Artikelilmiahs
Menampilkan 34.181-34.200 dari 49.948 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 34181 | 37971 | H1D018054 | SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENJUALAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS ETNIK COFFESHOP PURWOKERTO) | Proses pemesanan dan penjualan adalah proses yang menentukan siklus dari sebuah usaha, sayangnya pada zaman digitalisasi seperti ini masih banyak usaha yang masih menerapkan proses pemesanan dan penjualan secara konvensional. Yang dimana proses pemesanan dan penjualan secara konvensional terdapat banyak kekurangannya dalam pengolahan data. Dalam hal ini etnik coffeshop masih menerapkan pengolahan data pemesanan dan penjualan secara konvensional dan ingin menerapkan sebuah sistem informasi berbasis web untuk mempermudah dalam pengolahan data pemesanan dan penjualan. Dengan tujuan itulah penelitian ini dilakukan, dengan tahapan metode penelitian yang dilakukan yaitu. Wawancara, observasi, analisis, dan pengembangan. Pada tahap pengembangan ini ditentukan nya metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu menggunakan waterfall. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi pemesanan dan penjualan berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data pemesanan dan penjualan mulai dari stok barang, pemesanan dan penjualan, serta terdapat fitur pemesanan secara take away dan delivery order untuk mempermudah pemesanan bagi pembeli. sistem informasi pemesanan dan penjualan ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP yang dipadukan dengan framework laravel dan database MYSQL. | The ordering and selling process is a process that determines the cycle of a business, my goodness, in this era of digitalization, there are still many businesses that still apply the conventional ordering and sales process. Which is where the conventional ordering and sales process has many shortcomings in data processing. In this case, the coffeeshop ethnic still applies conventional data ordering and sales and wants to implement a web-based information system to facilitate the processing of ordering and sales data. With the purpose of this research, the stages of the research method carried out are. Interview, observation, analysis, and development. At this stage of development, the system development method used is determined by using a waterfall. This research produces a web-based ordering and sales information system that can be used to manage ordering and sales data from stock, ordering and sales, and there are take away and delivery order features for easy ordering for buyers. This ordering and sales information system is designed using the PHP programming language combined with the Laravel framework and the MYSQL database. | |
| 34182 | 37172 | F1C018059 | BISNIS TES COVID-19 LUHUT PANJAITAN DAN ERICK THOHIR DI MEDIA: ANALISIS FRAMING KORAN TEMPO DAN REPUBLIKA ONLINE PERIODE NOVEMBER 2021 | Mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia memberi kesempatan banyak orang untuk meraup keuntungan. Salah satu bisnis yang menjamur di Indonesia adalah banyak bermunculannya laboratorium tes usap Covid-19. Kemunculan laboratorium tersebut seiring dengan kebijakan penyertaan hasil bebas Covid-19 bagi masyarakat yang hendak memasuki ruang publik atau berpergian jauh. Laporan Tempo pada Bulan November 2021 menyebut adanya afiliasi dua menteri negara, Erick Thohir dan Luhut Panjaitan, dengan salah satu perusahaan tes deteksi Covid-19, GSI Lab. Laporan tersebut membuat media massa lainnya ikut meliput pemberitaan polemik tersebut termasuk Republika Online. Penelitian ini bermaksud untuk menemukan bagaimana perbedaan cara pandang dua media massa, koran Tempo dan Republika Online, dalam isu yang sama melalui framing media. Metodologi penelitian ini menggunakan metode analisis framing Robert Entman dengan menggunakan paradigma konstruktivis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat interpretatif. Pada penelitian ini ditemukan koran Tempo memiliki bias kecendrungan mengkritik pemerintah dan pejabat yang terlibat sementara Republika Online memiliki bias pembelaan kepada pemerintah yang lebih terkhusus kepada Erick Thohir. | The outbreak of the Covid-19 virus in Indonesia has given many people the opportunity to gaining profit. One of the businesses that are blooming in Indonesia is that many Covid-19 swab test laboratories have sprung up. The emergence of the laboratory is in line with the policy for the addition of Covid-19-free results for people who want to enter public spaces or travel long distances. Tempo’s report in November 2021 stated that there were two state ministers, Erick Thohir and Luhut Panjaitan, affiliated with Covid-19 detection test companies, GSI Lab. The report prompted other mass media to cover the polemic, including Republika Online. This study aims to find out how the perspectives of the two mass media, koran Tempo and Republika Online, differ on the same issue through media framing. This research methodology uses Robert Entman's framing analysis method by using the constructivist paradigm. This type of research is a qualitative interpretative research. In this study, there is a tendency for koran Tempo to criticize the government and the elites who involved in the entire polemic, while Republika Online, in the other hand, is biased in defense of the government, which is more specifically to Erick Thohir. | |
| 34183 | 37173 | H1A018017 | ANALISIS PERKIRAAN KONSUMSI ENERGI LISTRIK HARIAN BERBASIS MACHINE LEARNING MENGGUNAKAN MODEL LONG SHORT TERM MEMORY DI RUKO DARMAWANGSA, JAKARTA SELATAN | Dalam penelitian ini dilakukan peramalan konsumsi energi listrik ruko dengan pasokan listrik 1-phase yang berasal dari satu trafo distribusi di area ruko Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan selama satu bulan yaitu pada bulan Juli 2022 menggunakan metode artificial neural network (ANN) yaitu arsitektur Long Short Term Memory (LSTM) yang berbasis Machine Learning. Dari model LSTM yang dibentuk menggunakan framework tensorflow keras. Model memiliki 100 buah node input yang dapat dilihat pada input shape dan sekaligus sebagai layer pwrtama. Untuk layer keduanya yaitu dropout dengan nilai input pada layer-nya yaitu (0.2) dan untuk layer ketiga adalah dense dengan nilai inputnya yaitu 1. Pada hasil pengujian didapat nilai prediksi pada interval waktu 400 jam pertama dan untuk pengujian kedua didapat nilai prediksi pada interval waktu 100 jam dimana 100 jam ini terletak diantara interval waktu jam ke 200 sampai jam ke 300. Dari hasil pengujian kedua waktu prediksi tersebut didapat performansi nilai RMSE sebesar 0.042 dan nilai loss function sebesar 0.036. Dengan nilai RMSE dan nilai loss function tersebut, maka dapat dikatan nilai hasil prediksi tersebut . | In this study, it was carried out forecasting the electricity consumption of shophouses with 1 phase electricity supply originating from a distribution transformer in the Dharmawangsa shophouse area, Kebayoran Baru, South Jakarta for one month, namely in July 2022 using an artificial neural network (ANN) is architecture Long Short Term Memory (LSTM) method based on Machine Learning. From the LSTM model that is formed using a hard tensorflow framework. The model has 100 input nodes that can be seen in the input shape and also as the first layer. The second layer is dropout with the input value on the layer (0.2) and for the third layer is dense with the input value is 1. In the test results, the prediction value is obtained at the first 400 hour time interval and for the second test, the prediction value is obtained at the 100 hour time interval where 100 hours is located between the 200 hour time interval to the 300 hour time interval. RMSE is 0.042 and the loss function value is 0.036. With the RMSE value and the loss function value, it can be said that the predicted value is quite good and optimal. | |
| 34184 | 37972 | A1C018075 | PENYERAPAN ETILEN MENGGUNAKAN KOMBINASI KALIUM PERMANGANAT DAN ARANG TEMPURUNG KELAPA UNTUK MEMPERLAMBAT KEMATANGAN BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) | Buah tomat setelah pemanenan masih melakukan proses metabolisme sehingga berpotensi mengalami kerusakan. Buah tomat setelah timbul warnah merah 10% sampai dengan 20% hanya bisa tahan sampai maksimal tujuh hari pada suhu kamar, kerusakan ini akan terjadi apabila tidak ada perlakuan pada penyimpanan. buah tomat juga memiliki kadar air yang sangat tinggi sehingga menyebabkan tomat cepat rusak buah tomat memiliki kadar air yang mencapai 94% dari berat totalnya. Senyawa dalam buah tomat diantaranya saloni 0,007%, saponin, asam folat, asam malat, vitamin C, bioflavonoid (termasuk likopen), mineral dan histimin. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan bahan penyerap etilen kalium permanganat memberikan pengaruh terhadap proses penghambatan pematangan, dengan dapat ditekannya produksi etilen. Perlakuan bahan penyerapan etilen kalium permanganat menggunakan briket arang tempurung kelapa mampu mempertahankan susut bobot, kekerasan, padatan terlarut total buah tomat selama 10 hari. Dengan perlakuan 2 gram absorber, 5 gram absorber, 8 gram absorber. Model kinetika reaksi dapat digunakan untuk menghitung susut bobot, kekerasan, padatan terlarut total (PTT), warna buah tomat baik itu menggunakan ordo 0 maupun ordo 1. | Tomatoes after harvesting are still undergoing a metabolic process, therefore this has the potential to be decay. Tomatoes after showing a red color of 10% to 20% can only last up to a maximum of seven days at room temperature and this decay will occur if there is no treatment on storage. The water content in tomatoes is also very high, causing rapid spoilage. Tomatoes have a moisture content of up to 94% of their total weight. Compounds in tomatoes include saloni 0.007%, saponin, folic acid, malic acid, vitamin C, bioflavonoids (including lycopene), minerals and histimin. The results showed that the treatment of ethylene potassium permanganate absorbent material had an effect on the process of inhibiting ripening, by suppressing ethylene production. Treatment of ethylene potassium permanganate absorption material using coconut shell charcoal briquettes was able to maintain weight loss, hardness, total dissolved solids for 10 days. With the treatment of 2 grams of absorber, 5 grams of absorber, 8 grams of absorber. Reaction kinetics model can be used to calculate weight loss, hardness, total dissolved solids, tomato fruit color using either ordo 0 or ordo 1. | |
| 34185 | 37176 | A1H020007 | KAJIAN STATUS UNSUR HARA FOSFOR DAN SERAPANNYA OLEH TANAMAN PADI SAWAH DI DAS SERAYU KECAMATAN PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGGA | Luas panen padi di Kecamatan Padamara pada tahun 2019 yaitu 2.464 Ha sedangkan produksi padi sebesar 13.328 ton, dan didapatkan rata-rata produksi padi yaitu 54,10 Kw/Ha. Penurunan produktivitas padi diduga karena pemberian pemupukan fosfor yang belum sesuai dengan dosis pemupukan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat status unsur hara fosfor serta mengetahui korelasi unsur hara fosfor dengan hasil tanaman dan mengetahui rekomendasi pemupukan fosfor yang efektif untuk budidaya padi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey lapangan dan penedekatan purposive sampling untuk penentuan lokasi titik sampel menggunakan peta SLH yang di overlay dengan Peta Administrasi, Peta Jenis Tanah, Peta Kelerengan dan Peta Penggunaan Lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran usnur hara fosfor di Kecamatan Padamara memiliki status unsur hara yang sangat rendah hingga sangat tinggi. Hubungan korelasi fosfor dengan hasil tanaman memiliki korelasi positif yang lemah. Kebutuhan pupuk fosfor yang direkomendasikan di Kecamatan Padamara berkisar 15,29 kg P2O5 /ha atau setara dengan 42,47 kg SP-36/ha dan 33,98 kg TSP/ha. | The rice harvested area in Padamara District in 2019 was 2,464 Ha while rice production was 13,328 tons, and the average rice production was 54.10 Kw/Ha. The decrease in rice productivity is thought to be due to the application of phosphorus fertilization that is not in accordance with the right fertilization dose. This study aims to determine the level of phosphorus nutrient status as well as determine the correlation of phosphorus nutrients with crop yields and determine recommendations for effective phosphorus fertilization for rice cultivation. This research was conducted using a field survey method and a purposive sampling approach to determine the location of the sample points using an SLH map overlaid with an Administration Map, Soil Type Map, Slope Map and Land Use Map. The results showed that the distribution of phosphorus nutrients in Padamara District had very low to very high nutrient status. The correlation between phosphorus and crop yields has a weak positive correlation. The recommended phosphorus fertilizer requirement in Padamara District is around 15.29 kg P2O5/ha or equivalent to 42.47 kg SP-36/ha and 33.98 kg TSP/ha. | |
| 34186 | 38201 | I1D018055 | PERBANDINGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DAN BODY IMAGE ANTARA REMAJA BERISIKO ANOREXIA NERVOSA DAN TIDAK BERISIKO ANOREXIA NERVOSA DI UNSOED | Anoreksia nervosa merupakan gambaran dari berat badan seseorang yang cenderung rendah dimana dia akan merasakan cemas yang berlebih terhadap body image dirinya dan menyebabkan remaja melakukan diet yang tidak tepat, maka dibutuhkannya pengetahuan gizi sehingga perilaku individu dalam mengkonsumsi makanan lebih baik. Tujuan dilakukan penelitian ini mengetahui perbandingan pengetahuan gizi seimbang dan body image antara remaja berisiko anorexia nervosa dan tidak. Penelitian dilakukan dengan observasional analitik, pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel seb anyak 106 mahasiswa menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner yang digunakan untuk variabel pengetahuan gizi, body image, anorexia nervousa, diukur dengan menggunakan Self Administered Questionnaire (QuesCA), Body Shape Questionnaire (BSQ-16B), dan Eating Attitude Test (EAT-26). Analisis data dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbandingan antara pengetahuan gizi (p=0,002), body image (p=0,019) pada remaja dengan risiko anorexia nervosa dan tidak berisiko anorexia nervosa di UNSOED. Sehingga terrdapat perbandingan pengetahuan gizi dan body image antara remaja yang berisiko anorexia nervosa dan tidak berisiko anorexia nervosa pada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. | Anorexia nervosa is a picture of a person's body weight which tends to be low where he will feel excessive anxiety about his body image and cause adolescents to do an improper diet, so nutritional knowledge is needed so that individual behavior in consuming food is better. The purpose of this study was to find out the comparison of balanced nutrition knowledge and body image between adolescents at risk of anorexia nervosa and those without. The study was conducted using an analytic observational, cross-sectional approach. The total sample is 106 students using simple random sampling technique. The questionnaire used for the variable knowledge of nutrition, body image, anorexia nervousa, was measured using the Self Administered Questionnaire (QuesCA), Body Shape Questionnaire (BSQ-16B), and Eating Attitude Test (EAT-26). Data analysis with chi-square test. The results showed that there was a comparison between nutritional knowledge (p=0.002), body image (p=0.019) in adolescents with anorexia nervosa risk and not at risk for anorexia nervosa at UNSOED. There is a comparison between nutritional knowledge and body image among adolescents who are at risk of anorexia nervosa and not at risk of anorexia nervosa at Jenderal Sudirman University students. | |
| 34187 | 37175 | B1A018050 | Potensi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat (BAL) Asal Sedimen Mangrove Pantai Logending Sebagai Penghasil Eksopolisakarida | Mangrove merupakan ekosistem dengan produktivitas primer tinggi yang memiliki peranan penting di muara dan pesisir pantai. Bakteri yang terdapat di sedimen mangrove pantai Logending salah satunya yaitu isolat bakteri asam laktat (BAL). Isolat bakteri asam laktat (BAL) berpotensi menghasilkan eksopolisakarida (EPS), EPS merupakan polimer polisakarida yang disekresikan oleh mikroba keluar dinding sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi EPS dari isolat BAL asal sedimen mangrove pantai Logending, mengetahui kemampuan antibakteri EPS terhadap bakteri patogen Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, dan mengidentifikasi isolat BAL yang menghasilkan EPS tertinggi. Hasil dari screening 12 isolat BAL menggunakan MRSA+sukrosa 10%, 11 isolat diantaranya mampu menghasilkan EPS. Produksi EPS dilakukan dengan menumbuhkan kultur pada media MRSB+sukrosa 10% dan dipisahkan dengan metode sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi EPS dari 11 isolat BAL asal sedimen magrove sebesar 55-1625 mg/L. Tiga isolat terbaik dengan rendemen tertinggi yaitu isolat LG-7, LG-90, dan LG-107 memiliki kemampuan antibakteri kategori sedang terhadap E. coli dan S. aureus yaitu dengan diameter zona hambat 7,04-8,35 mm. Isolat LG-90 dan LG-107 memiliki karakter fenetik serupa dengan genus Lactobacillus, sedangkan isolat LG-7 memiliki karakter fenetik serupa dengan genus Bacillus. | Mangroves are ecosystems with high primary productivity that have an important role in estuaries and coastal areas. One of the bacteria found in the mangrove sediments of the Logending beach is lactic acid bacteria (LAB). Isolate of lactic acid bacteria (LAB) has the potential to produce exopolysaccharide (EPS), EPS is a polysaccharide polymer that is secreted by microbes outside the cell wall. This study aimed to determine the EPS potential of LAB isolates from mangrove sediments at the Logending coast, to determine the antibacterial ability of EPS against pathogenic bacteria Escherichia coli and Staphylococcus aureus, and to identify LAB isolates that produced the highest EPS. The results of the screening of 12 LAB isolates using MRSA + 10% sucrose, 11 isolates were able to produce EPS. EPS production was carried out by growing cultures on MRSB + 10% sucrose media and separated by centrifugation method. The yield EPS production of 11 LAB isolates from mangrove sediments was 55-1625 mg/L. The three best isolates with the highest yields, namely isolates LG-7, LG-90, and LG-107 had moderate antibacterial ability against E. coli and S. aureus, with an inhibition zone diameter of 7.04-8.35 mm. The isolates LG-90 and LG-107 had similar phenetic characters to the genus Lactobacillus, while isolates LG-7 had similar phenetic characters to the genus Bacillus. | |
| 34188 | 37178 | A1F015040 | Pengaruh Variasi Suhu Dan Lama Fermentasi Terhadap Karakteristik Fisikokimia Dan Sensori Coconut Aminos | Kecap merupakan salah satu bahan makanan yang terbuat dari kacang kedelai kuning atau hitam yang memiliki rasa manis atau asin. Kandungan protein yang tinggi pada kedelai dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang. Nira kelapa dapat digunakan sebagai pensubstitusi produk kecap berbahan baku kedelai yang disebut coconut aminos. Coconut aminos merupakan produk sejenis kecap asin dengan nira kelapa sebagai bahan baku dan tanpa ada penambahan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu fermentasi dan lama fermentasi terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori coconut aminos. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang dikaji meliputi suhu fermentasi (S) dengan tiga taraf yaitu suhu fermentasi 30oC (S1); suhu fermentasi 40oC (S2); dan suhu fermentasi 50oC (S3), serta faktor lama fermentasi (L) dengan tiga taraf yaitu lama fermentasi 15 hari (L1); lama fermentasi 30 hari (L2); dan lama fermentasi 45 hari (L3). Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi variabel fisikokimia dan sensori coconut aminos. Data variabel fisikokimia dan sensori dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf 5%. Apabila hasil analisis menunjukkan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu fermentasi meningkatkan nilai pH, total padatan terlarut, dan menurunkan nilai kadar air coconut aminos. Lama fermentasi menurunkan nilai pH coconut aminos. Kombinasi perlakuan suhu fermentasi 50oC dengan lama fermentasi 15 hari merupakan kombinasi perlakuan terbaik yang menghasilkan coconut aminos berwarna coklat, aroma yang sedikit khas, kenampakan yang sedikit jernih, rasa yang asin, dengan tingkat kesukaan terhadap produk coconut aminos sedikit suka. | Soy sauce is a food ingredient made from yellow or black soybeans that have a sweet or salty taste. The high protein content in soybeans can cause allergies in some people. Coconut sap can be used as a substitute for soy sauce products made from soybeans called coconut aminos. Coconut aminos is a kind of soy sauce product with coconut sap as raw material and without the addition of soy. This study aims to determine the effect of fermentation temperature and fermentation time on the physicochemical and sensory characteristics of coconut aminos. This study used a Randomized Block Design (RAK). The factors studied include the fermentation temperature (S) with three levels, namely the fermentation temperature of 30oC (S1); fermentation temperature 40oC (S2); and a fermentation temperature of 50oC (S3), as well as a factor of fermentation time (L) with three levels, namely 15 days of fermentation (L1); fermentation time 30 days (L2); and 45 days of fermentation (L3). The variables observed in this study included physicochemical and sensory variables of coconut aminos. Data on physicochemical and sensory variables were analyzed using analysis of variance at the 5% level. If the results of the analysis show a significant effect, then proceed with the Duncan Multiple Range Test (DMRT) test. The results showed that the fermentation temperature increased the pH value, total dissolved solids, and decreased the water content of coconut aminos. The length of fermentation lowers the pH value of coconut aminos. The combination of 50oC fermentation temperature treatment with 15 days of fermentation is the best combination treatment that produces brown coconut aminos, slightly distinctive aroma, slightly clear appearance, salty taste, with a slight liking for coconut aminos products. | |
| 34189 | 37179 | L1C015030 | KELIMPAHAN LARVA UDANG PENAIDAE SECARA TEMPORAL DI PANTAI TIMUR SEGARA ANAKAN, KABUPATEN CILACAP | Segara Anakan merupakan muara yang dialiri beberapa sungai, keberadaannya sangat mempengaruhi perubahan kondisi perairan. Hal ini mempengaruhi hidup dan stok udang daerah asuhan larva. Kelimpahan larva udang di perairan tergantung pada kondisi lingkungan perairan dan daya rekrutmen masing-masing spesies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kelimpahan larva udang pada tahun 2018 -2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Hasil yang didapat adalah sebanyak 6 jenis spesies yaitu : Nauplius Sp, Jaxea Nocturna, Lucifer Reynaudii, Mesopodopsis Slabberi, Penaeus Merguiensis, Panaeus Mondon. Kelimpahan larva udang tertinggi pada Pantai timur segara anakan cilacap pada tahun 2018 – 2019 berkisar antara 0,25 – 7,90 indv/m3 dengan rincian pada tahun 2018 yaitu 0,25 – 3, 06 indv/m3 dan pada tahun 2019 yaitu 1, 27 – 7,90 indv/m3. | Segara Anakan is an estuary that is fed by several rivers, its existence greatly influences changes in water conditions. This affects the survival and stock of shrimp in larval rearing areas. The abundance of shrimp larvae in the waters depends on the environmental conditions of the waters and the recruitment power of each species. The purpose of this study was to determine the type and abundance of shrimp larvae in 2018 -2019. The research method used is a survey method. The results obtained were as many as 6 species, namely: Nauplius Sp, Jaxea Nocturna, Lucifer Reynaudii, Mesopodopsis Slabberi, Penaeus Merguiensis, Panaeus Mondon. The highest abundance of shrimp larvae on the east coast of Segara Anak Cilacap in 2018 – 2019 ranged from 0.25 – 7.90 indv/m3 with details in 2018 which was 0.25 – 3.06 indv/m3 and in 2019 it was 1, 27 – 7.90 indv/m3. | |
| 34190 | 37180 | A1D018086 | Status Unsur Hara K dan Serapan K Tanaman Padi di Sub Klawing DAS Serayu Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga | Analisi status unsur hara merupakan kegiatan untuk meninjau kajian pemberian rekomendasi pemupukan spesifikasi lokasi sesuai dengan kebutuhan tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status unsur hara K di lahan sawah yang digunakan untuk budidaya tanaman padi di Sub Klawing, DAS Serayu Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga dan mengetahui rekomendasi pemupukan K yang efektif untuk budidaya padi di lahan sawah di Sub Klawing, DAS Serayu Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 – April 2022 di Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, dan Laboratorium Tanah Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Metode yang digunakan adalah metode survei lapangan secara purposive random sampling. Analisis satuan lahan dilakukan dengan pendekatan analitik fisiografis yang mengelompokkan wilayah survei dalam satuan lahan homogen berdasarkan persamaan wilayah administrasi, kelerengan, jenis tanah, dan penggunaan lahannya. Variabel yang diamati meliputi pH H2O, pH KCl, potensial redoks, DHL, K-tersedia tanah, dan serapan K oleh tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis korelasi antar variabel pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status unsur hara K di Kecamatan Padamara berkisar antara harkat rendah sampai sangat tinggi yaitu dengan nilai 0,14 – 2,35 cmol(+) kg-1 dengan rerata sebesar 0,59 cmol(+) kg-1. Rerata nilai K-tersedia yang berada pada seluruh lahan sawah di Kecamatan Padamara termasuk kategori sedang. Rekomendasi pemupukan K di Kecamatan Padamara berkisar antara K2O 42,56-175,37 kg/ha atau setara dengan pemberian pupuk KCl 70,93-292,28 kg/ha. | Analysis of nutrient status is an activity to review the study of providing recommendations for fertilizer location specifications according to the needs of rice plants. This study aims to determine the status of K nutrients in paddy fields used for rice cultivation in Sub Klawing, Serayu Watershed, Padamara District, Purbalingga Regency and find out recommendations for effective K fertilization for rice cultivation in rice fields in Sub Klawing, Serayu Watershed, Padamara District. , Purbalingga Regency. The research was carried out in December 2021 – April 2022 in Padamara District, Purbalingga Regency, and the Land Resources Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The method used is a field survey method by purposive random sampling. The land unit analysis was carried out using a physiographical analytical approach which groups the survey area into homogeneous land units based on the administrative area equation, slope, soil type, and land use. Variables observed included pH H2O, pH KCl, redox potential, DHL, K-available soil, and K uptake by plants. The data obtained were analyzed using correlation analysis between observational variables. The results showed that the K nutrient status in Padamara District ranged from low to very high, with a value of 0.14 – 2.35 cmol(+) kg-1 with an average of 0.59 cmol(+) kg-1. The average K-available value in all paddy fields in Padamara District is in the medium category. Recommendations for K fertilization in Padamara District ranged from K2O 42.56-175.37 kg/ha or equivalent to KCl fertilizer application of 70.93-292.28 kg/ha. | |
| 34191 | 37165 | C1B017072 | PENGARUH JOB EMBEDDEDNESS, WORK ENGAGEMENT, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA GENERASI MILENIAL | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk mengetahui Pengaruh job Embeddedness, work engagement dan kepuasan kerja terhadap Turnover intention karyawan generasi Y (Studi Perusahaan Startup di Jakarta). Responden dalam penelitian ini adalah karyawan generasi milenial yang bekerja pada start-up di DKI Jakarta dan berusia 26-40 tahun sebanyak 113 orang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) menunjukkan bahwa: (1) Job Embeddedness tidak berpengaruh terhadap Turnover Intention. (2) Work engagement tidak berpengaruh terhadap Turnover Intention (3) Kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention. Implikasi dari penelitian ini bagi perusahaan start up untuk meningkatkan kepuasan kerja, perusahaan start up harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan yang pertama lingkungan kerja. Fasilitas kerja yang baik akan menciptakan kenyamanan karyawan. Kedua, kesesuiaan kepribadian serta bakat karyawan dengan pekerjaan. Dengan keseimbangan antara keahlian dan jobdesk yang diberikan maka akan tercipta kepuasan kerja. Ketiga, adanya imbalan dan bonus yang sesuai dengan beban kerja akan menyebabkan karyawan puas dalam bekerja. | This study aims to analyze the effect of job embeddedness, work engagement and job satisfaction on the turnover intention of generation Y employees (Study of Startup Companies in Jakarta). Respondents in this study were employees of the millennial generation who worked at start-ups in DKI Jakarta and aged 26-40 years as many as 113 people. This research method uses quantitative research with sampling technique using purposive sampling. Based on the results of research and data analysis using Statistical Product and Service Solution (SPSS) shows that: (1) Job Embeddedness has no effect on Turnover Intention. (2) Work engagement has no effect on Turnover Intention (3) Job satisfaction has a negative and significant effect on Turnover Intention. The implication of this research for start-up companies is to increase job satisfaction, start-up companies must pay attention to the factors that affect employee job satisfaction, the first is the work environment. Good work facilities will create employee comfort. Second, the suitability of the personality and talents of employees with work. With a balance between the skills and the job desk provided, job satisfaction will be created. Third, the existence of rewards and bonuses that are in accordance with the workload will cause employees to be satisfied at work | |
| 34192 | 37973 | A1D018139 | PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS DAN KUBIS BUNGA PADA BERBAGAI SALINITAS UDARA PADA MEDIA TANAH LAHAN PASIR PANTAI | Peningkatan produktivitas hortikultura masih terhalang berbagai tantangan dan masalah, salah satunya lahan budidaya yang terbatas. Lahan sub-optimal seperti lahan pasir pantai dapat dimanfaatkan, akan tetapi dihadapkan pada angin pesisir yang berkecepatan tinggi dan bergaram. Kubis dan kubis bunga adalah salah satu tanaman yang dapat tumbuh pada lahan pasir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan fisiologi, memperoleh data hasil tanaman, dan menentukan batas toleransi kubis dan kubis bunga terhadap cekaman salinitas udara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis tanaman (kubis dan kubis bunga) dan faktor kedua adalah salintas udara (0 mS, 6 mS, 12 mS, dan 18 mS) dengan tiga kali ulangan. Variabel yang diamati antara lain variabel pertumbuhan dan variabel hasil. Jenis tanaman memberikan pengaruh nyata pada variabel pertumbuhan dan variabel hasil. Tidak terdapat interaksi antara jenis tanaman dan salinitas udara. Kubis dan kubis bunga mengalami penurunan hasil seiring dengan peningkatan taraf salinitas udara. Kubis toleran terhadap cekaman salinitas udara sampai dengan taraf 18 mS, sedangkan kubis bunga medium toleran terhadap cekaman salinitas udara mulai dari taraf 6 mS. | Increasing horticultural productivity is still hindered by various challenges and problems, one of which is limited cultivation land. Sub-optimal land, such as coastal sandy land, can be utilized but is faced with high-speed and salty coastal winds. Cabbage and flower cabbage are two of the plants that can grow on coastal sandy land. This study aims to determine the response of growth and physiology, obtain plant yield data, and determine the tolerance limit of cabbage and cauliflower to air salinity stress. The study was conducted using factorial’s Randomized Complete Block Design (RCBD) method with two factors. The first factor was the plant type (cabbage and cauliflower), and the second factor was air salinity (0 mS, 6 mS, 12 mS, and 18 mS) with three replications. The observed variables were growth variables and yield variables. The results showed that plant type has a significant effect on growth variables and plant yield variables. There is no interaction between plant type and air salinity. Cabbage and cauliflower yield decreased as the air salinity level increased. Cabbage was tolerant to air salinity stress up to 18 mS, while cauliflower was medium tolerant to air salinity stress from 6 mS. | |
| 34193 | 37171 | L1B018014 | FLUKTUASI GENUS FITOPLANKTON DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) DI CV. CEMARASEWU SUMBER REJEKI KABUPATEN CILACAP | Udang vanname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas perikanan yang banyak dibudidayakan dan diminati oleh masyarakat. Pemanfaatan fitoplankton sebagai organisme perairan yang memiliki peran sebagai pakan alami bagi udang vanname. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi genus fitoplankton dan laju pertumbuhan udang vanname yang dibudidayakan di CV. Cemarasewu Sumber Rejeki. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Hasil penelitian menunjukan bahwa genus fitoplankton mengalami fluktuasi selama masa budidaya udang vanname. Keberadaan fitoplankton mampu memberikan pengaruh yang baik terhadap laju pertumbuhan udang vanname. Laju pertumbuhan udang vanname pada tambak penelitian tergolong baik. Hasil yang diperoleh yaitu Pertumbuhan Harian Udang (ADG) 0,38 g, Berat Udang Per Ekor (MBW) 12,35 g, Konversi Rasio Pakan (FCR) 0,85, dan Kelulushidupan (SR) 85,10%. | Vanname shrimp (Litopenaeus vannamei) is a fishery commodity that is widely cultivated and in demand by the community. Utilization of phytoplankton as aquatic organisms that have a role as natural food for vannamei shrimp. This study aims to determine the fluctuations of the phytoplankton and the growth rate of vanname shrimp cultured in CV. Cemarasewu Sumber Rejeki. The method used is the survey method. The results showed that phytoplankton fluctuated during the cultivation of vannamei shrimp. The presence of phytoplankton is able to give a good influence on the growth rate of vanname shrimp. The growth rate of vanname shrimp in the Research Pond is quite good. The results obtained were Avarage Daily Growth (ADG) 0.38 g, Mean Body Weight (MBW) 12.35 g, Feed Conversion Ratio (FCR) 0.85, and Survival Rate (SR) 85.10%. | |
| 34194 | 37181 | F1A018070 | HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DAN KONSEP DIRI ‘ME’ DENGAN SIKAP RELIGIUS SISWA | Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei dengan teknik sampel acak berstrata proporsional sejumlah 117 responden. Metode pengolahan data menggunakan Uji Korelasi Tau Kendall. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) terdapat hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan sikap religius siswa dengan nilai korelasi sebesar 0,241 dan nilai signifikasi 0,000, (2) terdapat hubungan positif antara konsep diri ‘me’ dengan sikap religius siswa dengan nilai korelasi sebesar 0,159 dan nilai signifikasi 0,20, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara konformitas teman sebaya dan konsep diri ‘me’ dengan sikap religius dengan nilai kontribusi variabel bebas sebesar 23,4% dengan variabel terikat. Kedua hipotesis (H1 dan H2) berhubungan positif dengan sikap religius karena konformitas dan konsep diri merupakan salah satu tindakan yang terorganisasi. Beberapa hal yang memengaruhi proses terbentuknya tindakan terorganisasi manusia yaitu imitasi, sugesti, identifikasi dan simpati. Tindakan imitasi responden dalam penelitian ini dapat berupa kemauannya meniru nilai dan norma kelompoknya. Sugesti yang dilakukan responden berupa persepsinya mengenai kelompok sosialnya. Tindakan identifikasi responden digambarkan melalui pengetahuannya mengenai nilai dan norma yang ada di kelompok. Simpati yang dilakukan responden berupa penyesuaiannya terhadap lingkungan sosial. | This study uses a quantitative survey method with a proportional stratified random sample technique of 117 respondents. The data processing method uses the Tau Kendall Correlation Test. The results obtained are: (1) there is a positive relationship between peer conformity and students' religious attitudes with a correlation value of 0.241 and a significance value of 0.000, (2) there is a positive relationship between the self-concept of 'me' and students' religious attitudes with a correlation value of 0.159 and a significance value of 0.20, (3) there is a jointly positive and significant relationship between peer conformity and self-concept 'me' with religious attitudes with the value of the independent variable contribution of 23.4% with the dependent variable. Both hypotheses (H1 and H2) are positively related to religious attitudes because conformity and self-concept are an organized action. Several things that influence the process of forming human organized action are imitation, suggestion, identification and sympathy. The act of imitation of respondents in this study can be in the form of their willingness to imitate the values and norms of their group. Suggestions made by respondents in the form of their perceptions of their social groups. The act of identifying the respondent is described through his knowledge of the values and norms that exist in the group. Sympathy made by respondents in the form of adjustments to the social environment. | |
| 34195 | 37182 | H1A018038 | Prediksi Konsumsi Energi Listrik Tahun 2021-2026 Menggunakan Perangkat Lunak LEAP (Low Emissions Analysis Platform) di UPJ Purbalingga | Purbalingga merupakan salah satu daerah yang pertumbuhan pemakaian listriknya tergolong cukup tinggi dengan rata-rata pertumbuhan jumlah pelanggan PT. PLN (Persero) di wilayah Purbalingga pada tahun 2016-2021 meningkat sebesar 4,39%, disertai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi (PDRB) sebesar 6,42% mengakibatkan meningkatnya rata-rata konsumsi energi listrik di wilayah Purbalingga menjadi sebesar 6,22%. Untuk mengantisipasi ketersediaan energi listrik di Purbalingga maka diperlukannya prediksi konsumsi energi listrik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar jumlah prediksi kebutuhan energi listrik di Purbalingga tahun 2021-2026 dengan menggunakan software LEAP dan mengetahui seberapa besar nilai elastisitas energi yang didapat seiring pertumbuhan ekonomi (PDRB) di wilayah Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode LEAP dengan sekenario BAU (Business As Usual). Hasil analisis dan simulasi pada tahun 2021 diperoleh total konsumsi energi sebesar 272,2 gWh meningkat menjadi 389,8 gWh pada tahun 2026. Selanjutnya yaitu menggunakan software Minitab untuk menganalisis nilai elastisitas energi dengan membandingkan rata-rata pertumbuhan konsumsi energi sebesar 6,82% dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi (PDRB) sebesar 6,33%, sehingga diperoleh nilai elastisitas energinya adalah 1,07. | Purbalingga is one of the areas where the growth in electricity consumption is quite high with an average growth in the number of customers of PT. PLN (Persero) in the Purbalingga area in 2016-2021 increased by 4,39%, accompanied by an increase in economic growth (PDRB) of 6,42% resulting in an increase in the average consumption of electrical energy in the Purbalingga area to 6,22%. To anticipate the availability of electrical energy in Purbalingga, it is necessary to predict the consumption of electrical energy. The purpose of this research is to find out how much the predicted number of electrical energy needs in Purbalingga in 2021-2026 using LEAP software and to find out how much energy elasticity value is obtained along with economic growth (PDRB) in the Purbalingga area. The method used in this study is the LEAP method with the BAU (Business As Usual) scenario. The results of the analysis and simulation in 2021 obtained that the total energy consumption of 272,2 gWh will increase to 389,8 gWh in 2026. Next is using the Minitab software to analyze the value of energy elasticity by comparing the average energy consumption growth of 6,82% with the average economic growth (PDRB) of 6,33%, so that the energy elasticity value is 1,07. | |
| 34196 | 43925 | C1A020006 | Pengaruh Infrastruktur Energi (Listrik, Air Bersih, Gas) Terhadap Produk Domestik Bruto di Indonesia Tahun 2007 - 2022 | Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menganalisis mengenai pengaruh infrastruktur energi listrik, air bersih, dan gas terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Penggunaan energi listrik, air bersih, dan gas dalam lima belas tahun terakhir selalu meningkat secara nasional, tetapi ada beberapa provinsi penggunaan energi listrik, air bersih, dan gas di rata-rata rendah diantaranya Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian terkait pengaruh infrastruktur energi listrik, air bersih, dan gas di Indonesia tahun 2007 – 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah variabel energi listrik, air bersih, dan gas terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan adalam time-series Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Berdasarkan hasil analisis yang telah diperoleh bahwa variabel listrik berpengaruh negatif signifikan dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap PDB. Variabel air bersih berpengaruh negatif tidak siginifikan dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap PDB. Variabel gas berpangaruh positif signifikan secara jangka pendek maupun jangka panjang terhadap PDB. Implikasi penelitian ini yaitu meningkatkan produk domestik bruto melalui penggunaan infrastruktur energi listrik, air bersih, dan gas. Pemerintah daerah harus lebih meningkatkan penyediaan listrik, air bersih, dan gas secara jangka panjang agar pendistribusi ke rumah tangga antar daerah maupun provinsi merata. | This research is a type of quantitative research that analyzes the influence of electricity, clean water and gas energy infrastructure on Gross Domestic Product (GDP) in Indonesia. The use of electrical energy, clean water and gas in the last fifteen years has always increased nationally, but there are several provinces whose use of electrical energy, clean water and gas is on a low average, including Papua Province, West Papua Province, Maluku Province, Maluku North Province and East Nusa Tenggara Province. Therefore, the author is interested in conducting research related to the influence of electrical energy, clean water and gas infrastructure in Indonesia in 2007 - 2022. The aim of this research is to analyze the variables of electrical energy, clean water and gas on Gross Domestic Product (GDP) in the short and long term. This research uses secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analysis technique used is time-series Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Based on the analysis results that have been obtained, the electricity variable has a significant negative effect in the short term and in the long term on GDP. The clean water variable has an insignifican negative effect in the short and long term on GDP. The gas variable has a significant positive effect in the short and long term on GDP. The implication of this research is to increase gross domestic product through the use of electricity, clean water and gas energy infrastructure. Regional governments must further increase the supply of electricity, clean water and gas in the long term so that distribution to households between regions and provinces is even. | |
| 34197 | 38202 | I1A016032 | Literature Riview : Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Komunitas Di Asia Tenggara | Literature Riview : Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Komunitas Di Asia Tenggara | Ltirature Riview : Community-Based Prevention Of Dengue Fever (DHF) Disease In Southeast Asia | |
| 34198 | 37183 | J1D018006 | RELASI KUASA MICHEL FOUCAULT DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI | Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra yang bertujuan mengkaji kekuasaan dalam pandangan Michel Foucoult. Pandangan kekuasaan Michel Foucoult dikenal sebagai teori relasi kuasa. Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan bahwa masyarakat tidak sadar sedang berada dalam kekuasaan melalui konsepsi relasi kuasa. Relasi kuasa bekerja secara terselubung dalam hubungan-hubungan antar masyarakat. Penelitian ini diterapkan dalam subjek novel Tarian bumi untuk mengupas keberadaan bentuk relasi kuasa dan wujud resistensi di dalamnya sehingga bisa memberi gambaran masyarakat mengenai cara kerja relasi kuasa. Peneliti mengumpulkan data penelitian menggunakan metode kepustakaan dan simak catat. Tata cara pengumpulan data peneliti diawali peneliti untuk memperoleh sumber data berupa buku novel Tarian Bumi, sumber data tersebut kemudian akan dibaca dengan cermat untuk mencari indikasi adanya bentuk relasi kuasa serta wujud resistensinya, setelah ditemukan data terindikasi akan dicatat. Kemudian dalam proses analisisnya peneliti menggunakan teori analisis data milik Milles dan Huberman yaitu peneliti akan mereduksi data ke dalam klasifikasi bentuk relasi kuasa dan wujud resistensi kuasa, lalu peneliti akan meyajikan satu persatu data untuk dianalisis, setelahnya peneliti melakukan verifikasi yaitu memastikan hasil analisis data. Hasil analisis data penelitian ini menunjukan terdapat bentuk relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh serta wujud resistensi terhadap relasi kuasa atas pikiran dan relasi kuasa atas tubuh. Relasi kuasa atas pikiran terbagi ke dalam (3) data episteme agama, (8) data episteme budaya, (1) data episteme negara, dan (3) data episteme lembaga. Relasi kuasa atas tubuh terbagi menjadi (6) data tubuh sosial dan (4) data tubuh seksual. Data yang paling dominan dalam relasi kuasa atas pikiran adalah relasi kuasa atas pikiran melalui episteme budaya dikarenakan budaya mengakar kuat di masyarakat dan telah diwariskan lintas generasi. Terdapat data wujud resistensi relasi kuasa atas pikiran berupa (2) data episteme budaya, (1) data episteme negara, dan (1) data episteme lembaga. Resistensi relasi kuasa atas tubuh berupa (2) data tubuh sosial dan (1) tubuh seksual. Data resistensi yang tidak muncul adalah resistensi relasi kuasa atas pikiran melalui episteme agama hal ini dikarenakan agama kerap memberikan pengetahuan yang bersifat dogmatis. | This research is a sociological study of literature that aims to examine power in the view of Michel Foucault. Michel Foucault's view of power is known as the theory of power relations. This research is motivated by the problem that people do not realize that they are controlled by power with the concept of power relations. Power relations work covertly in relations between people. This research is applied on the subject of the Tarian Bumi novel to explore the existence of forms of power relations and forms of resistance in it so that it can give a picture of society about how power relations work. This research is applied to a novel entitled Tarian Bumi as the subject. This novel will be studied to find out the existence of power relations forms and forms of resistance in them so that they can provide an overview to the public about how these power relations work. The researchers collect data using the library method followed by a method called simak catat. The data collection procedure began with the researcher obtaining a data source, that is Tarian Bumi novel. The data source then would be read carefully to find data that has an indication of the power relation forms and forms of resistance. After the data is found, it will be recorded. Then in the analysis process researcher used Milles and Huberman's theory of data analysis, the researcher will reduce the data into the classification of power relations and resistance forms, after that the researcher will be present the data one by one for analysis, after which the researchers verify that is to ensure the results of data analysis. The results of the data analysis of this study indicate that there are forms of power relations over the mind and power relations over the body as well as forms of resistance to power relations over the mind and power relations over the body. The power relation over the mind is divided into (3) data on the episteme of religion, (8) data on the episteme of culture, (1) data on the episteme of the state, and (3) data on the episteme of institutions. Power relations over the body are divided into (6) data on social body and (4) data on sexual body. The most dominant data in the relation of power over the mind is the relation of power over the mind through the episteme of culture because culture is deeply rooted in society and has been passed down from generation to generation. There are data in the form of resistance to power relations over the mind in the form of (2) cultural episteme data, (1) state episteme data, and (1) institutional episteme data. The resistance of power relations over the body is in the form of (2) data about the social body and (1) the sexual body. The resistance data that does not appear is the resistance of power relations over the mind through the episteme of religion, this is because religion often provides dogmatic knowledge. | |
| 34199 | 37184 | P2A020003 | STRATEGI DESA KONSERVASI PADA KAWASAN EKOSISTEM ESENSIAL (KEE) DALAM MENUNJANG TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ( Studi Kasus di Lahan Basah Mangrove Muara Kali Ijo Desa Ayah Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen ) | Kawasan ekosistem esensial lahan basah mangrove Muara Kali Ijo merupakan ekosistem mangrove yang memiliki nilai penting yang berkaitan dengan peran ekosistem kawasan tersebut dalam mendukung kehidupan suatu jumlah yang cukup besar dari satu atau beberapa spesies langka (rare), rentan (vulnerable) atau terancam (endangered), yaitu sebagai habitat buaya muara, beberapa jenis ikan, dan puluhan jenis burung air. Kawasan ini juga bernilai penting bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan sebagai sumber mata pencaharian dan sebagai instrument pengurangan resiko bencana tsunami. Untuk mempertahankan nilai penting dan meningkatkan fungsi kawasan perlu dilakukan pengelolaan kawasan dengan memperhatikan prinsip pelestarian, konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistemnya melalui pelibatan masyarakat sekitar kawasan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk menunjang tingkat kesejahteraannya. Permasalahan yang berpotensi mengancam kelestarian maupun fungsi KEE mangrove diantaranya : a) rendahnya pengetahuan dan penguasaan ketrampilan masyarakat dalam pemanfaatan potensi hasil hutan bukan kayu dan jasa wisata mangrove, b) kurangnya pemahaman para pihak terhadap prinsip konservasi dalam pengelolaan kawasan, c) rendahnya kesepahaman untuk bersinergi dalam pemanfaatan jasa wisata mangrove, d) terbatasnya pendanaan dari para pihak untuk mendukung upaya pengelolaan KEE, e) terjadinya degradasi habitat KEE, dan f) belum maksimalnya pendampingan, pengawasan, penilaian, monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan lingkungan, sehingga diperlukan solusi yang inovatif melalui peningkatan peran serta masyarakat Desa Ayah dalam pengelolaan KEE melalui pembentukan desa konservasi. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) mengidentifikasi kondisi ekologi, ekonomi dan sosial pada kawasan ekosistem esensial lahan basah mangrove Muara Kali Ijo yang mendukung desa konservasi dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Ayah Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, 2) mengetahui implementasi kegiatan desa konservasi pada kawasan ekosistem esensial lahan basah mangrove Muara Kali Ijo yang terlaksana dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Ayah Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumenten, dan 3) membangun strategi pengembangan desa konservasi pada kawasan ekosistem esensial lahan basah mangrove Muara Kali Ijo dalam menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Ayah Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa KEE lahan basah mangrove Muara Kali Ijo memiliki faktor lingkungan yang mendukung aktivitas ekosistem mangrove yaitu memiliki (1) tekstur tanah lempung berpasir, (2) pH air potensial antara 7.38-8.03, (3) salinitas air antara 0.6-19.6 %, (4) DHL antara 1222-31685 µS/cm, (5) TDS antara 795-20585 mg/L, (6) COD antara 9.77-82.5 mg/L, (7) BOD antara 2.12-18.6 mg/L, (8) DO antara 3.09-6.45 mg/L dan (9) NH3N antara 00012-0.1108 mg/L. Berdasarkan hasil analisis vegetasi, kerapatan mangrove pada KEE lahan basah Muara Kali Ijo berkisar antara 1.500 (sedang)-4830 (sangat rapat), yaitu 200-2.800 ind/ha untuk kategori pohon, 400-65.200 ind/ha untuk kategori pancang dan 5.000-67.500 ind/ha untuk kategori semai sedangkan indeks keanekaragaman vegetasi mangrove menunjukan nilai yang rendah yaitu berkisar antara 0,4236-1,5709 pada kategori pohon, 0,4204-1.6067 pada kategori pancang dan 0,1541-0,5236 pada kategori semai. Jenis gastropoda yang ditemukan pada KEE lahan basah mangrove Muara Kali Ijo Desa Ayah sebanyak 11 spesies dari 5 famili dan 9 genus dengan nilai rata-rata gastropoda yang memiliki indeks kelimpahan tertinggi yaitu Cerithidea quoyii dengan nilai 18,01% dan yang terendah Theodoxus danubialis dengan nilai 3,41%. Keberadaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) lahan basah Mangrove Muara Kali Ijo berkontribusi terhadap keberlangsungan hidup masyarakat Desa Ayah melalui jasa ekosistem yang bermanfaat untuk menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat, yaitu dari : 1) jasa penyediaan : seperti penyedia bahan pangan dan papan, materi genetik, bahan obat, serat, bahan bakar dan bahan dasar lainnya, 2) jasa pengaturan : seperti pengaturan kualitas udara, pengaturan iklim, pengolahan limbah, pencegah abrasi pantai dan pelindung dari gelombang tsunami, penghasil oksigen, penyerap karbon, siklus nutrisi dan kesuburan tanah, (3) jasa pendukung : sebagai habitat berkembang biak, dan perlindungan plasma nutfah dan 4) jasa budaya : seperti keindahan alam, warisan budaya, wisata alam, estetika, serta pendidikan dan penelitian. Implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui desa konservasi yang dilaksanakan di Desa Ayah secara umum dinilai cukup baik dan berhasil. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan beberapa indikator yaitu : 1) adanya pendampingan/fasilitator bagi masyarakat, 2) meningkatnya peran dan fungsi KEE mangrove, 3) masyarakat mulai berpartisipasi dalam kegiatan konservasi mangrove, 4) berkurangnya gangguan terhadap KEE, 5) meningkatnya aktivitas perekonomian pada KEE mangrove dan 6) mulai terjalin hubungan dengan dunia luar untuk kepentingan konservasi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Tahapan pelaksanaan program desa konservasi di Desa Ayah yang dinilai belum optimal yaitu pada tahap monitoring dan evaluasi, khususnya terkait dengan mekanisme laporan pertanggungjawaban keuangan pelaksanaan kegiatan yang dinilai belum terbuka kepada masyarakat sehingga menimbulkan kecemburuan sosial dan prasangka yang kurang baik terhadap pelaksana kegiatan. Strategi pengembangan desa konservasi untuk menunjang tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Ayah berdasarkan hasil identifikasi faktor internal dan eksternal kondisi lingkungan KEE mangrove serta analisis SWOT melalui kegiatan Focuss Group Discussion (FGD) dirumuskan dengan strategi progresif atau strategi S-O (strenght-opportunity). Strategi ini dibangun dengan mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki dengan memanfaatkan keuntungan dari peluang yang ada, yaitu : 1) peningkatan upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan kearifan tradisional untuk mendukung keberlangsungan fungsi KEE mangrove; 2) peningkatan akses pemanfaatan KEE mangrove yang berkelanjutan dan berkeadilan; serta 3) peningkatan kerjasama dengan para pihak dalam rangka membangun komitmen, kesepahaman, dan peran aktif dalam pelaksanaan program desa konservasi. | The planning of Essential Ecosystem Conservation (EEC) in wetland ecosystem is conservation and preservation activity to support the stability of eassential ecosystems, including mangrove ecosystem. These activities require the ecological, economic and social aspects, especially mangrove stability to support the conservation and preservation the wetland ecosystem. This research aimed to analyze the indicator of mangrove ecosystem to support the planning program of Essential Ecosystem (EE) in Muara Kali Ijo Kebumen. The research method used the mapping and planning analysis of the Essential Ecosystem using the indicator of mangrove density, mangrove diversity and environmental indicators. The results showed that mangrove density in Pantai Ayah was 1500-4300 trees/ha (moderate-very dense) and was dominated by Rhizophora mucronata and Rhizophora styllosa. The potential of TDS, water salinity, pH, DO, BOD, and Nitrate had good condition to support the mangrove live and grow. The Ecosystem essential planning also had activity to conserve and preserve the Crocodylus porosus. The planning of ecosystem essential was developed in 18.5 ha, which was divided into five zonations that were preservation area (5.90 ha), utilize area (6.40 ha), flora collection (4.40 ha), rehabilitation area (1,30 ha), and specific utilize (0.5 ha). | |
| 34200 | 37185 | J0A018055 | Virtual Tour with English Subtitle at Palawi Risorsis | Virtual Tour adalah teknologi yang menempatkan pengguna dalam gambar dan memungkinkan pengguna meningkatkan kemampuan melihat, menangkap, dan menganalisis data virtual secara signifikan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang memaksa wisatawan untuk tetap tinggal di rumah. Mereka tetap bisa berwisata dan informasi objek wisata dengan baik dari rumah. Alasan lain adalah dengan menggunakan bahasa Inggris, wisatawan internasional masih memahami informasi dari penjelasan virtual tour. Oleh karena itu, tujuan dari pelatihan kerja ini adalah menjelaskan pelatihan kerja di Palawi Risorsis, membuat voice over bahasa Inggris untuk virtual tour, dan menjelaskan kendala dan solusi dalam membuat voice over. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan pelatihan kerja dimulai dengan membuat voice over bahasa Inggris untuk virtual tour melalui beberapa langkah. Pertama, penulis mengambil video tentang Pancuran 7, Kebun Raya, dan air terjun Tirta Sela. Video diambil pada minggu ke-3 dan ke-4. Video diambil di stasiun Purwokerto. Kedua, Penulis menulis naskah dan menyertakan informasi yang diperlukan tentang tempat-tempat di Banyumas. Ketiga, penulis membuat voice over dengan merekam setiap bagian dari sesi suara. Proses terakhir, penulis juga melakukan tahap lain untuk mengedit video voice over. Kegiatan terakhir, penulis melakukan observasi di resort dan melakukan kegiatan perhotelan sambil menyelesaikan virtual tour. | Virtual Tour is a technology that puts user in images and allows the user to increase situational awareness and improve the ability to see, capture and analyze virtual data significantly. Especially, during pandemic of Covid-19 tourists are forced to stay at home. They can still travel and information about tourist objects properly from home. Another reason is by using english translation, international tourist still understand the information from virtual tour explanation. Therefore, the purposes of this job training are to explain job training at Palawi Risorsis, to create an English voice over for virtual tour, and to explain the obstacle and solution in creating an voice over. The method used are observation, interview, and documentation. The job training implementation started by creating English voice over for virtual tour through several steps. First, the author took a video of Pancuran 7, Botanical Gardens, and Tirta Sela waterfall. The video was taken in the 3rd and 4th week. The first video was taken at the Purwokerto station. Secondly, The author wrote a script and include any necessary information on places in Banyumas. Third, the author created the voice over by recording every section of the voice session. On the last process, the author also did another phase for editing the video voice over. Last activity, the author went to the observation at the resort and did hospitality activities while finishing virtual tour project. |