Artikel Ilmiah : F1C012087 a.n. ADEN AURA ATTHARIQI

Kembali Update Delete

NIMF1C012087
NamamhsADEN AURA ATTHARIQI
Judul ArtikelSTRATEGI BRANDING ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA PANCASILA MAJELIS PIMPINAN CABANG KABUPATEN BANYUMAS
DALAM MELAWAN STIGMA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Proses komunikasi di masyarakat dewasa ini mempunyai bentuk dan metode yang terus berkembang. Namun, jejak sejarah selalu melekat pada ingatan masyarakat sebagai bentuk pelajaran untuk menyongsong kehidupan selanjutnya. Jejak sejarah kadang pada kahirnya berbelok makna atau bahkan bertolak belakang dengan realitas yang ada. Atau bahkan yang paling sering dilihat adalah, ada mata rantai yang hilang dalam memahami sejarah. Paling buruk, kesalahan kita memahami sejarah menimbulkan efek pada stigma yang kita lihat pada sebuah identitas. Pemuda Pancasila sebagai organisasi pun tidak lepas dari stigma yang tertanam di masyarakat. Berangkat dari stigma tersebut, ada upaya untuk merubah dan memberi pemahaman pada masyarakat akan carapandang melihat organisasi. Kasus ini dijadikan sebagai bahan penelitian yang berjudul ‘’STRATEGI BRANDING ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA PANCASILA MAJELIS PIMPINAN CABANG KABUPATEN BANYUMAS DALAM MELAWAN STIGMA’’. rumusan dalam penelitian ini dimulai dari bagaimana sejarah Pemuda Pancasila di Kabupaten Banyumas dan bagaimana strategi untuk branding melawan stigma tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi dan kedudukan Ormas Pemuda Pancasila di Kabupaten Banyumas dan mengetahui strategi branding Organisasi Kemayarakatan Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Kabupaten Banyumas dalam rangka menghapus stigma yang melekat pada organisasi.
Penelitian ini neggunakan metode kualitatif. Serta teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori branding. Adapun sumber data yang akan digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara lapangan dan observasi.
Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, diperoleh hasil bahwa salah pemahaman masyarakat terhadap organisasi Pemuda Pancasila merupakan konsekuensi dari kurangnya beberapa anggota menerapkan nilai dan semangat dari visi dan misi Pemuda pancasila. Dari tidak diterapkannya nilai-nilai tersebut, berdampak pada terjadinya tindakan yang dalam kacamata masyarakat luas adalah negatif dan megenarisir pada seluruh organisasi. Dampak tersebut di lawan dengan program internal dan eksternal organisasi melalui pendidikan karakter dan keterlibatan Pemuda Pancasila dalam kegiatan sosial di Kabupaten Banyumas. Diharapka program tersebut dapat merubah bahkan menghilangkan stigma yang ada.
Abtrak (Bhs. Inggris)The process of communication in today's society has a form and method that continues to evolve. However, historical traces are always attached to people's memories as a form of learning to welcome the next life. Historical traces sometimes turn meaning or even contradict the reality. Or even the most frequently seen is, there is a missing link in understanding history. At worst, our misunderstanding of history has an effect on the stigma we see in an identity. Pemuda Pancasila as an organization cannot be separated from the negative stigma that is embedded in society. Departing from the negative stigma, there are efforts to change and give understanding to the public about how they see the organization. This case is used as research material entitled '‘STRATEGY BRANDING ORGANIZATION OF PANCASILA YOUTH COMMUNITY COMMUNITY LEADERSHIP LEADERS OF BANYUMAS DISTRICT IN AGAINST NEGATIVE STIGMA'. The formulation in this study starts from how the history of Pancasila Youth in Banyumas Regency and how the strategy for branding against the negative stigma. The purpose of this study was to determine the position and position of the Pancasila Youth Organization in Banyumas Regency and to know the branding strategy of the Pancasila Youth Organization of the Banyumas Regency Branch Leadership Council in order to remove the stigma attached to the organization.
This research uses a qualitative method. And the theory used in this study uses branding theory. The data sources that will be used are primary data and secondary data obtained from the results of field interviews and observations.
Based on the analysis of the data that has been done, the results are obtained that the people's misunderstanding of the Pancasila Youth organization is a consequence of the lack of some members applying the values ​​and enthusiasm of the Pancasila Youth vision and mission. From not implementing these values, the impact on the occurrence of actions in the eyes of the wider community is negative and inherits the entire organization. These impacts are opposed to the organization's internal and external programs through character education and the involvement of Pemuda Pancasila in social activities in Banyumas Regency. It is hoped that the program can change or even eliminate the negative stigma that exists.
Kata kunci Branding, Stigma, Organisasi, Komunikasi
Pembimbing 1Dr. Wiwik Novianti, S.Sos, M.Ikom.
Pembimbing 2Drs. Bambang Widodo, M.Par.
Pembimbing 3Drs. Chusmeru, M.Si.
Tahun2019
Jumlah Halaman128
Tgl. Entri2019-08-26 21:26:48.163158
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.