Artikel Ilmiah : F1C017077 a.n. CHRISDIAN PROVITA BELLA

Kembali Update Delete

NIMF1C017077
NamamhsCHRISDIAN PROVITA BELLA
Judul ArtikelManajemen Media Siber Project Multatuli Sebagai Kanal Jurnalisme Publik di Tengah Praktik Konglomerasi Media di Indonesia
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kondisi lanskap media di Indonesia yang banyak dikuasai oleh para konglomerat digital menyebabkan media independen sulit untuk bertahan. Media independen kecil hanya memiliki dua pilihan: bergabung dalam lingkaran konglomerasi media atau tersingkirkan. Project Multatuli sebagai sebuah media siber independen di Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga keberpihakannya pada publik, tanpa bergabung dalam lingkaran konglomerasi maupun bersinggungan dengan para venture capitalists. Untuk mempertahankan keberlanjutannya, Project Multatuli memerlukan sistem manajemen dalam mengelola medianya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi komprehensif mengenai manajemen media siber Project Multatuli sebagai media independen di tengah praktik konglomerasi media di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori Hierarchy of Influence dan model manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) sebagai alat analisisnya, dengan metode kualitatif deskriptif yang datanya diambil melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Project Multatuli melalui proses manajemen secara POAE (Planning, Organizing, Actuating, Evaluating) dalam mengelola medianya. Dari kelima level di teori Hierarchy of Influence (individu, rutinitas media, organisasi media, institusi sosial, dan sistem sosial) seluruh levelnya berpengaruh terhadap bagaimana Project Multatuli menjalankan praktik medianya dan berperilaku sebagai sebuah institusi media.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia’s media landscape, which is dominated by digital conglomerates, makes it difficult for independent media to survive. Small independent media have only two choices: join the circle of media conglomerates or be eliminated. Project Multatuli as an independent cyber media in Indonesia is committed to maintaining its alignment with the public, without joining conglomerate circles or interfering with venture capitalists. To maintain its sustainability, Project Multatuli requires a management system to manage its media. The purpose of this study is to obtain a comprehensive description of Project Multatuli's cyber media management as an independent media amidst the practice of media conglomeration in Indonesia. This study uses the theory of Hierarchy of Influence and the management model of POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) as a tools of analysis, with a descriptive qualitative method. Data were taken through interviews and observation. The results showed that Project Multatuli went through a POAE (Planning, Organizing, Actuating, Evaluating) management process in managing its media. Of the five levels in the Hierarchy of Influence theory (individuals, routine practices, media organizations, social institutions, and social systems) all levels influence how the Project Multatuli carries out its media practices and behaves as a media institution.
Kata kunciManajemen Media, Keberlanjutan Media, Media Jurnalisme Publik, Konglomerasi Media
Pembimbing 1Dr. Mite Setiansah, S.IP., M.Si
Pembimbing 2Dr. Wiwik Novianti, S.Sos., M.I.Kom
Pembimbing 3Dr. Agus Ganjar Runtiko, S.Sos., M.Si
Tahun2022
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2022-11-30 07:38:08.119866
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.