Artikel Ilmiah : G1G010023 a.n. FARIKHA LIQNA NAILUFAR

Kembali Update Delete

NIMG1G010023
NamamhsFARIKHA LIQNA NAILUFAR
Judul ArtikelEFEK SITOTOKSIK DAN INDUKSI APOPTOSIS EKSTRAK ETANOLIK KULIT MANGGIS (Graciniu Mangostana) TERHADAP KULTUR SEL KANKER LIDAH MANUSIA (SP-C1)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Terapi kanker lidah yang ada saat ini hanya terbatas pada terapi-terapi konvensional, seperti kemoterapi, radiasi maupun pembedahan. Ketiga terapi ini dirasakan belum signifikan dalam mengatasi permasalahan kanker lidah manusia dan dapat menimbulkan efek samping yang negatif terhadap sel-sel lain. Kulit manggis mengandung senyawa flavonoid pada zat antioksidan yang menghambat pertumbuhan sel kanker dan memulihkan pengerasan pada dinding arteri. Flavonoid tersebut dapat menginduksi apoptosis dengan meningkatkan komponen proapoptotic. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek sitotoksik dan induksi apoptosis ekstrak etanolik kulit manggis (Graciniu mangostana L.) terhadap kultur sel kanker lidah manusia SP-C1. Sebanyak 500 gram serbuk buah manggis dimaserasi menggunakan metanol dan diencerkan menggunakan aquades hingga didapatkan ekstrak dengan konsentrasi 1000, 500, 250, 125, 62, 5µg/ml. Cara kerja selanjutnya dapat dilakukan dengan cara pembuatan media kultur, pengaktifan sel SP-C1, pembiakan sel SP-C1, panen sel SP-C1, pembuatan larutan uji dan kemudian tahap selanjutnya dilanjutkan dengan uji sitotoksik dengan metode MTT Assay dan uji induksi apoptosis dengan pewarnaan ethidium bromida-akridine orange yang nantinya akan ditandai dengan warna hijau untuk sel yang hidup dan berwarna orange untuk sel yang terapoptosis. Didapatkan hasil perhitungan nilai Lc50 ekstrak etanol kulit buah manggis sebesar 734,5 µg/mL sedangkan cysplastin sebesar 948.75 µg/mL. dengan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa ekstrak kulit manggis mempunyai peluang dan berpotensi untuk pengobatan kanker lidah jenis SP-C1.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tongue cancer therapies available today are limited to conventional therapies, such as chemotherapy, radiation and surgery. The three conventional treatments haven’t significantly address the tongue cancer and may cause negative side effects on the healthy cells. Flavonoid in mangosteen peel extract, as antioxidant substance, has potential to inhibit the growth of cancer cells and relieve the hardening of the artery walls. Flavonoids also induce the apoptosis by increasing proapoptotic components. This study was aimed to determine the cytotoxic effect and apoptosis induction of mangosteen peel (Graciniu mangostana L.) ethanolic extract on human tongue cancer cell SP-C1. 500 grams of mangosteen peel powder was extracted in methanol using maceration method and diluted with aquades to obtain extract with concentration as follow: 1000, 500, 250, 125, and 62,5 μg / ml. The culture media was prepared, the SP-C1 cell was activated, cultured, and harvested, followed by the production of test solution. MTT assay and induction of apoptosis test was used to determine the effectivity of the extract. Acridine orange/ethidium bromide (AO/EB) staining was implemented, the live cells stained green, and the apoptotic cells stained orange. The result showed that the Lc50 score for mangosteen peel extract was 734,5 µg/mL, whereas the cysplastin score was 948.75 µg/mL. As conclusion, it can be stated that mangosteen peel extract has potential to be an alternative treatment for SP-C1 tongue cancer.
Kata kunciGraciniu mangostana L, SP-C1, apoptosis, sitotoksik
Pembimbing 1Dr. Warsinah, M.Si., Apt
Pembimbing 2drg. Helmi Hirawan, Sp.BM
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2015-11-24 17:31:50.592769
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.