Artikel Ilmiah : D1A015113 a.n. FRIHTIAN NORMA

Kembali Update Delete

NIMD1A015113
NamamhsFRIHTIAN NORMA
Judul ArtikelKecernaan Protein Kasar dan Lemak Kasar Pakan Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Disuplementasi Tepung Maggot Asal Limbah Organik
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian dengan judul “Kecernaan Protein Kasar dan Lemak Kasar Pakan Puyuh (Coturnix coturnix japonica) yang Disuplementasi Tepung Maggot Asal Limbah Organik” dilaksanakan pada 27 Mei 2019 sampai 5 Juli 2019 di kawasan Mini Market Sapi Barokah, Purwokerto Timur dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh penggunaan tepung maggot asal limbah organik terhadap kecernaan protein kasar dan lemak kasar pakan puyuh. Materi penelitian meliputi 200 ekor puyuh, pakan puyuh, obat, vaksin, kandang tipe battery, dan perlengkapan lainnya. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan meliputi P1 (pakan basal+tepung maggot 2%); P2 (pakan basal+tepung maggot 4%); P3 (pakan basal+tepung maggot 6%); P4 (pakan basal+tepung maggot 8%). Suplementasi maggot asal limbah organik pada pakan puyuh menghasilkan kecernaan protein kasar dengan rataan 54,38±10,26% sedangkan kecernaan lemak kasar dengan rataan 85,36±3,36%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi maggot asal limbah organik pada pakan puyuh tidak berpengaruh terhadap kecernaan protein kasar dan lemak kasar. Kesimpulan penelitian ini yaitu suplementasi tepung maggot asal limbah organik pada pakan puyuh hingga level 8% tidak meningkatkan nilai kecernaan protein kasar dan lemak kasar pakan puyuh atau memberikan nilai kecernaan yang sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research with the tittle “Digestion of Crude Protein and Crude Fat in Quail Feed (Coturnix coturnix japonica) Supplemented with Maggot Meal from Organic Waste” has been conducted on May 27th to July 5th, 2019 in the Mini Market Sapi Barokah, East Purwokerto and The Animal Feed Science Laboratory, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The purpose is determine the effect of maggot flour from the organic waste on the digestibility of crude protein and crude fat quail feed. The materials that used in this research are 200 quails in total, quail feed, drugs, vaccines, battery pan type, and the other tools. The use of the design is Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replication. The treatment includes P1 (basal feed+maggot meal 2%); P2 (basal feed+maggot meal 4%); P3 (basal feed+maggot meal 6%); and P4 (basal feed+maggot meal 8%). Supplementation of maggot flour from organic waste in quail feed prodeuced crude protein digestibility with average 54,38±10,26% while crude fat digestibility with average 85,36±3,36%. The results of the variance analysis show that supplementation of maggot flour from organic waste in quail feed had no affect on the digestibility of the crude protein and crude fat. Conclution this study are maggot flour supplementation origin of organic waste on quail feed up to 8% level does not increase the value of crude protein digestibility and crude fat quail feed or give the same digestibility value.
Kata kunciMaggot, Puyuh, Kecernaan Protein Kasar, Kecernaan Lemak Kasar
Pembimbing 1Titin Widiyastuti, S.Pt., M.Si
Pembimbing 2Dr. Ir. Emmy Susanti, M.P
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2019-11-11 11:28:15.108838
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.