mangrove, gastropoda, dan burung migran. Masyarakat sekitar dan pemerintah daerah juga mendukung dilakukannya konservasi mangrove melalui ekowisata sehingga Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Muara Kali Ijo sangat berpotensi untuk dikembangkan dan menghasilkan dampak positif. | Conservation is a type of prudent management of natural resources. Ecotourism can be utilized to carry out conservation initiatives to enhance the economics of coastal towns. Ecotourism is an assortment of responsible tourism that focuses on nature. This study aimed to figure out the structure of mangrove communities and the potential for ecotourism in conservation efforts in the Muara Kali Ijo Essential Ecosystem Zone (KEE). Mangroves, aquatic biota, water samples, tissues, distilled water, and questionnaires were employed in this study. This study's methodologies included a line transect, hand sorting, interviews, and a SWOT analysis. Data was gathered in January and August of 2023. The findings revealed that the mangrove community structure in the Muara Kali Ijo Essential Ecosystem Zone (KEE) is in excellent condition, as evidenced by the high value of mangrove density, dominance and evenness of gastropods, and diversity of mangroves, gastropods, and migratory birds. The neighboring community and local government also promote mangrove protection through ecotourism, allowing the Muara Kali Ijo Essential Ecosystem Zone (KEE) to be established and have a good influence. | |
| 40411 | 42690 | J1D019022 | EKRANISASI NOVEL HATI SUHITA KE BENTUK FILM HATI SUHITA | Film yang diadaptasi dari novel tentu saja akan mengalami perubahan. Proses kreatif dalam pengangkatan novel ke layar lebar dapat berupa penambahan, pengurangan maupun perubahan bervariasi pada jalan cerita. Proses inilah yang disebut dengan ekranisasi. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskprisikan proses ekranisasi yang muncul pada alur, tokoh dan latar dalam novel dan film hati suhita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik membaca, menonton dan mencatat serta menggunakan Triangulasi teori sebagai uji validitas datanya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa (1) penciutan alur berjumlah 7, penambahan alur berjumlah 14 scene, dan perubahan bervariasi berjumlah 4 variasi. (2) penciutan tokoh tidak ditemukan, penambahan tokoh berjumlah 1 tokoh dan perubahan bervariasi berjumlah 1 variasi tokoh. (3) penciutan latar berjumlah 5 latar, penambahan latar berjumlah 8 latar dan perubahan bervariasi pada latar berjumlah 2 latar. | Films adapted from novels will of course experience changes. The creative process in adapting a novel to the big screen can take the form of additions, subtractions or various changes to the storyline. This process is called ecranization. The aim of this research is to describe the process of ecranization that appears in the plot, characters and setting in the novel and film Hati suhita. This study uses a qualitative method. Data were collected using reading, watching and note-taking techniques and using theoretical triangulation as a test of the validity of the data. The results obtained from this research are (1) 7 plot reductions, 14 scenes added to the plot, and 4 varied changes. (2) character reduction was not found, additional characters amounted to 1 character and varied changes amounted to 1 variation of character. (3) background reduction totaling 5 backgrounds, adding background totaling 8 backgrounds and varying changes to the background totaling 2 backgrounds. | |
| 40412 | 42691 | J1D018048 | ANALISIS STRATEGI KESANTUNAN BERBAHASA PADA KOLOM KOMENTAR AKUN TWITTER KAESANG PANGAREP | Rossinta, Kusuma Dewi. 2023. Analisis Strategi Kesantunan Berbahasa Pada Kolom Komentar Akun Twitter Kaesang Pangarep. Skripsi. Purwokerto. Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman. Kesantunan berbahasa dalam perspektif pragmatik menggambarkan situasi yang menunjukan kesadaran akan martabat orang lain ketika menggunakan bahasa lisan dan tulisan. Masyarakat menerapkan kesantunan berbahasa untuk mengurangi perbedaan pendapat dalam interaksi sehari-hari. Dalam bermasyarakat, kesopanan harus mengikuti tiga aturan, yaitu formalitas, ragu-ragu, dan keseimbangan batin. Dalam bermedia sosial masyarakat bisa memberikan pandangan dengan berkomunikasi secara lebih luas juga. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra diri positif dan citra diri negatif serta mendeskripsikan strategi kesantunan berbahasa pada kolom komentar Twitter Kaesang Pangarep tanggal 22 April 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data menggunakan kata-kata bukan angka dan mendeskripsikan dalam bentuk tulisan. Data pada penelitian ini berisi penggalan-penggalan pada tuturan kolom komentar Twitter Kaesang Pangarep. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan metode pragmatik atau maksud pada tuturan. Hasil penelitian menunjukan adanya tindakan ancaman muka positif dan muka negatif terhadap mitra tutur sebanyak 10 data, dan 5 kategori strategi kesantunan berbahasa mencakup strategi terus terang, strategi kesantunan positif, strategi kesantunan negatif, strategi samar-samar sebanyak 21 data. Kecuali pada strategi tanpa berkomentar/ diam. Kesimpulannya ada banyak komentar yang mengandung citra diri positif dan citra diri negatif dan empat strategi kesantunan berbahasa yang terdapat pada kolom komentar Twitter Kaesang Pangarep tanggal 22 April 2023. Kata kunci: twitter, citra diri, strategi kesantunan berbahasa | Rossinta, Kusuma Dewi. 2023. Analysis of Politeness Language Strategies in the Comment Column of Kaesang Pangarep's Twitter Account. Thesis. Purwokerto. Faculty of Cultural Sciences, Universitas Jenderal Soedirman. Politeness in the perspective of pragmatics depicts a situation that reflects awareness of the dignity of others when using spoken and written language. Society applies linguistic politeness to reduce differences of opinion in everyday interactions. In social interactions, politeness must follow three rules: formality, hesitancy, and emotional balance. In social media, individuals can express their views through broader communication. This research aims to describe positive and negative self-images and to delineate politeness language strategies in the Twitter comment column of Kaesang Pangarep on April 22, 2023. This study is a qualitative descriptive research, describing data using words rather than numbers and presenting findings in written form. The data in this study consist of excerpts from the comment column of Kaesang Pangarep's Twitter. Data collection employs the technique of data cards, followed by analysis using pragmatic methods to discern the intentions of the utterances. The results of the study indicate the presence of positive and negative face-threatening acts towards the interlocutor, totaling 10 instances, and five categories of politeness language strategies, including the straightforward strategy, positive politeness strategy, negative politeness strategy, and vague strategy, with a total of 21 instances. The exception is the strategy of not commenting or remaining silent. In conclusion, there are many comments containing positive and negative self-images, as well as four politeness language strategies found in the Twitter comment column of Kaesang Pangarep on April 22, 2023. Keywords: twitter, self-image, politeness language strategies | |
| 40413 | 44828 | G1B020045 | Hubungan antara Total Protein dan Kadar Kalsium Saliva dengan Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting dan Non-Stunting (Penelitian Cross-Sectional di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas) | Stunting merupakan kondisi terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam waktu cukup lama yang didasarkan pada indeks tinggi badan menurut umur (TB/U). Anak stunting memiliki risiko tinggi mengalami karies gigi. Karies gigi pada anak stunting disebabkan oleh perubahan komposisi saliva, seperti total protein dan kalsium yang merupakan substansi organik dan anorganik pada saliva. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan hubungan antara total protein dan kadar kalsium saliva dengan karies gigi sulung pada anak stunting dan non-stunting di Cilongok Kabupaten Banyumas. Penelitian cross-sectional dilakukan pada 30 anak stunting dan 30 anak non-stunting usia 3-5 tahun di Desa Sokawera. Total protein saliva diukur dengan metode BCA Protein Assay, kadar kalsium saliva diukur dengan metode AAS, dan karies gigi sulung dinilai dengan indeks dmf-t. Analisis statistik dilakukan dengan uji Independent T dan uji korelasi bivariat Pearson. Terdapat perbedaan signifikan pada total protein, kadar kalsium saliva, dan karies gigi sulung antara anak stunting dan non-stunting. Rerata total protein saliva anak stunting adalah 1,424 µg/µl (lebih tinggi dari anak normal); rerata kadar kalsium saliva adalah 8,513 ppm (lebih rendah dari anak normal), dan rerata karies gigi sulung yaitu 9,37 (kategori sangat tinggi). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara total protein dan kadar kalsium saliva terhadap karies gigi sulung pada anak stunting dan non-stunting. Temuan ini menekankan perlunya peningkatan upaya preventif stunting dan manifestasinya pada rongga mulut. | Stunting is a condition where a child's growth and development are impaired due to long-term malnutrition which manifested on the height-for-age index (HAZ). Stunting children are at high risk of dental caries. Dental caries in stunting children are caused by changes in saliva composition such as salivary total protein and calcium, which are the organic and inorganic substances in saliva. This study aimed to determine the differences and correlations between salivary total protein and calcium with primary tooth caries in stunting and non-stunting children in Cilongok, Banyumas Regency. A cross-sectional study was conducted on 30 stunting and 30 non-stunting children aged 3-5 years in Sokawera Village. Salivary total protein were measured using BCA Protein Assay method, salivary calcium were measured using AAS method, and primary tooth caries were assessed using the dmf-t index. Statistical analysis was performed using Independent T-Test and Pearson’s bivariate correlation test. The mean of salivary total protein in stunting children was 1,424 µg/µl (higher than normal children); the mean of salivary calcium was 8,513 ppm (lower than normal children), and the mean of dmf-t index was 9.37, (very high category). There was no significant correlations between salivary total protein and calcium with primary tooth caries in stunting and non-stunting children. These findings emphasize the need to increase preventive efforts against stunting and its manifestation in the oral cavity | |
| 40414 | 42692 | J1D019046 | Pengembangan Buku Digital Membaca BIPA Tingkat Menengah Bermuatan Budaya Banyumas bagi Mahasiswa Asing di Unsoed | Alviani, Dian. 2023. “Pengembangan Buku Digital Membaca BIPA Tingkat Menengah Bermuatan Budaya Banyumas bagi Mahasiswa Asing di Unsoed”. Skripsi. Purwokerto: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman. Bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA) merupakan suatu program yang dirancang khusus untuk memberikan pembelajaran bagi penutur asing yang hendak mempelajari bahasa Indonesia. Pengajaraan BIPA telah merambah hingga ke luar negeri dikarenakan peminatnya terbilang sangat banyak tersebar di kawasan benua Asia, Australia, hingga Eropa. Antusiasme warga negara asing terlihat jelas dalam mempelajari Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berupa buku digital untuk pemelajar BIPA tingkat menengah yang bermuatan budaya Banyumas. Bentuk penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dalam penelitian ini berupa observasi dan angket. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis campuran (mix method). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) Pengembangan buku digital membaca BIPA tingkat menengah bermuatan budaya Banyumas menggunakan Heyzine Flipbooks. (2) Hasil uji validasi isi oleh ahli mendapatkan skor rata–rata 0,88 yang termasuk dalam kategori valid. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa buku digital yang dikembangkan dalam penelitian ini valid dan layak digunakan untuk pembelajaran BIPA. | Alviani, Dian. 2023. “Development of BIPA Level Reading Digital Books Intermediate with Banyumas Cultural Content for Foreign Students in Unsoed.” Thesis. Purwokerto: Faculty of Cultural Sciences, University Jenderal Sudirman. Indonesian for foreign speakers (BIPA) is a program specifically designed to provide learning for foreign speakers who want to learn Indonesian. BIPA teaching has spread abroad because there are many enthusiasts spread across the continents of Asia, Australia and Europe. The enthusiasm of foreign nationals is clearly visible in learning Indonesian. The aim of this research is to develop teaching materials in the form of digital books for intermediate level BIPA students containing Banyumas culture. The form of this research is Research and Development (R&D) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The data in this research is in the form of observations and questionnaires. The data analysis technique used is mixed analysis (mix method). Based on the research that has been carried out, the following research results were obtained: (1) Development of a secondary level BIPA reading digital book with Banyumas culture using Heyzine Flipbooks. (2) The results of the content validation test by experts obtained an average score of 0,88 which is included in the valid category. Based on these results, it can be concluded that the digital book developed in this research is valid and suitable for use for BIPA learning. | |
| 40415 | 42693 | B2A019009 | Kompetisi antar Spesies Lebah Tidak Bersengat yang Diintroduksi pada Tanaman Caisim (Brassica juncea L.) | Penurunan keanekaragaman dan kelimpahan polinator asli akibat kerusakan lingkungan dapat diatasi dengan pengintroduksian spesies lebah tidak bersengat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kompetisi antar ketiga lebah tidak bersengat yang diintroduksi pada tanaman caisim terhadap aktivitas kunjungan dan efektivitas penyerbukan serta mengetahui spesies yang paling cocok diintroduksi pada tanaman caisim (Brassica juncea L.). Terdapat tiga spesies lebah yang diintroduksi, yaitu Tetragonula laeviceps, Tetragonula biroi, dan Heterotrigona itama. Aktivitas lebah dimulai pagi hari, meningkat dan menjadi puncak aktivitas saat siang, lalu menurun pada sore hari. Kombinasi ketiga spesies lebah tidak bersengat menjadi perlakuan dengan jumlah kunjungan dan durasi kunjungan terbesar yaitu 86,9 kunjungan untuk pagi; 103 untuk siang; dan 70,5 kunjungan untuk sore dengan durasi 1288; 1536,8; dan 1067,4 detik. Handling time H. itama berkisar antara 3-17 detik dengan rataan 10,28±0,74 detik, T. biroi 5-42 detik dengan rataan 16,18±0,56 detik, dan T. laeviceps 4-38 detik dengan rataan 16,35±0,54 detik. H. itama mengunjungi bunga sebanyak 5,57±1,14 per menit, T. biroi 3,6±1,07 per menit, dan T. laeviceps 3,77±0,86 per menit. Uji ANOVA masing-masing spesies menunjukkan perlakuan kombinasi berpengaruh nyata terhadap laju kunjungan (p<0,05). Hasil analisis korelasi Perason menunjukkan bahwa suhu dan intensitas cahaya berkorelasi positif terhadap aktivitas kunjungan, sedangkan kelembaban berkorelasi negatif. Perlakuan kombinasi ketiga spesies lebah memberikan efektivitas penyerbukan terbaik dengan peningkatan sebesar 85% pada jumlah polong per pohon, 21% pada panjang polong, 49% pada berat polong, dan 73% pada jumlah biji dibanding kontrol. Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antar perlakuan pada masing-masing spesies (p<0,05). Hasil uji lanjut LSD juga menunjukkan bahwa aktivitas kunjungan dan durasi kunjungan perlakuan tunggal H. itama, T. biroi, dan T. laeviceps berbeda nyata terhadap perlakuan kombinasi dua spesies maupun tiga spesies (p<0,05). | The decrease in diversity and abundance of native pollinators due to environmental damage can be solved by introducing stingless bee species. This research is aimed to know about the effect of competition among three species of stingless-bees was introduced on mustard on flower-visiting activity and also pollination effectiveness also to determine which is the most suitable species to be introduced to mustard (Brassica juncea L.). There were three species was introduced; Tetragonula laeviceps, Tetragonula biroi, dan Heterotrigona itama. The result showed that bee activity began in the morning, increase during noon as their peak, and decreased in the evening. T. laeviceps became the first species that start the foraging activity outside and the last to go back to the nest in the evening. The combination of three bee species become the biggest number of visiting and duration activity among all treatments which is; 86,9 visits in the morning, 103 in the noon, and 70,5 in the evening also duration of 1288,8; 1536,8; and 1067,4 seconds. The shortest handling time among all is H. itama about 3-17 seconds with an average of 10,28 ± 0,74, T. biroi 5-42 seconds with an average 16,18±0,56, and T. laeviceps 4-38 seconds with an average 16,35±0,54. In the single bee treatment, H. itama, T. biroi, and T. laeviceps foraging rates in consecutive are 5,57±1,14, 3,6±1,07, and 3,77±0,86 flowers/ minute. In the combination treatment, each species visited more flowers with shorter duration. The ANOVA test result for the foraging rate in a minute for each species showed that the combination treatment had a significant effect on foraging rates (p<0,05). Pearson correlation results showed that temperature and light intensity have a positive correlation, while humidity is negatively correlated. The combination of three species gave the best result; an increase of 85% number of pods per plant, 21% pod’s length, 49% pod’s weight, and 73% in the number of seeds per pod. The combination of two species also gave a better result than the introduction of single species. The ANOVA test result showed that there was a significant difference in average among treatments in every species (p<0,05). The further LSD test also showed that visiting activity and visiting duration single treatment of H. itama, T. biroi, and T. laeviceps are significantly different from two and three species combination treatment (p<0,05). | |
| 40416 | 42694 | J0B018046 | Strategi Promosi Wisata Pancuran 7 Baturraden Melalui Video Berbahasa Mandarin | Laporan praktik kerja ini berjudul “Strategi Promosi Wisata Pancuran 7 Baturraden Melalui Video Berbahasa Mandarin”. Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan di PT Palawi Risorsis Baturraden. Praktik kerja dilaksanakan tanggal 12 April 2021 hingga 4 Juli 2021. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk mempromosikan destinasi wisata Pancuran 7 Baturraden dengan menggunakan video promosi dalam bahasa Mandarin sehingga dapat meningkatkan peluang jumlah kunjungan wisatawan dari Tiongkok. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, metode studi pustaka, dan metode jelajah internet. Dalam menerjemahkan penulis menggunakan metode komunikatif. Lalu penulis juga menggunakan metode subtitle dan voice over pada video tersebut. Hasil dari praktik kerja adalah menghasilkan video promosi Pancuran 7 Baturraden yang menggunakan subtitle dan voice over bahasa Mandarin yang diunggah di Instagram dan Tiktok. Dengan adanya video tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang jumlah kunjungan wisatawan dari Tiongkok. | This work practice report is entitled "Pancuran 7 Baturraden Tourism Promotion Strategy Through Mandarin Language Videos". This work practice activity was carried out at PT Palawi Risorsis Baturraden. The work practice was carried out from 12 April 2021 to 4 July 2021. The aim of carrying out this work practice was to promote the Pancuran 7 Baturraden tourist destination by using promotional videos in Mandarin so as to increase the opportunity for the number of tourist visits from China. The data collection methods used are observation methods, interview methods, documentation methods, library study methods, and internet browsing methods. In translating the author uses communicative methods. Then the author also uses subtitles and voice over methods in the video. The result of the work practice was to produce a promotional video for Pancuran 7 Baturraden which used Mandarin subtitles and voice over which was uploaded on Instagram and Tiktok. With this video, it is hoped that it will increase the opportunity for the number of tourist visits from China. | |
| 40417 | 42695 | J0A020028 | Creating English Promotional Brochure on Instagram for Bayan Village | Laporan berjudul "Membuat Brosur Promosi Berbahasa Inggris di Instagram untuk Desa Bayan". Laporan ini ditulis berdasarkan hasil praktik kerja yang dilaksanakan pada tanggal 9 Mei - 9 Juni 2023 di Air Terjun Bayan. Tujuan dari praktik kerja ini adalah untuk mempromosikan Desa Bayan dengan membuat brosur dalam bahasa Inggris di Instagram. Dalam melaksanakan praktik kerja ini ada tiga metode yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan terhadap cara pengelola mempromosikan tempat wisata, memaparkan fasilitas yang ada di sana, dan menginformasikan rute kepada wisatawan. Wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada pemilik mengenai harga jasa, fasilitas, dan konsep desain untuk brosur. Kemudian, dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan foto-foto sebagai bahan pembuatan brosur. Hasil dari praktik kerja ini adalah sebuah brosur promosi dalam bahasa Inggris yang berisi informasi rinci tentang harga layanan yang tersedia per orang. Kemudian beberapa foto kegiatan yang dilakukan. Semua informasi ditulis dalam bahasa Inggris. Dalam pelaksanaan praktik kerja ini, terdapat beberapa kendala seperti kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi desain dan mendapatkan foto secara langsung karena cuaca yang tidak menentu. Untuk mengatasi kendala tersebut, mencari aplikasi desain yang mudah digunakan dan mencari referensi desain di internet adalah jawabannya. Selain itu, untuk mendapatkan foto, cara yang dilakukan adalah mengunjungi tempat tersebut setiap hari Senin dan Kamis dengan seijin pengelola. | This report entitled “Creating English Promotional Brochure on Instagram for Bayan Village. This report was written based on the results of the job training carried out on May 9 – June 9, 2023 at Bayan Waterfall. The purpose of this job training was to promote Bayan Village by creating brochure in English on Instagram. In carrying out job training, there were third methods used to collect data, namely observation, interviews, and documentation. Observation were conducted on how the manager promote the tourist attractions, exposes the facilities there, and informs the route to tourists. Interviews were conducted by asking the owner several questions about service prices, facilities, and concept design for the brochure. Then, documentation was done to get photos as material for making brochures. The results of this job training was an English promotional brochure containing detailed information on the prices of the available services per person. Then some photos of the activities carried out. All information is written in English. In implementing this job training, there were obstacles such as difficulties in operating a design application and getting photos directly due to uncertain weather. To overcome these obstacles, looking for design applications that were easy to use and looking for design references on the internet was the answer. In addition, to get photos, the way to do this is to visit the place every Monday and Thursday with the manager's permission. | |
| 40418 | 42696 | J0A020037 | Creating an English Tourist Information Booklet in Melung Tourism Village | Laporan Tugas Akhir ini disusun berdasarkan praktik kerja yang dilaksanakan pada 02 Mei – 02 Juni 2023. Tujuan laporan ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan praktik kerja, penulisan booklet, proses pembuatan booklet, dan kendala serta solusi dalam membuat booklet di Desa Wisata Melung. Tempat wisata ini dipilih karena mengangkat keunikan lokalnya dan menjadi tujuan wisata alternatif. Oleh karena itu, membuat booklet dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) diperlukan sebagai jembatan untuk meningkatkan media promosi dan memberikan informasi seputar Desa Wisata Melung dengan jelas. Dalam menyusun Laporan Praktik Kerja ini, terdapat tiga metode yaitu observasi, interview, dan dokumentasi. Observasi dilakukan sebelum dan selama praktik kerja berlangsung, sedangkan interview dan dokumentasi dilakukan selama praktik kerja berlangsung. Ketiga metode tersebut digunakan untuk melaksanakan praktik kerja yakni membuat booklet promosi. Booklet yang dihasilkan merupakan booklet elektronik dengan dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terdapat dua tahapan dalam proses pembuatan booklet yaitu penulisan dan desain booklet. Menentukan konsep, menulis teks narasi, dan revisi merupakan tahap dalam penulisan booklet. Pada proses desain ada dua tahap yaitu tahap mendesain dan materi booklet. Analisis objek, koleksi data, desain booklet, review, dan verifikasi merupakan tahapan desain booklet. Sedangkan cover depan, isi, dan cover belakang adalah materi dari booklet yang merupakan tahap akhir pembuatan booklet. Ada banyak kendala dalam prosesnya, namun kendala tersebut dapat diatasi. Booklet yang dihasilkan diunggah di media sosial milik Desa Wisata Melung dan bertujuan untuk membantu mereka dalam meningkatkan promosi | This Final report is based on the job training that was carried out on May 02 - June 02, 2023. The purposes of this report are to explain the implementation of the job training the process of creating booklet information, and the obstacles and solutions in creating booklets at Melung Tourism Village. This tourist destination was chosen because it highlights its local uniqueness and becomes an alternative tourist destination. Therefore, creating a booklet in two languages (Indonesian and English) is needed as a bridge to improve promotional media and obtain information about Melung Tourism Village. In creating this Job Trining Report, there are three methods called observation, interview, and documentation. Observations were conducted before and during the job training, while interviews and documentation were conducted during the job training. The three methods were used to carry out job training, namely creating promotional booklets. The resulting booklet is an electronic booklet in two languages, namely Indonesian and English. There were two stages in the process of creating booklet information called writing and designing. Determining the concept, writing the narrative text, and revising are the stages in booklet writing. In the design process, there are two stages, called the design stages and materials. Object analysis, data collection, booklet design, review, and verification are the stages of booklet design. At the same time, the front cover, content, and back cover are the materials of the booklet, which is the final stage of making the booklet. There are many obstacles in the process, but these obstacles can be overcome. The resulting booklet was uploaded on social media belonging to Melung Tourism Village and aims to help them increase promotion. | |
| 40419 | 42697 | I1A018012 | Indeks Kepuasan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Sokaraja 1 Pada Akseptor KB Suntik Desa Karangnanas | Latar Belakang : Pelayanan KB di Puskesmas merupakan pelayanan publik yang perlu diukur karena kepuasan pelayanan akan mempengaruhi cakupan pemanfaatan pelayanan. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan tolak ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan, meningkatkan dan mewujudkan pelayanan sesuai harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kepuasan pelayanan KB di Puskesmas Sokaraja 1 pada akseptor KB suntik Desa Karangnanas. Metodologi : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yaitu kuesioner dan dokumentasi. Populasi penelitian yaitu seluruh akseptor KB suntik di wilayah kerja Puskesmas Sokaraja 1 sebanyak 2.382 akseptor dan sampel yang digunakan sebanyak 327 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel berupa 9 unsur kepuasan berdasarkan PermenPAN-RB RI Nomor 14 Tahun 2017. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan pengolahan data indeks kepuasan. Hasil : Hasil perhitungan indeks kepuasan yaitu 3,45 dengan konversi 86,25, kategori Baik/Puas, indikator dengan nilai tertinggi yaitu unsur penanganan pengaduan, saran dan masukan 3,94 dengan konversi 98,50 kategori Sangat Baik/Sangat Puas, sedangan nilai terendah yaitu unsur biaya/tarif 3,14 dengan konversi 78,25 kategori Baik/Puas. Kesimpulan : Indeks kepuasan pelayanan KB mendapatkan nilai 3,45 dengan kategori Baik/Puas. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada nilai terendah yaitu unsur biaya/tarif dengan sosialisai KIS/BPJS dan peninjauan kembali sedangkan unsur yang memiliki nilai tertinggi harus tetap mempertahan nilai tersebut. | Background: Family planning services at Community Health Centers are public services that need to be measured because service satisfaction will influence the scope of service utilization. The Community Satisfaction Index (IKM) is a benchmark for assessing the level of service quality, improving and realizing services according to community expectations. This study aims to determine the satisfaction index for family planning services at the Sokaraja 1 Community Health Center for injectable family planning acceptors in Karangnanas Village. Methodology: This study used quantitative research with a cross-sectional approach. The instrument used was are questionnaire and documentation. The research population was all injectable contraceptive acceptors in the working area of Sokaraja 1 Health Center was 2.382 acceptors and the sample used was 327 and was taken by purposive sampling techniques. The variables observed were 9 elements of satisfaction based on PermenPAN-RB RI Number 14 of 2017. The data analysis used is univariate analysis and satisfaction index data processing. Results: The results of the calculation of the satisfaction index are 3.45 with a conversion of 86.25, fall under the category of Good / Satisfie, the indicator with the highest value is the element of handling complaints, suggestions and input scored 3.94 with a conversion of 98.50 fall under the category of Very Good, while the lowest value is the cost / tariff element , scored 3.14 with a conversion of 78.25 included in category of Good. Conclusion: The family planning service satisfaction index scored 3.45 in the Good/Satisfied category. There needs to be an effort to improve the quality of service at the lowest value, namely the cost/tariff element, while the element with the highest value must maintain this value. | |
| 40420 | 42698 | I1B019072 | Pengaruh Storytelling Terhadap Perilaku Konsumsi Sayur Pada Anak Pra Sekolah di PAUD Persada Slarang | ABSTRAK Pengaruh Storytelling Terhadap Perilaku Konsumsi Sayur Pada Anak Pra Sekolah Di PAUD Persada Slarang Irena Anung Verari¹, Desiyani Nani², Aprilia Kartikasari² Latar Belakang: Gizi seimbang merupakan susunan makanan yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh serta memperhatikan prinsip keanekaragaman makanan. Perilaku konsumsi sayur pada anak yang kurang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa manfaat dari storytelling yaitu sebagai berikut membantu pembentukan moral dan pribadi anak, memacu kemampuan verbal anak, menambah pengetahuan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh storytelling terhadap perilaku konsumsi sayur pada anak pra sekolah di PAUD Persada Slarang. Metodologi: Penelitian menggunakan Quasi experiment with control group pretest and posttest design. Teknik sampling menggunakan simple random sampling, total sampel sebanyak 34 responden yaitu 17 kelompok intervensi dan 17 kelompok kontrol. Pengambilan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukkan nilai perilaku sebelum diberikan storytelling sebesar (64,7%) mengalami kenaikan sebanyak (82,4%). Setelah dilakukan uji analisis menggunakan chi square tidak terdapat pengaruh dengan nilai p-value (0,159). Kesimpulan: Pada metode storytelling tidak berpengaruh untuk meningkatkan perilaku konsumsi sayur anak pra sekolah. Kata kunci: Anak pra sekolah; Storytelling. | ABSTRACT The effect of storytelling on consumption behavior vegetables in pre school children in PAUD Persada Slarang Irena Anung Verari¹, Desiyani Nani², Aprilia Kartikasari² Background: Balanced nutrition is a food composition that contains nutrients in the types and amounts that are in accordance with the body's needs and takes into account the principle of food diversity. Poor vegetable consumption behavior in children can affect growth and development. Some of the benefits of storytelling are as follows: helping children's moral and personal development, encouraging children's verbal abilities, increasing children's knowledge. Purpose : Knowing the effect of storytelling on vegetable consumption behavior in pre-school children at PAUD Persada Slarang. Methods: The study used Quasi experiment with control group pretest and posttest design. The sampling technique used simple random sampling, a total sample of 34 respondents, namely 17 intervention groups and 17 control groups. Data collection using questionnaires. Data analysis using the Chi Square Test. Results:. The results of the research in the intervention group showed that the value of behavior before being given storytelling was (64.7%) increased by (82.4%). After the analysis test using chi square there is no effect with a p-value (0.159). Conclusion: The storytelling method has no effect on improving the vegetable consumption behavior of pre-school children. Keywords: Pre-school children;; Storytelling. |