Artikelilmiahs
Menampilkan 24.201-24.220 dari 50.306 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 24201 | 27282 | C1C013131 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA UKM WIG DI KABUPATEN PURBALINGGA | Penelitian ini merupakan penelitian survei pada penggunaan informasi akuntansi dari Usaha Kecil dan Menengah. UKM Wig/Rambut yang diteliti berada di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini mengambil judul: “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan informasi akuntansi Pada UKM Wig Di Kabupaten Purbalingga”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang pendidikan, skala usaha, umur usaha, dan pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi UKM. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha wig di Kabupaten Purbalingga. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini adalah 82 responden. Purposive sampling digunakan dalam penentuan responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang pendidikan pelaku usaha berpengaruh negatif terhadap penggunaan informasi akuntansi, (2) Skala usaha pelaku usaha berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi, (3) Umur usaha pelaku usaha berpengaruh negatif terhadap penggunaan informasi akuntansi, dan (4) Pengetahuan akuntansi pelaku usaha berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi. | An This research is a survey research on implementation information accounting from Small and Medium Enterprises. The SMEs studied were in Purbalingga Regency. This study takes the title: "Factors That Influence the Quality of Financial Statements at SMEs Wig in Purbalingga Regency". The purpose of this study was to determine the educational level, business scale, business age and accounting knowledge. After this research is carried out, the objectives of this research are fulfilled. . The population in this study are all small and medium wig enterprises in Purbalingga Regency The number of respondents taken in this study was 82 respondents. Purposive sampling method is used in determining respondents. Based on the results of research and data analysis using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) shows that: (1) Educational level has a negative effect on the implementation of accounting information, (2) Business scale has a positive effect on the implementation of accounting information, (3) Business age has a negative effect on the implementation of accounting information, and (4) Accounting knowledge has a positive effect on the implementation of accounting information. | |
| 24202 | 27285 | D1B017036 | pengaruh penambahan air pada susu dengan persentase yang berbeda yang di uji secara organoleptik | ABSTRAK HABIB PRAKOSO BANYUAJI. Pengaruh Penambahan Air Kedalam Susu Dengan Persentase Berbeda yang Diuji Secara Organoleptik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan air dengan persentase yang berbeda kedalam susu terhadap rasa, kekentalan dan warna secara sensoris. Penelitian dilaksanakan tanggal 25 Februari 2019 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi yang digunakan adalah susu sapi 3330 ml berasal dari BBPTUHPT Baturraden dan air 270 ml. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan yang diujikan oleh 30 panelis semi terlatih. Perlakuan yang diterapkan adalah penambahan air dengan perbedaan persentase, yaitu P0 : 0% air, P1 : 5% air, P2 : 10% air dan P3 : 15% air. Variabel yang diukur adalah uji organoleptik aroma, rasa dan kekentalan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan air pada susu sapi berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap rasa dan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap kekentalan dan warna,. Rata-rata tertinggi sebagai ranking 1 untuk hasil rasa yaitu 0,78, warna 0,17 dan kekentalan 0,29. Disimpulkan bahwa susu tanpa penambahan air paling disukai terhadap rasa berdasarkan uji ranking dan susu yang ditambah air sampai 15% tidak mempengaruhi karakteristik kekentalan dan warna. | ABSTRACT HABIB PRAKOSO BANYUAJI. The Effect of Addition of Water on Cow Milk with difference percentage by Organoleptic Tested. The purpose of the study was to determine the effect of adding water on milk cow with different percentages of organoleptic properties of taste, color and viscosity. The research was held on february 25, 2019 at the Laboratory of Animal Product Technology, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The material used was 3330 ml cow milk from the BBPTUHPT Baturraden and 2770 ml mineral water. The study used an experimental method with a randomized block design (RBD) with 4 treatments tested by 30 panelists. The treatment applied was add water with difference percentage, namely P0 : 0% water, P1 : 5% water, P2 : 10% water dan P3 : 15% water The variables measured were organoleptic tests of taste, texture and color . The data obtained were analyzed using variance analysis followed by an Honesty Significant Difference (HSD). The results showed that the addition of water to cow milk had a significant (P< 0.05) on taste and had no significant (P >0.05) on viscosity and color. The highest average is ranked 1 for taste results, namely 0,78, color 0,17 and texture 0,29. It was concluded that the addition water on milk cow without added water most favored towards taste based on the ranking test and cow milk was add untill 15% had no significant viscosity and color. | |
| 24203 | 27286 | E1A015019 | PENERAPAN PASAL 21 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS TERHADAP PEMBATALAN MEREK “NOVEC 1230” DALAM PUTUSAN NOMOR NO. 12/PDT.SUS-MERK/2018/PN.NIAGAJKT.PST. | PENERAPAN PASAL 21 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TERHADAP PEMBATALAN MEREK “NOVEC 1230” DALAM PUTUSAN NOMOR NO. 12/PDT.SUS-MERK/2018/PN.NIAGAJKT.PST. Disusun Oleh: Lydia Verginia Nadeak E1A015019 Abstrak Merek merupakan salah satu bagian dari Hak Kekayaan Intelektual yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis dan mempunyai peranan paling penting untuk membedakan asal usul produk barang dan jasa. Suatu merek yang sudah menjadi merek terkenal memiliki kekuatan pancaran yang memukau dan menarik sehingga tercipta kemasyuran dalam suatu merek tersebut. Perlindungan suatu merek di Indonesia dilakukan dengan sistem konstitutif, dimana sistem ini menegaskan pemberian perlindungan hukum diberikan oleh negara kepada pemilik hak merek apabila telah melakukan pendaftaran merek terlebih dahulu. Dalam hal ini pengaturan tentang merek bertujuan untuk melindungi pemilik merek yang telah medaftarkan terlebih dahulu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data penelitian ini bersumber dari data sekunder. Metode analisis pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan data disajikan dengan teks naratif berdasarkan analisis data dengan metode normatif kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian pada Putusan Nomor No. 12/PDT.SUS-MERK/2018/PN.NIAGAJKT.PST. diketahui bahwa Merek “Novec 1230” terdapat kesamaan yang disebabkan oleh adanya unsur dominan antara Merek “NOVEC” milik Penggugat dengan Merek “Novec 1230” milik tergugat. Merek “Novec 1230” milik penggugat dapat dibatalkan karena telah memenuhi usur-unsur yang ada di dalam ketentuan Pasal 21 Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, Sehingga Hakim dalam menjatuhkan putusan dianggap sudah tepat. Kata Kunci: Merek, Merek Terkenal, Perlindungan Merek, Pembatalan Merek | PENERAPAN PASAL 21 UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TERHADAP PEMBATALAN MEREK “NOVEC 1230” DALAM PUTUSAN NOMOR NO. 12/PDT.SUS-MERK/2018/PN.NIAGAJKT.PST. Disusun Oleh: Lydia Verginia Nadeak E1A015019 Abstract Trademark is one part of Intellectual Property Rights that has been regulated in Act Number 20 of 2016 concerning Brands and Geographical Indications and has the most important role to differentiate the origin of goods and services. A brand that has become a well-known brand has a radiant and attractive emission power so as to create fame in a brand. Protection of a trademark in Indonesia is carried out with a constitutive system, in which this system confirms the granting of legal protection granted by the state to the owner of the trademark rights if the trademark has been registered first. In this case, the regulation on trademarks aims to protect trademark owners who have registered beforehand. This study uses a normative juridical approach. This research data sourced from secondary data. Data collection analysis methods used are literature study and data presented with narrative texts based on data analysis with qualitative normative methods. Based on the results of research on the Decision No. 12 / PDT.SUS-MERK / 2018 / PN.NIAGAJKT.PST. it is known that the Trademark "Novec 1230" has similarities caused by the existence of a dominant element between the Plaintiff's "NOVEC" Trademark and the Defendant's "Novec 1230" Trademark. The plaintiff's "Novec 1230" mark can be canceled because it has fulfilled the elements in the provisions of Article 21 of Law No. 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications, so that the Judges in giving decisions are considered appropriate. Key words: Brand, Famous Brand, Brand Protection, Brand Cancellation | |
| 24204 | 27287 | E1A014258 | PEMBATALAN STATUS JUSTICE COLLABORATOR TERHADAP KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi terhadap putusan Nomor 05/PID.SUS-TPK/2018/PT.DKI) | Status Justice Collaborator yang disematkan kepada seorang tersangka atau terdakwa bahkan terpidana memiliki implikasi besar pada dirinya. Bukan hanya dia dianggap memiliki kemauan untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum sehingga pelaku kelas kakap dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, juga dianggap memiliki iktikad baik untuk memulihkan kerugian negara. Status tersebut diberikan dalam rangka untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam proses peradilan pidana. Untuk menjadi justice collaborator, seorang tersangka atau terdakwa harus memiliki keinginan untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum, bukan karena dipaksa oleh pihak lain. Bila memilih untuk menjadi justice collaborator dan memenuhi syarat, maka hak-haknya sebagai tersangka atau terdakwa tidak akan dirugikan, justru memperoleh protection, treatment, dan reward. justice collaborator memperoleh sejumlah hak yang tidak diterima oleh pelaku lainnya yang tidak berstatus sebagai justice collaborator. Kasus yang berkaitan dengan latar belakang di atas terdapat dalam Putusan Nomor 5/PID.SUS-TPK/2018/PT.DKI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan Spesifikasi penelitian preskriptif sumber data yang diigunakan adalah data sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, literatur yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diteliti. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan legal search, data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif, dan metode analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa senyatanya peran terdakwa sama dominannya dengan pelaku lain yang telah dipidana dalam kasus tersebut maka dari itu terdakwa tidak terpenuhi pada frasa bukan pelaku utama dan Pertimbangan hukum majelis hakim pada pengadilan tingkat banding dalam memutus status Justice Collaborator dalam Putusan Nomor 5/PID.SUS-TPK/2018/PT.DKI kurang tepat membatalkan status Justice Collaborator terdakwa. sebagai studi kasus, dalam skripsi ini diteliti perkara kepailitan dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 5/PID.SUS-TPK/2018/PT. | The status of Justice Collaborator pinned to a suspect or defendant or even convicted person has big implications on him. Not only was he deemed to have the willingness to cooperate with law enforcement officials so that high-ranking perpetrators could be held to account for criminal responsibility, he was also considered to have good intentions to recover state losses. The status is given in order to uphold human rights in the criminal justice process. To become a justice collaborator, a suspect or defendant must have the desire to cooperate with law enforcement officials, not because they are forced by other parties. If you choose to become a justice collaborator and meet the requirements, then your rights as a suspect or defendant will not be harmed, instead will get protection, treatment, and reward. justice collaborator obtained a number of rights that were not accepted by other actors who were not as justice collaborators. Cases relating to the above background are contained in Decision Number 5 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT.DKI. The method used in this study is sociological juridical with prescriptive research specifications of the data source used is secondary data in the form of laws and regulations, the literature relating to the subject matter under study. The method of data collection is done by literature study and legal search, the data obtained is presented with narrative text, and the method of data analysis is carried out in a qualitative normative manner. Based on the results of the study, the results showed that the defendant's role was actually as dominant as other perpetrators who had been convicted in the case and therefore the defendant was not fulfilled in the phrase not the main actor and the legal considerations of the panel of judges at the appellate court in deciding the status of the Justice Collaborator in the Decision Number 5 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT.DKI is not right to cancel the defendant's Justice Collaborator status. as a case study, this thesis investigates the bankruptcy case in the Supreme Court Decision Number 5 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT.DKI | |
| 24205 | 27288 | C1C015030 | ANALISIS BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH | Penelitian ini berjudul “Analisis Biaya Standar Sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah”. UMKM yang diteliti adakah UMKM yang memproduksi keripik pisang. UMKM yang mewakili usaha mikro yaitu UMKM Mikro Foodisia dan UMKM yang mewakili usaha kecil yaitu UMKM Kecil Bu Gun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui penerapan biaya standar; (2) menganalisis varians; (3) mengetahui dan menganalisis perbedaan varians dua UMKM yang berbeda. Penelitian ini menggunakan teori kontigensi atau Contigency Theory oleh Fiedler, teori ini menyatakan bahwa kinerja pemimpin ditentukan dari pemahamannya terhadap situasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa permasalahan dalam pengendalian biaya produksi pada kedua UMKM ini berbeda, pada UMKM Mikro Foodisia terjadi pada biaya bahan baku, sedangkan pada UMKM Kecil Bu Gun terjadi pada biaya tenaga kerja langsung. Hal ini disebabkan karena pada UMKM mikro produksi tidak dilakukan setiap hari mengakibatkan dalam realisasi biaya kurang stabil. Pada UMKM kecil tenaga kerja langsung yang digunakan lumayan banyak namun kurang maksimal. | The research is titled "Standard Cost Analysis as a tool for controlling production costs on small and medium enterprises". MSMEs are investigated whether MSMEs are producing banana chips. MSMEs which represents micro business of MSMEs Foodisia and MSMEs representing small business of MSMEs Bu Gun. The purpose of this research is to (1) know the implementation of standard fees; (2) analyzing variances; (3) To know and analyze differences between two different MSMEs variances. This study used the Theory of Contigency by Fiedler, this theory states that the performance of the leader is determined by the understanding of the situation. The results concluded that the problem in controlling the cost of production in these two MSMEs is different, in a small MSMEs Foodisia occurs on the cost of raw materials, while in the MSMEs Bu Gun occur at the cost of direct labor. This is because in micro MSMEs production is not carried out every day resulted in the realization of less stable cost. In small MSMEs direct labor used quite a lot but less maximum. | |
| 24206 | 27330 | A1C015039 | ESTIMASI KANDUNGAN NITROGEN PADA DAUN STROBERI BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN | Stroberi merupakan buah yang sudah banyak dibudidayakan di Indonesia terutama di daerah dataran tinggi. Kecukupan nutrisi tanaman stroberi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman salah satunya unsur hara nitrogen. Nitrogen berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif tanaman stroberi. Pemberian nutrisi tanaman umumnya dilakukan dengan cara pemupukan secara menyeluruh, namun belum tentu menghasilkan tanaman yang tumbuh optimal. Pertanian presisi dapat dilakukan untuk mengefisienkan pemupukan dan memberikan pupuk sesuai kondisi tanaman. Kandungan nitrogen tanaman dapat diketahui dengan uji laboratorium namun membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama serta memerlukan daun tanaman yang cukup banyak sedangkan jumlah daun pada tanaman stroberi terbatas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kandungan nitrogen dengan mengevaluasi warna pada citra daun stroberi dengan mengembangkan perangkat lunak pengolahan citra dan jaringan syaraf tiruan (JST) serta menemukan parameter yang tepat untuk mendeteksi ciri pada citra tanaman stroberi. Proses pengolahan data menggunakan aplikasi MATLAB dengan metode segmentasi tresholding pada pengolahan citra dan metode backpropagation untuk jaringan syaraf tiruan. Variasi metode yang digunakan yaitu JST satu lapisan tersembunyi, JST dua lapisan tersembunyi, dan kombinasi kedua metode tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem yang di kembangkan mampu mengestimasi nitrogen pada tanaman dengan MAPE terkecil 10,39% yang di peroleh dari metode JST kombinasi. Parameter mean dan kurtosis pada model warna HSV dan CIE-Lab mampu mendeteksi ciri pada citra daun tanaman stroberi dengan error hasil estimasi terkecil. | Strawberry is fruit wich has been widely cultivated in Indonesia especially in plateau. Sufficiency nutrition strawberry plant is very influential on plant growth one of them nutrient of nitrogen. Nitrogen effect on vegetative growth strawberry plant. Plant nutrition is generaly given overall, but not necessarily produce plants that grow optimally. Precision farming can be used for fertilizer efficiency and provide fertilizer according to crop conditions. The nitrogen content of plant can be determined by laboratory testing, but it requires a long process and time and requires a lot of plant leaves while the leaves of strawberry plants are limited. This study aims to estimate the nitrogen content by evaluating the color of strawberry leaves by developing image processing software and artificial neural networks and determine the right parameters to detect traits in the image of strawberry plants. The data processing used MATLAB application with segmentation method tresholding on image processing and backpropagation method on artificial neural network. Method variation used ANN single hidden layer, ANN double hidden layers, and combination of both method. The result showed that the develop system capable of estimate nitrogen on strawberry plant with minimum MAPE 10,39% obtained from ANN combine. Parameters mean, and kurtosis on color model HSV and CIE-Lab develop detection caracteristic on image of leaf strawberry plant. | |
| 24207 | 27289 | D1A015256 | DAYA SIMPAN DAN POTENSIAL HIDROGEN (pH) SUSU SEGAR DI KELOMPOK PETERNAK ANDINI LESTARI 2 DAN TIRTA SARI AJI DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan daya simpan dan pH susu segar pada Kelompok Peternak Sapi Perah Andini Lestari 2 dan Tirta Sari Aji dan mengetahui hubungan antara Daya Simpan dan pH susu segar pada kedua kelompok tersebut. Materi penelitian berupa susu segar yang diperoleh dari 15 ternak produksi pada kelompok Andini Lestari 2 dan 15 ternak produksi pada kelompok Tirta Sari Aji serta wawancara kepada 6 anggota Kelompok Peternak Andini Lestari2 dan 6 anggota Kelompok Peternak Tirta Sari Aji. Metode pengambilan sampel yaitu susu diambil pada pemerahan pagi hari sebanyak 500 ml dari setiap ternak, kemudian dimasukan kedalam botol dan disimpan kedalam ice box, selanjutnya sampel tersebut dibawa ke Laboratorium Ilmu Ternak Perah Fakultas Peternakan UNSOED untuk di uji daya simpan menggunakan uji alkohol 70% dan uji pH susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya simpan dan pH susu segar pada kelompok peternak Tirta Sari Aji adalah 6,3 jam dan 6,79, relatif sama dengan rataan daya simpan dan pH susu segar pada kelompok peternak Andini Lestari 2 yaitu 6,0 jam dan 6,69. Daya simpan dan pH telah sesuai dengan syarat mutu susu segar menurut SNI. Daya simpan dan pH susu segar pada kelompok Andini Lestari 2 dan Tirta Sari Aji masih termasuk bagus. | This research was conducted to determine the differences in storability and pH of fresh milk in the Andini Lestari 2 and Tirta Sari Aji farmers group. This research also aims to determine the relationship between the storability and pH of fresh milk in the Andini Lestari 2 and Tirta Sari Aji farmers group. The material used in this study was fressh milk obtained from 15 production animals in the Andini Lestari 2 group, 15 production animals in the Tirta Sari Aji group and interviews with 6 members of each group. The sampling method in this study was carried out by taking 500 ml of milk from each animal taken in the morning, then put t in a bottle and stored in an ice box, then the sample was taken to the Dairy Farming Laboratory of the Faculty of Animal Husbaandry University of Jendral Soedirman for storability testing using a 70% alcohol test and milk pH test. The results showed that the average storability and pH of fresh milk in the Tirta Sari Aji breeders was 6.3 hours and 6.79, relatively similar to the average shelf life and pH of fresh milk in the Andini Lestari 2 breeders group, 6.0 hours and 6.69. Storability and pH are in accordance with the quality requirements of fresh milk according to SNI. The Storability and pH of fresh milk in the Andini Lestari 2 and Tirta Sari Aji groups is still good. | |
| 24208 | 27290 | D1A015016 | Kajian Pertumbuhan dan Umur Pertama Kali Bertelur pada Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Mendapat Pakan Tepung Maggot | Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung maggot pada ransum puyuh betina terhadap pertumbuhan bobot badan dan umur pertama kali bertelur. Jenis Penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 kali ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 10 ekor puyuh. Materi penelitian terdiri dari 200 ekor burung puyuh betina umur 10 hari sampai umur 51 hari, ransum pakan terdiri dari jagung giling, dedak, bungkil kedelai, tepung ikan, tepung maggot, minyak, kapur, methionin, lisin; vitamin dan vaksin; kandang tipe battery dan kelengkapannya; serta seperangkat alat analisis proksimat. Perlakuan yang diberikan pada puyuh meliputi P1 (tepung maggot sebesar 2%), P2 (tepung maggot sebesar 4%), P3 (tepung maggot sebesar 6%), P4 (tepung maggot sebesar 8%). Pemberian tepung maggot dalam ransum puyuh petelur betina menghasilkan pertumbuhan bobot badan berkisar 3,71±0,26 gram/ekor/hari hingga 3,86±0,08 gram/ekor/hari dengan rataan 3,79±0,17 gram/ekor/hari, sedangkan umur pertama kali bertelur berkisar 46±2,68 hari hingga 49±1,79 hari dengan rataan 47,75±2,16 hari. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian tepung maggot dalam ransum puyuh petelur betina tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap pertumbuhan bobot badan dan umur pertama kali bertelur. Kesimpulan penambahan tepung maggot hingga 8% pada ransum puyuh tidak mempengaruhi pertumbuhan (bobot tubuh) dan umur awal pertama kali bertelur burung puyuh petelur betina. | The Purpose of the study was to determine the effect of maggot flour on female quail rations on growth in body weight and age first spawning. Design of experiment research used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments 5 replications, and each repetition consists of 10 quails. The research material consisted of 200 female quails 10 days to 51 days, feed rations consisting of corn meal, bran, soybean meal, fish meal, maggot flour, oil, lime, methionine, lysine; vitamins and vaccines; battery type enclosures and accessories; and a set of proxymate analysis tools. The treatments given to quail include P1 (maggot flour at 2%), P2 (maggot flour at 4%), P3 (maggot flour at 6%), P4 (maggot flour at 8%). Application of maggot flour in female quail laying rations produced weight growth ranging from 3,71 ± 0,26 grams/tail/day to 3,86 ± 0,08 grams/tail/day with an average of 3,79 ± 0,17 grams/tail/day, while the age at first laying ranges from 46 ± 2,68 day to 49 ± 1,79 day with an average of 47,75 ± 2,16 day. The result of the analysis of variance showed that the administration of maggot flour in the quail feed of female laying eggs had no effect (P > 0,05) on the growth of body weight and age at first spawning. The conclusion that the increase of maggot flour into 8% on quail rations does not affect the growth (body weight) and age for first lay a sow quail. | |
| 24209 | 27291 | D1A015113 | Kecernaan Protein Kasar dan Lemak Kasar Pakan Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Disuplementasi Tepung Maggot Asal Limbah Organik | Penelitian dengan judul “Kecernaan Protein Kasar dan Lemak Kasar Pakan Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Disuplementasi Tepung Maggot Asal Limbah Organik” dilaksanakan pada 27 Mei 2019 sampai 5 Juli 2019 di kawasan Mini Market Sapi Barokah, Purwokerto Timur dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh penggunaan tepung maggot asal limbah organik terhadap kecernaan protein kasar dan lemak kasar pakan puyuh. Materi penelitian meliputi 200 ekor puyuh, pakan puyuh, obat, vaksin, kandang tipe battery, dan perlengkapan lainnya. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan meliputi P1 (pakan basal+tepung maggot 2%); P2 (pakan basal+tepung maggot 4%); P3 (pakan basal+tepung maggot 6%); P4 (pakan basal+tepung maggot 8%). Suplementasi maggot asal limbah organik pada pakan puyuh menghasilkan kecernaan protein kasar dengan rataan 54,38±10,26% sedangkan kecernaan lemak kasar dengan rataan 85,36±3,36%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi maggot asal limbah organik pada pakan puyuh tidak berpengaruh terhadap kecernaan protein kasar dan lemak kasar. Kesimpulan penelitian ini yaitu suplementasi tepung maggot asal limbah organik pada pakan puyuh hingga level 8% tidak meningkatkan nilai kecernaan protein kasar dan lemak kasar pakan puyuh atau memberikan nilai kecernaan yang sama. | Research with the tittle “Digestion of Crude Protein and Crude Fat in Quail Feed (Coturnix coturnix japonica) Supplemented with Maggot Meal from Organic Waste” has been conducted on May 27th to July 5th, 2019 in the Mini Market Sapi Barokah, East Purwokerto and The Animal Feed Science Laboratory, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The purpose is determine the effect of maggot flour from the organic waste on the digestibility of crude protein and crude fat quail feed. The materials that used in this research are 200 quails in total, quail feed, drugs, vaccines, battery pan type, and the other tools. The use of the design is Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replication. The treatment includes P1 (basal feed+maggot meal 2%); P2 (basal feed+maggot meal 4%); P3 (basal feed+maggot meal 6%); and P4 (basal feed+maggot meal 8%). Supplementation of maggot flour from organic waste in quail feed prodeuced crude protein digestibility with average 54,38±10,26% while crude fat digestibility with average 85,36±3,36%. The results of the variance analysis show that supplementation of maggot flour from organic waste in quail feed had no affect on the digestibility of the crude protein and crude fat. Conclution this study are maggot flour supplementation origin of organic waste on quail feed up to 8% level does not increase the value of crude protein digestibility and crude fat quail feed or give the same digestibility value. | |
| 24210 | 27292 | K1C015037 | STUDI AWAL PEMANFAATAN EFEK MACROBENDING LOSS FIBER OPTIC SEBAGAI SENSOR BEBAN | Sensor beban berbasis serat optik single mode dengan memanfaatkan efek macrobending loss telah diibuat. Sensor beban dibuat dengan melilitkan serat optik ke busa spon yang dibentuk silinder. Lilitan inilah yang menyebabkan adanya efek macrobending yang terjadi pada serat optik. Variasi jarak antar lilitan dan diameter lilitan telah dilakukan untuk mengetahui jarak antar lilitan dan diameter lilitan yang terbaik yang dapat mendeteksi beban yang berat. Kemudian sensor diuji menggunakan anak timbangan dari beban 0 kg sampai 3,5 kg. Hasil pengujian sensor dengan variasi jarak antar lilitan dan diameter lilitan yang memiliki sensitivitas dan linearitas tertinggi adalah pada jarak antar lilitan 1 cm dan diameter lilitan 1,5 cm. Selanjutnya membuat sensor beban dengan menggunakan selang karet tanpa silikon dan dengan silikon. Penggunaan selang karet berfungsi untuk melindungi serat optik agar serat optik tidak mudah rusak ketika diberi beban, sedangkan penggunaan silikon berfungsi agar serat optik kembali ke keadaan semula setelah sensor mendapatkan tekanan. Selanjutnya sensor diuji menggunakan mesin press dari tanpa tekanan sampai tekanan maksimal yang dapat dideteksi oleh sensor. Hasil pengujian menunjukan bahwa sensor dengan adanya silikon mampu memperkuat tekanan sebesar 6 kgf/cm2. | Single mode optical fiber based load sensor by utilizing the effect of macrobending loss was created. The load sensor is made by wrapping the optical fiber into a cylindrical sponge foam. This coil is what causes the macrobending effect that occurs in optical fibers. Variations in the distance between turns and diameter of turns have been made to determine the best distance between turns and diameter of turns that can detect heavy loads. Then the sensor is tested using a scale from a weight of 0 kg to 3.5 kg. The results of sensor testing with variations in the distance between windings and diameter of windings that have the highest sensitivity and linearity are at a distance between turns 1 cm and the diameter of turns 1.5 cm. Next make a load sensor by using a rubber hose without silicon and with silicon. The use of a rubber hose serves to protect the optical fiber so that the optical fiber is not easily damaged when under load, while the use of silicon works so that the optical fiber returns to its original state after the sensor gets pressure. Furthermore, the sensor is tested using a press machine from no pressure to the maximum pressure that can be detected by the sensor. The test results show that the sensor in the presence of silicon is able to strengthen the pressure of 6 kgf / cm2. | |
| 24211 | 27293 | C1H015003 | Factors Affecting Corporate Sukuk Mudhrabah Return with Firm Size as Controlling Variable | Perkembangan investasi syariah berkembang dengan cepat, salah satu instrument investasi syariah yang sedang berkembang adalah Sukuk. Sukuk berasal dari bahasa Arab, Sakk (jamak) yang berarti ‘Obligasi Syariah’. Pada dasarnya sukuk mirip dengan obligasi konvensional, namun Sukuk memiliki Underlying Asset. Indonesia adalah Negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia, maka kehadiran Sukuk sangat dinanti oleh investor Indonesia. Di Indonesia, Sukuk yang paling banyak diminati adalah Sukuk Ijarah dan Sukuk Mudharabah. Pada umumnya tujuan investor melakukan investasi adalah mendapatkan keuntungan return yang tinggi. Banyak factor yang dapat mempengaruhi return, khususnya return pada Sukuk Mudharabah. Tesis ini berjudul “Faktor Pengaruh Return Sukuk Korporasi Mudharabah dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Kontrol”. Penelitian ini adalah studi tentang pengaruh Inflasi, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, jatuh tempo, dan rating Sukuk terhadap return Sukuk Korporasi Mudharabah dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian ini mengambil periode Januari 2012 – Desember 2017 sebagai sampel. Sumber data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari Laporan Keuangan Tahunan perusahaan yang menerbitkan Sukuk Korporasi Mudharabah dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menggunakan metode Purposive Sampling untuk menentukan ukuran sampel, jumlah total sampel dalam penelitian ini 8 dari 11 perusahaan yang menerbitkan Sukuk Korporasi Mudharabah dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan 42 data panel. Karena terdapat beberapa perusahaan yang setiap tahunnya tidak menerbitkan Sukuk secara konsisten, maka data penelitian ini adalah Unbalance. Alat analisis yang digunakan adalah model regresi data panel. Dengan menggunakan Eviews 10 sebagai alat analisis, hasil pengujian hipotesis dalam data adalah sebagai berikut: (1) Inflasi tidak memiliki pengaruh terhadap return Sukuk korporasi mudharabah. (2) ROE berpengaruh positif signifikan terhadap return Sukuk korporasi mudharabah. (3) DER memiliki pengaruh negative signifikan terhadap return Sukuk korporasi mudharabah. (4) Jatuh Tempo berpengaruh positif signifikan terhadap return Sukuk korporasi mudharabah. (5) Rating Sukuk berpengaruh positif signifikan terhadap return Sukuk korporasi mudharabah. | The development of Islamic investment is growing rapidly, one of the development instrument Islamic investment is Sukuk. Sukuk derived from Arabic term, Sakk (plural) that mean ‘Islamic Bonds’. Basically, Sukuk is similar to conventional bond, however Sukuk have underlying asset. Indonesia is the largest Moslem people, so the presence of Sukuk is highly awaited by Indonesian investors. In Indonesia, the most popular Sukuk is Sukuk Ijarah and Sukuk Mudharabah. Generally, the purpose investors invest are to get a high return. There are a lot of factors affecting return, especially return in Sukuk Mudharabah. This thesis is titled “Factors Affecting Corporate Sukuk Mudharabah Return with Firm Size as Control Variable”. This research is a study about the influence of Inflation, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, Maturity, and Sukuk Rating with Firm Size as control variable. This study took the period of January 2012 – December 2017 as a sample. The source of data on this research uses secondary data which took from Annual Report of company who issued corporate Sukuk Mudharabah and listed in Indonesia Stock Exchange (IDX). By use Purposive Sampling method to determine sample size, the total number of samples in this research are 8 from 11 company who issued corporate Sukuk Mudharabah listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) with 42 panel data. Because there are several companies are not each year issued corporate Sukuk Mudharabah so this research use Unbalance data. The analysis tool used was panel data regression model. Using E-Views 10 as the analysis tool, the result of hypothesis testing using is in the following data: (1) Inflation has no significant effect on corporate Sukuk Mudharabah return. (2) ROE has a positive significantly effect on corporate Sukuk Mudharabah return. (3) DER has a negative significantly effect on corporate Sukuk Mudharabah return. (4) Maturity has a positive significantly effect on corporate Sukuk Mudharabah return. (5) Rating has a positive significantly effect on corporate Sukuk Mudharabah return. | |
| 24212 | 27294 | C1I015002 | THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING THE USE OF ACCOUNTING INFORMATION ON MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES ( MSMEs) IN KEBUMEN REGENCY. | Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi pada usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Kebumen. Populasi penelitian ini adalah 56.399 UMKM di Kabupaten Kebumen dan sampelnya adalah 91 responden, melalui perhitungan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil Menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi adalah variabel pelatihan akuntansi dan kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan pemerintah yang berkaitan dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diterima. Sedangkan variabel umur tingkat pendidikan, usia bisnis, skala bisnis, panjang manajer dalam memimpin hipotesis perusahaan ditolak. Implikasi dari penelitian ini adalah pertama agar pemerintah dapat meningkatkan publikasi dan kualitas dari pelatihan terkait dengan pelatihan akuntansi yang diadakan, kedua meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan hukum pemerintah yang berkaitan dengan UMKM. Ketiga adalah bahwa pemilik bisnis harus dapat memperhatikan perkembangan bisnis mereka. | This study aims to examine the factors that influence the use of accounting information in micro, small and medium enterprises (SMEs) in Kebumen Regency. The population of this study was 56,399 MSMEs in Kebumen Regency and the sample was 91 respondents, through calculations using the Slovin formula. Data collection in research carried out by distributing questionnaires. Data processing in this study using SPSS. Results Show that the factors that influence the use of accounting information are accounting training variables and compliance with government laws and regulations relating to micro, small and medium enterprises (MSMEs) are accepted. While the age variable education level, business age, business scale, manager length in leading the company's hypothesis is rejected. The implication of this research is firstly that the government can improve the publication and quality of training related to accounting training that is held, secondly it increases compliance with government regulations and laws relating to MSMEs. Third is that business owners must be able to pay attention to the development of their business. | |
| 24213 | 27295 | C1C015022 | PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMPETENSI DAN KETAATAN ATURAN TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN BARANG/JASA | Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 menyebutkan bahwa pengadaan barang/jasa adalah kegiatan pengadaan barang atau jasa oleh Kementerian atau Lembaga atau Perangkat Daerah yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang memiliki rangkaian proses identifikasi kebutuhan hingga serah terima hasil pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh negatif pengendalian internal, budaya organisasi, komitmen organisasi, kompetensi, dan ketaatan aturan terhadap kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Cilacap. Data penelitian merupakan data persepsi responden mengenai variabel yang mempengaruhi kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa dan diperoleh dengan cara mendistribusikan kuesioner secara langsung kepada responden. Populasi penelitian berjumlah 28 OPD di Kabupaten Cilacap. Sampel dipilih menggunakan metode sampel jenuh. Responden dalam penelitian yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diwakili oleh satu hingga empat responden setiap unit OPD. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Software SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, budaya organisasi, komitmen organisasi, kompetensi dan ketaatan aturan berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa. | Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 16 Year 2018 states that the procurement of goods / services is the activity of procurement of goods or services by Ministries or Institutions or Regional Apparatuses financed by the State Budget (APBN) or the Regional Budget (APBD) which has a series the process of identifying needs until the handover of work results. This study aims to determine the effect of internal control, organizational culture, organizational commitment, competence, and compliance with regulations towards the tendency of fraud in the procurement of goods / services in the Cilacap Regency Regional Organization. Research data is data on respondents' perceptions about variables that influence the tendency of fraud in procurement of goods / services and is obtained by distributing questionnaires directly to respondents. The study population numbered 28 DPOs in Cilacap Regency. Samples were selected using the saturated sample method. Respondents in the study are Commitment Making Officials (PPK), represented by one to four respondents per OPD unit. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis using SPSS 16.0 for windows software. The results showed that internal control, organizational culture, organizational commitment, competence and rule obedience had a significant negative effect on the tendency of fraud in procurement of goods / services. | |
| 24214 | 27296 | E1A014296 | KESADARAN HUKUM PERAWAT TERHADAP PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT (STUDI DI RSUD Dr. SOESELO SLAWI) | KESADARAN HUKUM PERAWAT TERHADAP PROGRAM PROMOSI KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT (STUDI DI RSUD DR. SOESELO SLAWI) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran hukum perawat terhadap program promosi kesehatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeselo Slawi dan pengaruh faktor kedisiplinan,motivasi dan fasilitas kerja terhadap kesadaran hokum perawat pada program promosi kesehatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeselo Slawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeselo Slawi. Pengambilan sampel melalui metode simple random sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan metode angket, dokumenter dan kepustakaan. Pengolahan data secara coding, editing, dan tabulasi. Analisis data kuantitatif mengunakan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran hukum perawat terhadap program promosi kesehatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeselo Slawi adalah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 4 (empat) indikator meliputi tingginya tingkat pengetahuan hukum perawat terhadap program promosi kesehatan, tingginya pemahaman hukum perawat terhadap program promosi kesehatan, banyaknya sikap setuju perawat terhadap program promosi kesehatan, dan banyaknya pola perilaku perawat yang sesuai dengan nilai-nilai program promosi kesehatan. Faktor kedisiplinan dan motivasi sebagai faktor personal serta faktor fasilitas kerja sebagai faktor sosial cenderung berpengaruh secara positif terhadap kesadaran hukum perawat pada program promosi kesehatan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Soeselo Slawi. Kata Kunci : Kesadaran Hukum Perawat, Program Promosi Kesehatan, Kedisiplinan Kerja, Motivasi Kerja, Fasilitas Kerja | NURSE LAW AWARENESS PROGRAM TOWARDS HEALTH PROMOTION IN THE IMPLEMENTATION OF NURSING CARE IN HOSPITAL (STUDY AT RSUD Dr. SOESELO SLAWI) ABSTRCT This study aims to study nurses' legal awareness of the health promotion program in the implementation of nursing care in the study hospital Dr. Soeselo Slawi and the factors that influence nurses' legal policies towards health promotion programs in the implementation of nursing care in hospitals at the Regional General Hospital Dr. Soeselo Slawi. This research uses quantitative research methods with Contact sociological juridical, and descriptive research specifications. Location of the study at Regional General Hospital Dr. Soeselo Slawi with 44 (forty four) nurses. Sampling through simple random sampling method. The data used using primary data and secondary data obtained by questionnaire, documentary and library methods. Process data by coding, editing, and tabulating. Quantitative data analysis using the method of content analysis and comparative analysis methods. The results showed that the level of legal awareness of nurses towards health promotion programs in the implementation of nursing care at hospitals in the Regional General Hospital Dr. Soeselo Slawi is high. This is evidenced by the results of research on 4 (four) indicators added by the level of knowledge of nurses to health promotion programs, understanding of nurses' understanding of health promotion programs, consideration of the level of nurses agreeing to health promotion programs, and patterns of comparison of nurses in accordance with program values health promotion. Factors that tend to influence nurses' legal awareness of health promotion programs in the implementation of nursing care at hospitals in the Regional General Hospital Dr. Soeselo Slawi covers the factors of discipline, motivation, and work facilities. Keywords: Nurse Legal Awareness; Health Promotion Program; Work Discipline; Work Motivation; Work Facilities | |
| 24215 | 27307 | E1A015011 | IMPLEMENTASI HUKUM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga dan faktor yang cenderung berpengaruh terhadap implementasi hukum Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Penelitian in menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga dengan responden sebanyak 51 (lima puluh satu) orang peserta atau penerima manfaat PKH. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis sumber data meliputi data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, dokumenter, dan kepustakaan. Data yang terkumpul diolah secara naratif dan tabel data. Analisis data kuantitatif menggunakan metode analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat implementasi hukum Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga adalah efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 2 (dua) indikator meliputi efektifnya pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dan tingginya tingkat kesejahteraan masyarakat. Faktor-faktor yang cenderung memengaruhi implementasi hukum Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga meliputi faktor motivasi, pekerjaan, dan pendapatan. | The aim of this researh was to find out the implementation of the Program Keluarga Harapan (PKH) or Family Hope Program in improving the welfare of the community in Onje Village, Mrebet Subdistrict, Purbalingga and factors that tend to influence the implementation of the PKH in improving community welfare in Onje Village, Mrebet Subdistrict, Purbalingga. This research use quantitative method with sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research was located in Onje Village, Mrebet Subdistrict, Purbalingga with 51 respondents or PKH members. This research using simple random sampling. The types of data sources include primary data and secondary data that obtained using questionnaire, documentary, and library research methods. The collected data was processed by narrative and data tables. This research use the method of content analysis and comparative analysis. The result of showed that PKH in improving the welfare in Onje Village, Merebet District, Purbalingga was effective. The result was be evidenced by the result of research on two indicators including the effective implementation of PKH and the high level of community welfare. Factors that tend to influence the implementation of PKH in improving the welfare of the community in Onje Village, Mrebet Subdistrict, Purbalingga were motivation, job, and also income factors. | |
| 24216 | 28671 | I1A015126 | EFEKTIFITAS WARNA WADAH Solar Water Disinfection DALAM MENURUNKAN Escherichia coli PADA AIR SUMUR GALI di DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS | ABSTRAK EFEKTIVITAS WARNA WADAD Solar Water Desinfection DALAM MENURUNKAN Escherchia coli PADA AIR SUMUR GALI DI DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN PURBALINGGA Ramon Buano 1 , Suratman 2 , Setiyowati Rahardjo 3 Latar Belakang: Solar Water Disinfection (SODIS) merupakan salah satu opsi teknologi yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar bakteriologis pada air sumur gali. Selain efektif dalam membunuh bakteriologis SODIS merupakan salah satu opsi yang murah dalam mengolah air bersih. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitian Pretest and Postest with Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah air sumur gali yang memiliki kadar E. coli > 0 per 250 ml. Penelitian ini menggunakan teknik penyinaran yang disebut SODIS (Solar disinfection) dengan menjemur di bawah sinar matahari selama 5 jam menggunakan botol berwarna dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Uji statistik adalah uji normalitas dengan Shapiro wilk, dilanjut dengan uji Kruskal wallis, dan uji Mann whitney. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penurunan jumlah E.coli terdapat pada botol berwarna bening dengan jumlah penurunan sebesar 91,95% dan warna hitam sebesar 88,25%. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penurunan jumlah E.coli tertinggi yaitu pada botol warna bening dengan persentase 91,95% . Kata Kunci: E.coli, botol berwarna, SODIS, sumur gali. | ABSTRACT THE EFFECTIVENESS OF Solar Water Desinfection CONTAINER COLOR IN REDUCING Escherchia Coli IN DUG WELL WATER IN BEJI VILLAGE KEDUNGBANTENG SUB-DISTRICT PURBALINGGA REGENCY Ramon Buano 1 , Suratman 2 , Setiyowati Rahardjo 3 Background of Research : Solar Water Disinfection (SODIS) is one of technology option that has been proven to be effective in reducing the bacteriological level in the dug well water. Beside it is effective in killing bacteria, SODIS is one of option that has reasonable price to process clean water that is free from bacteria using used bottle from the citizen and utilizing the sun ray (UV) to kill bacteria Methodology of Research : This research is a Quasi-experimental research with Pre-test and Post-test with Control Group research design. The population of this research is all dug well that has >0 per 250 ml E. Coli level. This research uses radiation technique called SODIS (Solar disinfection) which is done by putting in under the sun for 5 hours using colored bottle with 4 times repetition. The statistical test is normality test with Shapiro wilk, continues with Kruskal wallis test and Mann whitney test. Result of Research : The result shows that the effectiveness of E. Coli reduction level is found in the clear/transparent bottle with 91,95% reduction amount. Conclusion : The research result showed that the highest effectiveness of E. Coli reduction level is on the clear/transparent bottle with the percentage of 91,95% and the lowest effectiveness of E. Coli reduction level is on the purple-colored bottle with the percentage of 49,78%. Key Word: E.coli, colored bottle, SODIS, dug well. | |
| 24217 | 27299 | E1A014158 | ANALISIS HUBUNGAN HUKUM ANTARA PEKERJA OUTSOURCING DENGAN PERUSAHAAN PENGGUNA JASA OUTSOURCING di PLTU KARANGKANDRI CILACAP (Studi di PT. Jasa Karya Mukti Sejahtera Kabupaten Cilacap) | Penelitian ini berjudul “Analisis Hubungan Hukum Antara Pekerja Outsourcing Dengan Perusahaan Pengguna Jasa Outsourcing di PLTU Karangkandri Cilacap (Studi di PT. Jasa Karya Mukti Sejahtera Kabupaten Cilacap)””. Latar belakang masalah penelitian ini adalah dikarenakan terjadi pelanggaran terhadap pekerja outsourcing di kabupaten Cilacap terutama pekerja outsourcing di PLTU Karangkandri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan bahan sekunder yang berasal dari perundang-undangan dan buku literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan mengenai hubungan hukum dan perlindungan hukum, terjadi beberapa masalah mulai adanya masa percobaan didalam perjanjian kerja waktu tertentu, penggunaan Bahasa asing dalam perjanjian kerja, serta tuntutan hak-hak pekerja yang belum terpenuhi. Sehinga perlu adanya regulasi khusus untuk permasalahan outsourcing yang terjadi di Kabupaten Cilacap. | This study entitled "Analysis of the Legal Relationship between Outsourcing Workers and Outsourcing Service Company Users in PLTU Karangkandri Cilacap (Study at PT. Jasa Karya Mukti Sejahtera, Cilacap Regency)" ". The background of this research problem is due to a violation of outsourcing workers in Cilacap district, especially outsourcing workers at PLTU Karangkandri. The research method used in this study is a normative juridical approach, the research is conducted by examining library materials which are secondary materials derived from legislation and literature books relating to the object of research. Based on the results of the analysis that has been done regarding the relationship between law and legal protection, there are several problems starting from the probation period in the work agreement for a certain time, the use of foreign languages in the work agreement, as well as the demands of workers' rights that have not been fulfilled. So there is a need for special regulations for outsourcing problems that occur in Cilacap Regency. | |
| 24218 | 27297 | G1A015109 | UJI AKTIVITAS BAKTERI ASAM LAKTAT (Lactobacillus bulgaricus DAN Streptococcus thermophilus) PADA SOYGURT DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ISOLAT Shigella dysenteriae PENYEBAB DISENTRI | ABSTRAK Soygurt merupakan salah satu produk minuman yang dihasilkan melalui proses fermentasi oleh bakteri asam laktat. BAL memiliki peran sebagai bakteri probiotik. Jenis BAL yang biasa digunakan yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Bakteri tersebut jika ditumbuhkan akan memproduksi asam lebih banyak dibandingkan jika tumbuh secara terpisah. Hal ini dapat mencegah pertumbuhan bakteri patogen yang menyebabkan penyakit di saluran pencernaan seperti diare disentri. Disentri merupakan penyakit endemik disebabkan oleh Shigella. Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi hambat minimum dari soygurt dalam menghambat S. dysenteriae yang menyebabkan disentri. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental, dengan metode posttes-only. Jumlah sampel sebanyak 30 yang dibagi menjadi 4 kelompok konsentrasi K2 (20%), K3 (40%), K4 (60%). K5 (80%) yang dibandingkan dengan kontrol (0%). Pengujian bakteri dengan teknik dilusi cair. Analisa data menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan Post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian ini menunjukkan pH soygurt yang terbentuk pada K2 (5,7), K3 (5,4), K4 (5,3), K5 (5,0). Uji One Way Anova menunjukkan perbedaan secara signifikan pada masing-masing konsentrasi p =0,000 (p<0,005). Hasil pengujian lanjutan dengan Post-hoc Bonferroni menunjukkan perbedaan yang signifikan pada konsentrasi 20% dengan persentase penghambatan sebesar 99.32% (p=0,001; 95% CI=0,7338-3,5075). Kesimpulan penelitian ini, terdapat penghambatan BAL soygurt terhadap isolat S. dysenteriae dengan konsentrasi hambat minimum soygurt terhadap S. dysenteriae sebesar 20%. | ABSTRACT Soygurt is one of the beverage products produced through the fermentation process by lactic acid bacteria. LAB has a role as a probiotic bacteria. The types of LAB commonly used are Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus. If the LAB is grown it will produce more acid than if it grows separately, this can prevent the growth of pathogenic bacteria that cause diseases in the digestive tract such as dysentery diarrhea. Dysentery is an endemic disease caused by Shigella. This study examined the treatment of LAB soygurt in inhibiting the growth of Shigella dysenteriae isolates due to dysentery. This study’s focus was to determine the minimum inhibitory consentration of soygurt in inhibiting S. dysenteriae causing dysentery. This study used an experimental, measuring post-test only method. There were 30 samples divided into 4 concentration groups K2 (20%), K3 (40%), K4 (60%). K5 (80%) compared to the control group (0%). Bacteria testing was done by liquid dilution techniques. Statistical analysis of data used was One Way Anova continued with Post-hoc Bonferroni. This study shows that pH of soygurt formed in K2 (5.7), K3 (5.4), K4 (5.3), K5 (5.0). The results of the One Way Anova test showed, there were significant differences in each concentration p=0.000 that (p<0.005). The results of further testing with Bonferroni Post-hoc had a significant differences, at concentration of 20% with an inhibition percentage of 99.32% (p=0.001; 95% CI=0.7338-3.5075) In conclusion, there was inhibition of LAB soygurt against S. dysenteriae isolate, with minimum inhibitory concentration against S.dysenteriae is 20%. | |
| 24219 | 27426 | A1D015027 | PENAPISAN BAKTERI RIZOSFER PADI DAN PENGARUH TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN PADI | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendapatkan isolat bakteri rizosfer padi penghasil IAA, 2) mengetahui pengaruh inokulasi bakteri rizosfer pengahasil IAA terhadap pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2019 sampai dengan September 2019 di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Laboratorium Agronomi dan Hortikltura serta screen house Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) terdapat 9 perlakuan, 3 ulangan dan 3 tanaman diperoleh 81 polybag percobaan. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini K (Kontrol), Kr3 (bakteri rizosfer isolat Karangwangkal 3), Kr5 (bakteri rizosfer isolat Karangwangkal 5), Sm3 (bakteri rizosfer isolat Somagede 3), Sm4 (bakteri rizosfer isolat Somagede 4), Sr4 (bakteri rizosfer isolat Serayu 4), Sr6 (bakteri rizosfer isolat Serayu 6), Sr4 (bakteri rizosfer isolat Sumbang 4) dan Sb5 (bakteri rizosfer isolat Sumbang 5). Data dianalisis menggunakan uji F, apabila berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian diperoleh 8 isolat bakteri rizosfer padi yang menghasilkan IAA dengan konsentrasi IAA tertingi yaitu Isolat Sr 6 sebesar 80,33 ppm, dan konsentrasi IAA terendah pada Isolat Sb 5 sebesar 63,57 ppm. Aplikasi bakteri rizosfer penghasil IAA untuk pertumbuhan vegetatif tanaman padi berpengaruh nyata dan mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman padi. | This research aimed to: 1) Get isolate bacteria of rice rhizosphere producing IAA, 2) know the influence of inoculation of bacteria rhizosphere producer of IAA on rice crop growth. This research was conducted in May 2019 to September 2019 in the Plant Protection Laboratory, Agronomy and Horticulture Laboratory and screen house of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. This research using a random draft group (RAK) There are 9 treatments, 3 repeats and 3 plants obtained 81 polybag experiments. The treatment is given in the study of K (Control), Kr (bacteria the Rhizosphere isolates Karangwangkal 3), Kr5 (bacteria the Rhizosphere isolates Karangwangkal 5), Sm3 (bacteria the Rhizosphere isolates Somagede 3), Sm4 (bacteria the Rhizosphere isolate Somagede 4), Sr4 (bacteria the Rhizosphere Serayu 4), Sr6 (bacteria the Rhizosphere isolates Serayu 6), Sb4 (bacteria the unshaved Rhizosphere isolates Sumbang 4) and Sb5 (bacteria the Rhizosphere isolates Sumbang 5). Data analyzed using F test, if different in real then conducted a test of DMRT (Dunn's Multiple Range Test) at 5%. The results obtained 8 isolates of rice rhizosphere bacteria produced IAA with the highest IAA concentration, namely Isolate Sr 6 at 80.33 ppm, and the lowest IAA concentration on Sb 5 Isolate was 63.57 ppm. Application of IAA producing rhizosphere bacteria for vegetative growth of rice plants has a significant effect and can increase the vegetative growth of rice plants. | |
| 24220 | 27936 | C1A016001 | ANALISIS NILAI TAMBAH USAHA PENGOLAHAN IKAN BANDENG DI KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah dan keuntungan yang didapat dari pengolahan ikan bandeng di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: terdapat nilai tambah yang positif terhadap semua produk olahan ikan bandeng yang diproduksi. Nilai tambah yang diperoleh dari produksi bandeng presto sebesar Rp32.070,47, dimana 57% diterima oleh pengusaha dan 43% diterima oleh tenaga kerja langsung diluar input lain, nilai tambah pada pengolahan ikan bandeng menjadi bandeng crispy sebesar Rp45.572,52 dimana 68% dari nilai tambah diterima oleh pengusaha dan 32% diterima oleh tenaga kerja langsung diluar input lain, nilai tambah pada pengolahan ikan bandeng menjadi nugget bandeng sebesar Rp113.446,20 dimana 86% dari nilai tambah tersebut diterima oleh pengusaha dan 14% diterima oleh tenaga kerja langsung diluar input lain, nilai tambah pada pengolahan ikan bandeng menjadi bakso bandeng sebesar Rp81.727,91 dimana 82% diterima oleh pengusaha dan 18% diterima oleh tenaga kerja langsung diluar input lain, nilai tambah pada pengolahan ikan bandeng menjadi otak-otak bandeng sebesar Rp37.416,56 dimana 68% diterima oleh pengusaha dan 32% diterima oleh tenaga kerja langsung diluar input lain. Dalam analisis perhitungan pendapatan pengusaha olahan ikan bandeng menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pengusaha olahan ikan bandeng secara keseluruhan adalah Rp172.822.619,52. Implikasi dari penelitian ini yaitu ada baiknya apabila pengusaha memproduksi nugget dan bakso bandeng karena mempunyai keuntungan yang besar, pengusaha olahan ikan bandeng harus mampu berinovasi dalam mengolah ikan bandeng sehingga menghasilkan banyak produk yang lebih menarik, peran pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mendorong perkembangan industri ini karena mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. | This study aims to determine the added value and benefits gained from milkfish processing in Juwana District, Pati Regency. The results of this study indicate that: there is a positive added value to all processed milkfish products produced. The added value obtained from the production of presto milkfish is Rp. 32,070.47, where 57% is accepted by employers and 43% is received by direct labor outside other inputs, the added value in processing milkfish into crispy milkfish is Rp45,572.52 where 68 % of the added value received by the employer and 32% received by the labor directly outside other inputs, the added value in the processing of milk fish becomes a milk nugget of Rp.113,446.20 where 86% of the added value is received by the employer and 14% is received by the labor direct work outside of other inputs, added value in the processing of milk fish into milkfish is Rp.881,727.91 where 82% is received by employers and 18% is received by direct labor outside other inputs, value added in milkfish processing becomes milk fish amounting to Rp37,416,56 where 68% were accepted by employers and 32% were received by direct workers outside other inputs. In the analysis of the calculation of the milkfish businessman processed entrepreneurs income shows that the average income of the milkfish processed businessman as a whole is Rp172,822,619,52. The implication of this research is that milkfish processed entrepreneurs must be able to innovate in processing milkfish so that they produce many more interesting products and of course are able to produce profits, milkfish processed entrepreneurs must be able to innovate in processing milkfish so that they produce many more interesting products, the role of the local government is needed to encourage the development of this industry because able to increase people's income. |