Artikelilmiahs
Menampilkan 32.681-32.700 dari 50.010 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 32681 | 38313 | F1C017077 | Manajemen Media Siber Project Multatuli Sebagai Kanal Jurnalisme Publik di Tengah Praktik Konglomerasi Media di Indonesia | Kondisi lanskap media di Indonesia yang banyak dikuasai oleh para konglomerat digital menyebabkan media independen sulit untuk bertahan. Media independen kecil hanya memiliki dua pilihan: bergabung dalam lingkaran konglomerasi media atau tersingkirkan. Project Multatuli sebagai sebuah media siber independen di Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga keberpihakannya pada publik, tanpa bergabung dalam lingkaran konglomerasi maupun bersinggungan dengan para venture capitalists. Untuk mempertahankan keberlanjutannya, Project Multatuli memerlukan sistem manajemen dalam mengelola medianya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi komprehensif mengenai manajemen media siber Project Multatuli sebagai media independen di tengah praktik konglomerasi media di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori Hierarchy of Influence dan model manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) sebagai alat analisisnya, dengan metode kualitatif deskriptif yang datanya diambil melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Multatuli melalui proses manajemen secara POAE (Planning, Organizing, Actuating, Evaluating) dalam mengelola medianya. Dari kelima level di teori Hierarchy of Influence (individu, rutinitas media, organisasi media, institusi sosial, dan sistem sosial) seluruh levelnya berpengaruh terhadap bagaimana Project Multatuli menjalankan praktik medianya dan berperilaku sebagai sebuah institusi media. | Indonesia’s media landscape, which is dominated by digital conglomerates, makes it difficult for independent media to survive. Small independent media have only two choices: join the circle of media conglomerates or be eliminated. Project Multatuli as an independent cyber media in Indonesia is committed to maintaining its alignment with the public, without joining conglomerate circles or interfering with venture capitalists. To maintain its sustainability, Project Multatuli requires a management system to manage its media. The purpose of this study is to obtain a comprehensive description of Project Multatuli's cyber media management as an independent media amidst the practice of media conglomeration in Indonesia. This study uses the theory of Hierarchy of Influence and the management model of POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) as a tools of analysis, with a descriptive qualitative method. Data were taken through interviews and observation. The results showed that Project Multatuli went through a POAE (Planning, Organizing, Actuating, Evaluating) management process in managing its media. Of the five levels in the Hierarchy of Influence theory (individuals, routine practices, media organizations, social institutions, and social systems) all levels influence how the Project Multatuli carries out its media practices and behaves as a media institution. | |
| 32682 | 35910 | F1C018096 | Kesenjangan Kepuasan Followers dalam Mengakses Instagram @kuliner_purwokerto | Media Instagram saat ini banyak dimanfaatkan untuk mempromosikan produk termasuk produk kuliner. Hal tersebut menjadikan Instagram kuliner sebagai media pilihan masyarakat untuk memuaskan kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesenjangan kepuasan yang terjadi pada followers dalam mengakses akun Instagram @kuliner_purwokerto. Peneliti memilih akun Instagram @kuliner_purwokerto menjadi objek penelitian karena merupakan instagram kuliner di Purwokerto yang paling aktif mengunggah konten. Selain itu, Instagram ini memiliki host untuk mengulas tempat-tempat kuliner di Purwokerto secara lengkap. Penelitian ini menggunakan teori uses and gratification. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan teknik simple random sampling, dengan sampel sebanyak 100 orang yang merupakan followers akun Instagram @kuliner_purwokerto. Pada tahap analisis data, dilakukan uji kesamaan dua rata-rata dan rumus discrepancy yang dioperasionalkan menggunakan perhitungan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan positif atau dengan kata lain followers terpuaskan oleh akun Instagram @kuliner_purwokerto. | Instagram media is currently being used to promote products, including culinary products. This turns Instagram with a basis in culinary becoming a medium of choice for the community to satisfy their needs. This study aims to find out the gratification discrepancy that occurs among followers who accessed the Instagram account @kuliner_purwokerto. The researcher chose the Instagram account @kuliner_purwokerto to be the object of research because it is the culinary-based Instagram in Purwokerto which is known to be the most active account in uploading content. Moreover, this Instagram has a host to review culinary places in Purwokerto comprehensively. This study deployed the use and gratification theory. The sampling technique in this study was simple random sampling and was done with a sample of 100 people who are followers of the Instagram account @kuliner_purwokerto. In data analysis, a similarity test of two averages and a discrepancy formula was deployed and operationalized by using cross tabulation calculations. The results of the study indicated a positive discrepancy result or, in other words, followers were satisfied with the Instagram account @kuliner_purwokerto. | |
| 32683 | 35911 | G1A018092 | EFEK PEMBERIAN SARI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var edulis) BERBAGAI DOSIS TERHADAP KADAR INDEKS ERITROSIT : STUDI UJI TOKSISITAS SUBKRONIS PADA TIKUS (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR | Sari markisa ungu dikenal karena manfaatnya dan berpotensi sebagai tanaman obat. Tujuan studi ini untuk mengetahui efek pemberian sari markisa ungu (Passsiflora edulis var edulis) berbagai dosis terhadap kadar MCV, MCH, dan MCHC dalam uji toksisitas subkronik pada tikus (Rattus norvegicus) galur Wistar. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental with control group design post-test only. 50 ekor tikus jantan dibagi menjadi 5 kelompok dengan kelompok I merupakan kelompok kontrol, kelompok II, III, IV, dan V kelompok perlakuan dosis sari markisa ungu 4,2 ml /200g/hari, 8,4 ml/200g/hari, 12,6 ml/200g/hari, dan 16,8 ml/200g/hari selama 28 hari. Pengukuran kadar MCV, MCH, dan MCHC menggunakan hematoanalyzer. Rerata kadar MCV kelompok I=54,11 ± 1,87 fL, II=54,32 ± 2,62 fL, III=54,21 ± 1,67 fL, IV=53,67 ± 1,57 fL dan V=53,43 ± 1,52 fL. Rerata kadar MCH kelompok I=17,43 ± 0,79 pg, II=17,93 ± 0,99 pg, III=17,79 ± 0,63 pg, IV=17,04 ± 0,59 pg dan V=16,90 ± 0,83 pg. Rerata kadar MCHC kelompok I=32,20 ± 0,94 %, II=33,00 ± 0,48 %, III=32,66 ± 0,38 %, IV=31,80 ± 0,52 % dan V=31,62 ± 0,69 %. Hasil uji One Way ANOVA MCV menunjukkan hasil p>0,05. Hasil uji Kruskal Wallis MCH dan MCHC menunjukkan hasil p<0,05. Uji Mann Whitney MCH menunjukkan hasil p<0,05 pada kelompok II&IV, III&IV, dan III&V. Uji Mann Whitney MCHC menunjukkan hasil p<0,05 pada kelompok I&II, II&IV, II&V, III&IV, dan III&V. Pemberian sari markisa ungu berbagai dosis tidak memiliki efek terhadap kadar MCV namun memiliki efek terhadap kadar MCH dan MCHC tikus wistar dalam studi toksisitas subkronik. | Purple passion fruit juice has known for its benefits and potential being herbs. This study aimed to know the effect of giving purple passion fruit juice (Passiflora edulis var edulis) various doses on MCV, MCH, and MCHC levels in subchronic toxicity test in white rats (Rattus norvegicus) Wistar strain. This research was true experimental study with control group design post-test only. 50 male rats were randomly assigned to 5 groups. Group I was control healthy group, group II, III, IV and V was the treatment group that gets dose successively 4.2 ml /200g/day, 8.4 ml/200g/day, 12.6 ml/200g/day, and 16.8 ml/200g/day purple passion fruit juice in 28 days. The measurement of MCV, MCH, and MCHC used hematoanalyzer. The mean MCV levels of group I=54.11 ± 1.87 fL, II=54.32 ± 2.62 fL, III=54.21 ± 1.67 fL, IV=53.67 ± 1.57 fL and V=53.43 ± 1.52 fL. The mean MCH levels of group I=17.43 ± 0.79 pg, II=17.93 ± 0.99 pg, III=17.79 ± 0.63 pg, IV=17.04 ± 0.59 pg and V=16.90 ± 0.83 pg. The mean MCHC levels of group I=32.20 ± 0.94 %, II=33.00 ± 0.48 %, III=32.66 ± 0.38 %, IV=31.80 ± 0.52 % and V=31.62 ± 0.69 %.One Way ANOVA test MCV result showed p>0.05. Kruskal Wallis test MCH and MCHC result showed p<0.05. Mann Whitney test MCH result showed p<0.05 in group II&IV, III&IV, and III&V. Mann Whitney test MCHC result showed p<0.05 in group I&II, II&IV, II&V, III&IV, and III&V. The administration of purple passion fruit juice at various doses had no effect on MCV level, but had effect on MCH and MCHC levels of white rats Wistar in subchronic toxicity. | |
| 32684 | 37852 | D1A018054 | PENGARUH KOMBINASI PUPUK BASAL FESES SAPI PERAH YANG DIPERKAYA JENIS DAN DOSIS PUPUK BUATAN PADA PRODUKSI BAHAN KERING DAN KADAR SERAT KASAR TIGA JENIS RUMPUT PENNISETUM | Pemberian pupuk organik basal feses sapi perah dapat menjaga kondisi lingkungan dan produktivitas tanah namun peningkatan produksi tanaman rendah, penggunaan pupuk anorganik akan meningkatkan produksi tanaman namun bila diguanakan secara terus menerus akan menimbulkan dampak negatif bagi produktivitas tanah. Penelitian bertujuan untuk menemukan kombinasi antara pupuk organik basal feses sapi perah dengan pupuk anorganik dalam upaya peningkatan produksi dan menjaga produktivitas tanah. Penelitian dilaksanakan di Lahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan menggunakan Split split plot dengan dasar Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan. Terdapat 9 perlakuan yang terdiri dari 3kg pupuk feses sapi perah yang dikombinasikan dengan pupuk Urea 100, 200, 300 kg/ha/defoliasi; NPK 100, 200, 300 kg/ha/defoliasi setara dengan Urea; dan ZA 100, 200, 300 kg/ha/defoliasi setara dengan Urea. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa jenis dosis pupuk dan jenis rumput berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada produksi bahan kering, jenis dan dosis pupuk berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada kadar serat kasar. Jenis rumput berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan interaksi antara jenis rumput, jenis dan dosis pupuk menghasilkan pengaruh nyata (P<0,01) pada kadar serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk NPK memiliki tingkat produktifitas bahan kering tertinggi dan pemberian pupuk ZA memiliki kadar serat kasar terendah pada rumput unggul. | The application of basal organic fertilizer for dairy cow feces can maintain environmental conditions and soil productivity but the increase in crop production is low, the use of inorganic fertilizers will increase crop production but if used continuously it will have a negative impact on soil productivity. The study aims to find a combination of basal organic fertilizer of dairy cow feces with inorganic fertilizers in an effort to increase production and maintain soil productivity. The research was carried out on the Land of Village-Owned Enterprises (BUMDes) of Limpakuwus Village, Sumbang District, Banyumas Regency. The study was conducted using a split split plot on the basis of a Randomized Group Design with 3 tests. There are 9 treatments consisting of 3kg of dairy cow fecal fertilizer combined with Urea fertilizer 100, 200, 300 kg/ha/defoliation; NPK 100, 200, 300 kg/ha/defoliation equivalent to Urea; and ZA 100, 200, 300 kg/ha/defoliation equivalent to Urea. The results of the variance analysis showed that the type of fertilizer dose and the type of grass had a very real effect (P<0.01) on the production of dry matter, the type and dose of fertilizer had a very real effect (P<0.01) on crude fiber content. Grass type has a very real effect (P<0.01) and the interaction between grass type, type and dose of fertilizer produces a noticeable influence (P<0.01) on crude fiber content. The results showed that the use of NPK fertilizer has the highest level of dry matter productivity and the application of ZA fertilizer has the lowest crude fiber content on superior grasses. | |
| 32685 | 35917 | C1A018095 | Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Transmigran Di Satuan Pemukiman (SP) 03 Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma | Program transmigrasi dilaksanakan oleh pemerintah sebagai upaya mendorong secara kolektif persebaran penduduk lebih merata, khususnya diluar pulau Jawa. Keadaan lokasi trans yang cenderung berpotensi dalam usaha pertanian, maka mendorong sebagian besar transmigran memiliki mata pencaharian utama sebagai petani. Berdasarkan pengamatan di lokasi menunjukkan beberapa indikasi perbedaan pendapatan diantaranya kondisi perumahan, dan perbedaan kepemilikan aset tetap lainnya, serta perubahan luas lahan yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh diversifikasi usaha tani, luas lahan, tenaga kerja keluarga, dan pekerjaan selain onfarm serta menganalisis variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap pendapatan rumah tangga transmigran. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 rumah tangga Transmigran SP 03 Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma dipilih dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dan di analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diversifikasi usaha tani, luas lahan, tenaga kerja keluarga, dan pekerjaan selain onfarm berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan rumah tangga transmigran. Penelitian ini juga menemukan bahwa variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap pendapatan transmigran adalah luas lahan. Implikasi penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pendapatan, maka bagi transmigran agar dapat memaksimalkan usaha tani yang dimiliki, baik dalam hal diversifikasi, luas lahan yang digarap, dan penggunaan tenaga kerja keluarga, serta memanfaatkan peluang pada pekerjaan selain onfarm. Bagi pemerintah agar dapat memberikan kebijakan dan/atau perhatian khusus yang berfokus pada pengembangan usaha tani transmigran. Adanya pengaruh yang signifikan dari faktor luas lahan maka bagi pemerintah harus mengupayakan kebijakan pembagian jatah tanah transmigrasi yang lebih luas lagi. Bagi transmigran agar mengupayakan jangan sampai menjual tanah jatahnya, bahkan sebisa mungkin berinvestasi dengan membeli tanah baru. | The transmigration program is implemented by the government as an effort to encourage collectively the distribution of the population more evenly, especially outside the island of Java. The state of trans locations that tend to be potential in agricultural businesses, then encourages most transmigrants to have a primary livelihood as farmers. Based on observations at the site showed several indications of income differences including housing conditions, and differences in ownership of other fixed assets, as well as changes in the area of land owned. The purpose of this study is to analyze the effect of diversification of agricultural businesses, land area, family labor, and employment other than onfarm and analyze the variables that have the most influence on transmigrant household income. The population in this study was 50 households Transmigran SP 03 Pagar Banyu District Ulu Talo Seluma Regency selected by census method. Data collection techniques use interview and analytical techniques use multiple linear regression. The results of this study showed that diversification of agricultural businesses, land area, family labor, and employment in addition to onfarm had a positive and significant effect on the income of transmigrant households. The study also found that the variable that has the most influence on transmigrant income is land area. The implication of this research is to increase income, then for transmigrants to be able to maximize their farming business, both in terms of diversification, the area of land worked, and the use of family labor, and take advantage of opportunities in jobs other than onfarm. For the government to be able to provide policies and / or special attention that focuses on the development of transmigrant farming businesses. There is a significant influence of land area factors so for the government must strive for a policy of sharing transmigration land rations more broadly. For transmigrants to try not to sell their ration land, even as much as possible invest by buying new land. | |
| 32686 | 43911 | E1A020029 | DISPARITAS PIDANA PUTUSAN HAKIM ATAS PERKARA PIDANA MEMBUJUK ANAK UNTUK MELAKUKAN PERSETUBUHAN OLEH AYAH KANDUNG (Studi Putusan Nomor 61/Pid.Sus/2021/PN Rbi dan Putusan Nomor 27/Pid.Sus/2023/PN Soe) | Berdasarkan tindak pidana dengan sengaja membujuk anak untuk melakukan persetubuhan oleh ayah kandung pada Putusan Nomor 61/Pid.Sus/2021/PN Rbi, Majelis Hakim menjatuhkan pidana 20 tahun penjara dan putusan nomor 27/Pid.Sus/2023/PN Soe, Majelis Hakim menjatuhkan pidana 13 tahun penjara. Pada 2 (dua) contoh kasus tersebut dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 namun mendapatkan sanksi pidana yang berbeda signifikan yang dapat menyebabkan disparitas pidana. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dan disparitas pidana pada tindak pidana membujuk anak untuk melakukan persetubuhan oleh ayah kandung dalam Putusan No. 61/Pid.Sus/2021/PN Rbi dan Putusan No. 27/Pid.Sus/2023/PN Soe. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat yuridis normatif, dengan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan perbandingan. Spesifikasi penelitian ini adalah preskriptif dengan sumber data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan diperoleh menggunakan metode kepustakaan dengan metode pengolahan data berupa reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Metode penyajian bahan hukum akan disajikan dalam bentuk teks naratif, serta metode analisis data menggunakan metode normatif kualitatif dengan cara melakukan interpretasi. Hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa hakim dalam menjatuhkan pidana berdasarkan terpenuhinya seluruh syarat pemidanaan dan terjadi disparitas pidana pada 2 (dua) putusan tersebut karena pada putusan No. 27/Pid.Sus/2023/PN Soe hakim kurang memperhatikan adanya pemberatan pidana sehingga menimbulkan perbedaan penjatuhan pidana yang signifikan. | Based on the crime of intentionally inducing a child to have sexual intercourse by a biological father in Decision Number 61/Pid.Sus/2021/PN Rbi, the Panel of Judges imposed a sentence of 20 years in prison and Decision Number 27/Pid.Sus/2023/PN Soe, the Panel of Judges imposed a sentence of 13 years in prison. In the 2 (two) examples, the cases were charged with Article 81 paragraph (2) and (3) of Law Number 17/2016 but received significantly different criminal sanctions which could cause criminal disparity. This study aims to determine the legal considerations of judges and criminal disparity in the crime of inducing a child to have sexual intercourse by a biological father in Decision No. 61/Pid.Sus/2021/PN Rbi and Decision No. 27/Pid.Sus/2023/PN Soe. This research is a normative juridical research, with the method of statutory approach, case approach, and comparative approach. The specification of this research is prescriptive with secondary data sources including primary, secondary, and tertiary legal materials. The collection method is obtained using the library method with data processing methods in the form of data reduction, data display, and data categorization. The method of presenting legal materials will be presented in the form of narrative text, and the data analysis method uses a qualitative normative method by interpreting. The results of this study can be concluded that the judge in imposing punishment is based on the fulfillment of all conditions of punishment and there is a criminal disparity in the 2 (two) decisions because in Decision No. 27/Pid.Sus/2023/PN Soe the judge did not pay attention to the aggravation of punishment, causing significant differences in the imposition of punishment. | |
| 32687 | 35913 | F1A018050 | Implementasi Pendidikan Pembebasan di SD Qaryah Thayyibah Purwokerto | Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan pembebasan sebagai salah satu solusi mengatasi permasalahan pendidikan. Lokasi penelitian di SD Qaryah Thayyibah Purwokerto, salah satu sekolah di Purwokerto yang menerapkan pendidikan pembebasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan dengan purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan implementasi pendidikan pembebasan di SD Qaryah Thayyibah Purwokerto nampak dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Pembuatan jadwal belajar dan peraturan serta sanksi dilakukan dengan diskusi bersama seluruh siswa dengan guru. Guru menjadi teman siswa, baik dalam maupun di luar pembelajaran, guru berperan sebagai fasilitator, motivator, dan dinamisator bagi siswa agar tercipta suasana komunikatif dalam proses pembelajaran. Implementasi pendidikan pembebasan kerap kali mengalami berbagai hambatan, namun hambatan tersebut berhasil teratasi dengan berbagai solusi yang selalu diupayakan oleh guru dan pengurus. Hasil implementasi pendidikan pembebasan menunjukan membuat siswa lebih senang belajar dan berpengaruh pada perubahan sikap siswa lebih kearah positif. | This study examines the implementation of liberation education as a solution to overcome educational problems. Research location in SD Qaryah Thayyibah Purwokerto, one of the schools in Purwokerto that implements liberation education. The method used is descriptive qualitative. The technique of determining informants is purposive. Data collection techniques used in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that the implementation of liberation education in SD Qaryah Thayyibah Purwokerto could be seen from the lesson planning, learning implementation and learning evaluation. The making of study schedules and regulations and sanctions is carried out by discussing with all students with the teacher. Teachers become friends of students, both inside and outside of learning, teachers act as facilitators, motivators, and dynamicators for students to create a communicative atmosphere in the learning process. The implementation of liberation education often encounters various obstacles, but these obstacles have been successfully overcome with various solutions that are always sought by teachers and administrators. The results of the implementation of liberation education show that it makes students more happy to learn and has an effect on changing students' attitudes in a more positive direction. | |
| 32688 | 35914 | I1D017034 | Formulasi Brownies dengan Substitusi Tepung Biji Durian dan Kulit Buah Naga Merah sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Anak Sekolah | Latar Belakang: Biji durian merupakan bahan pangan potensial pengganti tepung terigu karena mengandung karbohidrat yang hampir setara yaitu 72,73%. Kulit buah naga juga mengandung serat 47,7% dan antioksidan fenolik yang tinggi sebesar 39,7±5,39mg GAE/100g. Usia sekolah adalah usia dimana tumbuh kembang anak berjalan paling optimal sehingga perlu didukung dengan asupan gizi yang baik. Modifikasi brownies dengan substitusi tepung biji durian dan kulit buah naga adalah salah satu upaya peningkatan kualitas gizi makanan selingan yang cocok bagi anak usia sekolah. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah penambahan 30 g pulp kulit buah naga dan substitusi tepung biji durian sebesar 15%, 30%, dan 45%. Hasil organoleptik produk diuji dengan friedman test dilanjut dengan Duncan’s Multiple Range Test. Kemudian formula terbaik diperoleh melalui uji Indeks Efektivitas untuk dilakukan analisis kandungan protein, karbohidrat, lemak, serat kasar, dan fenolik. Hasil Penelitian: Hasil uji organoleptik hedonik pada masing-masing perlakuan proporsi 15% tepung biji durian:85% terigu dan 30 g kulit buah naga (D1N); 30% tepung biji durian:70% terigu dan 30 g kulit buah naga (D2N); 45% tepung biji durian:55% terigu dan 30 g kulit buah naga (D3N) [L1] menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan terhadap mutu hedonik bau, mutu hedonik tekstur, dan tekstur dari ketiga formulasi brownies. Kesimpulan: Formula brownies dengan perlakuan terbaik adalah D1N yaitu brownies yang disubstitusi 15% tepung biji durian dengan penambahan 30 g pulp kulit buah naga merah mengandung lemak 24,90%, protein 1,80%, karbohidrat 46,97%, serat kasar 3,241%, dan fenolik 1,340mg. | Background: Durian seeds are a potential food substitute for wheat flour, with 76.8% carbohydrates and 22.48% fiber content. Dragon fruit skin also contains 47.7% fiber and 39,7±5,39mg GAE/100 g phenolic content. School age is the age at which the child's growth and development runs optimally so that it needs to be supported by good nutritional intake. Modification of brownies with the substitution of durian seed flour and dragon fruit peel is one of the efforts to improve the nutritional quality of snacks suitable for school-age children. Methodology: This research is an experimental study with Randomized Block Design method. The treatments tested were administration of 30 g of dragon fruit peel pulp and substitution of durian seed flour at 15%, 30%, and 45%. The product organoleptic was tested by Friedman test followed by Duncan's Multiple Range Test. Then the best formula was obtained through the Effectiveness Index test to analyze the content of protein, carbohydrates, fat, crude fiber, and phenolics. Results: Hedonic organoleptic test results in each treatment the proportion of 15% durian seed flour: 85% flour and 30 g dragon fruit peel (D1N); 30% durian seed flour: 70% flour and 30 g dragon fruit peel (D2N); 45% durian seed flour: 55% flour and 30 g dragon fruit peel (D3N) showed a very significant difference to the distinctive odor quality, good texture, and texture of the three brownie formulations. Conclusion: Formula brownies with the best treatment was D1N, which is brownies substituted by 15% durian seed flour with 30 g of red dragon fruit skin pulp containing 24.90% fat, 1.80% protein, 46.97% carbohydrates, 3.241% crude fiber, and 1,340 mg of phenolic content. | |
| 32689 | 35915 | A1F018051 | KARAKTERISTIK BIODEGRADABLE FILM BERBAHAN DASAR TAPIOKA TERMODIFIKASI DENGAN SORBITOL SEBAGAI PLASTICIZER | Biodegradable film merupakan salah satu alternatif bahan pengemas yang memiliki karakteristik seperti plastik konvensional namun bersifat ramah lingkungan. Biodegradable film umumnya terbuat dari pati karena kemampuan pembentukan film yang cukup baik. Namun, biodegradable film dari pati alami memiliki karakteristik yang kurang baik, seperti rapuh dan kurang elastis, dan memiliki kadar air serta abu yang tinggi. Sifat-sifat pati alami dapat diperbaiki dengan modifikasi pati serta penambahan plasticizer sorbitol sebagai upaya untuk meningkatkan karakteristik biodegradable film. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik biodegradable film berbahan dasar tapioka dengan berbagai macam metode modifikasi.dan konsentrasi plasticizer sorbitol serta interaksi keduanya. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama yaitu metode modifikasi pati (M): asetilasi (M1), autoclaving cooling (M2), dan fermentasi (M3). Faktor kedua yaitu konsentrasi sorbitol (S): 4% (S1), 5% (S2), dan 6% (S3). Hasil penelitian menunjukkan metode modifikasi pati menurunkan kadar abu film; konsentrasi sorbitol meningkatkan kadar air serta menurunkan kadar abu film. Interaksi metode modifikasi pati dan konsentrasi sorbitol cenderung menurunkan kadar abu. | Biodegradable film is an alternative packaging material that has characteristics like conventional plastics but is environmentally friendly. Biodegradable films are generally made from starch because of their good film-forming ability. However, biodegradable films from natural starch have poor characteristics, such as brittle and less elastic, and have high water and ash content. The properties of natural starch can be improved by modifying the starch and adding the plasticizer sorbitol as an effort to improve the characteristics of the biodegradable film. This study aims to determine the characteristics of tapioca-based biodegradable films with various modification methods and the concentration of the plasticizer sorbitol and their interactions. The method used was a factorial completely randomized design (CRD). The first factor is starch modification method (M): acetylation (M1), autoclaving cooling (M2), and fermentation (M3). The second factor is the concentration of sorbitol (S): 4% (S1), 5% (S2), and 6% (S3). The results showed that the starch modification method reduced the ash content of the film; The concentration of sorbitol increases the water content and decreases the ash content of the film. The interaction of starch modification method and sorbitol concentration tends to decrease the ash content. | |
| 32690 | 35916 | A1D017106 | SERAPAN NITROGEN, KADAR KLOROFIL, DAN LAJU ASIMILASI BERSIH TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN APLIKASI DIAZOTROPHIC BACTERIA | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh aplikasi bakteri diazotrof terhadap serapan nitrogen, kadar klorofil, dan laju asimilasi pada bawang merah; 2) Memilih jenis isolat bakteri diazotrof terbaik untuk meningkatkan serapan unsur nitrogen, kadar klorofil, dan laju asimilasi pada tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan di di Screenhouse dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dari bulan Januari sampai April 2021. Penelitian ini berupa percobaan polibag yang dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) non-faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan jenis isolat bakteri diazotrof terdiri dari 9 jenis yaitu I1 = LCR3, I2 = LAR5, I3 = LBR1, I4 = LAZ2, I5 = LAZ3, I6 = LCA1, I7 = LAR3, I8= LAA5, dan I9 = LAA4. Variabel penelitian meliputi luas daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar, rasio akar:tajuk, volume akar, panjang akar total, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, kandungan klorofil, dan serapan nitrogen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan apabila terdapat keragaman, maka dilanjutkan menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi bakteri diazotrof mampu meningkatkan serapan nitrogen dan laju asimilasi bersih pada tanaaman bawang merah dibandingkan dengan kontrol. Hasil terbaik dari perlakuan jenis isolate bakteri diazotrof adalah isolat I2 (LAR5) dari genus rhizobium mampu menghasilkan angka tertinggi pada variabel luas daun dan serapan nitrogen. | This research was aimed to determine: 1) the effect of diazotrophic bacteria application on nitrogen uptake, chlorophyll content, and rate of assimilation in shallot; 2). Selecting the best type of diazotrophic bacteria isolat to increase nitrogen uptake, chlorophyll content, and assimilation rate in shallot. The research was carried out in a screen house at an altitude of ± 110 meters above sea level and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto from February 2021 to April 2021. This study was arranged using a Randomized Completely Block Design (RCBD). The treatment in this research consisted of I1 = LCR3, I2 = LAR5, I3 = LBR1, I4 = LAZ2, I5 = LAZ3, I6 = LCA1, I7 = LAR3, I8= LAA5, and I9 = LAA4. There are 9 treatments and a control each repeated 3 times. The variables observed consisted of leaf area, shoot dry weight, root dry weight, total root length, root volume, root shoot ratio,chlorophyll content, relative growth rate, net assimilation rate, and nitrogen uptake. The data obtained was analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), if they were significantly different then further tested using DMRT at the 5% level. The result showed that application of diazotroph bacteria had a significant effect on variables were net assimilation rate, and nitrogen uptake. The treatment of isolat I2 (LAR5) resulted in the highest number of leaf area and nitrogen uptake variables. | |
| 32691 | 35912 | J0A017033 | Alur Penulisan Berita Sosial Budaya di Radar Jogja | Laporan praktik kerja ini berjudul “Proses Penulisan Berita Sosial Budaya di Radar Jogja”. Penulis melaksanakan praktik kerja pada tanggal 17 Januari hingga 17 Februari 2020. Tujuan pelaksanaan praktik kerja ini untuk memahami dan mengetahui proses pembuatan berita, perbedaan struktur, sistem pencarian dan penulisan berita di Radar Jogja. Radar Jogja merupakan sebuah surat kabar harian yang termasuk dalam produk harian Jawa Pos. Surat kabar Jawa Pos berdiri 1 Juli 1945 dengan nama PT Java Pos Concern Ltd. yang mengalami masa kejayaan pada tahun 1960 hingga 1970 dan mengalami banyak perubahan hingga pada tahun 2005 tepatnya bulan Maret, manajemen pemasaran koran dipegang penuh oleh manajemen Radar Jogja. Kini Radar Jogja memegang penuh manajemen koran secara utuh. Dalam melaksanakan praktrik kerja, penulis menemukan bahwa penggunaan Bahasa Inggris dalam penulisan berita cukup penting. Maka dari itu Tim Radar Jogja setidaknya harus memiliki keterampilan Bahasa inggris baik secara lisan maupun tulisan agar dapat mengumpulkan data dengan benar yang kemudian diolah menjad sebuah berita yang baik. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam melaksanakan praktik kerja ini, seperti kurangnya kemampuan berbahasa Inggris dari Tim Radar Jogja sehingga kesulitan dalam proses pencarian dan pembuatan berita. Serta tidak adanya slot berita berbahasa Inggris dan tim khusus yang menaungi berita Bahasa Inggris sehingga penulis dengan terpaksa menulis semua berita menggunakan Bahasa Indonesia, akan tetapi penulis tetap berusaha menterjemahkan berita yang sudah penulis tulis ke dalam Bahasa Inggris. | This work practice report is entitled “The Process of Writing Socio-Cultural News at Radar Jogja”. The author carried out a work practice from January 17 to February 17, 2020. The purpose of implementing this work practice are to understanding and knowing the process of making news, differences in structure, searching system and news writing on Radar Jogja. Radar Jogja is a daily newspaper which is included in the daily product of Jawa Pos. Jawa Pos newspaper was established on July 1, 1945, under the name PT Java Pos Concern Ltd. which experienced its heyday from 1960 to 1970 and underwent many changes until in 2005 to be precise in March, the management of newspaper marketing was fully held by the management of Radar Jogja. Now Radar Jogja has full control over the management of the newspaper. In carrying out the work practice, the writer finds that the use of English in news writing is quite important. Therefore, the Jogja Radar Team must at least have English skills both orally and in writing to collect data correctly then processed into good news. There are several obstacles faced in carrying out this work practice, such as the lack of English language skills from the Radar Jogja Team so that it is difficult to find and produce news. As well as the absence of English news slots and a special team that oversees English news so that the author is forced to write all the news using Indonesian, but the author still tries to translate the news that the author has written into English. | |
| 32692 | 35918 | A1D018088 | Potensi Bakteri Penambat N2 Lahan Salin dalam Meningkatkan Ketahanan Padi terhadap Serangan Patogen Busuk Pelepah (Rhizoctonia solani) | Padi merupakan komoditas pangan yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Budidaya padi masih terus dikembangkan khususnya pada lahan marginal, seperti lahan salin di daerah pesisir pantai. Kendala yang dapat dijumpai pada budidaya padi di lahan salin adalah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti Rhizoctonia solani penyebab busuk pelepah padi. Alternatif pengendalian patogen yang dapat dilakukan adalah dengan aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), seperti kelompok bakteri penambat nitrogen (N2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri penambat N2 lahan salin dalam meningkatkan ketahanan padi serta kemampuannya dalam memacu pertumbuhan padi yang terinfeksi R. solani. Penelitian dilaksanakan di Screen House B4 Experimental Farm, Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian UNSOED pada bulan Oktober 2021 - Februari 2022. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 11 perlakuan dan diulang tiga kali. Perlakuan yang dicoba terdiri dari kontrol tanpa inokulasi PGPR penambat N2 dengan infeksi R. solani dan inokulasi isolat Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn dan K3 dengan infeksi R. solani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi bakteri penambat N2 dapat meningkatkan ketahanan padi yang terinfeksi jamur R. solani yang ditandai dengan penurunan intensitas penyakit dan peningkatan kandungan saponin, tanin dan hidrokuinon. Pemberian isolat PGPR penambat N2 mampu menekan intensitas serangan R. solani hingga 70%. Aplikasi bakteri penambat N2 secara keseluruhan mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan panjang akar total padi. | Rice is a food commodity that has an important role in meeting the basic needs of the Indonesian people. Rice cultivation is still being developed, especially on marginal lands, such as saline land in coastal areas. Obstacles that can be found in rice cultivation in saline land are attacks by plant pest and disease, such as Rhizoctonia solani which causes sheath blight disease of rice. Pathogen control alternative that can be done by using the application of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), such as nitrogen fixing bacteria. This research aimed to determine the potential of N2-fixing bacteria in increasing rice resistance and its ability to stimulate the growth of rice infected with R. solani. The research was carried out at Screen House B4 Experimental Farm, Plant Protection Laboratory and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture UNSOED in October 2021 until February 2022. The design used was a Randomized Block Design (RBD) with 11 treatments and repeated three times. The treatments tried consisted of controls without N2-fixing bacteria inoculation with R. solani infection and isolate Ju1, Jn3, Jn1, J, J12, J5, Kn1, A3, Jn and K3 inoculation with R. solani infection. The results showed that inoculation of N2-fixing bacteria can increase the rice resistance towards attack of sheath blight pathogen (R. solani) that characterized by a decrease in disease intensity and an increase in saponins, tannins and hydroquinones content. N2-fixing bacteria isolate inoculation is able to suppress R. solani attack intensity up to 70%. The overall application of N2-fixing bacteria was able to increase growth of plant height and total root length of rice. Keywords: Rice, saline, PGPR, resistance, growth, sheath blight disease | |
| 32693 | 37853 | A1D018046 | PENGARUH DOSIS PEMUPUKAN NITROGEN TERHADAP VARIABEL PERTUMBUHAN DAN HASIL EMPAT VARIETAS BAWANG MERAH DI TANAH PASIR PANTAI | Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang populer serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi di Indonesia. Peningkatan produksi bawang merah kini dihadapkan pada pemakaian lahan marginal, khususnya lahan berpasir. Salah satu masalah utama di lahan ini adalah rendahnya kandungan hara. Selain itu ketersediaan varietas yang sesuai dengan lingkungan setempat dan berpotensi hasil tinggi juga menjadi faktor penentu produksi bawang merah di lahan berpasir. Penelitian ini dilaksanakan untuk menentukan dosis pemberian pupuk nitrogen optimum, mengetahui varietas bawang merah dan mengetahui interaksi varietas dan dosis pemupukan nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah pasir pantai. Penelitian ini dilaksanakan di screen house dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember 2021. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap (RAKL). Rancangan perlakun yang dicoba terdiri atas dua faktor yaitu varietas bawang merah dan dosis pupuk nitrogen. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri atas empat varietas yaitu: varietas Bima Brebes, varietas Katumi, varietas Kuning dan varietas Mentes. Faktor kedua adalah dosis pupuk nitrogen yang terdiri atas empat dosis yaitu: 0 kg N/ha, 75 kg N/ha (0,4 g urea/polybag), 150 kg N/ha (0,7 g urea/polybag) dan 225 kg N/ha (1,2 g urea/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh perlakuan yang nyata pada kombinasi empat varietas bawang merah dan pemupukan nitrogen. Berdasarkan keempat varietas yang diujikan, varietas Katumi memproduksi hasil umbi segar tertinggi sebesar 9,92 ton/ha (setara dengan 90,02 g/polybag) pada dosis optimal 123,2 kg N/ha (setara dengan 0,6 g urea/polybag) | Onion is one of the popular horticultural commodities that have high economic value in Indonesia. Increasing onion production is recently facing the use of sub-optimal land, mainly sandy soils. One obstacle in managing this land is the lack of nutrient availability. Improving the land carrying capacity, application of manure is needed, as well as the availability of onion variety that is well adapted and potentially high yielded. This research was conducted to determine the optimum dose of nitrogen fertilizer, to determine the varieties of shallots and to determine the interaction of varieties and doses of nitrogen fertilization on the growth and yield of shallots in coastal sandy soils. This research was conducted at the screen house and the Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The study was conducted from August to December 2021. The experimental design used was a completely randomized block design (RAKL). The treatment design that was tried consisted of two factors, namely the variety of shallots and the dose of nitrogen fertilizer. The first factor is the shallot variety which consists of four varieties, namely: Bima Brebes variety, Katumi variety, Kuning variety and Mentes variety. The second factor is the dose of nitrogen fertilizer which consists of four doses, namely: 0 kg N/ha, 75 kg N/ha (0.4 g urea/polybag), 150 kg N/ha (0.7 g urea/polybag) and 225 kg N/ha. kg N/ha (1.2 g urea/polybag). The results showed that there was a significant treatment effect on the combination of four varieties of shallots and nitrogen fertilization. Based on the four varieties tested, the Katumi variety produced the highest yield of fresh tubers of 9.92 tons/ha (equivalent to 90.02 g/polybag) at an optimal dose of 123.2 kg N/ha (equivalent to 0.6 g urea/polybag). | |
| 32694 | 43912 | D1A020173 | PENGARUH PENGGUNAAN COMPLETE RUMEN MODIFIER DAN INDEKS SINKRONISASI PROTEIN ENERGI TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN SERAT KASAR PAKAN DOMBA | Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi penggunaan antara Complete Rumen Modifier (CRM) dan Indeks Sinkronisasi Protein Energi (ISPE) terhadap konsumsi dan kecernaan serat kasar pakan domba. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan eksperimen yaitu Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 2x2 dengan menggunakan bobot badan domba awal penelitian sebagai kelompok dan dibagai menjadi 5 kelompok yang merupakan ulangan dengan empat perlakuan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: Pakan tanpa penggunaan CRM dan disusun berdasarkan ISPE 0.6, P2: Pakan dengan penggunaan 1% CRM dari BK pakan dan disusun berdasarkan ISPE 0.6, P3: Pakan tanpa penggunaan CRM dan disusun berdasarkan ISPE 0.7, dan P4: Pakan dengan penggunaan 1% CRM dari BK pakan dan disusun berdasarkan ISPE 0.7. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan terbaik terjadi pada pakan yang tidak menggunakan CRM dan disusun berdasarkan ISPE 0.6. Perlakuan tersebut memiliki tingkat konsumsi sebesar 221.51 ± 5.55 g/ekor/hari, tertinggi jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Selain itu, memiliki nilai kecernaan sebesar 86.02 ± 0.68%, tertinggi diantara semua perlakuan yang dibandingkan. Perlakuan terbaik yaitu pakan tanpa penambahan CRM dan disusun berdasarkan ISPE 0.6 jika ditinjau dari konsumsi dan kecernaan serat kasar. | This research examined the interaction effect between using Complete Rumen Modifier (CRM) and the Protein-Energy Synchronization (PES) Index on the consumption and digestibility of crude fiber in sheep’s feed. The research was conducted using an experimental approach, specifically a Randomized Block Design 2x2 factorial pattern using the sheep’s body weight in the early research as groups and divided into 5 groups which acted as replications with four treatments. The treatments were P1: Feed without the use of CRM and arranged based on PES Index 0.6, P2: Feed with the use of 1% CRM and arranged based on PES Index 0.6, P3: Feed without the use of CRM and arranged based on PES Index 0.7, and P4: Feed with the use of 1% CRM and arranged based on PES Index 0.7. The obtained data were analyzed using analysis of variance and then followed by Duncan's Multiple Range Test for further analysis. Based on the research findings, the best treatment for the feed, which did not involve using CRM with an index of 0.6, was found to have the highest crude fiber consumption and digestibility. This treatment had a consumption rate of 221.51 ± 5.55 g/a/day, the highest than any other treatment. Moreover, it had a digestibility value of 86.02 ± 0.68%, the highest among all the compared treatments. In conclusion, the best treatment is feed without the use of CRM and arranged based on PES Index 0.6 if viewed from the consumption and digestibility of crude fiber. | |
| 32695 | 38156 | C1C018110 | PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN PENGGUNAAN, PERSEPSI EFEKTIVITAS, PERSEPSI RISIKO, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI KEUANGAN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi efektivitas, persepsi risiko, dan kepercayaan terhadap minat mahasiswa dalam menggunakan teknologi keuangan. Penelitian ini menggunakan data primer, dengan populasi Mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Angkatan 2018, 2019, 2020, 2021 dan D3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Angkatan 2019, 2020, 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive random sampling dengan kriteria pernah secara efektif bertransaksi menggunakan teknologi keuangan serta metode proportionate stratified random sampling yang terdiri dari 8 (delapan) jurusan sehingga memperoleh sampel sebanyak 100 sampel. Pada penelitian ini teknis analisis data yang digunakan adalah analisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan teknologi keuangan; (2) persepsi efektivitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan teknologi keuangan; (3) persepsi risiko berpengaruh negatif signifikan terhadap minat menggunakan teknologi keuangan; (4) kepercayaan berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan teknologi keuangan. Implikasi: Berdasarkan pembahasan dan simpulan, minat menggunakan teknologi keuangan masih dibawah rata-rata. Menurut persepsi risiko penggunaan teknologi keuangan rawan terjadi kesalahan transaksi. Kesalahan transaksi dapat dieliminasi antara lain dengan penjelasan kehati-hatian penggunaan fitur transaksi yang lebih mudah dipahami. | This study aims to determine the effect of perceived ease of use, perceived effectiveness, perceived risk, and trust on students' interest in using financial technology. This study uses primary data, with a population of undergraduate students, Faculty of Economics and Business, Jenderal Soedirman University Class 2018, 2019, 2020, 2021 and D3 Faculty of Economics and Business, General Sudirman University Class 2019, 2020, 2021. The sampling technique used purposive random sampling method with the criteria for having effectively transacted using financial technology and the proportionate stratified random sampling method consisting of 8 (eight) majors so as to obtain a sample of 100 samples. In this research, the technical analysis of the data used is the analysis of the relationship between variables. The results of the study stated that: (1) perceived ease of use had a significant positive effect on interest in using financial technology; (2) perceived effectiveness has a significant positive effect on interest in using financial technology; (3) risk perception has a significant negative effect on interest in using financial technology; (4) trust has a significant positive effect on interest in using financial technology. Implication: Based on the discussion and conclusions, interest in using financial technology is still below average. According to the risk perception, the use of financial technology is prone to transaction errors. Transaction errors can be eliminated, among others, by explaining the precautionary use of transaction features that are easier to understand. | |
| 32696 | 43439 | J1B020016 | Deiksis dalam Wacana Serial Animasi Nussa sebagai Sarana Pengenalan Kata Ganti pada Anak | Penyampaian stimulus melalui wacana serial animasi menjadi salah satu pilihan ketika masa perkembangan bahasa pada anak. Keberadaan serial animasi yang menarik menjadi faktor efektivitas penggunaan wacana serial animasi sebagai sarana komunikasi berbasis seni. Penelitian ini berusaha mendeskripsikan deiksis yang digunakan oleh para tokoh dalam wacana serial animasi Nussa. Teori linguistik yang berbasis pada konteks sosial penggunaan bahasa digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, wacana serial animasi diposisikan sebagai stimulus dari animator kepada sasaran. Data penelitian ini adalah tiga episode dalam wacana serial animasi Nussa. Metode model analisis interaktif digunakan untuk menjelaskan deiksis yang digunakan oleh para tokoh dalam wacana. Hasil penelitian ini berupa variasi dan karakteristik deiksis oleh para tokoh dalam wacana serial animasi Nussa. | Sending stimulus through diccourse of animation series is an option during the children’s language development period. The existence of animation series is a factor in the effectiveness of using animation series as an art based means of communication. This research seeks to describe the deixis used by the characters in the discours of Nussa animation series. Linguistic theory based on the social context of language use is used in this research. In this study, the discourse of animation series is positioned as a stimulus from animator to the target. The data for this research are three episodes on discourse of Nussa animation series. The interactive analysis model was used to describe deixis used by the characters of the discourse. The result of the study are variations and characteristics of deixis used by the characters in discourse of Nussa animation series. | |
| 32697 | 35921 | A1D018145 | PENGARUH DOSIS DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK NZEO-SRPLUS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI DESA PLIKEN, KECAMATAN KEMBARAN, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH | Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki banyak manfaat, termasuk komoditas strategis dan bernilai ekonomis tinggi. Produksi bawang merah yang maksimum memerlukan budidaya yang sesuai, salah satunya adalah dengan pemupukan yang menggunakan dosis dan waktu yang tepat. Pemupukan dapat dilakukan menggunakan pupuk organik maupun sintetis, salah satunya adalah pupuk NZEO-SRPlus. Pupuk NZEO-SRPlus merupakan pupuk berbasis nitrogen dengan yang dikembangkan dari bahan zeolit dan bahan alam lain dengan diperkaya oleh silika (Si) yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan efesiensi pupuk N serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kondisi stres. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak kelompok lengkap faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk NZEO-SRPlus yang terdiri dari 5 taraf yaitu D0: kontrol, D1: 50 Kg,20%N, D2: 100 Kg,20%N, D3: 150 Kg,20%N, D4: 200 Kg,20%N dan faktor kedua adalah waktu pemberian pupuk NZEO-SRPlus yang terdiri rdari 2 taraf yaitu W1: Awal tanam 100% dan W2: Awal tanam 50% dan umur 30 hst 50%. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah umbi, jumlah anakan, bobot tanaman segar (g), bobot tanaman kering (g), diameter umbi (mm), produksi per petak, dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlakuan dosis pupuk NZEO-SRPlus berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman (cm), bobot tanaman segar (g), bobot tanaman kering (g), diameter umbi (mm), dan produksi per petak. D4 (200 Kg,20%N) merupakan dosis terbaik pada variabel tinggi tanaman (cm), bobot tanaman segar (g), bobot tanaman kering (g), diameter umbi (mm), produksi per petak, dan indeks panen. Perlakuan waktu pemberian dan interaksi antara dosis dan waktu pemberian tidak berpengaruh nyata. | Shallots are one of the horticultural commodities that have many benefits, including strategic commodities with high economic value. Maximum shallot production requires appropriate cultivation, one of which is fertilization using the right dose and time. Fertilization can be done by using organic or synthetic fertilizers, one of which is NZEO-SRPlus fertilizer. NZEO-SRPlus fertilizer is a nitrogen-based fertilizer developed from zeolite and other natural materials enriched with silica (Si) which has the ability to increase the efficiency of N fertilizer and increase plant resistance to stress conditions. The research was conducted in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas Regency, Agronomy and Horticulture Laboratory, Soil Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study was conducted with a completely randomized block design factorial consisting of 2 factors with 3 replications. The first factor was the dose of NZEO-SRPlus fertilizer which consists of 5 levels, namely D0: control, D1: 50 Kg, 20%N, D2: 100 Kg, 20%N, D3: 150 Kg, 20%N, D4: 200 Kg, 20%N and the second factor was the time of application of NZEO-SRPlus fertilizer which consisted of 2 levels, namely W1: 100% at early planting and W2: 50% at early planting and 50% at 50 days after planting. The variables observed included plant height (cm), number of tubers, number of tillers, fresh plant weight (g), dry plant weight (g), tuber diameter (mm), production per plot, and harvest index. The results showed that the NZEO-SRPlus fertilizer dose treatment had a significant effect on the variables of plant height (cm), fresh plant weight (g), dry plant weight (g), bulb diameter (mm), and production per plot. D4 (200 Kg, 20%N) was the best dose on the variable plant height (cm), fresh plant weight (g), dry plant weight (g), bulb diameter (mm), production per plot, and harvest index. The treatment time of administration and the interaction between dose and time of administration gave no significant effect. | |
| 32698 | 35919 | A1F018100 | PENGARUH LABELISASI HALAL DAN TANGGAL KEDALUWARSA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MAKANAN KEMASAN IMPOR (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh labelisasi halal dan tanggal kadaluarsa terhadap keputusan pembelian produk pangan kemasan impor pada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman, sampel yang digunakan adalah 100 orang yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi data parametrik yang digunakan adalah uji normalitas dan uji multikolinearitas. Uji analisis data yang digunakan adalah uji regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (f) dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa labelisasi halal berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk makanan kemasan impor, namun tanggal kadaluarsa tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk makanan kemasan impor | This study aims to determine the effect of halal labeling and expiration date on purchasing decisions of imported packaged food products at Jenderal Sudirman University students. The population of this study was all students of Jenderal Sudirman University, the sample used was 100 people who were determined using the Slovin formula. Test the instrument using validity and reliability tests. The parametric data assumption test used is the normality test and the multicollinearitytest. The data analysis test used was multiple linear regression test, partial test (t), simultaneous test (f) and coefficient of determination (R2). The results of this study indicate that halal labeling has an effect on purchasing decisions for imported packaged food products, but the expiration date has no effect on purchasing decisions for imported packaged food products. | |
| 32699 | 35923 | I1A018049 | PENGARUH FAKTOR PEKERJAAN DAN FAKTOR PSIKOSOSIAL TERHADAP KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PD SOHUN MUJUR JAYA KABUPATEN CILACAP | ABSTRAK Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders merupakan gangguan yang berkaitan dengan nyeri otot, tendon, ligament, kartilago, syaraf, pembuluh darah dan tulang. MSDs dapat diperburuk akibat aktivitas pekerjaan yang dapat menimbulkan cedera dan stres pada jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor pekerjaan dan faktor psikososial terhadap keluhan MSDs pada Pekerja Bagian Produksi di PD Sohun Mujur Jaya Cilacap. Metodologi: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel berjumlah 136 dengan simple random sampling. Instrumen berupa REBA, NBM, DASS-21. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil Penelitian: Terdapat pengaruh antara gerakan berulang (p-value= 0.002), postur kerja (p-value= 0.010) dan beban kerja (p-value= 0.020) terhadap keluhan musculoskeletal disorders. Variabel yang tidak berpengaruh yaitu stres kerja (p-value= 0.636). Kesimpulan: Gerakan berulang, postur kerja dan beban kerja berpengaruh terhadap keluhan musculoskeletal disorders. Saran: Pekerja disarankan untuk melakukan peregangan otot setiap 15 menit untuk memulihkan kekuatan pada otot-otot tubuh. Kata Kunci: Faktor pekerjaan, faktor psikososial, musculoskeletal disorders (MSDs). | ABSTRACT Background: Musculoskeletal Disorders are symptoms or disorders associated with muscle, tendon, ligament, cartilage, nerve, blood vessel and bone pain. MSDs can be exacerbated by occupational activities that can cause tissue injury and stress. This study aims to determine the effect of occupational factors and psychosocial factors on MSDs complaints in Production Section Workers at PD Sohun Mujur Jaya, Cilacap. Methods: The research design is cross sectional. The sample used was 136 and the sampling was done by simple random sampling technique. Instruments in the form of REBA, NBM, DASS-21. The data analysis used was univariate analysis, bivariate analysis using chi-square test, and multivariate analysis using logistic regression. Result: There was an influence between repetitive movements (p-value = 0.002), work posture (p-value = 0.010) and workload (p-value = 0.020) on complaints of musculoskeletal disorders. The variable that has no effect is work stress (p-value = 0.636). Conclusion: Repetitive movements, work postures and workloads have an effect on complaints of musculoskeletal disorders. Suggestion: Workers are advised to stretch every 15 minutes to restore strength to the muscle of the body. Keywords: Job factors, psychosocial factors, musculoskeletal disorders (MSDs). | |
| 32700 | 35856 | J1E015047 | STUDENTS’ PERCEPTION ON QUIZIZZ AS DIGITAL GAME-BASED LEARNING TOOL FOR FORMATIVE ASSESSMENTS | Penelitian ini berjudul “Students’ Perception on Quizizz as Digital Game-Based Learning Tool for Formative Assessments (A Study at the Tenth Grade of SMK Negeri 1 Wanareja in the Academic Year of 2021/2022)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa terhadap Quizizz sebagai alat Pembelajaran Berbasis Game Digital dan bagaimana Quizizz digunakan untuk penilaian formatif. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 1 Wanareja tahun pelajaran 2021/2022. Populasinya adalah 609 siswa yang terbagi dalam 17 kelas yang terdiri dari 7 jurusan. Sampel penelitian ini adalah 150 siswa yang diambil secara acak dari semua kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumen. Triangulasi metode digunakan sebagai teknik validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan positif pada Quizizz sebagai alat Pembelajaran Berbasis Game Digital yang berhubungan dengan pembelajaran dan keterlibatan siswa, aturan dan tujuan, hasil yang jelas dan umpan balik langsung, serta interaksi siswa. Mereka juga memberikan tanggapan positif pada Quizizz yang digunakan untuk penilaian formatif di kelas bahasa Inggris. Selanjutnya, aktivitas di Quizizz menghasilkan bukti pembelajaran, memberikan umpan balik serta memungkinkan siswa untuk memiliki pembelajaran mereka sendiri. | This study is entitled “Students’ Perception on Quizizz as Digital Game-Based Learning Tool for Formative Assessments (A Study at the Tenth Grade of SMK Negeri 1 Wanareja in the Academic Year of 2021/2022)”. The study aimed at knowing how students’ perception on Quizizz as Digital Game-Based Learning tool and how Quizizz used for formative assessment. This research used a qualitative descriptive design. The subject of this research was the tenth-grade students of SMK Negeri 1 Wanareja in the academic year of 2021/2022. The population was 609 students divided into 17 classes consisted of 7 majors. The samples of this research were 150 students that were taken randomly from all classes. The data were collected using questionnaire, interview and document. Method triangulation was used as data validation technique. The result of this research showed that students gave positive responses on Quizizz as Digital Game-Based Learning tool dealing with students’ learning and engagement, rules and goals, clear outcomes and immediate feedback, and also students’ interaction. They also gave positive responses on Quizizz used for formative assessment in English class. Furthermore, the activities on Quizizz elicited evidence of learning, provided feedback as well as allowed students to own their learning. |