Artikelilmiahs
Menampilkan 23.421-23.440 dari 50.255 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 23421 | 26938 | D1B016005 | PENGARUH PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS FILLER (BAHAN PENGISI) TERHADAP KEEMPUKAN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK NUGGET DAGING ENTOK (Cairina moschata) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis filler (bahan pengisi) terhadap keempukan dan sifat organoleptik nugget daging entok (Cairina moschata). Metode penelitian secara eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk keempukan dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk organoleptik. Peubah yang diuji adalah tingkat keempukan dan sifat organoleptik nugget daging entok dengan penggunaan filler yang berbeda yaitu T0 : Daging entok + tepung terigu 10 % ,T1 : Daging entok + tepung ganyong 10 %, T2 : Daging entok + tepung mocaf 10 % dan T3: Daging entok + tepung ubi jalar ungu 10 %. Perlakuan diulang 5 kali untuk keempukan dan sifat organoleptik menggunakan 25 orang panelis semi terlatih. Data dianalisis dengan analisis variansi dan uji dunnet’s. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan berbagai jenis filler berpengaruh sangat nyata terhadap keempukan, aroma, rasa (P<0,01) dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) pada tekstur nugget. Nilai rataan keempukan adalah T0:0,10197 mm/g/detik, T1:0,09269 mm/g/detik, T2:0,10011 mm/g/detik, T3:0,09116 mm/g/detik. Hasil uji organoleptik menunjukkan tekstur nugget yang lembut, beraroma daging dan rasa yang tidak enak sampai lebih enak. Kesimpulan penggunaan filler terbaik pada nugget daging entok adalah dengan menggunakan tepung mocaf dari segi keempukan dan sifat organoleptik yang berupa rasa, aroma dan tekstur. | This studi aimed to determine theinfluence of use different types of filler against tenderness and organoleptic properties of muscovyduck nugget (Cairina moschata). The research method is experiment method by using Completely Randomized Design (RAL) for the effects of Randomness and Randomized Block Design (RAK) for organoleptic variables. The treatments tested were the level of tenderness and organoleptic properties of meat nuggets entok with the use of different filler that is T0: Meat Muscovy Duck + wheat flour 10%, T1: Meat Muscovy Duck + 10% flour ganyong, T2: Meat Muscovy Duck + 10% mocaf flour and T3: Meat Muscovy Duck + purple sweet potato flour 10%. Each treatment was repeated five times for tenderness and organoleptic properties using 25 semi-trained panelists. The data obtained will be analyzed by variance analysis and followed by dunnet's test. The results showed the use of various types of filler has a very significant effect on tenderness, aroma, taste (p<0.01) and no significant effect (p>0.05) on nugget texture. The mean value of each tenderness is T0: 0, 10197 mm/g/sec, T1: 0,09269 mm/g/sec, T2: 0,10011 mm/g/sec, T3: 0,09116 mm/g/sec. The result of organoleptic test is a soft nugget texture, the aroma of nugget that smells of meat and has a no delicious taste until more delicious. The conclusion of the best filler use on meat muscovy duck nugget is mocaf flour in terms of tenderness and organoleptic properties in the form of flavor, aroma and texture. | |
| 23422 | 26612 | H1H014016 | PERTUMBUHAN, KONVERSI PAKAN, DAN SINTASAN IKAN GURAME (Osphronemus goramy Lac.) DENGAN PADAT PENEBARAN BERBEDA DALAM SISTEM POLIKULTUR DENGAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan padat tebar ikan gurame dan padat tebar terbaik dalam sistem polikultur dengan udang galah terhadap laju pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan (FCR) dan sintasan ikan gurame. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P1 (10 ekor ikan gurame dan 30 ekor udang galah), P2 (20 ekor ikan gurame dan 20 ekor udang galah), P3 (30 ekor ikan gurame dan 10 ekor udang galah), dan P4 (40 ekor ikan gurame dan 0 ekor udang galah). Pemeliharaan ikan gurame dilakukan selama 60 hari dalam wadah akuarium. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa perbedaan padat penebaran ikan gurame dalam sistem polikultur dengan udang galah berpengaruh terhadap laju pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan berat mutlak ikan gurame berkisar 2,75-6,63 g; laju pertumbuhan panjang mutlak ikan gurame berkisar 1,86-3,45 cm; laju pertumbuhan spesifik berkisar 1,81-2,80 %/hari; Rasio konversi pakan (FCR) berkisar 1,54-2,40; dan Sintasan berkisar 66,25-77,50 %. Pengukuran kualitas air diperoleh hasil suhu berkisar antara 24-28ºC, pH berkisar antara 6,5-7 dan oksigen terlarut berkisar antara 3,12-8.09 mg/L. | The study aims to know the effect of different in density of gouramy and the best stocking densities in polyculture systems with giant freshwater prawn on absolute weight growth rates, absolute length growth rates, specific growth rates, Feed Conversion Ratio (FCR) and survival of gouramy. This study used a Completely Randomized Design (CRD) method with 4 treatments and 4 replications, namely P1 (10 gouramy and 30 giant freshwater prawn), P2 (20 gouramy and 20 giant freshwater prawn), P3 (30 gouramy and 10 giant freshwater prawn), and P4 (40 gouramy and 0 giant freshwater prawn). Maintenance of gouramy is 60 days in an aquarium. The results showed that the density difference of stocking gouramy in the polyculture system with giant freshwater prawn affected the absolute weight growth rate, absolute length growth rate, specific growth rate, feed conversion and survival rate. The results showed that the absolute growth rate of gouramy was around 2.75-6.63 g; the absolute growth rate of gouramy is ranging from 1.86 to 3.45 cm; Specific growth rates range from 1.81 to 2.80%/day; The feed conversion ratio (FCR) ranges from 1.54-2.40; and synthesis ranges from 66.25 to 77.50%. The measurement of water quality obtained from the temperature ranged from 24-28ºC, pH ranged from 6.5-7 and dissolved oxygen ranged from 3.12-8.09 mg/L. | |
| 23423 | 26613 | L1B015038 | PENGARUH SUPLEMENTASI Spirulina platensis PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN INDEKS MORFOANATOMI IKAN NILA (Oreochromis niloticus) | Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pertumbuhan ikan nila yang tidak optimal dapat menurunkan hasil produksi. Pakan merupakan salah satu faktor terpenting dalam menunjang pertumbuhan ikan. Spirulina platensis merupakan alga hijau biru yang kaya protein, vitamin, mineral dan nutrien lainnya. Kandungan protein yang tinggi dalam Spirulina platensis dinilai dapat digunakan sebagai suplemen pada pakan. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh suplementasi tepung Spirulina platensis dengan dosis yang berbeda dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan indeks morfoanatomi ikan nila. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2019 – Juni 2019, bertempat di BBI Pandak, Baturaden, Kab. Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan (ikan), dengan perlakuan adalah P1 (tanpa suplementasi Spirulina platensis dalam pakan, sebagai Kontrol), P2 (suplementasi Spirulina platensis 2 g/kg pakan), P3 (suplementasi Spirulina platensis 4 g/kg pakan), P4 (suplementasi Spirulina platensis 6 g/kg pakan). Parameter yang diteliti dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan harian (LPH), laju pertumbuhan spesifik (LPS), indeks hepatosomatik (IHS), indeks viscerasomatik (IVS), kelangsungan hidup, Rasio Konveri pakan (RKP), hasil panen dan kualitas air (suhu, pH dan DO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tepung Spirulina platensis kedalam pakan ikan berpengaruh tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan indeks morfoanatomi (P>0,05). Hasil terbaik terhadap pertumbuhan didapatkan pada perlakuan P4 dengan rataan pertumbuhan berat mutlak 43,54 g, LPH 1,09 g/hari, LPS 1,94 %/hari, kelangsungan hdup 94 %, RKP 1,5 dan yield/panen 1,54 kg/m3 sedangkan untuk nilai rataan IHS 0,31 sampai 0,41 (%), IVS 9,47 sampai 11,08 (%). Kualitas air selama penelitian yaitu, suhu 26 – 27°C, pH 6, DO 3,27 mg/L. | Tilapia (Oreochromis niloticus) is a fishery commodity that has high economic value. Optimal growth of tilapia can reduce production. Feed is one of the most important factors in supporting fish growth. Spirulina platensis is a blue green algae that is rich in protein, vitamins, minerals and other nutrients. The high protein content in Spirulina platensis is considered to be used as a supplement in feed. This study aims to determine the effect of Spirulina platensis flour supplementation with different doses in artificial feed on the growth and morphoanatomy index of tilapia. The study was conducted in May 2019 - June 2019, located at BBI Pandak, Baturaden, Kab. Banyumas. This study used a Completely Randomized Design (RAL) method, with 4 treatments and 5 replications (fish), with treatment being P1 (without supplementation of Spirulina platensis in feed, as Control), P2 (supplementation of Spirulina platensis 2 g / kg of feed), P3 (Spirulina platensis supplementation 4 g / kg of feed), P4 (Spirulina platensis supplementation 6 g / kg of feed). The parameters examined in this study include growth in absolute weight, daily growth rate (LPH), specific growth rate (LPS), hepatosomatic index (IHS), viscerasomatic index (IVS), survival, feed conversion ratio (RKP), yield and water quality (temperature, pH and DO). The results showed that supplementation of Spirulina platensis flour into fish feed had no significant effect on growth and morphoanatomy index (P> 0.05). The best results on growth were obtained in the treatment of P4 with an average growth of absolute weight of 43.54 g, LPH 1.09 g / day, LPS 1.94% / day, survival rate 94%, RKP 1.5 and yield / harvest 1.54 kg / m3 while for the average value of IHS 0.31 to 0.41 (%), IVS 9.47 to 11.08 (%). Water quality during the study is temperature 26-27 ° C, pH 6, DO 3.27 mg / L. | |
| 23424 | 26614 | I1A015056 | FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PD. MUJUR JAYA KROYA CILACAP | Latar Belakang : Kelelahan kerja menyumbang lebih dari 60% penyebab terjadinya kecelakaan di tempat kerja. Tempat kerja yang dapat menyebabkan kelelahan kerja yaitu pekerjaan di bidang industri makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara umur, jenis kelamin, masa kerja, beban kerja, asupan energi dan sikap kerja terhadap kelelahan pekerja pada pekerja bagian produksi di PD. Mujur Jaya Kroya Cilacap. Metode : Desain penelitian ini adalah observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 82 orang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square, dan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik Ganda. Hasil : Hasil analisis bivariat yang berhubungan adalah beban kerja (p = 0,000) dan sikap kerja (p = 0,000). Hasil multivariat menunjukkan beban kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh dengan kelelahan kerja dan memiliki nilai OR sebesar 45,94. Simpulan : Ada pengaruh antara beban kerja dan sikap kerja terhadap kelelahan kerja. Saran : Mengurangi beban kerja dengan menerapkan rotasi kerja, bekerja dengan sikap yang ergonomi. | Background : Work fatigue contributes for more than 60% of the causes of workplace accidents. A workplace that can cause work fatigue is a job in the field of food industry. The purpose of this research is to determine the influence between age, gender, employment, workload, energy intake and work attitude towards work fatigue on the production workers in PD. Mujur Jaya Kroya Cilacap. Method : The design of research is observational analitic quantitative with cross sectional design. The sample is 82 take with purposive sampling technique. Data analysis that used on research are univariate analysis, bivariate analysis with chi square test, and multivariate analysis with Multiple Logistic Regression test. Result : The result of bivariate analysis that correlated are workload (p = 0.000) and work attitude (p = 0.000). The result of multivariate show that the work load variable is the most influential variable with work fatigue an has an OR of 45,94. Conclusion : There is an influence between workload and working attitude towards work fatigue. Suggestion : Reducing the workload of workers by appliying work rotation, working with an ergonomic attitude. | |
| 23425 | 26493 | I1B015056 | PENGARUH KOMBINASI HIPNOTERAPI DENGAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DI PROLANIS PUSKESMAS SUMBANG I | ABSTRAK PENGARUH KOMBINASI HIPNOTERAPI DENGAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRALANSIA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DI PROLANIS PUSKESMAS SUMBANG I TAHUN 2019 Yogi Aditya1, Iwan Purnawan2, Ridlwan Kamaluddin2 Latar Belakang: Penyakit hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti gaya hidup yang kurang sehat, stres/cemas, obesitas, kurang olahraga, keturunan. Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi yaitu dengan menggunakan kombinasi hipnoterapi dan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi hipnoterapi dan aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada pralansia penderita hipertensi primer di Prolanis Puskesmas Sumbang I tahun 2019. Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan pre experimental one group pretest-posttest design. Besar sampel 15 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan Paired Sample T Test.. Hasil: Terdapat pengaruh kombinasi hipnoterapi dan aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada pralansia penderita hipertensi primer di Prolanis Puskesmas Sumbang I tahun 2019 dengan nilai ρ-value sebesar 0,0001 < α (0,05). Kesimpulan: pemberian hipnoterapi dan aromaterapi lavender dapat dijadikan terapi alternatif dan komplementer dalam menurunkan tekanan darah. Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Hipertensi, Hipnoterapi, Kombinasi, Tekanan Darah. | Abstract EFFECT OF A COMBINATION OF HYPNOTHERAPY AND LAVENDER AROMATHERAPY ON BLOOD PRESSURE IN PRE ELDERLY PATIENTS WITH PRIMARY HYPERTENSION IN PROLANIS PUSKESMAS SUMBANG I IN 2019 Yogi Aditya1, Iwan Purnawan2, Ridlwan Kamaluddin2 Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Jurusan Keperawatan yogiaditya.unsoed@gmail.com Background: Hypertension caused by various factors, such as an unhealthy lifestyle, smoking, stress, lack of exercise, being bound. One way to lower blood pressure in people with hypertension is to use a combination of hypnotherapy and lavender aromatherapy. This study purpose to determine the effect of a combination of hypnotherapy and lavender aromatherapy on blood pressure in pre elderly patients with primary hypertension in Prolanis Puskesmas Sumbang I in 2019 Research Methods: The study design used a pre experimental one group pretest-posttest design. The sample size is 15 respondents. The sampling technique uses simple random sampling. Data analysis uses Paired Sample T Test. Results: There were differences in the combination of hypnotherapy and lavender aromatherapy for blood pressure in pre elderly patients with primary hypertension at Prolanis Puskesmas Sumbang I in 2019 with a ρ-value of 0,0001 <α (0.05). Conclusion: Providing hypnotherapy and aromatherapy lavender can be used alternative and complementary therapies in reducing blood pressure. Keywords: Aromatherapy, Combination, Hypertension , Hypnotherapy , Lavender Blood Pressure | |
| 23426 | 26641 | A1H014025 | EVALUASI PENGELOLAAN JARINGAN IRIGASI DI DAERAH IRIGASI DANAYUDA, BANYUMAS, JAWA TENGAH | Pengelolaan irigasi merupakan usaha yang dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi sehingga dicapai produksi pertanian yang optimum. Keoptimuman pengelolaan irigasi ditentukan oleh parameter-parameter yang terdiri dari ketersediaan air, indeks pertanaman, operasi dan jaringan, kelembagaan, sumber daya manusia, serta biaya. Setiap parameter berbeda-beda di setiap Daerah Irigasi, tergantung kondisi di Daerah Irigasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui kinerja pengelolaan jaringan irigasi yang diterapkan di Daerah Irigasi Danayuda dan 2) Mengetahui cara meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi di Daerah Irigasi Danayuda. Penelitian dilaksanakan di Daerah Irigasi Danayuda dan Laboratorium Teknologi Pertanian Universitas Jenderal Soedirman pada November 2018 sampai Desember 2018. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan program komputer Statistical Package for Social Science (SPSS) untuk uji validitas dan reliabilitas kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan metode Balanced Scorecard. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi pengelolaan jaringan irigasi di DI Danayuda dalam kondisi sedang dengan skor 2.35. Bidang Kinerja Kritis Biaya menunjukkan kondisi sangat baik dengan skor 4. Bidang Kinerja Kritis Ketersediaan Air serta Operasi dan Jaringan dalam kondisi sedang dengan skor 2.50. Kelembagaan dalam kondisi sedang dengan skor 2.20. Indeks Pertanaman dan Sumber Daya Manusia dalam kondisi sedang dengan skor 2. Bidang Kinerja Kritis dengan skor dibawah 3 harus mendapat perhatian lebih agar bisa meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi agar lebih baik lagi. | Irrigation management is an activities to optimize the function of irrigation system so that optimum agricultural production is achieved. The optimum irrigation management is determined by parameters consisting of; water availability, cropping index, irrigation operations and networks, institution, human resources, and costs. Each parameter varies depending on the conditions in the Irrigation Area. The purpose of this research is to: 1) Know the performance of irrigation system management implemented in the Danayuda’s Irrigation Area and 2) Know how to improve the performance of irrigation system management in the Danayuda’s Irrigation Area. The research is was conducted in Danayuda’s Irrigation Area and Agricultural Technology Laboratory at November 2018 to December 2018. The data was processed by Statistical Package for Social Science (SPSS) to test validity and reliability, then data was processed using the Balanced Scorecard method. The results shows evaluation of irrigation system management in Danayuda’s Irrigation Area is moderate conditions with a score of 2.35. Critical Performance Area of Costs shows very good conditions with a score of 4. Critical Performance Area of Water Availability and Operations-Networks shows moderate conditions with a score of 2.50. Critical Performance Area of Institution shows moderate conditions with a score of 2.20. Cropping Index and Human Resources is moderate conditions with a score of 2. The Critical Performance Area with a score below 3 must get more attention, so that it can improve the performance of irrigation management to be even better. | |
| 23427 | 26616 | B1A015051 | PENGARUH Colletotrichum coccodes TERHADAP KANDUNGAN ASAM ASKORBAT PADA MEKANISME PATOGENISITAS ANTRAKNOSA TANAMAN CABAI: KAJIAN SECARA IN VITRO DAN IN PLANTA | Patogen Colletotrichum coccodes merupakan salah satu patogen yang dapat menginfeksi tanaman cabai dan menyebabkan penyakit antraknosa terutama pada bagian buah dan daun. Tanaman dengan kandungan asam askorbat tinggi memiliki ketahanan yang lebih tinggi terhadap serangan patogen. Tanaman cabai yang tahan memiliki kandungan asam askorbat yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman cabai toleran maupun rentan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan tumbuh patogen C. coccodes pada medium yang diberi asam askorbat dan mengetahui pengaruh inokulasi patogen C. coccodes terhadap kandungan asam askorbat pada daun cabai. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikologi dan Fitopatologi, Laboratorium Lingkungan, & Greenhouse Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini menggunakan dua uji yaitu uji in vitro dan uji in planta dengan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), Uji in vitro menggunakan A) Medium PDA diberi asam askorbat; B) Medium PDB diberi asam askorbat dengan perlakuan penambahan asam askorbat sebanyak 0 mg.L-1 (kontrol); 0,25 mg.L-1; 0,50 mg.L-1; 0,75 mg.L-1; dan 1 mg.L-1, diulang sebanyak lima kali. Variabel bebas yang digunakan yaitu berbagai dosis asam askorbat, variabel terikatnya adalah pertumbuhan patogen C. coccodes. Parameter utama yaitu diameter koloni dan bobot kering miselium. Uji in planta menggunakan tiga varietas cabai (V1: Cabai merah hot chili; V2 Cabai merah keriting; V3: Cabai merah besar), uji A) Uji intensitas penyakit pada tanaman dan B) Uji kandungan asam askorbat. Masing-masing kelompok uji diulang sebanyak lima kali. Variabel bebas yang digunakan adalah varietas cabai merah, variabel terikatnya adalah nilai kerusakan tanaman berdasarkan kategori yang diamati pada waktu pengamatan yang ditentukan. Parameter utama yaitu intensitas penyakit, dan parameter pendukung yaitu periode masa inkubasi, kandungan asam askorbat pada daun cabai, temperatur, kelembaban dan pH tanah. Data uji in vitro dan uji in planta yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95%, dan perlakuan yang memberikan perbedaan nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian pada uji in vitro menujukkan bahwa patogen C. coccodes memiliki kemampuan tumbuh yang baik pada medium PDA dan medium PDB dengan penambahan asam askorbat. Hasil penelitian pada uji in planta, inokulasi patogen C. coccodes pada daun cabai merah dapat meningkatkan kandungan asam askorbat pada tanaman cabai merah | Pathogen Colletotrichum coccodes is one of the pathogens that can infect chili plants and cause anthracnose disease, especially in the fruit and leaves. Plants with high ascorbic acid content have a higher resistance to pathogen attack. Resistant chili plants have higher ascorbic acid content compared to tolerant and vulnerable chili plants. The purpose of this study was to determine the ability to grow pathogens of C. coccodes on ascorbic acid medium and to determine the effect of inoculation of C. coccodes pathogens on ascorbic acid content in chili leaves. The study was conducted at the Mycology and Phytopathology Laboratory, Environmental Laboratory & Greenhouse, Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study uses two tests, namely the in vitro test and the in planta test with the experimental method completely randomized design (CRD), in vitro test using A) Medium PDA given ascorbic acid; B) PDB medium was given ascorbic acid with the treatment of adding ascorbic acid as much as 0 mg. L-1 (control); 0,25 mg. L-1; 0.50 mg. L-1; 0,75 mg. L-1; and 1 mg L-1, repeated five times. The independent variable used was various doses of ascorbic acid, the dependent variable was the growth of the pathogen C. coccodes. The main parameters are colony diameter and mycelium dry weight. In planta test uses three varieties of chili (V1: hot chili red chili; V2 curly red chili; V3: big red chili), test A) Test for plant disease intensity and B) Test for ascorbic acid content. Each test group was repeated five times. The independent variable used is the red chili variety, the dependent variable is the value of crop damage based on the category observed at the specified observation time. The main parameters are the intensity of the disease, and supporting parameters are the incubation period, ascorbic acid content in chili leaves, temperature, humidity and soil pH. In vitro and in planta test data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) with a confidence level of 95%, and the treatment that gave a real difference continued with the Honestly Significant Difference Test (BNJ) at a 95% confidence level. The results of in vitro tests show that the pathogen of C. coccodes has good growth ability on PDA and PDB medium with the addition of ascorbic acid. In the in planta test, inoculation of the pathogen of C. coccodes on the red chili leaves causes symptoms of leaf spot disease and increases the content of ascorbic acid in the red chili plants. | |
| 23428 | 26534 | G1A015106 | PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI SKABIES MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH TINGGARJAYA JATILAWANG BANYUMAS | PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI SKABIES MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH TINGGARJAYA JATILAWANG BANYUMAS Sinta Triagustina, Lieza Dwianasari, Miko Ferine Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto E-mail: sintatsoetomo@gmail.com. ABSTRAK Latar Belakang: Skabies merupakan salah satu infeksi parasit yang menjadi isu penting terutama di daerah padat penduduk, seperti pada pondok pesantren. Tingkat pengetahuan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan prevalensi skabies. Oleh karena itu, diperlukan suatu penyuluhan kesehatan agar pencegahan skabies dapat lebih efektif. Penyuluhan kesehatan melalui media video memiliki kelebihan dalam hal memberikan visualisasi yang baik sehingga memudahkan proses penyerapan pengetahuan. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan mengenai skabies menggunakan media video terhadap tingkat pengetahuan santri di Pondok Pesantren Al-Falah Tinggarjaya Jatilawang Banyumas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pre-experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subyek penelitian sebanyak 23 orang diambil dengan metode total sampling. Data pengetahuan santri diambil menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji Wilcoxon diperoleh p = 0,000 (p<0,05) secara statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan santri sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai skabies menggunakan media video dapat meningkatkan tingkat pengetahuan santri. Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Pondok Pesantren, Skabies, Video | THE INFLUENCE OF HEALTH PROMOTION ABOUT SCABIES USING VIDEO MEDIA TO THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF STUDENTS AT AL-FALAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL TINGGARJAYA BANYUMAS Sinta Triagustina, Lieza Dwianasari, Miko Ferine Faculty of Medicine Jenderal Soedirman University Purwokerto E-mail: sintatsoetomo@gmail.com. ABSTRACT Background: Scabies is one of the parasitic infections which become an important issue especially in populated areas, such as islamic boarding school. The level of knowledge is one of the contributing factors to the increasing prevalence of scabies. Therefore, a health promotion is required in order to prevent the disease from scabies can be more effective. Health promotion through video has some advantages such as in providing good visualizations that increase the process of acquiring knowledge. Objective: To analysed the influence of health promotion about scabies using video to the level of knowledge of students in Al-Falah Islamic Boarding School Tinggarjaya Jatilawang Banyumas. Method: This research was a Pre-Experiment study with one group pretest-posttest design approach. Twenty three of subjects included in this study by total sampling method. Data on students' knowledge was taken using pre-test and post-test questionnaires. Data analysis used Wilcoxon test. Results: Wilcoxon test results obtained p = 0.000 (P < 0.05) statistically indicates meaningful difference between the level of knowledge of students before and after the health promotion. Conclusion: Health promotion about scabies using video can increase the level of knowledge of students. Keywords: Health Promotion, Knowledge, Islamic Boarding School, Scabies, Video | |
| 23429 | 26642 | L1B015063 | ISOLASI DAN DETEKSI Aeromonas hydrophila PADA BUDIDAYA BANDENG (Chanos chanos) DI DESA KARANGTALUN KABUPATEN CILACAP | Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan air payau yang menjadi salah satu komoditi unggulan sehingga perlu adanya pencegahan terhadap penyakit yang menimbulkan kerugian pada budidaya bandeng. Aeromonas hyrdrophila merupakan patogen oportunistik yang dapat hidup pada semua air dan dapat menimbulkan penyakit apabila ikan dalam kondisi kurang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberadaan Aeromonas hydrophila, menghitung kelimpahan dan proporsi Gram bakteri pada budidaya bandeng. Metode yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode observasi. Analisis kelimpahan bakteri dilakukan dengan metode TPC (Total Plate Count) dan pengujian Gram KOH dianalisis menggunakan larutan KOH 3%. Bakteri yang menunjukkan hasil Gram negatif selanjutnya dideteksi dengan menggunakan teknik PCR untuk mendeteksi Aeromonas hydrophila. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kelimpahan bakteri tertinggi sebesar 101.5 x 105 CFU/gr dan nilai terendah sebesar 0,034 x 105 CFU/ml, hasil kelimpahan bakteri yang didapat masih di dalam batas normal (104 -105 CFU/gr). Hasil dari uji Gram KOH menunjukkan bakteri Gram negatif lebih mendominasi dibandingkan bakteri Gram positif dengan nilai persentase jumlah bakteri Gram negatif > 85% daripada bakteri Gram positif. Dari hasil elektroforesis produk PCR, Aeromonas hydrophila ditemukan pada seluruh sampel dengan nilai proporsi tertinggi 40 % dan nilai proporsi terendah 10% dari isolat Gram negatif. | Milkfish (Chanos chanos) is one of the leading fisheries commodities therefore prevention of fish diseases in milkfish cultivation should be done. Aeromonas hyrdrophila is an opportunistic pathogen that can live in all water and cause disease if the fish in poor condition. The purpose of this study was to determine the presence of Aeromonas hydrophila, calculate the abundance and proportion of Gram bacteria in milkfish cultivation. The method in this study was observation method. Bacterial abundance analysis was performed with the TPC (Total Plate Count) and Gram KOH test was analyzed with 3% KOH solution. Bacteria that considered Gram negative, was evaluated with PCR techniques for Aeromonas hydrophila detection. The results of this study showed the highest bacterial abundance was 101.5x105 CFU/gr and the lowest value was 0.034x105 CFU/ml, the abundance obtained was still within normal range (104-105 CFU/gr). The results of the Gram KOH test showed that bacteria Gram negative were more dominant than Gram positive with a percentage value of Gram negative was >85%. From the electrophoresis results of PCR products, Aeromonas hydrophila was found in all samples with the highest proportion value of 40% and the lowest proportion value of 10%. | |
| 23430 | 26644 | F1I014015 | ANALISIS GERAKAN #KamiTidakTakut PASCA BOM SARINAH SEBAGAI GERAKAN SOSIAL BARU MELALUI TWITTER TAHUN 2016 | Penelitian ini membahas tentang gerakan melalui media sosial twitter lewat tagar #KamiTidakTakut sebagai respon masyarakat indonesia maupun warga asing pada teror yang terjadi di Simpang Sarinah, MH Thamrin, Jakarta pada kamis 14 Januari 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis #KamiTidakTakut sebagai sebuah gerakan sosial baru yang memanfaatkan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode studi pustaka dengan pengumpulan data yang bersumber pada dokumen, buku, artikel, internet, report, informasi resmi dari website pemerintah, serta dari sumber lain yang di anggap relevan. Hasil dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa #KamiTidakTakut bukanlah sebuah gerakan sosial baru, dan cenderung hanya sebagai aksi solidaritas yang membawa pesan dan simbol bahwa mereka tidak takut terhadap aksi teror dan ajakan untuk semua kalangan mengecam bentuk – bentuk kekerasan serta ajakan untuk selalu waspada di lingkungannya ketika ada tindakan -tindakan yang cenderung ke arah terorisme. | This research discusses abaout the movement on social media Twitter through the hashtag #KamiTidakTakut as a response of Indonesian people and foreigners to the terror at Simpang Sarinah, MH Thamrin, Jakarta on Thursday, January 14, 2016. The purpose of this study is to analyze #KamiTidakTakut as a new social movement that utilizes social media. In this study the authors used the library research method by collecting data sourced from documents, books, articles, internet, reports, official information from government websites, as well as from other sources deemed relevant. The results of the research carried out are known that #KamiTidakTakut is not a new social movement, and tends only as an act of solidarity that carries a message and symbol that they are not afraid of terrorism and calls for all people to fight againts violence and to always be vigilant in their environment when there are actions - actions that tend towards terrorism. | |
| 23431 | 28793 | F1C016031 | Manajemen Komunikasi Privasi Mahasiswa Gay dalam Lingkungan Kampus di Purwokerto | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena sosial LGBT dalam lingkungan masyarakat. Adanya berbagai penolakan terhadap kaum gay membuat mereka sering mendapatkan perilaku buruk seperti dihindari, dibicarakan serta dikucilkan oleh orang-orang sekitarnya. Lingkungan akademik salah satunya kampus dalam pendidikan tinggi menjadi salah satu lembaga yang dikenal memiliki tingkat toleransi yang tinggi. Namun, pada kenyataannya masih terdapat perilaku yang membuat gay merasa tidak nyaman berasa di lingkungan kampus. Mahasiswa gay kemudian melakukan manajemen komunikasi privasi untuk mengelola informasi pribadi yang mereka miliki. Gay akan menyembunyikan identitas yang dimilikinya agar diterima oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu fenomenologi untuk mengungkap fakta yang tersembunyi. Peneliti mendeskripsikan fenomena berdasarkan teori manajemen komunikasi privasi dan teori queer. Berdasarkan penelitian melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kontruksi identitas gay terjadi diusia remaja sekitar 11-12 tahun karena berbagai latar belakang sosial. Gay membuat Privat Boundaries untuk memilih siapa saja yang bisa mengakses informasi pribadinya. Mereka membuat suatu rules yang mengatur orang-orang di dalamnya. | Background of this study is social phenomena of LGBT in the community environment. There is rejection of gay that makes they get bad threat like avoided, talked about and ostracized by those around. Campus as academic environments has known as institutions that have a tolerance. However, in a reality there's a behaviors that make gay feel uncomfortable at campus. Gay makes privacy communications to manage their personal information. Gay hide their identities to be accepted by people their around. Method of the research is phenomenology to describe the hidden facts. This research will describe a phenomena based of communication privacy management theory (CPM) and queer theory. Based on research by interviews, observations and documentation, the results are the construction of gay identity happen at age 11-12 years with various social backgrounds. Gay makes a private boundaries to choose the people they trust to access their personal information. Then, they make the rules to regulate the people in it. | |
| 23432 | 26618 | A1A015017 | ANALISIS PROFITABILITAS PENYULINGAN MINYAK DAUN CENGKEH DI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS | Minyak atsiri Indonesia yang sangat berpotensi salah satunya adalah minyak daun cengkeh dengan bahan baku utama yang digunakan adalah daun cengkeh kering yang sudah gugur. Usaha minyak daun cengkeh bersifat musiman karena sangat tergantung pada ketersediaan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pendapatan yang diterima oleh perajin penyulingan minyak daun cengkeh di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas; (2) Mengetahui tingkat profitabilitas yang diperoleh dari usaha penyulingan minyak daun cengkeh di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas; dan (3) Mengetahui kelayakan usaha penyulingan minyak daun cengkeh di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan pengambilan data menggunakan teknik survei. Penelitian dilaksanakan di tiga tempat usaha penyulingan minyak daun cengkeh di Desa Windujaya Kecamatan Kedungbanteng. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sensus dan diperoleh sebanyak tiga responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis biaya produksi, laporan rugi-laba, profitabilitas, dan kelayakan usaha (break even point, margin of safety, shut down point, dan payback period). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan usaha penyulingan minyak daun cengkeh di Desa Windujaya pada April sebesar Rp11.340.000 dan pada Mei sebesar Rp42.868.000. Sedangkan rata-rata pendapatan usaha penyulingan minyak daun cengkeh pada April sebesar –Rp1.556.503 dan pada Mei sebesar Rp8.671.812. Nilai negatif pada pendapatan menyebabkan kerugian yang disebabkan karena kualitas bahan baku yang digunakan kurang baik sehingga hasil minyak yang dihasilkan tidak terlalu banyak serta harga jual yang cukup rendah pada bulan tersebut. Salah satu dari tiga perajin, yaitu perajin I memiliki nilai profitabilitas paling tinggi pada bulan Mei sebesar 0,32 persen. Berdasarkan hasil analisis break even point, margin of safety, shut down point dan payback period, usaha penyulingan minyak daun cengkeh perjain I dan II layak untuk dilanjutkan. | One of Indonesia's potential essential oils is clove leaf oil with the main raw material used is dried clove leaves that have fallen. Clove leaf oil business is seasonal because it really depends on the availability of raw materials. This study aims to: (1) Determine the income received by clove leaf oil refiners in Kedungbanteng District, Banyumas Regency; (2) Knowing the level of profitability obtained from the clove leaf oil refining business in the District of Kedungbanteng, Banyumas Regency; and (3) Knowing the feasibility of the clove leaf oil refining business in Kedungbanteng District, Banyumas Regency. The research design used is quantitative research and data collection using survey techniques. The research was conducted at three business places for clove leaf oil refining in Windujaya Village, Kedungbanteng District. Determination of respondents was carried out using the census method and obtained as many as three respondents. Data analysis methods used are the analysis of production costs, income statements, profitability, and business feasibility (break even point, margin of safety, shut down point, and payback period). The results showed the average revenue of clove leaf oil refining business in Windujaya Village in April was IDR 11,340,000 and in May it was IDR 42,868,000. While the average income of the clove leaf oil refining business in April was Rp. 1,556,503 and in May it was Rp8,671,812. The negative value on revenue causes losses due to the quality of raw materials used is not good so that the oil produced is not too much and the selling price is quite low during the month. One of the three crafters, namely craftsman I, had the highest profitability value in May of 0.32 percent. Based on the results of the break-even point analysis, the margin of safety, the shut down point and the payback period, the business of clove leaf oil refining in Perjain I and II is feasible to proceed. | |
| 23433 | 26620 | H1G014041 | Inventarisasi Alat Tangkap Perikanan Berdasarkan Komposisi Jenis Dan Jumlah Tangkapan Ikan Di Sungai Donan, Cilacap | Penelitian ini berjudul “Inventarisasi Alat Tangkap Perikanan Berdasarkan Komposisi Jenis Dan Jumlah Tangkapan Ikan Di Sungai Donan, Cilacap”. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alat tangkap yang digunakan dan dan jumlah tangkapan ikan di Sungai Donan. Penelitian ini dilakukan di Sungai Donan, Cilacap pada bulan Agustus – September 2018. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara serta dianalisis dengan Analisis seskripstif. Jumlah populasi nelayan sebesar 391 orang dan jumlah sampel nelayan berjumlah 58 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 6 jenis alat tangkap berupa cadug, pintur, jaring apong, jaring ciker, jaring kepiting dan wadong, dengan rincian alat tangkap cadug paling banyak menangkap ikan belanak (Mugil sp), pintur paling banyak menangkap rajungan (Portunidae), jaring apong paling banyak menangkap ikan kuniran (Upeneus moluccensis), jaring ciker paling banyak menangkap ikan kerapu(Epinephelus fuscoguttatus), jaring kepiting paling banyak menangkap rajungan (Portunidae), wadong paling banyak menangkap udang jerbung (Fenneropenaeus merguiensis). | The research entitled “Inventarisasi Alat Tangkap Perikanan Sekitar Area Konservasi Mangrove Berdasarkan Komposisi Jenis dan Jumlah Tangkapan Ikan Di Sungai Donan, Cilacap”. This research was conducted to determine the fishing gear used and the amount of fish caught in Donan River. This research was conducted in Donan River, Cilacap in August - September 2018. This research was conducted by survey and interview methods and analyzed by descriptive analysis. The total population of fishermen is 391 people and the sample of fishermen is 58 people. The results of this research indicate that there are 6 types of fishing gear such as cadug, pintur, apong nets, ciker nets, crab nets and wadong, with details of cadug fishing gear that most catches belanak fish (Mugil sp), pintur catches the most crabs (Portunidae), apong nets catch the most kuniran fish (Upeneus moluccensis), ciker nets catch the most kerapu (Epinephelus fuscoguttatus), crab nets catch the most crabs (Portunidae), wadong catch the most shrimp (Fenneropenaeus merguiensis). | |
| 23434 | 26621 | F1A014001 | Kejahatan Atas Nama Kehormatan (Representasi Budaya Patriarki dalam Novel Burned Alive) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kejahatan atas nama kehormatan yang merepresentasikan budaya patriarki dalam novel Burned Alive yang terdiri dari bentuk-bentuk ketidakadilan gender terhadap perempuan dalam novel, perjalanan Souad bertahan melawan kejahatan atas nama kehormatan dalam novel dan mendeskripsikan perbedaan sosio-kultural antara Palestina dan Swiss yan menjadi latar tempat novel Burned Alive. Metode analisis data yang digunakan adalah hermeneutik Heidegger. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat berbagai macam bentuk ketidakadilan gender dalam novel Burned Alive subordinasi, marginalisasi, stereotype, kekerasan dan double burden yang juga mengantarkan pada banyak dilakukan praktik pembunuhan terhadap perempuan yang melakukan penyimpangan mengatasnamakan kehormatan. | This article aims to describe crimes in the name of honor that represened patriarchy in Burned Alive novel which consists of gender injustice against women, Souad's journey to survive against crime in the name of honor and describe the socio-cultural differences between Palestine and Switzerland as the setting scene for the Burned Alive novel. The method of data analysis used Heidegger's hermeneutics. The results of this study indicate that there are various forms of gender injustice in the Burned Alive novel such as subordination, marginalization, stereotype, violence and double burden which also leads to the practice of killing many women who commit irregularities in the name of honor. | |
| 23435 | 26622 | H1H013002 | Pengaruh Penambahan Ekstrak Rumput Laut Sargassum sp. Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) | Ikan nila merupakan salah satu komoditas ikan air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat terutama dalam usaha peningkatan gizi masyarakat di Indonesia. Pertumbuhan ikan akan optimum jika pakan yang diberikan memiliki nutrisi yang cukup. Ditambahkannya Sargassum sp. dalam pakan dapat meningkatkan kandungan gizi pakan, sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak Sargassum sp. terhadap laju pertumbuhan dan sintasan ikan nila. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Dosis yang diberikan yaitu A (kontrol), B (penambahan Sargassum sp. 5 ml/kg pakan), C (penambahan Sargassum sp. 10 ml/kg pakan), D (penambahan Sargassum sp. 15 ml/kg pakan) yang diberikan selama 30 hari dengan setiap 10 hari dilakukan sampling. Hasil penelitian menunjukan penambahan ekstrak Sargassum sp. dalam pakan dengan dosis berbeda tidak berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan panjang harian, tetapi berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan mutlak, relatif dan laju pertumbuhan spesifik. Nilai laju pertumbuhan berat dan panjang mutlak yaitu berkisar 11,08-22,75 gr dan 0,32-1,34 cm. Nilai laju pertumbuhan berat dan panjang harian yaitu berkisar 0,37-0,76 gr/hari dan 0,01-0,04 cm/hari. Nilai laju pertumbuhan berat dan panjang relatif berkisar 15,17-35,07 % dan 1,90-8,65 %. Nilai laju pertumbuhan spesifik berkisar 0,47-1,00 % dan 0,06-0,28 %. Nilai sintasan yaitu berkisar 86,67-93,33 %. Kualitas air selama penelitian untuk suhu sebesar 25-310C, pH 7, DO 6,76 mg/L. | Tilapia is a one of freshwater fish comodity that chosen by most people in Indonesia as the one of effort to increasing society nourishment. Extract of Sargassum sp that was supplemented in feed could incrreasing the nutrient content in the feed. The aims of this research were to knowing the effect of Sargassum extract for growth rate and survival rate of tilapia. The method that used was experimental with 4 treatments and 3 replicates. The treatments were A (kontrol), B ( supplemented 5 ml Sargassum extract/kg feed), C (supplemented 10 ml Sargassum extract/ kg feed), D (supplemented 15 ml Sargassum extract/ kg feed) that given throughout 30 days and the sampling conducted every 10 days. The result exhibited the increment of Sargassum extract in the feed did not showed signficantly different for daily lenght rate but existed significantly different in absolute growth, relative growth rate and specific growth rate. The amount of absolute growth and absolute lenght were 11,08-22,75 gr and 0,32-1,34 cm. The amount of relative growth and relative length were 15-17-35,07% and 1,90-8,65%. The amount of specific growth and specific length were 0,47-1,00% and 0,06-0,28%. The survival rate were exhibited about 86,67-93,33 %. Water quality parameters were exhibited temperature about 25-31ºC, pH 7 and DO 6,76 ppm. | |
| 23436 | 25916 | K1A015025 | PEMBUATAN SALEP EKSTRAK DAUN MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L.) DENGAN MATRIKS KITOSAN TRIPOLIFOSFAT SEBAGAI ANTIBAKTERI | Telah dilakukan sintesis ekstrak daun mangga arumanis (Mangifera indica L.) dengan matriks kitosan tripolifosfat yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan salep ekstrak daun mangga dengan matriks kitosan tripolifosfat, mengetahui karakteristik yang meliputi morfologi partikel serta untuk mengetahui formulasi dan karakterisasi sediaan salep antibakteri. Berdasarkan penelitian didapatkan morfologi ekstrak dengan kitosan tripolifosfat berbentuk agregat dengan tepi yang tidak rata. Uji antibakteri dilakukan terhadap bakteri P. acnes dan E. coli. Selanjutnya, formula yang memberikan aktivitas antibakteri paling besar dibuat sediaan salep dan dilakukan karakterisasi selama 16 hari. Formula C memberikan zona hambat paling besar yaitu pada P. acnes dan E. coli berturut-turut 7,94 mm dan 10,02 mm. Sediaan salep tersebut memiliki aktivitas terhadap bakteri P. acnes dan E. coli dengan terbentuknya zona hambat. Aktivitas sediaan salep pada hari ke 1 terhadap P. acnes yaitu sebesar 14,03 mm dan E. coli sebesar 14,24 mm, sedangkan aktivitas pada hari ke 16 pada P. acnes sebesar 9,33 mm dan E. coli sebesar 9,98 mm. | The synthesis of arumanis mango leaf extract (Mangifera indica L.) has been carried out with chitosan tripolyphosphate matrix which has antibacterial activity. The aim of this study was to obtain mango leaf extract ointment with chitosan tripolyphosphate matrix, to find out the characteristics that included particle morphology and to determine the formulation and characterization of antibacterial ointment preparations. Based on the research, the morphology of the extract was obtained with aggregate chitosan tripolyphosphate with uneven edges. Antibacterial tests were carried out on P. acnes and E. coli bacteria. Furthermore, the formula that provides the greatest antibacterial activity was made of ointment and carried out characterization for 16 days. Formula C provides the largest inhibitory zone, namely P. acnes and E. coli, respectively 7.94 mm and 10.02 mm. The ointment has activity on the bacteria P. acnes and E. coli with the formation of inhibitory zones. Ointment activity on day 1 on P. acnes was 14.03 mm and E. coli was 14.24 mm, while activity on day 16 on P. acnes was 9.33 mm and E. coli was 9.98 mm | |
| 23437 | 26626 | A1C114026 | Efisiensi Pemasaran Jahe Merah di Desa Penakir Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang | Tanaman obat yang ada di Indonesia sulit dihitung jumlahnya. Banyak tanaman obat yang ada di dunia, sebagian besar termasuk famili Zingiberaceae. Jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) di Desa Penakir adalah komoditas unggulan, kegiatan pemasarannya melibatkan banyak lembaga pemasaran dan sebagian besar petani cenderung memasarkan hasil produksi ke pengepul sehingga menyebabkan panjangnya saluran pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghitung marjin pemasaran pada setiap saluran pemasaran, 2) menghitung besarnya bagian harga yang diterima petani (farmer’s share), 3) mengihitung indeks efisiensi teknis dan indeks ekonomis saluran pemasaran jahe merah di Desa Penakir. Penelitian dilaksanakan di Desa Penakir Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang pada Bulan Desember 2018 sampai April 2019. Metode yang digunakan untuk mengambil responden petani adalah simple random sampling diperoleh sebanyak 41 orang responden dan untuk lembaga pemasaran ditentukan dengan metode snowball sampling yang terdiri dari 9 lembaga pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) terdapat empat saluran pemasaran yang terbentuk, 2) marjin pemasaran terkecil yaitu saluran pemasaran III sebesar Rp1.000/Kg, 3) farmer’s share terbesar yaitu saluran pemasaran III sebesar 86,3%, 4) biaya pemasaran terkecil yaitu saluran pemasaran III sebesar Rp695/Kg dan persentase keuntungan terbesar yaitu saluran pemasaran II sebesar 84%, 5) saluran pemasaran III yang paling efisien berdasarkan indeks efisiensi teknis sebesar 2,8 dan saluran pemasaran II merupakan yang paling efisien berdasarkan indeks efisiensi ekonomis sebesar 5,2. Kata Kunci : Jahe Merah, Saluran Pemasaran, Efisiensi Pemasaran. | Medicinal plants in Indonesia are difficult to count in number. Many medicinal plants, most of them included in the Zingiberaceae family. Red ginger (Zingiber officinale Roscoe) in Penakir Village is a superior commodity, its marketing activities involve many marketing institutions and most farmers tend to market their products to collectors, caused the lenght of the marketing channel. This study aims to 1) calculate the marketing margin at each marketing channel, 2) calculate the share of the price received by farmers (farmer’s share), 3) analyze the technical and economic efficiency of the red ginger marketing channel in Penakir Village. The study was conducted in the Penakir Village, Pulosari Subdistrict, Pemalang Regency in December 2018 to April 2019. The method used to retrieve farmer respondents was simple random sampling obtained by 41 respondents and for marketing institutions determined by the snowball sampling method consisting of 9 marketing institutions. The results of this study indicate that there are 1) four marketing channels formed, 2) the smallest marketing margin, namely the marketing channel III of Rp1,000 / Kg, 3) the largest farmer's share, marketing channel III of 86.3%, 4) the smallest marketing costs i.e. marketing channel III of 70% and the biggest profit percentage is marketing channel II of 84%, 5) marketing channel III is the most efficient marketing channel based on technical efficiency index at 2.8 and marketing channel II is the most efficient channel based on efficiency index economical at 5.2. Keywords: Red Ginger, Marketing Channels, marketing Efficieny. | |
| 23438 | 26623 | C1B013097 | PENGARUH HARGA, PRODUCT QUALITY, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE SAMSUNG DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA MAHASISWA S1 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh harga, product quality, dan promosi terhadap keputusan pembelian dengan brand image sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilaksanakan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman. Populasi yang digunakan pada penelitian ini merupakan mahasiswa jurusan Manajemen, IESP, dan Akuntansi yang menggunakan atau pernah menggunakan smartphone merek Samsung. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 105 orang dengan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan metode observasi dan metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan uji sobel dengan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa harga, product quality, promosi, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa brand image mampu memediasi pengaruh antara harga, product quality, dan promosi terhadap keputusan pembelian secara positif dan signifikan. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh tidak langsung antara variabel brand image dengan variabel harga, product quality, dan promosi terhadap keputusan pembelian smartphone merek Samsung. | This research aims to find out of the influence of price, product quality, and promotion against the purchase decision through the brand image as mediation variable. This study held on The Faculty of Economic and Business Jenderal Soedirman University. The population used in this study is the students who majors management, economic development study, and accountancy which using or ever use the Samsung smartphone. Samples used in this study number 105 people with purposive sampling method. The data collection on this research using the observation and questionnaires methods. The data analysis using multiple linear regression and the Sobel test with SPSS program. The result of this research shows that price, product quality, promotion and brand image influential positive and significant against the purchase decision. In addition, this research also proves that brand image was able to mediate influence between price, product quality, and promotion against the purchase decision with positive and significantly. The conclusions of this study is there are indirect influence between brand image variable with price, product quality, and promotion variables against the purchase decision of Samsung smartphone. | |
| 23439 | 26624 | E2B017050 | PENERAPAN DAN AKIBAT HUKUM PENGATURAN BENTUK SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT) YANG DIBUAT DIHADAPAN NOTARIS DI KABUPATEN BANYUMAS | Bentuk Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) yang dibuat dengan akta notaris diatur dalam Pasal 96 ayat (1) Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 8 tahun 2012 dan Pasal 38 Undang-Undang Jabatan Notaris Nomor 2 tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pengaturan bentuk SKMHT yang dibuat di hadapan notaris dan untuk menganalisis penerapan serta akibat hukum pengaturan bentuk SKMHT yang dibuat di hadapan notaris di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara yuridis normatif dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil Penelitian yang diperoleh adalah bahwa bentuk SKMHT dengan akta notaris yang tepat adalah sebagaimana diatur dalam Pasal 38 UUJN nomor 2 tahun 2014. Pelanggaran ketentuan tersebut menyebabkan akta notaris terdegradasi sebagai akta di bawah tangan (Pasal 41 UUJN Nomor 2 tahun 2014) dan berakibat hukum tidak terpenuhinya asas publisitas, Hak Tanggungan pun tidak akan lahir sehingga kreditur tidak mempunyai kedudukan yang diutamakan atau didahulukan kepada pemegangnya (droit de preference). | The form of a Power of Attorney Imposing Mortgage Rights (SKMHT) made with a notarial deed is regulated in Article 96 paragraph (1) of the Regulation of the Head of the National Land Agency Number 8 of 2012 and Article 38 of Notary Position Law Number 2 of 2014. This study aims to analyze the arrangement of SKMHT forms made before a notary public and to analyze the application and legal consequences of regulating the SKMHT form made before a notary in Banyumas Regency. This study uses a normative juridical research method with a statutory approach and a conceptual approach. Research results obtained are that the form of SKMHT with an appropriate notary deed is as regulated in Article 38 UUJN number 2 of 2014. Violations of these provisions cause the notary deed to be degraded as a deed under the hand (Article 41 UUJN Number 2 of 2014) and the result is the law does not fulfillment of the principle of publicity, the Mortgage will not be born so that the creditor does not have a position that takes precedence or precedence to the holder (droit de preference). | |
| 23440 | 26625 | H1B012020 | PENYELESAIAN NUMERIK MODEL VON BERTALANFFY PADA PERTUMBUHAN UDANG GALAH | Pertumbuhan makhluk hidup dapat direpresentasikan dengan model pertumbuhan, salah satunya model Von Bertalanffy. Model pertumbuhan Von Bertalanffy merupakan persamaan diferensial orde satu yang dapat diselesaikan secara eksak dan numerik. Dalam penelitian ini, model Von Bertalanffy akan diselesaikan secara numerik dengan menggunakan Metode Transformasi Diferensial (MTD), Metode Euler, dan Metode Runge-Kutta. Aplikasi model pada Metode Transformasi Diferensial menunjukkan bahwa nilai error relatif yang diperoleh bergantung pada besarnya nilai pemotongan yang diambil. Semakin kecil nilai pemotongan yang diambil, maka akan semakin baik rata-rata error relatif yang diperoleh. Berdasarkan hasil solusi yang diperoleh pada penelitian ini, MTD memiliki hasil solusi yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode Euler dan metode Runge-Kutta. | Growth of organism can be represented by growth models, one of them is Von Bertalanffy's model. Von Bertalanffy's growth model is a first order differential equation that can be solved not only exactly but also can be solved numerically. In this study, the Von Bertalanffy model will be solved numerically using the Differential Transformation (MTD) Method, Euler Method, and Runge-Kutta Method. The application model shows that the relative error values are obtained depend on the truncation term. The smaller truncation term is taken, the better average of relative error truncation term is obtained. Based on the result from this case, MTD is better than Euler methods, and Runge-Kutta methods. |