Artikelilmiahs
Menampilkan 22.741-22.760 dari 50.201 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 22741 | 25307 | E1A113076 | GUGAT CERAI KARENA TIDAK TERPENUHINYA NAFKAH LAHIR BATIN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor: 0674/Pdt.G/2018/PA.JS) | Pada dasarnya setiap pasangan yang melakukan perkawinan menginginkan terciptanya sebuah keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Tujuan ideal perkawinan, baik menurut hukum nasional Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan hukum Islam, dalam realitanya sulit diwujudkan. Banyak terjadi kehidupan keluarga atau rumah tangga yang tidak bahagia. Bahkan tidak sedikit ditemukan kasus dalam berkeluarga atau rumah tangga, dimana perselisihan atau pertengkaran yang timbul susah untuk ditemukan jalan keluarnya dan berakhir pada perceraian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara gugat cerai karena tidak terpenuhinya nafkah lahir batin pada putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0674/Pdt.G/2018/PA.JS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, sumber data sekunder, pengumpulan data studi kepustakaan dan inventarisasi, penyajian data teks naratif, analisis data normatif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan terhadap Putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 0674/Pdt.G/2018/PA.JS Pertimbangan Hakim mendasarkan Pasal 39 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti sudah tepat, namun akar masalah dari perselisihan dan pertengkaran itu karena tidak terpenuhinya nafkah lahir batin dari suami yang diatur dalam Pasal 33 dan Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 80 ayat (1) dan ayat (2) Kompilasi Hukum Islam, serta Pasal 116 huruf (g) angka 2 (dua) dan angka 4 (empat) Kompilasi Hukum Islam mengenai sighat taklik talak. | Basically, every couple who carries out marriage wants the creation of a sakinah, mawaddah, warrahmah family. The ideal goal of marriage, both according to national law 1 of 1974 concerning Marriage and Islamic law, in reality it is difficult to realize. Many family life or unhappy households occur. Not even a few cases found in families or households, where disputes of arguments that arise are difficult to find a way out and end in divorce. The problem in this study is how the judges’ legal considerations in deciding sued for divorce because it was not fulfilled in inner born of the decision of the South Jakarta Religious Court Number 0674/Pdt.G/2018/PA.JS. The research method used in this study was using a normative juridical approach, prescriptive analytical research specifications, secondary data sources, collection of literature study data and inventory, presentation of narrative text data, qualitative normative data analysis. The result of the study and discussion of the Decision of the South Jakarta Religious Court Number 0674/Pdt.G/2018/PA.JS Judge Consideration based on Article 39 paragraph (1) and paragraph (2) of the Law Number 1 Year 1974 concerning Marriage jo Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 of 1975 jo Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law. According to the researcher, it is correct, but the root problem of the dispute and quarrel is because it is not fulfilled the inner born of the husband which is regulated in Article 33 and Article 34 paragraph (1) Law Number 1 Year 1974 jo Article 80 paragraph (1) and paragraph (2) Compilation of Islamic Law, as well as Article 116 letter (g) number 2 (two) and number 4 (four) Compilation of Islamic Law concerning sighat taklik talak. | |
| 22742 | 26274 | F1F015013 | Pengaruh Gerakan Sosial Umbrella Movement terhadap Pemilu dan Partai Politik Hong Kong Tahun 2014-2018 | Penelitian ini mengoperasikan teori Social Movement Impact dan konsep Demokratisasi untuk meneliti sejauh mana pengaruh gerakan sosial Umbrella Movement terhadap dinamika demokratisasi Hong Kong khususnya terhadap 2 indikator demokratisasi Hong Kong yaitu pemilu dan partai politik, pasca pecahnya gerakan tersebut. Dengan berfokus pada konteks sosial dan politik Hong Kong, diambil rumusan masalah berupa “bagaimana pengaruh gerakan sosial Umbrella Movement terhadap pemilu dan partai politik Hong Kong tahun 2014-2018”. Permasalahan di atas dianalisis menggunakan metode analisis eksplanatif, teknik pengumpulan data studi pustaka, dengan data primer berupa dokumen pemerintah atau lembaga, laporan yang diterbitkan oleh institusi, serta hasil observasi, dan data sekunder meliputi media cetak, daring, buku, serta jurnal. Aspek yang menarik ialah, peran penting media dalam Umbrella Movement dan skill literasi informasi generasi muda Hong Kong. Temuan dari penelitian ini meliputi 3 hal, diantaranya Umbrella Movement mampu menumbuhkan kesadaran sosial-politik kolektif masyarakat sipil Hong Kong terkait demokrasi Hong Kong di bawah Beijing, melatarbelakangi berdirinya partai politik pro-demokrasi baru di Hong Kong, dan meningkatkan kontestasi pemilu Hong Kong. | This research uses the Social Movement Impact theory and the concept of Democratization to examine the influence of Umbrella Movement on the dynamics of Hong Kong’s democratization, especially on two indicators of Hong Kong’s democratization namely elections and political party, after the outbreak of the movement. By focusing on the social and political context of Hong Kong, the question become “how does the influence of Umbrella Movement toward Hong Kong’s 2014-2018 election and political parties”. Question above analyzed using explanatory analysis methods, study literature data collection techniques, with primary data such as government or institutional documents, reports published by institutions, also observastions, then secondary data including print, daring, books and journals. The interesting aspect is, the important role of the media in the Umbrella Movement and the information literacy skills of Hong Kong’s young generation. The findings of this study include 3 things, those are the Umbrella Movement able to raise the collective socio-political awareness of Hong Kong civil society regarding Hong Kong democracy under Beijing, yields a new pro-democracy political party in Hong Kong, and escalates Hong Kong election contestations. | |
| 22743 | 25310 | A1L014230 | Aplikasi Pupuk Bokashi dan Pupuk Organik Cair Azolla microphylla Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi (1) bokashi A. microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, (2) POC A. microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, (3) interaksi antara bokashi dan POC A. microphylla terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di screen house Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah dosis bokashi A. microphylla, yaitu tanpa bokashi, 10 g tanaman-1, dan 20 g tanaman-1. Faktor kedua adalah konsentrasi POC A. microphylla, yaitu tanpa POC, 10 ml l-1, dan 20 ml l-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kombinasi bokashi dan POC A. microphylla meningkatkan jumlah daun (19,13%), bobot tajuk segar (32,70%), bobot tajuk kering (17,68%), bobot tanaman segar (31,92%), dan bobot tanaman kering (33,99%) dibandingkan dengan kontrol. Tidak ada interaksi antara bokashi dan POC A. microphlla. Kombinasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada, yaitu dosis bokashi A. microphylla 10 g tanaman-1 dan konsentrasi POC A. microphylla 10 ml l-1. | This research aims to know the effect application of (1) bokashi A. microphylla on growth and yield of lettuce, (2) liquid organic fertilizer of A. microphylla on growth and yield of lettuce, (3) interaction between bokashi and liquid organic fertilizer of A. microphylla on growth and yield of lettuce. This research was conducted in screen house of Melung Village, Kedung Banteng, Banyuma from October until December 2018. The experiment design used was Completely Randomized Block Design (CRBD) with treatments of 2 factors and 3 replications. The first factor were doses of bokashi A. microphylla, namely 0, 10, and 20 g plant-1. The second factor were concentration of liquid organic fertilizer of A. microphylla, namely 0, 10, and 20 ml l-1. The results showed that application of a combination of bokashi and liquid organic fertilizer A. microphylla increased the number of leaves (19,13%), the fresh canopy weight (32,70%), the dry canopy weight (17,68%), the fresh plant weight (31,92%), and the dry plant weight (33,99%) compared to control . There is no interaction between bokashi and POC A. microphylla. The best combination for growth and yield of lettuce was the doses of 10 g plant-1 bokashi A. microphylla and the concentration of 10 ml l-1liquid organic fertilizer of A. microphylla. | |
| 22744 | 25311 | A1L014048 | PENGARUH APLIKASI PUPUK DAUN DAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN ANGGREK Dendrobium sp. | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui konsentrasi pupuk daun yang paling tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan tanaman anggrek Dendrobium sp; (2) mengetahui konsentrasi air kelapa yang paling tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan tanaman anggrek Dendrobium sp; (3) mengetahui interaksi antara konsentrasi pupuk daun dan air kelapa untuk meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan tanaman anggrek Dendrobium. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah pupuk daun Growmore dengan konsentrasi 1,5 gL-1, 3 gL-1, 4,5 gL-1 dan faktor kedua adalah pemberian air kelapa dengan konsentrasi 100 mlL-1, 200 mlL-1, 300 mlL-1. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi pupuk daun Growmore berpengaruh terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah malai dan jumlah kuntum per malai. Pemberian konsentrasi air kelapa berpengaruh terhadap tinggi tanaman, luas daun, panjang malai, jumlah malai dan jumlah kuntum per malai. Pengaruh interaksi antara konsentrasi pupuk daun Growmore dan pemberian Konsentrasi air kelapa dijumpai pada tinggi tanaman, luas daun dan kandungan khlorofil. Pemberian konsentrasi Growmore pada Konsentrasi 3 sampai 4,5 gL-1 dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, pemberian Konsentrasi air kelapa pada konsentrasi 100 mL-1 dapat meningkatkan pembungaan tanaman dan pemberian konsentrasi Growmore 4,5 gL-1 dan air kelapa 100 mlL-1 dapat meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan tanaman anggrek dendrobium. | This study aimed to: (1) know the most appropriate dosage of foliar spray to stimulate the growth and flowering of Dendrobium sp orchid plants; (2) Knowing the most appropriate concentration of coconut water to stimulate the growth and flowering of Dendrobium sp orchid plants; (3) determine the interaction of treatment between application of leaf fertilizer dosage and concentration of coconut water to stimulate the growth and flowering of Dendrobium orchid pplants. The design used was a Complete Randomized Block Design (RCBD) with 2 factors and 3 replications. The first factor is Growmore leaf fertilizer with a concentration of 1.5 gL-1, 3 gL-1, 4.5 gL-1 and the second factor is the provision of coconut water at a concentration of 100 mL-1, 200 mL-1, 300 mL-1. The results of the study showed that Growmore leaves fertilizer dosage affected plant height, leaf area, panicle number and number of buds per panicle. Giving a concentration of coconut water affects plant height, leaf area, panicle length, panicle number and number of buds per panicle. The influence of the interaction between the application of Growmore leaf fertilizer application and the administration of coconut water concentrations was found in plant height, leaf area and chlorophyll content. Giving a growmore concentration at concentrations 3 to 4.5 gL-1 can stimulate plant growth, administering concentrations of coconut water at a concentration of 100 mL-1 can spur plant flowering and give growmore concentrations of 4.5 gL-1 and 100 mL-1 coconut water can spur growth and flowering of dendrobium orchids. | |
| 22745 | 25312 | J1B015016 | CITRA PEREMPUAN PADA NOVEL BIRUNYA SKANDAL KARYA MIRA W | Penelitian berjudul “Citra perempuan pada novel Birunya Skandal Karya Mira W” dilatarbelakangi oleh perjuangan dalam memperoleh haknya. Novel berjudul “Birunya Skandal” karya Mira W menceritakan tokoh bernama Kartika yang memperjuangkan haknya sebagai seorang istri dan pengorbanan sebagai ibu.Sebagai perempuan, tokoh utama bernama Kartika mencerminkan sikap profeminis. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah citra perempuan dalam novel “Birunya Skandal” karya Mira W. Manfaat teoretis penelitian ini adalah mengungkapkan citra yang ada pada novel ini berkaitan dengan kedudukan, watak dan perilaku tokoh perempuan. Manfaat praktis penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya dan menambah pengetahuan bagi peneliti dan pembaca tentang citra perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis. Fokus penelitian adalah mengungkap citra perempuan dalam novel Birunya Skandal karya Mira W. Data penelitian berupa novel berjudul Birunya Skandal. Data yang akan dikaji diperoleh melalui teknik baca, catat, dan mengelompokkan. Data yang telah diperoleh kemudian dikaji dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Kartika sebagai tokoh perempuan memiliki sikap berwibawa, tenang, dan pejuang perempuan dalam mempertahankan haknya. Karakter tokoh Kartika diperkuat oleh karakter lainnya, yaitu tokoh Anggda Subianto, tokoh Nurdin Sanjaya, tokoh Andromeda, dan tokoh Astri. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Citra Perempuan terdapat pada tokoh Kartika dalam novel Birunya Skandal. | This research entitled “Citra Perempuan pada Novel Birunya Skandal karya Mira W” based on her struggle to get her right. It told about a character named Kartika who was struggling with her right as a wife and her sacrifices as a mother. As a woman, Kartika’s attitude reflected an act of pro-feminism. The main issue of this research was analyzing the woman’s images on a novel: Birunya Skandal by Mira W. The theoretical significance of this research was to reveal woman’s images related to the position, characteristic, and behavior of the character in this novel, while the practical significance was that this research hopefully could be useful for the further research and could give more knowledge to the researcher and the readers about images of woman. Analysis descriptive research was applied for this research, focused on revealing the images of woman on a novel Birunya Skandal by Mira W. The data were taken from a novel Birunya Skandal and collected through reading, note-taking and categorizing, then the collected data would be analyzed by using feminism-literary criticism approach. The result showed that Kartika as a woman character behaved with authority, calm manner, and a woman’s fighter to defend her right. It also strengthened by the other characters, they were: Anggada Subianto, Nurdin Sanjaya, Andromeda, and Astri. This research concluded that the women’s image is found in the Kartika figure in the novel Birunya Skandal. | |
| 22746 | 25938 | H1D013066 | ANALISIS LAJU EROSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE REVISED UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION BERBASIS DATA SATELIT (Studi kasus : Daerah Aliran Sungai Merawu, Kabupaten Banjarnegara) | Daerah Aliran Sungai (DAS) Merawu termasuk dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah yang memiliki luas sebesar 21.860 ha yang mencakup Kecamatan Batur, Pejawaran, Wanayasa, Pagentan, Karangkobar, Madukara, Banjarmangu, dan Wanadadi. DAS Merawu termasuk salah satu kawasan rawan banjir di wilayah Kabupaten Banjarnegara. Permasalahan utama di DAS Merawu adalah tingginya curah hujan dan faktor konservasi lahan di DAS Merawu, sehingga potensi terjadinya erosi juga semakin besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya tanah yang hilang akibat erosi pada DAS Merawu menggunakan metode RUSLE berbasis data satelit dan menentukan indeks bahaya erosi pada DAS Merawu, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Sistim Informasi Geografis (SIG) yaitu dengan piranti lunak ArcMap GIS. Kelima jenis peta yang dibutuhkan pada penelitian ini diantaranya peta erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, vegetasi penutup tanah, dan konservasi lahan, di dalam ArcGIS dinyatakan sebagai layer-layer dalam skala yang sama. Kelima peta dilakukan tumpang tindih (overlay) dengan cara mengkalikan kelima peta tersebut sehingga menghasilkan peta tingkat bahaya erosi. Penelitian ini mengambil sampel data sebanyak 10 tahun dari tahun 2008 sampai tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian DAS Merawu dari tahun 2008 sampai 2017 mempunyai nilai erosi total sebesar 104.733.963,478 ton, dan mempunyai nilai rata-rata erosi sebesar 459,737 (ton/ha). Besar laju erosi yang terjadi di DAS Merawu mempunyai nilai yang berubah-ubah per tahun nya, hal ini disebabkan adanya pengaruh dari dua parameter yang lebih dominan, yaitu faktor vegetasi penutup tanah dan faktor konservasi lahan. | The Merawu watershed (DAS) are located in Banjarnegara District, Central Java. Merawu watershed has an area of 21,860 ha and have sub-district are Batur, Pejawaran, Wanayasa, Pangentan, Karangkobar, Madukara, Banjarmangu, and Wanadadi. The Merawu watershed is one of the flood prone area in Banjarnegara District. The main problem in the Merawu watershed are because the higher rainfall and land conservation factor itself in the Merawu watershed, it could be potential for coming up the erosion in the area. This research was conducted to determine the amount of soil lost due to erosion in the Merawu watershed that are using the satellite data based RUSLE method and determine the erosion hazard index in the Merawu watershed in Banjarnegara district. The method of this research are using a Geographic Information System (GIS) approach and supported by using ArcMap GIS Software for analysing the data. This research are using five types of maps that which are rain erosivity maps, soil erodibility, slope length and slope, ground cover vegetation, and land conservation, ArcGIS software states as layers on the same scale. Thus five maps are overlapped (overlay) by multiplying the five maps to produce an erosion hazard map. This research took a sample of 10 years, started on 2008 to 2017. Based on the results, the merawu watershed started from 2008 to 2017 had an erosion value about 104,733,963,478 tons, and the average of erosion values has 459,737 tons/ha. The Merawu watershed has a different variable value per a year, that effected from two of dominant parameters, such as cover of vegetation and also it has influenced by land conservation factor. | |
| 22747 | 25288 | A1A015032 | MANAJEMEN RISIKO PEDAGANG BUAH DI PASAR SEGAMAS KABUPATEN PURBALINGGA | Buah-buahan merupakan salah satu komoditas hasil pertanian yang mempunyai nilai penting bagi kehidupan manusia. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi buah ini akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pendidikan dan pengetahuan masyarakat. Peningkatan konsumsi buah segar oleh masyarakat merupakan prospek pada tahun-tahun selanjutnya sehingga merupakan pangsa pasar usaha yang potensial di bidang pertanian khususnya usaha buah. Peningkatan konsumsi buah-buahan diharapkan memotivasi lembaga-lembaga pemasaran khususnya pedagang buah yang terlibat dalam penyediaan dan distribusi buah untuk mengembangkan usahanya. namun kenyataannya kelembagaan yang pernah dibangun selama ini tidak dapat berjalan sebagai mana mestinya dan hanya menguntungkan pada pihak tertentu dan merugikan suatu pihak. Kondisi ini juga terjadi pada penjualan buah, yang secara intrinsik buah memiliki sifat cepat busuk, rusak, dan susut besar. Hal ini merupakan masalah yang dapat menimbulkan resiko fisik dan harga yang berdampak pada fluktuasi penerimaan penjualan buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui risiko fisik dan risiko finansial, 2) mengetahui strategi penanganan risiko, 3) mengetahui hubungan diversifikasi usaha dengan upaya mengurangi risiko. Penelitian dilaksanakan di Pasar Segamas Kabupaten Purbalingga pada Bulan Januari 2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Metode yang digunakan untuk mengambil responden pedagang adalah sampling jenuh (sensus) sebanyak 30 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 1) Risiko fisik yang dihadapi yaitu mudah rusak, susut berat serta susut mutu dan risiko finansial yang dihadapi akibat dari risiko fisik buah dan adanya fluktuasi harga 2) strategi penanganan risiko yang dapat dilakukan oleh pedagang buah yaitu dengan melakukan diversifikasi, diferensiasi harga dan kerjasama, 3) usaha diversifikasi dan diferensiasi harga memberikan pengaruh nyata terhadap profitabilitas pedagang buah sedangkan usaha kerjasama tidak berpengaruh secara nyata. | Fruits are a commodity of agricultural products that have important values for human life. Public awareness about the importance of consuming this fruit will increase along with increasing education and knowledge of the community. Increased consumption of fresh fruit by the community is a prospect in subsequent years so that it is a potential business market share in agriculture, especially fruit business. Increased fruit consumption is expected to motivate marketing institutions, especially fruit traders involved in the supply and distribution of fruit to develop their businesses. but in reality the institutions that have been built so far cannot work as they should and only benefit certain parties and harm a party. This condition also occurs in the sale of fruit, which intrinsically has a fast rot, damaged, and large shrinkage. This is a problem that can cause physical risks and prices that have an impact on the fluctuations in the sales of fruit. This study aims to 1) know the physical risk and financial risk, 2) know the risk management strategy, 3) know the relationship between business diversification and efforts to reduce risk. The study was conducted at Pasar Segamas, Purbalingga Regency in January 2019. The research method used was the survey method. The method used to take the respondents of the traders is a saturated sampling (census) of 30 respondents. The results of this study indicate that there are 1) physical risks faced namely easy to damage, weight loss and quality loss and financial risks faced due to physical risk of fruit and price fluctuations 2) risk management strategies that can be carried out by fruit traders by diversifying , price differentiation and cooperation, 3) diversification and price differentiation efforts have a real influence on the profitability of fruit traders while the cooperative effort has no significant effect. | |
| 22748 | 25292 | A1D015001 | Pengaruh Metabolit Sekunder Jamur Entomopatogen terhadap Hama Penggerek Batang padi Kuning (Scirpophaga incertulas) dan Musuh Alaminya pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metabolit sekunder jamur entomopatogen isolat asal Desa Cipete, Papringan, dan Pasir Kulon terhadap 1) intensitas serangan, 2) mortalitas hama, dan 3) populasi musuh alami hama penggerek batang padi kuning (Scircpophaga incertulas). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman dan sawah percobaan di Desa Pasir Kidul, Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah pada bulan Oktober 2018 sampai Maret 2019 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 11 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kontrol (P0), isolat asal Desa Cipete dengan konsentrasi: 5 % (P1), 10 % (P2), 15 % (P3), isolat asal Papringan dengan konsentrasi: 5 % (P4), 10 % (P5), 15 % (P6), isolat asal Desa Pasir Kulon dengan konsentrasi 5 % (P7), 10 % (P8), 15 % (P9), dan insektisida imidakloprid 2 ml/L (P10). Variabel pengamatan yang diamati adalah mortalitas hama, intensitas serangan, dan populasi musuh alami hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metabolit sekunder jamur entomopatogen: 1) isolat P3, P4 dan P6 dapat menekan intensitas serangan hama penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulas) di lapang hingga 0 % pada fase vegetatif (7 mst). P3 dapat menekan intensitas serangan hingga paling rendah, yaitu 23,12 % di bawah perlakuan kontrol dan 17,65 % di bawah perlakuan insektisida pada fase generatif (13 mst); 2) isolat P7 menimbulkan kematian tercepat pada jam keempat dan berturut-turut P7, P4, dan P5 mampu menyebabkan kematian imago penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulas) ≥ 80 % mulai hari kedua setelah aplikasi; 3) isolat asal Desa Cipete, Papringan, dan Pasir Kulon pada seluruh konsentrasi tidak berdampak negatif terhadap musuh alami yang meliputi Lycosa sp., Coccinella sp., Paederus sp., Oxyopes., Atypena sp., dan Agriosnemisfemina sp. | This research was aimed for knowing the effect of secondary metabolites entomopathogenic fungi originated from Cipete, Papringan, and Pasir Kulon village on to intensity of the attack, on mortality, and on population of natural enemy of yellow stem borer (Scirpophaga incertulas). This research was conducted in Plant Protection Laboratory of Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University and the yield on Pasir Kidul village, Weast Purwokerto, Banyumas Regency, Center of Java on Oktober to March 2019. Laboratory test was used a completely randomized block (CRB) Non Factorial with 11 treatments and 3 replications. Each plastic confinement fill in by 10 adult and plot size is 2 m x 1 m with spacing 25 cm x 25 cm.. The treatments respectively were control (P0), isolate from Cipete village with concentration 5 percent (P1), isolate from Cipete village with concentration 10 percent (P2), isolate from Cipete village with concentration 15 percent (P3), isolate from Papringan with concentration 5 percent (P4), isolate from Papringan with concentration 10 percent (P5), isolate from Papringan with concentration 15 percent (P6), isolate from Pasir Kulon village with concentration 5 percent (P7), isolate from Pasir Kulon village with concentration 10 percent (P8), isolate from Pasir Kulon village with concentration 15 percent (P9), and insecticide with recommended dosage (P10). Observation variable is mortality, intensity of the attack, and natural enemies. Based on DMRT test with 5 percent real level, it showed that: 1) secondary metabolites entomopathogenic fungi P3 (isolate from Cipete with concentration 10 percent), P4 and P6 (isolate from Papringan with concentration 5 and 15 percent) can reduce attack of the intensity of yellow rice stem borer (Scirpophaga incertulas) on field till 0 percent (7 weeks after planting). While on generative phase (13 weeks after planting), P3 (isolate from Cipete with concentration 15 percent) cause the lowest attack of the intensity. It is 23,12 percent under the control and 17,65 percent under insecticide treatment (imidakloprid 2 ml/L); 2) isolates secondary metabolites entomopathogenic fungi P7 (isolate from Pasir Kulon with concentration 5 percents) cause the fastest mortality at four hours after application and P7 (isolate from Pasir Kulon with concentration 5 percents), P4 (isolate from Papringan with concentration 5 percents), P5 (isolate from Papringan with concentration 10) percents cause mortality of yellow rice stem borer (Scirpophaga incertulas) ≥ 80 percent began at day two after applicantion; 3) secondary metabolites entomopathogenic fungi from Cipete, Papringan, and Pasir Kulon were not given negative impact for natural enemies, covers to Lycosa sp., Coccinella sp., Paederus sp., Oxyopes., Atypena sp., and Agriosnemisfemina sp. | |
| 22749 | 25305 | A1L014151 | PENGARUH APLIKASI EKSTRAK GULMA Mimosa invisa DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP KEBERADAAN HAMA DAN PREDATOR PADA PADI GOGO | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak gulma (Mimosa invisa) dan dosis pupuk NPK terhadap keberadaan hama dan predator pada padi gogo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2018, di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan tiga ulangan. Penelitian terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu pupuk NPK terdiri dari 100% dan 50% dosis anjuran. Faktor kedua yaitu konsentrasi ekstrak gulma M.invisa terdiri dari 0; 2,5; 5; 7,5 dan 10%. Data dianalisis menggunakan uji Analisis of Varians (Anova), dilanjutkan dengan uji DMRT 5% apabila ada yang berbeda nyata. Variabel yang diamati yaitu keberadaan hama dan predator, intensitas serangan hama, dan komponen hasil (jumlah gabah per rumpun, jumlah malai per rumpun, bobot gabah per rumpun, bobot gabah per petak efektif, bobot 1000 butir gabah, dan bobot gabah per hektar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak gulma M. invisa dan dosis pupuk NPK serta interaksi keduanya belum mampu menurunkan populasi hama dan meningkatkan populasi predator. Interaksi antara aplikasi ekstrak gulma M. invisa dan dosis pupuk NPK hanya berpengaruh pada variabel jumlah malai per rumpun. | The aim of this research was to know the effect of application Mimosa invisa extract and dosage of NPK fertilizers on existence of pest and predators on upland rice. The research was conducted on March until July 2018, at Kalibagor District, Banyumas Regency. The experimental design was used in split plot design with three replications. This research consisted of two factors, i.e. the first factor was dose NPK fertilizers (100% and 50 % recommended dosage). The second factor of concentration of M. invisa extract consist of 0; 2,5; 5; 7,5 and 10%. Data were analyzed by Analysis of Variance (Anova). Continued tested by DMRT 5% if there were significantly different. The variables that observed were existence of pest and predators, intensity of pest attack and yield components (number of grain per clump, number of panicles per clump, grain weight per clump, grain weight per effective plot, weight of 1000 grain, and grain weight per hectare). The result showed that application of Mimosa invisa exstract and NPK fertilizer dosage and the interaction of both had not been able to reduce pest populations and increase predator populations. The interaction between the application of M. invisa extract and NPK fertilizer dose only affected the variable number of panicles per clump. | |
| 22750 | 25313 | A1C014094 | MOTIVASI PETERNAK SAPI PERAH ANGGOTA KOPERASI PESAT DI KABUPATEN BANYUMAS | Koperasi PESAT adalah salah satu koperasi di Kabupaten Banyumas yang bergerak dibidang usaha persusuan. Koperasi berdiri dari Tahun 1987 dan aktif hingga sekarang. Jumlah anggota Koperasi PESAT adalah 195 anggota yang terbagi dalam 20 Kelompok Ternak. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui kebutuhan eksistensi (exsistence needs), kebutuhan hubungan sosial (relatedness needs) dan kebutuhan pertumbuhan (growth needs) pada diri peternak anggota Koperasi PESAT dalam menjalankan usahatani sapi perah. 2) Mengetahui motivasi kebutuhan eksistensi (exsistence needs), kebutuhan hubungan sosial (relatedness needs) dan kebutuhan pertumbuhan (growth needs) yang paling besar mendorong peternak anggota Koperasi PESAT dalam menjalanakan usahatani sapi perah. Penelitian dilaksanakan di tiga kelompok ternak yang tergabung dalam Koperasi PESAT di Kabupaten Banyumas. Waktu penelitian selama empat bulan, dimulai dari Oktober 2018 sampai dengan Januari 2019. Objek penelitian adalah peternak sapi perah anggota Koperasi PESAT yang tergabung dalam Kelompok Peternak Margo Mulyo di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden; Kelompok Peternak Tirto Margo Utomo di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang dan Kelompok Peternak Tirta Sari Aji di Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas. Pemilihan objek dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Motivasi yang mendorong peternak sapi perah anggota Koperasi PESAT dalam menjalankan usahatani sapi perah terdiri dari: a) kebutuhan eksistensi (existence needs) meliputi pencukupan kebutuhan sehari-hari, kemampuan menyekolahkan anak-anak dan pemenuhan kebutuhan sarana produksi susu; b) kebutuhan hubungan sosial (relatedness needs) meliputi mengenal banyak penyuluh, mendapat bantuan dari pemerintah dan dapat menggunakan layanan Koperasi PESAT; dan c) kebutuhan pertumbuhan (growth needs) meliputi kemampuan meningkatkan kesejahteraan keluarga, kemampuan membeli sapi untuk pengembangan usaha, dan menjadi pimpinan kelompok ternak. Motivasi terbesar yang mendorong peternak anggota Koperasi PESAT dalam menjalankan usahataninya adalah kebutuhan hubungan sosial (relatedness needs). | PESAT Cooperative is one of the cooperatives in Banyumas Regency and is the only cooperative engaged in dairy business. This cooperative was established in 1987 and is still active today. The number of members of the PESAT Cooperative is 195 members which are divided into 20 Livestock Groups. The purpose of this study is 1) to know the needs, relatedness of needs and growth needs of the farmers in the PESAT Cooperative in conducting dairy farming, 2) to know the motivation (exsistence needs, relatedness needs and growth needs) which is the most encouraging farmers in the PESAT Cooperative in farming dairy cows. The study was conducted in three sub-districts in Banyumas Regency, Central Java, namely Baturraden District, Sumbang District and Karanglewas District. The time for conducting research is four months, from October 2018 to January 2019. The object of research is dairy farmers who are members of the PESAT Cooperative who are members of the Margo Mulyo Breeders Group in Kemutug Lor Village, Baturraden District; Tirto Margo Utomo Farmer Group in Limpakuwus Village, Sumbang District and Tirta Sari Aji Farmer Group in Singasari Village, Karanglewas District. The selection of objects is done intentionally (purposive sampling). Motivation that encourages dairy farmers member of PESAT Cooperative in carrying out dairy farming consists of: a) existence needs include the fulfillment of daily needs, the ability to educate children and fulfill the needs of milk production facilities; b) the needs of social relations (relatedness needs) include getting to know a lot of extension agents, getting assistance from the government and being able to use PESAT Cooperative services; and c) growth needs (growth needs) include the ability to improve family welfare, the ability to buy cattle for business development, and become a leader of livestock groups. The biggest motivation that drives PESAT Cooperative members in carrying out their farming is the need for social relations (relatedness needs). | |
| 22751 | 25314 | A1L114028 | PENGARUH PEMBERIAN BERAGAM SUMBER SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis sumber silika terhadap pertumbuhan tomat dan 2) mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis sumber silika terhadap produksi tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan dalam bulan April 2018 sampai dengan Juni 2018 di screen house Fakultas Pertanian, Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor. Faktor yang dicoba terdiri atas media tanam, media tanam yang diberi perlakuan seperti M0 tanpa penambahan sumber silika, M1 penambahan abu sekam padi, M2 penambahan abu jerami, M3 penambahan pasir silika, dan M4 penambahan SiO2. Jumlah ulangan masing perlakuan adalah 8, sehingga total jumlah tanaman adalah 40 tanaman.. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, panjang akar, jumlah daun, luas bukaan stomata, warna daun, bobot kering akar, bobot kering tanaman, volume buah, jumlah buah dan bobot buah. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dan jika terdapat perbedaan (signifikan) dilanjutkan dengan uji beda DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf 5% untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai macam silika tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh variable pengamatan | This research was aimed to: 1) determine the effect of various types of silica sources on tomato growth and 2) to know the effect of various types of silica sources on the production of tomato plants. This research was conducted in April 2018 to June 2018 in the screen house of the Faculty of Agriculture, Agronomy and Horticulture Laboratory, and Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderall Sudirman University. The experimental design used was a randomized block design (RBD) of one factor. The factors tested consisted of planting media, planting media treated like M0 without additional sources of silica, M1 addition of rice husk ash, M2 addition of straw ash, M3 addition of silica sand, and M4 addition of SiO2. The number of replications of each treatment was 8, so the total number of plants was 40 plants. The variables observed in this study were plant height, root length, leaf number, stomatal opening area, leaf color, root dry weight, plant dry weight, fruit volume, number of fruit and fruit weight. The results of the study were analyzed using the F test at an error rate of 5% and if there was a difference (significant) followed by a different DMRT test (Duncan Multiple Range Test) with a level of 5% to determine the effect of good treatment. The results showed that the administration of various types of silica did not have a significant effect on all variables of observation. | |
| 22752 | 25315 | A1L014237 | KARAKTERISASI ISOLAT BAKTERI RIZOSFER PADI (Oryza sativa L.) TOLERAN PESTISIDA SINTETIK BERBAHAN AKTIF BUPROFEZIN SECARA MORFOLOGI DAN BIOKIMIA | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui karakterisasi isolat bakteri rizosfer padi toleran pestisida sintetik berbahan aktif buprofezin secara morfologi dan biokimia. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman dan Laboratorium Agroekologi Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilaksanakan sejak bulan November 2018 sampai dengan Februari 2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi menggunakan isolat bakteri SR-1, PA-1, dan GT-2 hasil kulturasi secara murni di mediun nutrient agar. Variabel yang diamati, meliputi karakterisasi morfologi (kelompok positif/negatif dengan pewarnaan gram dan pewarnaan spora) dan karakterisasi biokimia (respon positif/negatif dengan uji katalase, fermentasi karbohidrat, hidrolisis urea, methyl red, voges proskauer, indol, sitrat, motilitas, hidrolisis pati, produksi H2S, oksidasi-fermentasi, dan oksidase). Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dari masing-masing isolat bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakter morfologi dari tiga isolat bakteri tersebut termasuk pada kelompok gram positif, bentuk sel batang, dan memiliki endospora. 2) karakter biokimia yang menunjukkan respon positif pada SRI meliputi uji katalase, fermentasi glukosa, fermentasi manitol, methyl red, motilitas, hidrolisis pati, dan bersifat aerob/anaerob fakultatif. PA1 meliputi uji katalase, methyl red, sitrat, motilitas, produksi H2S, oksidase dan bersifat aerob obligat. GT2 meliputi u ji katalase, fermentasi sukrosa, fermentasi laktosa, fermentasi manitol, methyl red, voges proskuer, indol, sitrat, motilitas, oksidasi-fermentasi, oksidase, dan bersifat aerob/anaerob fakultatif. 3) genus tiga isolat bakteri tersebut berdasarkan Bergeys’s Manual of Determinative Bacteriology 9th adalah Bacillus sp. | ABSTRACT This research aims to know morphology and biochemistry character of bacteria isolate on rice plant root that tolerance to synthetic pesticide with buprofezin active compound. This study carried out in Pest and Plant Disease laboratory and Agroecology laboratoty of Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University. The study design is exploration using bacteria isolates SR1, PA1, and GT2 recultured to the agar medium. Variables observed on those 3 (three) bacteria isolates were shape, morphological character (positive/negative group on gram and spore staining) and biochemistry characterization (positive/negative respond on catalase test, carbohydrate fermentation, urea hydrolysis, methyl-red, voges-prostekuer, indole, cytrat, motility, starch hydrolysis, H2S production, fermentation-oxidation, and oxidase). The research data is analysed in a qualitative descriptive way to describe the characteristics of each bacteria isolate. The result of study show that 1) morphology character of the isolates found equation on it’s positive gram, bar shape, and posses endospore. 2) biochemistry character from those isolates that showed positive respond of SR-1 isolate were catalase, glucose and manitol fermentation, methyl red, and motility, starch hydrolysis, and is aerobic/anaerobic facultative. PA-1 were catalase, methyl red, citrate, motility, H2S production, oxidase, and is aerobic obligat. GT-2 were catalase, sucrose, lactose, and manitol fermentation, methyl red, voges proskauer, indole, citrate, motility, oxidase, and is aerobic/anaerobic facultative. 3) genus of three bacteria isolates bassed on Bergeys’s Manual of Determinative Bacteriology 9th is Bacillus sp. | |
| 22753 | 24977 | C1A013089 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA DI ENAM NEGARA TUJUAN EKSPOR TERBESAR (INDIA, TIONGKOK, JEPANG, KOREA SELATAN, TAIWAN DAN MALAYSIA) | Penelitian ini mengambil judul: “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekspor Batubara Indonesia di Enam Negara Tujuan Ekspor Terbesar (India, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Malaysia)”. Tujuan penelitian ini ada dua. Pertama, untuk mengetahui pengaruh variabel harga ekspor batubara Indonesia, pertumbuhan ekonomi negara tujuan ekspor, nilai tukar mata uang negara tujuan ekspor terhadap US Dollar, dan harga batubara Australia terhadap volume ekspor batubara Indonesia dari tahun 2012-2017. Kedua, memproyeksikan volume ekspor batubara Indonesia ke enam negara tujuan ekspor utama dalam lima tahun kedepan, yakni 2018-2022. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi data panel menunjukkan bahwa: (1) Harga batubara Indonesia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volume ekspor, (2) Pertumbuhan ekonomi negara tujuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor, (3) Nilai tukarmata uang negara tujuan ekspor berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap volume ekspor, (4) harga batubara Australia berpengruh positif dan signifikan terhadap volume ekspor, (5) Tren volume ekspor batubara Indonesia ke enam negara tujuan utama adalah negatif atau menurun. Implikasi dan kesimpulan yang dapat ditarik adalah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), dianjurkan menyodorkan kontrak dagang berjangka dengan negara-negara importir batubara Indonesia agar harga maupun jumlah ekspor batubara Indoensia stabil. Selain itu volume ekspor batubara Indonesia akan menurun dalam lima tahun kedepan. Faktor terbesar yang berkaitan dengan hal ini adalah isu global warming yang mengakibatkan penurunan pemakaian batubara hampir di seluru negara-negara di dunia. | This research is an analysis of factors affecting the amount of exported Indonesian coal to its six biggest importing countries (India, China, Japan, South Korea, Taiwan and Malaysia). This research titled “The Affecting Factors of Indonesian Coal Export Quantity in Six Biggest Importing Countries (India, China, Japan, South Korea, Taiwan and Malaysia). There are two purposes aimed from this research. First, to discover the effect of Indonesian coal price, economic growth of importing countries, exchange rate of currency from importing countries, and Australian coal price from 2012-2017. Second, to project the amount of Indonesian coal export to six biggest importing countries in the next five years, from 2018-2022. Based on the result of data analyisis using panel data regression this research shows: (1) Indonesian coal price affect the export amount negatively and significantly, (2) Economic growth on importing countries affect the export amount positively and significantly (3) Exchange rate of currency from importing countries affect the coal export amount positively but not significantly, (4) Australian coal price affect the amount of Indonesian coal export positively and significantly, (5) Trend shows the amount of Indonesian coal export to importing countries is negative or declining. Concluding from the statement above, to optimalize Indonesian resources, Indonesian government need to take an extra atention to coal for it’s unrenewables sort of natural resource. Indonesian government, or in this particular matter Ministry of Trade and Ministry of Energy and Mineral Resources, should offer long-term contracts to the importing countries in order to mantain the stability of Indonesian coal export size and price. Trend analysis also stated that the quantity of Indonesian coal export will decline along five years ahead. Biggest related factor is a global warming issue resulting a reduction of coal usage in almost every countries. | |
| 22754 | 25318 | J1B015002 | Proses Aktualisasi Diri Tokoh Utama pada Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El shirazy | Penelitian ini berjudul “Proses Aktualisasi Diri Tokoh Utama pada Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy.” Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Fokus Penelitian ini adalah menganalisis proses aktualisasi diri tokoh utama pada novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara membaca novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy secara intensif sampai memahami keseluruhan isinya. Kemudian, menginventarisasi data yang berkaitan dengan penelitian. Selanjutnya, mengklasifikasikan data-data berdasarkan rumusan masalah dan teori yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama bernama Rifa dalam novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy merupakan pribadi yang sehat dan mandiri karena dapat mengaktualisasikan dirinya. Tokoh utama menjalani proses aktualisasi diri melalui tahapan pemenuhan kebutuhan, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan rasa harga diri dan beranjak ke pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri. Aktualisasi diri yang dicapai tokoh utama adalah menjadi moderator dalam seminar internasional, menjadi guru bahasa Inggris dan matematika yang baik di Pesantren Darus Sakinah dan melaksanakan umrah, sedangkan kebutuhan aktualisasi diri yang masih dalam proses aktualisasi diri yaitu lulus Ujian Nasional dengan memperoleh nilai tertinggi di sekolah dan melanjutkan kuliah di Jerman. | This research is entitled "Self Actualization Process of the Main Figures in Novel Merindu Baginda Nabi by Habiburrahman El Shirazy." This research includes descriptive analysis research using a literary psychology approach. The focus of this research is to analyze the process of self-actualization of the main character in the novel Merindu Baginda Nabi by Habiburrahman El Shirazy. The data collection techniques used are by reading the novel Merindu Baginda Nabi by HabiburrahmanEl Shirazy intensively until understanding the whole contents. Then, inventorying the data which is related to the research. Next, classifying the data based on the formulation of the problem and the existing theory. The results showed that the main character named Rifa in the novel Merindu Baginda Nabi by Habiburrahman El Shirazy work is a healthy and independent personal because she can actualize herself. The main character undergoes a process of self-actualization through stages of fulfillment, in the form of physiological needs, the need for a sense of security, the need for a sense of self-worth, and go to the fulfillment of the need of self-actualization. Self-actualization achieved by the main character is to be a moderator in the international seminar, a good teacher of English and mathematics subjects in Darus Sakinah Islamic boarding school, and to perform a pilgrimage to Mecca, while self-actualization needs that are still in the process are passed the national exam by obtaining the highest score in the school and continued to study in Germany. | |
| 22755 | 25319 | F1B013090 | EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM SAMSAT KELILING (STUDI TENTANG PROGRAM SAMSAT KELILING UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH DI WILAYAH KABUPATEN BANYUMAS) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan program samsat keliling dalam mendukung efektifitas kinerja Unit Pelayanan Pendapatan Daerah Propinsi Jawa Tengah di Wilayah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif yang menggunakan pendekatan teori Lenvine yaitu menggunakan indikator Responsiveness atau responsivitas, yaitu daya tanggap penyedia pelayanan terhadap harapan, keinginan, aspirasi, maupun tuntutan penggunaan layanan, Responsibility atau responsibilitas yang menunjukkan seberapa jauh proses pemberian pelayanan publik itu dilakukan sesuai dengan prinsip prinsip atau ketentuan adaministrasi dan organisasi yang benar dan telah ditetapkan, dan indikator Accountability atau akuntabilitas yang menunjukkan seberapa besar proses penyelenggara pelayanan publik sesuai dengan kepentingan stakeholders dan norma-norma yang berkembang dalam masyarakat. Penelitian dilakukan di Kantor Samsat dan lokasi pelayanan samsat keliling di Kabupaten Banyumas. Sasaran pada penelitian ini adalah Kepala UPPD Kabupaten Banyumas, petugas samsat keliling, dan masyakat wajib pajak pengguna layanan samsat keliling dengan teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pelayanan Samsat melalui inovasi samsat keliling menunjukkan adanya peningkatan signifikan pencapaian prosentase target UPPD Kabupaten Banyumas dari target yang di berikan oleh UPPD Pusat Provinsi Jawa Tengah. Dari aspek Responsivitas, kesesuaian program samsat keliling dilihat dari respon masyarakat menunjukan adanya kesesuaian terhadap harapan masyarakat. Dari aspek Responsibilitas, pelayanan yang professional, syarat yang sederhana dan pelayanan yang cepat menjadi faktor penerimaan positif masyarakat terhadap samsat keliling. Dari aspek akuntabilitas, penerapan samsat keliling memberikan pengaruh terhadap peningkatan pencapaian target Samsat Kabupaten Banyumas yang diberikan oleh UPPD Provinsi Jawa Tengah. | This program aims to learn how to implement the mobile samsat program in supporting the effectiveness of the Central Java Provincial Revenue Performance Unit in the Banyumas District. This research is a qualitative method that uses Lenvine's theory, namely using indicators of responsiveness or responsiveness, namely responsiveness of service providers to expectations, desires, aspirations, assistance in use, responsibilities or responsibilities related to the public assistance process required by the principle administrative and organizational provisions that have truly been established, and indicators of accountability or accountability that point to the large process of public administration in accordance with the interests of stakeholders and the norms that develop in society. The study was conducted at the Samsat Office and the location of the mobile samsat service in Banyumas Regency. The objectives of this study were the Head of UPPD in Banyumas Regency, mobile samsat officers, and taxpayers using mobile samsat services with informant selection techniques in this study were purposive sampling with data tracking techniques through interviews, searches, and observations. The results showed an increase in Samsat services through the innovation of mobile circumference showed a significant increase in the percentage of UPPD targets in Banyumas Regency from the targets given by the Central UPPD of Central Java Province. From the aspect of Responsiveness, the mobile samsat suitability program seen from the community response shows preferences in accordance with the expectations of the community. From the aspect of responsibility, professional service, simple requirements and fast service are positive factors for community acceptance of mobile samsat. From the aspect of accountability, the application of mobile samsat has an influence on increasing the achievement of targets of the Banyumas District Samsat given by the UPPD of Central Java Province. | |
| 22756 | 26051 | C1L014018 | THE EFFECT OF SELF-EFFICACY, ACCOUNTING LITERACY, ENTREPRENEURIAL SKILL AND MENTORING BASED ON E-LEARNING TOWARD BUSINESS PERFORMANCE (Survei On Members Of Tangan Di Atas Community In Solo Region) | Fenomena tingginya angka pengangguran di Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara lain di Asia menunjukkan bahwa perlunya upaya untuk meningkatkan angka pengusaha agar dapat membuka lebih banyak lapangan kerja. Hal tersebut coba dilaksanakan oleh Komunitas TDA sebagai salah satu komunitas bisnis terbesar di Indonesia yang mampu meningkatkan kemampuan bisnis para anggotanya, salah satunya di regional Solo. Penelitian menjelaskan bagaimana pengaruh efikasi diri, literasi akuntansi, kemampuan berwirausaha, dan pengajaran berbasis pembelajaran online terhadap performa bisnis para anggota komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Solo. Teori Penetapan Tujuan atau Goal Setting Theory menjadi teori utama untuk menganalisa isu tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang kumpulkan dengan kuesioner dan data sekunder yang dikumpulkan dari bergabai sumber termasuk wawancara dengan ketua TDA Solo Raya. Data primer yang diperoleh sebesar 67 sampel dari 147 total populasi. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri, literasi akuntansi, dan pengajaran berbasis pembelajaran online memiliki pengaruh positif terhadap performa bisnis anggota Komunitas TDA di Solo. Kemampuan berwirausaha tidak memiliki pengaruh terhadap performa bisnis anggota Komunitas TDA di Solo. | Unemployment in Indonesia is remain exist and need to be solved. Enhancing entrepreneurship is offered as one of the solutions to solve unemployment problem in Indonesia. TDA is a community focus on helping people to have business skill and provide mentoring to the businessman to have a good performance in their business. This paper discusses the effect of self-efficacy, accounting literacy, entrepreneurial skill and mentoring based on E-learning toward business performance. Goal setting theory is a grand theory used to analyse the issue. The data is retrieved from 67 samples out of total population of 147. Multiple regressions are used as the statistical tools for analysis. The result shows that self-efficacy, accounting literacy, and mentoring based on e-learning have positive effects on business performance. Entrepreneurial skill has no effect to the business performance. | |
| 22757 | 25317 | F1D012012 | E-Demokrasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta Melalui Aplikasi Media Sosial Qlue | Penelitian ini menjelaskaan dan menggambarkan E-Demokrasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta melalui Aplikasi Media Sosial Qlue. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan memilih informan berdasarkan rekomendasi informan kunci. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ruang publik digital saat ini telah menjadi salah satu organ penting dalam berdemokrasi. Pengembangan e-demokrasi merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas berdemokrasi dan layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui aplikasi Qlue, masyarakat dapat melaporkan keluhan terhadap permasalahan pelayanan publik yang ada di lingkungan sekitarnya langsung kepada birokrat. Setiap keluhan warga dipantau progresnya oleh pemerintah untuk memastikan semua direspon dan ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait. Saat ini Qlue memiliki sekitar 10.000 pengguna aktif dengan 2.000 laporan per harinya. Terdapat lima masalah publik yang paling banyak dilaporkan melalui Qlue yaitu mengenai pelanggaran aturan daerah, sampah, parkir liar, fasilitas umum dan kemacetan. Ada tiga faktor pendorong penerapan aplikasi media sosial Qlue di Provinsi DKI Jakarta yaitu, (1) memangkas jalur birokrasi dan respon cepat birokrat, (2) meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintah, (3) melibatkan banyak aktor pendukung. Selain itu, penelitian ini juga menemukan beberapa temuan penelitian dalam penggunaan aplikasi Qlue yaitu, (1) hanya berpengaruh pada tataran teknis, (2) belum memadahi semua kalangan, (3) sering disalahgunaan oleh pengguna. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan aplikasi media sosial Qlue terbukti mendukung proses e-demokrasi dilihat dari banyaknya laporan yang masuk setiap harinya. Selain itu melalui forum online semua pihak yang terlibat bisa saling berkomunikasi. Atas capaian ini, Qlue telah menjadi jalan baru dalam upaya memperkuat e-demokrasi sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap permasalahan yang ada dilingkungan sekitar dengan memanfaatkan inovasi teknologi informasi. | This study explains and describes E-Democracy in the implementation of the Government of DKI Jakarta Province through the Qlue Social Media Application. The research method used is descriptive qualitative method with a case study approach. Data obtained from observations, interviews, and documentation studies. The collection of informants used purposive sampling and snowball sampling techniques by selecting informants based on key informant recommendations. The results of this study show that today's digital public space has become an important part of democracy. The development of e-democracy is an effort to develop electronic-based governance in order to improve the quality of democracy and public services effectively and efficiently. Through the Qlue application, the public can report complaints about public service issues in the immediate environment directly to bureaucrats. Every citizen complaint is monitored by the government to ensure that everything that is responded and followed up by the relevant work unit. Qlue currently has around 10,000 active users with 2,000 reports per day. There are five most public problems reported through Qlue, namely violations of regional regulations, garbage, illegal parking, public facilities and traffic. There are three factors driving the implementation of Qlue social media applications in the DKI Jakarta, there are, (1) cutting down the bureaucratic path and the bureaucrat's rapid response, (2) increasing government accountability and transparency, (3) involving many supporting actors. In addition, this study also found several research findings in the use of Qlue applications, namely, (1) only influences at the technical level, (2) has not yet met all groups, (3) often misused by users. The conclusion obtained from this study is that the use of Qlue social media applications is proven to support the e-democracy process seen from the many entry reports every day. In addition, through online forums all parties involved can communicate with each other. For this achievement, Qlue has become a new way to strengthen e-democracy while at the same time increasing citizens' awareness of the problems that surround them by utilizing information technology innovations. | |
| 22758 | 25320 | A1D015089 | UJI APLIKASI METABOLIT SEKUNDER Trichoderma harzianum PADA SERBUK EFFERVESCENT TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annum L.) | ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk (1) menentukan efektifitas perlakuan terbaik metabolit sekunder T. harzianum dalam bentuk tablet effervescent terhadap F. oxysporum f.sp capsici in vitro, (2) menentukan dosis perlakuan terbaik metabolit sekunder T. harzianum dalam bentuk tablet effervescent terhadap pertumbuhan cabai keriting in planta, (3) mengetahui kandungan senyawa fenol tanaman cabai akibat perlakuan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, pada bulan Desember 2018 hingga Maret 2019. Pengujian in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, meliputi kontrol, 4 tablet, 6 tablet dan 8 tablet metabolit sekunder T. harzianum. Pengujian in planta menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan, meliputi kontrol, fungisida (benomil), 4 tablet sehari sebelum atau sesudah inokulasi, 6 tablet sehari sebelum atau sesudah inokulasi, 8 tablet sehari sebelum atau sesudah inokulasi. Variabel yang diamati meliputi daya hambat, masa inkubasi, intensitas penyakit, kejadian penyakit, AUDPC, daya kecambah, tinggi tanaman, bobot segar akar, bobot segar tajuk, dan kandungan senyawa fenol (saponin, tannin, dan hidrokuenon) secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan formula tablet effervescent metabolit sekunder T. harzianum yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan Fusarium oxysporum f.sp capsici adalah dengan menggunakan konsentrasi 4 tablet, yaitu sebesar 51,85%, memperpanjang masa inkubasi sebesar 64,11%, menekan kejadian penyakit layu fusarium sebesar 58,34%, menekan intensitas penyakit sebesar 80,45%, dan dapat meningkatkan tinggi tanaman 50,4%, meningkatkan kandungan senyawa saponin, tanin, hidrokuenon dalam tanaman apabila dibandingkan dengan kontrol. | ABSTRACT This research aimed to know (1) the best treatment of secondary metabolites of Tichoderma harzianum formulated in effervescent tablets on Fusarium oxysporum f.sp capsici in vitro, (2) the best treatment dose of the secondary metabolites in the tablet to growth of chili by in planta, and (3) phenolic compounds content in chili crop. The research was conducted at the Plant Protection Laboratory and the screen house Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, from December 2018 until March 2019. Randomized Completely Design was used for in vitro test with 4 treatments and 6 replicates consisted of control, 4 tablet, 6 tablet dan 8 tablet of secondary metabolites of T. harzianum. Randomized Block Design was used for in planta test with 8 treatments and 4 replicates consisted of control, fungicide (benomile), 4 tablets a day before or after inoculation, 6 tablets a day before or after inoculation, 8 tablets a day before or after inoculation. Variables observed were inhibition level, incubation period, disease intensity, disease incidence, AUDPC, germination percentage, plant height, root fresh weigh, and phenolic compounds (saponins, tanin and hidrokuenon) qualitatively. Result of the research showed that the best dose of secondary metabolites of T. harzianum in the tablet to inhibits the growth of Fusarium oxysporum f. sp capsici with a concentration 4 tablet, that is 51,85%. The formula could extend the incubation period by 64,11%, suppress incidence of the disease by 58,34%, disease intensity by 80,45%, increase plant height 50,4%, and can increase the content of saponin, tanin, hidrokuenon in the crops. | |
| 22759 | 25322 | A1C014092 | MOTIVASI BERPRESTASI PETANI DALAM BERUSAHATANI PADI SAWAH DI DESA DANARAJA KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS | Motivasi berprestasi merupakan konsep personal yang merupakan faktor pendorong untuk meraih atau mencapai sesuatu yang diinginkannya agar meraih kesuksesan. Setiap orang mempunyai hambatan-hambatan yang berbeda untuk mencapai kesuksesan, dengan memiliki motivasi berprestasi yang tinggi, diharapkan hambatan-hambatan tersebut akan dapat diatasi dan kesuksesan yang dinginkan dapat diraih. Penelitian bertujuan untuk : (1) Menganalisis tingkat motivasi berprestasi petani dalam berusahatani padi sawah, dan (2) Menganalisis hubungan karakteristik petani dengan motivasi berprestasi petani dalam berusahatani padi sawah, yang pengambilan data dilaksanakan di Desa Danaraja Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Pemilihan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Penelitian dilakukan tanggal 18 Agustus sampai dengan 16 September 2018. Rancangan pengambilan sampel digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengambilan Simple Random Sampling dengan sampel sebanyak 32 orang. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dibantu dengan metode Likert Summated Ratings untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi petani dan analisis korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan karakteristik petani dengan motivasi berprestasi petani dalam berusahatani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi berprestasi petani padi sawah di Desa Danaraja Kecamatan Banyumas secara keseluruhan berada dalam kategori sedang. Hubungan karakteristik petani dengan motivasi berprestasi petani padi sawah yang signifikan adalah tanggungan keluarga, sedangkan usia, pendidikan, pengalaman usahatani dan luas lahan garapan tidak signifikan. | Achievement motivation is a personal concept which is a driving factor for achieving or achieving something that is desired in order to achieve success. Everyone has different obstacles to success, by having high achievement motivation, it is expected that these obstacles will be overcome and the desired success can be achieved. The research aims to: (1) Analyze the level of farmer achievement motivation in lowland rice farming, and (2) Analyze Relationship between farmer characteristics and farmer achievement motivation in lowland rice farming, which was carried out in Danaraja Village, Banyumas District, Banyumas Regency, Central Java. The choice of research location was chosen purposively. The study was conducted on August 18 to September 16, 2018. The sampling design used in this study was a Simple Random Sampling method with a sample of 32 people. Data analysis using descriptive analysis was assisted by Likert Summated Ratings method to determine the level of farmer achievement motivation and Spearman Rank Correlation analysis to determine the relationship of characteristics of farmers with achievement motivation of farmers in lowland rice farming. The results showed that the level of achievement motivation of lowland rice farmers in Danaraja Village, Banyumas District as a whole was in the moderate category. The relationship of the characteristics of farmers with significant achievement motivation of lowland rice farmers is family dependence, while age, education, farming experience and arable land area are not significant. | |
| 22760 | 26052 | F1C015043 | Tourism Ambassador Sebagai Bentuk Pendukung Aktivitas Public Relations Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Banyumas | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas public relations Paguyuban Kakang dan Mbekayu Banyumas sebagai tourism ambassador. Sasaran penelitian ini adalah Paguyuban Kakang dan Mbekayu Banyumas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sistem yang berasumsi bahwa hal yang penting dari teori ini adalah hubungan sosialnya. Hubungan sosial yang baik merupakan hasil (output) dari suatu interaksi sosial yang dalam hal ini adalah interaksi antara organisasi dengan publiknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memilih empat informan utama dan dua informan pendukung yang dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan model data interaktif Miles dan Huberman yang melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Paguyuban Kakang dan Mbekayu Banyumas sebagai tourism ambassador menjadi pendukung aktivitas public relations dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Peran public relations yang dilakukan PAKEMAS yaitu terlibat dalam kegiatan promosi wisata, publikasi melalui media sosial, media cetak, media elektronik dan media online. PAKEMAS sebagai duta wisata dapat menjadi ujung tombak atau perpanjangan tangan dari pemerintah daerah dan PAKEMAS dapat menjadi jembatan untuk memudahkan komunikasi antara Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas dengan generasi muda dan pokdarwis. | The purpose of this study is to find out how the public relations activities of the Paguyuban Kakang and Mbekayu Banyumas as tourism ambassadors. The target of this study is the Paguyuban Kakang and Mbekayu Banyumas. The theory used in this study is system theory which assumes that the important thing about this theory is its social relations. Good social relations are the results (output) of a social interaction which in this case is the interaction between the organization and the public. This study used a qualitative approach by selecting four main informants and two supporting informants selected based on certain criteria. Data analysis was performed using Miles and Huberman's interactive data model which went through three stages, namely, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of research conducted by the Paguyuban Kakang and Mbekayu Banyumas of Friends as tourism ambassadors as supporters of public relations activities of the Department of Youth, Sports, Culture and Tourism in Banyumas, the public relations role of PAKEMAS is involved in tourism promotion activities, publications through social media, print media, electronic media and online media. PAKEMAS as a tourism ambassador can be the spearhead or an extension of the local government and PAKEMAS can be a bridge to facilitate communication between the Department of Sports, Culture, and Tourism of Banyumas Regency with the younger generation and pokdarwis. |