Home
Login.
Artikelilmiahs
40018
Update
VINI RIZKY OCTORINA
NIM
Judul Artikel
KESALAHAN PELAFALAN PEMELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA DALAM LOMBA CERITA RAKYAT NUSANTARA 2022
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sebagai implementasi kegiatan belajar, BIPA Universitas Jenderal Soedirman mengadakan Lomba Cerita Rakyat Nusantara 2022. Berdasarkan pengamatan singkat, ditemukan beberapa kesalahan pelafalan terutama pada pemelajar tingkat pemula. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan pelafalan dan faktor penyebab kesalahan pelafalan yang dilakukan oleh pemelajar BIPA tingkat pemula dalam Lomba Cerita Rakyat Nusantara. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 pemelajar BIPA Unsoed asal Sudan, Tajikistan, Yaman, dan Thailand. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data didapat dari rekaman video. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi peneliti lain dan teori. Berdasarkan hasil analisis ditunjukan bahwa terdapat 75 kesalahan pelafalan yang dilakukan oleh pemelajar. Penyebab pemelajar melakukan kesalahan, yaitu (1) pengaruh bahasa ibu; (2) kesulitan dalam membedakan alofon; (3) pengaruh bahasa asing; (4) durasi peserta dalam mengikuti proses pembelajaran bahasa Indonesia; dan (5) kepercayaan diri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
As an implementation of learning activities, BIPA Jenderal Soedirman University held a 2022 Folklore Contest. Based on brief observations, several pronunciation errors were found, especially for beginner level students. This research was conducted to find out the pronunciation errors and the factors that cause pronunciation errors by BIPA beginner students in the Folklore Contest. The subjects in this study were 9 Unsoed BIPA students from Sudan, Tajikistan, Yemen and Thailand. The approach used is descriptive qualitative. Data obtained from video recordings. The validity of the data used is the triangulation technique of other researchers and theories. Based on the results of the analysis, it was shown that there were 75 pronunciation errors made by students. The causes of students making mistakes, namely (1) the influence of the mother tongue; (2) difficulty in distinguishing allophones; (3) the influence of foreign languages; (4) the duration of the participants participating in the Indonesian language learning process; and (5) self-confidence.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save