Artikel Ilmiah : G1A020039 a.n. LINTANG SEKAR AYUNISIH

Kembali Update Delete

NIMG1A020039
NamamhsLINTANG SEKAR AYUNISIH
Judul ArtikelHubungan Perilaku PPI dengan Kejadian Karier Bakteri Penghasil ESBL pada Tenaga Kesehatan di RSI Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) banyak dihasilkan oleh famili
Enterobacteriaceae. Infeksi oleh bakteri penghasil ESBL dapat meningkatkan morbiditas, kesulitan terapi, biaya pelayanan kesehatan, dan meningkatkan mortalitas. Transmisi bakteri
tersebut pada lingkungan rumah sakit dapat menyebabkan kejadian karier bakteri penghasil
ESBL pada tenaga kesehatan. Perilaku pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) pada
tenaga kesehatan berperan dalam trasmisi bakteri patogen tersebut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku PPI dengan kejadian
karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara.
Metode: Penelitian ini meruakan penelitian analitik observasional dengan metode cross
sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total
sampel sebesar 61 orang. Data diperoleh dengan penngisian kuesioner perilaku PPI dan
pengambilan sampel swab rektal yang kemudian dikultur pada media CHROM ESBL Agar.
Analisis data menggunakan uji Mann Whitney.
Hasil: Berdasarkan peneliitian ditemukan bahwa prevalensi karier bakteri penghasil ESBL
pada tenaga kesehatan di RSI Banjarnegara sebesar 13,1% (8/61). Berdasarkan analisis
statistik diperoleh nilai p value sebesar 0,664 dengan interpretasi hipotesis ditolak (hipotesis
diterima apabila p value <0,05)
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan
bermakna antara perilaku PPI dengan kejadian karier bakteri penghasil ESBL pada tenaga
kesehatan di RSI Banjarnegara
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) is widely produced by the
Enterobacteriaceae family. Infection by ESBL-producing bacteria be able to increase
morbidity, therapeutic difficulties, health care costs, and increase mortality. Transmission of
these bacteria in the hospital environment can lead to the incidence of ESBL-producing
bacterial carriers in health workers. Infection prevention and control (IPC) behavior in
health workers plays a role in the transmission of these pathogenic bacteria.
Objective: This study aims to determine the relationship between IPC behavior and the
incidence of ESBL-producing bacterial carriers in health workers at RSI Banjarnegara.
Methods: This research is observational analytic research with the cross-sectional method.
Sampling using purposive sampling method with a total sample of 61 people. Data were
obtained by filling out the IPC behavior questionnaire and taking rectal swab samples
cultured on CHROM ESBL Agar media. Data analysis using the Mann Whitney test.
Results: Based on the research, it was found that the prevalence of ESBL-producing
bacterial carriers in health workers at RSI Banjarnegara was 13.1% (8/61). Based on
statistical analysis, the p-value was 0.664 with the interpretation of the rejected hypothesis
(hypothesis accepted if p-value <0.05).
Conclusion: Based on the study, it is concluded that there is no significant relationship
between IPC behavior and the incidence of ESBL-producing bacterial carriers in health
workers at RSI Banjarnegara.
Kata kunciPerilaku, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Extended Spectrum Beta Lactamase, Tenaga Kesehatan, Enterobacteriaceae
Pembimbing 1dr. Nia Krisniawati, Sp. MK
Pembimbing 2dr. Madya Ardi Wicaksono, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-11-30 19:55:40.572241
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.