Home
Login.
Artikelilmiahs
33167
Update
SHINTIA ZUMROTUN NAVISAH
NIM
Judul Artikel
Perbedaan Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Keluarga Pasien di Wilayah Kerja Perkotaan dan Pedesaan Puskesmas Parakan Kabupaten Temanggung
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Hipertensi tidak hanya terjadi di masyarakat perkotaan saja tetapi juga pada masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku pencegahan hipertensi pada keluarga pasien di wilayah kerja perkotaan dan pedesaan Puskesmas Parakan Kabupaten Temanggung. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional. Variabel penelitian meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, perilaku pencegahan, sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, dan niat. Populasi penelitian adalah keluarga pasien sebanyak 70 responden dari wilayah perkotaan dan 70 dari wilayah pedesaan yang dipilih berdasarkan teknik proportionate random sampling. Uji yang dilakukan : univariat, dan bivariat (Independent T-test dan Mann Whitney). Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi perilaku pencegahan dengan kategori positif di perkotaan adalah sebesar 54,3% dan di pedesaan adalah 45,7%. Hasil analisis bivariat variabel yang tidak memiliki perbedaan adalah perilaku pencegahan (p=0,129), sikap (p=0,523), norma subjektif (p=0,773), kontrol perilaku (p=0,311), dan niat (p=0,141). Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan pada variabel perilaku pencegahan, sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, dan niat pada keluarga pasien di wilayah perkotaan dan pedesaan. Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan intensitas perilaku pencegahan hipertensi sehingga dapat terhindar dari berbagai resiko terjadinya hipertensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Hypertension does not only occur in urban communities but also in rural communities. Therefore, this study aims to determine differences between hypertension prevention behavior of the patient's family in the urban and rural work areas of the Parakan Public Health Center, Temanggung Regency. Methods : This study uses a cross-sectional approach. Research variables include age, gender, education, income, preventive behavior, attitudes, subjective norms, behavioral control, and intentions. The study population was the family of patients with a sample of 70 respondents from urban areas and 70 from rural areas selected based on proportionate random sampling technique. The tests performed were univariate and bivariate (Independent T-test and Mann Whitney). Results : This study shows that the proportion of preventive behavior with positive categories in urban areas is 54.3% and in rural areas is 45.7%. The results of the bivariate analysis of variables that did not have an average difference were preventive behavior (p=0.129), attitudes (p=0.523), subjective norms (p=0.773), behavioral control (p=0.311), and intentions (p=0.141). Conclusion : There is no difference between the variables of prevention behavior, attitudes, subjective norms, behavioral control, and intentions on the patient's family in urban and rural areas. The suggestions from this study are the need to increase the intensity of hypertension prevention behavior so that can avoid various risks of hypertension.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save