Artikelilmiahs
Menampilkan 29.801-29.820 dari 50.086 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 29801 | 33156 | D1A017156 | PENGARUH JENIS SUSU TERHADAP pH, TOTAL ASAM DAN WARNA SUSU FERMENTASI YANG DIBUAT DENGAN KULTUR STARTER KOMERSIAL | M. FUAD NABIL. Pengaruh Jenis Susu terhadap pH, Total Asam dan Warna Susu Fermentasi yang Dibuat dengan Kultur Starter Komersial. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh jenis susu yang berbeda terhadap pH, total asam dan warna susu fermentasi yang dihasilkan. Materi penelitian adalah susu sapi, susu kambing, starter kultur komersial. Variabel yang diukur yaitu pH, total asam dan warna. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA) dan uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil menunjukan penggunaan berbagai jenis susu pada susu fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap pH, total asam dan warna yang dihasilkan. pH berkisar antara 3,72 ± 0,02 sampai dengan 4,50 ± 0,05, yogurt yang dibuat dari susu sapi memiliki pH terendah dan kefir yang dibuat dari susu sapi memiliki pH tertinggi. Total asam berkisar antara 1,45 ± 0,17 % sampai dengan 2,17 ± 0,17 %, kefir yang dibuat dari susu sapi memiliki total asam terendah dan kefir yang dibuat dari susu campuran memiliki total asam tertinggi. Warna nilai Whiteness Index (WI) berkisar antara 69,06 ± 3,27 sampai dengan 88,95 ± 1,12, yogurt yang dibuat dari susu sapi memiliki WI terendah dan yogurt yang dibuat dari susu kambing memiliki WI tertinggi. Dapat disimpulkan bahwa susu fermentasi dapat dibuat dari berbagai jenis susu yang berbeda sebagai bahan dasarnya. Susu fermentasi jenis kefir dan yogurt yang dibuat dengan kultur starter komersial menghasilkan pH, total asam dan warna yang berbeda-beda, sehingga jenis susu yang digunakan mempengaruhi karakteristik susu fermentasi yang dihasilkan. | M. FUAD NABIL. Effect of Milk Type on pH, Total Acid and Color of Fermented Milk Made with Commercial Starter Culture. The purpose of this study was to determine the effect of different types of milk on pH, total acidity and color of fermented milk produced. The research material is cow's milk, goat's milk, commercial culture starter. The variables measured were pH, total acid and color. The study was conducted using a completely randomized design consisting of 6 treatments and 4 replications. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and further test using Honest Significant Difference (HSD). The results show that the use of various types of milk in fermented milk has a very significant effect on pH, total acid and the resulting color. The pH ranged from 3.72 ± 0.02 to 4.50 ± 0.05, yogurt made from cow's milk had the lowest pH and kefir made from cow's milk had the highest pH. Total acid ranged from 1.45 ± 0.17% to 2.17 ± 0.17%, kefir made from cow's milk had the lowest total acid and kefir made from mixed milk had the highest total acid. Color Whiteness Index (WI) values ranged from 69.06 ± 3.27 to 88.95 ± 1.12, yogurt made from cow's milk had the lowest WI and yogurt made from goat's milk had the highest WI. It can be concluded that fermented milk can be made from many different types of milk as the basic ingredient. Fermented milk types of kefir and yogurt made with commercial starter cultures produce different pH, total acid and color, so the type of milk used affects the characteristics of the fermented milk produced. | |
| 29802 | 33158 | J1E016032 | TEACHING READING STRATEGIES THROUGH E-LEARNING AT MTs AL-MASRURIYAH BATURRADEN (A Descriptive Study on The Implementation of Distance Learning During Pandemic of COVID-19 In Suburban School) | Krisnaeni, Era. 2021. “Strategi Guru Bahasa Inggris dalam Mengajarkan Membaca menggunakan Pembelajaran Elektronik pada Sekolah Menengah Pertama” (Penelitian Deskriptif dalam Penerapan Pengajaran Elektronik selama Pandemi COVID-19 di MTs Al-Masruriyah Baturraden). Skripsi. Pembimbing : Drs. Agus Sapto Nugroho, M.Ed, TESOL. Pembimbing 2: Nisa Roiyasa., M, TESOL. Penguji: Dian Adiarti, S.Pd, M.Hum. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto. Tujuan Penelitian ini adalah menginvestigasi strategi yang diterapkan oleh MTs Al-Masruriyah selama pandemi COVID-19. Pertanyaan-pertanyaan dalam peneitian ini adalah sebagai berikut: (1) masalah apa yang ditemukan Guru dalam pengajaran bahasa inggris melalui pembelajaran elektronik selama pandemi di MTs Al-Maruriyah Baturraden. (2) strategi apa yang digunakan Guru untuk mengatasi masalah dalam pembelajran bahasa inggris di MTs Al-Maruriyah Baturraden. (3) Mengapa Guru memilih strategi tersebut untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran membaca dalam menggunakan pembelajaran elektronik di MTs Al-Maruriyah Baturraden. Subjek penelitian ini adalah Guru Bahasa Inggris yang mengajar di kelas 9 di MTs Al-Masruiryah Baturraden. Data diperoleh memalui kuisioner, observasi, dan wawancara, yang kemudian di jelaskan dalam deskripsi yang singkat. Hasilnya menunjukan sebagai berikut: Adanya beberapa masalah yang berkaitan dengan pengajaran membaca melalui E-Learning:Guru tidak bisa mengukur kemampuan siswa dalam mengucapan kata Bahasa Inggris, guru tidak bias membangun komunikasi yang bagus dengan siswa, kurangnya minat siswa, kurangnya kedisiplinan siswa, Guru tidak bias memaksakan standarnya dalam hal menerima hasil belajar siswa. Guru menerapkan beberapa strategi dalam pengajaran membaca selama penerapan dari pembelajaran jarak jauh untuk membantu siswa untuk lebih termotivasi dan meningkatkan kemampuan membanya: scaffolding, SQ3R (Survey;Question;Read;Recite; and Review) and QARs. | Krisnaeni, Era. 2021. “Teaching Reading Strategies through E-Learning at MTs Al-Masruriyah Baturraden (A descriptive study on the implementation of Distance Learning During Pandemic of COVID-19 In Suburband School) Thesis. Supervisor 1: Drs. Agus Sapto Nugroho, M.Ed, TESOL. Supervisor 2: Nisa Roiyasa., M, TESOL. External Examiner: Dian Adiarti, S.Pd, M.Hum.Ministry of Education and Culture, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, Language Education Department, English Education Study Program, Purwokerto. The research is aimed in investigating the strategies in teaching implemented by MTs Al-Masruriyah during the pandemic of COVID-19 as a descriptive study on the implementation of distance learning during the pandemic. The research qestions as follow: (1) What are the problems encountered by the teacher in teaching reading through e-learning during the pandemic in MTs Al-Masruriyah Baturraden (2) What are the strategies used by the teacher to overcome the problems in teaching reading through e-learning in MTs Al-Masruriyah Baturraden (3) Why do the teacher choose those strategies to overcome the problems of teaching reading using e-learning in MTs Al-Masruriyah Baturraden. The subject of the research was nine grade English Teacher of MTs Al-Masruriyah Baturraden. The data was collected through questionnaire, observation and interview, then presented in the form of descriptive explanation. The result shows as follow: teacher can’t measure students’ ability in pronounce some words in English, teacher can’t build a good communication with the students, lack of students’ interest, limited internet quota, low level of students’ discipline, teachers cannot impose their standards in achieving students learning outcomes. Teacher applied some strategies in teaching reading during the implementation of E-Learning to help students to be more motivated and to increase their reading skill: scaffolding, SQ3R (Survey;Question;Read;Recite; and Review) and QARs. | |
| 29803 | 33159 | J1D016005 | KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA KUMPULAN PUISI "MEMBACA LAMBANG" KARYA ACEP ZAM-ZAM NOOR SEBAGAI PEMBELAJARAN MENGANALISIS MAKNA PUISI DI SMA | Makna merupakan sebuah hal yang penting dalam sebuah teks karya sastra. Makna ini harus dipahami pembaca karena setiap penulis memiliki cara tersendiri yang biasanya berbicara mengenai sesuatu dengan menyembunyikan ke dalam suatu tanda. Penelitian ini menganalisis makna dalam puisi agar pembaca mudah memahami. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan puisi Membaca Lambang Karya Acep Zam-Zam Noor. (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna semiotika dalam kumpulan puisi Membaca Lambang karya Acep Zam-Zam Noor. (3) Untuk mendeskripsikan relevansi hasil penelitian pada pembelajaran sastra di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan strukturalisme. Fokus penelitian ini adalah ketidaklangsungan ekspresi dan makna yang terkandung dalam kumpulan puisi Membaca Lambang karya Acep Zam-Zam Noor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pembacaan berulang-ulang, pencatatan data dan baca markah. Data analisis menggunakan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 112 data yang meliputi: 18 data penggantian arti, 21 data penyimpangan arti, 50 data penciptaan arti, dan 23 data makna. Dapat disimpulkan bahwa hasil analisis data dalam penelitian ini, dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X kurikulum 2013 berdasarkan KD 3.16 Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca. Kata kunci : puisi, lambang, semiotika, riffaterre, pembelajaran. | Meaning is an important thing in a literary text. This meaning must be understood by the reader because every writer has his own way of talking about something by hiding it in a sign. This study analyzes the meaning in poetry so that readers can easily understand it. The purposes of this study are (1) to describe and analyze the indirectness of expression in the collection of poetry Reading the Coat of Arms by Acep Zam-Zam Noor. (2) To describe and analyze the meaning of semiotics in the collection of poetry Reading the Coat of Arms by Acep Zam-Zam Noor. (3) To describe the relevance of research results on literature learning in high school. The research method used is descriptive analysis method with a structuralism approach. The focus of this research is the indirect expression and meaning contained in the collection of poetry Reading the Coat of Arms by Acep Zam-Zam Noor. Data collection techniques in this study used repeated reading, recording data and reading markers. Data analysis uses heuristic and hermeneutic readings. The results showed that there were 112 data including 18 meaning replacement data, 21 meaning deviation data, 50 meaning creation data, and 23 meaning data. It can be concluded that the results of data analysis in this study can be used as reference material in learning Indonesian in SMA class X 2013 curriculum based on KD 3.16 Identifying the atmosphere, themes, and meanings of several poems contained in anthologies of poetry that are heard or read. Keywords: poetry, symbols, riffaterre, semiotics, learning. | |
| 29804 | 33109 | F1B017003 | KINERJA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI SDN 1 GRENDENG, KECAMATAN PURWOKERTO UTARA) | Penelitian ini berjudul “Kinerja Implementasi Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SDN 1 Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan sistem pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 yang diganti dengan sistem pembelajaran daring sesuai Surat Edaran Kemendikbud No 4 Tahun 2020. Secara umum, implementasi pembelajaran daring untuk tingkat sekolah dasar di Kabupaten Banyumas mengalami berbagai kendala, tak terkecuali di SDN 1 Grendeng Kecamatan Purwokerto Utara sehingga kinerjanya menjadi rendah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma Post Positivist. Pemilihan informan berdasarkan purposive sampling, Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif dari Miles and Huberman. Sedangkan validitas data menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja implementasi pembelajaran daring di SDN 1 Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara terbilang rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari aktor yang terlibat belum menjalankan tugas dan perannya dengan baik. Kejelasan tujuan, tidak tercapainya tujuan untuk menciptakan pembelajaran daring yang efektif dan efisien. Perkembangan dan kerumitan kebijakan, guru menggunakan whattsapp sebagai platform pembelajaran daring selain itu siswa sulit memahami materi yang diberikan oleh guru, orangtua sibuk bekerja. Peran dan partisipasi para stakeholder terkait, dinas dan pihak guru belum menjalankan perannya dengan baik, tingkat kedisiplinan dan tanggungjawab siswa menurun drastis. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi dan menghambat implementasi kebijakan. | This research is titled "Performance of Online Learning Implementation during the Covid-19 Pandemic". This research is motivated by the implementation of face-to-face learning system during the Covid-19 pandemic which is replaced with an online learning system in accordance with Circular Letter of the Ministry of Education No. 4 of 2020. In general, the implementation of online learning for elementary school level in Banyumas district is experiencing various obstacles, not least at SDN 1 Grendeng, North Purwokerto Subdistrict, so that performance is low. This study uses descriptive qualitative approach method with Post Positivist paradigm. Selection of informants based on purposive sampling, data collection method by conducting interviews, observations and documentation. Data analysis techniques using interactive model analysis techniques from Miles and Huberman. While the validity of the data using source triangulation by comparing the results of interviews with observation results. The results showed that the performance of online learning implementation at SDN 1 Grendeng, North Purwokerto Subdistrict was fairly low. This can be seen from the actors involved have not performed their duties and roles well. Clarity of purpose, not achieving the goal of creating effective and efficient online learning. The development and complexity of the policy, teachers use whattsapp as an online learning platform in addition to students difficult to understand the material provided by the teacher, parents are busy working. The role and participation of relevant stakeholders, agencies and teachers have not performed their roles properly, the level of discipline and responsibility of students decreased drastically. There are factors that affect and hinder the implementation of policies. | |
| 29805 | 33160 | I1B017054 | Hubungan Antara Kesadaran Kesehatan (Health Consciousness) dengan Niat (Intention) Remaja dalam Mengikuti Kegiatan Posyandu Remaja | Latar Belakang : Usaha yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan kesehatan remaja yang optimal adalah dengan menyelenggarakan posyandu remaja. Keberhasilan posyandu remaja memerlukan niat dan kesadaran kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran kesehatan dengan niat remaja dalam mengikuti kegiatan posyandu remaja. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Responden penelitian ini berjumlah 167 remaja yang diambil menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Kesadaran Kesehatan Remaja dan kuesioner Niat Remaja dalam Mengikuti Kegiatan Posyandu Remaja. Analisa data menggunakan uji Somer’s d. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kesadaran kesehatan yang rendah (75,8%) dan niat mengikuti kegiatan posyandu remaja yang rendah (80%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kesadaran kesehatan dengan niat remaja dalam mengikuti kegiatan posyandu remaja (p=0,000; p<0,05) dengan nilai r=0,813. Kesimpulan : Kesadaran kesehatan memengaruhi niat remaja dalam mengikuti kegiatan posyandu remaja. Instansi penyelenggara posyandu remaja dapat memaksimalkan program konselor sebaya, remaja dapat meningkatkan kesadaran kesehatannya dengan aktif dalam kegiatan posyandu remaja. | Background : The government program to achieve teenager optimal health is to organize posyandu remaja. The succes program of posyandu remaja need the teenager intention and health consciousness. This study aim to determine the relationship between health consciousness with teenager intention to participate posyandu remaja activities. Method : This is quantitative study with cross sectional design. Sample of this study is 167 teenager with simple random sampling. This used Adolescent Health Consciousness Questionnaire and Teenager Intention to Participate Posyandu Remaja Activities Questionnaire. Data was analyzed with Somer’s d test. Result : Result showed that most respondent experienced has low health consciousness (75,8%) and low intention to participate posyandu remaja activities (80%). There is relationship between health consciousness with teenager intention to participate posyandu remaja activities (p=0,000; p<0,05) r=0,813. Conclusion : Health Consciousness relate to teenager intention to participate posyandu remaja activities. Posyandu remaja organizing agency can maximize the peer counselor program, teenager can increase their health consciousness by actively participating posyandu remaja activities. | |
| 29806 | 33191 | J1B016020 | POTRET BUDAYA NUSA TENGGARA TIMUR DALAM NOVEL ORANG-ORANG OETIMU KARYA FELIX K.NESI | Skripsi ini berjudul “Potret Budaya Nusa Tenggara Timur pada Novel Orang- Orang Oetimu karya Felix K. Nesi”. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah mendeskripsikan tokoh, latar, gaya bahasa dan analisi unsur budaya pada Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi latar, tokoh, gaya bahasa dan mengetahui unsur budaya yang terdapat dalam Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan focus terhadap unsur budaya pada Novel Orang-Orang Oetimu. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu, membaca dengan cermat, mengumpulkan dan mencatat data, serta mengklasifikasikan unsur budaya pada Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi masing-masing memiliki tiga unsur intrinsik yang meliputi tokoh, latar dan gaya bahasa. Unsur budaya pada novel ini meliputi, sistem religi berupa adanya kepercayaan masyarakat terhadap mantra, dukun, syair, kidung maria dan persembahan. System kemasyarakatan berupa adanya tiga partai utama di Timor Timur. System bahasa yang terdapat pada novel ini adalah bahasa Uab Meto. Sistem pengetahuan meliputi masyarakat yang mulai mengetahui fungsi benda-benda-benda di sekitar. System mata pencaharian hidup pada novel ini berupa masyarakat yang bekerja sebagai penderes nira, petani jagung dan masyarakat pesisir yang bekerja sebagai penjual aksesoris. Sistem peralatan hidup dan teknologi berupa makanan, minuman, pakaian dan alat transportasi. | This research is entitled “Potret Budaya Nusa Tenggara Timur pada Novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi”.The problem with this research is to describe characters, backgrounds, figures of speech, and cultural analysis of the novels Orang-orang Oetimu by Felix K. Nesi. The purpose of this research is to find out the background descriptions, characters, figures of speech and the cultural features found in the novels Orang-orang Oetimu by Felix K. Nesi. The method is used a descriptive analysis, with a focus on the cultural elements in the novels Orang-orang Oetimu. The techniques for collecting data on this research is reading carefully, collecting data, and classifying the novels Orang-orang Oetimu by Felix K. Nesi. Based on analysis, novels Orang-orang Oetimu by Felix K. Nesi have three intrinsic elements, characters, backgrounds, and figures of speech. The cultural elements of this novel, the religious system consists of people's belief in incantations, the quack, the poem, the song of Maria and the offerings. The public system consisted of three main parties in east timor. The language system of this novel is uab meto. The knowledge system included a society that began to know the function of things around them. The livelihood system on this novel consists of people working as penderes nira, corn farmers, and coastal communities working as accessories sellers. Living and technological systems of food, drink, clothing, and transpotation tools. | |
| 29807 | 33161 | J1C016015 | Idiom bahasa Jepang yang Terbentuk dari Kata Neko | Penelitian berjudul Idiom Bahasa Jepang yang terbentuk dari kata Neko. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memaparkan apa saja idiom yang terbentuk dari kata neko ‘kucing’, 2) menjelaskan makna leksikal dan idiomatikal idiom yang terbentuk dari kata neko ‘kucing’. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak catat. Data dalam penelitian ini berupa idiom bahasa Jepang yang terbentuk dari kata neko. Sumber data dalam penelitian ini adalah laman yourei.jp dan aozora.gr.jp. Berdasarkan dari hasil analisis, terdapat 21 idiom yang terbentuk dari kata neko ‘kucing’, dan terdiri dari 6 idiom neko berdasarkan makna yang berhubungan dengan emosi dan perasaan, 4 idiom neko berdasarkan makna yang berhubungan dengan tubuh, watak, dan sikap, 7 idiom neko berdasarkan makna yang berhubungan dengan perbuatan, aksi, dan aktivitas, serta 4 idiom neko yang berhubungan dengan keadaan, derajat, dan nilai. | The research entitled Japanese Idioms using the Word Neko. Aims to 1) describe what are the Japanese idioms using the word neko ‘cat’ 2) explain the lexical and idiomatical meaning of Japanese idioms using the word neko ‘cat’. This research was conducted by applying the descripive qualitative method. The data of this research are obtained by using reading and note taking technique. The data of this research is Japanese idioms using the word neko. The data sources of this research are aozora.gr.jp and yourei.jp. The result of the analysis shows that there are 21 Japanese idioms using the word neko, consists of 6 neko idioms based on meanings related to emotions and feelings, 4 neko idioms based on meanings related to the body, character, and attitude, 7 neko idioms based on meangings related to the act, action, and activity, 4 neko idioms based on meanings related to state, degree, and value. | |
| 29808 | 33162 | J0A018008 | Creating English Public Information for Tourist at New Small World Purwokerto | Laporan tugas akhir ini ditulis berdasarkan praktik kerja yang dilakukan di New Small World pada tanggal 11 Februari hingga 10 Maret 2021. New Small World merupakan objek wisata yang memiliki konsep wahana edukasi dengan menyediakan bangunan miniatur nasional dan internasional. Pada setiap miniatur bangunan terdapat sebuah papan informasi, namun isi informasinya hanya menggunakan Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, teks informasi berbahasa Inggris dengan desain yang lebih menarik direncanakan. Dalam pelaksanaan praktik kerja, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, kuesionner, dan dokumentasi. Metode observasi digunakan untuk melihat aktivitas wisatawan. Berdasarkan wawancara, tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga beberapa wisatawan asing datang berkunjung. Beberapa tahapan telah dilalui untuk menyelesaikan teks informasi dengan baik. Adapun hasil yang didapatkan dari praktik kerja ini berupa lima teks deskripsi miniatur Indonesia. Walaupun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan infromasi deskripsi miniatur dan keterbatasan tata Bahasa dalam Bahasa Inggris, hal tersebut dapat diselesaikan dengan mencari dan mempelajari lebih banyak tentang tata Bahasa dalam Bahasa Inggris. Informasi berbahasa Inggris ini diharapkan dapat memudahkan wisatawan asing untuk mendapatkan deskripsi miniatur Indonesia. Selain itu, informasi berbahasa Inggris ini dapat digunakan sebagai sarana bagi wisatwan lokal agar lebih mengenal penggunaan Bahasa Inggris | This final report was written based on the job training carried out at New Small World Purwokerto from February 11 to March 10, 2021. New Small World is a tourist attraction that has the concept of an educational tour by providing national and international miniature buildings. On each miniature building there is an information board, but the information is written in Indonesian language. Therefore, an English information text with a more attractive design planned. In the implementations of the job training, the writer used the method of observation, interviews, questionnaire, and documentation. Observation method is used to see tourist activities. Based on interviews, not only local tourists, but also a few foreign tourists came to visited. Several stages have been passed to complete the information text well. The results obtained from this job training are in the form of five Indonesian miniature description texts. Although there are technical obstacles such as limited information about miniature descriptions and limited grammar in English, these can be solved by finding and learning more about grammar in English. These English information text are expected to help foreign tourists to get description of Indonesian miniatures. In addition, this English information could be used as a means for local tourists to become more familiar with the use of English. Keywords: Public Information, English Information Text, Tourist. | |
| 29809 | 33163 | A1A017045 | EFISIENSI PEMASARAN BAWANG DAUN DI KECAMATAN BAWANG, KABUPATEN BATANG, JAWA TENGAH | Usahatani bawang daun banyak dikembangkan di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, menghitung besarnya margin pemasaran, menghitung besarnya farmer’s share, dan menganalisis saluran yang paling efisien untuk pemasaran bawang daun di Kecamatan Bawang. Responden dalam penelitian ini yaitu petani bawang daun yang berjumlah 60 orang, ditentukan dengan menggunakan metode simple random sampling. Sedangkan responden pedagang perantara ditentukan menggunakan metode snowball sampling. Penelitian dilakukan dari Bulan Februari – Maret 2021. Analisis yang digunakan Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk menganalisis saluran pemasaran dan struktur pasar, analisis margin pemasaran, farmer’s share, perhitungan persentase keuntungan dan biaya pemasaran, serta perhitungan indeks efisiensi teknis dan indeks efisiensi ekonomis. Hasil analisis struktur pasar menunjukkan terdapat persaingan oligopsoni di tingkat petani, persaingan oligopoli di tingkat pedagang pengepul dan pedagang besar, dan terjadi persaingan sempurna di tingkat pedagang pengecer. Terdapat empat saluran pemasaran bawang daun yaitu yaitu saluran I (petani – pengepul - pedagang besar - pedagang pengecer - konsumen), saluran II (petani – pengepul – pedagang pengecer – komsumen), saluran III (petani – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen), dan saluran IV (petani – pedagang pengecer – konsumen). Saluran pemasaran IV merupakan saluran pemasaran yang paling efisien, karena berdasarkan perhitungan margin pemasaran memiliki nilai margin terkecil yaitu Rp4333,33/kg, memiliki nilai farmer’s share terbesar yaitu 56,67 persen. Saluran pemasaran IV juga memiliki nilai indeks efisiensi teknis terkecil yaitu Rp6,05/kg/km dan memiliki nilai indeks efisiensi ekonomis terbesar yaitu Rp1,59/kg. | Spring onion farming is widely developed in Bawang District, Batang Regency, Central Java. This study aims to determine the pattern of marketing channels, calculate the amount of marketing margin, calculate the farmer's share, and analyze the most efficient channel for marketing leeks in Bawang District. Respondents in this study, namely leek farmers, totaling 60 people, were determined using the simple random sampling method. While the intermediary respondents were determined using the snowball sampling method. The research was conducted from February to March 2021. Data analysis used in this research is descriptive analysis to analyze marketing channels and market structure, marketing margin analysis, farmer's share, calculation of the percentage of profits and marketing costs, as well as the calculation of the technical efficiency index and economic efficiency index. The results of the market structure analysis show that there is oligopsony competition at the farm level, oligopoly competition at the collector and wholesaler level, and perfect competition at the retailer level. There are four channels of marketing onion, namely channel I (farmer-collector-wholesaler-retailer-consumer), channel II (farmer-collector-retailer-consumer), channel III (farmer-wholesaler-retailer-consumer), and channel IV (farmers-retailers-consumers). Marketing channel IV is the most efficient marketing channel because based on the calculation of the marketing margin it has the smallest margin value, namely Rp4333.33/kg, has the largest farmer's share value, namely 56.67 percent. Marketing channel IV also has the smallest technical efficiency index, namely Rp6.05/kg/km and has the largest economic efficiency index of Rp1.59/kg. | |
| 29810 | 33164 | A1D016038 | PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) PADA PEMBERIAN DOSIS PUPUK KASCING DAN PENGURANGAN PUPUK ANORGANIK | Sawi hijau atau caisim merupakan komoditas yang memiliki nilai komersial dan digemari masyarakat Indonesia oleh karena itu perlu untuk meningkatkan produksi sawi hijau guna memenuhi permintaan masyarakat. Salah satunya adalah dengan teknologi pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan dosis terbaik pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau, (2) mendapatkan pengurangan terbaik dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan hasil tanaman sawi hijau, (3) mendapatkan kombinasi dosis pupuk kascing dan pengurangan dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021 di experimental Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen dengan ketinggian tempat 21 mdpl. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor. Fakktor pertama adalah dosis pupuk kasacing, yaitu K0 : Tanpa pupuk kascing, K1 : 75 g/polybag, K2 : 150 g/polybag dan K3 : 225 g/polybag. Faktor kedua adalah pengurangan dosis pupuk anorganik (NPK), yaitu A0 : 0% dari dosis anjuran yaitu 200kg/ha atau 0,6 g/polybag, A1 : 15% dari dosis anjuran yaitu 170 kg/ha atau 0,51 g/polybag dan A2 : 30% dari dosis anjuran yaitu 140 kg/ha atau 0,42 g/polybag. Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan menghasilkan 36 satuan percobaan. Satu unit percobaan terdapat 5 tanaman dengan demikian terdapat 180 tanaman. Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), luas daun (cm2), tinggi tanaman (cm), panjang akar terpanjang (cm), bobot akar segar (g), bobot akar kering (g), bobot yajuk segar (g) dan bobot tajuk kering (g). Hasil penelitian menunjukan pemberian perlakuan dosis kascing berpengaruh nyata pada variabel panjang akar terpanjang dan bobot akar kering, berpengaruh sangat nyata pada variabel jumlah daun, bobot akar segar, bobot tajuk segar dan bobot tajuk kering. K0 (0 g/tanaman) merupakan hasil terbaik pada uji DMRT (5%) untuk variabel panjang akar terpanjang. K1 (75g/tanaman) merupakan dosis terbaik pada uji DMRT (5%) untuk variabel jumlah daun dan bobot akar kering. Pengurangan dosis pupuk NPK 0% dari anjuran 200 kg/ha atau 0,6 g/polibag, 15% dari anjuran atau 0,51 g/polibag dan 30% dari anjuran atau 0,42 g/polibag tidak meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Tidak terdapat kombinasi terbaik antara dosis kascing dan pengurangan pupuk anorganik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. | Green mustard or caisim is a commodity that has commercial value and is favored by the Indonesian people, therefore it is necessary to increase the production of green mustard in order to meet public demand. One of them is fertilization technology. This study aims to (1) determine the effect of the dose of vermicompost on the growth and yield of mustard greens, (2) determine the effect of reducing the dose of inorganic fertilizer on the growth of mustard greens, (3) determine the combination effect of the dose of vermicompost and reducing the dose of inorganic fertilizer. on the growth and yield of mustard greens. This research was conducted in December 2020 until February 2021 in experimental Kedungwinangun Village, Klirong Subdistrict, Kebumen Regency with a height of 21 meters above sea level. The design used is a Complete RandomIzed Block Design (CRBD)) with 2 factors.. The first fakktor is a dose of kasacing fertilizer, namely K0: Without vermicompost fertilizer, K 1: : 75 g /polybag,, K2: 150 g /polybag and K3: 225 g /polybag. The second factor is the reduction of inorganic fertilizer dose (NPK), namely A0 : 0% of the recommended dose is 200kg / ha or 0.6 g / polybag, A1 : 15% of the recommended dose is170 kg / ha or 0.51 g / polybag and A2 : 30% of the recommended dose is 140 kg / ha or 0.42 g / polybag. There were 12 combinations of treatments with 3 replays resulting in 36 experimental units. One experimental unit there are 5 plants thus there are 180plants. The variables observed were the number of leaves (strands), leaf area(cm 2),plant height (cm), longest root length (cm), fresh root weight (g), dry root weight (g), fresh yajuk weight (g) and dry header weight (g). The results showed that the dose of vermicompost had a significant effect on the longest root length and dry root weight variables, a very significant effect on the number of leaves, fresh root weight, fresh crown weight and dry crown weight variables. K0 (0 g/plant) was the best result in the DMRT test (5%) for the longest root length variable. K1 (75g/plant) was the best dose in the DMRT test (5%) for the variable number of leaves and dry root weight. Reducing the dose of NPK fertilizer by 0% from the recommended 200 kg/ha or 0.6 g/polybag, 15% from the recommendation or 0.51 g/polybag and 30% from the recommended or 0.42 g/polybag did not increase the growth and yield of mustard plants. green. There is no best combination between the dose of vermicompost and the reduction of inorganic fertilizers to increase the growth and yield of mustard greens. | |
| 29811 | 33165 | J0B018044 | Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Papan Informasi Berbahasa Mandarin Di Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas Purbalingga | Laporan praktik kerja lapangan ini berjudul “Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Papan Informasi Berbahasa Mandarin Di Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas Purbalingga”. Kegiatan praktik kerja dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2021 hingga 29 Maret 2021. Laporan praktik kerja ini bertujuan untuk menerjemahkan papan informasi dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Mandarin. Kegiatan itu berupa menerjemahkan papan informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas. Tahap pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Dalam penerjemahan, penulis menggunakan metode harfiah sebagai metode utama. Penulis membagi kosakata menjadi dua kelompok kosakata, yaitu kosakata umum dan kosakata khusus. Hasil dari praktik kerja yang berupa penerjemahan papan informasi sudah diterjemahkan dan diterima dengan baik dan peran humas sebagai ujung tombak promosi menjadi lebih efektif. | 这份实习报告的题目是 “Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Papan Informasi Berbahasa Mandarin Di Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas Purbalingga” 实习活动将于2020年12月29日至2021年3月29日进行。这份实习报告的目的是翻译信息板从印尼语成中文。这个翻译信息板形式 的活动为了提 Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas 教育旅游园区高服务质量 。数据收集阶段采用观察、数据收集使用三种方法观察、面试和文献研究。作者将词汇分为两大类词汇、即一般普通词汇和特殊词汇。翻译信息板形式的工作实践成果得到了很好的翻译和接受, 公关作为宣传的先导作用发挥了更大的作用。 | |
| 29812 | 33166 | A1D017104 | PERTUMBUHAN TUNAS MUTAN DUA VARIETAS JERUK SIAM HASIL RADIASI SINAR GAMMA YANG DISAMBUNGKAN PADA JERUK SIAM BERUMUR LIMA TAHUN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon keragaman fenotipik tunas mutan jeruk siam setelah diradiasi, mendapatkan dosis radiasi sinar gamma yang efektif terhadap perubahan respon keragaman fenotipik tunas mutan jeruk siam, dan mengetahui varietas jeruk siam yang adptif terhadap radiasi sinar gamma. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Oktober 2020 sampai Maret 2021, di kebun jeruk, Karanggude, Karanglewas, Banyumas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis radiasi sinar gamma (30, 40, 50, dan 60 Gy), dan faktor kedua yaitu jenis verietas entres jeruk (Siam Madu dan Siam Cilacap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutan Varietas Siam Madu dan Varietas Siam Cilacap menunjukkan respon yang beragam. Radiasi menyebabkan pertumbuhan daun menjadi abnormal yang ditunjukkan dengan adanya percabangan pada tulang daun, dan daun tumbuh kecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa radiasi sinar gamma mempengaruhi jumlah daun pada perlakuan dosis yang diberikan, namun tidak mempengaruhi persentase sambungan jadi, panjang tunas, luas daun, kehijauan daun, jumlah stomata, dan kerapatan stomata. Ada respon yang berbeda antar varietas yang dicoba pada persentase sambungan jadi, luas daun, dan kehijauan daun, tetapi tidak ada respon antar varietas yang dicoba pada panjang tunas, jumlah daun, jumlah stomata, dan kerapatan stomata. Tidak ada interaksi antara radiasi sinar gamma dan varietas jeruk siam pada semua variabel pengamatan. Dosis radiasi sinar gamma yang efektif dalam mempengaruhi perubahan respon keragaman fenotipik jeruk siam belum dapat diketahui, karena dosis radiasi sinar gamma yang dicoba hanya mempengaruhi jumlah daun. Varietas Siam Madu merupakan varietas jeruk siam yang lebih responsif dibandingkan dengan Varietas Siam Cilacap. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan mengamati keragaman fenotipik sampai tanaman menghasilkan buah, sehingga dapat diketahui bahwa perlakuan radiasi sinar gamma menghasilkan varietas jeruk siam tanpa biji. | This research aimed to determine the phenotypic diversity response of jeruk siam (Citrus nobilis), to obtain an effective dose of gamma radiation ray radiation for inducing mutation in jeruk siam after induction with gamma ray radiation, and determine jeruk siam that showing good response to gamma ray radiation. The research was carried out from October 2020 to March 2021, in the citrus orchard of Karanggude, Karanglewas, Banyumas. The design used in this study was a randomized block design using 2 factors. The first factor was the dose of gamma ray radiation (30, 40, 50, and 60 Gy), and the second factor was the type of citrus varieties (jeruk Siam Madu and Siam Cilacap). Jeruk Siam Madu and Siam Cilacap varieties showed various responses of morphological changes after radiation. Radiation caused abnormal leaf growth as indicated by the presence of branching in the leaf veins, and smaller leaves. The results of the analysis showed that gamma ray radiation affected the number of leaves at the given dose treatment, but did not affect the percentage of successful grafting, shoot length, leaf area, leaf greenness, number of stomata, and stomatal density. There was a different response between the varieties tested on the successful grafting, leaf area, and leaf greenness, but there was no variation between the tested varieties on shoot length, number of leaves, number of stomata, and stomata density. There was no interaction between gamma ray radiation and jeruk siam varieties on all observed variables. An effective dose of gamma ray radiation for inducing mutation in jeruk siam could not be determined yet, because the dose of gamma ray radiation only affects the number of leaves. Jeruk Siam Madu is more responsive to gamma ray radiation than that of jeruk Siam Cilacap. Further, the research needs to be done by observing phenotypic diversity until the plant produces fruit, this may be known that gamma ray radiation produces seedless jeruk siam varieties. | |
| 29813 | 33167 | I1A017038 | Perbedaan Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Keluarga Pasien di Wilayah Kerja Perkotaan dan Pedesaan Puskesmas Parakan Kabupaten Temanggung | Latar Belakang : Hipertensi tidak hanya terjadi di masyarakat perkotaan saja tetapi juga pada masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku pencegahan hipertensi pada keluarga pasien di wilayah kerja perkotaan dan pedesaan Puskesmas Parakan Kabupaten Temanggung. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional. Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, perilaku pencegahan, sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, dan niat. Populasi penelitian adalah keluarga pasien sebanyak 70 responden dari wilayah perkotaan dan 70 dari wilayah pedesaan yang dipilih berdasarkan teknik proportionate random sampling. Uji yang dilakukan : univariat, dan bivariat (Independent T-test dan Mann Whitney). Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi perilaku pencegahan dengan kategori positif di perkotaan adalah sebesar 54,3% dan di pedesaan adalah 45,7%. Hasil analisis bivariat variabel yang tidak memiliki perbedaan adalah perilaku pencegahan (p=0,129), sikap (p=0,523), norma subjektif (p=0,773), kontrol perilaku (p=0,311), dan niat (p=0,141). Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan pada variabel perilaku pencegahan, sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, dan niat pada keluarga pasien di wilayah perkotaan dan pedesaan. Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan intensitas perilaku pencegahan hipertensi sehingga dapat terhindar dari berbagai resiko terjadinya hipertensi. | Background : Hypertension does not only occur in urban communities but also in rural communities. Therefore, this study aims to determine differences between hypertension prevention behavior of the patient's family in the urban and rural work areas of the Parakan Public Health Center, Temanggung Regency. Methods : This study uses a cross-sectional approach. Research variables include age, gender, education, income, preventive behavior, attitudes, subjective norms, behavioral control, and intentions. The study population was the family of patients with a sample of 70 respondents from urban areas and 70 from rural areas selected based on proportionate random sampling technique. The tests performed were univariate and bivariate (Independent T-test and Mann Whitney). Results : This study shows that the proportion of preventive behavior with positive categories in urban areas is 54.3% and in rural areas is 45.7%. The results of the bivariate analysis of variables that did not have an average difference were preventive behavior (p=0.129), attitudes (p=0.523), subjective norms (p=0.773), behavioral control (p=0.311), and intentions (p=0.141). Conclusion : There is no difference between the variables of prevention behavior, attitudes, subjective norms, behavioral control, and intentions on the patient's family in urban and rural areas. The suggestions from this study are the need to increase the intensity of hypertension prevention behavior so that can avoid various risks of hypertension. | |
| 29814 | 33168 | A1D016036 | PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) PADA BEBERAPA PEMBERIAN DOSIS PUPUK KASCING DAN PENGURANGAN PUPUK ANORGANIK | Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan hasil terbaik pengaruh dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy, untuk mendapatkan hasil terbaik pengaruh dosis pupuk anorganik , untuk mendapatkan hasil terbaik dari kombinasi dosis pupuk kascing dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021 di Screen House Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen dengan ketinggian tempat 21 meter dpl. Jenis penelitian ini eksperimental yang didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. . Faktor pertama adalah dosis pupuk kascing, yaitu K0= tanpa pupuk kascing, K1= 75 g/polybag, K2= 150 g/polybag, dan K3= 225 g/polybag. Faktor kedua dosis pupuk anorganik, yaitu A0= 0,45 g/polybag, A1= 0,38 g/polybag, dan A2= 0,31 g/polybag masing-masing faktor dikombinasikan dan didapatkan 12 kombinasi perlakuan, perlakuan diulang 3 kali ulangan menghasilkan 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu panjang tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), panjang akar terpanjang (cm), bobot tajuk segar (g), bobot tajuk kering (g), bobot akar segar (g), dan bobot akar kering (g). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5 % apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Duncant Multiple Range Test (DMRT) taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis kascing 225 g/polybag sangat berpengaruh terhadap peningkatan tinggi tanaman 22,16 cm, jumlah daun 17,04 helai, bobot tajuk segar 58,48 g, bobot tajuk kering 3,85 g, pemberian dosis kascing 75 g/polybag berpengaruh nyata terhadap peningkatan bobot akar segar 34,19 g. Dosis pupuk NPK 0,45 g/polybag, 0,38 g/polybag, dan 0,31 g/polybag tidak mendapatkan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy, serta tidak adanya interaksi antara kombinasi dosis pupuk kascing dan anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. | This research was conducted to get the best results of the influence of vermicompost fertilizer dose on the growth and yield of pakcoy plants, to get the best results of inorganic fertilizer dose influence, to get the best results from the combination of doses of vermicompost and inorganic fertilizers on the growth and yield of pakcoy plants. This research was conducted in December 2020 until February 2021 at the Screen House Kedungwinangun Village, Klirong Subdistrict, Kebumen Regency with a height of 21 meters above sea level. This type of experimental research was designed using a Complete Randomized Group Design (RAKL) factorial pattern consisting of 2 factors. . The first factor is the dose of vermicompost fertilizer, namely K0= without vermicompost fertilizer, K1= 75 g/polybag, K2= 150 g/polybag, and K3= 225 g/polybag. The second factor of inorganic fertilizer dose, namely A0= 0.45 g/polybag, A1= 0.38 g/polybag, and A2= 0.31 g/polybag each combined factors and obtained 12 combinations of treatments, repeated treatment 3 times the test resulted in 36 experimental units. The observed variables are plant length (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm2), longest root length (cm), fresh header weight (g), dry header weight (g), fresh root weight (g), and dry root weight (g). The data obtained was analyzed using F test at 5% error level if the real effect is continued with duncant multiple range test (DMRT) level 5%. The results showed that the administration of vermicompost dose of 225 g/polybag greatly influenced the increase in plant height of 22.16 cm, the number of leaves 17.04 strands, fresh title weight of 58.48 g, dry title weight of 3.85 g, vermicompost dose 75 g / polybag has a noticeable effect on the increase in fresh root weight 34.19 g. NPK fertilizer dose 0.45 g / polybag, 0.38 g / polybag, and 0.31 g / polybag does not get the best results on the growth and yield of pakcoy plants, as well as the absence of interaction between the combination of vermicompost and inorganic fertilizer doses to the growth and yield of pakcoy plants. | |
| 29815 | 33169 | I1A017044 | Literature Review Faktor Yang Mempengaruhi Pencegahan Fraud Pada Program Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit | Latar Belakang : Indonesia menduduki peringkat ketiga dengan jumlah kasus fraud terbanyak dari 30 negara yang di survei oleh ACFE (ACFE 2004). Perpres No 82 Th 2018 tentang Jaminan Kesehatan menyebutkan bahwa fraud pada program JKN dapat dilakukan oleh peserta, BPJS Kesehatan, faskes, penyedia obat dan alat kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya. Kecurangan dalam layanan kesehatan berisiko merugikan dana kesehatan negara dan menurunkan mutu layanan kesehatan (Soputan et al. 2018). Tujuan penelitian ini mengetahui faktor yang mempengaruhi pencegahan fraud pada program Jaminan Kesehatan Nasional di rumah sakit berdasarkan penelitian terdahulu. Metodologi: Penelitian menggunakan studi literature review. Pencarian literature menggunakan kata kunci dan dipilih berdasarkan kesesuaian kriteria inklusi dan ekslusi database, PRISMA checklist, dan critical appraisal yang disajikan dengan diagram PRISMA flow. Hasil Penelitian : Hasil penelusuran 11 artikel yang sesuai dan relevan untuk dilakukan review ditemukan 4 faktor yang mempengaruhi potensi fraud, meliputi kesenjangan penetapan tarif riil dan tarif INA-CBG’s, tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi. Kesenjangan tarif riil dan tarif INA CBG’s terjadi karena adanya perbedaan penafsiran dalam membaca rekam medis dan penggunaan software yang berbeda. Tekanan dapat berasal dari internal maupun eksternal rumah sakit yang umumnya disebabkan adanya kebutuhan keuangan. Kesempatan melakukan potensi fraud dapat muncul karena lemahnya pengendalian internal. Sementara rasionalisasi dapat terjadi karena enviroment control dan comforty. Kesimpulan : Faktor-faktor yang ditemukan saling berkaitan terhadap potensi fraud. Kesenjangan penetapan tarif dapat menyebabkan tekanan keuangan, sementara tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi bergantung pada bagaimana pengendalian internal rumah sakit. Manajemen rumah sakit, pegawai, dan pemangku kebijakan lainnya harus berkolaborasi menerapkan pengendalian internal karena faktor tersebut bergantung pada bagaimana pengendalian internal yang dijalankan sehingga risiko terjadinya potensi fraud dapat dikelola dengan tepat. | Background: Indonesia third ranks with the highest number of fraud cases out of 30 countries surveyed by ACFE (ACFE 2004). Presidential Decree No. 82 of 2018 concerning Health Insurance states that fraud in the JKN program can be carried out by participants, BPJS Kesehatan, health facilities, drug and medical device providers, and other stakeholders. Cheating in health services risks damaging state health funds and reducing the quality of health services (Soputan et al. 2018). The purpose of this study is to determine the factors that influence the prevention of fraud in the National Health Insurance program in hospitals based on previous research. Methodolgy: This research uses literature review. Literature search using keywords and selected based on the suitability of inclusion and exclusion database criteria, PRISMA checklist, and critical appraisal presented by PRISMA flow diagrams. Results: Based on the selection and analysis process, 11 articles were found that were appropriate and relevant for review. There are 4 factors that influence the potential for fraud, including the gap in setting real rates and INA-CBG's rates, pressure, opportunity, and rationalization. The gap between real rates and INA CBG's rates occurs because of different interpretations in reading medical records and using different software. Pressure can come from internal or external to the hospital which is generally due to financial needs. Opportunities to commit potential fraud can arise due to weak internal controls. Meanwhile, rationalization can occur because of environmental control and comfort. Conclusions: The factors found are interrelated to the potential for fraud. Gaps in setting rates can cause financial pressure, while pressure, opportunity, and rationalization depend on how the hospital's internal controls are. Hospital management, employees, and other policy makers must collaborate in implementing internal controls because these factors depend on how internal controls are implemented so that the risk of potential fraud can be reduced. | |
| 29816 | 33030 | J1C016049 | PERKEMBANGAN TARIAN KOCHI YOSAKOI DI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA | Penelitian ini berjudul ”Perkembangan Tarian Kochi Yosakoi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.” Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan sejarah dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan tarian Kochi Yosakoi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Teori yang digunakan adalah budaya populer, difusi budaya dan yosakoi naruko odori. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara, kuesioner serta studi pustaka. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jumlah data dalam penelitian ini adalah 61 (enampuluh satu). Informan penelitian ini adalah tim Tsukiyomi Yosakoi, Iroha Kochi Yosakoi, Harukaze Odori dan Odori Bunkashoukai Asahi serta masyarakat sekitar Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang pernah datang ke festival jepang atau pernah melihat langsung tarian kochi yosakoi. Hasil dari penelitian ini adalah sejarah perkembangan tarian Kochi Yosakoi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terjadi pada tahun 2010 sampai dengan 2019 yaitu di daerah Yogyakarta, Purwokerto dan Semarang. Faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor minat, pengetahuan, peluang dan fleksibilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perkembangan tarian Kochi Yosakoi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terjadi karena adanya difusi atau penyebaran unsur-unsur budaya baru melalui kelompok tari yosakoi di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi budaya populer dikalangan mahasiswa dan siswa SMA di daerah tersebut. | This research is entitled "The Development of the Kochi Yosakoi Dance in Central Java and the Special Region of Yogyakarta." The purpose of this study is to describe the history and factors that influence the development of the Kochi Yosakoi dance in Central Java and the Special Region of Yogyakarta. The theory used is popular culture, cultural diffusion and yosakoi naruko odori. The research technique used is interview technique, questionnaire and literature study. This type of research is descriptive qualitative. The amount of data in this study is 61 (sixty one). The informants of this research were the Tsukiyomi Yosakoi team, Iroha Kochi Yosakoi, Harukaze Odori and Odori Bunkashoukai Asahi as well as people around Central Java and the Special Region of Yogyakarta who had come to Japanese festivals or had seen the kochi yosakoi dance firsthand. The results of this study are the history of the development of the Kochi Yosakoi dance in Central Java and the Special Region of Yogyakarta from 2010 to 2019 in the areas of Yogyakarta, Purwokerto and Semarang. The influencing factors are interest, knowledge, opportunity and flexibility factors. The conclusion of this study is that the development of the Kochi Yosakoi dance in Central Java and the Special Region of Yogyakarta occurred because of the diffusion or spread of new cultural elements through the Yosakoi dance group in Central Java and the Special Region of Yogyakarta which became popular culture among college students and high school students in that area. | |
| 29817 | 33170 | K1C017038 | SIFAT MEKANIK DAN SIFAT TERMAL PADA ASPAL PENETRASI 60/70 DENGAN FILLER SILIKA ABU SEKAM PADI | Penelitian mengenai Sifat Mekanik dan Sifat Termal Pada Aspal Penetrasi 60/70 dengan Filler Silika Abu Sekam Padi sudah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sintesis silika abu sekam padi dengan metode sol-gel. Sifat mekanik yang meliputi kuat tekan dan sifat termal meliputi kapasitas panas dan kalor jenis dengan variasi silika abu sekam padi tanpa milling (SA0) dan dengan milling selama 15 jam (SA15). Perbandingan yang digunakan dalam pembuatan paduan aspal silika abu sekam padi yaitu 1:2. Pengujian sampel dilakukan dengan menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) untuk uji termal dan Universal Testing Machine (UTM) untuk uji mekanik. Hasil uji kuat tekan SA0 dan SA15 sebesar 0,12 MPa dan 0,29 MPa. Hasil uji termal meliputi kalor jenis dan kapasitas panas diperoleh nilai kalor jenis SA0 dan SA15 sebesar 7 J/kgK dan 1 J/kgK. Nilai kapasitas panas SA0 dan SA15 sebesar 151,2 × 10-5 J/K dan 23,4 × 10-5 J/K. | Research on Mechanical and Thermal Properties of 60/70 Penetration Asphalt with Silica Filler of Rice Husk Ash has been carried out with the aim of knowing the synthesis of silica ash of rice husk by sol-gel method. Mechanical properties which include compressive strength and thermal properties include heat capacity and specific heat with variations in silica ash of rice husk ash without milling (SA0) and with milling for 15 hours (SA15). The ratio used in the manufacture of rice husk ash silica asphalt alloy is 1:2. Sample testing was carried out using Differential Scanning Calorimetry (DSC) for thermal testing and Universal Testing Machine (UTM) for mechanical testing. The results of the compressive strength tests for SA0 and SA15 were 0.12 MPa and 0.29 MPa. The results of the thermal test including specific heat and heat capacity obtained specific heating values of SA0 and SA15 of 7 J/kgK and 1 J/kgK. The heat capacity values of SA0 and SA15 are 151.2 × 10-5 J/K and 23.4 × 10-5 J/K. | |
| 29818 | 33171 | F1A016049 | PANDANGAN GENERASI MILENIAL TERHADAP POLA PERKAWINAN DAN PASANGAN IDEAL (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto dan FISIP UNSOED) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa mengenai pola perkawinan dan pasangan ideal bagi generasi milenial. Oleh karena itu, sasaran penelitian ini adalah mahasiswa aktif dari FISIP Unsoed dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang menggunakan pendekatan survei dan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan tabel silang. Hasil penelitian ini adalah bahwa ada perbedaan persepsi mengenai pola perkawinan dan pasangan ideal di antara mahasiswa FISIP Unsoed dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto. Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto lebih mementingkan kriteria taat beribadah, kesucian pasangan, dan kesamaan suku serta ras pasangan. Sedangkan mahasiswa FISIP Unsoed lebih mementingkan pekerjaan mapan pasangan. Kesamaan persepsi dari keduanya adalah mengenai bibit bebet bobot, kepribadian, pendidikan, penampilan dan kesuburan pasangan yang dianggap penting. Selain itu, di antara para mahasiswa masih memliki anggapan bahwa perempuan sebaiknya lebih cepat menikah ketimbang laki-laki karena memiliki resiko besar untuk hamil dan melahirkan di usia tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto lebih mempertimbangkan nilai keagamaan dalam memiliki pasangan hidup dan dalam persepsi mereka mengenai pernikahan ideal. Sementara mahasiswa FISIP Unsoed lebih cenderung mempertimbangkan nilai-nilai kemasyarakatan terlepas dari nilai keagamaan. Hal ini dikarenakan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto diberikan dan memiliki akses lebih untuk mendapatkan ilmu keagamaan di lingkungan kampus dibandingkan mahasiswa FISIP Unsoed. | This study aims to determine student perceptions of marriage patterns and ideal partners for the millennial generation. Therefore, the target of this research is active students from FISIP Unsoed and students of the Sharia Faculty of IAIN Purwokerto. This study uses a descriptive quantitative method that uses a survey approach and simple random sampling technique. The research data were analyzed using a cross table. The results of this study are that there are differences in perceptions of the pattern of marriage and the ideal partner between students of FISIP Unsoed and students of the Sharia Faculty of IAIN Purwokerto. Students of the Sharia Faculty of IAIN Purwokerto are more concerned with the criteria of obedience to worship, the sanctity of partners, and the similarity of ethnicity and race of partners. Meanwhile, FISIP Unsoed students are more concerned with the steady work of their partner. The common perception of the two is regarding the weight, personality, education, appearance and fertility of a partner which is considered important. In addition, students still have the opinion that women should marry sooner than men because they have a high risk of getting pregnant and giving birth at an old age. This study shows that students of the Sharia Faculty of IAIN Purwokerto consider religious values more in having a life partner and in their perception of the ideal marriage. Meanwhile, FISIP Unsoed students tend to consider social values apart from religious values. This is because students of the Sharia Faculty of IAIN Purwokerto are given and have more access to religious knowledge in the campus environment than FISIP Unsoed students. | |
| 29819 | 33173 | C1B014020 | ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS (Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) | RINGKASAN Penelitian ini meneliti perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas (Studi pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di BEI. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sejumlah 41 perusahaan dalam 4 tahun pengamatan menggunakan purposive sampling dalam penentuan sampelnya. Berdasarkan hasil penelitian ini dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa: (1) Struktur Modal secara parsial tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Profitabilitas, (2) Ukuran Perusahaan secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap Profitabilitas, (3) Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan secara simultan berpengaruh positif tergadap Profitabilitas. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu perusahaan perbankan dalam usahanya dalam meningkatkan profitabilitas sebaiknya mempertimbangkan kebijakan yang berkaitan dengan struktur modal dan ukuran perusahaan. Upaya yang berkaitan dengan struktur modal yang dapat dilakukan perusahaan adalah perusahaan sebaiknya mempertimbangkan resiko dalan menggunakan sumber pendanaan utang untuk meningkatkan profitabilitas dengan sebaik mungkin yaitu dengan tingkat resiko pelunasan kewajiban tidak sampai tingkat yang dapat berdampak penurunan profitabilitas. Upaya yang berkaitan dengan ukuran perusahaan yang dapat dilakukan perusahaan adalah perusahaan perlu mempertimbangkan bahwa peningkatan ukuran perusahaan selain memberi keuntungan ekonomis dapat menambah beban biaya juga sehingga perusahaan sebaiknya memastikan keuntungan yang didapat lebih besar dari beban yang ditanggung sebelum melakukan peningkatan ukuran. | SUMMARY This research is researching on Bank Firms that are listed on Bursa Efek Indonesia. “The analysis of the effect of Capital Structure and Firm Size on Profitability (A Study on Bank Firms listed on Bursa efek Indonesia)”. The aims of this research is to find out the effect of Capital Structure and Firm Size on Profitability. The population of this research are all bank that are listed on BEI. There are 41 firms chosen as sample of this research with four observation years period determined with purposive sampling method. Based on result of this research and data analysis using Multiple Linier Regression it has got the conclusions: (1) Capital Structure partially has no positive significant effect on Profitability, (2) Firm Size partially has negative significant effect on Profitability, (3) Capital Structure and Firm Size simultaneously have positive effect on Profitability. As implication of conclusion above, in order to increase its Profitability, bank firms need to consider their policies related to Capital Structure and Firm Size. In effort related to Capital Structure, firm need to consider the risks of using debt financing to increase its profitability in best possible way that is with its credit risk not on level that is decreasing their Profitability. In effort related to Firm Size, firm need to consider that increasing Firm Size not only giving economic benefit but also giving firm more cost so that firm need to ensure that the benefit are better than the cost before increasing Firm Size. | |
| 29820 | 33176 | J1D016030 | ANALISIS TEKS IKLAN PADA MEDIA LUAR RUANG DI KOTA PURWOKERTO SEBAGAI MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN TEKS IKLAN | Iklan hadir untuk mempromosikan sebuah produk dan secara tidak langsung menghadirkan dan menawarkan sebuah imajinasi. Iklan merupakan media luar ruang yang sudah menjadi bagian dari masyarakat karena mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Media luar ruang hadir sebagai iklan sebuah jasa atau produk, dapat dijadikan sebagai media visual pembelajaran teks iklan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMP. Akan tetapi, media luar ruang yang dipublikasikan dominan tidak memperhatikan pola penyajian (struktur) dan kaidah kebahasaan teks iklan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis teks dalam media luar ruang beredar di Kota Purwokerto, (2) pola penyajian dan kebahasaan dalam media luar ruang di Kota Purwokerto, dan (3) fungsi media luar ruang di Kota Purwokerto sebagai media visual pembelajaran teks iklan. Bentuk penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa teks yang terdapat dalam media luar ruang yang ada di Kota Purwokerto berupa iklan produk. Data diperoleh dengan teknik studi dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan disajikan dengan teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis teks dan analisis teks iklan pada media luar ruang di Kota Purwokerto sebagai media visual dalam pembelajaran teks iklan, dapat disimpulkan bahwa (1) hasil analisis teks dan konteks yang terdapat di dalam media luar ruang yang beredar di Kota Purwokerto bermacam-macam bergantung pada pemilihan bahasa yang digunakan. Bahasa yang digunakan tidak tentu sesuai dengan fungsi media luar ruang sebagai salah satu jenis iklan, (2) hasil analisis pola pernyajian (struktur) dan kaidah kebahasaan yang terdapat pada media luar ruang yang beredar di Kota Purwokerto menunjukkan banyaknya ketidaksesuaian dengan struktur dan kaidah kebahasaan teks iklan yang berlaku, dan (3) berdasarkan hasil analisis, penggunaan media luar ruang sebagai media visual pembelajaran teks iklan dalam keberfungsiannya media luar ruang di Kota Purwokerto sebagai media visual pembelajaran teks iklan, diharapkan dapat menjadi inovasi dalam menyukseskan pembelajaran. Khususnya, pembelajaran melalui pengamatan, observasi, atau meneliti objek. Oleh karena itu, teks pada media luar ruang di Kota Purwokerto dapat dijadikan sebagai alternatif, salah satu objek yang ada di sekitar yang dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia matero teks iklan untuk siswa kelas VIII. Kata kunci: analisis, teks, iklan, media, luar ruang. | Advertising exists to promote a product and indirectly presents and offers an imagination. Semiotics studies signs and their relationship in human life. Semiotics can be used in interpreting advertising. Outdoor media as one type of advertising has become part of society because it is easy to find in everyday life. Outdoor media is present as an advertisement for a service or product, it can be used as a visual medium for learning advertising texts for Indonesian class VIII SMP subjects. However, the dominant published outdoor media does not pay attention to the presentation pattern (structure) and linguistic rules of the advertising text. This study aims to describe (1) text analysis in outdoor media circulating in Purwokerto City, (2) presentation and language patterns in outdoor media in Purwokerto City, and (3) the function of outdoor media in Purwokerto City as visual media for text learning advertisement. This form of research uses descriptive analysis method. The data in this study is in the form of text contained in outdoor media in Purwokerto City in the form of product advertisements. Data obtained by document study technique. Data were analyzed using content analysis techniques and presented with informal presentation techniques. Based on the results of research and discussion of text analysis and analysis of advertising texts on outdoor media in Purwokerto City as a visual medium in learning advertising texts, it can be concluded that (1) the results of text and context analysis contained in outdoor media circulating in Purwokerto City vary. -varies depending on the choice of language used. The language used is not necessarily in accordance with the function of outdoor media as a type of advertisement, (2) the results of the analysis of the presentation pattern (structure) and linguistic rules found in outdoor media circulating in Purwokerto City show that there are many inconsistencies with the structure and linguistic rules of the text. applicable advertisements, and (3) based on the results of the analysis, the use of outdoor media as a visual medium for learning advertising texts in the functioning of outdoor media in Purwokerto City as a visual medium for learning advertising texts is expected to be an innovation in the success of learning. In particular, learning through observation, observation, or researching objects. In this case, the teacher can direct students to learn from the cases around them. If learning materials can be found in the immediate environment, of course, it will make it easier for students to explore. Therefore, the text on outdoor media in the City of Purwokerto can be used as an alternative, one of the objects around that can be used in learning Indonesian language ad text material for class VIII students. Keywords: analysis, text, advertisement, media, outdoor. |