Artikelilmiahs
Menampilkan 23.521-23.540 dari 51.904 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 23521 | 26705 | I1C015067 | Isolasi Senyawa Seskuiterpen Kerangka Humulen dari Rimpang Bangle Hantu (Zingiber ottensii) | Zingiber ottensii diketahui memiliki kandungan senyawa seskuiterpen kerangka humulen. Uji aktivitas senyawa seskuiterpen kerangka humulen telah terbukti memiliki akivitas sebagai antimalaria, agen sitotoksik dan penghambat produksi nitrit oksida. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi senyawa tersebut dari rimpang Z. ottensii asal Indonesia. Isolasi dari ekstrak metanol rimpang Z. ottensii menggunakan kromatografi dan identifikasi menggunakan spektroskopi massa dan spektroskopi NMR 1 dimensi (1H-NMR, 13C-NMR) dan NMR 2 dimensi (HSQC, HMBC, COSY, TOCSY). Pada pengukuran 1H-NMR 500 MHz (CDCl3) isolat F68.59.3 didapatkan 17 sinyal utama pada δH 4,15 (dd, J=6; 2 Hz, 1H); 5,37 (dd, J=16,5; 6 Hz, 1H); 5,19 (d, J=16,5 Hz, 1H); 2 (dd, J=15; 10 Hz, 1H); 1,81 (overlaped); 5,07 (dd, J=10; 5 Hz, 1H); 2,11 (dd, J=15; 5 Hz, 1H); 1,86 (dd, J=10; 5 Hz, 1H); 1,21 (overlaped); 1,64 (m, 1H); 1,43 (m, 2H); 1,24 (m, 1H); 1,51 (s, 3H); 1,01 (d, J=7 Hz, 3H); 1,11 (s, 3H); 1,10 (s, 3H); 3,49 (s, 1H). Pada spektrum 13C-NMR 125 MHz (CDCl3) didapatkan 15 sinyal utama pada δC 76,48; 131,13; 137,27; 37,52; 40,58; 124,75; 134, 19; 40,77; 23,50; 26,37; 42,38; 16,04; 17,62; 25,02, 29,09. Pada spektra MS didapatkan [M+Na] m/z sebesar 245,1924 (calc. mass C15H`26ONa 245,1881). Senyawa seskuiterpen kerangka humulen yaitu senyawa 4,4,7,11-tetrametil-2,6-sikloundekadien-1-ol dengan rumus molekul C15H26O. | Zingiber ottensii has been known to contain humulene-type sesquiterpene compounds. Activity test of humulene-type sesquiterpene coumpounds has been shown to have activity as antimalarial, cytotoxic agent and inhibitor nitric oxide production. This study aims to isolate humulene-type sesquiterpene coumpound on the rhizome of Z. ottensii from Indonesia. Isolation of Z. ottensii methanol extract used chromatography and identification used mass spectroscopy and 1-dimensional NMR spectroscopy (1H-NMR, 13C-NMR) and 2-dimensional NMR spectroscopy (HSQC, HMBC, COSY, TOCSY). In the 1H-NMR spectrum of isolate F68.59.3, 17 main signals were obtained at δH 4,15 (dd, J=6; 2 Hz, 1H); 5,37 (dd, J=16,5; 6 Hz, 1H); 5,19 (d, J=16,5 Hz, 1H); 2 (dd, J=15; 10 Hz, 1H); 1,81 (overlaped); 5,07 (dd, J=10; 5 Hz, 1H); 2,11 (dd, J=15; 5 Hz, 1H); 1,86 (dd, J=10; 5 Hz, 1H); 1,21 (overlaped); 1,64 (m, 1H); 1,43 (m, 2H); 1,24 (m, 1H); 1,51 (s, 3H); 1,01 (d, J=7 Hz, 3H); 1,11 (s, 3H); 1,10 (s, 3H); 3,49 (s, 1H). In the 13C-NMR spectrum, 15 main signals were obtained at δC 76,48; 131,13; 137,27; 37,52; 40,58; 124,75; 134, 19; 40,77; 23,50; 26,37; 42,38; 16,04; 17,62; 25,02, 29,09. In the MS spectra were obtained [M+Na] m/z 245,1924 (calc. mass C15H`26ONa 245,1881). Humulene-type sesquiterpene compound were isolated named 4,4,7,11-tetramethyl-2,6-cycloundecadien-1-ol with the molecular formula C15H26O. | |
| 23522 | 26706 | I1A015066 | EFEKTIVITAS LARUTAN SARI TOMAT (Solanum lycopersicum) DALAM MENURUNKAN KADAR KADMIUM (Cd) PADA DAGING KERANG DARAH (Anadara granosa) | Latar Belakang: Daging kerang darah yang terkontaminasi logam berat Cd dapat terakumulasi dalam tubuh manusia dan menyebabkan keracunan akut serta kronis. Perendaman menggunakan larutan sari tomat dengan variasi waktu dapat menurunkan kadar Cd yang terdapat dalam daging kerang darah. Metodologi: Penelitian quasi experiment ini menggunakan The Non Equivalent Pre-Test and Post-Test with Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah kerang darah yang ada di Pasar Tambak Lorok, Semarang. Penelitian ini menggunakan metode perendaman dengan larutan sari tomat berkonsentrasi 50% dengan variasi waktu perendaman 10 menit, 15 menit, 20 menit, 30 menit, dan 60 menit dengan pengulangan sebanyak 4 kali. Uji statistik menggunakan uji Anova One Way dilanjutkan uji Post Hoc dan One Sample T-Test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan efektivitas penurunan kadar Cd yang berbeda pada masing-masing kelompok perlakuan yaitu waktu perendaman 10 menit 9,91%, 15 menit 24,94%, 20 menit 29,47%, 30 menit 31,32%, dan 60 menit 37,50%. Kesimpulan: Perendaman selama 60 menit paling efektif dalam menurunkan kadar Cd dengan efektivitas sebesar 37,50%. | Background: Blood cockle meat that contaminated with Cd can accumulate in the human body and cause acute and chronic poisoning. Submergence using solvent tomato extract with time variations can reduce the levels of Cd that contained in blood cockle meat. Methodology: This quasi-experimental research uses The Non-Equivalent Pre-Test and Post-Test with Control Group Design. The population of the research is blood cockle in Tambak Lorok Market, Semarang. This research used a soaking method with 50% concentrated tomato extract and variation of submergence times are 10 minutes, 15 minutes, 20 minutes, 30 minutes, and 60 minutes with 4 time repetitions. Statistical tests using One Way Anova test continued with Post Hoc test and One Sample T-Test. Result of The Research: The results showed the effectiveness of decreasing levels of Cd were different in each treatment group. In time variation 10 minutes was 9.91%, 15 minutes was 24.94%, 20 minutes was 29.47%, 30 minutes was 31.32%, and 60 minutes was 37.50%. Conclusion: Soaking for 60 minutes was the most effective in reducing the levels of Cd with 37,50% effectiveness. | |
| 23523 | 26707 | F1C012009 | MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PENJUALAN TOKO DIOM CLOTHING | Pada masa modern ini kemajuan teknologi banyak memberi pengaruh terhadap kemajuan teknologi komunikasi pada masa ini, pengaruh perubahan yang sangat terasa adalah pada kultur budaya masyarakat di Indonesia dalam aktifitas kesehariaannya pada masa ini yang tidak dapat lepas dari smartphone dalam memenuhi kebutuhannya. Hanya dengan alat dalam genggaman tangan ini masyarakat sudah dapat mengakses begitu banyak informasi dengan bantuan internet. Perubahan ini pun semakin banyak menimbulkan trobosan-trobosan baru dalam setiap perkembangan dari waktu ke waktu, salah satunya pada dunia perdagangan masa kini dengan kehadiran E-commerce dengan menyediakan banyak aplikasi-aplikasi yang memudahkan para pengguna internet untuk mendapatkan barang kebutuhan mereka secara Online. Selain itu semakin banyaknya kehadiran sosial media juga sangat memberi salah satu inovasi baru didalamnya. Seperti Instagram yang merupakan sosial media yang memberikan fitur berupa tampilan foto-foto yang dapat diunggah oleh penggunanya, seiring dengan perkembangan fitur-fitur ini pun semakin bertambah instagram memberikan trobosan baru berupa koneksi langsung dengan google maps, kontak person dari pengguna akun yang membuat banyak ketertarikan dari para pengusaha dalam menggunakan instagram untuk mempromosikan toko dan produk dagangnya berupa barang atau pun jasa dengan maksud untuk mempermudah komunikasi dalam pemasarannya. Berkaitan dengan hal tersebut “Media Instagram Sebagai Media Penjualan Toko Diom Clothing” untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan Diom Clothing. Penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Fokus kajian pada penelitian ini adalah strategi komunikasi yang dilakukan Toko Diom Clothing. Informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling, dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi, metode analisis data yang terdiri dari empat langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan yang terakhir penarikan kesimpulan dengan pengembangan validitas menggunakan triangulasi model sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Diom Clothing melakukan strategi komunikasi pemasaran dengan instagram, dengan strategi komunikasi dari elemen segmentasi, targetting, positioning, diferensiasi, E-Commerce dan media sosial. Dari keseluruhan elemen bauran pemasaran Diom Clothing dengan lima elemen evaluasi iklan, promosi, hubungan masyarakat, penjualan pribadi dan pemasaran langsung. | In this modern era technological advances have a lot of influence on the progress of communication technology at this time, the effect of change that is felt is the cultural culture of people in Indonesia in their daily activities at this time that can not be separated from smartphones in meeting their needs. Only with this tool in your hands can people access so much information with the help of the internet. These changes also lead to more and more new breakthroughs in every development from time to time, one of which is in the world of commerce today with the presence of E-commerce by providing many applications that make it easy for internet users to get their needs online. In addition, the increasing presence of social media also provides one of the new innovations in it. Like Instagram, which is a social media that provides features in the form of photos that can be uploaded by users, along with the development of these features, Instagram is increasingly providing new breakthroughs in the form of direct connections with Google maps, contact persons of account users who create a lot of interest from entrepreneurs in using Instagram to promote stores and trade products in the form of goods or services with a view to facilitate communication in marketing. In this regard, "Instagram Media as a Media for Selling Diom Clothing Stores" to find out the communication strategy of Diom Clothing. This research is a qualitative method with a descriptive study approach. The focus of this study is the communication strategy undertaken by the Diom Clothing Store. Informants in this study using purposive sampling techniques, in collecting data in this study using in-depth interviews, observation and documentation, data analysis methods consisting of four steps, namely data collection, data reduction, data presentation, and finally drawing conclusions with validity development using triangulation of source models. The results of this study indicate that Diom Clothing conducts marketing communication strategies with Instagram, with communication strategies from the elements of segmentation, targeting, positioning, differentiation, E-Commerce and social media. Out of all Diom Clothing's marketing mix elements with five elements of evaluation of advertising, promotion, public relations, personal selling and direct marketing. | |
| 23524 | 26708 | B1A015006 | EFEKTIVITAS PENYERBUKAN LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA TANAMAN STROBERI (Fragaria x ananassa var Duch.) DI DESA SERANG, PURBALINGGA | Stroberi merupakan tanaman yang memiliki bunga hemaprodit, dimana dalam satu bunga terdapat satu pasang organ reproduktif (jantan dan betina). Tingkat kematangan organ reproduktif tersebut berbeda, sehingga peryerbukan pada bunga stroberi membutuhkan bantuan salah satunya adalah peranan dari serangga penyerbuk. Lebah madu dari jenis Apis mellifera merupakan serangga paling penting sebagai penyerbuk pada tanaman. Lebah madu dapat mengangkut serbuk sari dalam jumlah banyak dan berpengaruh terhadap jumlah produksi stroberi. Efektivitas penyerbukan serangga penyerbuk dapat dilihat dari jumlah biji dan bobot buah yang dihasilkan. Aktivitas dan efektivitas Apis mellifera dalam melakukan penyerbukan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan diantaranya suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor lingkungan dengan aktivitas penyerbukan Apis melifera dan efektivitas penyerbukan Apis mellifera pada tanaman stroberi dalam meningkatkan bobot buah di desa Serang, Purbalingga. Penelitian dilakukan di lahan pertanian Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan metode survai. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu kunjungan, lama kunjungan lebah, jumlah bunga stroberi. faktor lingkungan meliputi suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Adapun parameter yang diamati adalah bobot buah stroberi yang dihasilkan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Regresi-Korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa intesitas cahaya mempunyai korelasi paling tinggi (r = 0,668) terhadap bobot buah dan aktivitas penyerbukan (r = 0,768), hal ini disebabkan karena cahaya merupakan salah satu faktor lingkungan yang penting untuk mencari makanan. Aktivitas lebah penyerbuk bergantung pada cahaya matahari. Efektivitas penyerbukan Apis mellifera pada tanaman stoberi pada aktivitas kunjungan yang tinggi menurunkan bobot buah stroberi. | Strawberries are plants that have hemaphrodite flowers, where in one flower there is one pair of reproductive organs (male and female). The maturity level of the reproductive organs is different, so that the fertilization of strawberry flowers requires help, one of which is the role of pollinating insects. Honey bees of the type Apis mellifera are the most important insects as pollinators on plants. Honey bees are can transport pollen in large quantities and affect the amount of strawberry production. The effectiveness of pollinating insect pollinators can be seen from the number of seeds and fruit weights produced. The activity and effectiveness of Apis mellifera in pollinating are also influenced by environmental factors including temperature, humidity, and light intensity. This study aims to determine the relationship between environmental factors with Apis melifera pollination activity and the effectiveness of pollination of Apis mellifera in strawberry plants in increasing fruit weight in Serang village, Purbalingga. The research was carried out on the agricultural land of Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency, Central Java. The research method used survey method.The variables observed in this study were bee visits, bee visits, environmental factors including temperature, humidity, and light intensity. The parameters observed were the number of seeds and the weight of strawberries produced. The data obtained were analyzed using the Correlation-Regression test. The results showed that the intensity of light had the highest correlation (r = 0.668) on fruit weight and pollination activity (r = 0.768), this is because light is one important environmental factors for finding food. activity of bee pollinators depends on sunlight. Effectiveness of pollination of Apis mellifera on strawberry plants at high visit activities reduces the weight of strawberries. | |
| 23525 | 26760 | F2A015010 | ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN BUM DESA BERSAMA KECAMATAN KERTANEGARA KABUPATEN PURBALINGGA | Yusuf Edi Prabowo, Program Studi Ilmu Administrasi-Program Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman, Analisis Strategi Pengembangan Bum Desa Bersama Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga Pembimbing I: Dr.Slamet Rosyadi, M.Si; Pembimbing II : Dr.Alizar Isna, M.Si. BUM Desa Bersama sebagai lembaga sosial harus berpihak kepada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Persoalan kinerja BUM Desa sebagai salah satu organisasi publik yaitu munculnya tantangan terberat yang dihadapi dalam penerapan manajemen dan mengelola organiasi secara akuntabel.Beberapa permasalahan dalam pengelolaan BUM Desa Bersama diantaranya keterbatasan pada aspek Sumber Daya Manusia, Permodalan, Potensi Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kertanegara Kabupaten Purbalingga. Informan terdiri dari unsur pimpinan dan pengurus bum desa bersama yang ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Fokus kajian dalam penelitian mencakup pelaksanaan formulasi strategi pengembangan organisasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum BUM Desa Bersama Kecamatan Kertanegara belum memiliki faktor internal yang menjadi keunggulan organisasi, faktor yang menjadi kekuatan meliputi manajemen, sitem informasi manajemen, penelitian dan pengembangan dan SDM. Sedangkan faktor yang menjadi kelemahan adalah pemasaran, keuangan, produksi dan operasional. Kondisi faktor eksternal yang meliputi peluang dan ancaman diantaranya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan teknologi informasi dapat menjadi peluang dalam pengembangan BUM Desa Bersama, sedangkan ancaman yang dapat menghambat pengembangan BUM Desa Bersama meliputi kebijakan pemerintah, dan kekhawatiran munculnya dampak negatif terhadap aspek Sosial Budaya masyarakat sekitar. Strategi pengembangan BUM Desa Bersama yang dapat dilaksanakan, yaitu 1) Mengoptimalkan manajemen yang lebih menggali potensi SDM serta pengelolaan data base yang akurat dengan transformasi kepada sistem pengelolaan manajemen berbasis teknologi informasi, 2) Pengelolaan manajemen berbasis ekonomi sosial masyarakat secara berkelanjutan sehingga dapat memenuhi budaya dan harapan masyarakat, 3) meningkatkan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat tentang lembaga keuangan mikro sehingga masyarakat dapat lebih berperan sebagai anggota sekaligus menjadi mitra dalam pengelolaan dan pengembangan BUM Desa Bersama 4) Membuka komunikasi dua arah antar pihak yang berkepentingan, 5) Pengelolaan keuangan secara optimal dan meningkatkan produktivitas dan sistem operasional yang lebih efektif dan efisien. 6) meningkatkan kegiatan pemasaran untuk mempublikasikan keberadaan BUM Desa Bersama pada wilayah yang lebih luas khususnya wilayah yang tingkat partisipasi masyarakatnya masih rendah, dan meningkatakan sarana prasarana yang mendukung operasional. | Yusuf Edi Prabowo, Administration Studies Program-Jenderal Soedirman University Postgraduate Program, Analysis of Development Strategy of Joint Village-Owned Business Entity Kertanegara Subdistrict, Purbalingga Regency Advisor I: Dr.Slamet Rosyadi, M.Si; Advisor II: Dr. Alizar Isna, M.Si. Joint Village-Owned Business Entity as a social institution must side with the interests of the community through its contribution in the provision of social services. The problem of Joint Village-Owned Business Entity performance as one of the public organizations is the emergence of the toughest challenges faced in implementing management and managing the organization in an accountable manner. Some of the problems in managing Joint Village-Owned Business Entity include limitations on aspects of Human Resources, Capital, Local Potencies. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach. The study was conducted in Kertanegara Subdistrict, Purbalingga Regency. Informants consisted of elements of the administrators of the village community together who were determined using purposive sampling techniques. The focus of the study in this research includes the implementation of organizational development strategy formulations. Data analysis was performed using descriptive qualitative methods and SWOT analysis. The results showed that in Joint Village-Owned Business Entity Village, Kertanegara Subdistrict did not yet have an internal factor that became an organizational advantage, factors that became strengths included management, management information systems, research and development and HR. While the factors that become weaknesses are marketing, finance, production and operations. External conditions including opportunities and threats including economic growth and information technology development can be opportunities in the development of Joint Village-Owned Business Entity , while threats that can hamper the development of Joint Village-Owned Business Entity include government policies, and fears of negative impacts on the socio-cultural aspects of surrounding communities. Strategies for developing Joint Village-Owned Business Entity that can be implemented, namely 1) Optimizing management that further explores the potential of HR and accurate data base management by transforming into an information technology-based management management system, 2) Management of community-based social economic management in a sustainable manner so that it can meet the culture and community expectations, 3) raising awareness and education to the public about microfinance institutions so that the community can play a role as a member and become a partner in the management and development of Joint Village-Owned Business Entity 4) Open two-way communication between interested parties, 5) Optimal financial management and increase productivity and operational systems that are more effective and efficient. 6) increasing marketing activities to publicize the existence of Joint Village-Owned Business Entity in a wider area, especially areas where the level of community participation is still low, and increasing infrastructure that supports operations. Keywords: Joint Village-Owned Business Entity, Development Strategy, Strategic Management | |
| 23526 | 28797 | H1K013003 | RESPON PRODUKTIVITAS SUARA LOBSTER HIJAU PASIR (Panulirus homarus) TERHADAP PERUBAHAN SALINITAS SKALA LABORATORIUM | Lobster adalah hewan invertebrata yang memiliki kulit keras, bersifat nokturnal dan melakukan proses pergantian kulit. Lobster memiliki tingkah laku yang unik dengan memproduksi suara, khususnya Panulirus spp.. Contoh tingkah laku meliputi cara makan, melindungi diri, maupun respon terhadap perubahan parameter lingkungan. Tingkah laku yang berbeda akan menghasilkan suara-suara yang berbeda. Suara lobster dapat diamati dengan bantuan perangkat akustik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas harian suara lobster terhadap perubahan salinitas. Metode yang digunakan adalah eksperimen skala laboratorium meliputi tahap persiapan, tahap akuisisi, pengolahan data dengan wavelab 6, dan analisis data menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian ini ditemukan tiga jenis suara yaitu slow rattle sound, squeaking sound, dan popping sound. Masing-masing suara dihasilkan pada tingkatan salinitas yang berbeda. Hasil statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat produktivitas suara dengan penurunan salinitas yang makin rendah pada masing-masing lobster. | Lobster is an invertebrate animal that has hard skin, is nocturnal, and do the process of changing the skin. Lobster is having a unique behavior such as producing a sound especially Panulirus spp. lobster. The example of a lobster’s behavior is how to eat, the existence of predators, or respond to parameter of environmental changes. The different behavior will conduct different sounds. Lobster’s behavior can be observed with an acoustic device. This research aimed to found out the daily productivity of lobster’s sound to changes in salinity. The laboratory scale research method was observing the comprised preliminaries, acquisition phase, data processing with wavelab 6 and data analysis which used Pearson correlation. The result of this study was found three types of sounds namely slow rattle sound, squeaking sound, and popping sound. Each sound was conducted by different levels of salinity. Statistically was obtained a relationship between sound productivity level and on the lower of salinity level on each lobster. | |
| 23527 | 28960 | G1A015103 | UJI AKTIVITAS KEFIR (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus DAN Saccharomyces cerevisiae) TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN ISOLAT Shigella sp PENYEBAB DISENTRI | Disentri merupakan salah satu bentuk diare dengan gejala klinis BAB sering, tinja bercampur lendir, darah, disertai demam, nyeri perut, dan tenesmus yang disebabkan oleh Shigella sp. Kefir sebagai salah satuminuman probiotik mengandung bakteri asam laktat (BAL) yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas kefir (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus dan Saccharomyces cerevisiae) dalam mengahambat pertumbuhan isolat Shigella sp penyebab disentri. Fokus penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi hambat minimum kefir dalam menghambat pertumbuhan isolat Shigella sp. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental, dengan metode post-test only. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 dan terbagi menjadi 4 kelompok konsentrasi. K2 (20%), K3 (40%), K4 (60%), K5 (80%) dibandingkan dengan kontrol (0%). Pengujian bakteri menggunakan teknik dilusi cair. Analisa data menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan Post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian ini menunjukkan pH kefir yang terbentuk pada K2 (6,3), K3 (6,1), K4 (6,0), K5 (5,7). Uji One Way Anova menunjukkan perbedaan secara signifikan pada masing-masing konsentrasi p =0,000 (p<0,005). Hasil pengujian lanjutan dengan Post-hoc Bonferroni menunjukkan perbedaan yang signifikan pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% berturut-turut sebesar 70,89%, 72%, 74,26%, 79,05%. Kesimpulan penelitian ini, terdapat penghambatan BAL kefir terhadap isolat Shigella sp dengan konsentrasi hambat minimum kefir terhadap Shigella sp sebesar 20%. | Dysentery is a type of diarrhea with clinical symptoms characterized by high frequency, with the stool mixed with mucous and blood, fever, abdominal pain, and tenesmus caused by Shigella sp. Kefir as one of probiotic drinks contains lactic acid bacteria (LAB) produced by fermentation process. This research examined the activity of kefir (Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus and Saccharomyces cerevisiae) in an incline growth of Shigella sp isolates cause dysentery. The study focuses on knowing the minimum inhibitory concentration of kefir in inhibiting the growth of the isolates of Shigella sp. The research uses an experimental method, with the post-test only method. The number of samples is used as much as 30 and divided into 4 concentration groups. K2(20%), K3(40%), K4(60%), K5(80%) compared to controls (0%). Bacterial testing using liquid dilution technique. Data analysis using One Way Anova is followed by Post-hoc Bonferroni. The results of this study showed the pH of Kefir formed on K2 (6.3), K3 (6.1), K4 (6.0), K5 (5.7). Test One Way Anova shows a significant difference in each concentration p=0.000(p<0,005). The results of advanced testing with Post- hoc Bonferroni showed significant differences in concentrations of 20%,40%, 60%, 80% consecutively at 70.89%, 72%, 74.26%, 79.05%. In conclusion, there is the inhibition of BAL kefir to the Shigella sp isolates with a minimum inhibitory concentration of kefir against Shigella sp by20%. | |
| 23528 | 26710 | H1H013041 | PROFIL HEMATOLOGIK GURAMI (Osphronemus gouramy) YANG SAKIT DARI BEBERAPA DESA DI WILAYAH BANYUMAS | Penyakit merupakan tantangan dalam usaha budidaya gurami (Osphronemus gouramy). Infeksi penyakit akan mempengaruhi nilai profil darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter profil darah gurami (Osphronemus gouramy) serta korelasi antara tingkat gejala penyakit dengan kondisi profil darah gurami (Osphronemus gouramy) yang sakit dari desa di beberapa wilayah Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi pada sampel yang diambil secara purposive random sampling dari beberapa desa di Banyumas, yaitu desa Beji, Pliken, Purwosari, Singasari, Kalikidang dan Kedungbanteng. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter berupa glukosa darah yang berkisar 78,1-184,75 mg/dL, hemoglobin berkisar 11,2-113 g/dL, hematokrit sebesar 33,6-36,3%, jumlah eritrosit sebesar 5.8083x106-1.3525x106 sel/mm3, sedangkan masing- masing persentase limfosit sebesar 62,4-79%, persentase monosit sebesar 19-36,2%, dan persentase polimorphonuklear sebesar 1,5-3%. Korelasi antara tingkat gejala penyakit dengan nilai profil darah yaitu mendekati nol atau rendah. | Disease is a challange in the cultivation of gouramy (Osphronemus gouramy). Disease infection will affect the value of the blood profiles. This study aimed to determine the value of the parameters of the hematology profiles of diseased gouramy (Osphronemus gouramy) and the correlation between the level of disease symptom and blood profiles of diseased gouramy (Osphronemus gouramy) from several villages in Banyumas regency. The method used in this study was the observation method on samples that were selected by purposive random sampling from several villages in Banyumas areas such as Beji, Pliken, Purwosari, Singasari, Kalikidang, and Kedungbanteng. The results showed the value of blood profile parameters were: blood glucose was 78,1-184,75 mg/dL, hemoglobin was 11,2-113 g/dL, hematocrit was 33,6-36,3%, number of erithocytes was 5.8x106-1.4x106 cel/mm3, percentage of limphocytes was 62,4-79%, percentage monocytes was 19-36,2%, and percentage of polimorphonuclear was 1,5-3%. The correlation between the level of symptoms of the disease with the value of the blood profiles was very low. | |
| 23529 | 26700 | I1E015010 | PENGEMBNGAN MODEL PERMAINAN GEMLINCER UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR | Abstrak PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN GEMLINCER UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Elfani Julian Anggani Latar Belakang: Modifikasi pada pembelajaran penjasorkes di sekolah dasar sangatlah penting untuk dilakukan, karena esensi dari modifikasi adalah menganalisis sekaligus mengembangkan materi pembelajaran dengan cara membuat bentuk aktivitas belajar yang potensial dapat memperlancar siswa dalam belajarnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permainan gemlincer layak digunakan untuk pembelajaran Penjasorkes. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) ini dilakukan dengan langkah yaitu 1). Desain Produk 2). Validasi Tahap I 3). Revisi Produk 4).Uji Coba Tahap 1 5). Revisi Produk 6). Validasi Tahap II 7). Uji Coba Skala Besar 8). Validasi Tahap III 9.) Produk Akhir. Hasil Penelitian: Produk permainan gemlincer memperoleh nilai akhir dari ahli Permainan 81 % dengan kategori Sangat Baik, dari ahli Pendidikan mendapat nilai 84 % dengan Kategori Sangat Baik, dari Ahli Pembelajaran mendapat nilai 81 % dengan kategori Sangat Baik, dari Guru Penjasorkes mendapat nilai 71 % dengan Kategori Baik dan dari siswa mendapat nilai 97,25 % dengan Kategori Sangat Baik. Kesimpulan: Permainan gemlincer layak digunakan untuk pembelajaran siswa Sekolah Dasar. Kata Kunci: Pengembangan, Permainan Gemlincer. | Abstract GEMLINCER GAME DEVELOPMENT MODEL FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Elfani Julian Anggani Background: Modifications in physical education learning in elementary schools are very important to do, because the essence of modification is to analyze and develop learning materials by designating in the form of learning activities that can potentially aid the students in their learning. The purpose of this study is to find out which Gemlincer games are suitable for Physical Education learning. Methodology: This research uses the Research and Development (R&D) research method which is carried out in steps. Step 1). Product Design 2). Phase I Validation 3). Product Revision 4). Test Phase 1 5). Product Revision 6). Phase II Validation 7). Large Scale Trial 8). Phase III Validation 9.) Final Products. The Results: Gemlincer game products had the final scores from Game 81 % experts in the Very Good category, from Education experts scored 84 % in the Very Good Category, from Learning Experts scored 81% in the Very Good category, from the Physical Education Teacher earned a score of 71 % in the Good Category and from students scored 97.25 % with the Very Good Category. Conclusion: Gemlincer games are suitable for elementary school student learning. Keywords: Development, Gemlincer Games | |
| 23530 | 26711 | L1B015029 | Penapisan Bakteri Proteolitik pada Pencernaan Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Dibudidayakan di Desa Karangtalun Kabupaten Cilacap | Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan air payau yang sering dibudidayakan. Namun dalam mencerna pakan seringkali tidak maksimal. Untuk meningkatkan efisiensi pakan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengetahui aktivitas bakteri proteolitik pada pencernaan ikan bandeng. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keberadaan dan aktivitas bakteri proteolitik. Metode yang dilakukan menggunakan metode observasi dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Kelimpahan bakteri di saluran pencernaan dihitung dengan metode TPC (Total Plate Count). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Terdapat bakteri proteolitik pada pencernaan ikan bandeng yang ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekeliling koloni bakteri yang ditumbuhkan pada media spesifik (skim milk). Terdapat juga aktivitas bakteri proteolitik pada pencernaan ikan bandeng dengan pengukuran zona bening terhidrolisis dengan rasio ikan bandeng 1 pada usus anterior yaitu 5, pada middle yaitu 5-6, pada posterior 3,5, pada ikan bandeng 2 bagian anterior 5-6, pada middle 4, pada posterior 4, sedangkan pada air bagian inlet yaitu 2,67-4,5, middle 3-8, outlet 1,8-5 dan pada substrat yaitu 2,27-12. | Milkfish (Chanos chanos) is a brackish water fish that is often cultivated. But in digesting feed is often not optimal. To improve feed efficiency, one effort that can be done is to know the activity of proteolytic bacteria in milkfish digestion. The purpose of this study was to determine the presence and activity of proteolytic bacteria. The method used is the observation method with a purposive sampling technique. The abundance of bacteria in the digestive tract is calculated by the TPC (Total Plate Count) method. Based on the research results, it is known that there are proteolytic bacteria in milkfish digestion which are indicated by the presence of a clear zone around the bacterial colony that is grown on specific media (skim milk). There is also the activity of proteolytic bacteria in milkfish digestion by measuring the hydrolyzed clear zone with a ratio of milkfish 1 in the anterior intestine that is 5, in the middle of 5-6, in the posterior 3.5, in the milkfish 2 in the anterior part 5-6, in the middle 4, posterior 4, while in water the inlet part is 2.67-4.5, middle 3-8, outlet 1.8-5 and the substrate is 2.27-12. | |
| 23531 | 26712 | I1E015052 | HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT PERUT DENGAN KECAKAPAN BERMAIN BULUTANGKIS MAHASISWA PJKR UNSOED ANGKATAN 2017 | HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT PERUT DENGAN KECAKAPAN BERMAIN BULUTANGKIS MAHASISWA PJKR UNSOED ANGKATAN 2017 Difagogy Pramuji Aflah 1 , Indra Jati Kusuma 2 , Rohman Hidayat 3 Latar Belakang: Permainan bulutangkis merupakan permainan yang membutuhkan kemampuan fisik yang baik untuk mendukung kecakapan bermain. Komponen biomotor seperti power otot tungkai, kekuatan otot lengan dan otot perut merupakan unsur fisik yang dibutuhkan setiap pemain bulutangkis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot tungkai, kekuatan otot lengan dan otot perut dengan kecakapan bermain bulutangkis mahasiswa PJKR 2017. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple purposive sampling dimana jumlah sampel sebanyak 20 orang. Data dianalisis menggunakan uji hipotesis Pearson Product Moment, uji korelasi ganda, uji regresi linear, uji regresi berganda, serta sumbangan efektif dan sumbangan relatif. Hasil: Hasil uji korelasi antara power otot tungkai dengan kecakapan bermain bulutangkis p=0,049 (p<0,05), hasil uji korelasi antara kekuatan otot lengan dengan kecakapan bermain bulutangkis p=0,009 (p<0,05), hasil uji korelasi antara kekuatan otot perut dengan kecakapan bermain bulutangkis p=0,047 (p<0,05), dan hasil uji korelasi ganda menunjukkan p=0,027 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan otot perut dengan kecakapan bermain bulutangkis mahasiswa PJKR 2017. | THE CORRELATION BETWEEN LEG MUSCLE POWER, STRENGTHS OF ARM MUSCLE AND ABDOMINAL MUSCLE WITH BADMINTON PLAYING SKILLS OF THE PJKR UNSOED STUDENT CLASS OF 2017 Difagogy Pramuji Aflah 1 , Indra Jati Kusuma 2 , Rohman Hidayat 3 Background: Badminton are games that require good physical abilities to support playing skills. Biomotor components such as leg muscle power, arm and abdominal muscle strength are the physical elements needed by each badminton player. Objective: This study aimed to determine the relationship between leg muscle power, arm muscle strength and abdominal muscles with badminton playing skills of the PJKR student 2017. Method: The research design used correlational. Sampling of this study used simple purposive sampling with the samples of 20 people. Data were analyzed using Pearson Product Moment hypothesis test, multiple correlation test, linear regression test, multiple regression test, effective contribution and relative contribution. Results: The correlation test results between leg muscle strength with badminton playing skills p = 0.049 (p <0.05), the correlation test results between arm muscle strength and badminton playing skills p = 0.009 (p <0.05), the correlation test results between abdominal muscle strength and badminton playing skills p = 0.047 (p <0.05), and the results of multiple correlation tests p = 0.027 (p <0.05). Conclusion: There was an significant relationship between leg muscle power, arm muscle strength, and abdominal muscles with badminton playing skills PJKR students 2017. | |
| 23532 | 26732 | B1A015059 | KEANEKARAGAMAN DAN KEMERATAAN SPESIES KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA: NYMPHALIDAE) DI HUTAN CAGAR ALAM BANTARBOLANG, PEMALANG, JAWA TENGAH | Kupu-kupu (Lepidoptera) menjadi objek penelitian karena kupu-kupu merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang harus dijaga kelestariannya dari kepunahan maupun penurunan keanekaragaman jenisnya. Kupu-kupu mempunyai nilai penting diantaranya adalah secara ekologis kupu-kupu berperan dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem, sehingga perubahan keanekaragaman dan kepadatan populasinya dapat dijadikan sebagai salah satu indikator kualitas lingkungan. Mengingat pentingnya kupu-kupu di alam dan untuk mengantisipasi kerusakan habitatnya maka perlu diadakan penelitian mengenai keanekaragaman kupu-kupu. Metode yang digunakan yaitu sweeping. Analisis data diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif dengan menghitung keragaman dan kemerataan. Indek yang digunakan untuk mengetahui keragaman adalah indeks Shannon-Wiener, Indeks dominansi Simpson’s, Indeks kemerataan Shannon-Evennes dan perhitungan indeks keragaman dibantu dengan software Biodiversity Pro (BDPro). Keanekaragaman famili Nymphalidae dikategorikan sedang dengan kemerataan relatif stabil. Efek tepi tidak berpengaruh terhadap kelimpahan di lokasi penelitian. Faktor lingkungan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya keanekaragaman dan kemerataan spesies dari famili Nymphalidae di Cagar Alam Bantarbolang. | Butterflies (Lepidoptera) are the object of research because butterflies are part of the biological which must be preserved from extinction as well as species diversity. Butterflies have an important value because ecology is a butterfly intended for the maintenance of ecosystems, so that changes in diversity and population density can be made as an indicator of environmental quality. Given the importance of butterflies in nature and to overcome damage to their habitat, research on butterflies is needed. The method used is sweeping. Data analysis was obtained using descriptive methods by calculating diversity and evenness. The index used to determine diversity is the Shannon-Wiener index, Simpson dominance index, Shannon-Evennes evenness index, and diversification index calculation with Biodiversity Pro software (BDPro). Nymphalidae family diversity is categorized as medium with relatively stable evenness. The edge effect has no effect on abundance at the study site. Environmental factors affect the level of diversity and evenness of species of the family Nymphalidae in Bantarbolang Nature Reserve. | |
| 23533 | 26715 | L1B015019 | PENAPISAN BAKTERI AMILOLITIK PADA PENCERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIBUDIDAYAKAN DI DESA KARANGTALUN KABUPATEN CILACAP | Penelitian ini berjudul “Penapisan Bakteri Amilolitik Pada Pencernaan Ikan Bandeng (Chanos chanos) yang Dibudidayakan di Desa Karangtalun, Kabupaten Cilacap” dengan tujuan untuk mengetahui keberadaan dan aktivitas bakteri amololitik pada pencernaan ikan bandeng. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan teknik pengambilan sample secara purposive sampling. Objek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ikan bandeng. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini berupa aktivitas bakteri amilolitik yang kemudian diamati, dicatat dan difoto menggunakan kamera. Data tersebut disajikan dengan gambar, tabel serta grafik secara deskriptif dan dicocokan dengan literatur. Terdapat aktivitas bakteri amilolitik pada saluran pencernaan ikan bandeng dengan adanya zona bening yang terhidrolisis. Dengan rasio berkisar antara2,8 – 10 pada bagian anterior, bagian middle berkisar antara3,3 - 10 dan bagian posterior berkisar antara 2,5 – 6,5. Adanya aktivitas tersebut membuktikan bahwa aktivitas enzim amilase pada ikan bandeng bekerja sangat baik dalam memecah pati. | This study is entitled "Screening Amylolytic Bacteria in Milkfish Digestion (Chanos chanos) Cultivated in Karangtalun Village, Cilacap Regency" with the aim to determine the presence and activity of amololytic bacteria in milkfish digestion. The method used for sampling in this study uses the observation method with a purposive sampling technique. The object used in this study is milkfish. Data obtained from the results of this study in the form of amylolytic bacterial activity which was then observed, recorded and photographed using a camera. The data is presented with pictures, tables and graphs descriptively and matched with literature. There is amylolytic bacterial activity in the milk fish digestive tract in the presence of a hydrolyzed clear zone. With ratios ranging from 2.8 to 10 in the anterior part, the middle range ranges from 3.3 to 10 and the posterior portion ranges from 2.5 to 6.5. The existence of this activity proves that the activity of the amylase enzyme in milkfish works very well in breaking down starch. | |
| 23534 | 26714 | F2A015002 | MANAJEMEN BUMDES PANCASAN MAKMUR DESA PANCASAN KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi manajemen, yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (penggerakan), dan controlling (pengawasan) pada BUMDes Pancasan Makmur Desa Pancasan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Sasaran penelitian yaitu stakeholders dalam proses manajemen, meliputi : penasihat, pelaksana operasional, pengawas, karyawan dan masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini memfokuskan pada pelaksanaan fungsi manajemen di BUMDes Pancasan Makmur. Analisis data menggunakan Interactive Model. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan telah dijalankan oleh BUMDes Pancasan Makmur. BUMDes belum menyusun rencana strategis pencapaian tujuan lima tahunan. Pemilihan pelaksana operasional untuk mengisi struktur organisasi dilakukan oleh penasihat tidak dilakukan dengan cara terbuka melalui seleksi. Salah satu pelaksana operasional BUMDes merupakan perangkat desa. Aset yang dikelola BUMDes juga belum dipisahkan dari aset pemerintah desa. Langkah-langkah yang diambil oleh penasihat dalam memilih pelaksana operasional adalah merupakan cara-cara paradigma Old Public Adminsitration (OPA). Upah karyawan, khususnya di Taman Wisata Tirta Alami telah diberikan dengan mengikuti ketentuan upah minimum Kabupaten Banyumas sebesar Rp. 1.750.000,-. Fungsi pengawasan belum dijalankan oleh pengawas yang pro aktif melakukan pengawasan terhadap aktifitas BUMDes. Ditinjau dari perspektif paradigma administrasi publik, BUMDes Pancasan Makmur menjalankan dua peran sekaligus yaitu sebagai organisasi yang berorientasi profit yaitu dengan pengelolaan taman wisata Tirta Alami, perdagangan umum dan penyewaan peralatan. Sedangkan peran pada usaha pelayanan umum BUMDes menjalankan usaha PAM desa dan pengelolaan sampah. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban tahun 2017 dan 2018, pendapatan BUMDes tercatat sebesar Rp. 735.999.000,-, pada tahun 2017 dan Rp. 915.373.500,- pada tahun 2018. | The goal of this theses was to analyze the management, consisted of planning, organizing, actuating, and controlling, within the Pancasan Makmur BUMDes, Pancasan Village, Ajibarang Sub-Regency, Banyumas Regency. The objects of research were stakeholders in the management process, which was Commissioners, Operators, Supervisors, Employees and the community. This research was a qualitative research focused on the implementation of the management process at BUMDes Pancasan Makmur. Interactive Model were used as Data analysis tool, while source triangulation were used as data validation. The results showed that the management function consisting of planning, organizing, mobilizing and supervising had been carried out by BUMDes Pancasan Makmur. BUMDes has not yet formulated a strategic plan for achieving the five-year goals. The selection of operational implementers to fill the organizational structure carried out by advisors is not done in an open manner through selection. One of the BUMDes operational implementers is the village apparatus. Assets managed by BUMDes have also not been separated from village government assets. The steps taken by the adviser in selecting operational implementers are ways of the Old Public Administration (OPA) paradigm. Employees' wages, especially in Tirta Natural Tourism Park have been given by following the Banyumas Regency minimum wage of Rp. 1,750,000. The oversight function has not been carried out by supervisors who are pro-active in overseeing BUMDes activities. Viewed from the perspective of the paradigm of public administration, BUMDes Pancasan Makmur plays two roles at once, namely as a profit-oriented organization, namely the management of Tirta Natural tourism parks, general trade and equipment rental. While the role of the BUMDes public service business is running the village PAM business and waste management. Based on 2017 and 2018 accountability reports, BUMDes revenue was recorded at Rp. 735,999,000, -, in 2017 and Rp. 915,373,500, - in 2018. | |
| 23535 | 26716 | F1C012070 | Kritik Modernitas Jepang dalam Film (Studi Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Film Anime Hesei Tanuki Gassen Ponpoko) | Film Hesei Tanuki Gassen Ponpoko merupakan film animasi jepang yang disutradarai oleh Isao Takahata. Film ini memiliki latar pada tahun 1960an di Jepang. Hesei Tanuki Gassen Ponpoko menceritakan kehidupan rakun di desa yang terancam kehilangan tempat tinggalnya karena proyek pembangunan Taman New Ton yang dibuat manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui representasi makna film Hesei Tanuki Gassen Ponpoko mengenai kritik modernitas yang terjadi dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotik kualitatif Roland Barthes. Penelitan ini menunjukkan jika modernitas yang digambarkan dalam film Hesei Tanuki Gassen Ponpoko menyebabkan pertama, kerusakan ekologi karena pembangunan di wilayah hutan pedesaan menjadi perkotaan. Kedua, adanya perubahan sosio-kultural yang disebabkan oleh modernitas. Modernitas tersebut membawa perubahan pola kehidupan rakun. | Hesei Tanuki Gassen Ponpoko is a Japanese animated film directed by Isao Takahata. This film has a background in the 1960s in Japan. Hesei Tanuki Gassen Ponpoko tells of the life of a raccoon in a village that is in danger of losing their place of residence causses human development of the New Ton Park project. Though qualitative semiotic analysis approach by Roland Barthes, this article aims to find out the representation of the meaning about the criticisms of modernity that occur in the film. This research shows if the modernity depicted in the film Hesei Tanuki Gassen Ponpoko causes many problem. First, ecological damage due to development in rural forest areas becoming urban. Second, there are socio-cultural changes caused by modernity. The modernity brings changes for raccoon life. | |
| 23536 | 28798 | G1A016054 | AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus | Infeksi merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah utama kesehatan dan merupakan penyebab kematian utama hampir di seluruh dunia, salah satunya infeksi Staphylococcus aureus yang cukup sulit diatasi karena sebagian besar telah resisten terhadap berbagai golongan antibiotik. Daun salam (Syzygium polyanthum) memiliki kandungan senyawa aktif yang memiliki daya sebagai antibakteri yang dapat digunakan sebagai alternatif mengatasi resistensi antibiotik S. aureus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun salam terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksteperimental laboratorium dengan metode Kirby bauer disc diffusion. Sampel yang digunakan adalah bakteri S. aureus. Konsentrasi ekstrak daun salam yang digunakan adalah 2,5%, 5%, 10%, 20%, and 40%. Semua kelompok konsentrasi dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif (akuades dan etanol) dan kelompok kontrol positif (cefoxitin). Hasil diperoleh dengan mengukur zona hambat disekitar paper disc menggunakan penggaris. Analisis statistic menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Post hoc Mann-Whitney. Ekstrak daun salam menghasilkan rata-rata diameter zona hambat terhadap bakteri S. aureus pada konsentrasi 2,5% (8,2 mm); 5% (9,4 mm); 10% (11,7 mm); 20% (13,3 mm); 40% (15,9 mm); akuades (0 mm); etanol (0 mm); cefoxitin (35 mm). Hasil dari uji analisis statistic Kruskal Wallis dan Post hoc Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada setiap konsentrasi. Ekstrak daun salam dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus namun efektivitas daya hambat yang dihasilkan tidak sama dengan efektivitas daya hambat cefoxitin. | Infection is one of a disease that is a major health problem and is the leading cause of death in all around the world, and one of it is Staphylococcus aureus which is quite difficult to overcome because most S. aureus are resistant to various groups of antibiotics. Bay leaf contains active compounds that have antibacterial properties that can be used as alternatives to overcome the antibiotic resistance of S. aureus. The purpose of this study was to determine the activity of extract of bay leaf (Syzygium polyanthum) in inhibiting the growth of S. aureus. This research was a experimental laboratoric with kirby bauer disc diffusion method. Samples were S. aureus. Bay leaf extract concentration were: 2,5%, 5%, 10%, 20%, and 40%. All group was compared to negative control group (aquades and ethanol) and positive control group (cefoxitin). Inhibition obtained by measuring inhibition zone formed around the paper discs using a ruler. Statistical analyzes were performed using the Kruskal Wallis and Post hoc Mann-Whitney test. Bay leaf extract creates inhibition zone with diameters for Staphylococcus aureus at concentration of 2,5% (8,2 mm); 5% (9,4 mm); 10% (11,7 mm); 20% (13,3 mm); 40% (15,9 mm); aquades (0 mm); ethanol (0 mm); cefoxitin (29 mm). The results of statistical analysis of Kruskal Wallis and Post hoc Mann-Whitney show a significant difference of each concentration. Bay leaf extract can inhibit the growth of S. aureus. However, it is still not as effective as cefoxitin. | |
| 23537 | 29053 | L1B016026 | Pengaruh Pemberian Probiotik terhadap Profil Darah Ikan Nila Best (Oreochromis spp) | ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pengaruh Pemberian Probiotik terhadap Profil Darah Ikan Nila Best (Oreocromis spp). Ikan Nila Best merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki potensi untuk dikembangkan di sektor budidaya. Status kesehatan ikan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam kegiatan budidaya. Salah satu cara yang dapat ditambahkan dalam pakan untuk memelihara kesehatan ikan yaitu dengan penambahan probiotik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik pada pakan terhadap profil darah ikan nila best. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (0 cc/500 g pakan, 3,5 cc/500 g pakan, 7 cc/ 500 g pakan dan 10,5 cc/500 g pakan) dan 5 ulangan menggunakan ulangan individu. Hasil penelitian menunjukan penambahan probiotik dengan dosis yang berbeda pada pakan memberikan pengaruh yang relatif sama terhadap jumlah total eritrosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit dan kadar glukosa darah ikan Nila. Hasil Kelulushidupan tiap perlakuan yaitu pada perlakuan 1 sebesar 90%, perlakuan 2 sebesar 83,3%, perlakuan 3 sebesar 80% dan perlakuan 4 sebesar 73,3%. Hasil kualitas air mendapatkan kisaran suhu 23ºC -29ºC; pH 6-7; dan DO 4.2-5,4 pada tiap perlakuan dan masih berada pada batas optimal pemeliharaan ikan nila best. | This research is entitled Effect of Probiotic Addition on Best Tilapia Blood Profile (Oreochromis spp ). Best Tilapia is one of the fisheries commodities that has the potential to be developed in the aquaculture sector. Fish health status is one of the important things that must be considered in aquaculture activities.. One of that can be added in feed to maintain fish health is by adding probiotics. The purpose of this study was to determine the effect of feeding which added probiotic to the blood profile of best tilapia. The method used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments (0 cc/500 g feed, 3,5 cc/500 g feed, 7 cc/500 g feed, and 10,5 cc/500 g feed) and 5 replications using individual replications. The results showed that the addition of probiotic with different doses on feed gave a relatively similar effect on the total number of erythrocytes, hemoglobin levels, hematocrit levels and blood glucose levels of tilapia. The results of the Survival of each treatment were: treatment 1 was 90%, treatment 2 was 83.3%, treatment 3 was 80% and treatment 4 was 73.3%. Water quality results get a temperature range of 23ºC -29ºC; pH 6-7; and DO 4,2-5,4 for each treatment and still at the optimal limit of best tilapia maintenance. | |
| 23538 | 26717 | F1F012001 | AN ANALYSIS OF VERBAL AGGRESSION REGARDING BAEKHYUN’S HATERS’ COMMENTS IN TWITTER FROM DECEMBER 2017 UNTIL JANUARY 2018 | Nurjanah, Eva. 2019. Analisis Agresi Verbal Mengenai Komentar Pembenci Baekhyun di Twitter dari Desember 2017 hingga Januari 2018. Tesis. Pembimbing 1: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. Pembimbing 2: Ika Maratus Sholikhah, S.S., M.A., Penguji: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Bahasa Inggris, Program Studi Sastra Inggris, Purwokerto. Penelitian ini berjudul "Analisis Agresi Verbal Mengenai Komentar Pembenci Baekhyun di Twitter dari Desember 2017 hingga Januari 2018" bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi agresi verbal yang ditemukan di Twitter menggunakan pendekatan semantik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, saya menerapkan teori Leets (2002) dalam menganalisis jenis agresi verbal dan Irene (2007) dalam mengkaji fungsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat jenis agresi verbal yang ditemukan di Twitter yang terdiri dari 20 data umpatan, 1 datum ancaman, 3 data mengkritik, 1 datum stereotipik derogasi. Ada tiga fungsi agresi verbal yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu untuk menghina (10), meredahkan (14), dan melakukan kekerasan (1). Singkatnya, tipe dan fungsi agresi verbal yang dominan adalah mengumpat dan merendahkan. Untuk penelitian lebih lanjut, peneliti lain diharapkan untuk melakukan analisis agresi verbal dalam isu-isu spesifik seperti masalah politik, xenophobia, dan islamphobia. | Nurjanah, Eva. 2019. An Analysis of Verbal Aggression Regarding Baekhyun’s Haters’ Comments in Twitter from December 2017 until January 2018. Thesis. Supervisor 1: Dyah Raina Purwaningsih, S.S., M.Hum. Supervisor 2: Ika Maratus Sholikhah, S.S., M.A., Examiner: Asrofin Nur Kholifah, S.S., M.Hum. Ministry of Research, Technology and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanities, English Department, English Literature Study Program, Purwokerto. This research entitled “An Analysis of Verbal Aggression Regarding Baekhyun’s Haters’ Comments in Twitter From December 2017 until January 2018” aimed to identify the types and functions of verbal aggression found in Twitter using semantic approach. The research is conducted by using descriptive qualitative method to analyze the data. To answer the research questions, I applied Leets’ theory (2002) in analyzing types of verbal aggression and Irene’s (2007) in examining the functions. The result of this research shows that there are four types of verbal aggression found in Twitter that consists of 20 data of cursing, 1 datum of threat of attack, 3 data of hostile criticism, 1 datum of stereotypic derogation. There are three functions of verbal aggression found in this research, i.e. to humiliate (10), to abase (14), and to do violence (1). In short, the dominant type and function of verbal aggression is cursing and to abase. For further research, other researchers are expected to conduct the analysis of verbal aggression in specific issues such as political issue, xenophobia, and islamphobia. | |
| 23539 | 28619 | D1A016197 | PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK TERHADAP BOBOT KUNING TELUR DAN BOBOT PUTIH TELUR PADA AYAM NIAGA PETELUR AFKIR | NINDIA APRIANA. Penelitian Pengaruh Penambahan Probiotik terhadap Bobot Kuning Telur dan Bobot Putih Telur pada Ayam Niaga Petelur Afkir bertujuan untuk penelitian ini melihat pengaruh dan dosis optimal terhadap bobot kuning telur dan bobot putih telur. Materi yang digunakan adalah ayam niaga petelur afkir, variabel yang diukur adalah bobot kuning telur dan bobot putih telur. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan P0 (pakan basal ditambah probiotik 0 ml/kg pakan), P1 (pakan basal ditambah probiotik 1 ml/kg pakan) dan P2 (pakan basal ditambah probiotik 2 ml/kg pakan) dan di ulang sebanyak 6 kali dan melibatkan 72 ekor ayam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot kuning telur dan bobot putih telur yang merupakan salah satu indikator penentuan kualitas telur dan berkorelasi positif dengan bobot telur, memiliki hasil rataan bobot kuning telur P0 16,58±0,59, P1 15,91±0,41, P2 15,53±0,54 dan rataan bobot putih telur P0 38,05±1,87,P1 37,88±0,43,P2 34,87±1,27. Hasil uji lanjut orthogonal pholynomial didapatkan persamaan Y=16,53-0,52X (Bobot kuning telur) dan Y= 38,525 -1,59X (Bobot putih telur). Kesimpulannya bahwa penambahan probiotik menurunkan bobot kuning telur dan bobot putih telur ayam niaga petelur afkir dengan dosis optimal pemberian probiotik pada pakan 0%. Kata Kunci: Ayam niaga petelur afkir, probiotik, bobot kuning telur, bobot putih telur, orthogonal pholynomial | NINDIA APRIANA. The purpose was to study the Effect of Probiotic Addition on Yolk and Albumin Weight of Commercial Spent Hens. The material used was commercial laying hens, and the measured variables were yolk and albumin weights. The research method used was Completely Randomized Design (CRD) experiment with treatments of P0 (basal feed plus probiotics 0 ml / kg feed), P1 (basal feed plus probiotic 1 ml / kg feed) and P2 (basal feed plus probiotics 2 ml / kg feed) and were replicated 6 times and involved 72 chickens. The results showed that the addition of probiotics had a very significant effect (P <0.01) on yolk and albumin weight which were indicators of egg quality determination and positively correlated with egg weight, having an average yield of P0 16.58 ± 0.59, P1 15.91 ± 0.41, P2 15.53 ± 0.54 and the average egg white weight P0 38.05 ± 1.87, P1 37.88 ± 0.43, P2 34.87 ± 1 , 27. The results of orthogonal pholynomial further tests obtained the equation Y = 16.53-0.52X (Weight of egg yolk) and Y = 38.525 -1.59X (Weight of albumin) The conclusion was that the addition of probiotics decreased the yolk and albumin weight of the rejected spent hens with optimal doses of probiotics in 0% feed. Keywords: Commercial spent hens, probiotics, yolk and albumin weight, orthogonal pholynomial. | |
| 23540 | 26719 | F1B015076 | EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SMP NEGERI 3 KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini dilatarbelakangi dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu tanpa adanya diskriminasi, bahkan bagi penyandang cacat sekalipun. Salah satu fasilitas yang disediakan pemerintah bagi penyandang cacat dalam mewujudkan hak dan kewajibannya dalam aspek pendidikan adalah penyelenggaraan pendidikan inklusi. Kabupaten Banyumas mencanangkan sebagai Kabupaten Inklusi sehingga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kabupaten Banyumas harus mendapatkan pelayanan pendidikan inklusi. Salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusi adalah SMP Negeri 3 Karanglewas. Penyelenggaraan pendidikan inklusi di SMP Negeri 3 Karanglewas masih terdapat masalah seperti tidak tersedia sarana prasarana khusus, dana pelaksanaan kebijakan, dan kurangnya Guru Pendamping Khusus (GPK). Sehingga menarik untuk dikaji bagaimana implementasi kebijakan pendidikan inklusi di SMP Negeri 3 Karanglewas Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana proses implementasi kebijakan pendidikan inklusi di SMP Negeri 3 Karanglewas Kabupaten Banyumas dengan menggunakan pendekatan Compliance dan What’s Happening dari teori implementasi Ripley. Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan pendidikan inklusi di SMP Negeri 3 Karanglewas Kabupaten Banyumas berjalan cukup baik, namun adanya ketidakpatuhan yang terjadi pada pelaksana pendidikan inklusi di SMP Negeri 3 Karanglewas Kabupaten Banyumas, dilihat dari tidak tersedianya prosedur pelaksanaan pendidikan inklusi, namun hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus memberikan layanan pendidikan inklusi meski tanpa persiapan yang cukup baik dari segi dana, sarana prasarana, maupun dari segi aturan prosedur tertulis. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan pendidikan inklusi yaitu faktor internal (kemampuan pelaksana kebijakan, sarana prasarana pelaksanaan kebijakan, dana pelaksanaan kebijakan) dan faktor eksternal (dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dan dukungan dari orangtua/wali siswa inklusi). Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Pendidikan Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) | This research is motivated by the government's commitment in providing services and facilities as well as ensuring the implementation of quality education without discrimination, even for people with disabilities. One of the facilities provided by the government for people with disabilities in realizing their rights and obligations in the aspect of education is the implementation of inclusive education. Banyumas Regency has been declared an Inclusion District so that Children with Special Needs in Banyumas Regency must get inclusive education services. One of the schools organizing inclusive education is SMP 3 Karanglewas. The implementation of inclusive education in SMP 3 Karanglewas still has problems such as the lack of special infrastructure, funds for implementing policies, and the lack of Special Assistant Teachers. So it is interesting to study how the implementation of inclusive education policies in SMP 3 Karanglewas, Banyumas Regency. The purpose of this study is to describe how the implementation process of inclusive education policy in SMP Negeri 3 Karanglewas Banyumas Regency using the Compliance and What’s Happening approach from Ripley's implementation theory. The research method used is qualitative by selecting informants using purposive sampling techniques. Data collection is done through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis method used is an interactive analysis method. The results showed that overall the implementation of inclusive education in SMP 3 Karanglewas Banyumas Regency went quite well, but there was a non-compliance that occurred in implementing inclusive education at SMP Negeri 3 Karanglewas Banyumas Regency, seen from the unavailability of the procedures for implementing inclusive education, but this was not become a barrier to continuing to provide inclusive education services even without adequate preparation in terms of funding, infrastructure, and in terms of written procedural rules. Factors that can influence the success in the implementation of inclusive education are internal factors (the ability of policy implementers, infrastructure for implementing policies, funding for policy implementation) and external factors (support from the Banyumas District Education Office and support from parents / guardians of inclusive students). Keywords: Policy Evaluation, Inclusive Education, Children with Special Needs |