| NIM | F1B008075 |
| Namamhs | ASPRIYANTI SYLVIANINGSIH |
| Judul Artikel | IMPLEMENTASI PROGRAM SERTIFIKASI GURU PADA TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN PURWOKERTO UTARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Implementasi Program Sertifikasi Guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara” bertujuan mengetahui mengenai proses pelaksanaan Program Sertifikasi Guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara.Sasaran penelitian ini adalah instansi yang terkait dan proses Sertifikasi Guru, yaitu guru dan pegawai dinas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian diketahui bahwa proses pelaksanaan program sertifikasi guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Purwokerto Utara berjalan sesuai tahapan. Kebijakan ini dikomunikasikan dengan baik oleh dinas sehingga sampai pada sasaran kebijakan yaitu guru TK. Kebijakan sertifikasi sudah disosalisasikan secara baik melalui jalur formal dimulai dari Dinas Kabupaten, UPK serta kepala sekolah dan guru pada masing-masing TK. Sumber daya utama implementasi kebijakan sertifikasi menyebar pada tingkat kabupaten sampai dengan sekolah/TK, mengingat kebijakan ini memiliki kaitan rangkaian dari pusat sampai sekolah. Kebutuhan informasi untuk tingkat kabupaten dipusatkan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, termasuk semua proses pemberkasan dan penentuan syarat peserta ujian sertifikasi. Sikap pelaksana yang profesional belum sepenuhnya terwujud, proses pendataan saat ini masih menjadi kendala. Kekurangan tenaga operator menjadi persoalan tersendiri yang dirasakan oleh Dinas Pendidikan, hal ini akan mempengaruhi proses pemberkasan peserta sertifikasi. Di sisi lain, guru yang akan telah memenuhi persyaratan harus melengkapi persyaratan admnistrasi dalam waktu yang terbatas dan keseluruhannya harus dilegalisir. Sampai saat ini mekanisme penetapan sertifikasi sudah sesuai ketentuan yang ada, mengingat pemberkasan diperiksa secara terpadu dari tim kabupaten sampai dengan provinsi. Persyaratan administrasi yang telah disampaikan oleh dinas menjadikan kelengkapan menjadi suatu yang wajib dipenuhi oleh guru. Penyelesaian administrasi yang seringkali dilakukan dalam waktu terbatas, menjadi persoalan tersendiri bagi guru TK. Karena itulah perlu adanya tambahan waktu ketika proses administars dimulai, sehingga guru tidak banyak meningggalkan tugas mengajarnya di TK hanya untuk menyelesaikan administrasi yang dibutuhkan sebagai syarat sertifikasi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study, entitled "Implementation of Teacher Certification Program at Kindergarten in District Purwokerto North" is to know about the process of implementation of the Teacher Certification Program at Kindergarten in District Purwokerto Utara.Sasaran this study is relevant agencies and Teacher Certification process, namely teachers and employee services. Analysis of the data used in this study is the method of interactive analysis. The survey results revealed that the process of implementation of the teacher certification program at the kindergarten in the district of North Purwokerto run according to the stages. This policy is communicated by the agency so until the policy target is a kindergarten teacher. Disosalisasikan certification policies already in both formal beginning of the Regency, UPK principals and teachers in each kindergarten. The main power source spreads certification policy implementation at the district level to the school / kindergarten, considering this policy has links to a series of central school. Information needs to be centered on the district of Banyumas District Education Office, including all the process of filing and determination of examinees certification requirements. Implementing professional attitude has not been fully realized, the data collection process is still an obstacle. Understaffed operator into separate issue that is felt by the Department of Education, it will affect the filing process of certification participants. On the other hand, teachers who will have to meet the requirements of Administrative requirements must complete within a limited time and a whole should be legalized. Until now, the mechanism for setting certification in accordance with the existing already, given the filing examined in an integrated manner from the district to the provincial team. Administrative requirements that have been submitted by the department to make completeness becomes a that must be fulfilled by the teacher. Completion administration is often done in a limited time, become its own problems for a kindergarten teacher. That's why the need for extra time when administars process begins, so that the teacher is not much abandon his teaching duties in kindergarten only to complete the administration required as a condition of certification. |
| Kata kunci | Implementasi, Sertifikasi Guru, Kebijakan |
| Pembimbing 1 | Drs. Bahtaruddin, M.Si, |
| Pembimbing 2 | Drs. Mahmud Setiahadi, M.Si, |
| Pembimbing 3 | Drs. Darmanto S.S., M.Kes., M.Si, |
| Tahun | 2015 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2015-11-24 20:16:39.73729 |
|---|