Home
Login.
Artikelilmiahs
25344
Update
INDAH WAHYUDINI
NIM
Judul Artikel
Analisis Risiko dan Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Tahu Pada UD. Tahu Palasari Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Sumedang adalah salah satu kota yang mengembangkan industri olahan tahu dan menjadikannya menjadi ciri khas dari Kabupaten Sumedang. Salah satu tempat pembuatan industri tahu sumedang yaitu UD. Tahu Palasari UD. Perusahaan tersebut merupakan industri keluarga yang sekarang sudah dikelola oleh generasi kedua. Perusahaan tersebut bisa untuk diteliti, produksi tahu mencapai rata-rata 9650 butir per hari, dengan tenaga kerja 15 orang, dan untuk pemasarannya hanya dijual kepada konsumen lokal dan juga dijual sebagai oleh-oleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya penerimaan, keuntungan, risiko usaha, dan penentuan harga pokok Produksi pada UD. Tahu Palasari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Kasus. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini mengenai Analisis Risiko dan Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Tahu pada UD. Tahu Palasari Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya penerimaan, keuntungan, risiko, dan penentuan harga pokok produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya keuntungan yang diperoleh UD. Tahu Palasari sebesar Rp.71.100.428,62. Usaha industri tahu UD. Tahu Palasari di Kabupaten Sumedang memiliki risiko tinggi, dengan batas bawah pendapatan minus Rp.23.155.816,65 per bulannya dan nilai koefisien variasi sebesar 5,38 Harga pokok produksi tahu sumedang UD. Tahu Palasari dengan menggunakan metode full costing sebesar Rp.100.979.571,38 dengan harga pokok produksi tahu sumedang per butirnya sebesar Rp.352,09.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sumedang Regency is one of the cities that develops the tofu processing industry and makes it a distinctive feature of Sumedang Regency. One place for making Sumedang tofu industry is UD. Tahu Palasari UD. The company is a family industry that is now managed by the second generation. The company can be investigated, tofu production reaches an average of 9650 items per day, with a workforce of 15 people, and for marketing it is only sold to local consumers and also sold as souvenirs. This study aims to determine the magnitude of costs revenues, profits, risks, and determining the cost of production at UD. Tahu Palasari. The method used in this study is Case Study. Data retrieval is carried out from March to April 2018. This research is about Risk Analysis and Determination of Cost of Production of Tofu Products at UD. Tahu Palasari, North Sumedang District, Sumedang Regency. The analytical method used is the analysis of costs revenues, profits, risks, and determining the cost of production. The results of the study show that the magnitude of the benefits obtained by UD. Tahu Palasari in the amount of Rp.71,100,428.62. The industrial industry knows UD. Tahu Palasari in Sumedang Regency has a high risk, with an income lower limit of minus Rp.23.155.816,65 per month and a variation coefficient value of 5.38 Sumedang tofu production price UD. Tahu Palasari by using the full costing method of Rp.104.216.496,67,00 with the cost of production of tofu sumedang per item of Rp.352.09.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save