Home
Login.
Artikelilmiahs
37253
Update
HANISA CINDRAWATI
NIM
Judul Artikel
Strategi Perbaikan Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada UMKM Bakpia di Kabupaten Sleman Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bakpia merupakan produk pangan khas yang memiliki pasar cukup luas dikalangan wisatawan sehingga perlunya jaminan keamanan pangan dengan memenuhi persyaratan cara produksi pangan yang baik (CPPB/GMP). Beberapa UMKM bakpia di wilayah Sleman telah menerapkan GMP tetapi masih memerlukan berbagai upaya agar penerapan GMP dapat dilaksanakan secara konsisten untuk menjamin keamanan dan mutunya maka dibutuhkan pengkajian mengenai penerapan GMP dan perbaikan yang perlu dilakukan untuk memenuhi persyaratan GMP. Perbaikan penerapan GMP dilakukan dengan metode berdasarkan pembobotan prioritas Analytical Hierarchy Process (AHP). Penerapan GMP pada UMKM bakpia di Kabupaten Sleman masih ditemukan 1 ketidaksesuaian kritis, 6 ketidaksesuaian serius, 1 ketidaksesuaian mayor, serta 1 ketidaksesuaian minor. Prioritas faktor yang mempengaruhi perbaikan penerapan GMP adalah kebersihan dan sanitasi (33,5%), proses produksi (25,4%), lingkungan produksi (16,6%), pengelolaan usaha (14,4%), dan tenaga kerja (10,2%). Prioritas alternatif strategi perbaikan GMP pada UMKM bakpia Kabupaten Sleman adalah pengawasan dan evaluasi (39,7%), pendampingan keamanan pangan (35,9%), sistem manajemen usaha (24,4%).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bakpia is a food product that has a relatively wide market among tourists, so it is necessary to guarantee food safety by implementing the requirements for good production methods (CPPB/GMP). Some UMKM Bakpia in the Sleman region have implemented GMP, but efforts are required to ensure that GMP is implementing consistently to ensure safety and quality. Improvements in the implementation of GMP are using a weighted method based on the Analytical Hierarchy Process (AHP). The application of GMP at UMKM Bakpia in Sleman was found to have one critical discrepancy, six serious discrepancies, one major discrepancy, and one minor discrepancy. The priority factors that influence the improvement of GMP implementation are cleanliness and sanitation (33.5%), production process (25.4%), production environment (16.6%), business management (14.4%), and workers (10.2%). The priority alternative strategies for improving GMP in Bakpia MSMEs in Sleman Regency are monitoring and evaluation (39.7%), food safety assistance (35.9%), and business management systems (24.4%).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save