| NIM | C1C015022 |
| Namamhs | AYUNISA WILISTIA |
| Judul Artikel | PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI, KOMPETENSI DAN KETAATAN ATURAN TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN BARANG/JASA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2018 menyebutkan bahwa pengadaan barang/jasa adalah kegiatan pengadaan barang atau jasa oleh Kementerian atau Lembaga atau Perangkat Daerah yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang memiliki rangkaian proses identifikasi kebutuhan hingga serah terima hasil pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh negatif pengendalian internal, budaya organisasi, komitmen organisasi, kompetensi, dan ketaatan aturan terhadap kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Cilacap. Data penelitian merupakan data persepsi responden mengenai variabel yang mempengaruhi kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa dan diperoleh dengan cara mendistribusikan kuesioner secara langsung kepada responden. Populasi penelitian berjumlah 28 OPD di Kabupaten Cilacap. Sampel dipilih menggunakan metode sampel jenuh. Responden dalam penelitian yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diwakili oleh satu hingga empat responden setiap unit OPD. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Software SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal, budaya organisasi, komitmen organisasi, kompetensi dan ketaatan aturan berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan dalam pengadaan barang/jasa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 16 Year 2018 states that the procurement of goods / services is the activity of procurement of goods or services by Ministries or Institutions or Regional Apparatuses financed by the State Budget (APBN) or the Regional Budget (APBD) which has a series the process of identifying needs until the handover of work results. This study aims to determine the effect of internal control, organizational culture, organizational commitment, competence, and compliance with regulations towards the tendency of fraud in the procurement of goods / services in the Cilacap Regency Regional Organization. Research data is data on respondents' perceptions about variables that influence the tendency of fraud in procurement of goods / services and is obtained by distributing questionnaires directly to respondents. The study population numbered 28 DPOs in Cilacap Regency. Samples were selected using the saturated sample method. Respondents in the study are Commitment Making Officials (PPK), represented by one to four respondents per OPD unit. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis using SPSS 16.0 for windows software. The results showed that internal control, organizational culture, organizational commitment, competence and rule obedience had a significant negative effect on the tendency of fraud in procurement of goods / services. |
| Kata kunci | Pengadaan Barang/Jasa, Kecenderungan Kecurangan, Pengendalian Internal, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, Kompetensi, Ketaatan Aturan |
| Pembimbing 1 | Dr. Puji Lestari, S.E., M.Si., Ak |
| Pembimbing 2 | Drs. Agus Sunarmo, M.M., Ak |
| Pembimbing 3 | Krisnhoe Rachmi Fitrijati, S.E., M,Si., Ak, CA |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2019-11-11 13:48:43.783719 |
|---|