Home
Login.
Artikelilmiahs
42708
Update
RIZKY ANJAR PRATAMA
NIM
Judul Artikel
Analisis Permintaan Tempe di Indonesia Tahun 2007-2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan judul: "Analisis Permintaan Tempe di Indonesia 2007-2022". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi, pendapatan per kapita, harga kedelai impor, dan harga telur terhadap permintaan tempe. Objek penelitian meliputi jumlah penduduk, pendapatan per kapita masyarakat, harga kedelai impor, dan harga telur. Subjek penelitian adalah negara Indonesia. Rentang waktu penelitian adalah 2007 hingga 2022. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa; (1) variabel populasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan tempe, (2) variabel harga kedelai impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan tempe, (3) variabel pendapatan per kapita dan harga telur tidak berpengaruh signifikan terhadap permintaan tempe. Berdasarkan Uji F, variabel independen (populasi, pendapatan per kapita, harga kedelai, harga telur) berpengaruh signifikan secara simultan (bersama-sama) terhadap variabel dependen (permintaan tempe). Implikasi dari kesimpulan di atas adalah bahwa untuk mengimbangi kebutuhan tempe yang tinggi, perlu diadakan program peningkatan produksi kedelai impor yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kedelai nasional yang cenderung meningkat sebagai akibat dari peningkatan populasi dan pendapatan masyarakat, serta peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi beberapa produk pangan berbahan kedelai. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor kedelai dan dapat meningkatkan produksi tempe yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahanan pangan dalam negeri sehingga swasembada pangan dapat terwujud.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is a quantitative research with the title: "Analysis of Tempeh Demand in Indonesia 2007-2022". The purpose of this study is to determine the effect of population size, per capita income, imported soybean prices, and egg prices on tempeh demand. The object of study includes the population, per capita income of the community, the price of imported soybeans, and the price of eggs. The subject of the study is the country of Indonesia. The research time span is 2007 to 2022. Based on the results of research and data analysis using multiple linear regression analysis shows that; (1) population variables have a positive and significant effect on tempeh demand, (2) imported soybean price variables have a negative and significant effect on tempeh demand, (3) per capita income variables and egg prices do not have a significant effect on tempeh demand. Based on Test F, the independent variables (population, per capita income, soybean price, egg price) have a significant effect simultaneously (together) on the dependent variable (tempeh demand). The implication of the above conclusion is that to compensate for the high demand for tempeh, it is necessary to hold a program to increase imported soybean production aimed at meeting national soybean needs which tend to increase as a result of increasing population and community income, as well as increasing public knowledge about the nutritional content of several soybean-based food products. The program is expected to reduce dependence on soybean imports and can increase tempeh production which in turn can increase domestic food security so that food self-sufficiency can be realized.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save