Artikelilmiahs
Menampilkan 34.281-34.300 dari 49.942 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 34281 | 37254 | I1D018002 | FORMULASI BROWNIES KUKUS BERBASIS TEPUNG JAGUNG DENGAN SUPLEMENTASI TEPUNG CANGKANG TELUR SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN SUMBER KALSIUM UNTUK PENDERITA OSTEOPOROSIS | Latar Belakang : Konsumsi kalsium yang cukup dapat menghambat terjadinya osteoporosis. Pada tepung cangkang telur mengadung kalsium yang cukup tinggi yaitu sebesar 7,2 g/100 g. Jagung merupakan bahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti tepung terigu karena mengandung protein yang tinggi dibandingkan tepung terigu yaitu sebesar 9,2 g. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi tepung jagung dan tepung terigu dengan suplementasi tepung cangkang telur terhadap brownies kukus yang disukai sebagai pangan diet tinggi kalsium untuk penderita osteoporosis Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu substitusi tepung jagung (90% : 80% : 70%) dan penambahan tepung cangkang telur (5% : 15% : 25%). Hasil organoleptik produk diuji dengan friedman test dilanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test. Kemudian formula terbaik diperoleh melalui uji Indeks Efektivitas untuk dilakukan analisis kandungan protein dan kalsium. Hasil Penelitian : Proporsi substitusi tepung jagung dan suplementasi tepung cangkang telur menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p < 0,05) terhadap hedonik (kesukaan) terhadap tekstur, rasa, aroma serta mutu hedonik tekstur dan aroma. Sedangkan mutu hedonik rasa tidak berbeda signifikan ( p > 0,05). Kesimpulan : Formula brownies dengan perlakuan terbaik adalah A2C1 yaitu brownies dengan formula 80% tepung jagung 20% tepung terigu dengan suplementasi tepung cangkang telur 5% dengan sifat sensori tekstur lembut , rasa cukup manis, aroma tidak amis serta tinggat kesukaan terhadap tekstur suka (5,00), rasa suka (5,15) dan aroma sangat suka (5,24) serta mengandung 5,36% protein dan 27,6% kalsium. | Background : By consuming sufficient calcium can prevent osteoporosis. Eggshell flour contains high enough calcium, which is 7.2 g/100 g. orn is a local food ingredient that can be used as a substitute for wheat flour because it contains high protein compared to wheat flour which is 9.2 g, and chicken eggshells contains high calcium. Osteoporosis is a condition of reduced bone mass that causes bones to lose their strength, because it needs to be supported by good nutritional intake. The modification of brownies with corn flour substitution and eggshell flour supplementation is one of the efforts to improve the nutritional quality of alternative foods for people with osteoporosis. Method : This research is an experimental research with Randomized Block Design method with 2 factors, namely the substitution of corn flour (90% : 80% : 70%) and the addition of eggshell flour ( 5% : 15% : 25%). The organoleptic results of the product were tested with the Friedman test followed by Duncan's Multiple Range Test. Result : The proportion of corn flour substitution and egg shell flour supplementation showed a very significant ( p < 0,05) difference to the hedonik texture, taste, aroma and hedonik quality of texture and aroma. While the quality of taste is not significantly different (p > 0,05). Conclusion : Formula brownies with the best treatment was A2C1, which is brownies substituted by 80% corn flour 20% wheat flour with the suplementation of 5% eggshell flour containing with sensory properties of soft texture, quite sweet taste, not fishy smell and the level of preference for texture with the result at the level of liking (5.00), taste at the level of liking (5.15), and scent at the level of liking very much (5.24), and 5.36% protein and 27,6% calcium. | |
| 34282 | 37246 | L1A018049 | Profil Kepadatan Benih Kerang Hijau (Perna viridis) Berdasarkan Struktur Komunitas Fitoplanktonnya di Perairan Kabupaten Brebes | Perairan Kabupaten Brebes merupakan daerah yang memiliki potensi di bidang perikanan, salah satunya produksi kerang hijau. Penelitian ini berjudul “Profil Kepadatan Benih Kerang Hijau (Perna viridis) Berdasarkan Struktur Komunitas Fitoplanktonnya di Perairan Kabupaten Brebes”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kepadatan benih kerang hijau (Perna viridis), struktur komunitas fitoplankton dan pengaruh struktur komunitas fitoplankton terhadap profil kepadatan benih kerang hijau di Perairan Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Maret dan April 2022 di tiga stasiun di Perairan Kabupaten Brebes. Jumlah kepadatan benih kerang hijau (Perna viridis) pada stasiun yang berbeda dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA. Kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi fitoplankton dibandingkan antar stasiun menggunakan diagram batang dan dijelaskan secara deskriptif. Analisis Principal Component Analysis (PCA) digunakan untuk mengetahui hubungan kepadatan kerang hijau dengan kelimpahan fitoplankton. Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun Grinting dan Sawojajar sebesar 19.117±4.692 indcm2-1 dan 18.991±2.840 indcm2-1, sedangkan terendah terdapat pada stasiun Sigempol yaitu sebesar 4.528±477 indcm2-1. Kelimpahan fitoplankton pada bulan Maret di ketiga stasiun berkisar antara 8.740–15.200 indL-1, sedangkan pada bulan April berkisar antara 4.712–52.668 indL-1. Indeks keanekaragaman fitoplankton pada bulan Maret dan April di ketiga stasiun berkisar 2,03-2,44 dan 0,49-2,24. Nilai indeks dominansi pada bulan Maret di ketiga stasiun berkisar 0,14-0,31, sedangkan pada bulan April berkisar antara 0,14-0,75. Kelimpahan fitoplankton sangat berpengaruh terhadap jumlah kepadatan benih kerang hijau (Perna viridis) sebesar 85,20%. | The water of Brebes Regency are areas that have potential in the field of fisheries, one of which is the production of green mussels. This study entitled "Profile Density of Juvenile Green mussel (Perna viridis) Based on Phytoplankton Community Structure in Brebes District Water". The purpose of this study was to determine the density profile of juvenile green mussel (Perna viridis), the structure of the phytoplankton community and the influence of the phytoplankton community structure on the density profile of the juvenile green mussel in Brebes District Water. The method used in this research is purposive random sampling. Sampling was carried out in March and April 2022 at three stations in Brebes District Water. The total density of juvenile green mussel (Perna viridis) at different stations was analyzed using Two-Way ANOVA. Abundance, diversity index and phytoplankton dominance index were compared between stations using a bar chart and described descriptively. Principal Component Analysis (PCA) was used to determine the relationship between green mussel density and phytoplankton abundance. The results showed that the highest total density was at Grinting and Sawojajar stations of 19.117±4.692 indcm2-1 and 18.991±2.840 indcm2-1, while the lowest was at Sigempol stations of 4.528±477 indcm2-1. The abundance of phytoplankton in March at the three stations ranged from 8,740–15,200 indL-1, while in April it was between 4,712–52,668 indL-1. Phytoplankton diversity index in March and April at the three stations ranged from 2.03-2.44 and 0.49-2.24. The dominance index value in March at the three stations ranged from 0.14-0.31, while in April it ranged from 0.14-0.75. The abundance of phytoplankton greatly affects the total density of juvenile green mussel (Perna viridis) by 85.20%. | |
| 34283 | 37248 | E1A115139 | PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI YANG DILAKUKAN OLEH KEPALA DESA (Studi Putusan Nomor 36/Pid.Sus-Tpk/2020/Pn.Bgl) | Korupsi merupakan bentuk kejahatan yang mencerminkan nilai perilaku tercela dan tidak jujur. Perbuatan tersebut bertujuan memberikan suatu keuntungan yang tidak resmi dengan mengambil hak-hak dari pihak lain dengan menyalahgunakan jabatannya atau karakternya guna mendapatkan suatu keuntungan untuk dirinya sendiri atau orang lain. Dengan kata lain korupsi merupakan perbuatan para pejabat, badan-badan negara yang menyalahgunakan wewenang dengan terjadinya penyuapan, pemalsuan, serta ketidaksesuaian lainnya untuk mendapat suatu keuntungan. Pada Putusan Nomor: 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl terdapat suatu tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa yang dalam jabatannya tersebut merupakan penyelenggara pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif perspektif. Sehingga data dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder, dimana metode pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan. Metode analisa yang digunakan ialah normatif kualitatif. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam membebaskan terdakwa terhadap penjatuhan dakwaan Kesatu Primair berdasarkan Putusan Nomor: 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl sudah benar dan sesuai, dimana hal tersebut mengacu pada aspek yuridis dengan tidak terpenuhinya unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang termuat dalam Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Dalam penjatuhan pidana melalui Putusan Nomor: 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl yang berdasarkan dakwaan Kesatu Subsidair dapat dikatakan masih belum maksimal. Hal ini didasari bahwa kesalahan dan dampak dari perbuatan terdakwa tergolong tinggi mengingat jabatan terdakwa merupakan Kepala Desa yang dalam pelaksanaan pembangunan embung terdakwa terbukti mengelola keuangan, kegiatan pembangunan, dan penganjur terjadinya tindak pidana korupsi. | Corruption is a form of crime that reflects the value of disgraceful and dishonest behaviour. The act aims to provide an unofficial advantage with the rights of another party, wrongly using position or character to gain an advantage for himself or others. In other words, corruption is the act of officials and state agencies who abuse their authority with bribery, forgery, and other inconsistencies to gain an advantage. In Decision Number: 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl there is a criminal act of corruption committed by the Village Head, who is a government administrator in that position. The approach used in this research is a normative juridical approach with a descriptive perspective research specification. The data in this study were sourced from secondary data. The method of data collection is using by a literature study. The analytical method used is normative qualitative. The judge's legal considerations in acquitting the defendant against the imposition of the First Primary indictment based on Decision Number 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl is correct and appropriate. It refers to the juridical aspect of not fulfilling the element of enriching oneself or another person or corporation as contained in Article 2 paragraph (1) in conjunction with Article 18 of the Corruption Law. In the sentencing of the criminal through Decision Number: 36/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Bgl, which is based on the indictment of the First Subsidiary, it can be said that it is still not optimal. It is based on the fact that the guilt and impact of the defendant's actions are high, considering that the position of the defendant is the Village Head who, in the implementation of the construction of the reservoir, the defendant was proven to have managed finances, development activities, and advocated the occurrence of criminal acts of corruption. | |
| 34284 | 37249 | J1C017013 | Dekonstruksi Peran Seme dan Uke dalam Manga Shishi mo Kobamazu | Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan objek penelitian berupa manga berjudul “Shishi mo Kobamazu” (2014) karya Kiriyu Kiyoi. Manga ini bergenre percintaan sesama laki-laki yang pada umumnya memiliki formula terhadap peran seme dan uke. Peran seme akan dianggap memiliki semua sifat maskulin dan peran uke memiliki semua sifat feminin. Dalam manga Shishi mo Kobamazu, peran seme dan uke diberikan konsep peran yang berbeda dengan manga boys love pada umumnya, sehingga terjadi dekonstruksi terhadap konsep peran seme dan uke. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dekonstruksi yang terjadi serta penggambarannya dalam karya sastra sehingga dapat mengetahui bahwa kontruksi peran gender dalam hubungan percintaan sesama jenis tidak memiliki ketetapan paten dan dapat berubah sesuai kondisi dan jaman. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dekonstruksi Derrida dan performativitas Butler. Kedua teori tersebut digunakan untuk menganalisis bentuk dekonstruksi dalam peran seme dan uke serta memahami konsep peran gender dalam hubungan sesama jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter dalam manga ini dapat menampilkan dan membentuk identitas baru dalam peran seme dan uke mereka melalui performativitas peran gender dalam hubungan sejenis. Identitas baru berupa seme dan uke ini tidak terpaku pada satu sifat gender. Seme dapat digambarkan memiliki tubuh yang mungil dan karakter seperti wanita dan uke dapat digambarkan memiliki fisik yang kuat dan maskulin. Peran seme dan uke dapat berubah sesuai dengan identitas yang ditunjukkan oleh masing-masing karakter dalam manga. | This research is descriptive qualitative research with the object of research manga entitled "Shishi mo Kobamazu" (2014) by Kiriyu Kiyoi. This manga is a boy's same-sex love genre that generally has a formula for the roles of Seme and Uke. The role of seme will be considered to have all the masculine traits and the role of uke to have all the feminine traits. In the Shishi mo Kobamazu manga, the roles of Seme and Uke are given a different role concept from manga boy's love in general resulting in a deconstruction of the role concepts of Seme and Uke. The aim of this research is to describe the deconstruction that occurs and its depiction in literary works so that it can be seen that the construction of gender roles in same-sex love relationships does not have a patent provision and can change according to conditions and times. The method used is a literature study. The theory used in this research is Derrida's deconstruction theory and Butler's performativity. Both theories are used to analyze the form of deconstruction in the roles of seme and uke and to understand the concept of gender roles in same-sex relationships. The results show that the character in this manga can display and form a new identity in their seme and uke roles through the performativity of gender roles in same-sex relationships. The new identity in the form of Seme and Uke is not fixed on one gender trait. Seme can be described as having a petite body and characters like women and uke can be described as having a strong and masculine physique. The roles of Seme and Uke can change according to the identity shown by each character in the manga. | |
| 34285 | 37250 | J1D017016 | Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Si Anak Pintar Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra | Novel Si Anak Pintar karya Tere Liye merupakan novel yang layak menjadi bahan ajar Bahasa Indonesia khususnya penanaman nilai pendidikan karakter. Isi novel mengandung nilai pendidikan karakter yang penting, perlu diterapkan serta ditingkatkan dalam kehidupan sehingga pengetahuan tentang nilai-nilai pendidikan karakter dapat dijadikan landasan pergaulan seseorang terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama, lingkungan, serta bangsa dan negara. Bentuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian nilai pendidikan karakter. Data dalam penelitian ini berupa data kualitatif dari kutipan novel Si Anak Pintar karya Tere Liye. Novel Si Anak Pintar karya Tere Liye diterbitkan oleh Republika Penerbit Jakarta tahun 2020. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Metode analisis data menggunakan metode analisis isi. Teknik penyajian data menggunakan penyajian informal. Hasil penelitian terdapat 42 data dari 18 nilai pendidikan karakter, diantaranya; nilai religius 6 data, jujur 4 data, disiplin 2 data, kerja keras 4 data, kreatif 3 data, mandiri 1 data, rasa ingin tahu 2 data, gemar membaca 1 data, toleransi 1 data, demokratis 2 data, menghargai prestasi 1 data, bersahabat/komunikatif 3 data, cinta damai 1 data, peduli sosial 3 data, tanggung jawab 3 data, semangat kebangsaan 2 data, cinta tanah air 1 data, peduli lingkungan 2 data. Nilai pendidikan karakter yang paling banyak yaitu nilai karakter religius, sedangkan nilai pendidikan karakter yang paling sedikit yaitu nilai karakter mandiri, gemar membaca, toleransi, menghargai prestasi, cinta damai, cinta tanah air. | The novel Si Anak Pintar by Tere Liye is a novel that deserves to be an Indonesian language teaching material, especially the cultivation of character education values. The content of the novel contains the value of character education that is important, needs to be applied and improved in life so that knowledge of the values of character education can be used as a foundation of one's association with God Almighty, oneself, others, the environment, and the nation and state. Qualitative descriptive research form, with a focus on research on the value of character education. The data in this study in the form of qualitative data from the novel excerpt Si Anak Pintar by Tere Liye. The Novel Si Anak Pintar by Tere Liye was published by Republika Penerbit Jakarta in 2020. Data collection techniques using the techniques of read, listen, and record. Data analysis methods using content analysis methods. Data presentation techniques using informal presentation. The results of the study there are 42 data from 18 values of character education, including; religious values 6 data, honest 4 data, discipline 2 data, hard work 4 data, Creative 3 data, Independent 1 data, curiosity 2 data, love to read 1 data, tolerance 1 data, Democratic 2 data, respect for achievement 1 data, friendly/communicative 3 data, love peace 1 data, Social Care 3 data, responsibility 3 data, national spirit 2 data, love Homeland 1 data, care for the environment 2 data. The most character education values are religious character values, while the least character education values are independent character values, love of reading, tolerance, respect for achievements, love of peace, love of Homeland. | |
| 34286 | 37251 | A1D018044 | Uji Perbanyakan dan Lama Simpan Jamur Patogen Gulma dalam Limbah Cair Tempe dan Limbah Cair Tapioka, serta Aplikasinya pada Babadotan | Penelitian bertujuan untuk mengetahui medium cair terbaik untuk perbanyakan jamur patogen gulma, lama simpan jamur pada medium, serta virulensi jamur patogen hasil perbanyakan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan di Rumah Kaca, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, mulai bulan Oktober 2021 hingga Januari 2022. Penelitian terdiri atas dua tahap, tahap I uji perbanyakan jamur patogen gulma pada medium cair alternatif dengan rancangan acak lengkap faktorial, dengan faktor pertama jenis jamur patogen gulma (Curvularia sp., Fusarium sp., Chaetomium sp.) dan faktor kedua jenis medium cair (limbah cair tempe atau tapioka) dengan empat kali ulangan. Penelitian tahap II, uji in vivo pada gulma babadotan, dengan rancangan acak kelompok yang terdiri atas kontrol, limbar cair tempe + Chaetomium sp., Fusarium sp., atau Curvularia sp., dan limbah cair tapioka + Chaetomium sp., Fusarium sp., atau Curvularia sp., dengan empat kali ulangan. Variabel yang diamati kerapatan konidium jamur patogen, jumlah koloni, masa inkubasi dan gejala, intensitas penyakit, AUDPC, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, bobot akar segar, dan bobot akar kering. Kedua medium cair sesuai sebagai medium perbanyakan jamur patogen. Kerapatan konidium Curvularia sp. sebesar 28,42% lebih tinggi dibanding Fusarium sp. dan 99,9% lebih tinggi dibanding Chaetomium sp. Lama simpan terbaik untuk jamur patogen yaitu 6 minggu. Perlakuan medium limbah cair tempe + Curvularia sp. merupakan perlakuan terbaik, memiliki nilai masa inkubasi 3,33 hsi, nilai intensitas penyakit 88,78%, dan nilai AUDPC 713,25%-hari, tetapi bobot tajuk segar dan kering serta bobot akar segar dan kering tidak berbeda nyata. | This research aims to determine the best liquid medium for propagation of weed pathogenic fungi, the duration of storage of the fungus on the medium, and the virulence of the multiplied pathogenic fungi. The research was carried out at the Plant Protection Laboratory and in the Greenhouse, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, from October 2021 to January 2022. The study consisted of two stages, the first stage was testing the propagation of weed pathogenic fungi in alternative liquid medium with a factorial completely randomized design, with the first factor was the type of weed pathogenic fungus (Curvularia sp., Fusarium sp., Chaetomium sp.) and the second factor was the type of liquid medium (temperature or tapioca liquid waste) with four replications. Phase II research, in vivo on goatweed, with a randomized block design consisting of control, tempe + Chaetomium sp., Fusarium sp., or Curvularia sp. liquid waste, and tapioca + Chaetomium sp., Fusarium sp.or Curvularia sp., with four replications. Variables observed were conidium density of pathogenic fungi, number of colonies, incubation period and symptoms, disease intensity, AUDPC, plant height, number of leaves, fresh crown weight, dry crown weight, fresh root weight, and dry root weight. Both liquid media are suitable as a medium for propagation of pathogenic fungi. Conidium density Curvularia sp. by 28.42% higher than Fusarium sp. and 99.9% higher than Chaetomium sp. The best shelf life for pathogenic fungi is 6 weeks. Tempe treatment medium liquid waste + Curvularia sp. is the best treatment, has an incubation period of 3.33 hsi, a disease intensity value of 88.78%, and an AUDPC value of 713.25%-day, but the weight of fresh and dry shoots and the weight of fresh and dry roots were not significantly different. | |
| 34287 | 37252 | F1C015036 | KOMUNIKASI BISNIS KELOMPOK USAHA COFFEE SHOP DI CIAMIS | Komunikasi bisnis menjadi bagian penting bagi wirausaha coffee shop di Ciamis. Dilihat dari trend saat ini mengenai pesatnya Coffee Shop, diperlukan adanya partisipasi masyarakat guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan khususnya di wilayah Ciamis. Sehingga dapat terbentuk interaksi komunikasi bisnis yang dilakukan oleh para wiarausaha dalam mengembangkan coffee shop di Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi bisnis kelompok usaha coffee shop di Ciamis. Sasaran penelitian ini adalah coffee shop lebih dari coffe dan minimalisdept coffe di Kabupaten Ciamis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori AIDDA. Penelitian ini menggunakan model penelitian studi kasus dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak tujuh belas orang dengan menggunakan purposive sampling. Metode analisis data dari Miles and Huberman, serta validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu komunikasi bisnis yang dilakukan oleh pengusaha coffee shop bisa dengan cara memanfaatkan konsumen sebagai teman, dalam artian tidak ada batasan antara konsumen dengan penjual sehingga konsumen tidak merasa malu, tidak sungkan dan merasa nyaman; memanfaatkan media sosial dalam menjalankan kegiatan promosinya, seperti instagram, facebook, whatsapp dan web sebagai pendukung; dan inovasi produk yaitu produk kopi dengan memberikan rasa dan kekhasan serta kemasan yang unik. | Business communication is an important part of coffee shop entrepreneurs in Ciamis. Judging from the current trend regarding the rapid growth of coffee shops, community participation is needed to reduce unemployment and poverty, especially in the Ciamis area. So that business communication interactions can be formed by entrepreneurs in developing a coffee shop in Ciamis. This study aims to determine how the business communication of the coffee shop business group in Ciamis. The target of this research is a coffee shop that is more than coffee and a minimalist coffee department in Ciamis Regency. The theory used in this research is AIDDA Theory. This research uses a case study research model with qualitative methods. Data collection techniques using observation, in-depth interviews, and documentation. There were seventeen informants in this study using purposive sampling. The data analysis method is from Miles and Huberman, and the validity of the data is using source triangulation. The results of this study are that business communication carried out by coffee shop entrepreneurs can be by using consumers as friends, in the sense that there are no boundaries between consumers and sellers so that consumers do not feel ashamed, do not hesitate and feel comfortable; utilize social media in carrying out its promotional activities, such as Instagram, Facebook, WhatsApp and the web as support; and product innovation, namely coffee products by providing unique flavors and characteristics as well as packaging. | |
| 34288 | 52378 | J1B022024 | Strategi Neurotik Tokoh Sri Ningsih dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye | Penelitian berjudul “Strategi Neurotik Tokoh Sri Ningsih dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye” dilatarbelakangi oleh dinamika kepribadian tokoh yang terbentuk akibat pengalaman hidup yang penuh tekanan dan kecemasan. Kondisi tersebut mendorong munculnya strategi neurotik sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri individu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur intrinsik berupa tokoh, alur, dan latar, serta menjelaskan strategi neurotik tokoh Sri Ningsih dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori Karen Horney, yang meliputi strategi moving toward people, moving against people, dan moving away from people. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan intensif, pencatatan, dan pengklasifikasian data yang berkaitan dengan perilaku tokoh. Hasil peneliian menunjukkan bahwa tokoh Sri Ningsih menampilkan ketiga strategi neurotik dalam menghadapi berbagai tekanan hidup, dengan strategi moving away from people sebagai strategi yang paling dominan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa strategi neurotik berperan penting dalam membentuk pola perilaku tokoh Sri Ningsih dalam menghadapi konflik kehidupan. | The research entitled “Neurotic Strategies of Sri Ningsih in the Novel Tentang Kamu by Tere Liye” is motivated by the dynamics of a character’s personality shaped by life experiences filled with pressure and anxiety. Such conditions encourage the emergence of neurotic strategies as a form of individual self-defense mechanism. The purpose of this study is to describe the intrinsic elements, including character, plot, and setting, as well as to analyze the neurotic strategies experienced by Sri Ningsih in the novel Tentang Kamu by Tere Liye. This research employs a descriptive qualitative method with a literary psychology approach based on Karen Horney’s theory, which includes the strategies of moving toward people, moving against people, and moving away from people. The data were collected through intensive reading, note-taking, and classification of data related to the character’s behavior. The results show that Sri Ningsih demonstrates all three neurotic strategies in facing various life pressures, with moving away from people being the most dominant strategy. Based on the findings, it can be concluded that neurotic strategies play an important role in shaping Sri Ningsih’s behavioral patterns in dealing with life conflicts. | |
| 34289 | 37253 | A1C018074 | Strategi Perbaikan Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada UMKM Bakpia di Kabupaten Sleman Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) | Bakpia merupakan produk pangan khas yang memiliki pasar cukup luas dikalangan wisatawan sehingga perlunya jaminan keamanan pangan dengan memenuhi persyaratan cara produksi pangan yang baik (CPPB/GMP). Beberapa UMKM bakpia di wilayah Sleman telah menerapkan GMP tetapi masih memerlukan berbagai upaya agar penerapan GMP dapat dilaksanakan secara konsisten untuk menjamin keamanan dan mutunya maka dibutuhkan pengkajian mengenai penerapan GMP dan perbaikan yang perlu dilakukan untuk memenuhi persyaratan GMP. Perbaikan penerapan GMP dilakukan dengan metode berdasarkan pembobotan prioritas Analytical Hierarchy Process (AHP). Penerapan GMP pada UMKM bakpia di Kabupaten Sleman masih ditemukan 1 ketidaksesuaian kritis, 6 ketidaksesuaian serius, 1 ketidaksesuaian mayor, serta 1 ketidaksesuaian minor. Prioritas faktor yang mempengaruhi perbaikan penerapan GMP adalah kebersihan dan sanitasi (33,5%), proses produksi (25,4%), lingkungan produksi (16,6%), pengelolaan usaha (14,4%), dan tenaga kerja (10,2%). Prioritas alternatif strategi perbaikan GMP pada UMKM bakpia Kabupaten Sleman adalah pengawasan dan evaluasi (39,7%), pendampingan keamanan pangan (35,9%), sistem manajemen usaha (24,4%). | Bakpia is a food product that has a relatively wide market among tourists, so it is necessary to guarantee food safety by implementing the requirements for good production methods (CPPB/GMP). Some UMKM Bakpia in the Sleman region have implemented GMP, but efforts are required to ensure that GMP is implementing consistently to ensure safety and quality. Improvements in the implementation of GMP are using a weighted method based on the Analytical Hierarchy Process (AHP). The application of GMP at UMKM Bakpia in Sleman was found to have one critical discrepancy, six serious discrepancies, one major discrepancy, and one minor discrepancy. The priority factors that influence the improvement of GMP implementation are cleanliness and sanitation (33.5%), production process (25.4%), production environment (16.6%), business management (14.4%), and workers (10.2%). The priority alternative strategies for improving GMP in Bakpia MSMEs in Sleman Regency are monitoring and evaluation (39.7%), food safety assistance (35.9%), and business management systems (24.4%). | |
| 34290 | 37247 | A1D018039 | PENGARUH DOSIS DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK NZEO-SRPLUS TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH, SERAPAN Si DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) PADA TANAH INCEPTISOL | Pupuk NZEO-SRPlus adalah pupuk N lepas lambat berbasis zeolit dengan bahan utama montmorillonite yang diperkaya Si dan coating nano zeolit dan bahan humat untuk memperlambat pelepasan unsur N sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan waktu pemberian pupuk NZEO-SRPlus terhadap sifat kimia tanah, serapan Si dan hasil tanaman jagung serta mencari kombinasi terbaik. Penelitian dilakukan selama 6 bulan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAKL dengan dua Faktor (dosis dan waktu pemberian). Dosis pupuk NZEO-SRplus terdiri dari 5 taraf (0, 250, 500,750, 1000 kg/ha). Waktu pemberian terdiri dari 2 taraf (W1: Awal Tanam (5 hst) 100% dan W2: Awal Tanam (5 hst) 50% + Umur 30 hst 50 %). Variabel yang diamati pH, DHL, Si-tersedia, N-tersedia, P-tersedia, K-tersedia, KTK, serapan Si tanaman, Bobot tongkol berkelobot, dan bobot biji pipilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk NZEO-SRPlus menurunkan nilai pH, dan menaikkan DHL, Si-tersedia, N-tersedia, serapan Si, bobot tongkol berkelobot dan bobot biji pipilan. Waktu pemberian tidak memberikan perbedaan terhadap variabel yang diamati. Kombinasi terbaik adalah D4W2. | NZEO-SRPlus fertilizer is a zeolite-based slow-release N fertilizer with the main ingredient of Si-enriched montmorillonite and nano zeolite and humic coatings to slow the release of N elements to increase fertilizer efficiency and effectiveness. This study aims to determine the effect of the dose and timing of application of NZEO-SRPlus fertilizer on soil chemical properties, Si uptake, and maize yields and to find the best combination. The study was conducted for 6 months. The experimental design used was RCBD with two factors (dose and time of application). The dose of NZEO-SRplus fertilizer consisted of 5 levels (0, 250, 500,750, 1000 kg/ha). The time of administration consisted of 2 levels (W1: Early Planting (5 days after planting) 100% and W2: Early planting (5 days after planting) 50% + Age 30 days after planting 50%). The observed variables were pH, EC, available Si, available N, available P, available K, CEC, plant Si uptake, the weight of cobs, and the weight of shelled seeds. The results showed that the dose of NZEO-SRPlus fertilizer decreased the pH value and increased the EC, available Si, available N, Si uptake, cob weight and shelled seed weight. The time of administration did not affect the observed variables. The best combination was D4W2. | |
| 34291 | 37981 | C1H018007 | THE EFFECT OF CELEBRITY ENDORSER ON PURCHASE INTENTION WITH CUSTOMER ATTITUDE AS MEDIATING VARIABLE | Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran selebriti endorse terhadap minat beli produk Essa skin care. Responden penelitian ini sebanyak 145 orang.Penelitian ini dilakukan di kota Jepara. Penelitian ini bertujuan :(1).Untuk menganalisis pengaruh daya tarik fisik terhadap sikap konsumen.(2).Untuk menganalisis pengaruh kredibilitas selebriti terhadap sikap konsumen.(3).Untuk menganalisis pengaruh kesesuaian merek-selebriti terhadap sikap konsumen.(4).Untuk menganalisis pengaruh keaktifan selebriti di media sosial terhadap sikap konsumen.(5).Untuk menganalisis pengaruh persepsi kredibilitas merek terhadap sikap konsumen.(6).Untuk menganalisis pengaruh mediasi sikap konsumen yang mempengaruhi celebrity endorser terhadap niat beli. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif . Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat di Jepara yang mengetahui Essa skin care dan Edot arisna. Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan skala Likert dan pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Model (SEM). Keterbatasan penelitian ini adalah pada prosesnya, tidak semua kuisioner dikembalikan sesuai dengan jumlah yang direncanakan, peneliti hanya mendapatkan 140 jawaban responden dari 145 data yang disebar dan masih ada hipotesis yang ditolak dalam penelitian ini. | This research was conducted to analyze the role of celebrity endorsements on the intention to buy Essa skin care products. The respondents of this study were 145 people. This research was conducted in the city of Jepara. This study aims: (1). To analyze the effect of physical attractiveness on consumer attitudes. (2). To analyze the influence of celebrity credibility on consumer attitudes. (3). To analyze the effect of brand-celebrity suitability on consumer attitudes. (4). To analyze the effect of celebrity activity on social media on consumer attitudes. (5). To analyze the influence of perceived brand credibility on consumer attitudes. (6). To analyze the mediating effect of consumer attitudes that influence celebrity endorsers on purchase intentions. This research is a type of quantitative research. The population used in this research is people in Jepara who know Essa skin care and Edot Arisna. Variable measurement in this study uses a Likert scale and hypothesis testing uses the Structural Equation Model (SEM). The limitation of this research is the process, not all questionnaires were returned according to the number planned, the researchers only got 140 respondents' answers from 145 data that were distributed and there were still hypotheses that were rejected in this study. | |
| 34292 | 43929 | C1A020052 | Analisis Sektor Unggulan dalam Pengembangan Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Tahun 2017-2022 (Pendekatan SLQ, DLQ, Shift Share, dan Tipologi Klassen) | Aktivitas ekonomi terkonsentrasi di Pulau Jawa lebih banyak daripada di pulau lain, hal ini mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat terjadi di Pulau Jawa daripada di luar Pulau Jawa. Oleh karena itu, dilakukan upaya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sektoral Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) tahun dasar 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sektor apa yang menjadi sektor unggulan yang dapat menopang perekomian Kawasan IKN Nusantara. Penelitian ini dilakukan di enam kabupaten/kota di Kalimantan Timur, yaitu Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, dan Kota Samarinda. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis Static Location Quotient (SLQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat kabupaten/kota Kawasan IKN Nusantara yang memiliki sektor unggulan. Kabupaten/kota tersebut yaitu Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kota Samarinda. Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan kabupaten/kota dengan sektor unggulan terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya yaitu sebanyak tiga sektor unggulan. Hal tersebut dikarenakan Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan letak IKN Nusantara. Oleh karena itu, pemerintah daerah kabupaten tersebut dapat mempertahankan sektor-sektor unggulannya serta meningkatkan kinerja sektor lainnya sebagai penopang perekonomian ibu kota baru. | Economic activity is concentrated on Java more than on other islands, resulting in faster economic growth in Java than outside Java. Therefore, an attempt was made to move Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara to East Kalimantan, precisely in the North Penajam Paser. This research is a type of descriptive research with a quantitative approach. This study uses the variable of the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of the sector On the Basis of Constant Prices (OBCP) in the baseline year 2010. The research is aimed at identifying and analyzing which sectors are the leading sectors that can support the development of the IKN Nusantara Area. The research was carried out in six districts/cities in East Kalimantan, namely Paser District, West Kutai District, Kutai Kartanegara District, North Penajam Paser District, Balikpapan City, and Samarinda City. The research was carried out using the methods of analysis Static Location Quotient (SLQ), Dynamic Location Cotient (DLQ), Shift Share, and Klassen Typology. The results of this study show that there are four districts/cities of the IKN Nusantara Area that have a superior sector. These districts are Paser District, West Kutai District, Kutai Kartanegara District, North Penajam Paser District, and Samarinda City. This is because the district of North Penajam Paser is the location of IKN Nusantara. Thus, the district government can maintain its superior sectors and improve the performance of other sectors as a support for the economy of the new capital. | |
| 34293 | 37255 | E1A018201 | ANALISIS KEABSAHAN BADAN HUKUM KEPENGURUSAN PARTAI DEMOKRAT VERSI KONGRES LUAR BIASA DELI SERDANG SUMATERA UTARA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 34 TAHUN 2017 | Terjadinya konflik Partai Demokrat dipicu oleh adanya Kongres Luar Biasa pada 5 Maret 2021 dengan dipilihnya Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Pasalnya, sesuai dengan Pasal 81 AD Partai Demokrat pelaksanaan KLB harus mendapat persetujuan dari Majelis Tinggi Partai atau diminta oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 (satu per dua) dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang dan disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai. Alih-alih meneruskan sengketa untuk diselesaikan di Pengadilan Negeri. Kubu Partai Demokrat Moeldoko memilih untuk langsung mengubah AD/ART Partai Demokrat dan mengesahkan kepengurusan hasil KLB kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Padahal, Menteri Hukum dan HAM dapat menolak suatu permohonan pengesahan badan hukum partai politik, khususnya ketika partai politik tersebut masih di dalam keadaan konflik, yang sebagaimana diatur dalam Pasal 11 Ayat (1) Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 34 Tahun 2017. Sehingga keabsahan dari proses pengesahan badan hukum tersebut terdapat kekeliruan. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, artikel, jurnal dan dokumen resmi dengan cara studi pustaka, yaitu menginventarisasi data-data tersebut yang kemudian diidentifikasi dan dipelajari yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian sistematis, logis dan rasional. Metode analisis bahan hukum adalah dengan menggunakan metode analisis normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM merupakan lembaga negara eksekutif yang berwenang dalam mengatur kehidupan kepartaian. Adanya eksistensi mahkamah partai di dalam Partai Demokrat seharusnya dapat menjadi media dalam penyelesaian konflik ini. Akan tetapi terbelahnya mahkamah partai membuat penyelesaian konflik menjadi berlarut-larut. Adapun hasil verifikasi permohonan dari kubu Moeldoko sendiri masih memiliki banyak kekurangan berkas-berkas sehingga hal tersebut menjadi dasar bagi Kementerian Hukum dan HAM dalam menolak pernmohonan dari kubu Moeldoko. | The Democratic Party conflict was triggered by the Extraordinary Congress on March 5, 2021, with the election of Moeldoko as Chairman of the Democratic Party. The reason is, in accordance with Article 81 of the Democratic Party's AD, the implementation of the KLB must obtain approval from the Party High Council or be requested by at least 2/3 (two thirds) of the total Regional Leadership Councils and 1/2 (one half) of the total Leadership Councils. Branch and approved by the Chairperson of the Party's Upper House. Instead of continuing the dispute to be resolved in the District Court. Moeldoko's Democratic Party camp chose to immediately amend the Democratic Party's AD/ART and ratify the management of the KLB results to the Minister of Law and Human Rights. In fact, the Minister of Law and Human Rights may reject an application for legalization of a political party's legal entity, especially when the political party is still in a state of conflict, as regulated in Article 11 Paragraph (1) of the Regulation of the Minister of Law and Human Rights Number 34 of 2017. There is an error in the process of ratifying the legal entity. The approach method used is a normative juridical approach. The data used is secondary data in the form of laws and regulations, literature books, articles, journals and official documents by means of a literature study, namely an inventory of these data which is then identified and studied which is then presented in the form of a systematic, logical and rational description. . Legal material analysis method is by using qualitative normative analysis method. The results of the study indicate that the Ministry of Law and Human Rights is an executive state agency authorized to regulate party life. The existence of a party court within the Democratic Party should be a medium in resolving this conflict. However, the division of the party court made the resolution of the conflict protracted. As for the results of the verification of the request from the Moeldoko camp itself, there are still many missing files so that this becomes the basis for the Ministry of Law and Human Rights in rejecting the request from the Moeldoko party. | |
| 34294 | 37237 | I1C017097 | ISOLASI DAN KARAKTERISASI TURUNAN METOKSI KALKON DARI KULIT BUAH JERUK LEMON (Citrus limon (L) Burm f) | Citrus limon adalah salah satu spesies dari genus Citrus yang memiliki senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid. Namun demikian penelitian mengenai kandungan senyawa turunan metoksi kalkon pada kulit Citrus limon belum pernah dilakukan. Sebelumnya diketahui terdapat senyawa flavonoid berupa kalkon pada beberapa spesies Citrus yaitu Citrus kinokuni, Citrus mitis, Citrus maxima dan Citrus sinensis. Sehingga diharapkan senyawa turunan metoksi kalkon juga terdapat dalam kulit Citrus limon. Kulit Citrus limon dari Majalengka Jawa barat dikeringkan dan dihaluskan hingga menjadi serbuk. Serbuk kulit buah jeruk lemon diekstraksi secara maserasi menggunakan metanol. Ekstrak yang didapat difraksinasi menggunakan corong pisah. Fraksi kloroform diambil untuk dimurnikan menggunakan kromatografi vakum cair dan kromatografi kolom. Isolat yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan sprektrofotometer UV-Vis, IR dan NMR 1D (1H-NMR dan 13C NMR) lalu dibandingkan dengan literatur. Hasil isolasi senyawa dari kulit buah jeruk lemon berupa serbuk berwarna kuning kehijauan diperoleh sebanyak 42 mg. Spektra UV-Vis menunjukkan serapan kalkon pada 245 nm dan 335nm, didukung oleh spektra IR dan NMR yang menunjukkan struktur senyawa isolat adalah 2,3,5,6,2’,6’-heksametil-4,4’ dimetoksikalkon. Hasil isolasi dan karakterisasi senyawa turunan metoksi kalkon dari kulit jeruk lemon berhasil dilakukan dan diprediksi memiliki struktur senyawa metoksi kalkon berupa 2,3,5,6,2’,6’-heksametil-4,4’-dimetoksikalkon. | Citrus limon is a species of the Citrus genus was known contain flavonoid compounds. Research of the methoxy chalcone derivates in Citrus limon Citrus limon is a species of the Citrus genus was known contain flavonoid compounds. Research of the methoxy chalcone derivates in Citrus limon peel has never been done. Previously, it was known that there were flavonoid compounds in the form of chalcone in several citrus species, namely Citrus kinokuni, Citrus mitis, Citrus maxima and Citrus sinensis. hoped that the methoxy chalcone derivatives will also be found in the Citrus limon peel. Citrus limon peel from Majalengka, West Java was dried and grinded into powder. The powder was extracted used maceration method with methanol. The extract was fractionated using a separating funnel. The chloroform fraction was taken and purified using vacuum liquid chromatography and column chromatography. The isolate were characterized using a UV-Vis, IR and NMR spectrophotometer 1D 1H-NMR and 13C-NMR and then compared with the literature. The isolate has a greenish yellow powder and its amount was 42 mg. Uv-vis spectrum showed the presence of chalcone compounds at 245 nm and 335nm. IR and NMR spectra showed the structure of the isolate compound is 2,3,5,6,2',6'-hexamethyl-4,4’ dimethoxychalcone. The isolate has a greenish yellow powder and its amount was 42 mg. Uv-vis spectrum showed the presence of chalcone compounds at 245 nm and 335nm. IR and NMR spectra showed the structure of the isolate compound is 2,3,5,6,2',6'-hexamethyl-4,4’ dimethoxychalcone. The methoxychalcone structural was isolateed from Citrus limon peel is 2,3,5,6,2',6'-hexamethyl-4,4’-dimethoxychalcone. | |
| 34295 | 37256 | E1A016259 | PENGAWASAN PAJAK RESTORAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK DI KABUPATEN BANYUMAS | Pengawasan adalah suatu proses kegiatan yang dilakukan secara terus menerus atau berkesinambungan untuk mengamati, memahami, dan menilai setiap pelaksanaan kegiatan tertentu sehingga dapat dicegah atau diperbaiki kesalahan atau penyimpangan yang terjadi. Bagaimana pengawasan pajak restoran sebagai upaya peningkatan penerimaan pajak di Kabupaten Banyumas dan Apa kendala dari pengawasan pajak restoran dalam upaya peningkatan penerimaan pajak di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dispesifikasi sebagai penelitian deskriptif analisis metode pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan data yang mendukung dan berkaitan dengan pemaparan penelitian ini adalah studi dokumen (studi kepustakaan) dan dalam rangka mendukung data penelitian, penulis juga melakukan wawancara dengan Badan Pendapatan Daerah yang bertujuan untuk mengetahui implementasi pengawasan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah. Hasil dari penelitian ini akan disajikan sebagai penelitian deskriptif analitis selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis secara normatif kualitatif dengan cara memahami dan merangkai data yang telah dikumpulkan dan disusun secara sistematis dan diuraikan dalam kalimat yang teratur, runtut, dan logis kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Pajak Restoran sebagai Upaya Peningkatan Penerimaan Pajak di Kabupaten Banyumas dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah berdasarkan Perda Banyumas nomor 1 Tahun 2011 dengan cara antara lain dengan dilakukannya Uji Petik, Pembinaan, Penungguan, Pemantauan, dan Alat Monitoring Pajak. Selanjutnya, kendala yang dihadapi dalam rangka pengawasan penerimaan pajak restoran ini yaitu kendala internal terbatasnya sumber daya manusia yang menyebabkan tingkat pengawasannya menjadi tidak maksimal. Sedangkan kendala eksternal adalah tingkat kesadaran dari masyarakat yang masih rendah untuk melaporkan penerimaan pajak. | Supervision is a process of activities carried out continuously or continuously to observe, understand, and assess each implementation of certain activities so that errors or irregularities can be prevented or corrected. How is restaurant tax supervision as an effort to increase tax revenue in Banyumas Regency and what are the obstacles to restaurant tax supervision in an effort to increase tax revenue in Banyumas Regency. This research is specified as a descriptive analysis of the normative juridical approach method. The collection of data that supports and relates to the presentation of this research is a document study (library study) and in order to support the research data, the authors also conduct interviews with the Regional Revenue Agency which aims to determine the implementation of supervision that has been regulated in Regional Regulations. The results of this study will be presented as an analytical descriptive study, then the data that has been collected will be analyzed in a qualitative normative manner by understanding and compiling the data that has been collected and arranged systematically and described in an orderly, coherent, and logical sentence and then drawn conclusions. The results showed that the supervision of the Restaurant Tax as an Effort to Increase Tax Revenue in Banyumas Regency was carried out by the Regional Revenue Agency based on the Banyumas Regional Regulation number 1 of 2011 by means of, among other things, the Picking Test, Guidance, Waiting, Monitoring, and Tax Monitoring Tools. Furthermore, the obstacles faced in the context of supervising restaurant tax revenues are the limited internal constraints of human resources which causes the level of supervision to be not optimal. Meanwhile, the external constraint is the low level of public awareness to report tax revenues. | |
| 34296 | 37257 | E1B018019 | STUDY ON THE REGULATION OF PASSAGE RIGHT OF FOREIGN SHIPS IN INDONESIAN ARCHIPELAGIC SEA LANE PASSAGE (Case Study on the Violation of the MT. Horse and MT. Freya Ships on Indonesian Waters in 2021) | Berdasarkan UNCLOS 1982, negara kepulauan dapat menentukan hak lintas bagi kapal asing melalui alur laut kepulauan. Dalam melakukan hak lintas tersebut terkadang terjadi pelanggaran. Pada 2021 terjadi pelanggaaran hak lintas alur laut kepulauan oleh kapal tanker MT. Horse dengan bendera Iran dan kapal tanker MT. Freya dengan bendera Panama. Kedua kapal tersebut berhenti di luar ALKI I untuk melakukan transfer BBM dengan mematikan Automatic Identification System. Pada saat pemuatan barang, kapal MT.Freya membuang limbah ke laut sehingga mencemari lingkungan laut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaturan hak lintas kapal asing di ALKI menurut hukum internasional dan hukum nasional serta untuk menganalisis penyelesaian kasus pelanggaran hak lintas oleh kapal MT. Horse dan MT. Freya di ALKI. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan studi dokumen, data yang diperoleh disajikan dengan metode deskriptif dan metode analisis data yang digunakan adalah yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dalam hukum internasional ketentuan mengenai hak lintas alur laut kepulauan diatur dalam Pasal 53 UNCLOS 1982. Sebagai implementasi dari ketentuan ini, pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia dan Peraturan Pemerintah Number 37 Tahun 2002 tentang Hak dan Kewajiban Kapal dan Pesawat Udara Asing dalam Melaksanakan Hak Lintas Alur Laut Kepulauan Melalui Alur Laut Kepulauan yang Ditetapkan. Pada kasus pelanggaran di ALKI oleh MT. Freya dan MT. Horse, Pengadilan Negeri Batam memutuskan kedua nahkoda kapal tersebut terbukti melakukan pelanggaran Pasal 317 jo Pasal 193 ayat 1 Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Khusus untuk nahkoda MT. Freya juga terbukti melanggar Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. | Based on UNCLOS 1982, archipelagic states can determine the right of passage for foreign ships through archipelagic sea lane passage. Sometimes in carrying out the right of passage violation occurs. In 2021 there was a violation of the right of archipelagic sea lane passage by the MT. Horse tanker ship with Iranian flag and MT. Freya tanker ship with the flag of Panama. The two ships stopped outside IASLs I to transfer fuel by turning off the Automatic Identification System. At the time of loading goods, the ship MT. Freya dumps waste into the sea which pollutes the marine environment. The purpose of this study is to find out the regulation of passage right of foreign ships in IASLs according to international law and Indonesian national law and to find out the settlement of the case on the violation of passage rights by the MT. Horse and MT. Freya ships in Indonesia’s Archipelagic Sea Lane passage. This research is a normative legal research, the data source used is secondary data. The data collection method is literature study and document study, the data obtained is descriptive methods and the data analysis method used is qualitative legal. Based on the research results, the provisions regarding the right of archipelagic sea lane passage is regulated in Article 53 of UNCLOS 1982. As an implementation of this article, the Indonesian government has issued Law Number 6 of 1996 concerning Indonesian Waters and Government Regulation Number 37 of 2002 concerning the Rights and Obligations of Foreign Ships and Aircraft in exercising the Right of Archipelagic Sea Lane Passage. In the case of IASLs violation by MT. Freya and MT. Horse, the Batam District Court decided that the two ship captains violated Article 317 jo Article 193 paragraph 1 of Law Number 17 of 2008 concerning Shipping. The captain of MT. Freya also violated Article 104 of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. | |
| 34297 | 37258 | I1C017085 | ANALISIS FITOKIMIA DAN UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR ENDOFIT DARI BUNGA LEMPUYANG GAJAH (Zingiber zerumbet (L.) Roscoe ex Sm) YANG DIKULTIVASI PADA BERAS MERAH | Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi terhadap mikroba patogen. Jamur endofit dapat dijadikan alternatif penghasil senyawa bioaktif. Tanaman lempuyang gajah (Zingiber zerumbet) diketahui mengandung senyawa aktif yang berpontesi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies jamur endofit, kandungan metabolit sekunder dan mengetahui aktivitas antibakteri dari jamur endofit bunga Z. zerumbet. Bunga Z. zerumbet yang masih segar dikultur pada media Potatoes Dextrose Agar (PDA) hingga diperoleh isolat jamur murni, kemudian diidentifikasi secara morfologi dan molekuler. Isolat jamur dikultivasi pada media beras merah dan beras putih kemudian diekstraksi dengan etil asetat menggunakan shaker selama 24 jam. Kemudian, diidentifikasi kandungan kimia ekstrak jamur endofit dengan metode High Perfomance Liquid Chromatography (HPLC) dan Kromtografi lapis Tipis (KLT). Selanjutnya ekstrak jamur endofit diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jamur endofit yang diisolasi dari bunga Z. zerumbet teridentifikasi sebagai Aspergillus flavus. Berdasarkan profil kromatogram HPLC ekstrak jamur endofit A. flavus di media beras merah menunjukkan pola spektrum UV yang berbeda dengan ekstrak jamur A. flavus di media beras putih dan ekstrak media beras merah pada waktu retensi 3,618 dan 4,697. Berdasarkan profil KLT ekstrak etil asetat A. flavus yang dikultivasi pada media beras merah mengandung senyawa flavonoid dan terpenoid/steroid. Ekstrak etil asetat jamur A. flavus pada konsentrasi 50% menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 16,16 dan 13,33. | Irrational use of antibiotics leads to drugs resistance against pathogenic microbes. Endophytic fungi which can be used as an alternative to produce bioactive compounds. Lempuyang Gajah (Z. zerumbet) plant is known contains active compounds that have the potential as antibacterial. This study aims to identify the endophytic fungus from Z. zerumbet flower and the discovery of their antibacterial activity. Fresh flower of (Z. zerumbet) were cultured on PDA media to obtain pure isolates. The pure isolates produced were identified morphologically and molecularly. Fungus isolates were cultivated on brown rice media and white rice media then extracted with ethyl acetate solvent. Extract was analyzed for phytochemical using TLC and HPLC methods. Furthermore, endophytic fungus extracts were tested for antibacterial activity using Kirby-Bauer disc diffusion method against E. coli and S. aureus bacteria. The results of the Endophytic fungus isolated from the flower of (Z. zerumbet) was identified as Aspergillus flavus. Based on the chromatogram HPLC profile, endophytic fungi extract of A. flavus on brown rice media had a differen UV patterns at retention time of 3,618 and 4,697. Based on the TLC profile, the ethyl acetate extract of the endophytic fungus A. flavus contains flavonoids and terpenoids/steroids. Ethyl acetate extract of A. flavus on brown rice media at a concentration of 50% exhibited antibacterial activity against S. aureus dan E. coli bacteria with inhibition zone diameter of 16,16 and 13,33 mm, respectively. | |
| 34298 | 37260 | F1C018022 | “Penggunaan Media Baru Dalam Upaya Adaptasi HAFECS Membangun Keterampilan Mengajar Guru di Masa Pandemi “ (Studi Kasus Penggunaan Platform GuruInovatif.id oleh HAFECS Indonesia) | Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) merupakan lembaga konsultan pendidikan khususnya untuk guru dalam kegiatan pengajaran di kelas. HAFECS menawarkan sesi pelatihan yang dapat diikuti secara offline. Namun, pandemi Covid-19 mengharuskan HAFECS untuk beradaptasi dengan beralih format sesi pelatihan dari offline menjadi online. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara HAFECS mempertahankan keberlangsungan sesi pelatihanannya dengan menggunakan media baru untuk beradaptasi atas kondisi pandemi khususnya dalam menggunakan platform GuruInovatif.id. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme, dengan New Media Theory dan Social Information Processing Theory (SIP) sebagai teori yang membantu peneliti untuk mengkaji hasil penelitian yang diperoleh di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, interview mendalam, dan dokumentasi. Interview atau wawancara dilakukan dengan 6 (enam) informan yang terdiri dari 3 (tiga) orang berasal dari kelompok trainer, dan 3 (tiga) orang dari kelompok peserta training. Kesimpulan dari penelitian ini yakni terdapat 6 (enam) sesi pelatihan yang dilaksanakan melalui 7 (tujuh) media yakni, website, WhatsApps, Zoom, Telegram, Youtube, Instagram dan Google Form. Interaksi selama sesi pelatihan online berlangsung dua arah, namun terdapat kendala yang menghambat keberlangsungan sesi yakni berkaitan dengan jaringan internet. HAFECS dan GuruInovatif.id juga memformulasikan format baru pelatihan yakni dengan membuat sesi hybrid untuk mempertahankan jangkauan agar tetap luas, sekaligus mempertahankan pertukaran isyarat sosial. | Highly Functioning Education Consulting Services (HAFECS) is an educational consulting agency, especially for teachers in classroom teaching activities. HAFECS offers training sessions that can be followed offline. However, the Covid-19 pandemic required HAFECS to adapt by switching the training session format from offline to online. This study aims to explain how HAFECS maintains the continuity of its training sessions by using new media to adapt to pandemic conditions, especially in using the GuruInovatif.id platform. This study uses a constructivist paradigm, with New Media Theory and Social Information Processing Theory (SIP) as theories that help researchers to examine the results of research obtained in the field. Data collection techniques used are observation, in-depth interviews, and documentation. Interviews were conducted with 6 (six) informants consisting of 3 (three) people from the trainer group, and 3 (three) people from the training participant group. The conclusion of this research is that there are 6 (six) training sessions conducted through 7 (seven) media namely, website, WhatsApps, Zoom, Telegram, Youtube, Instagram and Google Form. The interaction during the online training session was two-way communication, but there were obstacles that hindered the continuity of the session, which was related to the internet network. HAFECS and GuruInovatif.id also formulated a new format of training, by creating a hybrid session to maintain a wide range, while maintaining the exchange of social cues. | |
| 34299 | 37261 | A1C018019 | ANALISIS KARAKTERISTIK BIOETANOL BERBASIS LIMBAH JAMBU AIR (Syzygium aqueum) DENGAN PENAMBAHAN PUPUK NPK DAN LAMA FERMENTASI | Bioetanol merupakan salah satu sumber bahan bakar alternatif yang diproduksi dari tumbuhan, dimana memiliki keunggulan mampu menurunkan emisi CO2 hingga 18%. Proses pembuatan bioetanol terdiri dari beberapa tahapan yaitu persiapan alat dan bahan, pengujian kadar air, penghalusan, perhitungan kadar gula sebelum fermentasi, fermentasi, perhitungan kadar gula reduksi, destilasi, perhitungan kadar etanol. Fermentasi menjadi tahapan penting dalam pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui karakteristik bioetanol yang dihasilkan dari limbah jambu air dan mengetahui pengaruh lama fermentasi dan penambahan pupuk NPK terhadap bioetanol yang dihasilkan. Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah limbah jambu air. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor: NPK (0 g, 15 g, 20 g, dan 25 g) menjadi konsentrasi NPK (0%, 7,5%, 10%, dan 12,5%) dan fermentasi (2, 4, 6 hari). Pengujian karakteristik bioetanol meliputi nilai kadar air, kadar gula sebelum fermentasi, kadar gula setelah fementsi, kadar bioetanol, dan rendemen bioetanol. Parameter yang dijadikan acuan sesuai dengan standar mutu bioetanol Indonesia. Karakteristik limbah jambu air yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki kadar air sebesar 85,148% bb, kadar gula sebelum fermentasi 0,158% m/v Sedangkan karakteristik bioetanol yg dihasilkan rata-rata kadar gula reduksi terbaik sebesar 0,123% m/v pada konsentrasi NPK 7,5% dan lama fermentasi 2 hari. Kadar bioetanol terbaik dihasilkan pada konsentrasi 10% sebesar 3,280% m/v pada lama fermentasi 4 hari. Rendemen bioetanol terbaik pada konsentrasi NPK 10% pada waktu 4 hari yaitu sebesar 0,215% v/v. 2. Perlakuan konsentrasi NPK berpengaruh nyata terhadap kadar gula reduksi, kadar bioetanol, dan rendemen bioetanol. Namun, lama fermentasi dan interaksinya dengan konsentrasi NPK berpengaruh tidak nyata terhadap kadar gula reduksi, kadar bioetanol juga rendemen bioetanol. Kata kunci: bioetanol, limbah jambu air, lama fermentasi. | Bioethanol is an alternative fuel source produced from plants, which has the advantage of being able to reduce CO2 emissions by up to 18%. The process of making bioethanol consists of several stages, namely preparation of tools and materials, testing of water content, refining, calculation of sugar content before fermentation, fermentation, calculation of reducing sugar content, distillation, calculation of ethanol content. Fermentation is an important step in the manufacture of bioethanol. This study aims to determine the characteristics of bioethanol produced from guava waste and to determine the effect of fermentation time and the addition of NPK fertilizer on the bioethanol produced. The main material used in this research is guava waste. This study used a completely randomized design (CRD) with a factorial pattern. This study consisted of 2 factors: NPK (0 g, 15 g, 20 g, and 25 g) to NPK concentrations (0%, 7.5%, 10%, and 12.5%) and fermentation (2, 4, 6 days). Testing of bioethanol characteristics includes the value of water content, sugar content before fermentation, sugar content after fermentation, bioethanol content, and bioethanol yield. Parameters used as reference are in accordance with Indonesian bioethanol quality standards. The characteristics of the guava waste produced in this study had a water content of 85.148% wt, sugar content before fermentation was 0.158% m/v While the characteristics of bioethanol produced an average of the best reducing sugar content of 0.123% m/v at an NPK concentration of 7.5 % and 2 days of fermentation. The best bioethanol content was produced at a concentration of 10% at 3.280% m/v at 4 days of fermentation. The best bioethanol yield at 10% NPK concentration for 4 days was 0.215% v/v. 2. The treatment of NPK concentration had a significant effect on reducing sugar content, bioethanol content, and bioethanol yield. However, the duration of fermentation and its interaction with NPK concentration had no significant effect on reducing sugar content, bioethanol content and bioethanol yield. Keywords: bioethanol, guava waste, fermentation time | |
| 34300 | 37262 | C1C018066 | PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PERSEPSI RISIKO, DAN OVERCONFIDENCE TERHADAP KEPUTUSAN BERINVESTASI DI PASAR MODAL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, persepsi risiko, dan overconfidence terhadap keputusan investasi dengan minat investasi sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok investor saham di Kabupaten Klaten. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan data diambil dari responden menggunakan kuesioner melalui google form. Data yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 66 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitia ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varian atau variance based dengan menggunakan alternatif Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Literasi Keuangan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal, (2) Persepsi Risiko berpengaruh positif terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal, (3) Overconfidence berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal, (4) Minat Investasi berpengaruh positif terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal, (5) Literasi Keuangan berpengaruh positif terhadap Minat Investasi di Pasar Modal, (6) Persepsi Risiko berpengaruh positif terhadap Minat Investasi di Pasar Modal, (7) Overconfidence berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Minat Investasi di Pasar Modal, (8) Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal melalui Minat Investasi sebagai variabel intervening, (9) Persepsi Risiko memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal melalui Minat Investasi sebagai variabel intervening, dan (10) Overconfidence memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal melalui Minat Investasi sebagai variabel intervening | This study aims to determine the effect of financial literacy, risk perception, and overconfidence on investment decisions with investment interest as an intervening variable. The population in this study is a group of stock investors in Klaten Regency. The sampling method in this study used a purposive sampling method and data was taken from respondents using a questionnaire via google form. The data obtained in this study were 66 respondents. The data analysis technique used in this study is Structural Equation Modeling (SEM) based on variance or variance based using the Partial Least Square (PLS) alternative. The results of the study show that: (1) Financial Literacy has no significant positive effect on Investment Decisions in the Capital Market, (2) Risk Perception has a positive effect on Investment Decisions in the Capital Market, (3) Overconfidence has a positive and insignificant effect on Investment Decisions in the Capital Market, (4) Investment Interest has a positive effect on Investment Decisions in the Capital Market, (5) Financial Literacy has a positive effect on Investment Interest in the Capital Market, (6) Risk Perception has a positive effect on Investment Interest in the Capital Market, (7) Overconfidence has a positive and insignificant effect on Investment Interest in the Capital Market, (8) Financial Literacy has a positive influence on Investment Decisions in the Capital Market through Investment Interest as an intervening variable, (9) Risk Perception has a positive influence on Investment Decisions in the Capital Market through Investment Interest as an intervening variable, and (10) Overconfidence has influence positive spirit is not significant on Investment Decisions in the Capital Market through Investment Interest as an intervening variable |