Artikelilmiahs
Menampilkan 34.301-34.320 dari 49.948 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 34301 | 37263 | A1A017084 | POLA PEMASARAN EMPING MELINJO ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) TANI REJO DI DESA NGALIYAN KECAMATAN LIMPUNG KABUPATEN BATANG PROVINSI JAWA TENGAH | Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan saluran pemasaran emping melinjo, menghitung margin pemasaran serta keuntungan pemasaran emping melinjo di masing-masing lembaga pemasaran, dan menganalisis saluran pemasaran yang efisien untuk pemasaran emping melinjo pada KWT Tani Rejo di Desa Ngaliyan, Limpung, Batang. Penelitian dilaksanakan pada November 2021 hingga Desember 2021, di Desa Ngaliyan, Limpung, Batang. Obyek penelitian ini yaitu pola pemasaran emping melinjo pada KWT Tani Rejo di Desa Ngaliyan, Limpung, Batang. Metode penentuan sampel responden yaitu menggunakan sensus sampling. Penentuan sampel lembaga pemasaran yaitu dengan metode snowball sampling, dengan cara berantai mengikuti penjualan emping melinjo dari produsen hingga konsumen. Jenis data digunakan yaitu data primer dengan melakukan observasi langsung dan data sekunder yang diperoleh dari literatur maupun instansi terkait. Metode pengambilan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian yaitu: (1) terdapat tiga saluran pemasaran emping melinjo pada Desa Ngaliyan, Kecamatan Limpung yaitu saluran pemasaran I (Pengrajin - Pedagang Pengepul – Pedagang Pengecer – Konsumen), saluran pemasaran II (Pengrajin – Pedagang Pengepul – Pedagang Online – Konsumen), dan saluran pemasaran III (Pengrajin – Pengepul - Pedagang Besar – Konsumen), (2) nilai margin pemasaran terkecil terletak pada saluran pemasaran ke II dengan persentase margin sebesar 30%, (3) saluran pemasaran II memiliki persentase keuntungan terbesar sebesar 63,4% dari total margin, (4) saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran II yaitu dengan farmer’s share sebesar 70% dan margin pemasaran sebesar 30%. | The purpose of this study was to describe the marketing channels of melinjo chips, calculate the marketing margins and marketing profits of melinjo chips in each marketing agency, and analyze the efficient marketing channels for marketing melinjo chips at KWT Tani Rejo in Ngaliyan Village, Limpung District, Batang. The research was carried out from November 2021 to December 2021, in Ngaliyan Village, Limpung, Batang. The object of this research is the marketing pattern of melinjo chips at KWT Tani Rejo in Ngaliyan Village, Limpung, Batang. The method of determining the sample of respondents is using census sampling. Determination of a sample of marketing institutions is by the snowball sampling method, by following the sales of melinjo chips from producers to consumers. The type of data used is primary data by direct observation and secondary data obtained from literature and related agencies. Methods of data collection using interviews, observation, and literature study. The results were: (1) there are three marketing channels for emping melinjo in Ngaliyan Village, Limpung District, namely marketing channel I (Producer – Collecting Trader – Retailer – Consumer), marketing channel II (Producer – Collector Trader – Online Trader – Consumer), and marketing channel III (Producer – Collector – Wholesaler – Consumer), (2) the smallest marketing margin value is found in the second marketing channel with a margin percentage of 30%, (3) marketing channel II has the biggest profit, 63,4% from the total margin, (4) the most efficient marketing channel is channel II, with 70% farmer’s share and 30% marketing margin. | |
| 34302 | 37264 | I1A018029 | FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA GURU BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI KABUPATEN CIREBON | Latar Belakang: Kelelahan adalah kondisi ketika kekuatan tubuh untuk melakukan kegiatan berkurang dan efisiensi peforma pekerjaan menurun. Guru BK rentan terhadap pengalaman psikologis negatif seperti kelelahan. Faktor yang menyebabkan terjadinya kelelahan kerja terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kelelahan kerja pada Guru BK SMK di Kabupaten Cirebon. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan cross sectional. Populasi penelitian adalah Guru BK SMK Kabupaten Cirebon dan jumlah populasi sebanyak 110 orang dan sampel 105 orang. Pengumpulan data menggunakan angket melalui google form. Data dianalisis menggunakan regresi logistik multivariabel dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian: Variabel yang berpengaruh adalah status gizi (IMT) (p=0,068), riwayat penyakit (p=0,039), jenis kelamin (p=0,038) dan beban kerja mental p= (0,001). Variabel yang tidak berpengaruh adalah usia (p=0,935), lama kerja (p=0,408) dan masa kerja (p=0,577). Simpulan: Variabel yang paling berpengaruh adalah beban kerja mental. Saran: Guru BK disarankan melakukan manajemen waktu saat konseling dan memaksimalkan waktu istirahat untuk pemulihan tenaga, memenuhi konsumsi energi sesuai kebutuhan gizi, menjaga makan agar mendapatkan status gizi normal dan rutin check up ke pelayanan kesehatan. Kata Kunci: Beban Kerja Mental, Guru BK, Kelelahan Kerja | Background: Fatigue is when the body's strength to carry out activities decreases and the efficiency of work performance decreases. Guidance Counseling teachers are prone to work burnout to negative psychological experiences such as fatigue. Factors that cause work fatigue are divided into internal and external factors. This study aimed to determine the factors influencing work fatigue in BK teachers of Vocational High Schools (VHS) in the Cirebon Regency. Methods: The research design used was quantitative with cross-sectional. The population of the study was the BK teacher at the Cirebon Regency Vocational High School, and the total population was 110 people and a sample of 105 people. Data collection is done by using a questionnaire via a google form. Data were analyzed using multivariable logistic regression with a 95% confidence degree. Research and Result : The influential variables are nutritional status (BMI) (p=0.068), disease history (p=0.039) and mental workload (0.001). Variables that have no effect are age (p=0.935), gender (p=0.038), length of service (p=0.408), and years of service (p=0.577). Conclusion: Variabel yang paling berpengaruh adalah beban kerja mental Suggestion: counseling guidance teachers are advised to perform time management during counseling and maximize rest time for energy recovery, fulfill energy consumption according to nutritional needs, maintain food to obtain normal dietary status, and routine check-ups to health services. Keywords: Mental Workload, Teacher guidance and counseling, Work Fatigue | |
| 34303 | 37265 | C1A015038 | PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, DAN PENJUALAN ONLINE TERHADAP PENDAPATAN UMKM BINAAN DINAS TENAGA KERJA, KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN BANYUMAS | Pendapatan adalah hasil dari kegiatan penjualan barang atau jasa di sebuah perusahaan dalam periode tertentu. Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi pendapatan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, tenaga kerja dan penjualan online terhadap pendapatan UMKM Binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dana Menengah di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif yaitu bentuk penelitian dengan menggunakan minimal dua variabel yang dihubungkan. Teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel adalah teknik analisis regresi linier sederhana. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Populasi penelitian ini adalah UMKM dibawah binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Banyumas. Ukuran sampel minimal ditentukan dengan menggunakan rumus dari Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Modal usaha/bulan berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM Binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Banyumas; (2) Jumlah tenaga kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM Binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Banyumas; dan (3) Penjualan online berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM Binaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Banyumas. | Revenue is the result of the sale of goods or services in a company within a certain period. There are many things that can affect business income. This study aims to determine the effect of capital, labor and online sales on the income of MSMEs assisted by the Department of Manpower, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Banyumas Regency. This type of research is associative research, which is a form of research using at least two connected variables. The analysis technique used to determine the effect of each variable is a simple linear regression analysis technique. The type of data used is primary data. The population of this research is MSMEs under the guidance of the Department of Manpower, Cooperatives, and Small and Medium Enterprises in Banyumas Regency. The minimum sample size was determined using the formula from Slovin. The results of the study show that: (1) Business capital/month has a significant positive effect on income at MSMEs assisted by the Department of Manpower, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Banyumas Regency; (2) The number of workers has a significant positive effect on the income of MSMEs assisted by the Department of Manpower, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Banyumas Regency; and (3) online sales have a significant positive effect on income for MSMEs assisted by the Department of Manpower, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Banyumas Regency. | |
| 34304 | 37982 | A1D018122 | EVALUASI STATUS UNSUR HARA KALIUM DAN SERAPANNYA TERHADAP HASIL TANAMAN PADI SAWAH DI DAS SERAYU KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA | Tujuan dilakukan penelitian ini adalah: Mengetahui agihan (distribusi) unsur hara kalium pada lahan sawah yang digunakan untuk tanaman padi sawah di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, hubungan antara kandungan unsur hara kalium di lahan sawah dan serapan kalium dengan hasil tanaman padai sawah di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingg, kebutuhan pupuk kalium lahan sawah pada budidaya tanaman padi di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah dengan pertanaman padi di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah/Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari 2022 sampai bulan April 2022. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah contoh tanah dari lahan sawah pertanaman padi dari setiap titik pengamatan, peta administrasi, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan, peta kelerengan, dan bahan kimia untuk analisis kimia tanah di laboratorium. Alat yang digunakan pada penelitian ini untuk pembuatan peta yaitu laptop, software ArcGIS 10.3, dan printer. Hasil penelitian menunjukan bahwa status unsur hara kalium di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga pada SLH 1 sebesar 0,64 cmol(+)/kg-1 , SLH 2 sebesar 0,64 cmol(+)/kg-1 . Hubungan antara Serapan K tanaman tanaman dengan hasil tanaman padi memiliki korelasi yang sangat lemah sebesar 0,056. Hubungan antara K-tersedia tanah dengan Serapan K tanaman tanaman memiliki korelasi yang lemah sebesar 0,298. Rekomendasi pemupukan K dilokasi penelitian diberikan pada kandungan K-tersedia yang termasuk kedalam harkat rendah dan sedang dengan rerata kebutuhan pupuk sebesar 76,27 pupuk K (kg/ha) atau sama dengan 99,57 pupuk K2O (kg K2O/ha) dan setara dengan 165,95 Pupuk KCl (kg KCl/ha). | The objectives of this study were: To determine the distribution of potassium nutrients in paddy fields used for lowland rice plants in Kalimanah District, Purbalingga Regency, the relationship between potassium nutrient content in paddy fields and potassium uptake with rice yields in Kalimanah District. , Purbalingg Regency, the need for potassium fertilizer for paddy fields in rice cultivation in Kalimanah District, Purbalingga Regency. This research was carried out in paddy fields with rice cultivation in Kalimanah District, Purbalingga Regency. Soil samples were analyzed at the Laboratory of Soil Science/Land Resources, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. This research was conducted from January 2022 to April 2022. The materials used in this study were soil samples from rice fields from each observation point, administrative maps, soil type maps, land use maps, slope maps, and chemicals for analysis. soil chemistry in the laboratory. The tools used in this research for making maps are laptops, ArcGIS 10.3 software, and printers. The results showed that the nutrient status of potassium in Kalimanah District, Purbalingga Regency at SLH 1 was 0.64 cmol(+)/kg-1, SLH 2 was 0.64 cmol(+)/kg-1. The relation between plant K uptake and rice yields has a very weak correlation of 0.056. The relation between K-available soil and crop K uptake has a weak correlation of 0.298. Recommendations for K fertilization at the research location are given to the available K content which is included in low and medium grades with an average fertilizer requirement of 76.27 K fertilizer (kg/ha) or equal to 99.57 K2O fertilizer (kg K2O/ha) and equivalent to 165.95 KCl fertilizer (kg KCl/ha). | |
| 34305 | 37144 | E1A018014 | PENEGAKAN SANKSI DISIPLIN TERHADAP KASUS NIKAH SIRI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN TEGAL (Studi Kasus Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tegal) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan sanksi disiplin terhadap kasus nikah siri pada PNS di Kabupaten Tegal serta mengetahui kendala yang dialami oleh BKPSDM Kabupaten Tegal dalam upaya penegakan sanksi disiplin kepada PNS yang melakukan nikah siri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris. Pemilihan narasumber dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling. Metode penyajian data dalam bentuk uraian – uraian yang tersusun secara sistematis. Spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis isi kualitatif (qualitative content analisys). Metode penyajian data menggunakan metode naratif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan : (1) Penegakan Sanksi Disiplin Terhadap Kasus Nikah Siri pada PNS di Kabupaten Tegal yang dilakukan di Kabupaten Tegal telah dilaksankaan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang ada yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Penegakan terhadap Pelanggaran nikah siri diberikan hukuman disiplin berat berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun. (2) kendala yang dialami oleh BKPSDM terutama tim pemeriksa adalah mengenai permasalahan anggota tim pemeriksa serta kendala dalam proses pembuktian. | This study aims to determine the enforcement of disciplinary sanctions against the case of unregistered marriages in civil servants in Tegal Regency and to find out the obstacles experienced by the Tegal Regency BKPSDM to enforce disciplinary sanctions on civil servants who perform unregistered marriages. The method used in this study is a qualitative method using an empirical juridical approach. The selection of resource persons in this study used the purposive sampling method. The method of presenting data in the form of descriptions that are arranged systematically. Descriptive research specifications. Sources of data used are primary and secondary data. Methods of collecting data were interviews and documentation studies. The data analysis method used is qualitative content analysis techniques. The method of presenting data using data narative methods. Based on the results of the study, it was concluded: (1) The enforcement of disciplinary sanctions against Siri Marriage cases in civil servants in Tegal Regency which was carried out in Tegal Regency had been carried out based on existing laws and regulations, namely Government Regulation Number 53 of 2010 concerning Civil Servant Discipline. Enforcement of the violation of unregistered marriage is given a severe disciplinary punishment in the form of demotion to a lower level for 3 years. (2) the obstacles experienced by BKPSDM, especially the audit team, were problems with members of the audit team and obstacles in the evidentiary process. | |
| 34306 | 37267 | G1B018042 | HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN DENTAL NEGLECT PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SDN 07 TANJUNG BARAT, JAKARTA SELATAN | Dental neglect merupakan kegagalan yang dilakukan secara sengaja oleh orang tua atau wali untuk menindaklanjuti dan mencari perawatan yang dibutuhkan. Dental neglect tidak hanya memengaruhi kesehatan rongga mulutnya saja, namun memengaruhi kesehatan umum, psikologi dan juga proses tumbuh kembang anak tersebut. Pola asuh orang tua berpengaruh terhadap kesehatan, kebersihan rongga mulut anak dan dapat menentukan status kesehatan gigi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan dental neglect pada anak usia 10-12 tahun di SDN 07 Tanjung Barat. Jenis penelitian dengan metode observasional analitik menggunakan rancangan penelitian cross-sectional study. Lokasi penelitian di SDN 07 Tanjung barat dengan populasi sebanyak 294 orang tua dan sampel penelitian berjumlah 80 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu proportionate stratified random sampling. Instrument penelitian berupa identitas karakteristik responden dan anak responden, dental neglect scale, foto klinis rongga mulut dan parenting styles dimension questionnaire dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan dental neglect dengan nilai p-value 0,000 dan nilai coefficient contingency menunjukkan hasil 0,533 dengan hasil interpretasi keeratan hubungan antara dua variabel ini adalah cukup kuat. Simpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan dental neglect pada anak usia 10-12 tahun pada siswa SDN 07 Tanjung barat, Jakarta Selatan | Dental neglect is a willful failure of the parent or guardian, despite adequate access to care, to seek and follow through with treatment necessary to to achieve a good level of oral health. Dental neglect does not only affect the health of the oral cavity, but also affects the general health, psychology and development of the child. Parenting can affect the health, oral hygiene of children and can determine the dental health status of children. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting and dental neglect in children aged 10-12 years at SDN 07 Tanjung Barat, Jakarta Selatan. This type of research using analytical observational and the method using a cross-sectional study design. The research location is SDN 07 Tanjung Barat with a population of 294 parents and the sample its 80 respondents. The sampling technique was proportionate stratified random sampling.The research instrument was the identity of the respondent's characteristics and the respondent's child, dental neglect scale, clinical photos of the oral cavity and parenting styles dimension questionnaire with data collection techniques using a questionnaire from google form. Data analysis was by univariate and bivariate analysis. The results showed that there was a relationship between parenting and dental neglect with a p-value of 0.000 and a contingency coefficient value of 0.533 with the interpretation of the close relationship between these two variables being quite strong. The conclusion in this study is that there is a relationship between parenting and dental neglect in children aged 10-12 years at SDN 07 Tanjung Barat, South Jakarta. | |
| 34307 | 37268 | E1A017214 | IMPLEMENTASI HUKUM PROGRAM KELUARGA BERENCANA DAN KESEHATAN REPRODUKSI DALAM MENEKAN ANGKA KEMATIAN IBU DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi dalam menekan Angka Kematian Ibu dan mengetahui faktor-faktor yang cenderung mempengaruhi implementasi hukum Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi dalam menekan angka Kematian Ibu di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) dan Dinas Kesehatan dengan informan sebanyak 5 orang, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan dikembangkan dengan snowball sampling. Jenis dan sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumenter. Metode pengolahan data dengan reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Penyajian data dalam bentuk matriks kualitatif dan teks naratif. Metode analisis data secara kualitatif dengan content analysis dan comparative analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi dalam menekan angka kematian ibu di Banyumas sebagian besar terimplementasi dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari 6 (enam) parameter meliputi: tujuan kebijakan keluarga berencana terlaksana dengan baik; upaya-upaya kebijakan program keluarga berencana terlaksana dengan baik; pelayanan kesehatan reproduksi remaja terlaksana dengan baik; pelayanan kesehatan sebelum hamil, hamil, persalinan, dan sesudah melahirkan terlaksana dengan baik; pengaturan kehamilan, pelayanan kontrasepsi, dan kesehatan seksual terlaksana dengan baik; pelayanan kesehatan sistem reproduksi terlaksana dengan baik. Implementasi program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi dalam menekan angka kematian ibu dipengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat. | this research aims to determine the legal implementation of family planning and reproductive health programs in reducing maternal mortality rate and the factors that tends to affect implementation of family planning and reproductive health programs in reducing maternal mortality rate in the district of Banyumas. This study uses qualitative research methods with empirical juridical approach, and descriptive research specifications. The research locations are the population control, family planning, women empowerment, and child protection service of Banyumas and public health office of Banyumas. The informant determination technique used are purposive sampling and snowball sampling. The types of data used are primary data and secondary data, the primary data collection method is by interviewing while the secondary data is by literature study and documentary study. The data processing method is done by data reduction, data display, and data categorization. Presentation of data in the form of qualitative matrix and narrative text. The data analysis method was carried out by qualitative analysis using content analysis and comparative analysis. The results showed that the implementation of family planning and reproductive health programs in reducing maternal mortality rate is mostly well implemented. This can be seen from the 6 (six) parameters including: family planning policy goals are well performed; family planning policy efforts are well performed; reproductive health for teenager’s service is well performed; pre-pregnancy, pregnancy, labor, and postpartum health services are well performed; pregnancy control, contraception service, and sexual health are well performed; reproduction system health service is well performed. The implementation of family planning and reproductive health programs in reducing maternal mortality rate is affected by supporting factors and obstacle factors | |
| 34308 | 37270 | F1B016107 | KINERJA RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA COVID-19 | Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kinerja Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dalam penanggulangan bencana Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengguanakan teori kinerja dengan tiga indikator untuk mengukur kinerja diantaranya akuntabilitas, efektifitas, dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran sudah berjalan baik sesuai dengan indikator pengukuran kinerja. | The purpose of this study was to find out how the performance of the Wisma Atlet Kemayoran Emergency Hospital in handling the Covid-19 disaster. The research method used is descriptive with a qualitative approach. Data collection techniques used in the form of interviews, observation and documentation. Data analysis was carried out by collecting data, condensing data, presenting data, and drawing conclusions. This study uses performance theory with three indicators to measure performance including accountability, effectiveness, and efficiency. The results showed that the performance of the Wisma Atlet Kemayoran Emergency Hospital was running well in accordance with the performance measurement indicators. | |
| 34309 | 37271 | C1C018085 | PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LOCUS OF CONTROL INTERNAL, DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI | Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh literasi keuangan, locus of control internal, dan kemajuan teknologi terhadap keputusan investasi masyarakat Purwokerto yang tergabung dalam grup invesotor saham Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini sebanyak 272 anggota yang tergabung dalam grup invesotr saham Purwokerto dan sampel yang digunakan adalah sebanyak 67 orang, Teknis analisis data dengan menggunakan analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap keputusan investasi, (2) Locus of control internal tidak berpengaruh terhadap keputusan investasi, (3) Kemajuan teknologi berpengaruh positif terhadap keputusan investasi. | The purpose of this study was to examine the effect of financial literacy, internal locus of control, and technological progress on the investment decisions of the Purwokerto community who are members of the Purwokerto stock investor group. This type of research is quantitative research. Data collection techniques using a questionnaire. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique. The population of this research is 272 members who are members of the Purwokerto stock investor group and the sample used is 67 people. Technical analysis of data using multiple linear analysis. The results of the study show: (1) Financial literacy has a positive effect on investment decisions, (2) Internal locus of control has no effect on investment decisions, (3) Technological progress has a positive effect on investment decisions. | |
| 34310 | 37272 | A1F017047 | PENGARUH KONSENTRASI GULA KELAPA KRISTAL DAN JENIS STARTER TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK MINUMAN FERMENTASI GULA KELAPA | Gula kelapa kristal merupakan gula kelapa berbentuk bubuk yang diperoleh dari olahan nira kelapa. Gula kelapa kristal memiliki keunggulan antara lain memiliki indeks glikemik yang rendah, mengandung antioksidan serta memiliki citarasa dan aroma yang khas. Gula kelapa berperan luas dalam pengolahan makanan baik sebagai pemanis, penyedap makanan, ataupun bahan baku pembuatan minuman dan makanan. Inokulum merupakan faktor penting dalam proses fermentasi. Produksi asam laktat selama proses fermentasi sangat dipengaruhi oleh karakteristik kultur starter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kombinasi perlakuan yang menghasilkan minuman fermentasi gula kelapa terbaik. | Crystal coconut sugar is powdered coconut sugar obtained from processed coconut sap. Crystal coconut sugar has advantages such as having a low glycemic index, containing antioxidants and having a distinctive taste and aroma. Coconut sugar has a wider role in food processing, both as a sweetener, food flavoring, or as a raw material for making beverages and food. Inoculum is an important factor in the fermentation process. Lactic acid produced during the fermentation process is strongly influenced by the characteristics of the starter culture. This study was conducted to determine the combination of treatments that produced the best coconut sugar fermented drink. | |
| 34311 | 37274 | A1C018007 | Pengaruh Massa Saccharomyces cerevisiae dan Lama Fermentasi pada Pembuatan Bioetanol dari Jambu Air Afkir (Syzygium aqueum) | Kebutuhan energi di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya, akibat dari pertambahan jumlah penduduk sebanyak 32,56 juta jiwa dari 10 tahun terakhir. Tetapi pemanfaatan energi terbarukan belum maksimal karena energi konvensional masih menjadi konsumsi energi utama. Maka dari itu pemanfaatan energi terbarukan harus selalu dioptimalkan, seperti pembuatan bioetanol dengan memanfaatkan jambu air afkir. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sistem Termal Energi Terbarukan dan Laboratorium Pangan dan Gizi Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2022 sampai dengan bulan Maret 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bioetanol dari jambu air afkir dan mengetahui pengaruh perbedaan massa Saccharomyces cerevisiae dan lama fermentasi terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkan. Variabel yang diamati kadar gula reduksi, kadar bioetanol, dan rendemen bioetanol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan analisis data menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA) atau uji F, apabila perlakukan berpengaruh nyata terhadap parameter maka dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Test (DMRT). Pada penelitian ini terdapat dua faktor yaitu massa Saccharomyces cerevisiae 0%, 3,5%, 7%, 10,5% dan lama fermentasi 3 hari, 6 hari, 9 hari. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jambu air afkir memiliki rata-rata kadar gula 0,158% m/v. Lama waktu fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar bioetanol dimana kadar bioetanol tertinggi didapatkan pada perlakuan waktu fermentasi 3 hari yaitu 4,359% m/v dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae 3,5%. Selain itu pada perlakuan lama fermentasi terdapat pengaruh terhadap rendemen etanol, dimana hasil rendemen tertinggi yaitu sebesar 0,273% v/v pada perlakukan waktu fermentasi 3 hari. Sedangkan konsentrasi mikroba serta interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen etanol. | Energy needs in Indonesia always increase every year, as a result of the first population increase of 32.56 million people from the last 10 years. However, the utilization of renewable energy has not been maximized because conventional energy is still the main energy consumption. Therefore, the use of renewable energy must always be optimized, such as the manufacture of bioethanol by utilizing rejected guava. This research was conducted at the Renewable Energy Thermal System Engineering Laboratory and the Food and Nutrition Laboratory of Jenderal Soedirman University. This research was conducted from February 2022 to March 2022. This study aims to determine the characteristics of bioethanol from rejected guava and to determine the effect of differences in the mass of Saccharomyces cerevisiae and fermentation time on the quality of bioethanol produced. The variables observed were reducing sugar content, bioethanol content, and bioethanol yield. This study used a completely randomized design (CRD), with data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) or F test, if the treatment had a significant effect on the parameters, it was followed by Duncan's Multiple Test (DMRT). In this study, there were two factors, namely the mass of Saccharomyces cerevisiae 0%, 3,5%, 7%, 10,5%and fermentation time of 3 days, 6 days, 9 days. Each treatment was repeated 3 times so that there were 36 experimental units. The results showed that rejected guava water had an average sugar content of 0.158% m/v. The length of time of fermentation significantly affected the levels of bioethanol where the highest bioethanol content was found in the 3-day fermentation treatment, namely 4,359% m/v with the addition of 3,5% of Saccharomyces cerevisiae. In addition, the fermentation time treatment affected the ethanol yield, where the highest yield was 0.273% v/v at the 3-day fermentation time treatment. While the concentration of microbes and their interactions did not significantly affect the yield of ethanol. | |
| 34312 | 45307 | A1D020013 | Respon Fisiologis Tanaman Jagung Manis terhadap Aplikasi Kasgot yang Diperkaya Biochar, Legum dan Zeolit di Tanah Ultisol | Bahan organik perlu ditambahkan pada tanah ultisol melalui pupuk organik seperti kasgot. Mutu kasgot bisa ditingkatkan dengan memberikan bahan tambahan berupa biochar (arang sekam), zeolit, legum, EM4 dan molase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi kasgot yang berpengaruh paling baik terhadap fisiologis tanaman jagung manis di tanah ultisol dan mengetahui pengaruh aplikasi kasgot yang diperkaya biochar, legum dan zeolit terhadap respon fisiologis tanaman jagung manis di tanah ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dan 4 ulangan. Perlakuan formula kasgot yang digunakan meliputi K0 = Kontrol negatif (tanpa pemberian pupuk NPK), K1 = Kontrol positif (dengan pemberian pupuk NPK), K2 = Kasgot 100% , K3 = Kasgot 88% + Biochar 5% + Legum 2% + Zeolit 5%, K4 = Kasgot 76% + Biochar 10% + Legum 4% + Zeolit 10%, K5 = Kasgot 64% + Biochar 15% + Legum 6% + Zeolit 15% dan K6 = Kasgot 52% + Biochar 20% + Legum 8% + Zeolit 20%. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf kesalahan 5%, jika menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasgot yang diperkaya biochar, legum dan zeolit berpengaruh terhadap panjang akar total, kehijauan daun, luas daun, bobot tanaman kering, rasio tajuk akar dan serapan P. Pemberian kasgot 88% yang ditambah dengan biochar 5%, legum 2% dan zeolit 5% berpengaruh paling baik terhadap fisiologis tanaman jagung manis di tanah ultisol. | Organic matter needs to be added to ultisol soils through organic fertilizers such as maggot frass. The quality of maggot frass can be improved by providing additional ingredients in the form of biochar (husk charcoal), zeolite, legumes, EM4 and molasses. This study aims to determine the maggot frass formulation that has the best effect on the physiology of sweet corn plants in ultisol soil and to determine the effect of maggot frass application enriched with biochar, legumes and zeolites on the physiological response of sweet corn plants in ultisol soil. This study used a non-factorial Randomized Group Design (RAK) and 4 replications. The maggot frass formula treatments used include K0 = Negative control (without NPK fertilizer), K1 = Positive control (with NPK fertilizer), K2 = 100% Maggot Frass, K3 = 88% Maggot Frass + Biochar 5% + Legume 2% + Zeolit 5%, K4 = 76% Maggot Frass + Biochar 10% + Legume 4% + Zeolit 10%, K5 = 64% Maggot Frass + Biochar 15% + Legume 6% + Zeolit 15% And K6 = 52% Maggot Frass + Biochar 20% + Legume 8% + Zeolit 20%. The data were analyzed using the ANOVA test at the 5% error level, if it showed a significant effect, it was followed by the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) test at the 5% error level. The results showed that biochar-enriched cassava, legumes and zeolite had an effect on total root length, leaf greenness, leaf area, dry plant weight, root crown ratio and P uptake. The application of 88% maggot frass supplemented with 5% biochar, 2% legumes and 5% zeolite, had the best effect on the physiology of sweet corn plants in ultisol soil. | |
| 34313 | 37273 | F1F018059 | INVASI AMERIKA SERIKAT DAN THE COALITION OF THE WILLING KE IRAK TAHUN 2003: ANALISIS MOTIF PERSONAL PRESIDEN GEORGE W. BUSH JR. | Penelitian ini membahas permasalahan mengenai invasi Amerika Serikat bersama koalisi ke Irak Tahun 2003. Penulis mengambil sudut pandang peran individu yakni pemimpin politik terkait dengan banyaknya analisis yang mengatakan bahwa Invasi Amerika Serikat bersama koalisi ke Irak ini dikarenakan oleh adanya faktor eksternal yang mempengaruhinya. Jika ditinjau lebih dalam, Invasi yang dilakukan Amerika Serikat bersama koalisi ini sebagian besar dipengaruhi peran individu dari pemimpin politik pada saat itu yang memiliki pengaruh kuat. Idiosinkratik dalam hal ini terkait dengan bagaimana Presiden Amerika Serikat pada masa itu, George Walker Bush Jr. sebagai seorang pemimpin politik memberikan pengaruhnya dalam mengerahkan pasukannya untuk menginvasi Irak. Pada penelitian ini, penulis menganalisis menggunakan kerangka teoritik idiosinkratik yang menjelaskan mengenai karakteristik pribadi seorang pemimpin dalam membuat suatu keputusan. Dengan menggunakan kerangka teori idiosinkratik, pemahaman mengenai alasan motif pribadi Presiden George Walker Bush Jr. yang memerintahkan pasukannya bersama koalisi menginvasi Irak tahun 2003 dalam mengkaji mengenai peran individu yang dikaitkan dengan pembuatan suatu keputusan dalam kebijakan luar negeri. | This study discusses the problem of the United States invasion with the coalition into Iraq in 2003. The author takes the perspective of the role of the individual, namely the political leader, related to the many analyzes that say that the United States invasion with the coalition into Iraq was caused by external factors that influenced it. If viewed more deeply, the invasion by the United States with this coalition was largely influenced by the individual role of political leaders at the time who had strong influence. Idiosyncratic in this case is related to how the President of the United States at that time, George Walker Bush Jr. as a political leader exerted his influence in mobilizing his troops to invade Iraq. In this study, the authors analyze using an idiosyncratic theoretical framework that explains the personal characteristics of a leader in making a decision. Using an idiosyncratic theoretical framework, understanding the reasons for President George Walker Bush Jr.'s personal motives. who ordered his forces with the coalition to invade Iraq in 2003 in a study of the role of individuals associated with making a decision in foreign policy. | |
| 34314 | 37984 | D1B019011 | KEGIATAN BUDIDAYA AYAM BROILER DI CV UNGGAS MITRA SEJAHTERA DESA SIKASUR KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG PROVINSI JAWA TENGAH | Magang MBKM pada peternakan ayam broiler berlokasi di CV Unggas Mitra Sejahtera, Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan mulai tanggal 21 Maret sampai 11 Juli 2022. Tujuan dari kegiatan magang MBKM adalah untuk mengetahui dan praktik dalam kegiatan usaha pemeliharaan ayam pedaging, kendala yang terjadi di lapangan, bersosialisasi dengan para praktisi, dan evaluasi terhadap hasil pemeliharaan untuk menjadi pelajaran pada periode berikutnya. Industri perunggasan khususnya ayam broiler memiliki prospek yang sangat menarik karena kebutuhan daging tiap tahunya di Indonesia terus meningkat. Keunggulan dari usaha ayam broiler yaitu masa produksi yang relatif singkat sekitar 32-36 hari, harga yang relatif lebih murah dari daging lain, dan permintaan pasar yang terus meningkat. Protein hewani juga menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan hidup manusia dimana ayam broiler sebagai salah satu yang memenuhi kebutuhanya. Kandang yang digunakan CV Unggas Mitra Sejahtera yaitu kandang close house dengan luas kandang Kandang lantai 1 dan laintai 2, lantai kandang 1 dan lantai dua 2 luas kandang 1.200 m2, panjang kandang 72 meter, lebar kandang 8 meter, ketinggian kandang 2 meter, lantai 1 diisi sebanyak 7.500 ekor dan lantai 2 diisi sebanyak 7.500 ekor. Kandang lantai ke 3 luas 1760 m2, panjang kandang 110 meter, lebar 8 m tinggi 2 m dengan populasi ayam 11.000 ekor. Strain ayam broiler yang dipelihara di kandang CV Unggas Mitra Sejahtera yaitu strain cobb dengan bobot rata-rata DOC (hari 1) 37 g saat chick in. Saat DOC baru datang dilakukan pengecekan dengan sampling bobot badan, sampling jumlah DOC, cek kondisi kesehatan, tingkah laku, dan fisik. Fase pemeliharaan meliputi periode pre starter, starter dan finisher. Pre-starter berlangsung dari hari ke 1 - 7, fase starter dari hari ke 8 - 21, dan finisher dari hari ke 22 - panen. Kegiatan rutin harian yang dilakukan yaitu pengaturan suhu, mengukur kecepatan angin, kelembapan, pemberian pakan, vitamin, antibiotik, sampling harian berupa bobot, grading, kematian, dan penggiringan. Fase pre starter menggunakan pakan SB 12 super, fase starter menggunakan pakan SB 11 super, dan fase finisher menggunakan pakan SB 12 super. Antibiotik dan vitamin yang diberikan yaitu agricid, astresvit, agriminovit, sorbitol, dan agrixine solution. FCR yang didapatkan yaitu 1.77 dimana tergolong normal, nilai tersebut menunjukan konversi pakan diubah menjadi bobot badan pada ayam. IP yang diperoleh yaitu 281 yang tergolong baik menggunakan standar PT Ciomass. R/C yang diperoleh yaitu 0.13 yang artinya usaha tergolong tidak layak untuk dikembangkan ini terjadi dikarenakan kecelakan daya listrik lemah mengakibatkan kecepatan kipas menurun sehingga mortalitas tinggi. Rentabilitas yang diperoleh yaitu -2,31% dimana jelak. | The MBKM internship at a broiler farm located at CV Unggas Mitra Sejahtera, Sikasur Village, Belik District, Pemalang Regency, Central Java Province was carried out from March 21 to July 11, 2022. The purpose of the MBKM internship is to find out and practice in broiler raising business activities, the constraints what happened in the field, socializing with practitioners, and evaluating the results of maintenance to become lessons in the next period. The poultry industry, especially broiler chickens, has very attractive prospects because the demand for meat in Indonesia continues to increase every year. The advantages of the broiler chicken business are the relatively short production period of around 32-36 days, the price is relatively cheaper than other meats, and the market demand continues to increase. Animal protein is also a very important requirement for the growth and development of human life where broiler chickens are one of the things that fulfill their needs. The cage used by CV Unggas Mitra Sejahtera is a close house cage with an area of the cage. The cage is on the 1st floor and on the 2nd floor, the floors of the cage 1 and the second floor, the area of the cage is 1,200 m2, the length of the cage is 72 meters, the width of the cage is 8 meters, the height of the cage is 2 meters, the first floor filled with as many as 7,500 heads and the 2nd floor filled with as many as 7,500 heads. The 3rd floor cage has an area of 1760 m2, a cage length of 110 meters, a width of 8 m and a height of 2 m with a population of 11,000 chickens. The broiler strain kept in the CV Unggas Mitra Sejahtera cage was the cobb strain with an average DOC weight (day 1) of 37 g when chick-in. When new DOCs arrive, they are checked by sampling their body weight, sampling the number of DOCs, checking their health, behavior and physical conditions. The maintenance phase includes the pre starter, starter and finisher periods. The pre-starter lasts from day 1 - 7, the starter phase from day 8 - 21, and the finisher from day 22 - harvest. Daily routine activities carried out include temperature control, measuring wind speed, humidity, feeding, vitamins, antibiotics, daily sampling in the form of weight, grading, death, and herding. The pre-starter phase uses SB 12 super feed, the starter phase uses SB 11 super feed, and the finisher phase uses SB 12 super feed. The antibiotics and vitamins given were agricid, asstresvit, agriminovit, sorbitol, and agrixine solution. The FCR obtained was 1.77 which was classified as normal, this value indicated that the feed conversion was converted into body weight in chickens. The IP obtained was 281 which was classified as good using the PT Ciomass standard. The R/C obtained is 0.13, which means that the business is classified as not feasible for development. This occurs due to accidents with weak electric power resulting in decreased fan speed resulting in high mortality. The profitability obtained is -2.31% which is clear. | |
| 34315 | 38115 | A1D018171 | PENGARUH PEMBERIAN LARUTAN SALIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIl TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum) PADA MEDIA PASIR PANTAI | Tomat digemari karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan makanan. Budidaya tomat saat ini terbatas dikarenakan semakin berkurangnya lahan pertanian. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan lahan marginal pasir pantai. Namun, lahan pasir pantai memiliki faktor pembatas, seperti adanya salinitas yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terbaik diantara cara pemberian larutan salin, konsentrasi larutan salin, dan frekuensi pemberian larutan salin, serta menjelaskan interaksi antara cara pemberian, konsentrasi, dan frekuensi pemberian larutan salin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas 3 faktor. Faktor pertama adalah cara pemberian larutan salin (melalui tanah dan melalui daun). Faktor kedua adalah konsentrasi larutan salin (0 dS/m, 9 dS/m, 18 dS/m). Faktor ketiga adalah frekuensi pemberian larutan salin (1 kali/hari, 2 kali/hari, 3 kali/hari). Data hasil pengamatan diamati dengan sidik ragam dan dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pemberian larutan salin melalui tanah memberikan respon lebih baik terhadap luas daun (1925,87 cm2), jumlah cabang (27,41 buah), bobot segar daun (50,68 g), dan persentase bunga jadi (39,05%). Peningkatan konsentrasi dan frekuensi pemberian larutan salin menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Konsentrasi 0 dS/m menunjukkan luas daun (2.234,20 cm2), bobot kering tanaman (45,42 g), dan produktivitas tanaman (11,78 t/ha) terbaik. Frekuensi 1 kali/hari menunjukkan luas daun (2.081,84 cm2), jumlah cabang (28,33 cabang), dan diameter buah (2,89 cm) terbaik. | Tomatoes are popular because have a high nutritional content and can be processed into various types of foods. Tomato cultivation is currently limited due to the decreasing number of agricultural land. Efforts that can be made to deal with these obstacles are utilizing marginal land of coastal sand. Coastal island has limiting factors in utilization, one of which is there salinity levels that can interfere with plant growth. The purpose of this research is was to determine the best rate of growth and yield of tomato plants among the methods of administration of saline solution, concentration of saline solution, and frequency of administration of saline solution, and to explain the interaction between the method of administration, concentration, and frequency of administration of saline solution on the growth and yield of tomato plants. This study was conducted using a completely randomized block design (RAKL) which consisted of 3 factors. The first factor is the way of distributing the saline solution (through the soil and through the leaves). The second factor is the concentration of the saline solution (0 dS/m, 9 dS/m, 18 dS/m). The third factor is the frequency of distributing of saline solution (1 time/day, 2 times/day, 3 times/day). The result of the observation data were observed by means of variance and the Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) 5% test was performed. The results showed that the method way of distributing saline solution through the soil gave a better response to leaf area (1925,87 cm2), number of branches (27,41 brances), leaf raw weight (50,68 g), and fruit set (39,05%). Increasing the concentration and frequency of saline solution decreased the growth and yield of tomato plants. Concentration of 0 dS/m showed the best leaf area (2234,20 cm2), plant dry weight (45,42 g), and productivity (11,78 t/ha). The frequency of 1 time/day showed the best leaf area (2081,84 cm2), number of branches (28,33 branches), and fruit diameter (2,89 cm). | |
| 34316 | 38174 | I1A016026 | Literature Review Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit di Indonesia | LITERATURE REVIEW PENGARUH MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT DI INDONESIA Nadya D. Sitanggang1, Budi Aji2, Aisyah Apriliciciliana A3 Latar belakang: Pelayanan kesehatan adalah hal yang sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Pelayanan yang bermutu merupakan salah satu syarat pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien dapat tercapai jika mutu pelayanan suatu instansi itu baik. Mutu pelayanan kesehatan menjadi ukuran kepuasan pasien dilihat dari dimensi tangiables reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien rawat inap rumah sakit yang berada di Indonesia. Metodologi: Desai penelitian yang digunakan adalah literatur review. Database yang digunakan adalah google scholar dan Garuda dengan menggunakan kata kunci dan kriteria inklusi waktu penerbitan 2016–2021, fulltext, rumah sakit yang berada di Indonesia, berkaitan dengan topik, dan berbahasa Indonesia atau bahasa inggris. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data sekunder. Hasil penelitian: berdasarkan 9 artikel yang dilakukan literatur pada dimensi Bukti Fisik terdapat delapan dari sembilan artikel yang menyatakan terdapat hubungan, pada dimensi Kehandalan semua artikel menyatakan terdapat hubungan, pada dimensi Ketanggapan delapan dari sembilan artikel yang menyatakan terdapat hubungan, pada dimensi Jaminan delapan dari sembilan artikel yang menyatakan terdapat hubungan, dan pada dimensi empathy semua artikel menyatakan terdapat hubungan. Kesimpulan: terdapat hubungan antara dimensi tangiables reliability, responsiveness, assurance, dan empathy dengan kepuasan pasien rawat inap rumah sakit. 1Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKes Universitas Jendral Soedirman 2Jurusan Kesehatan Masyarakat FIKes Universitas Jendral Soedirman | LITERATURE REVIEW OF THE EFFECT QUALITY OF HEALTH SERVICES ON PATIENT SATISFACTION INPATIENT HOSPITALS IN INDONESIA Nadya D. Sitanggang1, Budi Aji2, Aisyah Apriliciciliana A3 Background: Health services are very important to create a healthy society. Quality service is one of the requirements of health services. Patient satisfaction can be achieved if the service quality of an institution is good.quality of health services is a measure of patient satisfaction seen from the dimensions of tangibles reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aims to determine the effect of the quality of health services on the satisfaction of inpatients at the hospitals in Indonesia. Methodology: The research design used was a literature review. The databases used are Google Scholar and Garuda with using keywords and inclusion criteria at the time of publication 2016–2021, full text, hospitals located in Indonesia, related to the topic, and in Indonesian or English. The data source used is a secondary data source. Result: based on 9 articles carried out by the literature on the tangibles dimension, eight out of nine articles stated that there was a relationship, on the Reliability dimension all articles stated that there was a relationship, on the Responsiveness dimension eight of nine articles stated that there was a relationship, on the Assurance dimension eight out of nine. articles that state that there is a relationship, and on the empathy all articles state that there is a relationship. Conclusion: there is a relationship between the dimensions of tangiables reliability, responsiveness, assurance, and empathy with hospital inpatient satisfaction. 1Pulic Health Departemen Faculty of Health Science, Jendral Soedirman University 2Pulic Health Departemen Faculty of Health Science, Jendral Soedirman University | |
| 34317 | 38175 | I1C018045 | ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK PINOSTROBIN DARI Kaempferia pandurata TERHADAP CELL LINE DU-145 | Kanker prostat merupakan pertumbuhan sel ganas yang tidak terkendali di kelenjar prostat. Pengobatan kanker dengan obat antikanker dirasa masih bersifat non-selektif dan terjadi resistensi. Senyawa flavonoid, pinostrobin memiliki aktivitas antikanker sehingga berpotensi dikaji sebagai obat antikanker prostat. Isolasi senyawa pinostrobin dari Kaempferia pandurata dilakukan untuk mengetahui sifat sitotoksik atau aktivitas antikanker prostat berdasarkan nilai IC50. isolasi pinostrobin Kaempferia pandurata dilakukan beberapa tahap, yakni ekstraksi, fraksinasi (pemisahan), pemurnian, dan identifikasi. Aktivitas sitotoksik dilakukan dengan uji secara in vitro terhadap cell line DU-145 menggunakan metode PrestoBlue-Assay. Hasil isolasi pinostrobin Kaempferia pandurata diperoleh kristal putih mengkilat sebanyak 2,768 g. Identifikasi isolat pinostrobin dengan standar pinostrobin berdasarkan KLT menunjukkan pola bercak dan nilai Rf sama sebesar 0,657. Identifikasi Spektrofotometer UV-Vis menunjukkan serapan khas senyawa flavonoid (pita I ʎ: 327 nm dan pita II ʎ:293 nm). Identifikasi menggunakan 1H-NMR dan 13C-NMR menunjukkan struktur yang sesuai ditandai dengan adanya gugus metoksi dan hidroksi sebagai ciri khas dari struktur pinostrobin. Hasil uji aktivitas sitotoksik pinostrobin terhadap cell line DU-145 diperoleh nilai IC50 sebesar 423,142µg/mL. Senyawa pinostrobin berdasarkan hasil identifikasi senyawa dengan KLT, spektrofotometer UV-Vis, 1H-NMR, dan 13C-NMR telah berhasil diisolasi dari Kaempferia pandurata. Senyawa pinostrobin memiliki sifat sitotoksisitas atau aktivitas antikanker yang tergolong lemah. | Prostate cancer is an uncontrolled growth of malignant cells in the prostate gland. Cancer treatment with anticancer drugs is still considered non-selective and resistance occurs. The compound flavonoid, pinostrobin has anticancer activity, so that it has the potential to be studied as an anticancer drug for prostate. The isolation of pinostrobin compounds from Kaempferia pandurata was carried out to determine the toxicity or anticancer activity of the prostate based on the IC50 value. Isolation pinostrobin from Kaempferia pandurata was carried out in several stages, that is extraction, fractionation (separation), purification, and identification. Anticancer activity was carried out by in vitro assay on cell line DU-145 using the PrestoBlue-Assay method. The results of the isolation of pinostrobin from Kaempferia pandurata obtained shiny white crystals of 2,768 g. Identification of pinostrobin isolates with pinostrobin standards based on TLC showed the same spot pattern and Rf value of 0.657. Identification UV-Vis spectrophotometer showed typical absorption of flavonoid compounds (peak I ʎ: 327 nm and peak II ʎ: 293 nm). Identification using 1H-NMR and 13C-NMR showed a suitable structure characterized by the presence of methoxy and hydroxy groups as a characteristic of the pinostrobin structure. The results of the pinostrobin cytotoxic activity test against cell line obtained an IC50 value of 423.142µg/mL. Pinostrobin compounds based on the identification of compounds by TLC, UV-Vis spectrophotometer, 1H-NMR and 13C-NMR have been isolated from Kaempferia pandurata. Pinostrobin compounds have cytotoxicity or weak anticancer activity. | |
| 34318 | 38204 | C1G018038 | COMPARISON OF HANDYMAN INCOME BEFORE AND AFTER JOINING STARTUP OMAH TUKANG | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan tukang sebelum dan sesudah bergabung dengan Omah Tukang, dan menganalisis perbedaan kelayakan hidup para tukang sebelum dan setelah bergabung dengan Omah Tukang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji wilcoxon dan analisis deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dengan wawancara para tukang yang bergabung bersama Omah Tukang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi startup Omah Tukang memiliki dampak positif dan signifikan terhadap perbedaan pendapatan dan perbedaan kelayakan hidup para tukang sebelum dan sesudah bergabung di Omah Tukang. Implikasi dari penelitian ini yaitu dengan adanya bantuan teknologi dari startup Omah Tukang sangatlah membantu semua pihak tidak hanya mitranya saja namun juga konsumen dari Omah Tukang begitu pula membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran, namun perlu disadari bahwa perkembangan teknologi kedepannya sangatlah cepat dan fluktuatif oleh karena itu perlu penyesuaian dari Omah Tukang supaya dapat melakukan peningkatan dengan menciptakan aplikasi agar dapat bertahan dan berkembang lebih baik lagi dari saat ini. | This study aims to analyze the difference in handyman income before and after joining Omah Tukang, and analyze the difference in the viability of life of handymen before and after joining Omah Tukang. This research is a research with a quantitative descriptive approach. The methods used in this study were wilcoxon test and descriptive analysis. The data used is primary data with interviews of handymen who joined Omah Tukang. The results of this study show that Omah Tukang startup technology has a positive and significant impact on differences in income and differences in the viability of the lives of handymen before and after joining Omah Tukang. The implication of this research is that with the help of technology from the Omah Tukang startup, it is very helpful for all parties, not only partners but also consumers from Omah Tukang as well as helping the government reduce the unemployment rate. However it is necessary to realize that the development of technology in the future is very fast and volatile. Therefore it is necessary for Omah Tukang to make improvements by creating applications so that they can survive and develop even better than today. | |
| 34319 | 37275 | I1E018053 | TINGKAT MOTIVASI BERLATIH ATLET BOLA VOLI PADA SEKOLAH DATARAN TINGGI DAN RENDAH DI KABUPATEN PURBALINGGA MASA POST PANDEMI COVID-19 | Latar Belakang: Virus Corona (Covid-19) merupakan penyakit menular yang telah banyak tersebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dalam bidang kesehatan melainkan juga pada sektor lain kehidupan mulai dari soal politik, sosial, budaya, dan juga termasuk dalam bidang pendidikan. Pandemi Covid-19 juga membawa perubahan yang cukup besar bagi dunia olahraga. Berhentinya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah baik dataran tinggi maupun rendah dikhawatirkan akan mempengaruhi tingkat motivasi dari masing-masing atlet karena motivasi berpengaruh pada kualitas atlet. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrument kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 40 atlet. Penelitian dilaksanakan pada 4 (empat) sekolah yang terdiri dari 2 (dua) sekolah di dataran tinggi yaitu SMK Negeri 1 Karangjambu dan SMA Negeri 1 Karangreja, serta 2 (dua) sekolah di dataran rendah yaitu SMA Negeri 2 Purbalingga dan SMA Negeri 1 Kejobong. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan persentase, serta untuk mengetahui perbedaan digunakan uji independent sampel t-test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat motivasi atlet bola voli pada sekolah dataran tinggi dan rendah di Kabupaten Purbalingga masa post pandemi Covid-19 dengan nilai signifikansi berturut-turut 0,41 dan 0,41. Rata-rata persentase tingkat motivasi berlatih atlet bola bola voli di sekolah dataran tinggi dan rendah terdapat kesamaan yaitu memiliki kategori baik. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat motivasi berlatih atlet bola voli pada sekolah dataran tinggi dan rendah di Kabupaten Purbalingga masa post pandemi covid-19. Motivasi berlatih atlet bola voli pada sekolah dataran tinggi dan rendah adalah baik dapat dilihat pada hasil akhir kategori masing-masing sekolah. | Corona Virus (Covid-19) is an infectious disease that has spread throughout the world, including in Indonesia. This impact is not only felt in the health sector which has claimed millions of lives, but also in other sectors of life ranging from political, social, cultural matters, and also including in the field of education. The Covid-19 pandemic has also brought considerable changes to the world of sports. The cessation of extracurricular activities in schools, both highlands and lowlands, is feared to affect the level of motivation of each athlete because motivation affects the quality of athletes. This study uses a quantitative descriptive method using a questionnaire instrument. This study used a purposive sampling technique with a sample of 40 athletes. This research was carried out at 4 (four) schools consisting of 2 (two) schools in the highlands, namely SMK Negeri 1 Karangjambu and SMA Negeri 1 Karangreja, as well as 2 (two) schools in the lowlands, namely SMA Negeri 2 Purbalingga and SMA Negeri 1 Kejobong. . Data analysis used descriptive analysis with percentages, and to determine the differences used independent sample t-test. The results showed that there were differences in the level of motivation of volleyball athletes at high and lowland schools in Purbalingga Regency during the post Covid-19 pandemic with a significance value of 0.41 and 0.41, respectively. The average percentage level of motivation to practice volleyball athletes in high and low schools has similarities, namely having a good category. There are differences in the level of motivation to practice volleyball athletes at high and low schools in Purbalingga Regency during the post covid-19 pandemic. The motivation to practice volleyball athletes at high and low schools is good, it can be seen in the final results of each school category. | |
| 34320 | 37276 | I1D018026 | HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI, STATUS GIZI, DAN KEBUGARAN JASMANI DENGAN TINGKAT PRESTASI ANAK SD NEGERI 2 PENAMBONGAN KECAMATAN PURBALINGGA | Latar Belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi adalah kesehatan fisik. Anak dengan status gizi normal cenderung berada dalam kondisi fisik yang baik serta dapat mengakibatkan kinerja akademik yang baik pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi, status gizi, dan kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi anak SD Negeri 2 Penambongan Kecamatan Purbalingga. Metode: Desain penelitian ini adalah Cross Sectional, jumlah sampel 50 responden diambil secara proportional random sampling. Kebiasaan sarapan pagi diukur dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Penentuan status gizi dilakukan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan dan dikategorikan sesuai dengan IMT menurut umur (IMT/U). Tingkat kebugaran jasmani diukur dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk kelompok usia 10 - 12 tahun, serta tingkat prestasi diukur dengan menggunakan nilai ulangan harian dan nilai semester. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi pada siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,123, tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan tingkat kebugaran jasmani pada siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,236, tidak ada hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan status gizi siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,703, dan tidak ada hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi siswa SDN 2 Penambongan nilai p= 0,216. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, status gizi, dan kebugaran jasmani dengan tingkat prestasi anak SD Negeri 2 Penambongan Kecamatan Purbalingga. Kata kunci: kebiasaan sarapan pagi, kebugaran jasmani, status gizi, tingkat prestasi | Background: One of the factors that affect the learning achievement is physical health. Children with normal nutritional status tend to be in good physical condition and can lead to good academic performance in children. This study aims to determine the relationship between breakfast habits, nutritional status, and physical fitness with the learning achievement among children at SDN 2 Penambongan, Purbalingga District. Methods: Cross sectional study was conducted with a total 50 respondents was selected using proportional random sampling. Breakfast habits were measured using a reliable and valid questionnaire. Indicator of IMT/U was used to assess nutritional status of the children. Physical fitness level was measured using the Indonesian Physical Fitness Test for the 10-12 year age group, and achievement level was measured using daily test scores and semester scores. Results: The results showed that there was no significant relationship between breakfast habits and nutritional status (p value = 0.123) and physical fitness (p value = 0.236) among SDN 2 Penambongan students. There was also no significant relationship between physical fitness with nutritional status (p value = 0.703) and achievement level (p value = 0.216) among SDN 2 Penambongan students. Conclusion: There is no relationship between breakfast habits, nutritional status, and physical fitness with the achievement level of children at SDN 2 Penambongan, Purbalingga District. Keywords: breakfast habits, physical fitness, nutritional status, learning achievement |