Artikelilmiahs
Menampilkan 40.381-40.400 dari 48.903 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 40381 | 42661 | H1A019033 | Rancang Bangun dan Analisis Inverter Sumber Arus Dua Tingkat Konfigurasi Emitter Bersama Penuh | Inverter merupakan suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pengubah tegangan arus searah menjadi tegangan arus bolak-balik dengan frekuensi tertentu. Tegangan arus searah atau DC (direct current) dapat berasal dari baterai, panel surya, dan sumber DC lainnya. Keluaran dari inverter digunakan untuk menyuplai beban-beban yang membutuhkan tegangan AC (Alternating Current) seperti motor pada industri ataupun pada pembangkit listrik seperti photovoltaic. Idealnya, gelombang tegangan keluaran inverter berupa gelombang sinusoidal. Namun, kenyataannya tidak demikian. Tegangan keluaran yang dihasilkan inverter tidak sinus murni atau sinus terdistorsi sehingga menimbulkan harmonisa pada keluaran inverter. Gelombang keluaran yang dihasilkan mempunyai Total Harmonic Distortion (THD) yang cukup besar. Oleh karena itu diperlukan tindakan-tindakan untuk mengurangi THD pada keluaran inverter. Salah satu metode untuk mengurangi THD pada inverter adalah dengan menggunakan beberapa konfigurasi, salah satunya adalah dengan menggunakan konfigurasi emitter bersama (common emitter) penuh yang akan dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini. Konfigurasi ini akan menggunakan dua buah sensor arus ACS 712 yang akan digunakan untuk mengukur nilai arus rata-rata yang mengalir melalui induktor. Feedback ACS 712 akan digunakan sebagai sinyal kesalahan yang digunakan dalam kontrol PI dengan nilai konstanta proporsional (Kp) sebesar 10 dan konstan time 0.1s. Emitter dari Mosfet digunakan sebagai ground bersama. Berdasarkan hasil simulasi dan percobaan yang dilakukan, gelombang output inverter yang dihasilkan sudah cukup bagus yaitu gelombang sinusoidal meskipun arus yang dihasilkan lebih kecil dibanding yang diharapkan. Selain itu juga THD yang dihasilkan sekitar 8.8% ketika arus referensi nya 5 A dan semakin kecil apabila arus referensinya diturunkan. | Inverter is an electronic circuit as a converter of direct current voltage to alternating current voltage with a certain frequency. Direct current or DC voltage can come from batteries, solar panels, and other DC sources. The output of the inverter is used for loads that require AC (Alternating Current) voltage such as industrial motors or power plants such as photovoltaics. Ideally, the inverter output voltage waveform is a sinusoidal wave. However, in reality the output voltage produced by the inverter is not pure sine or distorted, causing harmonics at the inverter output. the resulting output has a fairly large Total Harmonic Distortion (THD). Therefore action is needed to reduce the THD at the output of the inverter. One method to reduce the THD on the inverter is to use several configurations, one of which is to use a common emitter configuration which will be discussed further in this study. This configuration will use two ACS 712 current sensors which will be used to measure the average current value flowing through the inductor. ACS 712 feedback will be used as an error signal used in PI control with a KP value of 10 and a time constant of 0.1s. The emitter of the MOSFET is used as a common ground. Based on the results of simulations and experiments carried out, the inverter wave output produces a fairly good sine wave even though the current produced is smaller than expected. The resulting THD is around 8.8% when the current reference is 5 A and gets smaller if the reference current is lowered. | |
| 40382 | 42663 | H1A019080 | Rancang Bangun Buck-Boost Chopper Untuk Sistem Pengisian Baterai Mobil Listrik Menggunakan Photovoltaic Dan Sumber Daya PLN | Kondisi polusi global semakin meningkat, salah satu penyebabnya adalah setiap pembangkit listrik tenaga batu bara serta pembakaran bahan bakar mobil akan menghasilkan berton-ton karbondioksida. Mobil listrik merupakan salah satu contoh pengembangan industri energi bersih yang dapat mengurangi dampak negatif tersebut. Salah satu upaya pengisian daya yang fleksibel dan ramah lingkungan adalah sel surya, energi listrik dari sel surya dapat dimanfaatkan dengan menggunakan Buck-Boost chopper untuk meningkatkan tegangan output. Tegangan keluaran dapat dikontrol menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari tegangan masukan dengan menggunakan Pulse width modulation (PWM) yang dikondisikan menggunakan mikrokontroler ESP32. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rangkaian tersebut bekerja dengan baik dengan sumber listrik PLN sebagai backup tenaga ketika daya dari panel surya tidak optimal. Metode yang digunakan untuk desain buck-boost melalui software PSIM, serta kontrol PI dan PWM dengan software Arduino. Untuk desain prototype dengan software Proteus dan ARES. Pada PSIM, suplai DC mengunakan modul surya dan dibuat multi-input. Hasil simulasi mode boost dengan sumber 10 modul surya yang dipasang paralel dengan Vin 20V menghasilkan Vout sebesar 23.17V dan Iout sebesar 40.6A. Pada mode buck dengan menggunakan 2 modul surya yang dipasang seri dan dipasang paralel dengan 10 modul surya dengan Vin 40V, menghasilkan Vout 23.4V dan Iout 41A. Sementara pada simulasi paralel buck-boost dan rectifier menghasilkan tegangan yang sama yaitu 23.17V. Pada pengujian buck-boost tanpa beban menghasilkan 24V. Pengujian pengisian baterai dengan 0.6A menggunakan Battery Management System (BMS) mengalami penurunan arus secara otomatis ketika kapasitas baterai mendekati 90%. Pada pengisian ini terjadi juga kenaikan dan penurunan suhu baterai. Pengujian paralel pada penelitian ini buck-boost dan rectifier memliki tegangan 26V dan arus buck boost saat kapasitas baterai 25% dan 80% adalah 0.6A dan 0.46A untuk rectifier memilki arus 0.52A dan 0.36A berhasil mengisi tegangan baterai dengan output tegangan yang lebih tinggi. | Global pollution conditions are increasing, one of the causes is that every coal-fired power plant and burning car fuel will produce tons of carbon dioxide. Electric cars are one example of the development of a clean energy industry that can reduce these negative impacts. One of the flexible and environmentally friendly charging efforts is solar cells, electrical energy from solar cells can be utilized by using a Buck-Boost chopper to increase the output voltage. The output voltage can be controlled to be higher or lower than the input voltage by using Pulse width modulation (PWM) conditioned using an ESP32 microcontroller. So this research aims to find out whether the circuit works well with the PLN power source as a backup power when the power from the solar panel is not optimal. The method used for buck-boost design through PSIM software, as well as PI and PWM control with Arduino software. For prototype design with Proteus and ARES software. In PSIM, the DC supply uses solar modules and is made multi-input. The simulation results of boost mode with a source of 10 solar modules installed in parallel with Vin 20V produce a Vout of 23.17V and Iout of 40.6A. In buck mode using 2 solar modules installed in series and installed in parallel with 10 solar modules with Vin 40V, resulting in Vout 23.4V and Iout 41A. While in parallel buck- boost and rectifier simulations produce the same voltage of 23.17V. On buck-boost testing without load produces 24V. Battery charging tests with 0.6A using the Battery Management System (BMS) experience an automatic decrease in current when the battery capacity approaches 90%. In this charging there is also an increase and decrease in battery temperature. Parallel testing in this study buck- boost and rectifier have a voltage of 26V and buck boost current when the battery capacity is 25% and 80% is 0.6A and 0.46A for rectifier has a current of 0.52A and 0.36A successfully charging the battery voltage with a higher voltage output. | |
| 40383 | 42664 | I1D019012 | PERBEDAAN LINGKAR KEPALA DAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK YANG MEMILIKI STATUS GIZI PENDEK DAN NORMAL DI DESA BOLO, BIMA, NTB | Latar Belakang: Peningkatan prevalensi stunting di Indonesia menjadi ancaman bagi tumbuh kembang anak. Stunting merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan efek jangka pendek dari stunting yaitu dapat menyebabkan kejadian kesakitan atau kematian, tidak optimalnya perkembangan kognitif atau kecerdasan, motorik, dan verbal. Sedangkan dampak jangka panjang dari stunting adalah peningkatan risiko obesitas dan penyakit degeratif lainnya, serta tidak optimalnya kapasitas belajar dan performa saat masa sekolah. Metodologi: Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian anak sekolah dasar kelas IV dan V. pada analisis perbedaan lingkar kepala menggunakan uji Mann-whitney dan prestasi belajar pada anak stunting dan tidak stunting digunakan uji Independent t-test. Hasil Penelitian: Stunting didapatkan sebanyak 5 siswa (4,8%) dan yang tidak stunting sebanyak 99 siswa (95,2%). Rata-rata total skor pada siswa stunting yaitu 87,1 sedangkan pada siswa tidak stunting yaitu 82,6. Hasil uji analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signikan antara lingkar kepala pada anak stunting dan tidak stunting (p-value=0,101> α=0,05) dan untuk prestasi belajar pada anak stunting dan tidak stunting tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar pada anak stunting dan tidak stunting (p-value=0,078 > α=0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan antara lingkar kepala dan prestasi belajar pada anak stunting dan tidak stunting. | Background: The increasing prevalence of stunting in Indonesia poses a threat to children's growth and development. Stunting is a very complex problem and the short-term effects of stunting can cause illness or death, not optimal cognitive development or intelligence, motor, and verbal. While the long-term impact of stunting is an increased risk of obesity and other degenerative diseases, as well as not optimal learning capacity and performance during school years. Methodology: The design of this study was observational with a cross sectional approach. The respondents in this study were grade IV and V elementary school students. While the analysis of differences in head circumference uses the Mann-whitney test and learning achievement in stunted and non-stunted children, the Independent t-test is used. Result: Stunting was obtained by 5 students (4.8%) and those who were not stunted as many as 99 students (95.2%). The average total score in stunting students is 87.1 while in non-stunting students it is 82.6. The results of the analysis test showed that there was no significant difference between head circumference in stunted and non-stunted children (p-value = 0.101> α=0.05) and for learning achievement in stunted and non-stunted children there was no significant difference between learning achievement in stunted and non-stunted children (p-value = 0.078 > α = 0.05). Conclusion: There is no difference between head circumference and learning achievement in stunted and non-stunted children. | |
| 40384 | 42665 | J1D019048 | TOKOH DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK BERAPA HARGA NYAWA HARI INI? KARYA EKO TRIONO: KAJIAN PSIKOLOGI ERIK ERIKSON | Penelitian ini bertujuan mengkaji perkembangan psikologi tokoh dalam kumpulan cerita pendek Berapa Harga Nyawa Hari Ini? karya Eko Triono berdasarkan teori Erik Erikson serta relevansi perkembangan psikologi tokoh dengan bahan bacaan pembelajaran Bahasa Indonesia. Latar belakang dalam penelitian ini yaitu adanya kebingungan memahami perkembangan psikologi yang sedang dialami dan kisah dalam kumpulan cerita pendek tersebut berdasarkan kehidupan masa pandemi covid-19 yang berkesan bagi semua orang. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan data berupa kutipan cerita pendek yang mengindikasikan perkembangan psikologi tokoh. Teknik analysis content digunakan sebagai teknik pengumpulan data dan analisis, serta menggunakan analisis data menurut Miles dan Huberman. Uji keabsahan data menggunakan uji validasi triangulasi teori. Hasil menunjukkan 5 tahap perkembangan psikologi yang dialami oleh para tokoh yaitu sekolah, adolesen, dewasa awal, dewasa, dan masak. Relevansi perkembangan psikologi tokoh dalam cerita pendek dengan bahan bacaan pembelajaran Bahasa Indonesia menemukan hasil 17 cerita pendek cocok, sedangkan 6 cerita pendek tidak cocok. | This study aims to examine the psychological development of characters in a collection of short stories How Much is the Price of Today's Life? by Eko Triono based on Erik Erikson's theory and the relevance of psychological development of characters to Indonesian language learning reading materials. The background in this study is the confusion of understanding the psychological development that is being experienced and the story in the collection of short stories based on the life of the covid-19 pandemic that is memorable for everyone. This research is qualitative with data in the form of short story excerpts that indicate the psychological development of characters. The content analysis technique is used as a data collection and analysis technique, and uses data analysis according to Miles and Huberman. The data validity test uses the theory triangulation validation test. The results show 5 stages of psychological development experienced by the characters, namely school, adolescence, early adulthood, adulthood, and maturity. The relevance of the psychological development of characters in short stories with reading materials for Indonesian language learning found the results of 17 suitable short stories, while 6 short stories were not suitable. | |
| 40385 | 42666 | J1D019045 | PENGUKURAN RESEPSI SASTRA PADA CERPEN SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DI SMAN 3 PURWOKERTO | Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma dengan pembaca sebagai yang menerima dan menanggapi atau memberikan kesan. Penelitian ini menggunakan teori resepsi sastra dari kedua tokoh, yaitu Wolfgang Iser dan T. Rien Segers. Resepsi sastra bagi Iser berkaitan dengan suatu kesan yang didapatkan dari hasil membaca. Adapun untuk mengetahui kesan pembaca terhadap cerpen ini dapat digali menggunakan tes emosional dan intelektual dari Segers. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) respons intelektual pembaca pada indikator struktur, penggunaan bahasa, karakterisasi, tema/gagasan utama, dan alur mendapatkan tanggapan yang bervariasi, (2) respons emosional pembaca pada indikator dapat dipercaya, emosi, minat, keaslian, dan keterlibatan mendapatkan tanggapan yang bervariasi, (3) respons pembaca pada indikator tokoh dan penokohan, alur, bahasa, dan amanat mendapatkan tanggapan yang bervariasi. | This research is to find out the relationship between the short story Sepotong Senja untuk Pacarku by Seno Gumira Ajidarma and the reader as the one who receives and responds or gives an impression. This research uses the literary reception theory of the two figures, Wolfgang Iser and T. Rien Segers. Literary reception for Iser is related to an impression obtained from reading. As for knowing the reader's impression of this short story, it can be explored using Segers' emotional and intellectual tests. This research uses quantitative and qualitative research methods. Data collection techniques used questionnaires and interviews. The results of this study are as follows: (1) readers' intellectual responses on indicators of structure, language use, characterization, theme/main idea, and plot get varied responses, (2) readers' emotional responses on indicators of trustworthiness, emotion, interest, authenticity, and involvement get varied responses, (3) readers' responses on indicators of character and characterization, plot, language, and mandate get varied responses. | |
| 40386 | 42667 | J1E018040 | TEACHING WRITING INVITATION LETTER FOR THE 11 GRADE STUDENTS AT SMKN 1 PURWOKERTO ACADEMIC YEAR 2021/2022 (A Narrative Inquiry As A Pre Service Teacher Program) | Penelitian ini berfokus pada pengajaran menulis surat undangan sambil memahami kesulitan yang diciptakan oleh semua aspek menulis. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas XI SMK N 1 Purwokerto, Tujuan peneliti bertujuan untuk lebih memahami (1) persiapan guru, (2) cara pelaksanaannya, dan (3) tantangan yang dihadapi. Analisis yang digunakan adalah Analisis Tematik, dan topiknya adalah seorang guru dari SMK 1 Purwokerto. Dengan menggunakan teknik inkuiri naratif, data diperoleh melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Temuan menunjukkan pendidikan yang dipersiapkan dengan baik, (2) pelaksanaan yang mencakup deskripsi struktur dan penerapan praktis melalui aplikasi populer dan (3) Bahasa, struktur, perbedaan etiket yang kompleks, pengetahuan kontekstual, motivasi, dan waktu batasan adalah salah satu dari enam permasalahan yang teridentifikasi. Studi ini menggarisbawahi pentingnya strategi pengajaran yang fleksibel, pengembangan guru yang berkelanjutan, dan metode pengajaran terkini untuk pendidikan menulis yang efektif, khususnya di bidang-bidang sulit seperti menulis surat undangan. | This research focuses on teaching writing invitation letters while understanding the difficulties created by all aspects of writing. The research, conducted with 11th-grade students at SMK N 1 Purwokerto, The researcher purposes aims to better understand (1) teacher preparation, (2) how the implementation, and (3) challenges encountered. Thematic Analysis was used, and the topic was a teacher from SMK 1 Purwokerto. Using a narrative inquiry technique, data was obtained through interviews and document analysis. The research results showed that (1) The findings suggest well-prepared education,(2)the implementation that includes structure description and practical application via popular apps and (3) Complex language, structure, etiquette differences, contextual knowledge, motivation, and time limits are among the six identified issues. The study underlines the importance of a flexible teaching strategy, ongoing teacher development, and current teaching methods for effective writing education, particularly in difficult areas such as invitation letter writing. | |
| 40387 | 42669 | J1C019048 | KOMUNIKASI NONVERBAL PADA FILM SADAKO VS KAYAKO KARYA KOUJI SHIRAISHI | Penelitian ini membahas mengenai bentuk-bentuk dan makna dari komunikasi nonverbal menggunakan teori semiotika Peirce dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan film Sadako vs Kayako sebagai sumber data. Penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat untuk mengumpulkan data. Data berupa adegan yang mengandung komunikasi nonverbal. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori semiotika Peirce. Teknik analisis data yang digunakan adalah padanan visual untuk mengeksplorasi dan mengurai makna dalam bentuk komunikasi nonverbal. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 46 data komunikasi nonverbal. Data tersebut terbagi dalam berbagai jenis bentuk komunikasi nonverbal seperti vocalics paralanguage, kinesics, proxemic, chronemic, objek atau artefak, penampilan, dan heptic. Jenis komunikasi nonverbal yang paling dominan pada penelitian ini adalah jenis kinesics. Jenis komunikasi nonverbal olfactions tidak ditemukan pada penelitian ini. Makna yang terkandung di dalam komunikasi nonverbal pada film Sadako vs Kayako yang paling dominan adalah rasa takut dan ketegangan. | This research explores the forms and meanings of nonverbal communication using Peirce's semiotic theory through a qualitative descriptive research approach. The study utilizes the film Sadako vs Kayako as its data source, employing the techniques of observation and note-taking to collect data. The data consists of scenes containing nonverbal communication. Peirce's semiotic theory is employed to analyze the data, using visual equivalents to explore and dissect the meanings within nonverbal communication forms. The findings reveal 46 instances of nonverbal communication, categorized into various types such as vocalics paralanguage, kinesics, proxemics, chronemics, objects or artifacts, appearance, and haptics. The most dominant type of nonverbal communication in this study is kinesics, with olfactions nonverbal communication not found. The prevalent meanings within nonverbal communication in the film Sadako vs Kayako are fear and tension. | |
| 40388 | 42671 | J1D019039 | Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Laut Tengah karya Berliana KIMBERLY (Kajian Psikologi Sastra) | Penelitian ini merupakan penelitian sastra yang dilatarbelakangi oleh permasalahan bahwa terdapat berbagai bentuk kepribadian pada tokoh utama pada novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly, sehingga perlu diungkap kepribadiannya karena terdapat struktur kepribadian seperti ketidaksadaran pribadi dan ketidaksadaran kolektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dari struktur kepribadian ketidaksadaran pribadi dan kolektif. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan data penelitian berupa tipe kompleks kepribadian dan tipe arketipe kepribadian. Peneliti mengumpulkan data penelitian menggunakan metode simak catat dan studi pustaka. Data dianalisis dengan cara melakukan penafsiran, memilah, dan mengkategorikan data, membuat tabel rangkuman pemunculan data, melakukan interpretasi data, dan inferensi. Kemudian, peneliti melakukan verivikasi data yaitu memastikan hasil analisis data menggunakan triangulasi teori. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tokoh utama memiliki 5 tipe kompleks kepribadian, yaitu perasaan, pikiran, persepsi, ingatan-ingatan, dan mimpi/khayalan. Tipe kompleks yang paling dominan yaitu ingatan-ingatan. Tipe kompleks ingatan menunjukkan adanya kisah perjalanan hidup tokoh utama yang selalu memandang kejadian di masa lalu, sehingga menunjukkan adanya sifat inner child pada tokoh utama. Disisi lain, tipe arketipe pembentuk kepribadian tokoh utama memiliki 4 tipe yaitu persona, anima/animus, Bayangan, dan diri. Tipe yang paling dominan adalah persona. Persona pada tokoh utama yaitu sebab adanya trauma di masa lalu atau disebut inner child, menyebabkan tokoh utama selalu berusaha menutupi segala sifat traumanya dalam kehidupannya. | This research is literary research which is motivated by the problem that there are various forms of personality in the main character in the novel Mediterranean Sea by Berliana Kimberly, so it is necessary to reveal his personality because there are personality structures such as the personal unconscious and the collective unconscious. This research aims to describe the personality of the main character from the personality structure of the personal and collective unconscious. The form of this research is descriptive qualitative with research data in the form of personality complex types and personality archetypes. Researchers collected research data using note-taking and literature study methods. Data is analyzed by interpreting, sorting and categorizing data, creating a summary table of data appearance, interpreting data, and inferring. Then, the researcher carried out data verification, namely ensuring the results of data analysis using theoretical triangulation. The results of data analysis show that the main character has 5 complex types of personality, namely feelings, thoughts, perceptions, memories, and dreams/delusions. The most dominant type of complex is memories. The complex type of memory shows that there is a story about the main character's life journey which always looks at events in the past, thus showing the existence of an inner child in the main character. On the other hand, the archetypes that form the main character's personality have 4 types, namely persona, anima/animus, shadow, and self. The most dominant type is persona. The persona of the main character is due to trauma in the past or what is called an inner child, causing the main character to always try to cover up all the nature of his trauma in his life. | |
| 40389 | 42668 | I1D019077 | Hubungan Usia Pertama Pemberian MP-ASI. Keragaman Pangan, dan Kebiasaan Asupan Protein Hewani dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-24 Bulan (Studi di Puskesmas II Kembaran Kabupaten Banyumas) | Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi anak yang dapat terjadi pada periode 1000 HPK. Faktor asupan makan dan pola asuh berpengaruh terhadap kejadian stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia pertama pemberian MP-ASI, keragaman pangan dan kebiasaan asupan protein hewani terhadap kejadian stunting pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas II Kembaran. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dengan desain cross-sectional. Sejumlah 64 anak usia 6-24 bulan dipilih sebagai sampel menggunakan metode proportional sampling dengan kriteria inklusi (anak berusia 6-24 bulan dan tinggal di wilayan Puskesmas II Kembaran) dan kriteria eksklusi (tidak memiliki cacat fisik dan penyakit infeksi kronis). Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara kuesioner, usia pertama pemberian MP- ASI, 24 hour food recall dan kuesioner MDDS untuk variabel keragaman pangan, serta kuesioner FFQ untuk variabel kebiasaan asupan protein hewani. Uji bivariat menggunakan Uji Rank Spearman dan Uji Korelasi Pearson Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara usia pertama pemberian MP-ASI (p=0,000) dan keragaman pangan (p=0,030) teradap kejadian stunting. Tidak terdapat hubungan anatara kebiasaan asupan protein hewani terhadap kejadian stunting (p=0,283). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia pertama pemberian MP-ASI dan keragaman pangan dengan kejadian stunting. Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan asupan protein hewani dengan kejadian stunting. | Background: Stunting is nutritional problem that can occur during the first 1000 days of life. Food intake and parenting style influence the incidence of stunting. This study aimed to determine the relationship between the first complementary feeding time, minimum dietary diversity and animal protein intake habits with stunting in children aged 6-24 months at Kembaran Health Center II. Methods: This study used an observational approach with a cross-sectional design. A total of 64 children aged 6 24 months were selected as samples using proportional sampling method with inclusion criteria (children aged 6-24 months and living in the reaserch area) and exclusion criteria (no physical disabilities and chronic infectious diseases). Data was collected using, 24 hour food recall and Minimum Dietary Diversity Score questionnaire for variables, and FFQ for animal protein intake frequency. The bivariate test used Spearman Rank Test and Pearson Correlation Test. Results: There was a correlation between the first complementary feeding time (p=0,000) and Minimum Dietary Diversity (p=0.030) with stunting. There was no correlation between animal protein intake habits with stunting (p=0,283). Conclusion: There was a significant correlation between the first introducing complementary feeding andminimun dietary diversity with stunting. There was no correlation between animal protein intake habits with stunting. | |
| 40390 | 44826 | C1C020061 | PENGARUH PENGETAHUAN, RISK-RETURN, DAN BANDWAGON EFFECT TERHADAP MINAT INVESTASI MAHASISWA AKUNTANSI PADA CRYPTOCURRENCY | Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pengetahuan, risk-return, dan bandwagon effect terhadap minat investasi cryptocurrency mahasiswa akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi aktif di Universitas Jenderal Soedirman. Metode pengambilan sampel dilakukan dnegan purposive sampling. Total 277 sampel memenuhi kriteria. Kuesioner yang dapat digunakan pada tahap penelitian selanjutnya sebanyak 122 kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap minat investasi mahasiswa akuntansi pada cryptocurrency, risk-return berpengaruh secara signifikan terhadap minat investasi mahasiswa akuntansi pada cryptocurrency, dan bandwagon effect berpengaruh secara signifikan terhadap minat investasi mahasiswa akuntansi pada cryptocurrency. | The aim of this research is to examine the influence of knowledge, risk-return, and bandwagon effect on accounting students' cryptocurrency investment interest. The population in this study were active accounting students at Jenderal Soedirman University. The sampling method was carried out by purposive sampling. A total of 277 samples met the criteria. There are 122 questionnaires that can be used in the next research stage. The research results show that knowledge has a significant effect on accounting students' investment interest in cryptocurrency, risk-return has a significant effect on accounting students' investment interest in cryptocurrency, and the bandwagon effect has a significant effect on accounting students' investment interest in cryptocurrency. | |
| 40391 | 42672 | H1A019096 | PERANCANGAN SISTEM SMART LOCK PADA PINTU ODC BERBASIS LORA | Optical Distribution Cabinet atau ODC merupakan sebuah perangkat yang sangat penting pada proses pengiriman sinyal internet yang menggunakan kabel fiber optik oleh pihak Internet Service Provider (ISP) ke rumah pelanggan. ODC merupakan sebuah alat berbentuk kubah kotak yang digunakan sebagai titik terminasi fiber optik dari feeder ke kabel distribusi sebelum sampai ke rumah pelanggan. Maka dari itu diperlukan keamanan ekstra pada ODC ini supaya tidak dibuka dan juga tidak dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem pengaman ODC dengan pembuka kunci menggunakan kartu RFID yang nantinya terhubung ke LoRa yang kemudian akan dimonitor oleh pihak pemilik Internet Service Provider. Sebagai pembaca kartu RFID digunakan sensor RFID bertipe RC522 dan kartu yang digunakan merupakan kartu RFID Pasif berfrekuensi 13,56 Mhz. dan sebagai pengunci pintu digunakan solenoida bertegangan 12 volt. | Optical Distribution Cabinet or ODC is a very important device in the process of sending internet signals using fiber optic cables by the Internet Service Provider (ISP) to the customer's home. ODC is a square dome-shaped device that is used as a termination point for fiber optics from the feeder to the distribution cable before it reaches the customer's home. Therefore, extra security is needed for this ODC so that it is not opened or damaged by irresponsible parties. In this research, an ODC security system was designed by unlocking the lock using an RFID card which will then be connected to LoRa which will then be monitored by the owner of the Internet Service Provider. As an RFID card reader, an RFID sensor type RC522 is used and the card used is a Passive RFID card with a frequency of 13.56 Mhz. and as a door lock a 12 volt solenoid is used. | |
| 40392 | 42673 | J0A020007 | Translating Polapike's Short Movie (the Episode of "Arti Sebuah Nama") from Indonesian to English | Laporan Praktik kerja ini berjudul “Translating Polapike’s Short Movie (the Episode of “Arti Sebuah Nama”) from Indonesian to English”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Juni 2023 - 23 Juli 2023 dengan tujuan untuk menerjemahkan film pendek Polapike yang berasal dari Kebumen yang berjudul “Arti Sebuah Nama” dari bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, mengetahui kendala yang dialami ketika proses praktik kerja, serta menemukan solusi yang tepat dalam menghadapi kendala. Metode yang digunakan selama kerja praktik adalah observation, literature study, dan hands on practice. Hal yang dilakukan dalam metode observation adalah mengamati beberapa film pendek dari kanal YouTube Polapike dengan menonton beberapa episode, dan memilih salah satu episode yang digunakan sebagai objek kerja praktik. Kemudian, metode literature study mengumpulkan beberapa data mengenai teori-teori terkait melalui jurnal online dan artikel. Metode hands on practice dilakukan dengan menerjemahkan teks subtitle bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 teknik (dari 18 teknik) yang digunakan dalam menerjemahkan film tersebut. Teknik-teknik tersebut adalah literal translation, adaptation, transposition, reduction, variation, established equivalent, pure borrowing, amplification, generalization,compensation, dan description. Selama menerjemahkan, proses terjemahan yang digunakan ialah analysis, transfer, restructuring, evaluation, and revision. Kendala yang ditemukan saat menjalani praktik kerja antara lain mengenai kesulitan memahami teknik penerjemahan yang membuat sulit untuk menentukan teknik penerjemahan, kendala lainnya adalah sulit untuk menentukan kata yang sepadan. Namun kendala tersebut dapat teratasi dengan beberapa solusi seperti membaca jurnal yang membahas mengenai teknik penerjemahan, berdiskusi dengan teman. | This job training report is entitled “Translating Polapike’s Short Movie (the Episode of “Arti Sebuah Nama”) from Indonesian to English”. This activity was carried out on June 19, 2023 - July 23, 2023 with the aim of translating Polapike's short film from Kebumen entitled "Arti Sebuah Nama" from Indonesian to English, knowing the obstacles experienced during the job training process, and finding the right solution in dealing with obstacles. The methods used during job training are observation, literature study, and hands on practice. What was done in the observation method were observing several short films from the Polapike YouTube channel by watching several episodes, and choosing one of the episodes used as the object of job training. Then, the literature study method collects some data on related theories through online journals, and articles. The hands on practice method is carried out by translating Indonesian subtitle text into English. The results show that there are 11 techniques (out of 18 techniques) used in translating the movie. They are literal translation, adaptation, transposition, reduction, variation, established equivalent, pure borrowing, amplification, generalization, compensation, and description. During translation, the translation process used is analysis, transfer, restructuring, evaluation and revision. The obstacles include difficulties in understanding translation techniques that make it difficult to determine translation techniques. Another obstacle found was the difficulty in determining the right word equivalent. However, these obstacles can be overcome with several solutions, such as reading journals that discuss translation techniques or discussing them with friends. | |
| 40393 | 42021 | F1B019057 | INDEKS KEPUASAN PELANGGAN DI PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG PURWOKERTO | PT. Taspen (Persero) adalah suatu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mempunyai tugas untuk mengelola dan meyeleggarakan program asuransi sosial Pegawai Negeri Sipil dan pensiun. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kepuasan pelanggan PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Purwokerto. Pengukuran kepuasan pelanggan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan metode Servqual (Service Quality). CSI digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan dengan melihat dan mengetahui tingkat kepentingan atribut layanan/produk. Sedangkan servqual digunakan untuk mengetahui nilai gap dan prioritas perbaikan dimasa depan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 95 responden untuk mengetahui tingkat harapan dan kepuasan terhadap lima dimensi servqual yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil pengolahan data nilai indeks kepuasan pelanggan adalah 82,62% yang masuk ke dalam interpretasi sangat puas. Hasil pengolahan data Servqual berdasarkan nilai rata - rata gap yaitu : tangible (0,091), reliability (-0,047), responsiveness (-0,269), assurance (-0,221), dan empathy (0,284). Prioritas perbaikan yakni pada atribut responsiveness Res1 dan assurance A1. | PT Taspen (Persero) is a State-Owned Enterprise (BUMN) which has the task of managing and administering the social insurance program for civil servants and pensions. This research was conducted to analyze customer satisfaction of PT Taspen (Persero) Purwokerto Branch Office. The measurement of customer satisfaction used in this study is to use the Customer Satisfaction Index (CSI) method and the Servqual (Service Quality) method. CSI is used to determine the overall level of customer satisfaction by looking at and knowing the level of importance of service/product attributes. While servqual is used to determine the gap value and priority of future improvements. This research was conducted by distributing questionnaires to 95 respondents to determine the level of expectations and satisfaction with the five dimensions of servqual, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The results of data processing of the customer satisfaction index value is 82.62% which falls into the interpretation of very satisfied. Servqual data processing results based on the average gap value, namely: tangible (0.091), reliability (-0.047), responsiveness (-0.269), assurance (-0.221), and empathy (0.284). Priority improvement is on the responsiveness attribute Res1 and assurance A1. | |
| 40394 | 44582 | E1A018061 | CERAI GUGAT KARENA SUAMI PENJUDI SABUNG AYAM (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Padang Nomor 737/Pdt.G/2022/PA.Pdg) | Salah satu alasan perceraian dalam Penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Perkawinan jo. Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam yaitu salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabuk,pemadat,penjudi dan lain sebagainya yang sukar disembuhkan. Penelitian ini membahas cerai gugat yang diajukan oleh pihak istri dengan alasan suami sering menghabiskan waktu dan uangnya untuk berjudi sabung ayam sehingga memicu terjadinya pertengkaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan perkara perceraian terhadap Putusan Pengadilan Agama Padang Nomor 737/Pdt.G/2022/PA.Pdg dan bagaimana akibat hukum cerai gugat. . Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Majelis Hakim dalam Putusannya mengabulkan permohonan cerai gugat akibat adanya perselisihan dan pertengkaran yang terjadi terus menerus, hakim hanya mendasarkan pada Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan jo. Pasal 19 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf f KHI.Menurut peneliti dalam perkara tersebut terdapat fakta hukum berupa suami sering berjudi sabung ayam, sehingga Majelis hakim dalam pertimbangan hukumnya dapat menambahkan Penjelasan Pasal 39 ayat (2) huruf (a) Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 19 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (a) KHI. Akibat hukum dari adanya cerai gugat seccara normatif dapat berakibat terhadap para pihak ,anak, harta bersama, dan pihak ketiga. Akibat hukum terhadap para pihak yaitu talak satu ba’in sughra berdasarkan ketentuan Pasal 119 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukum terhadap anak diatur dalam Pasal 41 huruf (a) Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 105 huruf (b) dan (c) Kompilasi Hukum Islam. | One of the reasons for divorce in the Explanation of Article 39 paragraph (2) of the Marriage Law jo Article 116 of the Compilation of Islamic Law is that one of the parties commits adultery or becomes a drunkard,addict,gambler and so on which is difficult to cure. This research discusses the divorce filed by the wife on the grounds that the hisbandoften spend his time and money gambling on cockfights,which trigger arguments. This research aims to find out how the judge's legal considerations in deciding divorce cases against the Padang Religious Court Decision Number 737/Pdt.G/2023/PA.Pdg and how the legal consequences of divorce lawsuits. . Based on the data from research and discussion results showing that the Panel of Judges in its Decision granted the divorce application due to disputes and quarrels that occured continuously, the judge only based it on Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage jo Article 19 letter f Government Regulation Number 9 of 1975 jo Article 116 letter f KHI. According to researchers in the case, there are legal facts in the form of husbands often gambling, and often drinking alcohol ) which is intoxicating, so that the Panel of Judges in its legal consideration may add an Explanation to Article 39 paragraph (2) letter (a) of Law Number 1 of 1974 jo Article 19 letter (a) of Government Regulation Number 9 of 1975 jo Article 116 letter (a) of the KHI. The legal consequences of divorce normatively can have impact the parties, children, join property, and third parties The legal effect on the parties is talaq one ba'in sughra it is based on provisions of Article 119 paraghraph (1) Compilation of Islamic Law. The legal consequences for children,are regulated in article 41 letter (a) Marriage Law, and Article 105 letters (b) and (c) of the Compilation of Islamic Law. | |
| 40395 | 44827 | G1B020049 | HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KARIES PADA ANAK STUNTING USIA 30-59 BULANDI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS | Stunting merupakan malnutrisi pada 1.000 HPK yang ditandai dengan tinggi atau panjang badan lebih rendah menurut usia dan jenis kelamin. Karies gigi merupakan penyakit kronik yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacilli. Kurangnya asupan gizi menyebabkan atrofi pada kelenjar saliva sehingga terjadi penurunan fungsi saliva sebagai buffer, antibacterial, dan antisolvent pada mulut. Kondisi tersebut menyebabkan anak stunting memiliki resiko lebih tinggi terkena karies gigi. Resiko karies yang tinggi pada balita stunting memerlukan perhatian khusus dari orangtua, terutama ibu sebagai pemimpin kesehatan. Faktor perilaku ibu terbagi menjadi tiga domain, yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies pada anak stunting usia 30-59 bulan di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendeketan cross sectional. Responden penelitian dipilih menggunakan quota sampling dengan jumlah 101 responden ibu balita stunting dan 101 responden balita stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara variabel perilaku ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap variabel kejadian karies pada balita stunting dengan nilai uji statistik chi square (p < 0,05). Keeratan korelasi diketahui dari nilai Spearman Rank Correlation untuk pengetahuan -0,664 (keeratan tinggi) dan sikap -0,600 (keeratan tinggi) dan Pearson correlation untuk tindakan -0,432 (keeratan sedang). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku ibu dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies pada anak stunting usia 30-59 bulan di Kecamatan Cilongok kabupaten Banyumas. | Stunting is malnutrition at 1,000 HPK which is characterized by lower height or body length according to age and gender. Dental caries is a chronic disease caused by the bacteria Streptococcus mutans and Lactobacilli. Lack of nutritional intake causes atrophy of the salivary glands resulting in a decrease in the function of saliva as a buffer, antibacterial and antisolvent in the mouth. This condition causes stunted children to have a higher risk of developing dental caries. The high risk of caries in stunted toddlers requires special attention from parents, especially mothers as health leaders. Maternal behavioral factors are divided into three domains, namely knowledge, attitudes and actions. The aim of this study was to determine the relationship between maternal behavior in maintaining oral health and the incidence of caries in stunted children aged 30-59 months in Cilongok District, Banyumas Regency. This research method is analytical observational with a cross sectional approach. Research respondents has selected by using quota sampling with a total of 101 respondents from mothers of stunted toddlers and 101 respondents from stunted toddlers. The results of the study showed that there was a significant difference between the variable maternal behavior in maintaining oral health and the variable caries incidence in stunted toddlers with the chi square statistical test value (p<0.05). The closeness of the correlation is known from the Spearman Rank Correlation value for knowledge -0.664 (high closeness) and attitude -0.600 (high closeness) and the Pearson correlation for action-0.432 (medium closeness). The conclusion of this research is that there has been a relationship between maternal behavior in maintaining oral health and the incidence of caries in stunted children aged 30-59 months in Cilongok District, Banyumas Regency. | |
| 40396 | 42674 | J1D017036 | NILAI SOSIAL DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI | Penelitian ini membahas tentang nilai sosial novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah nilai sosial dalam novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Subjek penelitian ini yaitu novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode baca, simak, dan catat (BSC). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil analisis data terhadap novel Anak Rantau karya Ahamd Fuadi dapat disimpulkan bahwa nilai sosial yang terdapat dalam novel ini terdapat 27 data nilai sosial. Data tersebut diantaranya; (1) kasih sayang: nilai pengabdian 3 data, nilai tolong menolong 4 data, nilai kekeluargaan 2 data, nilai kesetiaan 2 data, nilai kepedulian 4 data; (2) tanggung jawab: nilai rasa memiliki 2 data, nilai disiplin 2 data, nilai empati 3 data; (3) keserasian hidup: nilai toleransi 1 data, nilai kerja sama 3 data, dan nilai demokrasi 2 data. | The study examines the social values in the novel Anak Rantau by Ahmad Fuadi. The purpose of this study is to describe the social values contained in the novel Anak Rantau by Ahmad Fuadi. This type of research includes qualitative descriptive research. The object of this study is the social value in the novel Anak Rantau by Ahmad Fuadi. The subject of this study is the text of the novel Anak Rantau by Ahmad Fuadi. Data collection techniques in this study using the method of read, listen, and record (BSC). Data analysis techniques using content analysis techniques. Techniques used for data analysis using informal methods. The results of data analysis of the novel Anak Rantau by Ahamd Fuadi can be concluded that the social value contained in this novel there are 27 social value data. The Data include; (1) affection: the value of devotion 3 data, the value of Help 4 data, Family Values 2 data, the value of loyalty 2 data, the value of Care 4 data; (2) responsibility: the value of a sense of belonging 2 data, the value of discipline 2 data, the value of empathy 3 data; (3) harmony of life: the value of tolerance 1 data, the value of cooperation 3 data, and the value of democracy 2 data. | |
| 40397 | 42675 | J1D019038 | Pidato Presiden Joko Widodo dalam Acara Presidensi G20 Tahun 2022: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough | Penyelenggaraan Presidensi G20 tahun 2022 adalah sejarah pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah sejak dibentuknya organisasi tersebut pada tahun 1999. Salah satu bentuk komunikasi dalam acara tersebut dapat dilihat dari wacana pidato Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara KTT G20. Sebagai bentuk praktik sosial, pidato yang dibawakan Presiden Joko Widodo tidak hanya dilihat dari segi linguistik saja, tetapi juga dari segi ideologi agar bisa melihat bentuk identitas pada dirinya. Bentuk penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa segala data tertulis atau lisan berupa wacana yang menunjukkan dimensi analisis wacana kritis Norman Fairclough pada pidato sambutan Presiden Joko Widodo dalam acara KTT G20 sesi I. Metode yang digunakan adalah simak bebas libat cakap dan teknik lanjutan yaitu teknik sadap dan catat. Analisis data menggunakan teori analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang terbagi menjadi tiga dimensi, yaitu teks, discource practice, dan sosiocultural practice. Hasil penelitian menunjukkan, representasi didominasi oleh penggunaan kata persona kita pada kosakata, kalimat bentuk tindakan dalam tata bahasa, serta penggunaan bentuk perpanjangan dan elaborasi dalam mengombinasikan kalimat. Terdapat 8 poin utama dan 7 identitas yang ditampilkan secara formal yang dilaksanakan secara daring dan luring. Pidato presiden Joko Widodo adalah tipe pidato tertutup, ini dilihat dari karakteristik one man show serta penggunaan kalimat retoris. Praktik wacana dalam proses produksi teks tidak terlepas dari pengaruh organisasi G20 dan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Pada aspek konsumsi teks terdapat 2 bentuk respons, yaitu respons pro dan kontra. Pada bagian praktik sosiokultural, aspek situasional yang melatarbelakangi wacana adalah situasi pandemi COVID-19 saat itu, krisis karena tingginya harga pangan, serta situasi perang antara Rusia dan Ukraina. Pada aspek institusional, Pemerintah Republik Indonesia, Organisasi G20, dan Organisasi PBB menjadi institusi yang berpengaruh terhadap wacana. Pada aspek sosial, aspek ini berkaitan dengan masalah internasional yang menjadi problematik pada dimensi ekonomi dan politik global yang melatarbelakangi wacana. | The holding of the G20 Presidency in 2022 is the first time in history that Indonesia has hosted since the establishment of the organization in 1999. One form of communication in the event can be seen from the discourse of President Joko Widodo's speech in his remarks at the G20 Summit. As a form of social practice, the speech delivered by President Joko Widodo is not only seen in terms of linguistics, but also in terms of ideology in order to see the form of identity in him. This form of research is qualitative research. The data in this study is in the form of all written or oral data in the form of discourse that shows the dimensions of critical discourse analysis of Norman Fairclough in President Joko Widodo's welcome speech at the G20 Summit session I. The method used is free listening to proficient involvement and advanced techniques, namely tapping and recording techniques. Data analysis uses Norman Fairclough's critical discourse analysis theory which is divided into three dimensions, namely text, discource practice, and sociocultural practice. The results showed that representation is dominated by the use of our persona words in vocabulary, sentences of action forms in grammar, and the use of extended forms and elaboration in combining sentences. There are 8 main points and 7 formally displayed identities that are carried out online and offline. President Joko Widodo's speech is a closed speech type, this is seen from the characteristics of one man show and the use of rhetorical sentences. The practice of discourse in the text production process is inseparable from the influence of the G20 organization and Pancasila as the ideology of the Indonesian nation. In the aspect of text consumption, there are 2 forms of response, namely pro and con responses. In the sociocultural practice section, the situational aspects behind the discourse are the situation of the COVID-19 pandemic at that time, the crisis due to high food prices, and the war situation between Russia and Ukraine. In the institutional aspect, the Government of the Republic of Indonesia, the G20 Organization, and the United Nations Organization are institutions that influence discourse. In the social aspect, this aspect is related to international problems that become problematic in the global economic and political dimensions behind the discourse. | |
| 40398 | 42676 | I1D019053 | Hubungan Pola Konsumsi Fast Food dan Tingkat Stres dengan Kondisi Prasindrom Metabolik pada Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman | Abstrak Latar Belakang : Fast food dikenal sebagai comfort food yang erat kaitannya dengan tingkat stres. Pola konsumsi fast food yang sering dan tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan prasindrom metabolik yang ditandai dengan adanya 1 atau 2 komponen sindrom metabolik, berupa obesitas sentral dan tekanan darah. Penting adanya deteksi prasindrom metabolik untuk mencegah kondisi lebih parah menjadi sindrom metabolik pada mahasiswa. Metode : : Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden penelitian 85 mahasiswa dengan kriteria inklusi mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman angkatan 2020-2022, berjenis kelamin laki-laki/perempuan, memiliki lingkar pinggang ≥90 cm untuk laki-laki dan ≥80 cm untuk perempuan, bersedia mengisi informed consent. Data pola konsumsi fast food diambil menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), data tingkat stres diambil menggunakan kuesioner Perceived Stres Scale (PSS), dan kondisi prasindrom metabolik diambil dengan pengukuran langsung pada lingkar pinggang dan tekanan darah. Data dianalisis menggunakan Uji Fisher Exact dan Likelihood Ratio. Hasil : Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (70,6%), berusia 20 tahun (37,6%), berasal dari Fakultas Pertanian (12,9%) dan Ekonomi dan Bisnis (12,9%), angkatan 2021 (50,6%), bertempat tinggal indekos (58,8%), tidak memiliki riwayat genetik obesitas sentral (89,4%), serta tidak memiliki riwayat genetik hipertensi (89,3%). Tidak terdapat hubungan pola konsumsi fast food dan tingkat stress dengan kondisi prasindrom metabolik pada mahasiswa. Kesimpulan : Kondisi prasindrom metabolik pada mahasiswa tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan pola konsumsi fast food dan tingkat stres pada penelitian ini | Background : Fast food is known as comfort food which is closely related to stress levels. Frequent fast food consumption patterns and high levels of stress can cause metabolic pre-syndrome which is characterized by the presence of 1 or 2 components of metabolic syndrome, in the form of central obesity and blood pressure. It is important to detect pre-metabolic syndrome to prevent more serious conditions from becoming metabolic syndrome in students. Methodology : Analytical observational study with a cross-sectional approach. The number of respondents was 85 students with the inclusion criteria are active students at Jenderal Soedirman University class 2020-2022, male/female, having a waist circumference of ≥90 cm for male respondents and ≥80 cm for female respondents, willing to fill in the informed consent. Data on fast food consumption patterns was taken using the Food Frequency Questionnaire (FFQ), stres level data was taken using the Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire, and pre-metabolic syndrome condition was taken by direct measurements of waist circumference and blood pressure. Then the data was analyzed using the Fisher Exact Test and Likelihood Ratio. Results : Most of the respondents were female (70.6%), aged 20 years (37.6%), came from the Faculty of Agriculture (12.9%) and Economics and Business (12.9%), class of 2021 (50.6 %), live in a boarding house (58.8%), have no genetic history of central obesity (89.4%), and have no genetic history of hypertension (89.3%)There was no relationship between fast food consumption patterns (p=0.649) and stres levels (p=0.74) and pre-metabolic syndrome condition in Jenderal Soedirman University’s students. Conclusion : Pre-metabolic syndrome condition in student university didn’t show a significant relationship with fast food consumption pattern and stress level in this study | |
| 40399 | 42677 | I1C018080 | KARAKTERISASI SIFAT FISIKA KIMIA SERBUK GLUKOMANAN DARI UMBI PORANG (Amorphophallus muelleri B) | Umbi porang mengandung glukomanan yang memiliki sifat dapat membentuk massa gel. Glukomanan dapat menjadi salah satu alternatif gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisika dan kimia glukomanan umbi porang. Penelitian eksperimental ini meliputi pembuatan tepung umbi porang, pemurnian tepung umbi porang membentuk serbuk glukomanan menggunakan etanol 60%, karakterisasi kimia glukomanan, dan karakterisasi fisika meliputi pengamatan organoleptis, kadar air, pH, viskositas, kelarutan, dan swelling index. Penelitian ini menghasilkan serbuk glukomanan dengan kadar glukomanan sebesar 70%; serbuk halus berwarna putih kecoklatan dengan bau khas glukomanan; kadar air 8,74 ± 1,59%; pH 7,0; viskositas 6257 ± 121 cP; kelarutan 85,33 ± 5,03% dan swelling index 20,78 ± 1,11%. Serbuk glukomanan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai gelling agent dalam formulasi sediaan gel. | Porang tubers contain glucomannan, a substance know for its ability to form a gel-like mass. Glucomannan has the potential to serve as an alternative gelling agent. This study aims to investigate the physical and chemical properties of glucomannan extracted from porang tubers. This experimental study encompasses the production of porang tuber flour, purification of the porang tuber flour into glucomannan powder using 60% ethanol, chemical characterization of glucomannan, and physical characterization, which includes organoleptic observations, moisture content, pH, viscosity, solubility, and swelling index measurements. In this investigation, glucomannan powder was successfully obtained, comprising 70% glucomannan content. The resultant product is a fine brownish-white powder with a characteristic glucomannan aroma. The analysis revealed a moisture content of 6.38 ± 1.13%, a neutral pH level of 7, a viscosity of 6257 ± 121 cP, excellent solubility at 85.33 ± 5.03%, and a swelling index of 20.78 ± 1.11%. The glucomannan powder exhibits promise for further development as a gelling agent in the formulation of gels. | |
| 40400 | 42240 | L1B019031 | Laju Pertumbuhan Benih Ikan Zebra Pink (Danio rerio) Pada Sistem Resirkulasi Semi Tertutup dengan Jenis Pakan dan Kepadatan Berbeda | Ikan Zebra pink (Danio rerio) merupakan ikan hias yang memiliki warna dan corak yang menarik. Ikan Zebra pink (Danio rerio) mudah untuk dibudidayakan karena memiliki daya tahan tubuh yang baik dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pertumbuhan ikan Zebra pink (Danio rerio) dengan pemberian jenis pakan dan padat tebar yang berbeda dalam pemeliharaan dengan sistem resirkulasi semi tertutup serta mengetahui jenis pakan dan padat tebar mana yang paling sesuai untuk pertumbuhan benih ikan Zebra pink (Danio rerio) yang dipelihara dalam sistem resirkulasi semi tertutup. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Random Complete Block Design yang menggunakan 3 blok dan 4 perlakuan. Blok P1 (pelet yang diperkaya Spirulina sp.), blok P2 (Chironomous sp.), dan blok P3 (Moina sp.), masing-masing blok terdiri dari 4 perlakuan yaitu K1 (padat tebar 20 ekor), K2 (padat tebar 30 ekor), K3 (padat tebar 40 ekor), dan K4 (padat tebar 50 ekor). Jenis pakan yang paling sesuai untuk pertumbuhan benih ikan Zebra pink (Danio rerio) adalah pakan pelet yang diperkaya Spirulina sp. karena memiliki nutrisi yang lengkap, sedangkan pakan 100% alami kurang sesuai untuk pertumbuhan benih ikan Zebra pink (Danio rerio) dalam sistem resirkulasi semi tertutup. Padat tebar yang paling sesuai untuk digunakan dalam sistem resirkulasi semi tertutup adalah kepadatan 20 ekor, kepadatan tinggi kurang sesuai untuk pertumbuhan benih ikan Zebra pink (Danio rerio). | Pink Zebra fish (Danio rerio) is ornamental fish has attractive colors and patterns. Pink Zebra fish (Danio rerio) easy to cultivate because have good endurance and adapt easily to the environment. The purpose of this study was to determine the growth of pink Zebra fish (Danio rerio) by giving different types feed and stocking density in maintenance with a semi-closed recirculation system and determine which type of feed and stocking density is most suitable forgrowth of pink Zebra fish fry (Danio rerio) reared in a semi-closed recirculation system. This study uses an experimental method with Random Complete Block Design which uses 3 blocks and 4 treatments. Block P1 (Spirulina sp. enriched pellet), block P2 (Chironomous sp.), and block P3 (Moina sp.), each block consists of 4 treatments namely K1 (stocking density of 20 fish), K2 (stocking density of 30 fish), K3 (stocking density of 40 fish), and K4 (stocking density of 50 fish). The most suitable type of feed for growth of pink Zebra fish fry (Danio rerio) is Spirulina sp. enriched pellet feed because has complete nutrition, while 100% natural feed less suitable for the growth of pink Zebra fish fry (Danio rerio) in a semi-closed recirculation system. The most suitable stocking density for use in a semi-closed recirculation system is density of 20 fish, high density is less suitable for the growth of pink Zebra fish fry (Danio rerio). |