Artikelilmiahs
Menampilkan 22.761-22.780 dari 50.201 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 22761 | 25327 | E1A112094 | PERMOHONAN ITSBAT NIKAH (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor :3076/Pdt.G/2018/PA.JS) | PERMOHONAN ITSBAT NIKAH (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor :3076/Pdt.G/2018/PA.JS) Oleh : Estatika Permatasari NIM : E1A112094 ABSTRAK Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam telah mengatur berbagai aturan mengenai perkawinan demi tercapainya tujuan dilakukannya perkawinan, didukung oleh Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Pasal 2 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan , seperti salah satu perkara yang terjadi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan Nomor : 3076/Pdt.G/2018/PA.JS. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan Hukum Hakim dalam mengabulkan permohonan Itsbat Nikah pada penetapan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 3076/Pdt.G/2018/PA.JS. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian ini adalah preskriptif analisis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi, metode analisis data normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim dalam melakukan pertimbangan dalam Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor : 3076/Pdt.G/2018/PA.JS merujuk pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 7 ayat (3) huruf (e) ,dan berdasarkan Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan. Menurut peneliti, telah memenuhi syarat perkawinan sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Agama dan Perundang-undangan yang berlaku. Kata Kunci : Permohonan Itsbat Nikah | APPLICATION OF ITSBAT NIKAH (Juridical Review of the Decision of the South Jakarta Religious Court Number: 3076 / Pdt.G / 2018 / PA.JS) By: Estatika Permatasari NIM : E1A112094 ABSTRACT Law Number 1 Year 1974 concerning Marriage and Compilation of Islamic Law has regulated various rules regarding marriage to achieve the goal of marriage, supported by Government Regulation Number 9 of 1975 Article 2 concerning Implementation of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, as wrong one case that occurred in the South Jakarta Religious Court Number: 3076 / Pdt.G / 2018 / PA.JS. The problem in this research is how Judges' Legal considerations in granting the application for Itsbat Marriage in the determination of the South Jakarta Religious Court Number: 3076 / Pdt.G / 2018 / PA.JS. The approach method used in this study is a normative juridical approach, the specification of this study is prescriptive analysis, a method of collecting library data with an inventory, a method of qualitative normative data analysis. The results of the study indicate that the Judge in carrying out his considerations in the stipulation of the South Jakarta Religious Court Number: 3076 / Pdt.G / 2018 / PA.JS refers to Law Number 1 Year 1974 and Article 7 paragraph (3) letter (e), and based on Article 34 paragraph (1) of Law Number 23 Year 2006 concerning Population Administration. According to the researcher, it has fulfilled the marriage requirements in accordance with the provisions regulated by Religion and the applicable Laws. Keywords: Application for Itsbat Marriage | |
| 22762 | 25328 | E1A015044 | TINJAUAN YURIDIS EKSISTENSI HONG KONG DAN MAKAU DALAM HUKUM INTERNASIONAL | Hong Kong Special Administrative Region atau HKSAR dan Macau Special Administrative Region atau MSAR merupakan kawasan administratif khusus di Republik Rakyat China (RRC). Hubungan yang dimiliki antara RRC, Hong Kong dan Makau merupakan hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah kawasan administratif khususnya. Namun demikian, Hong Kong dan Makau sebagai kawasan administratif khusus dapat membuat perjanjian internasional dan menjadi anggota organisasi internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan mengenai Hong Kong dan Makau dikaitkan dengan perolehan wilayah negara dan eksistensi Hong Kong dan Makau dalam subjek hukum internasional. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan historis (historical approach), yang dianalisis secara normatif kualitatif berdasarkan norma-norma dan teori/doktrin ilmu hukum. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Inggris dan Portugal memiliki hak kepemilikan yang sah menurut hukum internasional atas wilayah Hong Kong dan Makau. Hong Kong dan Kowloon yang kemudian menjadi bagian wilayah Hong Kong, diperoleh melalui cara penaklukan. Portugal juga memperoleh wilayah Makau melalui cara penaklukan. New Territories yang menjadi wilayah Hong Kong, diperoleh melalui cara cesi. Pengembalian atau retrosesi wilayah Hong Kong dan Makau juga menggunakan cara cesi (penyewaan). Berdasarkan konstitusi Hong Kong yaitu Basic Law dan konstitusi Makau yaitu Lei Básica Pasal 152, 153 dan 156, Hong Kong dan Makau dapat membuat atau menjadi pihak dalam perjanjian internasional dan kontrak internasional, maupun ikut serta dalam organisasi internasional sepanjang perjanjian internasional dan organisasi internasional itu menentukan dibolehkannya wilayah otonomi untuk membuat perjanjian internasional atau menjadi anggota organisasi internasional. | The Hong Kong Special Administrative Region or HKSAR and the Macau Special Administrative Region or MSAR is a special administrative region of the People's Republic of China (PRC). Relations between the PRC, Hong Kong and Macau are relationships between the central government and the special administrative region. As special administrative regions, however Hong Kong and Macau are able to make international agreements and become members of international organizations. The aims of this research are to understand the regulation regarding Hong Kong and Macau related to the acquisition of territory and the existence of Hong Kong and Macau in subjects of international law. This research is normative juridical research with statute approach and historical approach, analyzed by qualitative normative analysis based on norms and theories/doctrines of law. The research specifications used is descriptive analysis. The method of collecting data in this research used library research. The results of this research indicate that Britain and Portugal have legal ownership rights under international law over Hong Kong and Macau. Hong Kong and Kowloon, which later became part of Hong Kong's territory, were obtained through conquest. Portugal also gained the territory of Macau through conquest. New Territories which are the territory of Hong Kong, obtained through cession (lease). The returns or retrocession of the Hong Kong and Macau territories are also use the cession method. Under the Hong Kong constitution, the Basic Law and the Macau constitution, Lei Básica Articles 152, 153 and 156, Hong Kong and Macau are able to make or become parties of international treaties and international contracts, or participate in international organizations as long as international agreements and international organizations permit autonomous regions to make international agreements or become members of international organizations. | |
| 22763 | 26179 | A1A115025 | ANALISIS RISIKO USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA PEKAJA KECAMATAN KALINAGOR KABUPATEN BANYUMAS | Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor merupakan sentra cabai rawit di Kabupaten Banyumas. Petani di Desa Pekaja melakukan usahatani cabai rawit hanya 1 kali musim tanam dikarenakan dominasi lahan tegalan. Kegiatan usahatani cabai rawit di lahan tegalan memiliki permasalahan budidaya dapat mengakibatkan penurunan hasil produksi yang berpengaruh terhadap harga dan pendapatan yang diterima petani menjadi tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani usahatani cabai rawit, mengetahui besarnya biaya dan pendapatan pada usahatani cabai rawit, mengetahui besar tingkat risiko produksi, risiko harga dan risiko pendapatan usahatani cabai rawit, dan mengetahui strategi manajemen risiko usahatani cabai rawit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penelitian dilakukan di Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas yang dipilih secara sengaja (purposive). Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Proportional Stratified Random Sampling dan diperoleh 44 petani responden. Responden penelitian adalah petani yang menjalankan usahatani cabai rawit pada musim tanam November 2017. Karakteristik petani usahatani cabai rawit yaitu memiliki rata-rata usia 51 tahun dengan tingkat pendidikan sekolah dasar (SD), jumlah tanggungan keluarga sebanyak 3 orang dan pengalaman usahatani cabai rawit selama 19 tahun. Biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diterima petani dengan hasil panen normal lebih besar daripada petani hasil panen terserang organisme pengganggu tanaman. Petani dengan hasil panen normal tidak ada peluang kerugian dari produksi, harga dan pendapatan sedangkan petani dengan hasil panen terserang organisme pengganggu tanaman ada peluang kerugian dari produksi dan pendapatan. Strategi manajemen risiko yang diterapkan petani yaitu strategi manajemen risiko ex-ante, interactive dan ex-post. | Pekaja Village, Kalibagor Subdistrict is the center of cayenne in Banyumas District. Farmers in Pekaja Village do farming for only 1 planting season due to the dominance of dry land. The activity of cayenne farming on dry land has a problem of cultivation can cause a decrease in production so that it affects the price and income received by farmers. This study aims to determine the characteristics of farmers of cayenne farming, know the amount of costs and income on chili farming, know the level of production risk, price risk and risk of chili cultivation, and knowing the risk management strategies of cayenne chili farming. The research method used is a Survey. The study was conducted in Pekaja Village, Kalibagor Subdistrict, Banyumas District, which was chosen purposively. The study was conducted from February to March 2019. Sampling method was carried out using the Proportional Stratified Random Sampling method and was obtained by 44 farmers. The research sample was farmers who farmed cayenne during growing season in November 2017. Characteristics of cayenne chili farmers are having an average age of 51 years with elementary school (SD) level of education, the number of family dependents of 3 people and experience of cayenne chili farming for 19 years. Costs incurred and the income received by farmers with normal yields is greater than farmers affected by crop pests. Farmers with normal yields have no chance of loss from production, prices and income, while farmers with harvests are attacked by crop-disturbing organisms there is a chance of loss from production and income. Risk management strategies applied by farmers are ex-ante, interactive and ex-post risk management strategies. | |
| 22764 | 25344 | A1C112024 | Analisis Risiko dan Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Tahu Pada UD. Tahu Palasari Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang | Kabupaten Sumedang adalah salah satu kota yang mengembangkan industri olahan tahu dan menjadikannya menjadi ciri khas dari Kabupaten Sumedang. Salah satu tempat pembuatan industri tahu sumedang yaitu UD. Tahu Palasari UD. Perusahaan tersebut merupakan industri keluarga yang sekarang sudah dikelola oleh generasi kedua. Perusahaan tersebut bisa untuk diteliti, produksi tahu mencapai rata-rata 9650 butir per hari, dengan tenaga kerja 15 orang, dan untuk pemasarannya hanya dijual kepada konsumen lokal dan juga dijual sebagai oleh-oleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya penerimaan, keuntungan, risiko usaha, dan penentuan harga pokok Produksi pada UD. Tahu Palasari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kasus. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini mengenai Analisis Risiko dan Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Tahu pada UD. Tahu Palasari Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya penerimaan, keuntungan, risiko, dan penentuan harga pokok produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya keuntungan yang diperoleh UD. Tahu Palasari sebesar Rp.71.100.428,62. Usaha industri tahu UD. Tahu Palasari di Kabupaten Sumedang memiliki risiko tinggi, dengan batas bawah pendapatan minus Rp.23.155.816,65 per bulannya dan nilai koefisien variasi sebesar 5,38 Harga pokok produksi tahu sumedang UD. Tahu Palasari dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp.100.979.571,38 dengan harga pokok produksi tahu sumedang per butirnya sebesar Rp.352,09. | Sumedang Regency is one of the cities that develops the tofu processing industry and makes it a distinctive feature of Sumedang Regency. One place for making Sumedang tofu industry is UD. Tahu Palasari UD. The company is a family industry that is now managed by the second generation. The company can be investigated, tofu production reaches an average of 9650 items per day, with a workforce of 15 people, and for marketing it is only sold to local consumers and also sold as souvenirs. This study aims to determine the magnitude of costs revenues, profits, risks, and determining the cost of production at UD. Tahu Palasari. The method used in this study is Case Study. Data retrieval is carried out from March to April 2018. This research is about Risk Analysis and Determination of Cost of Production of Tofu Products at UD. Tahu Palasari, North Sumedang District, Sumedang Regency. The analytical method used is the analysis of costs revenues, profits, risks, and determining the cost of production. The results of the study show that the magnitude of the benefits obtained by UD. Tahu Palasari in the amount of Rp.71,100,428.62. The industrial industry knows UD. Tahu Palasari in Sumedang Regency has a high risk, with an income lower limit of minus Rp.23.155.816,65 per month and a variation coefficient value of 5.38 Sumedang tofu production price UD. Tahu Palasari by using the full costing method of Rp.104.216.496,67,00 with the cost of production of tofu sumedang per item of Rp.352.09. | |
| 22765 | 25324 | A1D115052 | EFISIENSI PUPUK N, P, K DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL LABU MADU (Cucurbita moschata Durch) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi urine kelinci pada pertumbuhan dan hasil labu madu, mengetahui pengaruh pengurangan dosis rekomendasi pupuk N, P, K pada pertumbuhan dan hasil labu madu, dan mengetahui pengaruh pemberian pupuk N, P, K dan pupuk organik cair urine kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil labu madu. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai Desember 2018 di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang dan Laboratorium Agroekologi Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan dua faktor dan tiga ulangan. Petak utama adalah pupuk organik cair urine kelinci 0 l/ha dan 350 l/ha, dan anak petak berupa pemberian pupuk N, P, K 100%, 50%, dan 25% dari dosis rekomendasi. Variabel pengamatan meliputi jumlah daun, panjang tanaman, jumlah bunga jantan, jumlah bunga betina, jumlah buah, panjang buah, diameter buah, bobot buah per tanaman, hasil per ha, dan volume buah.. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pupuk N, P, K 25% mampu menyamai pupuk N, P, K 100% pada hasil labu madu. | The goals of this research was to determine the effect of liquid organic fertilizer from rabbit’s urine on growth and yield of honey pumpkin, the effect of dose reduction on N, P and K fertilizer recommendations, and to know the effect of N, P, K fertilizer and liquid organic fertilizer from rabbit’s urine on the growth and yield of honey pumpkin. This research was conducted on September until December 2018 at Gandatapa Village, Sumbang District and the Agroecology Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University . This research used Split Plot Design with two factors and three replications. The main plot is liquid organic fertilizer from rabbit’s urine 0 l/ha and 350 l/ha, and sub plot is N, P, K fertilizers 100%, 50%, and 25% from recomedation dose. Observation variables included the number of leaves, plant length, number of male flowers, number of female flowers, number of fruits, fruit length, fruit diameter, fruit weight/plant, yield/ha, and fruit volume. . The results showed that N, P, K fertilizer 25% of recommendations gave the same results as the fertilizer N, P, K 100% in the yield of honey pumpkin. | |
| 22766 | 25325 | H1D012070 | PENGGUNAAN SUMUR RESAPAN DI KAWASAN DESA DUKUHWALUH KECAMATAN KEMBARAN DALAM MENGURANGI LIMPASAN PERMUKAAN AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN YANG TERBANGUN | Meningkatnya pembangunan sarana kehidupan di masyarakat memicu perubahan tata guna lahan yang menyebabkan berkurangnya lahan terbuka sebagai lahan resapan. Hal ini menyebabkan terjadinya aliran permukaan (run-off) dan air hujan yang terserap oleh tanah sedikit. Untuk itu perlu di buat suatu tampungan berupa sumur resapan yang berfungsi menampung dan menyerapkan air hujan ke dalam tanah secara perlahan. Pembuatan sumur resapan merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kapasitas infiltrasi lahan, yang selanjutnya dapat menambah cadangan air tanah.Dalam penelitian ini dilakukan beberapa langkah analisis untuk mendapatkan hasil yang baik. Diantaranya adalah menentukan hujan harian maksimum dengan analisis frekuensi, mencari nilai intensitas hujan dengan Metode Mononobe,menghitung debit puncak dengan Metode Rasional, menghitung nilai permeabilitas dengan alat double ring infiltrometer, menghitung kedalaman sumur resapan dengan metode Sunjoto, mencari jumlah dan jarak antar sumur resapanHasil penelitian ini menghasilkan kapasitas infiltrasi persamaan Horton, yaitu 0,3+ 9,7e^(-4,919t), hujan harian maksimum 108,418 mm, Debit maksimum yang terjadi berturut-turut untuk drainase AB 0,306 m3/detik, sedangkan di drainase BC 0,118m3/detik. Nilai permeabilitas hasil percobaan 1,027 x 10-6 m/detik. Karakteristik sumur resapan D = 1,2 m, H = 3,0 m, n = 25 SR, | Increasing the development of the means of life in the community mutually changing land use that causes the reduction of open land as land absorption. This causes the rise of air and air absorbed by the soil slightly. For that we need to make a good catchment sink that serves to accommodate and absorb the rain into the ground slowly. Making infiltration wells is one effective way to increase the capacity of land infiltration, which in turn can increase the ground air reserves. In this studyseveralstepsof analysis were togetgood results. They are determiningthemaximum dailyrainfall with frequencyanalysis, calculating the value ofrainfall intensitywithMononobe’sMethod calculatingthe maximumflowwithRationalMethod, calculating thepermeabilityusing double ring infiltrometer test, absorption wells with a depth of Sunjoto Method, calculatingthe amount andspacing between wells. The result of this research is prroduces the capacity of infiltration of an equation Horton, that 0,3+ 9,7e^(-4,919t)maximum dailyrainfall 108,418 mm, The maximumflow are 0,306 m3/s in drainage AB and for drainage BC are 0,118 m3/s. The Characteristics ofinfiltration well are D= 1,2m, H=3,0 m, n=25 SR, | |
| 22767 | 25326 | E1A013258 | PERAN ORGANISASI WARTAWAN DALAM PENANGANAN KEKERASAAN TERHADAP WARTAWAN DI KABUPATEN BANYUMAS | Reformasi di bidang media ternyata tidak serta merta sepenuhnya diimbangi dengan perlakuan yang diterima komunitas pers. Justru ketika pers mulai terlibat dalam demokratisasi dan pencerdasan bangsa, ancaman terhadap jurnalis dan kebebasan pers makin terasa. Berbagai tindakan dilakukan mulai dari pers diadukan, diancam denda, dituntut penjara, dipukuli, kantornya diduduki, peralatannya dirusak dan tindakan kekerasan lainnya. Kasus kekerasan terhadap wartawan juga terjadi di Kabupaten Banyumas Salah satu kasus kekerasan yang terjadi yaitu pada tanggal 9 Oktober 2017. Kekerasan terhadap wartawan tersebut terjadi pada saat pembubaran massa aksi demonstrasi penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Gunung Slamet oleh Polisi dari Polres Banyumas dan Satpol PP. Perlindungan wartawan harus menjadi perhatian semua pihak antara lain organisasi profesional, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyumas dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) tempat wartawan menjadi anggota dan khususnya perusahaan pers yang menaungi wartawan harus lebih bertanggung jawab secara pro-aktif memberikan bantuan hukum sejak terjadinya tindak kekerasan. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan hambatan Organisasi Wartawan di Kabupaten Banyumas dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap wartawan di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa upaya pencegahan dilakukan dengan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik sebagai panduan agar jurnalis dapat bekerja secara profesional serta menghargai hak privasi narasumbernya. Upaya ini diambil dengan mengadakan workshop/pelatihan jurnalistik, yang bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan pada wartawan terkait etika jurnalis dan pemahaman wartawan dalam menjaga keselamatannya dalam membahas isu-isu sensitif. Sedangkan penanganan kekerasan dilakukan dengan pendampingan terhadap wartawan yang menjadi korban kekerasan, termasuk ketika kasus kekerasan telah memasuki proses hukum. Hambatan yang terjadi dalam penanganan kekerasan terhadap wartawan di Kabupaten Banyumas justru berasal dari wartawan itu sendiri, bahwa wartawan korban tindak kekerasan tidak konsisten dalam bersikap, dalam arti tidak mau meneruskan kasusnya ke ranah pidana. Hal ini karena telah terjadi kesepakatan damai antara pihak wartawan selaku korban, Kepolisian dan Satpol PP. Pihak Kepolisian dalam hal ini menanggung biaya pengobatan dan ganti rugi barang yang rusak. | Reformation in the field of media was not necessarily fully balanced with the treatment received by the press community. It is precisely when the press begins to become involved in the democratization and intelligence of the nation, that threats to journalists and press freedom are increasingly felt. Various actions carried out starting from the press were lodged, threatened with fines, charged with imprisonment, beaten, his office occupied, his equipment damaged and other acts of violence. Cases of violence against journalists also occur in Banyumas District One of the cases of violence that occurred was on October 9, 2017. Violence against journalists occurred when the mass dissolution of the demonstration rejected the construction of the Mount Slamet Geothermal Power Plant (PLTPB) by the Police from Banyumas Police and Satpol PP. The protection of journalists must be a concern of all parties, including professional organizations, such as the Banyumas Regency Indonesian Journalists Association (PWI) and the Alliance of Indonesian Journalists (AJI) where journalists are members and especially press companies that oversee journalists. since the occurrence of violence. Based on the foregoing, this study aims to analyze the role and barriers of Journalist Organizations in Banyumas District in an effort to prevent and handle violence against journalists in Banyumas Regency. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that prevention efforts are carried out by prioritizing the Journalistic Code of Ethics as a guide so that journalists can work professionally and respect the privacy rights of the informants. This effort is taken by holding a journalistic workshop / training, which aims to instill discipline in journalists regarding journalist ethics and understanding of journalists in maintaining their safety in discussing sensitive issues. While the handling of violence is carried out by assisting journalists who are victims of violence, including when cases of violence have entered the legal process. The obstacles that occur in handling violence against journalists in Banyumas Regency actually come from the journalists themselves, that reporters who are victims of violence are inconsistent in their attitude, in the sense that they do not want to continue their cases into the criminal realm. This is because there has been a peace agreement between the journalists as the victims, the Police and Satpol PP. The police in this case bear medical expenses and compensation for damaged goods | |
| 22768 | 25287 | L1B015005 | ISOLASI DAN ANALISIS SEKUEN GEN PROLAKTIN PADA IKAN NILA SRIKANDI (Oreochromis aureus x niloticus) DAN TETUANYA | Ikan nila Srikandi (O. aureus x niloticus) merupakan ikan nila hibrid antara ikan nila biru jantan (O. aureus) dan ikan nila Nirwana betina (O. niloticus) yang memiliki toleransi tinggi terhadap salinitas. Gen yang diduga meregulasi kemampuan adaptasi terhadap perubahan salinitas adalah gen tilapia prolaktin (tPRL). Gen tPRL terdiri atas dua jenis yaitu tPRL1 dan tPRL2. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan isolasi dan mengetahui hasil direct alignment basa nukleotida dan residu asam amino sekuen parsial gen prolaktin (tPRL1 dan tPRL2) pada ikan nila Srikandi dan tetuanya. RNA total diisolasi dari kelenjar hipofisa dan amplifikasi gen berhasil dilakukan dengan menggunakan primer spesifik untuk gen tPRL1 dan tPRL2. Proses untuk mengetahui susunan basa nukleotida produk amplifikasi berhasil dilakukan. Analisis sekuen yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas BLAST baik basa nukleotida maupun residu asam aminonya menunjukkan bahwa keberadaan gen target dapat terkonfirmasi pada semua sampel. Berdasarkan analisis direct alignment gen tPRL1 ikan nila Srikandi memiliki kemiripan tertinggi dengan gen tPRL1 ikan nila aureus, sedangkan gen tPRL2 ikan nila Srikandi memiliki kemiripan yang tinggi dengan ikan nila aureus dan ikan nila Nirwana. | Srikandi tilapia (O. aureus x niloticus) is a hybrid tilapia species from male blue tilapia (O. aureus) and female Nirwana tilapia (O. niloticus) which is have a wide salinity tolerance. Tilapia prolactin (tPRL) genes are expected as the genes that regulate the adaptability in salinity changes. There are two types of tPRL genes, that are tPRL1 and tPRL2. The purposes of this research were to isolate and find out the results of direct alignment of nucleotide bases and amino acid residues in partial sequences of prolactin genes (tPRL1 and tPRL2) in Srikandi tilapia and their pure species. Sample of total RNA was isolated from the pituitary gland and genes amplification was successfully done using specific primers for the tPRL1 and tPRL2 genes. The amplification product was sequenced. The nucleotide bases and amino acid residues were analysed by BLAST. The result of both showed that the presence of targeted genes has been confirmed for all samples. Based on the direct alignment analysis, the tPRL1 gene of Srikandi tilapia has the highest similarity with the tPRL1 gene of aureus tilapia, while the tPRL2 gene of Srikandi tilapia has a high similarity with the tPRL2 gene of aureus tilapia and Nirwana tilapia. | |
| 22769 | 26567 | H1D012047 | ANALISIS DRAINASE DAN KEBUTUHAN SUMUR RESAPAN DI PERUMAHAN GRIYA ABDI KENCANA PURBALINGGA | Kemajuan pembangunan berdampak pada peningkatan kebutuhan perumahan yang pada gilirannya berimbas pada perubahan guna lahan dari tidak terbangun menjadi lahan terbangun. Dampaknya adalah meningkatnya luasan tutupan lahan sehingga menyebabkan semakin besarnya aliran air permukaan. Perumahan Griya Abdi Kencana merupakan perumahan di kawasan perkotaan Purbalingga dengan jumlah unit rumah yang relatif besar, yaitu sejumlah 470 unit. Perubahan tutupan lahan di perumahan ini berdampak pada kinerja saluran drainase. Riset ini bertujuan untuk mengetahui kinerja saluran drainase dengan mempertimbangkan infiltrasi dan limpasan yang terjadi karena perubahan lahan dari lahan terbuka menjadi lahan perumahan. Dalam proses analisis hidrologi digunakan data hujan dari stasiun Tuga selama 10 tahun terakhir. Sedangkan curah hujan harian maksimum dihitung menggunakan metode Log Pearson III. Intensitas hujan dihitung dengan metode mononoba dan debit puncak dihitung dengan metode rasional. Saluran drainase yan ditinjau adalah saluran eksisting utama pada perumahan tersebut. Berdasarkan analisis hidraulika, kapasitas saluran dengan lebar 0,4 m dan tinggi 0,4 m hanya mampu menampung debit 0,065 m3/det dengan kelebihan debit yang tidak dapat tertampung sebesar 1,59 m3/det. Kelebihan debit ini membutuhkan sumur resapan yang berdasar analisis kedalaman sumur resapan dibutuhkan 158 buat sumur resapan dengan diameter 0,8 m dan kedalaman 1,85 m. Kata Kunci : Perubahan Guna Lahan, Metode Rasional, Drainase, Sumur Resapan | Development affects to housing demands that plays a role in land use changing from undeveloped into built-up area in turn. Resulting fromg this condition there is an axpanding of land coverage that increases surface water. Griya Abdi Kencana resident is a large settlement area in Purbalingga city 470 house units. The changing of land coverage in this area affect to the performance of the drainage channel. This research is intended to understand the performance of drainage channel considering infiltration and runoff as an effect of land changing from undevelope into settlement area. In hydrologic analysis process, data from Tuga station from the recent 10 years is used. Whilst the maximum daily rainfall intensity calculated with Log Pearson III method. Rainfall intensity calculated using mononobe method and the maximum debit calculated using rational method. Reviewed drainage channel is primary existing channel capacity with 0,4 m width and 0,4 m height is only capable to debit of 0,065 m3/sec. Therefore the remaining debit of 1,59 m3/sec need to be held on infiltration pit. Based on the pit depth analysis need 158 infiltration pit with 0,8 m diameter and 1,85 m depth. Keyword : Land use changing, Drainage, Settlement, Rational Method, Infiltration Pit | |
| 22770 | 25329 | F1A014092 | Kekerasan Simbolik dalam Tayangan Hiburan Pesbukers ANTV | Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi simbol-simbol yang mengandung kekerasan simbolik dalam tayangan Pesbukers ANTV. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dan semiotika. Sampel penelitian berjumlah 122 tayangan Pesbukers. Hasil penelitian ini menunjukkan ada beberapa simbol kekerasan simbolik yang muncul melalui tiga konsep dasar kekerasan simbolik, yaitu consent and complicity, misrecognition, dan condescension. Konsep consent and complicity diamati berdasarkan penampilan pemain seperti laki-laki yang menggunakan pakaian perempuan, perempuan berpakaian seksi, pemain yang menggunakan pakaian tidak sesuai seperti pakaian daerah dan pakaian aneh serta penggunaan aksesoris branded. Misrecognition terjadi melalui gambaran habitus kelas atas dan kelas bawah seperti kebiasaan, profil, barang (kepemilikan), serta lingkungan. Kedua habitus kelas ini diciptakan sebagai bentuk mekanisme kekerasan yang tidak terdeteksi, sehingga penonton akan menganggap sebagai hal yang biasa dan wajar. Konsep ketiga yaitu condescension terjadi melalui ejekan masalah pribadi, fisik, serta ejekan intelektual, selain itu terdapat tingkah laku pemain seperti memukul, menirukan tokoh tertentu, serta pelecehan terhadap perempuan. | This study aims to identify symbols that contain symbolic violence in ANTV Pesbukers shows. This research uses the method of content analysis and semiotics. The research sample amounted to 122 Pesbukers impressions. The results of this study indicate that there are several symbols of symbolic violence that arise through three basic concepts of symbolic violence, namely consent and complicity, misrecognition, and condescension. The concept of consent and complicity is observed based on the appearance of players such as men who wear women's clothing, women dressed in sexy clothes, players who wear inappropriate clothes such as regional clothes and strange clothes and the use of branded accessories. Misrecognition occurs through upscale and lower class habitus features such as habits, profiles, property, and environment. Both of these class habitus were created as a form of mechanism of violence that was not detected, so that the audience would regard it as normal and natural. The third concept, condescension, occurs through ridicule of personal, physical, and intellectual ridicule, in addition there are player behaviors such as hitting, imitating certain characters, and harassment of women. | |
| 22771 | 25330 | F1A014015 | MARTABAK LEBAKSIU (Studi tentang Cerita Tutur Warga Masyarakat Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal tentang Martabak LBS) | Martabak Lebaksiu sudah tersebar ke seluruh Indonesia mulai dari Jakarta, Semarang, NTT, Papua dan wilayah lainnya di dalam negeri, bahkan sudah sampai ke luar negeri salah satunya Jeddah Saudi Arabia. LBS menjadi merk dagang yang digunakan para pedagang martabak Lebaksiu, nama LBS sendiri merupakan singkatan dari Lebaksiu yang merujuk pada Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal yaitu tempat martabak Lebaksiu berasal dimana mayoritas warganya mengadu nasib ke seluruh Indonesia dengan berjualan martabak. Dibalik kisah martabak Lebaksiu terdapat sejarah dan kisah mulai dari kedatangan warga India sampai dengan martabak Lebaksiu yang memecahkan Rekor Muri sebagai martabak terbesar pada tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cerita tutur warga masyarakat Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal tentang “Martabak LBS”. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilakukan di Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Sasaran penelitiannya baik dari keturunan pendiri martabak LBS, cucu, maupun sanak sodara yang masih menjadi bagian dari keluarga tersebut. Teknik penentuan informan yang digunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Field Research. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Berawal pada tahun 1930an, dimana pemuda lebaksiu bernama Ahmad bin Kyai Abdul Karim bersama beberapa pemuda lainnya mengadu nasib dengan berjualan makanan atau mainan anak-anak pada setiap perayaan di kota-kota besar salah satunya perayaan di Kota Semarang tempat pertemuan pertama Ahmad bin Kyai Abdul Karim dan Abdullah bin Hasan Almalibary. Pertemuan tersebut kemudian membawa Abdullah sampai ke Lebaksiu dan mempersunting Masni binti Kyai Abdul Karim, pernikahan tersebut berujung pada menyebarnya resep martabak hingga menjadi khas Lebaksiu seperti sekarang. Melihat potensi yang dihasilkan oleh martabak Lebaksiu penting bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan hal tersebut. Perhatian tersebut dapat ditunjukan dengan memberikan pelatihan-pelatihan bisnis bagi masyarakat yang sedang merintis bisnis berjualan martabak agar para pedagang martabak Lebaksiu yang biasanya berjualan kaki lima bisa meningkatkan bisnisnya ketingkat yang lebih tinggi. | Martabak Lebaksiu has spread throughout Indonesia, ranging from Jakarta, Semarang, NTT, Papua and other regions in Indonesia, even getting into overseas one of them Jeddah Saudi Arabia. LBS become a trademark used by the merchant Martabak Lebaksiu, the name LBS itself is an abbreviation of Lebaksiu which refers to the District Lebaksiu Tegal District, where Martabak Lebaksiu originated where the majority of its citizens pitted fate to all over Indonesia by selling martabak. Behind the story of Martabak Lebaksiu there are history and stories ranging from the arrival of Indians to the Lebaksiu Martabak that broke more record as the largest Martabak in the year 2008. This research aims to describe the story of citizens of Lebaksiu Sub-district of Tegal Regency about "Martabak LBS". This research used qualitative methods. The research was conducted in Lebaksiu sub-district, Tegal. The target of this research is both of the founding of Martabak LBS, grandchildren, and relatives who are still part of the family. The technique of determining the informant used Purposive Sampling. Data Collection techniques using interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques using Field Research. Data validation using triangulation techniques It started in the 1930s, where the Lebaksiu young man named Ahmad bin Kyai Abdul Karim along with several other youths were fighting fate by selling food or children's toys at every celebration in the big cities of one of the celebrations in the city of Semarang The first meeting place of Ahmad bin Kyai Abdul Karim and Abdullah bin Hasan Almalibary. The meeting then took Abdullah to Lebaksiu and edit Masni binti Kyai Abdul Karim, the wedding led to the spread of the recipe Martabak to become typical Lebaksiu as it is now. Seeing the potential produced by the Lebaksiu Martabak is important for the government to pay more attention to it. Such attention can be demonstrated by providing business training for the people who are pioneering businesses selling Martabak to make the merchants Lebaksiu that usually sell street five can improve their business level Higher. | |
| 22772 | 28966 | A1D015111 | KETAHANAN BEBERAPA GENOTIPE KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill) DIBAWAH KAPASITAS AIR LAPANG PADA TANAH PASIR PANTAI DI KECAMATAN MIRIT, KEBUMEN | Upaya peningkatan produktivitas tanaman kedelai melalui ekstensifikasi yaitu dengan pemanfaatan lahan pasir pantai. Kendala yang dihadapi pada lahan pasir pantai adalah cekaman kekeringan. Alternatif yang dapat dilakukan yaitu penggunaan genotipe kedelai yang memiliki kemampuan adaptasi terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kadar air tanah dibawah kapasitas lapang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, 2) mengetahui mekanisme adaptasi beberapa genotipe kedelai terhadap kadar air tanah dibawah kapasitas lapang, dan 3) mengetahui pengaruh interaksi antara kadar air tanah dibawah kapasitas lapang dan genotipe terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2019 di Desa Winong, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama Genotipe kedelai (V) meliputi Galur A303, Gepak Kuning, Slamet, Dena dan Malika. Faktor kedua adalah kadar air tanah (K) meliputi 100% Kapasitas Lapang (KL) 75% KL dan 50% KL. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buku utama, jumlah buku total, umur berbunga, luas daun, kandungan klorofil, panjang akar, volume akar, S/R rasio, umur panen, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji kering, bobot 100 biji dan Stress Tolerance Indeks (STI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar air menurunkan tinggi tanaman, jumlah buku total, luas daun, jumlah polong, jumlah biji dan bobot biji kering. Mekanisme adaptasi kedelai saat kekeringan adalah tanaman akan mengurangi jumlah dan luas daun, mempercepat umur berbunga serta meningkatkan perkembangan akar tanaman. Interaksi genotipe dan kadar air sangat berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah buku total dan umur berbunga, serta pengaruh terhadap jumlah daun, luas daun, panjang akar, volume akar, S/R rasio, jumlah biji dan bobot biji kering. | Efforts to increase the productivity of soybean plants through extensification on coastal sandy land. The obstacle faced in coastal sandy land is drought stress. An alternative that can be done is the use of soybean genotype which has the ability to adapt drought stress. This research aimed to 1) determine the effect of soil water content below the field capacity on growth and yield of soybean plants, 2) determine the mechanism of adaptation of some soy genotypes to soil water content below the field capacity, and 3) determine the effect of interactions between soil water content below the field capacity and genotype of soybean growth and yield. This research was undertaken from June to October 2019 in Desa Winong, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. The research was arranged using Complete Randomized Block Design with two factors. The main factor was soybean genotype (V) includes A303, Gepak Kuning, Slamet, Dena and Malika. The second factor is the groundwater content (K) including 100% Field Capacity (KL) 75% KL and 50% KL. The observed variables were plant height, number of leaves, number of branches, number of joints on the main stem, number of joints per plant, days of flowering, leaf area, chlorophyll content, root length, root volume, S/R ratio, days of harvest, number of pods per plant, number seeds per plant, dry seed weight, weight of 100 seeds and Stress Tolerance Index (STI). The results showed that the decrease in water content reduced plant height, number of joints per plant, leaf area, number of pods, number of seeds and dry seed weight. The mechanism adaptation of soybean during drought is reduced the number and area of leaves, accelerate the days of flowering and increase the development of plant roots. The combination of genotype and groundwater content had a high significant effect on plant height, total number of joints per plant and days of flowering, and had a significant effect on the number of leaves, leaf area, root length, root volume, S/R ratio, number of seeds per plant and dry seed weight. | |
| 22773 | 25351 | I1A015036 | PENGARUH PERSEPSI PASIEN TENTANG KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT MEMANFAATKAN KEMBALI PELAYANAN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT HIDAYAH | Latar Belakang: Rumah Sakit Hidayah merupakan rumah sakit swasta tipe D dengan rata-rata tingkat BOR dari 2014-2017 sebesar 25,4%. BOR tersebut masih dibawah standar ideal Depkes RI 60-85%. Rendahnya BOR dikarenakan kualitas pelayanan yang rendah dan pasien tidak puas, kemudian berpengaruh terhadap minat memanfaatkan kembali pelayanan. Tujuannya untuk mengetahui pengaruh persepsi kualitas pelayanan dokter, perawat, gizi, farmasi, administrasi dan sarana prasarana terhadap minat memanfaatkan kembali pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Hidayah. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling. Populasi seluruh pasien rawat inap pada tahun 2017 yaitu sebanyak 2.269 pasien dengan sampel 62. Analisis yang digunakan univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukan variabel yang berhubungan: dokter (p=0,026), perawat (p=0,004), gizi (p=0,032), administrasi (p=0,028) dan sarana prasarana (p=0,001) sedangkan yang tidak berhubungan: farmasi (p=0,315). Hasil analisis multivariat menunjukan variabel yang berpengaruh: sarana prasarana, administrasi dan perawat. Simpulan: Ada pengaruh kualitas sarana prasarana, pelayanan administrasi dan pelayanan perawat terhadap minat memanfaatkan kembali pelayanan rawat inap. | Background: Hidayah Hospital is a type D private hospital that has an average BOR level from 2014-2017 of 25.4%. The percentages is still below the BOR ideal standard of the Ministry Of Health RI 60-85%. The low BOR is caused by low services quality, therefore the patients unsatisfied, then influence the interest to reutilization service. The aim of the study to determine the effect of service quality perception of patient on reutilization of inpatient in Hidayah Hospital. Methods: This research is a quantitative research with cross-sectional approach and purposive sampling technique. The population of all inpatient in 2017 was 2,269 with sample 62 patients. The analysis with univariate, bivariate with chi square test and multivariate with multiple logistic regression. Results: Bivariate analysis showed related variables: doctor services (p = 0,026), nurse (p=0,004), nutrition (p=0,032), administration (p=0,028) and facilities (p=0,001) while unrelated: pharmacy services (p=0,315). The results of multivariate analysis showed influential variable: facilities, administration and nurse. Conclusion: There are influence on the quality of facilities, administration services and nurse services on reutilization of inpatient in Hidayah Hospital. Keywords: BOR, Service Quality, Reutilization of Inpatient in Hospital. | |
| 22774 | 26026 | E1A015205 | KONSEKUENSI YURIDIS PEJABAT TATA USAHA NEGARA YANG TIDAK BERSEDIA MELAKSANAKAN PUTUSAN PENGADILAN MENGENAI REHABILITASI BAGI PENGGUGAT “(Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Samarinda Nomor: 11/G/2017/PTUN.SMD)” | Penelitian ini bersumber pada putusan PTUN Samarinda Nomor: 11/G/2017/PTUN.SMD yang akan membahas tentang sengketa kepegawaian yang dikeluarkan oleh Bupati Nunukan sebagai Pejabat Tata Usaha Negara dan menimbulkan dampak kerugian karena telah menimbulkan ketidakpastian hukum kepada Penggugat berkaitan dengan diberhentikannya Penggugat dari jabatan struktural tanpa didasari penjatuhan hukuman disiplin dan hal lain yang mengaturnya, sehingga seolah-olah Penggugat telah melakukan pelanggaran hukuman disiplin Pegawai Negeri Sipil tingkat berat dan juga berpengaruh pada jenjang karier, tunjangan, kewenangan dan lain-lain. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan yang relevan dan buku-buku literatur. Hasil dari penelitian ini adalah ada tidaknya korelasi yuridis antara amar putusan gugatan dikabulkan dengan penetapan permohonan eksekusi berbentuk tabel dengan menghubungkan amar satu dengan amar yang lain sehingga menimbulkan hubungan sebab akibat. Dan konsekuensi yuridis apabila Tergugat tetap tidak melaksanakan putusan pengadilan, maka Gubernur Kalimantan Utara selaku Wakil Pemerintah Pusat, dengan kewajiban untuk menjatuhkan sanksi administratif sedang berupa pemberhentian sementara dengan memperoleh hak-hak jabatan atau pemberhentian sementara tanpa memperoleh hak-hak jabatan sesuai pasal 81 ayat (2) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintah. | This research comes at Samarinda Administrative Court decision Number: 11/G/2017/PTUN.SMD that will discuss the staffing dispute issued by the regent as the Administrative Officer and the impact the loss has created legal uncertainty as to the Plaintiff relating to the dismissal of the plaintiffs from no underlying structural positions sentencing discipline and other things that set it up, so as if the Plaintiff has violated the Civil Service disciplinary punishment severe level and also affect the career structure, benefits, and other authorities. The method used in this research is normative juridical approach. The data used is secondary data consisting of primary legal materials and secondary legal materials in the form of legislation that is relevant and literature books. Results from this study is whether there is a correlation between the judicial ruling of the lawsuit is granted by setting execution request from tables by connecting with dictum one another, giving rise to a causal link. And the juridical consequences if Defendants still did not implement the court ruling, then the Governor of North Kalimantan as Deputy of the Central Government, with the obligation to impose administrative sanctions were in the form of suspension with acquiring the rights to a position or a suspension without acquiring the rights of office in accordance with Article 81 section (2) of Law Number 30 Year 2014 on Government Administration. | |
| 22775 | 25333 | A1L014109 | PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK BERBASIS AZOLLA DAN PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCOY (Brassica rappa L) | Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui konsentrasi pupuk organik cair optimum berbahan dasar azolla terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rappa L.). 2) Mengetahui pengaruh dosis pupuk kascing optimum terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rappa L.). 3) Mengetahui formulasi dosis pupuk organik cair berbasis azolla dan pupuk kascing yang tepat untuk pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rappa L.)Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair azolla dengan perlakuan konsentrasi 0 % , 10 %, 20 %, dan 30 % . Faktor kedua adalah dosis pupuk kascing yaitu 10 ton/ha, 20 ton/ha dan 30 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair azolla tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel dan pupuk kascing memberikan pengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan bobot akar. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar dan kandungan klorofil daun. Pemberian dosis optimal pada pupuk kascing adalah 20 ton/ha atau 32 g/polybag dengan hasil tinggi tanaman 22.991 cm, jumlah daun 15.388 helai, luas daun 51.651 cm2, berat tanaman segar 98.408 g, berat tanaman kering 8.617 g, dan bobot akar 17.341 g. Kombinasi perlakuan pupuk organik cair azolla dan pupuk kascing tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. | This study aims to: 1) Determine the optimum concentration of azolla-based liquid organic fertilizer on the growth of pakcoy plants (Brassica rappa L.). 2) Knowing the effect of the optimum vermicompost dose on the growth of pakcoy plants (Brassica rappa L.). 3) Knowing the dosage formulation of azolla-based liquid organic fertilizer and vermicompost fertilizer which is right for the growth of pakcoy plants (Brassica rappa L.)The experimental design used was Randomized Block Design (RBD) with 2 treatment factors. The first factor is the concentration of azolla liquid organic fertilizer with a concentration of 0%, 10%, 20%, and 30%. The second factor is the dose of kascing fertilizer which is 10 tons / ha, 20 tons / ha and 30 tons / ha. The results showed that the administration of azolla liquid organic fertilizer had no significant effect on all variables and vermicompost fertilizer had a significant effect on variable plant height, leaf number, leaf area, plant fresh weight, plant dry weight, and root weight. However, it did not significantly affect root length and chlorophyll content of leaves. The optimal dosage of vermicompost is 20 tons / ha or 32 g / polybag with plant height of 22,991 cm, number of leaves of 15,388 strands, leaf area of 51,651 cm2, weight of fresh plant 98,408 g, dry plant weight 8,617 g, and root weight 17,341 g. The combination of treatment of azolla liquid organic fertilizer and vermicompost fertilizer did not have a significant effect on pakcoy plant growth. | |
| 22776 | 25334 | H1B014041 | MODEL DISTRIBUSI WAKTU TUNGGU NONPOISSON UNTUK PERGERAKAN KURS DOLAR AMERIKA SERIKAT TERHADAP YEN JEPANG | Penelitian ini membahas penurunan distribusi waktu tunggu dari asumsi gerak acak kontinu, menyelidiki kecocokannya terhadap distribusi empiris, yaitu waktu tunggu perubahan kurs Dolar Amerika Serikat terhadap Yen Jepang selama bulan Februari 2019, dan peramalan parameter distribusi untuk 1 Maret 2019. Dari asumsi gerak acak kontinu, diperoleh tiga jenis distribusi waktu tunggu, yaitu eksponensial, Mittag-Leffler, dan stretched exponential yang merupakan aproksimasi dua suku pertama dari fungsi Mittag-Leffler. Kemudian, kecocokan antara ketiga distribusi tersebut dengan data empiris dilakukan menggunakan program Matlab, penentuan distribusi terbaik dilakukan berdasarkan rata-rata galat mutlak. Hasil yang diperoleh adalah bahwa distribusi Mittag-Leffler paling mendekati distribusi empiris pada hampir setiap tanggal kecuali, pada tanggal 18 Februari, distribusi empiris lebih mendekati stretched exponential. Terakhir, peramalan parameter untuk 1 Maret 2019 dilakukan menggunakan program Zaitun, hasil peramalan parameter menunjukkan bahwa data empiris didekati oleh distribusi stretched exponential. | This study discusses about derivation of waiting time distribution from continuous time random walk, investigates its goodness of fit against empirical distribution, that is waiting time of USD/JPY exchange rate in February 2019, and forecast distribution parameters for 1st March 2019. The assumption of continuous time random walk yield three kinds of waiting time distributions, namely exponential, Mittag-Leffler, and stretched exponential which is the first two-term approximation of the Mittag-Leffler function. Then, the goodness of fit among these distributions against empirical data is solved by using Matlab, the determination of the best distribution is based on the mean absolute error. The results show that the Mittag-Leffler distribution is the fittest to the empirical distribution among others on almost every date except, on 18th February, and the empirical distribution is approach to stretched exponential. Finally, parameter forecasting for 1st March, 2019 is solved by Zaitun time series software, the results of parameter forecasting show that empirical data are fitted by a stretched exponential. | |
| 22777 | 25332 | A1A015018 | STRATEGI PENINGKATAN KINERJA ATRIBUT PRODUK BUAH MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM UPAYA MERAIH KEPUASAN KONSUMEN (STUDI KASUS DI KOJAMA SHOP) | Pemasaran produk-produk pertanian tidak hanya dilakukan secara konvensional melainkan sudah merambah ke platform online, produk yang banyak dipasarkan melalui platform online adalah buah dan sayur. Pemasaran melalui platform online menjadikan persaingan antar pelaku usaha semakin terbuka, dalam upaya untuk meraih keberhasilan dalam bisnis ini produsen harus dapat memberikan kepuasan terhadap konsumen dengan cara menerapkan strategi yang dapat meningkatkan kinerja dari atribut produk. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tingkat kepuasan konsumen Kojama Shop; (2) Mengetahui kinerja masing-masing atribut; dan (3) Menentukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kepuasan konsumen Kojama Shop. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan pengambilan data menggunakan teknik survei. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukan bahwa kepuasan konsumen terhadap atribut produk Kojama Shop sangat tinggi. Namun masih terdapat beberapa atribut yang harus ditingkatkan. Atribut produk yang harus diprioritaskan untuk diperbaiki yaitu kedekatan dengan petani dan keterjangkauan harga. Strategi yang dapat diterapkan yaitu meningkatkan informasi yang menunjukan kedekatan dengan petani dan menghadirkan produk dengan harga yang lebih terjangkau. | Marketing of agricultural products is not only done conventionally but has been added to online platforms, products that are widely marketed through online platforms are fruit and vegetables. Marketing through online platforms makes competition between companies more open, in need to gain success in this business, producers must be able to provide satisfaction to consumers by promoting strategies that can increase performance of product atributes. . This study aims to (1) Know the level of customer satisfaction at Kojama Shop; (2) Knowing the performance of each attribute; and (3) Determine the right strategy to increase consumer satisfaction Kojama Shop. The research design used in this study is qualitative research and data collection using survey techniques. Data analysis using the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). The results showed that consumer satisfaction with Kojama Shop's product attributes was very high. Still some attributes that must be improved. Product attributes that must be prioritized for improvement are closeness to farmers and affordability of prices. A strategy that can be applied increases information that points to closeness to farmers and provides products at a more affordable price. | |
| 22778 | 25335 | E1A014008 | PERCERAIAN KARENA PERSELISIHAN DALAM PENGELOLAAN EKONOMI KELUARGA (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 62/Pdt.G/2017/PN. Pwt) | Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan disebutkan bahwa “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”, namun dalam praktiknya berumahtangga ini banyak terjadi permasalahan yang berujung dengan perceraian, sehingga tujuan dari perkawinan tersebut tidak tercapai, seperti salah satu perkara mengenai perceraian yang terjadi di Pengadilan Negeri Purwokerto dengan Putusan Nomor: 62/Pdt.G/2016/PN.Pwt. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pertimbangan hukum Hakim dalam memutus perceraian karena perselisihan dalam pengelolaan ekonomi keluarga Pengadilan Negeri Purwokero Nomor: 62/Pdt.G/2016/PN.Pwt. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analisis, teknik pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi, data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dan analisis normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai perceraian karena perselisihan dalam pengelolaan ekonomi keluarga Pengadilan Negeri Purwokero Nomor: 62/Pdt.G/2016/PN.Pwt, dapat disimpulkan bahwa Pertimbangan Hukum Hakim hanya mendasarkan Penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, sebaiknya, Majelis Hakim menambahkan ketentuan Pasal 34 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. | Article 1 of Law No. 1 of 1974 concerning Marriage states that "Marriage is an inner bond between a man and a woman as a husband and wife with the aim of forming a family (household) that is eternally happy based on the One Godhead", but in practice is a household there are many problems that lead to divorce, so that the purpose of the marriage is not achieved, such as one of the cases regarding divorce that occurred in the Purwokerto District Court with Decision Number: 62 / Pdt.G / 2016 / PN.Pwt. The problem in this study is about the legal considerations of Judges in deciding divorce because of family economic disputes in the Purwokero District Court Number:62/Pdt.G/2016/PN.Pwt. The method used in this study is normative juridical, specification of prescriptive analysis research, library study data collection techniques with inventory, data collected then presented in the form of narrative texts and qualitative normative analysis. Based on the results of research and discussion on divorce due to family economic dispute in the Purwokero District Court Number: 62 / Pdt.G / 2016 / PN.Pwt, it can be concluded that Judicial Legal Considerations only base the Explanation of Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 In 1974 jo. Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 of 1975 concerning the Implementation of Law Number 1 Year 1974 concerning Marriage, it is recommended that the Panel of Judges add the provisions of Article 34 paragraph (2) of Law Number 1 Year 1974 concerning Marriage. | |
| 22779 | 25336 | E1A115039 | Kebijakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan Terhadap Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah | ABSTRAK KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN TERHADAP PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Oleh : ANGGORO AJI NUGROHO E1A115039 Perolehan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan sebagai penyumbang kedua terbesar setelah Bea Atas Perolehan Tanah dan Bangunan (BPHTB) memberikan pengaruh terhadap penerimaan pajak daerah di Kota Tangerang Selatan. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan berupa Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 3 Tahun 2017 serta Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 38 Tahun 2014. Adapun tujuan penelitian skripsi ini untuk mengetahui pengaruh kebijakan yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan terhadap Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah beserta hambatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian adalah deskriptif, sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer, metode pengumpulan data adalah studi kepustakaan dan wawancara, serta metode analisis data menggunakan kualitatif. Pelaksanaan kebijakan terhadap perolehan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Kota Tangerang Selatan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku serta memberikan pengaruh terhadap kenaikan Pendapatan Asli Daerah. Beberapa hambatan yang dialami oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan diantisipasi dengan terobosan kebijakan yang dilakukan. Kata Kunci : Kebijakan, Pengaruh, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan | ABSTRACT THE GOVERNMENT POLICY OF SOUTH TANGERANG CITY ON LAND AND BUILDING TAX – RURAL AND URBAN AREAS IN EFFORT TO INCREASE LOCALLY-GENERATED REVENUE By : ANGGORO AJI NUGROHO E1A115039 Acquisition of Land and Building Tax – Rural and Urban Areas are the second largest contributor after the Land and Building Acquisition Fees (BPHTB) has an influence on local tax revenues in South Tangerang City. The policy issued by the South Tangerang City Government on Land and Building Tax – Rural and Urban Areas in the form of South Tangerang City Regulation Number 3 of 2017 and South Tangerang Mayor Regulation Number 38 of 2014. The purpose of this thesis research is to determine the effect of policies established by the City Government South Tangerang against Land and Building Tax – Rural and Urban Areas in an effort to increase Locally-Generated Revenue and its obstacles. The research method used is normative juridical, research specifications are descriptive, the data sources used are secondary data and primary data, data collection methods are library studies and interviews, as well as qualitative data analysis methods. The implementation of the policy on the acquisition of Land and Building Tax – Rural and Urban Areas in the City of South Tangerang is in accordance with applicable regulations and has an influence on the increase in Locally-Generated Revenue. Some of the obstacles experienced by the South Tangerang City Regional Revenue Agency are anticipated by the policy breakthrough. Keywords : Policy, Effect, Land and Building Tax – Rural and Urban Areas | |
| 22780 | 25338 | H1D015041 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MONITORING KINERJA PEGAWAI BERBASIS WEB (STUDI KASUS PT JOHN TOYS INDONESIA) | Sistem Informasi Monitoring Kinerja Pegawai ini merupakan sistem informasi yang berguna untuk membantu dalam melakukan monitoring kinerja dari pegawai khususnya pada PT John Toys Indonesia yang memiliki banyak pegawai khususnya yang ada pada bidang produksi. Sistem ini membantu dalam melakukan presensi, pencatatan kinerja produksi dari masing-masing pegawai yang kemudian dari pencatatan presensi dan kinerja produksi tersebut dijadikan suatu nilai yang menentukan apakah pegawai yang dimonitoring memiliki kinerja baik, cukup atau buruk. Informasi yang dihasilkan sistem ini berguna untuk dijadikan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan untuk menentukan pegawai yang akan tetap dipakai ataupun pegawai yang perlu diberi sanksi atau bahkan dikeluarkan. Sistem informasi ini dibuat dengan metode pengembangan waterfall, dengan bahasa pemrograman menggunakan PHP, dalam melakukan desainya sistem ini menggunakan ERD sebagai desain dari database dan DFD untuk menggabarkan alur data yang terjadi dalam sistem informasi ini, pada sistem informasi ini juga digunakan MySQL sebagai DBMS, dan menggunakan metode black box dalam melakukan pengujianya | Employee Performance Monitoring Information System is an information system that is useful to assist in monitoring the performance of employees, especially at PT John Toys Indonesia that has many employees, especially that of the production field. This system helps in doing Presence, the recording of the production performance of each employee and then of recording the presence and performance of production used as a value that determines whether the monitored employee has a good performance, adequate or poor. This system generated information is useful to be used as a reference in the decision to determine which employees will be retained or employees who need to be sanctioned or even excluded. This information system created by the waterfall development method, with the programming language using PHP, in doing the design on this system used ERD as a design of the database and DFD to describe the flow of data that occurs in this information system, in this information system MySQL is also used as a DBMS, and uses the black box method in testing. |