Artikelilmiahs
Menampilkan 3.661-3.680 dari 48.748 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 3661 | 13471 | C1C011007 | PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, FINANCIAL DISTRESS DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDITOR SWITCHING (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate and Property yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk Periode 2010-2013) | Judul penelitian ini adalah pengaruh corporate social responsibility, financial distress dan ukuran kap terhadap auditor switching (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate and Property yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk Periode 2010-2013). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari corporate social responsibility, financial distress dan ukuran kap terhadap perilaku perusahaan untuk melakukan auditor switching. Populasi penelitian adalah perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa untuk periode 2010-2013. Ada 44 sampel yang digunakan sebagai sampel penelitian. metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Regresi Logistik menunjukkan bahwa ukuran kap tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap auditor switching. Sementara corporate social responsibility dan financial distress memiliki pengaruh yang signifikan terhadap auditor switching. | The title of this research is “The Effect Of Corporate Social Responsibility, Financial Distress and Public Accountant Firm’s Size to Auditor switching (an Empiric Study on Real Estate and Property Company listed in Indonesia Stock Exchange for periods 2010-2013)”. The aims of research is to find out the effect of corporate social responsibility, financial distress and public accountant firm’s size on company’s behavior for auditor switching. The research population are real estate and property company listed in Indoneisa Stock Exchange for periods 2010-2013. There were 44 used as samples of the research. Then purposive sampling method was used to determine the samples Based on result of research and data analysis using Logistic Regressions showed that public accountant firm’s size has no influences significantly on auditor switching. While corporate social responsibility and financial distress has influeneces significantly on auditor switching. | |
| 3662 | 13472 | F1F010049 | AN ANALYSIS OF OVERLAPPING TALK HELD BY ZAC EFRON AS JASON IN THAT AWKWARD MOMENT MOVIE | Sayekti, Peny. 2015. AN ANALYSIS OF OVERLAPPING TALK HELD BY ZAC EFRON AS JASON IN THAT AWKWARD MOMENT MOVIE. Skripsi, Program Studi Sastra Inggris, Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Pembimbing: Muhamad Ahsanu, S.Pd., M.Sc.,M. Hum, dan R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Penguji: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Kata Kunci: Pragmatik, analisis percakapan, berbicara bersama-sama dalam satu waktu. Pragmatik adalah kajian makna dari ujaran. Ini di perlukan untuk mengetahui lebih dalam tentang perilaku bahasa di masyarakat (dilakukan dalam bentuk percakapan). Sebagai makhluk sosial, percakapan adalah aktifitas dasar dalam kehidupan sehari-hari yang mana setiap peserta harus mematuhi aturan dari pengambilan giliran untuk mendapatkan percakapan yang efektif. Peserta percakapan mempunyai beberapa alasan saat melakukan pelanggaran. Sehingga, pemahaman tentang fenomena percakapan sangatlah diperlukan. Dalam penelitian ini, peneliti fokus pada berbicara bersama-sama yang di temukan pada film That Awkward Moment. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling yang bertujuan untuk mendapatkan data yang relevan. Peneliti menganalisis berbicara bersama-sama yang dilakukan oleh Jason yang merupakan salah satu pemeran utama di film ini. Percakapan-percakapan tersebut diklasifikasikan kedalam tipe-tipe overlapping talk (berdasarkan teori dari Schegloff). Lalu, peneliti menganalisis alasan-alasan pokok dan penyelesaian yang dilakukan oleh Jason. Peneliti melakukan pengamatan untuk mengumpulkan data dari ucapan Jason yang termasuk dalam overlapping talk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 73 ucapan Jason yang termasuk overlapping talk. Berdasarkan analisis, Jason paling banyak menggunakan tipe competitive overlaps yaitu 50 data, sedangkan 23 data untuk tipe non-competitive. Untuk penyelesaiannya, pada tipe competitive overlap, ditemukan 34 data untuk after one beat dan 16 data untuk longer overlap after competition. Sedangkan 23 data untuk after one beat pada tipe non-competitive overlaps. Hal ini menunjukan bahwa data penelitian di dominasi oleh tipe competitive overlaps dan penyelesaiannya menggunakan after one beat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Jason cenderung untuk merebut giliran pembicara lain dalam menyampaikan tuturannya. Namun, Jason menyelesaikan overlapping talk segera ketika hal tersebut muncul untuk menghormati lawan bicaranya dalam menyampaikan pembicaraan mereka sampai selesai. Memahami topik, memberikan persetujuan, melengkapi kata, dan tertawa untuk merespon lelucon adalah alasan Jason melakukan non-competitive overlaps. | Sayekti, Peny. 2015. AN ANALYSIS OF OVERLAPPING TALK HELD BY ZAC EFRON AS JASON IN THAT AWKWARD MOMENT MOVIE. Thesis, English Study Program, English Department, Faculty of Humanities, Jenderal Soedirman University Purwokerto. Supervisors: Muhamad Ahsanu, S.Pd, M.Sc., M.Hum.,and R. Pujo Handoyo, S.S., M.Hum. Examiner: Erna Wardani, S.Pd., M.Hum. Key Words: Pragmatics, conversational analysis, overlapping talk Pragmatics is a study of utterance meaning. It is needed to know deeper about human language behaviour in society (done in the form of conversation). Conversation is a basic activity in daily life for social human being which is each participant has to obey the rule of taking turn to get an effective conversation. Participants of conversation have some reasons of doing a violation of a rule. Therefore, understanding conversation phenomena is really needed. In this research, the researcher focuses on overlapping talk found in the That Awkward Moment movie. This research uses qualitative research method, withpurposive sampling technique which is aimed at obtaining relevant data. The researcher analyzesoverlapping talks which are delivered by Jason as one of the main characters in this movie. The talks are classified into some types of overlapping talk (based on Schegloff’s theory). Then, the researcher analyzes the underpinning reasons and resolutions done by Jason. The researcher uses observation in collecting the data from the Jason’s utterances that contain overlapping talk. The result of this research shows that there are 73 utterances of Jason that belong to overlapping talk.Based on the analysis, Jason mostly uses type of competitive overlaps i.e 50 data, whereas 23 data for non-competitive overlaps. Furthermore, for the resolution, in competitive overlaps, Jason uses 34 data for after one beat and 16 for longer overlap after competition. Jason uses 23 data for resolving the overlapping in non-competitive types are done by after one beat. It can be concluded that Jason tends to compete the others’ turn in doing conversation for delivering his talk. However, Jason resolves the overlapping talk as soon as it appears for respecting the interlocutors to complete their utterances. In addition, understanding the topic, giving an agreement, completing the word of interlocutor, and laughing of jokes are the reasons why Jason does the non-competitive overlaps. | |
| 3663 | 13470 | F1B010080 | Manajemen Bencana di Kabupaten Tegal (Studi Kasus tentang Manajemen Pra Bencana Erupsi Gunung Slamet) | Gunung Slamet merupakan gunung api yang terletak di Kabupaten Tegal. Wilayah yang terdampak bencana erupsi Gunung Slamet di Kabupaten Tegal adalah Kecamatan Bojong dan Kecamatan Bumijawa. Manajemen bencana sangatlah penting bagi pemerintah dan warga negara dalam menghadapi bencana. Manajemen bencana yang baik diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana. Pelaksanaan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Slamet bertujuan untuk mengurangi dampak bencana di wilayah terdampak erupsi Gunung Slamet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen bencana khususnya pada tahap pra bencana erupsi Gunung Slamet di Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah manajemen pra bencana erupsi Gunung Slamet di Kabupaten Tegal yang terdiri dari 2 aspek yaitu mitigasi dan kesiapsiagaan. Hasil dari penelitian ini, Mitigasi bencana erupsi Gunung Slamet di Kabupaten Tegal belum optimal, hal ini dikarenakan BPBD Kabupaten Tegal belum melakukan inventarisasi kebutuhan sehingga dalam melaksanakan mitigasi bencana terdapat kesenjangan kebutuhan dan ketersediaan. Kemudian kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Slamet di Kabupaten Tegal belum menunjukan hasil yang baik, hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan kesiapsiagaan belum merangkul masyarakat dengan kearifan lokal, sehingga tujuan dari mempersiapkan masyarakat pada kondisi darurat tidak tercapai. | Slamet volcano is located in the Regency of Tegal. The disaster affected area eruption of Slamet Volcano in Tegal Regency is a subdistrict of Bumijawa Subdistrict and Bojong. Disaster management is very important for Governments and citizens in the face of disaster. A good disaster management expected to increase preparedness and vigilance against the threat of disaster. The implementation of the mitigation and disaster preparedness eruption of Slamet Volcano aims to reduce the impact of disasters in the region affected eruption of Slamet Volcano. The purpose of this study was to describe the implementation of disaster management, especially at the stage of pre disaster eruption of Slamet Volcano in Tegal Regency. The method used is descriptive qualitative. The focus of this research is the management of pre disaster eruption of Slamet Volcano in Tegal Regency, which consists of two aspects, namely mitigation and preparedness. The results of the research are, Disaster mitigation eruption of Slamet Volcano in Tegal Regency not yet optimal, this is due to BPBD Tegal Regency haven't done an inventory of needs so that in implementing disaster mitigation needs and availability, there are gaps. Disaster preparedness eruption of Slamet Volcano in Tegal Regency, yet showed good results, this is evidenced by the implementation of preparedness has yet to embrace the community with local wisdom, so that the objective of preparing the public in emergency situations is not achieved. | |
| 3664 | 13475 | F1C011032 | Pengaruh Kesadaran Merek terhadap Keputusan Membeli Deodoran Rexona di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed | Judul penelitian ini adalah “Pengaruh Kesadaran Merek terhadap Keputusan Membeli Deodoran Rexona di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed”. Rexona merupakan merek deodoran terbesar didunia, dalam arti nilai penjualan dan pangsa pasar serta merupakan merek deodoran paling pesat pertumbuhannya di Indonesia. Salah satu hal yang mempengaruhi keputusan membeli deodoran Rexona adalah kesadaran merek dalam benak konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kesadaran merek terhadap keputusan membeli deodoran Rexona dikalangan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan metode survai. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed angkatan 2011-2014 yang menggunakan deodoran Rexona. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 51 orang dari total 107 orang. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Kesadaran (Cognitive Theory). Untuk menganalisis data dari kuesioner, peneliti menggunakan uji korelasi Pearson’s Product Moments dan uji regresi linear sederhana untuk menentukan R2. Dari hasil analisis uji korelasi Pearson, terdapat hubungan yang positif (0,264 > 0,215) namun tidak signifikan (0,062 > 0,05) antara kesadaran merek dengan keputusan membeli deodoran Rexona di kalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed dengan kategori hubungan yang rendah tapi pasti. Selain itu, terdapat pula hasil uji regresi dalam penelitian ini R2 sebesar 0,69. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan membeli deodoran Rexona dikalangan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed dipengaruhi oleh kesadaran merek sebesar 6,9%. Berdasarkan skala Guilford, hasil sebesar 0,69 ini mengindikasikan bahwa pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen ada dalam kategori pengaruh yang rendah sekali. | The title of this research is “The Influence of Brand Awareness on Consumer Desicion to Buy Rexona Deodorant Among The Students of Communication Science of Jenderal Soedirman University”. Rexona is the biggest deodorant brand in the world, in other word, in value of selling and market’s segment. The other side, Rexona is a product with the quickest sales growth in Indonesia. One of consumen considerations in buying Rexona is awareness about brand. The purpose of this research is finding relationship and influence between brand awareness on consumer desicion to buy Rexona among the students Communication Science of Jenderal Soedirman University. This is a quantitative research which use survey as its methods. The subjects are students of Communication Science Students of Jenderal Soedirman University 2011-2014 that use Rexona. This research uses 51 respondents as samples out of a total of 107 people. Sampling technique used in this research is simple random sampling and the data are obtained from questionnaires. This research based on Cognitive Theory. This research use to Pearson’s Product Moments and simple linear regression’s test to determine R2analyze data. The result from Pearson’s correlation analysis there is positive relationship (0,264 > 0,215) but not significant (0,062 > 0,05) between brand awareness on consumer desicion to buy Rexona among the Students of Communication Science of Jenderal Soedirman University with low in relationship category but definetly. The other side, there’s the result of regression in this reseach that R2 is 0,69. The result means that consumer desicion to buy Rexona among the students of communication science of Jenderal Soedirman University is influenced by brand awareness 6,9%. According to Guilford Scale, 0,69 indicates influence from independent variable to dependen variable in too much low category. | |
| 3665 | 13476 | G1G010023 | EFEK SITOTOKSIK DAN INDUKSI APOPTOSIS EKSTRAK ETANOLIK KULIT MANGGIS (Graciniu Mangostana) TERHADAP KULTUR SEL KANKER LIDAH MANUSIA (SP-C1) | Terapi kanker lidah yang ada saat ini hanya terbatas pada terapi-terapi konvensional, seperti kemoterapi, radiasi maupun pembedahan. Ketiga terapi ini dirasakan belum signifikan dalam mengatasi permasalahan kanker lidah manusia dan dapat menimbulkan efek samping yang negatif terhadap sel-sel lain. Kulit manggis mengandung senyawa flavonoid pada zat antioksidan yang menghambat pertumbuhan sel kanker dan memulihkan pengerasan pada dinding arteri. Flavonoid tersebut dapat menginduksi apoptosis dengan meningkatkan komponen proapoptotic. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek sitotoksik dan induksi apoptosis ekstrak etanolik kulit manggis (Graciniu mangostana L.) terhadap kultur sel kanker lidah manusia SP-C1. Sebanyak 500 gram serbuk buah manggis dimaserasi menggunakan metanol dan diencerkan menggunakan aquades hingga didapatkan ekstrak dengan konsentrasi 1000, 500, 250, 125, 62, 5µg/ml. Cara kerja selanjutnya dapat dilakukan dengan cara pembuatan media kultur, pengaktifan sel SP-C1, pembiakan sel SP-C1, panen sel SP-C1, pembuatan larutan uji dan kemudian tahap selanjutnya dilanjutkan dengan uji sitotoksik dengan metode MTT Assay dan uji induksi apoptosis dengan pewarnaan ethidium bromida-akridine orange yang nantinya akan ditandai dengan warna hijau untuk sel yang hidup dan berwarna orange untuk sel yang terapoptosis. Didapatkan hasil perhitungan nilai Lc50 ekstrak etanol kulit buah manggis sebesar 734,5 µg/mL sedangkan cysplastin sebesar 948.75 µg/mL. dengan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa ekstrak kulit manggis mempunyai peluang dan berpotensi untuk pengobatan kanker lidah jenis SP-C1. | Tongue cancer therapies available today are limited to conventional therapies, such as chemotherapy, radiation and surgery. The three conventional treatments haven’t significantly address the tongue cancer and may cause negative side effects on the healthy cells. Flavonoid in mangosteen peel extract, as antioxidant substance, has potential to inhibit the growth of cancer cells and relieve the hardening of the artery walls. Flavonoids also induce the apoptosis by increasing proapoptotic components. This study was aimed to determine the cytotoxic effect and apoptosis induction of mangosteen peel (Graciniu mangostana L.) ethanolic extract on human tongue cancer cell SP-C1. 500 grams of mangosteen peel powder was extracted in methanol using maceration method and diluted with aquades to obtain extract with concentration as follow: 1000, 500, 250, 125, and 62,5 μg / ml. The culture media was prepared, the SP-C1 cell was activated, cultured, and harvested, followed by the production of test solution. MTT assay and induction of apoptosis test was used to determine the effectivity of the extract. Acridine orange/ethidium bromide (AO/EB) staining was implemented, the live cells stained green, and the apoptotic cells stained orange. The result showed that the Lc50 score for mangosteen peel extract was 734,5 µg/mL, whereas the cysplastin score was 948.75 µg/mL. As conclusion, it can be stated that mangosteen peel extract has potential to be an alternative treatment for SP-C1 tongue cancer. | |
| 3666 | 13477 | F1J011031 | PANDANGAN DUNIA PENGARANG DALAM NOVEL HANAUZUMI KARYA JUN’ICHI WATANABE (Kajian Strukturalisme Genetik) | Penelitian ini berisi tentang pandangan dunia pengarang dalam Novel Hanauzumi karya Jun’ichi Watanabe yang menggunakan kajian strukturalisme genetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik novel Hanauzumi dan menganalisis pandangan dunia pengarang yang terekspresikan di dalamnya melalui tokoh utama. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca novel kemudian mencatat data yang diperlukan, sedangkan analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan unsur intrinsik kemudian menganalisis pandangan dunia pengarang dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua pandangan dunia pengarang yang terekspresikan dalam novel Hanauzumi, yaitu tentang modernisasi dan emansipasi wanita. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan tokoh utama yang terdapat pada novel Hanauzumi berjuang menghadapi problemnya yang berupa diskriminasi. Perempuan berharap disetarakan dengan laki-laki; seharusnya tidak hanya berdiam diri di rumah, namun bisa belajar dan bekerja. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat mengingatkan kita bahwa semua orang mempunyai hak yang sama dan orang lain harus menghormati hak-hak tersebut tanpa membedakan jenis kelamin. | This research discuss an author’s world view in Hanauzumi novel by Jun’ichi Watanabe using the study of genetic structuralism. The purposes of the research are to describe the intrinsic elements of the Hanauzumi novel and to analyze author’s worldview that expressed through a main character. The method is used descriptive analysis method. Data was collected by reading the novel then note the necessary data, while data analysis is done by describing the intrinsic element then analyze the author's world view in the novel. The result of this research shown that there are two author’s world views expressed in Hanauzumi novel, is about modernization and emancipation of women. The conclusion is main character in Hanauzumi novel is faced the problem with struggle over discrimination. Women wants to equal with man; should not just sit at home, but can learn and work. The values of these struggles are expected to remind us that all people have the same rights and others should respect those rights regardless of gender. | |
| 3667 | 13496 | H1F007030 | GEOLOGI DAN ANALISIS GEOMORFOLOGI UNTUK KELAYAKAN TATA GUNA LAHAN DAERAH SAWANGAN KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS PROVINSI JAWA TENGAH | Daerah penelitian terletak di daerah Sawangan dan sekitarnya, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Secara geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Dataran Randegan, Satuan Perbukitan Denudasional, Karangsari dan Satuan Perbukitan Kalisalak. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari satuan batu lempung, satuan batupasir, satuan breksi, satuan intrusi basalt, satuan andesit, endapan fluvial. Pada pengendapan satuan breksi di lingkungan miosen tengah pada pliosen formasi halang mengalami pengendapan ketidakselarasan dengan satuan Intrusi Basalt dan Satuan Andesit hingga Endapan Fluvial yang berlangsung hingga saat ini. Struktur Geologi yang ditemukan di daerah penelitian ini yaitu Antiklin Sawangan diperkirakan dan sesar naik mengiri sawangan yang menjadikan wilayah berbukit dengan adanya daerah pertambangan yang penting untuk analisis kelayakan penataan ruang. Faktor penentu fungsi lahan meliputi kemiringan lereng, ordo tanah dan curah hujan. Hasil akhir ini dituangkan dalam peta tematik untuk mendapatkan daerah, yaitu kawasan pemukiman, perumahan, perkebunan, pertanian, ruang terbuka hijau, perdagangan, industri, dan perairan. | The study area is located in Sawangan and surrounding area, Kebasen subdistrict, Banyumas, Central Java. In geomorphology study area consists of plains Randegan Unit, Unit Hills Denudasional, Karangsari and Kalisalak Hills Unit. Stratigraphy study area consists of units of clay stone, sandstone unit, unit breccia, basalt intrusion unit, andesite unit, fluvial sediment. In the deposition breccia unit within the middle Miocene to Pliocene formation depositional unconformity barrier experienced by the unit Intrusion Basalt and Andesite Unit to precipitate Fluvial that lasts until today. Geological structure found in this research area is estimated Sawangan Anticline and go to the left Sawangan reverse fault which makes the hilly region with an important mining area for feasibility analysis of spatial planning. Determinants of land use include slope, soil and rainfall order. The end result is poured into thematic maps to get areas, namely residential areas, housing, farming, agriculture, green open space, trade, industry, and water. | |
| 3668 | 13479 | F1C011039 | PEMANFAATAN PROGRAM MEDIA E-LEARNING EDMODO PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | ABSTRAKSI Media E-learning Edmodo merupakan sebuah inovasi berbentuk metode belajar online sebagai bentuk praktik dari penerapan aplikasi teknologi komunikasi dalam dunia pendidikan di era reformasi dan informasi, dimana masyarakat sudah mengenal dan sangat nyaman dengan koneksi internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan program media e-learning Edmodo pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan sebuah model Perilaku Informasi dengan riset evaluasi sebagai bentuk dari penelitian terapan yang menggunakan Evaluasi Program CIPP (Konteks, Masukkan, Proses dan Produk), dalam pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui obser-vasi, kuesioner, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik triangulasi metode di-gunakan untuk mengklarifikasi hasil data kuesioner dengan hasil data wawancara men-dalam. Berdasarkan hasil data kuesioner dan wawancara mendalam, evaluasi konteks masuk dalam kategori Tinggi menghasilkan fenomena belajar online yang menarik per-hatian peserta didik dalam penerapan Edmodo selama perkuliahan. Evaluasi masukkan dalam kategori Sedang menghasilkan pola pikir peserta dan penyelenggara program yang perlu diperbaharui terkait proses belajar instant dan penerapan Edmodo dalam jangka pendek. Evaluasi proses dalam kategori Sedang menghasilkan stimulus dari lingkungan program secara intensif akan sangat berpengaruh pada respon peserta didik dalam euphoria belajar. Penerapan media e-learning Edmodo dalam perkuliahan Sistem Informasi Manajemen dan Teknologi Komunikasi di FISIP UNSOED sudah sesuai dengan perkembangan teknologi komunikasi saat ini. Dalam perkuliahan tersebut, Ed-modo dimanfaatkan sebagai alternatif media belajar tanpa tatap muka di luar jadwal perkuliahan, serta alat penunjang dalam pemenuhan kebutuhan informasi bagi peserta didik. Secara keseluruhan, Edmodo belum dimanfaatkan secara maksimal oleh penggu-nanya. Evaluasi produk dalam kategori sedang menghasilkan pemanfaatan program yang belum maksimal, namun ini tetap dapat dilanjutkan, meski dibutuhkan perbaikan dan modifikasi program yang disesuaikan dengan keadaan, kebutuhan dan perkembangan zaman. | ABSTRACT Media E-learning Edmodo is an innovation shaped online learn method as an form of practices of the application of technology communication in education sector of the era of reform and information. The purpose of this research is to find the benefits of the program media e-learning Edmodo in students of the Faculty of Social and Politic Science of Jenderal Soedirman University. This research using a Behavioral Models of Information by evaluation research as a form of the study applied that uses evaluation of the Program CIPP (context, input, process and product), in approach quantitative and qualitative. The data collection was done by observation, the questionnaire, in-depth interviews and documentation. The triangulation technique method used to clarify the results of data the questionnaire with the results of data in-depth interviews. Based on the results of data the questionnaire and in-depth interviews, the context evaluation is in the high category, that produce the phenomena of learning online that attracts students attention in the implementation of the Edmodo during the study. Input evaluation is in the medium category, that produce a mindset of students and the program organizer that need to renewed, related the instant learning process and the learning Edmodo in the short term. Process evaluation is in the medium category, that produce the stimulation of the program environment as continues will affect the students response in euphoria learning. The application of media e-learning Edmodo in lecture of Information System Management and Communication Technologies in Faculty of Social and Politics Science is in line with technology development communication nowadays. In the lecture, Edmodo be used as alternative media learning without face-to-face, outside schedule lecture, and the means supporting in the fulfillment of a need for learners of information. Thus, the result of product evaluation is in the medium category, that produce the application of program e-learning Edmodo is not fully utilized by the user but the process still can be proceed although the program needs repairing and modified accordance the condition, needs and developments of times. | |
| 3669 | 13485 | B1J011034 | AKTIVITAS PANKREAS MENCIT (Mus musculus L. ) YANG DIBERI K2Cr2O7 MELALUI AIR MINUM DAN BAHAN PAKAN DARI SUNGAI TERCEMAR LIMBAH CAIR BATIK | Keberadaan krom pada perairan yang tercemar limbah batik dijumpai dalam dua bentuk yaitu Cr3+ dan Cr6+. Terjadinya akumulasi dan biomagnifikasi Cr dari ikan yang berasal dari sungai yang tercemar limbah cair batik terhadap organisme konsumennya belum banyak dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tepung ikan dalam pakan yang berasal dari sungai yang tercemar limbah cair batik dan air minum yang mengandung Cr6+ terhadap kadar glukosa darah dan struktur pankreas mencit. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok berupa tepung ikan dari tempat Budidaya dan Sungai Rowojembangan. Konsentrasi Cr6+ dalam air minum yang digunakan meliputi 0, 200 dan 400 ppm. Jumlah ulangan yang digunakan 5 sehingga membutuhkan 30 mencit jantan. Pakan diberikan sebanyak 4 g/individu/hari dan air minum secara ad libitum. Variabel bebas adalah jenis tepung ikan dan Cr6 dalam air minum. Variabel terikat berupa aktivitas kelenjar pankreas dengan parameter struktur pankreas dan kadar glukosa darah. Struktur pankreas diamati pada minggu ke-5 sedangkan kadar glukosa darah diamati pada minggu ke-1, 3, dan 5. Data struktur pankreas dianalisis secara dekriptif, sedangkan data kadar gula darah dianalisis menggunakan ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Cr6+ dan bahan pakan tercemar limbah cair batik secara signifikan menaikkan kadar glukosa darah mencit (p<0,05) dari 113,8 menjadi 138,3 dan dari 91 menjadi 110,8 mg/dL. Struktur pankreas mencit yang diberi perlakuan mengalami kerusakan berupa nekrosis yang ditandai dengan inti yang mengalami piknotik atau kariolisis, dan vakuolasi. Perlakuan juga menyebabkan terjadinya perlemakan pada pembuluh darah pada pankreas dan sel-sel acinar pankreas serta mempengaruhi luas pulau Langerhans pankreas. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pemberian Cr menaikkan kadar glukosa darah dan mengakibatkan gangguan pada pankreas baik pada sel acinar maupun pulau Langerhans. | The existence of hexavalent chromium in the polluted water caused by effluent from batik dyeing process is found in two forms Cr3+ and Cr6+. The occurrence of Cr accumulation and biomagnification in fish from liquid waste-contaminated water through the consument has not been widely reported. The purpose of this study was to evaluate the effect of fish flour made from waste-contaminated water and drinking water containing Cr6+ to the blood glucose levels and the structure of mice pancreas.This research was conducted exprementally using Randomized Block Design (RBD) in the form of fish flour from the Aquaculture and Rowojembangan River. The treatments were concentrations of hexavalent chromium in the drinking water consisted of 0, 200 and 400 ppm. Five replicates were provided for each experimental group. Feed was given 4 g/ individual/day and the water was given in ad libitum. The independent variable were the concentration of hexavalent chromium and fish flour. The dependent variable was activity of the pancreatic gland with parameters consisted of blood glucose levels and structure of the pancreas. Structure of the pancreas was evaluated 5 weeks post treatment while blood glucose levels were measured at weeks 1th, 3rd, and 5th. The quantititative data was analyzed using two-ways ANOVA while the histological data of pancreas was described. The results showed that Cr6+ and fish meal originate from river receiving batik waste water significantly increase (p<0,05) blood glucose levels from 113,8 to 138,3 and from 91 to 110,8.The pancreas structure of the treated mice experienced necrosis that characterized by nucleus has picnotic or karyolysis and vacuollation. The treatment also caused fatty pancreas in the blood vessels of the pancreas and pancreatic acinar cells as well as the area influence of pancreatic islets of Langerhans. Based on these result, it was concluded that the Cr6+ treatment increase blood glucose levels and cause damage in both the acinar cells and islets of Langerhans of the pancreas. | |
| 3670 | 13480 | B1J011143 | PERTUMBUHAN MISELIUM Hypsizygus ulmarius PADA BERBAGAI MEDIUM CAIR DAN UJI POTENSI EKSTRAK MISELIUM DAN FILTRAT KULTUR SEBAGAI ANTIMIKROBA | Hypsizygus ulmarius termasuk jamur pangan yang memiliki aktivitas antimikroba berupa senyawa ekstraseluler dan intraseluler. Penelitian bertujuan untuk mengetahui medium cair dan inokulum terbaik yang digunakan untuk pertumbuhan miselium H. ulmarius dan mengetahui aktivitas antimikroba yang diujikan pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian ini menggunakan inokulum H. ulmarius dari asal inokulum berbeda (inokulum H1 dan H2) yang masing-masing ditumbuhkan pada medium Potato Dextrose Broth, Malt Extract Broth, dan Tauge Dextrose Broth. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa inokulum CV. AAC yang ditumbuhkan pada medium TDB menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata bobot basah dan bobot kering berturut-turut yaitu 8,73 g dan 0,4975 g, sedangkan rata-rata bobot basah dan bobot kering terendah yaitu pada perlakuan inokulum hasil kultur peneliti yang ditumbuhkan pada medium MEB yaitu 2,3975 g dan 0,195 g. Penelitian tahap kedua menunjukkan bahwa hasil zona hambat tertinggi yaitu pada perlakuan ekstrak miselium dari inokulum CV. AAC yang ditumbuhkan pada medium MEB dengan rata-rata zona hambatnya sebesar terhadap 29,5 ± 0,901 mm pada S. aureus dan 26,00 ± 1,952 mm pada E. coli. Hasil tersebut menunjukkan ekstrak intraseluler dari miselium H. ulmarius menghasilkan aktivitas antimikroba yang lebih besar daripada ekstrak ekstraseluler dari filtrat H. ulmarius. | Hypsizygus ulmarius was an edible mushroom that has antimicrobial activity in the form of extracellular and intracellular compounds. The study aims to determine the best inoculum and the liquid medium that used for the growth of mycelium H. ulmarius and determine antimicrobial activity tested on Staphylococcus aureus and Escherichia coli. This study uses inoculum H. ulmarius of different origin inoculum (inoculum H1 and H2) were each grown in medium Potato Dextrose Broth, Malt Extract Broth, and Sprouts Dextrose Broth. The research conducted by two phase. The first phase of the research results showed that the inoculum CV. AAC grown on medium TDB produce the best growth with an average weight of wet and dry weight, respectively, are 8,73 g and 0,4975 g, while the average weight of the wet and the dry weight of lowest inoculum is in inoculum H2 that cultivated in MEB medium, are 2,3975 g and 0,195 g. The second phase of the research results show that the highest inhibition zone on the mycelium extract treatment of inoculum CV. AAC grown on MEB medium with an average of inhibitory zone amounted to 29,5 ± 0,901 mm in S. aureus and 26,00 ± 1,952 mm in E. coli. The results showed intracellular extracts of the mycelium H. ulmarius produce greater antimicrobial activity than extracts from the extracellular filtrate H. ulmarius. | |
| 3671 | 13481 | F1B008075 | IMPLEMENTASI PROGRAM SERTIFIKASI GURU PADA TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN PURWOKERTO UTARA | Penelitian yang berjudul “Implementasi Program Sertifikasi Guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara” bertujuan mengetahui mengenai proses pelaksanaan Program Sertifikasi Guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara.Sasaran penelitian ini adalah instansi yang terkait dan proses Sertifikasi Guru, yaitu guru dan pegawai dinas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian diketahui bahwa proses pelaksanaan program sertifikasi guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara berjalan sesuai tahapan. Kebijakan ini dikomunikasikan dengan baik oleh dinas sehingga sampai pada sasaran kebijakan yaitu guru TK. Kebijakan sertifikasi sudah disosalisasikan secara baik melalui jalur formal dimulai dari Dinas Kabupaten, UPK serta kepala sekolah dan guru pada masing-masing TK. Sumber daya utama implementasi kebijakan sertifikasi menyebar pada tingkat kabupaten sampai dengan sekolah/TK, mengingat kebijakan ini memiliki kaitan rangkaian dari pusat sampai sekolah. Kebutuhan informasi untuk tingkat kabupaten dipusatkan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, termasuk semua proses pemberkasan dan penentuan syarat peserta ujian sertifikasi. Sikap pelaksana yang profesional belum sepenuhnya terwujud, proses pendataan saat ini masih menjadi kendala. Kekurangan tenaga operator menjadi persoalan tersendiri yang dirasakan oleh Dinas Pendidikan, hal ini akan mempengaruhi proses pemberkasan peserta sertifikasi. Di sisi lain, guru yang akan telah memenuhi persyaratan harus melengkapi persyaratan admnistrasi dalam waktu yang terbatas dan keseluruhannya harus dilegalisir. Sampai saat ini mekanisme penetapan sertifikasi sudah sesuai ketentuan yang ada, mengingat pemberkasan diperiksa secara terpadu dari tim kabupaten sampai dengan provinsi. Persyaratan administrasi yang telah disampaikan oleh dinas menjadikan kelengkapan menjadi suatu yang wajib dipenuhi oleh guru. Penyelesaian administrasi yang seringkali dilakukan dalam waktu terbatas, menjadi persoalan tersendiri bagi guru TK. Karena itulah perlu adanya tambahan waktu ketika proses administars dimulai, sehingga guru tidak banyak meningggalkan tugas mengajarnya di TK hanya untuk menyelesaikan administrasi yang dibutuhkan sebagai syarat sertifikasi. | The study, entitled "Implementation of Teacher Certification Program at Kindergarten in District Purwokerto North" is to know about the process of implementation of the Teacher Certification Program at Kindergarten in District Purwokerto Utara.Sasaran this study is relevant agencies and Teacher Certification process, namely teachers and employee services. Analysis of the data used in this study is the method of interactive analysis. The survey results revealed that the process of implementation of the teacher certification program at the kindergarten in the district of North Purwokerto run according to the stages. This policy is communicated by the agency so until the policy target is a kindergarten teacher. Disosalisasikan certification policies already in both formal beginning of the Regency, UPK principals and teachers in each kindergarten. The main power source spreads certification policy implementation at the district level to the school / kindergarten, considering this policy has links to a series of central school. Information needs to be centered on the district of Banyumas District Education Office, including all the process of filing and determination of examinees certification requirements. Implementing professional attitude has not been fully realized, the data collection process is still an obstacle. Understaffed operator into separate issue that is felt by the Department of Education, it will affect the filing process of certification participants. On the other hand, teachers who will have to meet the requirements of Administrative requirements must complete within a limited time and a whole should be legalized. Until now, the mechanism for setting certification in accordance with the existing already, given the filing examined in an integrated manner from the district to the provincial team. Administrative requirements that have been submitted by the department to make completeness becomes a that must be fulfilled by the teacher. Completion administration is often done in a limited time, become its own problems for a kindergarten teacher. That's why the need for extra time when administars process begins, so that the teacher is not much abandon his teaching duties in kindergarten only to complete the administration required as a condition of certification. | |
| 3672 | 13515 | H1F009010 | STUDI PALINOLOGI DAERAH BUARA DAN SEKITARNYA KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN PURBALINGGA PROVINSI JAWA TENGAH | Secara administratif lokasi penelitian berada pada 2 kecamatan, yaitu kecamatan Bobotsari dan Karanganyar. Posisi geografis 319.000 mE – 324.000 mE dan 9.192.000 mN – 9.197.000 mN. Metode pemetaan geologi dengan cara pengamatan langsung di lapangan pada kenampakan dan kondisi geologi yang tersingkap di permukaan. Satuan Geomorfologi daerah penelitian yaitu, Satuan Punggungan Homoklin, Satuan Punggungan Aliran Lahar dan Satuan Aluvial. Stratigrafi daerah penelitian terdapat pada 1 Formasi Batuan yaitu Formasi Tapak. Satuan Batuan secara tidak resmi dapat dibagi menjadi 3 Satuan yaitu, Satuan Batulempung – Batupasir, Satuan Breksi, dan Satuan Endapan Aluvial. Struktur Geologi yang berkembang yaitu Sesar Mendatar Mengiri. Studi Palinologi Formasi Tapak masuk ke dalam Zona kisaran Dacrycarpidites australiensis dengan umur Pliosen Akhir. Perubahan muka air laut Formasi Tapak dibagi menjadi 6 Zona yaitu, Zona I (P.1–P.5) dipengaruhi oleh proses transgresi, Zona II (P.5–P.11) dipengaruhi oleh proses regresi, Zona III (P.11–P.23) dipengaruhi oleh proses transgresi, Zona IV (P.23–P.27) dipengaruhi oleh proses regresi, Zona V (P.27–P.33) dipengaruhi oleh proses transgresi, dan Zona VI (P.33–P.39) dipengaruhi oleh proses regresi. Iklim yang berkembang didaerah penelitian yaitu iklim kering dengan dominasi tumbuhan jenis NAP (Non Arboreal Pollen). | Administratively study sites are in 2 Districts, Bobotsari and Karanganyar. The geographical position at East Longitude 319.000 mE – 324.000 mE and 9.192.000 mN – 9.197.000 mN. Geological mapping method by direct observation in the fields on the appearance and geological conditions are exposed at the surface. Unit Geomorphology is the study area is Homoklin Hills Unit, Lava Flows Hills Unit, and Fluvial-Alluvial Plain Unit. Stratigraphy in the study area there are one rock formations that Tapak Formation. Unofficially rocks unit can be divided into three units, namely is Mudstone – Sandstone Unit, Breccia Unit and Alluvial Deposition Unit. Geological structure that develops is Strike-Slip Fault. Palynological studies Tapak Formation into the zone with the range Dacrycarpidites australiensis and age of Formation is Late Pliocene. Sea level changes in Tapak Formation is divided into 6 zones , Zone I (P.1–P.5) is influenced by transgretion process, Zone II (P.5–P.11) influenced by regretion process, Zone III (P.11–P.23) is influenced by transgretion process, Zone IV (P.23–P.27) influenced by regretion process, Zone V (P.27–P.33) is influenced by transgretion process, dan Zone VI (P.33–P.39) influenced by regretion process. Climate growing in research area is arid climate with the dominant NAP (Non Arboreal Pollen) vegetation types. | |
| 3673 | 13483 | F1D010004 | NEGOSIASI PEMERINTAH DAERAH DENGAN MASYARAKAT DALAM PEMBEBASAN LAHAN UNTUK PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL DI KABUPATEN KULON PROGO | Penelitian ini berjudul “Negosiasi Pemerintah Daerah dengan Masyarakat dalam Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Bandara Internasional di Kabupaten Kulon Progo”. Tulisan ini bertujuan untuk memahami dan mendiskripsikan tentang pelaksanaan negosiasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat, terutama masyarakat yang masih menolak atau belum setuju atau masih keberatan dalam pembebasan lahan untuk pembangunan bandara internasional di Kabupaten Kulon Progo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Untuk menjamin validitas data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini mendiskripsikan negosiasi pemerintah daerah dengan masyarakat dalam pembebasan lahan untuk pembangunan bandara internasional di kabupaten kulon progo. Adapun negosiasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah dilihat dari strategi, bentuk-bentuk serta faktor pendukung dan penghambatnya dari negosiasi yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat, terutama masyarakat yang masih menolak atau belum setuju atau masih keberatan dalam upaya pembebasan lahan untuk pembangunan bandara internasional di Kabupaten Kulon Progo. Dalam usahanya melakukan negosiasi untuk pembebasan lahan dalam rangka pembangunan bandara internasional ini, yang dilakukan oleh pemda Kulon Progo adalah pendekatan persuasif ke masyarakat. Walaupun usaha-usaha yang sudah dilakukan sering mengalami hambatan karena masih ada masyarakat yang melakukan penolakan. Namun demikian terdapat perkembangan yaitu dengan cara dibentuk tim persiapan pembangunan bandara yang dipimpin oleh pihak setda DIY. Dalam tim persiapan pembangunan bandara ini ada pihak dari Pemda Propinsi DIY, Pemkab Kulon Progo dan Angkasa Pura yang turun bersama-sama dengan dibantu dari pihak Badan Pertanahan nasional (BPN) Kantor Wilayah (Kanwil) DIY dan juga BPN Kulon Progo. Selanjutnya, untuk menjaring aspirasi atau negosiasi dilakukan pada tahap konsultasi publik. Konsultasi publik adalah proses komunikasi dialogis atau musyawarah antar pihak yang berkepentingan guna mencapai kesepahaman dan kesepakatan dalam perencanaan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Pengadaan tanah ini mengacu pada Undang-Undang nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan Peraturan Presiden nomor 71 tahun 2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. Kata Kunci: negosiasi, pengadaan tanah, undang-undang, peraturan presiden, pemerintah daerah, masyarakat. | This research entitled “Local Government Negotiation to Society about Land Acquisition for Constructing International Airport in Kulon Progo Regency”. This study aims to understand and describe the negotiation process by local government to society especially those who reject or disagree about land acquisition for constructing international airport in Kulon Progo Regency. The research method is descriptive qualitative with case study approach. The data is collected by observation, interview, and documentation study. The data is analyzed by using Miles and Huberman interactive model. Triangulation data is used to validate the data. The result describes the local government negotiation to society about land acquisition where the negotiation is regard to strategy, supporting and difficulties factors of negotiation by local government to society about land acquisition for constructing international airport in KulonProgo Regency. The negotiation effort is done by persuasive approach to society. The effort is facing some difficulties because some societies are rejecting the government offering. Nevertheless, there is some development by establishing preparation team for constructing the airport lead by Regional Secretary of Yogyakarta. The team consists of Yogyakarta Government, KulonProgo Government, and AngkasaPura that worj together with National Land Agency (BPN) Yogyakarta Office and KulonProgo Office. To invite aspiration and negotiation is done by public consultation. This is a process where dialogue or discussion among parties involved is done to reach an agreement about land acquisition for public interest. The land acquisition refers to Act No. 2/2012 about land acquisition for public interest and Presidential Decree No. 71/2012 about land acquisition for public interest. Keywords: negotiation, land acquisition, Act, Presidential Decree, local government, society. | |
| 3674 | 13492 | C1A008027 | Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Industri Kecil Batik di Kabupaten Cirebon | Penelitian ini berjudul Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Industri Kecil Batik di Kabupaten Cirebon. Industri batik merupakan penyangga perekonomian di Kabupaten Cirebon. Industri batik tulis dan cap merupakan industri seni kreatif memberikan nilai tambah kain motif batik dengan lilin dan pewarnaan. Industri ini berproduksi secara tradisional dan turun temurun. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel tenaga kerja, modal, bahan baku, bahan pembantu dan bahan bakar terhadap produksi. Serta, menganalisis tingkat efisiensi ekonomis. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Data primer diperoleh dari 313 usaha yang terbagi dalam 8 sentra industri batik yaitu daerah Trusmi Wetan, Trusmi Kulon, Panembahan, Gamel, Wotgali, Kalibaru, Kalitengah dan Ciwaringin.Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan area random sampling. Dari hasil perhitungan didapat 76 responden. Hasil penelitian yaitu tenaga kerja, modal, bahan baku signifikan berpengaruh positif terhadap produksi kain batik cap. Sedangkan variabel bahan pembantu dan bahan bakar tidak berpengaruh positif dan signifikan karena nilainya lebih rendah dibandingkan dengan α = 0,05. Hasil uji efisiensi menunjukkan usaha batik di Kabupaten Cirebonsecara ekonomis belum efisien diterima. Dari kelima variabel yang diujikan, tiga variabel tidak efisien karena kurang dari satu. Ketiga variabel tersebut adalah modal, bahan baku dan bahan pembantu. Dan dua variabel yaitu tenaga kerja dan bahan bakar belum efisien karena nilainya lebih dari satu. Implikasi penelitian ini adalah perlu ada analisis penyebab terjadinya inefisiensi ekonomi pada industri batik di Kabupaten Cirebon. Serta menganalisis hubungan inefisiensi dan ketidakberdayaan secara empiris lebih lanjut ketika waktu puncak siklus sebelum lebaran dan sesudah lebaran. Karena pada momen tersebut permintaan biasanya meningkat. | The title of this study is Efficieny of Batik Industry in Cirebon Regency. Batik industry is the main support of economy in the Regency of Cirebon. Batik industry is a creative art industry which provide value-added fabrics with hand writing and the stamped drawing wax batik motive and coloring. This industry has been traditionally produced, and hereditary. The purpose of this study is to analyze the influence of capital, labor, fabrics, auxiliary materials of production. And to analyze the level of economic inefficiencies.Analysis tool used is linier regression. Primary data were obtained from 313 of batik entrepreneurs from eight centra batik as if Trusmi Wetan, Trusmi Kulon, Panembahan, Gamel, Wotgali, Kalibaru, Kalitengah and Ciwaringin. Sample were obtained from 76 samples of batik entrepreneurs with area random sampling. The results are capital, labor, fabricssignificantly had positive effect on the production of batik cloth. Meanwhile auxiliary materials and fuels had no positive effect on the production of batik cloth. Because the level of significantly below than α = 0,05. The efficiency test shows batik entrepreneurs in Regency of Cirebon were not efficient. From five variabels, three variabels were not efficient because lower than 1. The three variabels are capital, fabrics and auxiliary materials. Implication of this study are there should be analysis of the inefficiency economic in the batik industry. And analyze the correlation of inefficiency and demand. | |
| 3675 | 13486 | F1G009034 | TINJAUAN STRUKTURAL ATAS NOVEL AKIRA: MUSLIM WATASHI WA KARYA HELVY TIANA ROSA | Skripsi ini berjudul “Tinjauan Struktural atas novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur yang terkandung dalam novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa serta mengetahui unsur instrinsik yaitu alur, tokoh, latar, sudut pandang, dan amanat. Metode yang digunakan untuk analisis adalah analisis struktural, yang mengkaji struktur instrinsik dalam novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur yang terkandung dalam novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa yang ditulis pada tahun 2000. Data primer untuk penelitian ini berasal dari novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa. Data sekunder dalam penelitian ini didapat dari buku-buku teori, makalah, baik dari sumber media cetak maupun elektronik yang mendukung. Dengan menggunakan teori struktural, peneliti mampu mendeskripsikan struktur yang terkandung dalam novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa. Tema utama yang terdapat dalam novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa adalah keagamaan yaitu keteguhan seseorang terhadap agamanya dan selalu berusaha untuk menyebarluaskan agama yang diyakininya. Tema tambahan dalam novel ini adalah nilai keagamaan yaitu tentang ajaran agama Islam yang diperkenalkan melalui tokoh Akira. | This thesis entitled “Tinjauan Struktural atas novel Akira: Muslim Watashi Wa karya Helvy Tiana Rosa”. The purpose of this study to determine the struktural contained in the novel Akira: Watashi Wa Muslim Helvy Tiana Rosa works as well as knowing the intrinsic elements of plot, character, setting, point of view, and the mandate. The method used for analysis is the structural analysis, which examines the intrinsic structure of the novel Akira: Muslim Watashi Wa works Helvy Tiana Rosa. The focus of this study is to describe the struktural contained in the novel Akira: Watashi Wa Muslim Helvy Tiana Rosa's work written in 2000 Primary data for this study comes from the novel Akira: Muslim Watashi Wa works Helvy Tiana Rosa. Secondary data obtained in this study from theory books, papers, both from print and electronic sources that support. By using the structural theory, the researcher was able to describe the struktural contained in the novel Akira: Muslim Watashi Wa works Helvy Tiana Rosa. The major themes contained in the novel Akira: Watashi Wa Muslim Helvy Tiana Rosa's work is religious in strength a person against his religion and always trying to spread the religion he believed. And additional themes in this novel is the religious value of the teachings of Islam were introduced through the character Akira. | |
| 3676 | 13487 | F1G011039 | RELASI MAKNA DALAM ANTOLOGI PUISI MITOS KENTUT SEMAR KARYA RACHMAT DJOKO PRADOPO | Penelitian ini berjudul “Relasi Makna dalam Antologi Puisi Mitos Kentut Semar Karya Rachmat Djoko Pradopo”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Relasi makna dalam Antologi Puisi Mitos Kentut Semar Karya Rachmat Djoko Pradopo dan Fungsi bahasa dalam relasi makna yang terdapat dalam Antologi Puisi Mitos Kentut Semar Karya Rachmat Djoko Pradopo. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data digunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, teknik lanjutannya yaitu teknik catat. Pada tahap analisis data dengan menggunakan metode padan dengan alat penentu metode padan yaitu referensial, teknik dasar yaitu teknik pilah unsur penentu dengan teknik lanjut hubung banding menyamakan dan teknik hubung banding memperbedakan (HBB). Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini bersifat informal yaitu dengan menggunakan kata-kata biasa. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, dalam relasi makna ditemukan dalam tujuh bentuk. Tujuh bentuk relasi makna tersebut berupa sinonimi, antonimi atau oposisi (oposisi mutlak, oposisi kutub, oposisi hubungan, oposisi hirarkial dan oposisi majemuk), polisemi, hiponim, ambiguitas atau ketaksaan, homonim dan redundansi. Kedua, fungsi bahasa dalam relasi makna ditemukan dalam lima bentuk. Lima bentuk fungsi bahasa dalam relasi makna tersebut berupa fungsi informasional, fungsi ekspresif, fungsi direktif, fungsi estetik dan fungsi phatik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran bagi peneliti-peneliti selanjutnya untuk meneliti mengenai relasi makna dengan objek dan dilihat dari aspek yang berbeda, misalnya dalam kajian pragmatik dengan situasi ujaran yang berbeda misalnya dalam situasi formal. Kata kunci : Bentuk relasi makna dan Bentuk Fungsi Bahasa dalam relasi Makna. | This research entitled "The Relation of Meaning in Poetry Anthology of Mitos Ketut Semar by Rachmat Djoko Pradopo". The aims of this research is to describe the relation of meaning and the function of language in the relation of meaning that are contained in poetry anthology of Mitos Ketut Semar by Rachmat Djoko Pradopo. This is descriptive qualitative research. In collecting the data, the researcher used listening method with tapping technique as basic technique, and continued with noting technique. In analyzing the data, the researcher used correlation method with referential method as the determinant tool of correlation method, dividing-key-factors technique as the basic technique with the advance technique of connecting and comparing equate technique and connecting and comparing distinguish techniques as advance technique. The result of data analysis in this research was presented informally by using ordinary words. Based on the data analysis, it can be concluded in several things. First, there were found seven forms of relation of meaning. The seven forms of relation of meaning are synonymy, antonym or opposition (opposition absolute, polar opposition, opposition relations, hierarchical opposition and opposition compound), polysemy, hyponymy and hypernymy, ambiguity, homonyms and redundancy. Second, there were found five forms of the function of language in relation of meaning. The five forms of language functions in relation of meaning in the form of informational function, expressive function, directive function, aesthetic function and function phatik. The researcher hopes that this study can provide an overview for subsequent researchers to examine the relation of meaning to the object and views from different aspects, for example in the study of pragmatics with different speech situations, for example in formal situations. Keywords : The forms of relation of meaning and The forms of language function of meaning. | |
| 3677 | 13443 | F1J011023 | ALIH KODE PEMBELAJAR BAHASA JEPANG DALAM INSTANT MESSAGING | Penelitian ini membahas mengenai alih kode pembelajar bahasa Jepang saat berkomunikasi dengan orang Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan faktor alih kode dalam instant messaging. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan simak bebas libat cakap dan metode catat. Data yang digunakan berupa chatt yang dikumpulkan dari line sebanyak 41 data, dari data tersebut ditemukan 66 alih kode. Hasil analisis menunjukkan bahwa alih kode jenis interjeksi (Interjections) adalah alih kode yang paling sering muncul sebanyak 26 alih kode, 23 penjelas pesan, 8 personalisasi dan objektivisasi, 4 spesifikasi penerima, 3 kutipan, dan 2 pengulangan. Sementara itu, faktor yang memengaruhi alih kode adalah faktor penutur (O1), lawan tutur (O2), pokok pembicaraan (topik), untuk membangkitkan rasa humor, dan untuk sekedar bergengsi. Faktor yang paling sering memengaruhi alih kode adalah faktor penutur (O1). Kata kunci : Alih kode, pembelajar bahasa Jepang, instant messsaging. | This research is discusses about the code switching of Japanese language learners when communicating with Japanese people. The purpose of this research is to find out types and factors of code switching in instant messaging. This research is a descriptive qualitative research, data collection was done by using simak bebas libat cakap and catat method. Data use was collected by chat from line, there are 41 data, from these data found 66 code switching. The analysis shows that interjection is the most appear with total 26 code switching, 23 message qualification, 8 personalization versus objectivization, 4 addressee specification , 3 quotations, and 2 reiteration. Meanwhile, the factors of code switching are speaker (O1), listener (O2), topic, humor, and prestige. The factors that most often affect code switching is speaker (O1). Keywords : Code switching, Japanese language learners, instant messsaging. | |
| 3678 | 13488 | C1A008117 | ANALISIS POTENSI WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS PADA SEKTOR PERTANIAN, INDUSTRI DAN JASA-JASA TAHUN 1998-2013 | Penelitian ini berjudul “Analisis Potensi Wilayah Kabupaten Banyumas Pada Sektor Pertanian, Jasa-Jasa dan Industri Tahun 1998-2013”. Tujuan penelitian ini pertama adalah untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan PDRB selama 16 tahun (tahun 1998-2013) pada sektor pertanian, jasa-jasa dan industri di Kabupaten Banyumas. Kedua untuk mengetahui dan menganalisis sektor basis ekonomi wilayah Kabupaten Banyumas diantara ketiga sektor ekonomi yaitu pertanian, jasa-jasa dan industri. Ketiga untuk mengetahui dan menganalisis sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Banyumas pada tiga sektor ekonomi yakni pertanian, jasa-jasa, dan industry. Hipotesis penelitian ini adalah pertama perkembangan PDRB selama 16 tahun (tahun 1998-2013) pada sektor pertanian, jasa-jasa dan industri di Kabupaten Banyumas mengalami kenaikan. Kedua sektor jasa merupakan basis ekonomi Kabupaten Banyumas. Ketiga sektor ekonomi jasa potensial untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis trend, analisis LQ (Location Quetiont) dan Analisis Shift Share. Hasil penelitian ini pertama adalah perkembangan PDRB selama 16 tahun (tahun 1998-2013) pada sektor pertanian, jasa-jasa dan industri di Kabupaten Banyumas mengalami kenaikan. Kedua sektor jasa adalah sektor basis ekonomi di wilayah Kabupaten Banyumas. Ketiga sektor ekonomi jasa potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Banyumas. | This study entitled "Analysis of Potential Development Banyumas Regency Year 1998-2013". The first aim of this study was to determine and analyze the development of GDP for 16 years (1998-2013) on agriculture, industry and services in Banyumas. Second sectors to identify and analyze the economic base in the region Banyumas among the three economic sectors of agriculture, services and industry. Third to know and analyze the economic sectors with the potential to be developed in Banyumas on three economic sectors namely agriculture, services and industry. The hypothesis of this study is the first development of the GDP for 16 years (1998-2013) on agriculture, services and industry in Banyumas increased. Second sectors of the service economy base in the region Banyumas. The third sector service economy potential to be developed in Banyumas. The analytical tool used in this research is the analysis of trends, analysis of LQ (Location Quetiont) and Shift Share Analysis. The first results of this research is the development of GDP for 16 years (1998-2013) on agriculture, services and industry in Banyumas increased. Second sectors of the service economy base in the region Banyumas. The third sector service economy potential to be developed in Banyumas | |
| 3679 | 13500 | B1J011023 | RESPON ISOLAT BAKTERI BELT6 TERHADAP VARIASI KONSENTRASI FeSO4 DAN LAMA AGITASI PADA FERMENTASI LIMBAH CAIR RUMAH MAKAN DALAM MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK | BELT6 merupakan salah satu bakteri indigenous Kab. Banyumas yang memproduksi asam organik pada fermentasi media limbah cair rumah makan. Asam organik yang teroksidasi akan menghasilkan tegangan listrik. Tegangan listrik ini dapat dijadikan sebagai sumber energi listrik terbarukan. BELT6 dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik dari produk metabolitnya berupa asam organik melalui proses fermentasi. Penambahan FeSO4 pada media fermentasi diketahui mampu meningkatkan energi listrik, karena ion Fe2+ memiliki peran sebagai kofaktor dalam metabolisme bakteri. Fermentasi dipengaruhi oleh FeSO4 dan agitasi. Agitasi berfungsi menghomogenkan substrat secara merata sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh bakteri tercukupi. Hal tersebut mempercepat metabolisme bakteri serta produk metabolitnya. Metode penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 12 perlakuan dan dilakukan 3 kali ulangan. Variabel bebas berupa konsentrasi FeSO4 dan lama agitasi. Variabel tergantung berupa respon bakteri BELT6 dalam menghasilkan energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan isolat bakteri BELT6 pada proses fermentasi limbah cair rumah makan menghasilkan tegangan listrik berkisar 480 mV – 550 mV. Tegangan listrik tertinggi diperoleh pada perlakuan konsentrasi FeSO4 0,03% dengan lama agitasi 1 hari sebesar 550 mV dengan nilai pH 4,20 serta kepadatan sel bakteri 6,04x109 sel/mL. Perlakuan konsentrasi FeSO4 0,05% dengan lama agitasi 1 hari memiliki tegangan listrik terendah sebesar 480 mV dengan pH 3,89 serta kepadatan sel bakteri 1,83x109 sel/mL. Konsentrasi FeSO4 paling efektif dalam meningkatkan tegangan listrik yang digunakan pada fermentasi limbah cair rumah makan sebanyak 0,03% (w/v). | BELT6 is one of the indigenous bacteria in Banyumas Regency that produce organic acids on restaurant wastewater fermentation. The oxidized organic acids produce an electrical voltage. This electrical voltage can be used as a source of renewable electrical energy. BELT6 was used to produce electrical energy by fermenting organic acids as its metabolite products. The addition of FeSO4 on fermentation medium was able to increase the electrical energy, because the Fe2+ ions being a cofactor in bacterial metabolism. Fermentation was affected by cofactor and agitation period. The function of agitation was to homogenize the substrate evenly toward to fulfill the nutrients needed by bacteria. It will accelerate the bacterial metabolism and its metabolites production. This research used experimental method by Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 12 treatments and 3 repetitions. The independent variables were concentration of FeSO4 compounds and agitation period. The dependent variable was BELT6 response in generating electrical energy. The results showed that BELT6 was able to produce electrical voltage in restaurant wastewater fermentation, by 480-550 mV. The highest voltage was obtained in the F1A1 (FeSO4 concentration 0,03%, agitation 1day) treatment by 550 mV with pH value 4.203 and bacterial cell density 6.04x109 cells/mL. The F2A1 (FeSO4 concentration 0,05%, agitation 1day) treatment had a lowest voltage of 480 mV with pH value 3.89 and bacterial cell density 1.83x109 cells/mL. The most effective of FeSO4 addition concentration in increasing the electrical voltage was 0.03% (w/v) in restaurant wastewater fermentation. | |
| 3680 | 13489 | B1J011026 | PENGARUH Pb (Timbal) DAN ASAM HUMAT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KENAF(Hibiscus cannabinus) | Tanaman Kenaf merupakan salah satu jenis tanaman industri yang diharapkan dapat digunakan untuk mengatasi lahan yang tercemar Pb. Toksisitas Pb dapat berkurang apabila berada dalam bentuk kompleks dengan senyawa kelator. Senyawa yang dapat membentuk komplek dengan Pb salah satunya adalah asam humat karena mempunyai gugus fungsi yang dapat membentuk Kelat dengan Pb. Penelitian ini diharapkan memberikan informasi mengenai pengembangan tanaman pada lahan tercemar Pb dengan pemberian asam humat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi antara Pb dan asam humat terhadap pertumbuhan tanaman kenaf, serta menentukan kombinasi perlakuan Pb dan asam humat yang aman untuk pertumbuhan tanaman kenaf. Metode yang akan digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah pemberian Pb dengan 3 taraf yaitu 0 ppm, 250 dan 500 ppm. Faktor kedua adalah asam humat dengan 3 taraf yaitu 0 ppm, 3000 ppm dan 6000 ppm. Variabel penelitian meliputi variabel bebas dan variabel tergantung. Variabel bebas berupa konsentrasi Pb dan asam humat, sedangkan variabel tergantung berupa pertumbuhan tanaman dan konsentrasi Pb pada tanaman. Parameter yang diukur, meliputi tinggi tanaman, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman dan konsentrasi Pb tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman kenaf dipengaruhi oleh interaksi Pb dan asam humat. Kombinasi Pb 500 ppm dan asam humat 6000 ppm merupakan kombinasi perlakuan yang paling aman dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kenaf. | Kenaf was a type of industrial plant which is expected to be used to repair the Pb contaminated land. Pb toxicity can be reduced if they are in the form of a complex with a kelator.. Humic acid is one of compounds that can form complexes with Pb because it has a functional group that can form Chelate with Pb. This study was expected to provide information on the development of plants in Pb contaminated soil with humic acid treatment. The aim of this study was to determine the effect of the interaction between Pb and humic acid on the kenaf growth and to determine the safest combination of Pb and humic acid for kenaf growth. The method to be used was an experimental method with a factorial completely randomized design. The first factor was the Pb treatment with 3 levels i.e. 0 ppm, 250 and 500 ppm. The second factor was the humic acid treatment with 3 levels i.e. 0 ppm, 3000 ppm and 6000 ppm. The variables were included the dependent and independent variables. Independent variables such as Pb and humic acid concentration, while the dependent variable were plant growth and Pb concentrations in plants. The parameters that measured were plant height, plant fresh weight, dry weight of plants and the concentration of Pb in plant. The results showed that the Kenaf plant growth was influenced by the interaction of Pb and humic acid. Combination of 500 ppm Pb and 3000 ppm humic acid was the safest combination to promote the growth of Kenaf. |