Artikel Ilmiah : A1D017104 a.n. HESTI RATNA WIDYASARI

Kembali Update Delete

NIMA1D017104
NamamhsHESTI RATNA WIDYASARI
Judul ArtikelPERTUMBUHAN TUNAS MUTAN DUA VARIETAS JERUK SIAM HASIL
RADIASI SINAR GAMMA YANG DISAMBUNGKAN PADA JERUK
SIAM BERUMUR LIMA TAHUN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon keragaman fenotipik tunas mutan jeruk siam setelah diradiasi, mendapatkan dosis radiasi sinar gamma yang efektif terhadap perubahan respon keragaman fenotipik tunas mutan jeruk siam, dan mengetahui varietas jeruk siam yang adptif terhadap radiasi sinar gamma. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Oktober 2020 sampai Maret 2021, di kebun jeruk, Karanggude, Karanglewas, Banyumas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis radiasi sinar gamma (30, 40, 50, dan 60 Gy), dan faktor kedua yaitu jenis verietas entres jeruk (Siam Madu dan Siam Cilacap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutan Varietas Siam Madu dan Varietas Siam Cilacap menunjukkan respon yang beragam. Radiasi menyebabkan pertumbuhan daun menjadi abnormal yang ditunjukkan dengan adanya percabangan pada tulang daun, dan daun tumbuh kecil. Hasil analisis menunjukkan bahwa radiasi sinar gamma mempengaruhi jumlah daun pada perlakuan dosis yang diberikan, namun tidak mempengaruhi persentase sambungan jadi, panjang tunas, luas daun, kehijauan daun, jumlah stomata, dan kerapatan stomata. Ada respon yang berbeda antar varietas yang dicoba pada persentase sambungan jadi, luas daun, dan kehijauan daun, tetapi tidak ada respon antar varietas yang dicoba pada panjang tunas, jumlah daun, jumlah stomata, dan kerapatan stomata. Tidak ada interaksi antara radiasi sinar gamma dan varietas jeruk siam pada semua variabel pengamatan. Dosis radiasi sinar gamma yang efektif dalam mempengaruhi perubahan respon keragaman fenotipik jeruk siam belum dapat diketahui, karena dosis radiasi sinar gamma yang dicoba hanya mempengaruhi jumlah daun. Varietas Siam Madu merupakan varietas jeruk siam yang lebih responsif dibandingkan dengan Varietas Siam Cilacap. Penelitian lanjutan perlu dilakukan dengan mengamati keragaman fenotipik sampai tanaman menghasilkan buah, sehingga dapat diketahui bahwa perlakuan radiasi sinar gamma menghasilkan varietas jeruk siam tanpa biji.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aimed to determine the phenotypic diversity response of jeruk siam (Citrus nobilis), to obtain an effective dose of gamma radiation ray radiation for inducing mutation in jeruk siam after induction with gamma ray radiation, and determine jeruk siam that showing good response to gamma ray radiation. The research was carried out from October 2020 to March 2021, in the citrus orchard of Karanggude, Karanglewas, Banyumas. The design used in this study was a randomized block design using 2 factors. The first factor was the dose of gamma ray radiation (30, 40, 50, and 60 Gy), and the second factor was the type of citrus varieties (jeruk Siam Madu and Siam Cilacap). Jeruk Siam Madu and Siam Cilacap varieties showed various responses of morphological changes after radiation. Radiation caused abnormal leaf growth as indicated by the presence of branching in the leaf veins, and smaller leaves. The results of the analysis showed that gamma ray radiation affected the number of leaves at the given dose treatment, but did not affect the percentage of successful grafting, shoot length, leaf area, leaf greenness, number of stomata, and stomatal density. There was a different response between the varieties tested on the successful grafting, leaf area, and leaf greenness, but there was no variation between the tested varieties on shoot length, number of leaves, number of stomata, and stomata density. There was no interaction between gamma ray radiation and jeruk siam varieties on all observed variables. An effective dose of gamma ray radiation for inducing mutation in jeruk siam could not be determined yet, because the dose of gamma ray radiation only affects the number of leaves. Jeruk Siam Madu is more responsive to gamma ray radiation than that of jeruk Siam Cilacap. Further, the research needs to be done by observing phenotypic diversity until the plant produces fruit, this may be known that gamma ray radiation produces seedless jeruk siam varieties.
Kata kuncijeruk siam, jeruk tanpa biji, radiasi sinar gamma, dosis radiasi
Pembimbing 1Prita Sari Dewi, S.P., M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Teguh Widiatmoko, M.P.
Pembimbing 3-
Tahun2021
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2021-08-18 13:49:07.000013
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.