Artikelilmiahs
Menampilkan 20.781-20.800 dari 50.125 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 20781 | 23725 | F1A013010 | Potret Santri Pengamal Hizib Ghazali di Pesantren Roudlotut Tholibin Lanji Kabupaten Kendal | ABSTRAK: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan santri yang mengamalkan hizib ghazali. Penelitian dilakukan di pesantren Roudlotut Tholibin Desa Lanji Kecamatan Patebon Kabupaten kendal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sasaran penelitian berjumlah tiga santri ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna hizib ghazali bagi santri adalah untuk menenangkan jiwa, mencerahkan fikiran, memudahkan rezeki dan untuk mengatasi masalah sulit. Proses pengamalan hizib ghazali dimulai dari meminta ijazah kemudian melakukan puasa nyirek dan setelah itu mengamalkan dengan membaca hizib satu kali dalam sehari. Selama mengamalkan hizib ghazali santri memperoleh pengalaman bahwa rezeki mereka menjadi mudah, ketika berbicara dihargai, fikiran terang, mudah dalam memahami pelajaran, hati mereka tentram dan dapat keluar dari perkara yang sulit. | ABSTRACT: This article aims to describe santri who practice ghazali hizib. The study was conducted at the Roudlotut Tholibin Islamic boarding school in Lanji Village, Patebon District Kendal. The method used is descriptive qualitative. The research targets were three students determined by using purposive sampling. Data obtained through interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the meaning of hizib ghazali for santri is to calm the soul, enlighten the mind, facilitate sustenance and to overcome difficult problems. The process of practicing the ghazali hizib starts from asking for a diploma and then doing a fasting and after that practice by reading the hizib once a day. During the practice of the ghazali students, they have gained experience that their fortune is easy, when talking is appreciated, bright thoughts, easy to understand the lesson, their hearts are calm and they can get out of difficult things. | |
| 20782 | 25783 | D1A015035 | PRODUKTIVITAS DAN INDEKS REPRODUKSI INDUK DOMBA GARUT DI PERBIBITAN TERNAK DOMBA DAN KAMBING DI DESA MARGAWATI KABUPATEN GARUT | Produktivitas dan indeks reproduksi induk domba Garut di perbibitan ternak domba dan kambing di desa Margawati Kabupaten Garut. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Garut pada bulan Maret 2019. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi ternak domba di Kabupaten Garut serta menganalisa produktivitas yang dimiliki oleh induk domba garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode seurvei. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, jumlah sampel yang diambil sebanyak 30% dari total pupolasi. Variable yang diamati adalah produktivitas dan indeks reproduksi induk domba, dengan jenis sampel yang diambil litter size, mortalitas, selang beranak, bobot lahir dan bobot sapih anak domba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rataan littersize, mortalitas, selang beranak, bobot lahir, dan bobot sapih induk domba Garut di Perbibitan Margawati Kabupaten Garut masing-masing adalah 1,69 ekor/induk/kelahiran; 27%; 1,44 tahun; 2,57 kg; dan 10,36 kg. Disimpulkan bahwa produktivitas yang dimiliki induk domba memiliki hubungan dengan indeks reproduksi induk yang dimiliki domba, semakin tinggi nilai produktivitas pada induk, maka semakin tinggi indeks reproduksi induk domba. Indeks reproduksi induk dan produktivitas domba Garut di Perbibitan Domba Garut Margawati menunjukkan hasil yang baik adalah 1.48 ekor/induk/tahun dan 15,45 Kg/Ekor/induk/Tahun. | Productivity and reproduction index of Garut sheep at sheep and goat breeding in Margawati village Garut regency. The study was conducted in Garut Regency in March 2019. The study aimed to determine the potential of sheep livestock in Garut Regency and analyze the productivity of Garut Ewes. The method used in this study is the survey method. Sampling was done by purposive sampling, the number of samples taken was 30% of the total pupolation. The variables observed were the productivity and reproductive index of ewes, with the types of samples taken litter size, mortality, lambing interval, birth weight and weaning weights of lambs. The research results showed that, the average littersize, mortality, lambing interval, birth weight, and weaning weight of Garut ewes at Margawati Breeding in Garut Regency were respectively .1,69 tail / parent / birth; 27%.; 1,44 year; 2,57. kg; and 10,36 kg. It was concluded that the the productivity of the sheep had a relationship with the reproductive index of the parent owned by the sheep, because the higher the productivity value of the parent, the higher the index of reproduction of the sheep. Reproductive index value and the productivity of Garut ewes in Balai Perbibitan Domba Garut Margawati showed good results is 1,48 tail/ewe/year and 15,45 Kg/Tail/ewe/year. | |
| 20783 | 23728 | E1A014014 | PERCERAIAN karena PERSELISIHAN dan PERTENGKARAN (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Agama Kolaka Nomor:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk) | Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, namun dalam praktik banyak terjadi permasalahan kehidupan rumah tangga yang berakibat perceraian, sehingga tujuan dalam perkawinan menjadi tidak tercapai, seperti halnya salah satu perkara mengenai perceraian karena perselisihan dan pertengkaran yang terjadi di Pengadilan Agama Kolaka Nomor:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan perceraian karena perselisihan dan pertengkaran pada Putusan Pengadilan Agama Kolaka Nomor:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk. Penelitian ini menggunakan metode pendekadan yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analisis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi, metode penyajian data dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa Majelis Hakim dalam mengabulkan putusan Pengadilan Agama Kolaka Nomor:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk hanya mendasarkan Pasal 19 huruf (b) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (b) Kompilasi Hukum Islam. Menurut peneliti kurang lengkap, sebaiknya Majelis Hakim menambahkan ketentuan penjelasan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Pasal 33 dan Pasal 34 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam. Kata Kunci : Perceraian, Perselisihan dan Pertengkaran. | Article 1 of Constitution Number 1 Year 1974 states that marriage is a bond of physically and mentally between a man and a woman as husband and wife with the aim of forming a family (household) which are happy and everlasting based on believe in the one and only God, but in practice many problems occur in households life that resulted in divorce, so the purpose of marriage could not be achieved, as well as one case concerning divorce because of dispute and conflict at Kolaka Religious Court Decision Number:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk. The problem in this research is how the legal consideration of judges in granting a divorce because of dispute and conflict in Kolaka Religious Court Decision Number:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk. This study uses normative approach, prescriptive analytics research specification, method of data collection with the literature study of inventory, the methods of data presentation are narrative texts and normative qualitative data analysis. Based on the results of the research and discussion, known that the Judges in granting the decision of Kolaka Religious Court Number:0369/Pdt.G/2017/PA.Klk only based on the Article 19 letter (b) of Government Regulation Number 9 Year 1975, Article 116 (b) Compilation of Islamic Law. Researchers thought that it is incomplete, the judges should add provisions elucidation of Article 39 section (2) of Constitution Number 1 of 1974, Article 33 and Article 34 section (1) and (2) of Constitution Number 1 Year 1974 and Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 Year 1975, Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law. Keywords: Divorce, Dispute and Conflict. | |
| 20784 | 23729 | D1E014235 | HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETERNAK DENGAN ASET YANG DIMILIKI PETERNAK SAPI POTONG DI TPA JATIBARANG SEMARANG | “Hubungan Karakteristik Peternak dengan Aset yang dimiliki Peternak Sapi Potong di TPA Jatibarang Semarang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik peternak dengan aset peternak sapi potong. Metode penelitian menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara terbuka dengan responden, dan observasi. Pengambilan sampel wilayah dilakukan secara purposive sampling. sampel responden diambil secara acak sebanyak 20 % dari jumlah peternak di Kelurahan Kedungpane. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rataan umur peternak adalah 51,175 tahun, rataan lama pendidikan peternak selama 6 tahun, dan rataan pengalaman beternak selama 16 tahun. Rataan aset biologis sejumlah 6,86 ST (satuan ternak), dan rataan aset non biologis sebesar Rp 1.180.339,00/tahun. Hasil analisis korelasi rank spearman menunjukan umur peternak tidak berkorelasi signifikan dengan aset peternak, nilai koefisien -0,171 (P>0,05). Lama pendidikan memiliki korelasi yang signifikan dengan aset peternak, nilai koefisien 0,343 (P<0,05). Pengalaman beternak tidak berkorelasi signifikan dengan aset peternak, nilai koefisien 0,244 (P>0,05). | “Relationship between characteristic of cattle farmers and farmers asset in TPA Jatibarang Semarang“. The purpose of this research were to know the relationship between farmers characteristic and the farmers assets. The research was conducted by survey method with direct observation. Area sampling was determinated by using purposive sampling. Respondent sample was determined using random sample by taking 20% of cattle farmers in Kedungpane. Data were analyzed using descriptive analysis and rank-spearman correlation. The result of research show that, the average age of cattle farmers is 51,175 years, the average of cattle farmers education is 6 years and farming experience is 16 years. The average of biological assets is 6,86 AU (animal unit) and the average of non biological assets is IDR 1. 180. 339,00/years. The analysis showed that there was no significant relationship between farmers age and farmers assets (P>0,05). Cattle farmers education was have significant relationship with farmers assets (P<0,05). Farming experience was no significant relationship with farmers assets (P>0,05). The correlation coefficient value of each coorrelation was -0,171, 0,343 and 0,244 respectively. | |
| 20785 | 25966 | E1A113082 | TINDAK PIDANA MELAKUKAN EKSPLOITASI SEKSUAL TERHADAP ANAK DENGAN MAKSUD UNTUK MENGUNTUNGKAN DIRI SENDIRI (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 150/Pid Sus/2016/PN Pwt) | Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana melakukan eksploitasi seksual terhadap anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri di Pengadilan Negeri Purwokerto dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto No.150/Pid Sus/2016/PN Pwt. Metode pendekatan yuridis normatif. Deskriptif analisis, Sumber Data sekunder Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 150/Pid Sus/2016/PN Pwt. Pengumpulan data studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian, dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Penerapan unsur-unsur tindak pidana melakukan eksploitasi seksual terhadap anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri di Pengadilan Negeri Purwokerto, telah dipertimbangkan dan dibuktikan oleh Majelis Hakim antara fakta hukum yang terungkap di persidangan dengan unsur-unsur sesuai dengan Pasal 88 Jo. Pasal 76I Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP yang didakwakan oleh Penuntut Umum. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto Nomor 150/Pid Sus/2016/PN Pwt, sebagai berikut : 1) Pertimbangan terhadap fakta hukum yang memenuhi unsur-unsur sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 88 Jo. Pasal 76I Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 65 Ayat (1) KUHP. 2) Pertimbangan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP berupa : keterangan saksi, surat, dan keterangan terdakwa. 3) Pertimbangan berdasarkan ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP yaitu : tentang hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama: 3 (tiga) tahun dan 6 (enam) bulan dan pidana denda masing-masing sebesar: Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama : 3 (tiga) bulan, para terdakwa tetap berada dalam tahanan. | ABSTRACT Target of this research is to know applying of doing an injustice elements exploit sexual to child with a view to profit ownself in District Court Purwokerto and to know consideration base punish judge in dropping crime to all defendant in Decision District Court Purwokerto Number 150 / Pid Sus/2016/Pn Pwt. Research use method approach of normative juridical. Specification of descriptive Research of analysis, Source of secondary data cover law and regulation going into effect, literature, result of research related to problems fundamental and also Decision District Court Purwokerto Number 150 / Pid Sus/2016/PN Pwt. Data collecting with bibliography study, data presented in the form of description, data analysed with normative method qualitative. Pursuant to result of research known that applying of doing an injustice elements exploit sexual to child with a view to profit ownself in District Court Purwokerto, have been considered and proved by Committee Judge between expressed by law fact in conference with elements as according to Section 88 Jo. Section 76I Law No. 35 Year 2014 about Change To the Law No. 23 Year 2002 About Protection of Child Jo. Section 65 Sentence (1) KUHP asserted by Public Prosecutor. Consideration base punish judge in dropping crime to all defendant in Decision District Court Purwokerto Number 150 / Pid Sus/2016/PN Pwt, the following : 1. Consideration to law fact fulfilling elements as formulated in Section 88 Jo. Section 76I Law No. 35 Year 2014 about Change To the Law No. 23 Year 2002 About Protection of Child Jo. Section 65 Sentence (1) KUHP. 2. Appliance evidence consideration as arranged in Section 184 KUHAP in the form of : eyewitness boldness, letter, and defendant boldness 3. Consideration pursuant to rule of Section 197 sentence (1) KUHAP f letter that is : about things weighing against and lightening defendant. Committee Judge let fall crime to all defendant with crime serve a sentence each during: 3 (three) year and 6 (six) month; and crime fine each of: Rp. 50.000.000,- (fifty million rupiah) with rule if the fine crime do not be paid by hence changed with coop crime during : 3 (three) month, specifying to be all defendant remain to stay in prisoner. | |
| 20786 | 23738 | H1G014026 | PERTUMBUHAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP (PPSC) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan, faktor kondisi dan sebaran frekuensi panjang ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus 2018. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pola pertumbuhan cakalang bersifat allometrik positif dengan persamaan W=2,9x10-7L3,275 dimana hubungan panjang berat menunjukan pertambahan berat lebih cepat daripada pertambahan panjangnya. Faktor kondisi rata-rata ikan cakalang bekisar 0,3–1,7. Panjang ikan cakalang yang diperoleh bekisar 340-818 mm dengan jumlah individu terbanyak terdapat pada kelas 388-435 mm. Pengelolaan yang dapat dilakukan untuk menjamin keberlangsungan sumberdaya ikan cakalang yaitu pembatasan penggunaan teknologi penangkapan, pembatasan ukuran ikan cakalang yang boleh ditangkap serta penutupan musim penangkapan ikan cakalang saat masa pemijahan. | This research aims to determine the growth pattern, condition factors and the length frequency distribution of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) landed at Samudera Cilacap Fisheries Port (PPSC). The study was conducted from July to August 2018. Data were analyzed descriptively. The results showed that the skipjack tuna growth pattern was allometric positive with the equation W = 2.9x10-7L3.275 which the weight gain was faster than the length increase. The condition factor of skipjack fish ranged from 0.3 to 1.7. The length of skipjack fish ranged from 340-818 mm with the highest number of individuals found in classes 388-435 mm. There are several management to ensure the sustainability of skipjack fish resources, such as limiting the use of fishing technology, limiting the size of caught skipjack fish and closing the skipjack fishing season during spawning. | |
| 20787 | 23731 | H1D014017 | PENGARUH PENAMBAHAN PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DALAM CAMPURAN ASPAL MODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL | Seiring meningkatnya pertumbuhan lalu lintas, kebutuhan aspal sebagai salah satu jenis penyusun jalan semakin bertambah. Ketersediaan aspal semakin terbatas sehingga diperlukan suatu alternatif untuk mengurangi penggunaan aspal konvensional. Penambahan bahan aditif seperti plastik pada aspal konvensional atau dikenal dengan aspal modifikasi dapat menjadi solusi untuk meminimalisasi kebutuhan aspal. Penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan limbah yang berdampak buruk bagi lingkungan. Polyethylene Terephthalate (PET) merupakan salah satu jenis plastik yang biasa digunakan untuk kemasan botol minuman dan banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memanfaatkan limbah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan pengganti aspal pada campuran aspal lapis aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC). Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik Marshall pada campuran aspal modifikasi limbah PET dan mengetahui nilai kadar PET optimum sebagai bahan substitusi dalam aspal. Kadar Polyethylene Terephthalate (PET) yang digunakan untuk bahan substitusi dalam aspal PEN 60/70 sebesar 1%, 2%, 3%, dan 4% dari berat aspal. Polyethylene Terephthalate (PET) dicampur dan dipanaskan bersamaan dengan aspal untuk pembuatan benda uji dan berfungsi sebagai bahan pengikat agregat. Karakterisitik campuran aspal dalam penelitian ini didasarkan pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Divisi 6 (revisi 3). Kadar Aspal Optimum (KAO) yang dipakai untuk campuran aspal modifikasi ini diperoleh dari hasil pengujian tahap I sebesar 6,2%. Hasil dari Pengujian campuran aspal modifikasi Polyethylene Terephthalate (PET) memperlihatkan kenaikan pada nilai stabilitas, MQ, VFA, dan nilai density serta menurunkan nilai flow, VIM, dan VMA. Nilai kadar Polyethylene Terephthalate (PET) optimum sebagai bahan substitusi aspal yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 Divisi 6 (Revisi 3) adalah lebih kecil sama dengan 1%. | Along with the increase in traffic growth, the need for asphalt as one type of constituent road is increasing. Availability of asphalt is increasingly limited so that an alternative is needed to reduce the use of conventional asphalt. Addition of additives such as plastic on conventional asphalt or known as modified bitumen can be a solution to minimize the need for asphalt. The use of plastic in everyday life produces waste that has a negative impact on the environment. Polyethylene Terephthalate (PET) is one type of plastic commonly used for bottling beverage bottles and is commonly found in everyday life. This research utilizes Polyethylene Terephthalate (PET) plastic waste as asphalt substitute material in Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) mixture. The purpose of this study is to determine the Marshall characteristics of the asphalt mixture modified PET waste and find out the optimum value of PET as a substitute material in asphalt. The level of Polyethylene Terephthalate (PET) used for substitution materials in PEN 60/70 asphalt is 1%, 2%, 3%, and 4% of the asphalt weight. Polyethylene Terephthalate (PET) is mixed and heated together with asphalt for the manufacture of specimens and serves as an aggregate binder. The characteristics of the asphalt mixture in this study are based on the General Specifications of Bina Marga 2010 Division 6 (Revision 3). The Optimum Asphalt Level used for this modified mo bitumen mixture is obtained from the results of the first stage test of 6.2%. The results of testing the modified asphalt mixture of Polyethylene Terephthalate (PET) showed an increase in the value of stability, MQ, VFA, and density values and decreased flow values, VIM, and VMA. The optimum value of Polyethylene Terephthalate (PET) as an asphalt substitution material that meets the General Specifications of Bina Marga 2010 Division 6 (Revision 3) is smaller than 1%. | |
| 20788 | 23730 | E1A114099 | PERANAN UNIT IDENTIFIKASI DALAM PROSES PENYIDIKAN UNTUK MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi di Polres Purbalingga) | PERANAN UNIT IDENTIFIKASI DALAM PROSES PENYIDIKAN UNTUK MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (STUDI DI POLRES PURBALINGGA) Oleh : ANIS DWI RISTAMI E1A114099 ABSTRAK Pada tingkat Kepolisian Resor, kegiatan penyidikan pada tahap identifikasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan oleh penyidik bersama Unit Identifikasi. Peran Unit Identifikasi sangat penting dalam mengungkap suatu tindak pidana atau kejahatan. Unit identifikasi melakukan pengungkapan tindak pidana melalui fakta-fakta yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan Unit Identifikasi dalam proses penyidikan untuk mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana, hambatan yang dihadapi Unit Identifikasi dalam proses penyidikan untuk mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana serta apa saja faktor penghambat . Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, spesifikasi penelitian adalah deskriptif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data adalah wawancara dan studi kepustakaan, serta metode analisis data menggunakan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peranan Unit Identifikasi dalam proses penyidikan untuk mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana yaitu melakukan olah TKP untuk menemukan petunjuk. Hambatan yang dihadapi penyidik saat melakukan identifikasi olah TKP dalam penyidikan tindak pidana pembunuhan yaitu : berubahnya status quo TKP dan sarana dan prasarana yang kurang memadai. Kata Kunci : Penyidikan, Unit Identifikasi | ROLE OF THE IDENTIFICATION UNIT IN THE EDUCATION PROCESS TO REVEAL THE CRIMINAL ACTION OF PLANNING KILLING (STUDY IN PURBALINGGA POLICE STATION) By : ANIS DWI RISTAMI E1A114099 ABSTRACT At the level of the Resort Police, investigation activities at the identification stage if the crime scene (TKP) is carried out by investigators with the Identification Unit. The role of the Identification Unit is very important in disclosing a punishment or crime. The identification unit conducts disclosures of criminal acts through the facts found in the Case Events. The study aims to determine the role of the Identification Unit in the investigation process to uncover criminal acts of premeditated murder, obstacles faced by the Identification Unit in the investigation process to uncover criminal acts of premeditated murder and what are the inhibiting factors. The research method used is sociological juridical, research specifications are descriptive, the data sources used are primary data and secondary data, data collection methods are interviews and literature studies, and methods of data analysis using qualitative. The results of the study show that the role of the Identification Unit in the investigation process to uncover criminal acts of premeditated murder is to conduct crime scenes to find clues. Obstacles faced by investigators when identifying crime scene in investigating criminal acts of murder are: changing status quo TKP and inadequate facilities and infrastructure. Keywords: Investigation, Identification Unit | |
| 20789 | 23732 | H1L014018 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI WEDDING ORGANIZER MENGGUNAKAN LARAVEL FRAMEWORK | Wedding Organizer merupakan suatu bisnis yang menyediakan jasa untuk membantu pelaksanaan suatu acara pernikahan. Namun, dalam pengelolaan bisnis ini masih dilakukan secara konvensional belum memanfaatkan teknologi secara maksimal, sehingga membuat pekerjaan menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mebuat Sistem Informasi Wedding Organizer yang dapat membantu pengelolaan bisnis suatu wedding organizer. Sistem Informasi ini mencakup pengelolaan pemesanan acara, inventaris barang, dan kas perusahaan serta menyimpan data dan media suatu wedding organizer. Pembuatan Sistem Informasi ini dibangun dengan metode waterfall menggunakan cara pengumpulan data dengan wawancara dan observasi dibidang bisnis wedding organizer, dan studi literatur. Framework Laravel digunakan sebagai framework dalam implementasi pembangunan sistem ini dengan basisdata MySQL. | Wedding Organizer is a business that provides services to help carry out a wedding ceremony. However, in the management of this business is still done conventionally not utilize the technology maximally, thus making the work becomes less effective and efficient. This study aims to make a Wedding Organizer Information System that can help the business management of a wedding organizer. This Information System covers the management of ordering, inventories of goods, and company cash and store data and media of a wedding organizer. Making Information System was built by waterfall method using data collection by interview and observation in the business of wedding organizer, and literature study. The Laravel framework is used as a framework in the implementation of this system development with MySQL database. | |
| 20790 | 23733 | E1A014041 | IMPLEMENTASI HAK JUSTICE COLLABORATOR DALAM MENGUNGKAP KASUS NARKOTIKA GOLONGAN I DI PEKANBARU (Studi Kasus Putusan Nomor: 683/Pid.Sus/2016/PN.Pbr) | Tindak pidana narkotika sudah meluas dalam masyarakat, baik dari jumlah kasus narkotika dari kalangan anak-anak remaja sampai dewasa. Narkoba seringkali disalahgunakan oleh banyak kalangan masyarakat. Ketergantungan pengguna narkoba ini sulit untuk disembuhkan, tidak hanya karena zat nikotin yang terkandung di dalamnya tetapi juga lingkungan yang tidak sehat dan keinginan pengguna narkoba itu sendiri. Rehabilitasi narkoba menjadi sebuah wadah untuk memberikan pertolongan agar pengguna narkoba dapat sembuh. Namun, banyak rehabilitasi narkoba di Indonesia yang belum memperhatikan lingkungan sebagai faktor penting dalam proses penyembuhan. Sampai saat sekarang ini secara aktual, penyebaran narkotika dan obat-obat terlarang mencapai tingkat yang sangat memperhatinkan. Perkembangan penyebaran narkotika semakin meningkat pesat dan tidak digunakan dengan tujuan untuk pengobatan maupun pengembangan ilmu pengetahuan, melainkan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar yaitu, dengan melakukan penyelundupan narkotika secara illegal ke berbagai negara Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana putusan tersebut dikabulkan dan penerapan hak-hak justice collaborator dalam kasus putusan nomor : 683/Pid.Sus/2016/PN.Pbr. metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa yuridis normatif. | Narcotics criminal acts are widespread in the community, both from the number of narcotics cases from teenagers to adults. Narcotics are often misused by many people. The dependence of drug users is difficult to cure, not only because of the nicotine substances contained in it but also the unhealthy environment and the desire of the drug users themselves. Drug rehabilitation is a place to provide help for that drug users can recover. However, many drug rehabilitation in Indonesia that has not paid attention to the environment as an important factor in the healing process. Until now actually, the spread of narcotics and illegal drugs has reached a very concerned level. The development of the spread of narcotics is increasing rapidly and it is not used for the purpose of treatment or development of science, but with the aim of gaining enormous profits by illegal trafficking narcotics into various countries. This research aims to find out and analyze how the decision was granted and the application of the rights of justice collaborator in the case of decision number: 683 / Pid.Sus / 2016 / PN.Pbr. The method used in this study is normative juridical. | |
| 20791 | 23734 | G1F014063 | Analisis Kualitas Hidup Pasien Prolanis Di Puskesmas Purwokerto Utara I dan II Menggunakan EQ-5D-5L. | Latar Belakang: Hipertensi dan diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang kesehatan bertujuan mencapai kualitas hidup optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai utilitas dan perbedaan kualitas hidup berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan lama menderita penyakit dengan EQ-5D-5L. Metodologi : Penelitian ini merupakan studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Sampel penelitian ini 128 pasien hipertensi dan 93 pasien diabetes melitus di Puskesmas Purwokerto Utara I dan II. Analisis utilitas pasien diukur dengan kuesioner EQ-5D-5L versi Indonesia, selanjutnya perbedaan kualitas hidup berdasarkan karakteristik dianalisis secara bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian : Nilai utilitas dan VAS pasien hipertensi 0,89 dan 80 sedangkan pasien diabetes melitus 0,85 dan 78, tidak terdapat masalah dimensi kemampuan berjalan/bergerak, perawatan diri,kegiatan yang biasa dilakukan dan sedikit masalah rasa kesakitan/rasa tidak nyaman dan rasa cemas/depresi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara utilitas hipertensi dan diabetes melitus. Terdapat perbedaan signifikan nilai utilitas berdasarkan karakteristik usia hipertensi. Kesimpulan : Nilai utilitas pasien prolanis hipertensi dan diabetes melitus menunjukan nilai utilitas yang baik, sehingga tenaga kesehatan perlu mempertahankan pemberian edukasi terhadap pasien prolanis, agar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien prolanis di Puskesmas Purwokerto Utara I dan II. | Background : Hypertension and diabetes mellitus are chronic diseases that can affect the quality of life. Prolanis is a health care system that aims to achieve optimal quality of life for hypertension and diabetes mellitus patients. This study aims to determine the utility value and differences in the quality of life of hypertension and diabetes mellitus patients based on the characteristics of age, gender, education, occupation and length of suffering from patients' disease with EQ-5D-5L.Methodology: This study was an observational study with a cross sectional approach and accidental sampling technique. The sample of this study were 128 hypertension patients and 93 diabetes mellitus patients at Puskesmas Purwokerto Utara I and II. The analysis of patients’ utility was measured by the EQ-5D-5L questionnaire in Indonesian version, furthermore the differentiate in quality of life was analyzed using the Mann-Whitney test. Results: The results depict that the utility based on the EQ-5D-5L questionnaire for hypertensive patients were 0.89 and 0.85 for diabetes mellitus patients and VAS for hypertension patients were 80 and 78 for diabetes mellitus patients. There were no problem in the dimensions of mobility, self care, usual activity and several problems in dimensions of pain/discomfort and anxiety/depression. There were no significant difference between the utility of hypertension and diabetes mellitus. Moreover, there were a significant difference of the utility based on the characteristics of hypertension patient’s age. Conclusion: The utility value for the prolanis of hypertension and diabetes mellitus patients show a good value, so that the health workers need to maintain the provision of education to the prolanis patients, in order to improve the quality of life prolanis patients at Puskesmas Purwokerto Utara I and II. | |
| 20792 | 23723 | D1E014046 | PENGARUH SUHU PEREBUSAN DAGING AYAM KAMPUNG JANTAN YANG DIRENDAM SARI BUAH NANAS (Ananas Comosus L. Merr) TERHADAP KADAR AIR DAN SUSUT MASAK | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu perebusan daging ayam kampung jantan yang direndam sari buah nanas terhadap kadar air dan susut masak. Materi yang digunakan adalah 18 potong daging paha dari 9 ekor ayam kampung jantan umur 12-18 bulan. Sari nanas yang dibutuhkan sebanyak 644 ml. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dan menggunakan rancangan acak lengkap (Completely Randomized Design). Perlakuan yang diuji adalah daging paha ayam ayam kampung jantan yang direndam sari buah nanas selama 15 menit kemudian rebus selama 30 menit dengan suhu (P1= 45, P2 = 55, P3 = 65 oC). Setiap perlakuan diulang 6 kali. Rataan kadar air daging hasil perlakuan P1, P2 , P3 masing-masing adalah 74,83%, 75,66% dan 76,23%. Rataan susut masak daging perlakuan P1 P2 dan P3 masing-masing adalah 42,75% , 38,69% dan 29,22%. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suhu perebusan daging ayam kampung jantan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar air dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap susut masak daging. Kesimpulan, kadar air daging ayam kampung jantan relatif sama. Suhu perebusan yang semakin meningkat (45, 55, dan 65 oC) akan menurunkan nilai susut masak daging ayam kampung jantan. | This research aims to know the effect of boiling temperature the male native chicken marinated with pineapple juice on moisture content and cooking losses. The material used were 18 piece thigh meat from 9 kampong chicken rooster aged 12-18 months. Pineapple juice used as much as 644 ml. Research methods of experimental design with complete randomized design (Completely Randomized Design). The treatments tested were male native chicken immersed pineapple juice for 15 minutes, then boiling for 30 minutes at the initial temperature (P1 = 45, P2 = 55, P3 = 65 °C). Each treatment was repeated 6 times. The mean of meat moisture content of P1, P2, P3 were 74,83%, 75,66% and 76,23%. The mean of meat cooking losses of P1 P2 and P3 42,75% , 38,69% and 29,22%. The result of research shows that boiling temperature of male native chicken has not significant effect (P>0.05) to moisture content and has significant effect (P<0.05) to cooking losses. Conclusion, moisture content of male native chicken was relatively the same. Increasing boiling temperature of 45, 55 and 65 oC will decreases of cooking losses on male native chicken | |
| 20793 | 23735 | C1A014068 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REGENERASI PETANI DI DESA TUBOKARTO, KECAMATAN PRACIMANTORO, KABUPATEN WONOGIRI | Pertanian merupakan pilar penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Sementara itu keberlanjutan sektor pertanian menghadapi ancaman yang serius karena berkurangnya jumlah petani. Hal tersebut dikarenakan banyak pemudanya yang mulai enggan berkecimpung dalam profesi petani karena berbagai alasan. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan kuisioner pada pemuda dan keluarga petani di Desa Tubokarto, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda untuk menjadi petani. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemuda berusia 15-25 tahun yang merupakan anak dari petani. Jumlah responden yang diambil dari penelitian ini adalah 44 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) luas lahan orang tua berpengaruh positif terhadap minat pemuda untuk menjadi petani, (2) pendidikan berpengaruh negatif terhadap minat pemuda untuk menjadi petani, (3) kepemilikan kendaraan bermotor berpengaruh negatif terhadap minat pemuda untuk menjadi petani, dan (4) keinginan orang tua agar anak menjadi petani berpengaruh positif terhadap minat pemuda untuk menjadi petani. Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu dalam upaya meningkatkan minat generasi muda untuk menjadi petani, sehingga diharapkan regenerasi tenaga kerja sektor pertanian di masa mendatang dapat dicapai sehingga dapat mencegah krisis pangan di masa mendatang. | Agriculture is an important pillar in economic development in Indonesia. Meanwhile, the sustainability of the agricultural sector faces a serious threat because reduced numbers of farmers.This is because many young people are reluctant to engage in the peasant profession for various reasons. This research is a survey study using questionnaires for youth and farm families in Tubokarto Village, Pracimantoro District, Wonogiri Regency. This study aims to find out and analyze the factors that influence youth interest in becoming farmers. The population used in this study are young people aged 15-25 years who are children of farmers. The number of respondents taken from this study is 44 people. The sampling technique used in this study is cluster sampling. The analysis used in this study is multiple linear regression analysis. The results showed that: (1) parental land area had a positive effect on the interest of youth to become farmers, (2) education had a negative effect on the interest of youth to become farmers, (3) ownership of motorized vehicles negatively affected youth interest in becoming farmers, and (4) parents' desire for children to become farmers has a positive effect on the interest of youth to become farmers. The implications of the above conclusions are in an effort to increase the interest of the younger generation to become farmers, so that the future regeneration of the agricultural sector can be expected so that it can prevent future food crises. | |
| 20794 | 23736 | G1F014046 | Analisis Kepuasan Pasien Rawat Inap terhadap Konseling Apoteker di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Margono Soekarjo Purwokerto | Pasien penyakit kronis merupakan salah satu pasien yang perlu diberikan konseling. Konseling merupakan salah satu standar layanan kefarmasian di bidang farmasi klinis. Konseling dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Melalui pengukuran kepuasan, dapat diketahui sejauh mana mutu layanan kesehatan yang telah diselenggarakan dapat memenuhi harapan pasien. Pasien kronis di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto ditempatkan di ruang perawatan bangsal penyakit dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap konseling apoteker di bangsal penyakit dalam RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional. Pasien dipilih sebagai sampel dengan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kepuasan pasien yang diadaptasi dari penelitian Jose et al. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Tingkat kepuasan pasien 36 responden adalah 79,93%, yang tergolong dalam kepuasan sedang. Aspek dengan kategori kepuasan baik terdapat pada pertanyaan apoteker, bahasa yang digunakan apoteker, dan cara interaksi apoteker saat konseling. Sementara aspek dengan kategori kepuasan sedang antara lain cara diskusi apoteker, privasi yang diberikan apoteker saat konseling, pengetahuan apoteker, respon apoteker, durasi konseling, dan informasi yang diberikan apoteker. Pasien rawat inap bangsal penyakit dalam RSUD Margono Soekarjo Purwokerto merasakan kepuasan kategori sedang terhadap layanan konseling apoteker. | Chronic disease patients are one of the patients who need counseling. Counseling is one of the standard pharmaceutical services in the field of clinical pharmacy. Counseling can affect patient satisfaction. Through measurement of satisfaction, it can be seen to what extent the quality of health services that have been held can meet patient expectations. Chronic patients in Margono Soekarjo Hospital Purwokerto are placed in the internal medicine ward. The purpose of this study was to determine the level of satisfaction of hospitalized patients towards the counseling of pharmacists in the internal disease ward Margono Soekarjo General Hospital Purwokerto. This study was a cross-sectional study. Patients were selected as samples by the total sampling method. Data collection using a patient satisfaction questionnaire adapted from the research of Jose et al. The data obtained were analyzed descriptively. The patient satisfaction level of 36 respondents was 79.93%, which was classified as moderate satisfaction. Aspects with satisfaction categories are found in the pharmacist's questions, the language used by the pharmacist, and the way the pharmacist interacts when counseling. While aspects with the moderate satisfaction category include how to discuss pharmacists, privacy given by pharmacists when counseling, pharmacist knowledge, pharmacist response, duration of counseling, and information provided by pharmacists. The inpatients of the internal disease ward at Margono Soekarjo Regional Public Hospital have a moderate level of satisfaction on the pharmacist counseling service. | |
| 20795 | 23737 | E1A014033 | EFEKTIVITAS PENGAWASAN DAN PENGAMATAN HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT TERHADAP NARAPIDANA (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan) | Pelaksanaan pengawasan dan pengamatan yang dilakukan oleh Hakim Pengawas dan Pengamat dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan dan dilaporkan kepada Ketua Pengadilan, namun ada berbagai problematika yaitu pelaksanaan dari tugas hakim itu sendiri. Adapun permasalahan yang akan dijawab pada penelitian ini adalah Apakah pengawasan dan pengamatan Hakim Pengawas dan Pengamat terhadap narapidana sudah efektif, Hambatan apakah yang ditemukan dalam Pengawasan dan pengamatan Hakim Pengawas dan Pengamat di Lembaga Pemasyarakatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian yurudis sosiologis, secara spesifik merupakan penelitian efektivitas hukum. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data primer atau data asli yang diperoleh langsung dari sumbernya, bersumber dari narasumber atau responden, dalam hal ini Hakim Pengawas dan Pengamat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan dan Pengadilan Negeri Cilacap, serta digunakan data sekunder yang diperoleh dari perundang-undangan, pendapat-pendapat ahli, hasil penelitian yang dipelajari dari buku-buku dan jurnal termasuk dokumen penelitian yang berhubungan dengan pendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan efektivitas Hakim Pengawas dan Pengamat terhadap narapidana di Lembaga berdasarkan Pasal 277-283 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 1985 tentang Petujuk Pelaksanaan Tugas Hakim Pengawas dan Pengamat, serta tidak diaturnya ketentuan Hakim Pengawas dan Pengamat dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, membuat Hakim Pengawas dan Pengamat belum efektif dalam dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. | The supervision and observation carried out by the Supervisory and Observing Judges is carried out at the Nusakambangan Besi Class IIA Correctional Institution and reported to the Chair of the Court, but there are various problems, namely the implementation of the judge's duties themselves. The problems that will be answered in this study are whether the supervision and observation of the Supervisory and Observing Judges of prisoners has been effective, what obstacles are found in the Supervision and observation of Supervisory Judges and Observers in Correctional Institutions. The type of research used in this study is a type of sociological judicial research, specifically a research on legal effectiveness. The data needed in this study are primary data or original data obtained directly from the source, sourced from sources or respondents, in this case Supervisory Judges and Observers in the Class IIA Besi Nusakambangan Penitentiary and Cilacap District Court, and secondary data obtained from legislation, expert opinions, research results learned from books and journals including research documents relating to the supporters of this research. The results of the study showed the effectiveness of the Supervisory and Observing Judges of prisoners at the Institute based on Article 277-283 of Law Number 8 of 1981 concerning the Criminal Procedure Code (KUHAP) and the Supreme Court Circular Letter Number 7 of 1985 concerning Appointments for the Implementation of Supervisory Judges' Tasks and Observer, as well as not regulating the provisions of the Supervisor and Observer Judge in the provisions of Law Number 12 of 1995 concerning Correctional Services, making the Supervisory and Observing Judges not yet effective in carrying out their duties and functions. | |
| 20796 | 25784 | C1N017003 | ENVIRONMENTAL DISCLOSURE AND ECONOMIC PERFORMANCE: BEHIND ENVIRONMENTAL INDUSTRY | Abstrak. Praktik bisnis hijau dicapai melalui penerapan akuntansi hijau dalam praktik akuntansi. Studi ini berfokus pada pengungkapan lingkungan sebagai bentuk representatif dari penerapan akuntansi hijau di perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan lingkungan dan kinerja ekonomi. Kemudian untuk mengetahui bahwa pengungkapan lingkungan memediasi kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan jenis bisnis. Studi ini mencoba menjelaskan apa motif dan konsekuensinya jika perusahaan tidak atau menampilkan pengungkapan lingkungan. Dengan demikian, dapat juga secara tidak langsung mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana karakteristik investor di Indonesia. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya karena indikator pengukuran yang digunakan sangat berbeda seperti Tobin's Q. Penelitian ini menggunakan panel data pada sampel data dari 42 perusahaan di LQ45 Indeks Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dan analisis jalur. Hasilnya adalah kinerja lingkungan memiliki pengaruh positif terhadap pengungkapan lingkungan sedangkan biaya lingkungan memiliki pengaruh negatif pada pengungkapan lingkungan. Pengungkapan lingkungan telah menjadi variabel mediasi antara kinerja lingkungan dan biaya lingkungan pada kinerja ekonomi. Jenis usaha tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan lingkungan dan kinerja ekonomi sebagai langsung dan tidak langsung. Berdasarkan studi ini, perusahaan harus mempertimbangkan kinerja lingkungan dan biaya lingkungan sebagai bagian dari laporan tahunan untuk mendapatkan perhatian dari investor dan meningkatkan kinerja ekonomi. | Abstract. Green business practices are achieved through the application of green accounting in accounting practices. This study focuses on environmental disclosure as a representative form of application of green accounting in the company. The purpose of the study is examined and analyze factors that influence environmental disclosure and economic performance. Then to know that environmental disclosure mediates environmental performance, environmental cost, and type of business. The study tries to explain what the motives and consequences are if the company does not or displays environmental disclosure. Thus, it can also indirectly identify and explain how the characteristics of investors in Indonesia. This research is different from previous studies because the measurement indicators used are very different like Tobin’s Q. The study is used data panel on a sample data of 42 firm in LQ45 Index Indonesia Stock Exchange. The analysis technique used is multiple regression and path analysis. The result is environmental performance has a positive influence on environmental disclosure while environmental cost has a negative influence on environmental disclosure. Environmental disclosure has become a mediating variable between environmental performance and environmental cost on economic performance. Type of business has no significant influence on environmental disclosure and economic performance as direct and indirect. Based on this study, the company should be considered environmental performance and environmental cost as part of the annual report to get attention from investor and increase economic performance | |
| 20797 | 40018 | J1D019036 | KESALAHAN PELAFALAN PEMELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA DALAM LOMBA CERITA RAKYAT NUSANTARA 2022 | Sebagai implementasi kegiatan belajar, BIPA Universitas Jenderal Soedirman mengadakan Lomba Cerita Rakyat Nusantara 2022. Berdasarkan pengamatan singkat, ditemukan beberapa kesalahan pelafalan terutama pada pemelajar tingkat pemula. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan pelafalan dan faktor penyebab kesalahan pelafalan yang dilakukan oleh pemelajar BIPA tingkat pemula dalam Lomba Cerita Rakyat Nusantara. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 pemelajar BIPA Unsoed asal Sudan, Tajikistan, Yaman, dan Thailand. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data didapat dari rekaman video. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi peneliti lain dan teori. Berdasarkan hasil analisis ditunjukan bahwa terdapat 75 kesalahan pelafalan yang dilakukan oleh pemelajar. Penyebab pemelajar melakukan kesalahan, yaitu (1) pengaruh bahasa ibu; (2) kesulitan dalam membedakan alofon; (3) pengaruh bahasa asing; (4) durasi peserta dalam mengikuti proses pembelajaran bahasa Indonesia; dan (5) kepercayaan diri. | As an implementation of learning activities, BIPA Jenderal Soedirman University held a 2022 Folklore Contest. Based on brief observations, several pronunciation errors were found, especially for beginner level students. This research was conducted to find out the pronunciation errors and the factors that cause pronunciation errors by BIPA beginner students in the Folklore Contest. The subjects in this study were 9 Unsoed BIPA students from Sudan, Tajikistan, Yemen and Thailand. The approach used is descriptive qualitative. Data obtained from video recordings. The validity of the data used is the triangulation technique of other researchers and theories. Based on the results of the analysis, it was shown that there were 75 pronunciation errors made by students. The causes of students making mistakes, namely (1) the influence of the mother tongue; (2) difficulty in distinguishing allophones; (3) the influence of foreign languages; (4) the duration of the participants participating in the Indonesian language learning process; and (5) self-confidence. | |
| 20798 | 23739 | H1G014038 | Pertumbuhan Ikan Tuna Mata Besar (Thunnus obesus) Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola pertumbuhan ikan Tuna Mata Besar (Thunnus obesus) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Aspek pertumbuhan yang dikaji meliputi hubungan panjang berat, faktor kondisi dan sebaran frekuensi panjang. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu dimulai dari bulan Juli – Agustus 2018 ditempat pendaratan ikan PPSC. Sampel ikan Tuna Mata Besar yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 300 ekor yang diambil dari 15 kapal yang berbeda, sampel ikan yang telah diperoleh kemudian diukur panjangnya dan ditimbang beratnya. Panjang rata-rata ikan Tuna Mata Besar yang diperoleh yaitu 81,9 cm sedangkan berat rata-rata nya 12,5 kg. Dari hasil analisis regresi hubungan panjang berat diperoleh nilai b = 2,90, dari hasil uji t diperoleh nilai t hitung 0,0825 dan t tabel 1,96 yang artinya pertumbuhan ikan bersifat isometrik. Nilai rata-rata faktor kondisi 1,47. Ukuran panjang ikan yang banyak tertangkap yaitu antara 400 – 554 mm. | This research aims to examine the growth pattern of Big Eye Tuna (Thunnus obesus) landed at the Ocean Fishing Port Cilacap. The growth aspects studied include the relationship of length of weight, factors of condition and long frequency distribution. This research was conducted for 2 weeks starting from July to August 2018 at the PPSC fish landing site. Samples of Big Eye Tuna used in this research were 300 ind taken from 15 different ships, the fish samples that were obtained were then measured in length and weighed. The average length of Big Eye Tuna obtained was 81.9 cm while the average weight is 12.5 kg. From the results of the regression analysis the long weight relationship obtained the value of b = 2.90, from the results of the t test obtained the value of t count 0.0825 and t table 1.96 which means that the growth of fish was isometric. The average value of the condition factor is 1.47. The length of fish caught was between 400 - 554 mm. | |
| 20799 | 23740 | H1K013024 | KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN LARVA UDANG DI PELAWANGAN TIMUR SEGARA ANAKAN CILACAP | Penelitian ini berjudul kelimpahan dan keanekaragaman larva udang di pelawangan timur segara anakan cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman dan hubungannya dengan kecepatan arus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2017 di perairan Pelawangan Timur Segara Anakan Cilacap. Penelitian menggunakan metode survey , sampel larva udang dikoleksi menggunakan larva net (50 μm) yang di tarik dengan perahu pada kecepatan 3 knot selama 10 menit. Larva udang di perairan Pelawangan Timur Nusakambangan Cilacap ditemukan 8 spesies, yaitu Lucifer sp., Hippolyte varians, Crangon vulgaris, Pandalina breviostris, Pasiphaea sivado, Jaxea nocturna, Mesopodopsis slabberi, Lucifer raynaudii. Jumlah larva yang didapatkan sebanyak 1.182 individu. Kelimpahan larva udang antara 695 - 1.387 ind/l. Keanekaragaman termasuk dalam kategori sedang (1,994 - 2,0270. Terdapat hubungan substansial atau sedang (0,67) antara kelimpahan larva udang dan kecepatan arus pada bulan Mei, sedangkan pada bulan Juni hubunganya tinggi (0,72). Terdapat hubungan yang rendah (0,14) antara keanekaragaman dengan kecepatan arus pada bulan Mei, sedangkan pada bulan Juni hubungannya tinggi. | This study is titled Abundance and Diversity of Shrimp Larvae in East Pelawangan, Segara Anakan, Cilacap. This study aimed to determine abundance, diversity and its correlation with the current velocity. This research was conducted in May and June 2017 in the waters of East Pelawangan, Segara Anakan, Cilacap. The method used in this study was the survey method, shrimp larvae was collected using net larvae (50 μm) which was pulled by boat at a speed of 3 knots for 10 minutes. The result of shrimp larvae research in East Pelawangan, Nusakambangan Cilacap waters consisted of 8 species, namely Lucifer sp., Hippolyte varians, Crangon vulgaris, Pandalina breviostris, Pasiphaea sivado, Jaxea nocturna, Mesopodopsis slabberi, Lucifer raynaudii. The number of larvae obtained were 1,182 individuals. The abundance of the shrimp larvae were about 695 - 1,387 ind/l. The average diversity was in medium category (1,994 and 2,027). There was a substantial or moderate correlation (0.67) between abundance of shrimp larvae and current velocity in May, whereas in June the relationship was high (0.72). There was a low correlation (0.14) between diversity and current velocity in May, while in June the correlation was high. | |
| 20800 | 23741 | H1D014006 | PENENTUAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN DENGAN PENDEKATAN PARAMETER GEOMETRIK JALAN DI KABUPATEN PURBALINGGA | Kecelakaan lalu lintas masih cenderung mengalami peningkatan dan masih menjadi masalah utama penyelenggaraan transportasi jalan di Indonesia. Di Kabupaten Purbalingga berdasarkan data kecelakaan lalu lintas Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga dalam kurun waktu dua tahun yaitu tahun 2016 dan tahun 2017, terjadi 1130 kasus kecelakaan lalu lintas. Kondisi geometrik jalan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan di jalan raya. Salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas adalah dengan penentuan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Sementara itu pada saat ini, penentuan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dilakukan menggunakan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan yang masih sangat tergantung dengan data kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dengan pendekatan parameter geometrik jalan. Sehingga, lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dapat diprediksi sebelum insiden kecelakaan lalu lintas terjadi melalui pembobotan parameter geometrik jalan. Penelitian ini dilakukan pada sepuluh ruas jalan di Kabupaten Purbalingga. Sampel ruas jalan diperoleh dari lokasi rawan kecelakaan lalu lintas hasil pembobotan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan dari data kecelakaan lalu lintas tahun 2016 dan 2017. Sementara itu, pembobotan parameter geometrik jalan dilakukan dengan membandingkan ukuran parameter di standar peraturan dengan hasil pengukuran di lapangan. Parameter geometrik jalan yang digunakan untuk melakukan pembobotan adalah kecepatan, lebar lajur jalan, lebar bahu jalan, lebar trotoar, lebar median jalan, serta beda elevasi bahu jalan dan tepi perkerasan. Berdasarkan hasil pembobotan parameter geometrik jalan, urutan peringkat sepuluh lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Purbalingga adalah: (1) Jl. raya turut Desa Tlahab, (2) Jl. raya turut Desa Serang, (3) Jl. raya turut Desa Karanganyar, (4) Jl. raya turut Desa Bojongsari, (5) Jl. raya turut Desa Gembong, (6) Jl. raya turut Desa Mangunegara, (7) Jl. Mayjend Sungkono, (8) Jl. raya turut Desa Padamara, (9) Jl. raya turut Desa Bajong, dan (10) Jl. raya turut Desa Selanegara. | Traffic accidents still allow improvement and still be a major problems in the implementation of road transportation in Indonesia. In Purbalingga Regency based on the traffic data of the Purbalingga Regional Police Unit within two years, namely in 2016 and 2017, there were 1130 traffic accidents. The road geometric parameters become one of the factors causing accidents on the highway. One effort to reduce the number of traffic accidents is by determining and handling the black spot locations. Meanwhile at this time, the determining of the black spot locations is carried out using the Equivalent Accident Numbers Method which is still very dependent on traffic accident data. The purpose of this research is to determine the black spot locations by using road geometric parameters. Thus, balck spot locations can be predicted before traffic accident incident occurs through weighting the road geometric parameters. This research was conducted on ten road segments in Purbalingga Regency. The road samples were obtained from black spot locations that’s resulted from weighting of Equivalent Accident Numbers Method from traffic accident data in 2016 and 2017. Meanwhile, weighting of the road geometric parameters was carried out by comparing the parameters in the standard regulations with the results of measurements in the field. The road geometric parameters used for weighting are speed, lane width, roadside width, sidewalk width, median width, and roadside and pavement edge elevation difference. Based on the results of weighting the road geometric parameters, the ranking order of ten black spot locations in Purbalingga Regency is: (1) Jl. raya turut Desa Tlahab, (2) Jl. Raya turut Desa Serang, (3) Jl. raya turut Desa Karanganyar, (4) Jl. raya turut Desa Bojongsari, (5) Jl. raya turut Desa Gembong, (6) Jl. raya turut Desa Mangunegara, (7) Jl. Mayjend Sungkono, (8) Jl. raya turut Desa Padamara, (9) Jl. raya turut Desa Bajong, and (10) Jl. raya turut Desa Selanegara. |