Artikelilmiahs

Menampilkan 20.841-20.860 dari 50.125 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2084123800H1G014009ANALISIS USAHA ALAT TANGKAP GILLNET SEBAGAI ALAT TANGKAP IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI TPI MINA BAHARI EMPAT LIMA, DEPOK, BANTUL, DAERAH ISITIMEWA YOGYAKARTAUsaha penangkapan ikan merupakan kegiatan ekonomi yang dipengaruhi oleh faktor produksi dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam analisis usaha perikanan ini meliputi pendapatan, keuntungan, Net Present Value (NPV), B/C Ratio, Payback Period (PP), Break Event Point (BEP), Internal Rate of Return (IRR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Usaha Alat Tangkap Gillnet sebagai Alat Tangkap Ikan Tongkol yang tertangkap dan didaratkan di TPI Mina Bahari Empat Lima, Depok, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilakukan pada Bulan September 2018. Metode yang digunakan yaitu metode survei. Metode survei yaitu suatu metode pengambilan data dengan observasi langsung dan wawancara di lapangan serta melakukan pengumpulan data. Dari penelitian ini didapatkan hasil rata-rata pendapatan sebesar Rp. 218.084.000, keuntungan sebesar Rp. 145. 082. 000, NPV sebesar 1.488. 082. 000 , B/C Ratio 3, 06, PP 0, 29 tahun, BEP sebesar Rp. 13. 685.000 dan 547, 40 kg, IRR sebesar 21%. Maka dapat disimpulkan bahwa secara financial usaha perikanan gillnet yang ada di TPI Mina Bahari Empat Lima tergolong menguntungkan dan layak serta pengembalian modal yang tergolong cepat.Fishing effort is an economic activity affected by production factors with the aim of gaining profit. Analysis of this fishery business involve income, profits, Net Present Value (NPV), B / C Ratio, Payback Period (PP), Break Event Point (BEP), Internal Rate of Return (IRR). This study aims to find out the Fishing Effort On Gillnet as a Mackarel Tuna fish net that was caught and landed at the Mina Bahari Empat Lima TPI, Depok, Bantul, Special Region of Yogyakarta which was conducted in September 2018. The method was survey method. The survey method is a method of retrieving data by direct observation and field interview and conducting data collecting. From this study, the average income was Rp. 218,084,000, a the profit was Rp. 145. 082. 000, the NPV was 1,488. 082. 000, the B / C Ratio 3, 06, the PP was 0,29 years, the BEP was Rp. 13. 685,000 and 547, 40 kg, the IRR was 21%. From the data can be concluded that financially the gillnet fisheries business in the Empat Lima Mina Bahari TPI is classified as profitable and feasible and the payback is relatively fast.
2084223776C1C014101PENGARUH PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI, TINGKAT PENDIDIKAN, DAN UMUR USAHA TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL MENENGAHPenelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Informasi Akuntansi, Tingkat Pendidikan, dan Umur Usaha terhadap Kinerja UMKM. Populasi dalam penelitian ini UMKM di Kabupaten Banyumas. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah 91 responden. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan survei kuesioner. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis data adalah SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan informasi akuntansi dan umur usaha berpengaruh secara signifikan terhadap penilaian kinerja UMKM, namun tingkat pendidikan berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap penilaian kinerja UMKM.
Sebagai upaya untuk terus meningkatkan kinerja usahanya, para pemilik maupun pengelola UMKM di Kabupaten Banyumas perlu memprioritaskan kebijakan yang terkait dengan penggunaan informasi akuntansi berbasis akrual. Cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pemahaman mengenai standar akuntansi untuk UKM yaitu SAK ETAP maupun SAK EMKM yang berbasis pada dasar akrual, serta terus berupaya untuk meningkatkan penggunaan informasi akuntansi secara tepat dan proporsional dalam pengelolaan usahanya.
This study aims to determine the effect of the Use of Accounting Information, Education Level, and Business Age on the Performance of MSMEs. The population in this study were MSMEs in Banyumas Regency. The sampling technique used was convenience sampling with 91 respondents. The data collection technique in this study used a questionnaire survey. The collected data is processed using multiple linear regression analysis. The software used to analyze data is SPSS.
The results of this study indicate that the use of accounting information and business age has a significant effect on the performance evaluation of MSMEs, but the level of education has an effect but not significantly on the performance evaluation of MSMEs.
In an effort to continuously improve its business performance, the owners and managers of MSMEs in Banyumas District need to prioritize policies related to the use of accrual-based accounting information. The ways that can be done include increasing knowledge, insight and understanding of accounting standards for SMEs, namely SAK ETAP and SAK EMKM which are based on accrual basis, and continue to strive to increase the use of accounting information accurately and proportionally in managing their business
2084323777C1B013091ANALISIS PENGARUH CITRA MEREK KUALITAS PELAYANAN SERVICESCAPE DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP WORD OF MOUTHJudul dari penelitian ini adalah “Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Pelayanan, Servicescape dan Kewajarn Harga Teradap Kepuasan Konsumen Serta Pengaruhnya Terhadap Word Of Mouth Studi Kasus Pada Meotel Hotel Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh citra merek, kualitas pelayanan, servicescape dan kewajaran harga terhadap kepuasan konsumen serta pengaruhnya terhadap word of mouth.
Populasi dala penelitian ini adalah konsumen yang menggunakan jasa Meotel Hotel Purwokerto yang berjumlah 100 responden. Metode accidental sampling / convenience sampling digunakan dalam penentuan responden. berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regresi berganda dan regresi sederhana, menunjukkan bahwa: (1) citra merek berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (3) servicescape berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (4) kewajaran harga berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (5) kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap word of mouth.
Judul dari penelitian ini adalah “Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Pelayanan, Servicescape dan Kewajarn Harga Teradap Kepuasan Konsumen Serta Pengaruhnya Terhadap Word Of Mouth Studi Kasus Pada Meotel Hotel Purwokerto”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh citra merek, kualitas pelayanan, servicescape dan kewajaran harga terhadap kepuasan konsumen serta pengaruhnya terhadap word of mouth.
Populasi dala penelitian ini adalah konsumen yang menggunakan jasa Meotel Hotel Purwokerto yang berjumlah 100 responden. Metode accidental sampling / convenience sampling digunakan dalam penentuan responden. berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regresi berganda dan regresi sederhana, menunjukkan bahwa: (1) citra merek berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (2) kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (3) servicescape berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (4) kewajaran harga berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (5) kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap word of mouth.
2084423778D1E013241PERSEPSI PETERNAK SAPI POTONG DALAM PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH“Persepsi Peternak sapi Potong Dalam Penggunaan Obat Tradisional di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah”. Penelitian dengan tujuan 1) Mengetahui persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional, 2) Mengetahui pendidikan, umur dan lama beternak peternak sapi potong, 3) Mengetahui hubungan karakteristik dan persepsi dalam penggunan obat tradisional. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 1-8 juli 2018 di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Tengah. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey dengan menggunakan analisis deskriptif dan korelasi rank spearman. Pengumpulan data menggunakan metode sensus yang dilaksanakan di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas sebanyak 35 peternak yang meliputi 3 Desa yaitu: Desa Susukan, Desa Datar dan Desa Kotayasa. Variabel yang diamati dan diukur meluputi variabel X1 Pendidikan, X2 Umur, X3 Lama Beternak dan Y Persepsi Dalam Penggunaan Obat Tradisional. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pendidikan peternak saling berhubungan dengan persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional atau P<0,05 dengan nilai korelasi 0,04. Semakin tinggi pendidikan maka seamkin tinggi pula persepsi peternak dalam menggunakan obat tradisional. Sedangkankan untuk Umur Peternak dan Lama Beternak tidak memiliki hubungan dengan persepsi peternak dalam penggunaan obat tradisional atau tidak signifikan dengan nilai korelasi Umur adalah 0,152 dan Lama Beternak adalah 0,525. Selain dikarenakan tingkat ketergantungan obat generik pada peternak usia tua yang masih tinggi tingkat daya tangkap dan pola pikir pun sudah mulai melemah, sehingga peternak kesulitan menerima informasi baru tentang pengobatan tradisional. Faktor lain yang mempengaruhi adalah pengalaman beternak yang tinggi, peternak cenderung memilih perlakuan pencegahan seperti pembersihan kandang, pemandian secara rutin, pemberian pakan yang baik dan pemberian vitamin secara rutin sehingga ternak jarang terjangkit penyakit.

"Perception of cattle rancher in the Use of Traditional Medicines in Sumbang , Banyumas , Central Java". The purpose of the research 1) Knowing the cattle rancher ' perceptions in using traditional medicines, 2) Knowing education, age and the length of having profession as cattle rancher, 3) Knowing the relation between characteristics and perceptions in the use of traditional medicine. Data retrieval was done on July 1-8 2018 in Sumbang, Central Banyumas Regency. The research used was survey research by using descriptive analysis and Spearman rank correlation. The Data retrieval was done by using census methods carried out in Sumbang sub-district, Banyumas Regency, as many as 35 breeders covering 3 villages: Susukan, Datar and Kotayasa. The variables that were observed and measured included the variables X1 Education, Age X2, X3 the length of having profession as cattle rancher and Y Perception in the Use of Traditional Medicines. The results of the study stated that cattle rancher' education is related to their perceptions in using traditional medicines or P <0.05 with a correlation value 0.04. The higher education cattle ranchers have, the higher their perception in using traditional medicine. Meanwhile, for the age of the cattle rancher and the length of having the profession does not have relation with the perceptions of cattle rancher in the use of traditional medicines or insignificant with the age correlation value is 0.152 and the length of having the profession is 0.525. Apart from the fact that the level of dependence on generic drugs in old age farmers who still have high levels of capture power and mindset has begun to weaken, so that cattle ranchers have difficulty in receiving new information about traditional medicine. Other influencing factors are the height of experience in rising the cattle , cattle rancher tend to choose preventive treatments such as cleaning cages, bathing the cattle, providing good feed and giving vitamins regularly to the cattle so that the cattle rarely affected by the disease.
2084523779E1A013309PEMBUNUHAN BERENCANATERHADAP EKSPLOITASI ANAK DANPERLAKUAN DISKRIMINASI TERHADAP ANAK (Studi Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 863/Pid.B/2015/PN.DpsPada Tahun 2015 lalu, Jaksa penuntut umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Margriet Christina Megawe dalam kasus pembunuhan terhadap anak angkatnya, Angeline, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Margriet didakwa Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan Pasal 338 tentang pembunuhan. Margriet juga dijerat Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang UU Perlindungan Anak.
Saat ditanya Hakim Ketua Edward Haris Sinaga dan dengan Hakim anggota yang terdiri dari Wayan Sukanila dan Agus Waluyo, apakah Margriet Megawe sudah mengerti apa yang disampaikan JPU tersebut, Margriet menjawab sangat menyayangi Angeline dan mengaku tidak pernah membunuh bocah kelas 2 SD yang tertulis nama di rapotnya Engeline.
Namun, dalam hasil pada Putusannya, Hakim menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup bagi terdakwa Margriet Christina Megawe dalam perkara pembunuhan Engeline. Vonis yang sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Margriet hukuman seumur hidup dengan alasan bahwa jaksa banyak mengumpulkan fakta persidangan yang menyakini bahwa Margriet pelaku dari pembunuhan Engeline sesuai pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan berencana.
Oleh karena itu, perlu untuk ditelaah kembali menggunakan analisis Yuridis Normatif perihal pandangan hakim dalam Putusan Hakim Nomor 863/Pid.B/2015/PN.Dps
In 2015, the Public Prosecutor (JPU) read out the charges against Margriet Christina Megawe in the murder case of her adopted child, Angeline, in the Denpasar District Court, Bali. Margriet was charged with Article 340 concerning premeditated murder and Article 338 concerning murder. Margriet was also charged under Article 76 C in conjunction with Article 80 paragraph (3) of Law No. 35 of 2014 concerning amendments to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection Law.
When asked by Chief Judge Edward Haris Sinaga and with the member Judges consisting of Wayan Sukanila and Agus Waluyo, did Margriet Megawe understand what the prosecutor had said, Margriet replied that she loved Angeline and claimed she had never killed a second grade student whose name was written on her report card Engeline.
However, in the results of the Decision, the Judge sentenced the defendant Margriet Christina Megawe to life imprisonment in the Engeline murder case. The verdict is the same as the demand of the Public Prosecutor who demanded Margriet a life sentence on the grounds that the prosecutor collected many facts about the trial which believed that Margriet was the perpetrator of Engeline's murder in accordance with article 340 of the Criminal Code, namely premeditated murder.
Therefore, it is necessary to re-examine using Normative Juridical analysis regarding the views of judges in Judges' Decisions Number 863 / Pid.B / 2015 / PN.Dps
2084623780D1B017001KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PAKAN RUMINANSIA YANG MENGGUNAKAN DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) SECARA IN VITROJudul riset ini adalah Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Pakan Ruminansia yang Menggunakan Daun Gamal (Gliricidia sepium) Secara In Vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman pada tanggal 11 - 15 Oktober 2018. Materi penelitian yang digunakan adalah cairan rumen yang diambil dari Rumah Potong Hewan Bantarwuni, jerami padi varietas umbul-umbul, konsentrat dari Bata Farm dan daun gamal dari Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Percobaan dilakukan secara in vitro, variabel yang diukur adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan setiap perlakuan di ulangan 4 kali. Analisis yang digunakan analisis variansi yang dilanjutkan dengan uji Dunnet. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro. Disimpulkan bahwa daun gamal dapat menggantikan penggunaan konsentrat pada imbangan jerami padi 40% BK, dan daun gamal 60% BK.

The title of this research is the digestibility of dry matter and organic matter Gliricidia sepium were tested in vitro. The experiment was conducted on October 11th-15th, 2018 in Laboratory of Nutrition and Animal Feed, Faculty of animal Science, Jenderal Soedirman University. This study was using rumen fluid from Bantarwuni slaughter house, rice straw of banners variety, concentrate of Bata Farm, and Gliricidia sepium from Karanggadung Village, Petanahan, Kebumen. It aims to know the digestibility of dry matter and organic matter with in vitro. A complete randomized design was used with four treatments and four replicates. It used analysis of variance continued Dunnet test. Results of analysis of variance showed that treatments are significant on dry matter and organic matter. Concluded that Gliricidia sepium can substitute concentrate with ratio 40% of rice straw (DM) and 60% of Gliricidia sepium (DM).
2084723781D1B017004KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK
BERBAGAI MACAM LEGUMINOSA POHON SEBAGAI SUMBER PROTEIN PADA PAKAN RUMINANSIA SECARA IN VITRO
Penelitian tentang Kecernaaan Bahan Kering dan Bahan Organik Berbagai Macam Leguminosa Pohon Sebagai Sumber Protein pada Pakan Ruminansia Secara In Vitro, bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering dan bahan organik dari berbagai macam pemanfaatan leguminosa antara lain: kaliandra, I. zollingeriana, dan lamtoro untuk menggantikan bungkil kedelai dalam ransum ruminansia yang iso-protein secara in vitro. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah cairan rumen sapi yang diambil dari Rumah Potong Hewan Bantarwuni Purwokerto. Ransum perlakuan yang digunakan terdiri dari R0 sebagai kontrol dengan sumber protein bungkil kedelai, R1 kaliandra, R2 lamtoro, dan R3 I. zollingeriana. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik. Pengukuran kecernaan dilakukan secara in vitro menurut Tilley dan Terry (1963) yang telah dimodifikasi oleh Sutardi (1979). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan berbagai macam leguminosa pohon sebagai sumber protein utama pada pakan ruminansia berpengaruh sangat nyata (P<0,01) antara perlakuan terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik pada pakan ruminansia secara in vitro. Disimpulkan bahwa penggunaan leguminosa pohon sumber protein terbaik untuk menggantikan penggunaan bungkil kedelai yaitu kaliandra.Research about the Dry Matter and Organic Matter Various of Legume Trees as Protein Sources in Ruminant Feed by In Vitro, aims to know the digestibility of dray matter and organic matter with different utilizations of legume: Calliandra, , I. zollingeriana, and Laucaena leaves to substitute soy bean meal in ruminant feed (iso-protein) by in vitro. The experiment used rumen fluid of Bantarwuni Slaughter House. The treatments are R0 as control (SBM), R1 calliandra, R2 Laucaena, and R3 I. zollingeriana. Variables measured are the digestibility of dry matter and organic matter. The experiment method was in vitro of Tilley and Terry (1963) which modified Sutardi (1979). Results of variance analysis showed that utilization of different legume as main protein source were significant (P<0,01). The highest digestibility value reached R1 calliandra (90,99±2,62) on digestibility of dry matter and (92,58±4,03) on digestibility of organic matter. It concluded that the best legume to substitute soy bean meal in ruminant feed is Calliandra.
2084823782F1C014041Analisis Wacana Kritis Nawacita Dalam Konten Video Pada Saluran Youtube Presiden Joko WidodoPenelitian ini dibuat untuk menjawab kemana Nawacita Jokowi yang selama ini dipertanyakan publik. Pembatasan masalah mengenai wacana Nawacita dalam penelitian ini yakni pada wacana Nawacita poin ke-3. Poin ini berbicara mengenai membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Wacana ini berfokus pada daerah pedesaan, perbatasan, dan laut. Subjek penelitian ini adalah konten video yang terdapat pada saluran youtube Presiden Joko Widodo. Dalam konteks politik video sangat bermanfaat untuk melakukan pencitraan politik sebab video sama seperti film dapat mengubah perilaku seseorang ketika dia menontonnya. Objek dari penelitian ini terletak pada wacana Nawacita dalam konten video pada saluran Youtube Presiden Joko Widodo. Peneliti akan melakukan analisis pada teks yang digunakan dalam 4 video yang berkaitan dengan poin ke-3 Nawacita pada saluran tersebut. Berikut video-video itu yakni 1) Jembatan Gantung, Titian Asa Untuk Desa, 2) 2 Musim, 65 Bendungan; 3) Inilah Tol Laut, Berlayar ke Pulau Sabu; 4) Terang di Desa Ampas Papua.

Dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis milik Van Dijk peneliti ingin mengetahui bagaimana wacana Nawacita ini tersusun secara teks, kognisi sosial, dan konteks sosial untuk mengkonstruksi citra komunikator politik. Hasil penelitian ini adalah Jokowi ingin menampilkan Nawacita yang diadopsi dari Trisakti Soekarno di bidang ekonomi sebagai ideologi melalui saluran Youtube miliknya, walaupun belum sepenuhnya berhasil pada kenyataannya. Nawacita juga ditampilkan sebagai konstruksi sosial citra kebijakan publik untuk memperkuat citra dan status quo komunikator politik. Saluran Youtube ini juga digunakan untuk membentuk citra Jokowi berdasarkan konstruksi sosial citra pemimpin kepada khalayak. Berdasarkan hasil penelitian diatas, peneliti menyarankan kepada masyarakat diharapkan untuk mempunyai pemahaman lebih, dalam memahami suatu wacana agar dapat menilai suatu teks yang ditampilkan secara kritis karena teks yang dibuat akan mengarahkan kepada tujuan tertentu. Hal ini bertujuan agar dapat memahami arah bangunan suatu kerangka teks atau wacana.
This research was made to answer where the Jokowi’s Nawacita has been questioned by the public. Limitation of the problem regarding the Nawacita discourse in this study which is on the 3rd point of Nawacita discourse. This point speaks of to developing Indonesia from the periphery by strengthening regions and villages within the framework of a unitary state. This discourse was focused on rural areas, borders and the sea. The subject of this study is the video content that contained on the President Joko Widodo's youtube channel. In the political context, video is very useful for doing political imagery because video is same like a movie and can change a person's behavior when he watches it. The object in this study located on Nawacita in video content of President Joko Widodo’s youtube channel. The researcher will do an analysis of the text was used in 4 videos relating to the 3rd Nawacita point on his channel. The following videos are, 1) Suspension Bridge, Hope for the Village, 2) 2 Season, 65 Dam; 3) This is the Sea Toll, Sailing to Sabu Island; 4) Bright in Ampas Village Papua.

By using Van Dijk's Critical Discourse Analysis, researchers want to know how the Nawacita discourse structured from text, social cognition, and social context to construct the image of political communicator. The results of this study was Jokowi wants to representating Nawacita that adopted from Soekarno’s Trisakti in economic field as an ideology through his Youtube channel, although haven’t successfully in a reality. Nawacita implicitly displayed as a social construction of public policy image to strenghthen an image and his status quo. This youtube channel also has used to made Jokowi's image based on social construction of the leader's image to audience. Based on the result of this research, the researcher advices to the society must have more understanding against a discourse in order to assess a text that displayed critically. Because the text which has made will lead to a specific purpose. This is aims to understand the direction of text frame building.
2084923783E1A114070EKSISTENSI UPAYA ADMINISTRATIF SEBAGAI CARA PENYELESAIAN SENGKETA TATA USAHA NEGARA
(Studi Putusan Nomor 60/G/2016/PTUN.SMG)
Penelitian ini bersumber pada Putusan PTUN Semarang Nomor: 60/G/2016/PTUN Smg dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji serta menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menerima eksepsi tergugat tentang kompetensi absolut PTUN Semarang yang menyatakan bahwa PTUN Semarang tidak berwenang mengadili sengketa a quo. Objek sengketa dalam perkara ini adalah SK Bupati Batang Nomor: 880/13/2016 tentang Pemberhentian Dengan Hormat Sebagai Pegawai Negeri Sipil a.n Novian Eko Prasetyo.
Dalam ragka menjawab permasalahan di atas, Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (Statute Approach) dan metode pendekatan kasus (Case Approach), spesifikasi penelitian deskriptif analitis, metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan, metode analisis normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa Hakim dalam pertimbangannya berpedoman pada Pasal 48 dan Pasal 51 ayat (3). Di dalam Pasal 48 menyebutkan bahwa sengketa Tata Usaha Negara yang terbuka/terdapat upaya administrasi diselesaikan melalui upaya administratif yang tersedia, dan pengadilan baru berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan sengketa jika seluruh upaya administratif telah dilakukan namun disini penggugat terbukti belum menyelesaikan upaya administratif yang di ketahui dari belum keluarnya keputusan dari BAPEK, sehingga gugatan yang dilakukan oleh penggugat dinyatakan sebagai gugatan prematur.
This research was conducted based on the Semarang State Administrative Court Decision Number : 060 / G / 2016 / PTUN.Smg. The purpose of the analyze legal considerations the judge in accepting the competence of defendants absolute exception PTUN Semarang, Semarang PTUN stating that is not authorized to judge disputes a quo. The object of the dispute in this case is the Regent of the stem number: SK 880/13/2016 about the Dismissal with respect as a civil servant Novian Eko Prasetyo.
In order to answer the above problems, the research method used in this study was to use the method of the Statute Approach and Case Approach method, analytical descriptive research specification, method collecting data though library studies, normative analysis method qualitative.
Based on the results of research and discussion can conclude that the judge in the reasoning is based on article 48 and article 51 paragraph (3). In Article 48 States that disputes The State that open/there is an effort the administration resolved through administrative efforts that are available, and the new Tribunal authorities checking, disconnect, and resolve the dispute if the whole effort administratively it has done but here the plaintiff has not proven to resolve the administrative efforts in the know of yet the discharge decision of BAPEK, so the lawsuit conducted by plaintiffs expressed as the lawsuit premature.
2085023784C1C012108PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, PENERAPAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAERAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH :
STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penarapan standar akuntansi pemerintah, penerapan sistem pengendalian intern pemerintah, penerapan sistem informasi keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan kompetensi sumber daya manusia pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Tegal.
Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh OPD di Kabupaten Tegal. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden 120. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Metode analisis yang dipakai adalah analisis regresi liner berganda.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, penerapan sistem pengendalian intern pemerintah berpengaruh positif pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, penerapan sistem informasi keuangan daerah berpengaruh positif pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, pemanfaatan teknologi informasi tidak berpengaruh pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Hasil uji Adjusted R square menunjukkan bahwa variabel independen penerapan standar akuntansi pemerintah, penerapan sistem pengendalian intern pemerintah, penerapan sistem informasi keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan kompetensi sumber daya manusia dapat menjelaskan variabel dependen kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Tegal sebesar 66,3% sedangkan 33.4% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini.
This study aims to examine the effect of the implementation of government accounting standards, the implementation of government internal control systems, the implementation of regional financial information systems, the utilization of information technology and human resource competencies in the quality of the financial statements of the local government of Tegal Regency. This type of research is survey research with a quantitative approach. The population in this study were all OPDs in Tegal Regency. The selection of samples determined by purposive sampling method, which is 120 respondents in total. The data used in this study is primary data. Data acquired by distributing questionnaires to respondents. The analytical method used is multiple linear regression analysis. The results of this study prove that the application of government accounting standards has a positive effect on the quality of local government financial reports, the application of government internal control systems has a positive effect on the quality of local government financial reports, the application of regional financial information systems has a positive effect on the quality of local government financial reports, the utilization of information technology does not affect the quality of local government financial reports, and the competence of human resources has a positive effect on the quality of local government financial reports. Adjusted R square test results show that the independent variable of the application of government accounting standards, the application of government internal control systems, the application of regional financial information systems, utilization of information technology and human resource competencies can explain the dependent variable quality of local government financial reports in Tegal Regency by 66.3% while 33.4% can be explained by other variables outside of this study
2085123785D1B016002TINGGI TANAMAN DAN JUMLAH DAUN PADA PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA YANG DIBERI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH PASAR TRADISIONAL DENGAN WAKTU DEFOLIASI BERBEDAPenelitian Berjudul “Tinggi Tanaman dan Jumlah Daun Pada Pertumbuhan Rumput Setaria yang Diberi Pupuk Organik Cair Limbah Pasar Tradisional Dengan Waktu Defoliasi Berbeda”. Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan rumput Setaria yang diberi perlakuan pupuk organik cair (POC) dengan waktu defoliasi berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2018, berlokasi di lahan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Adipati Mersi, Desa Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4 x 3. Materi yang digunakan adalah rumput Setaria splendida sebanyak 576 sobekan rumpun, POC 3,25 liter, air 5,75 liter, lahan 175 m2. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan pengukuran yang dilakukan setiap minggu. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pengaruh dosis tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (P<0,05), sedangkan waktu defoliasi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (P>0,05). Kesimpulan penelitian adalah dosis dan waktu defoliasi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan tinggi tanaman rumput Setaria splendida, tetapi pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun cenderung meningkat setiap minggunya hingga umur 49 hari.

The study was entitled "Plant Height And Total Leaves On The Grass Growth Given By Organic Fertilizer With Traditional Market Waste With Different Defoliation Time". The purpose of the study was to determine the growth of Setaria grass treated with liquid organic fertilizer (LOF) with different defoliation times. The research was conducted on July until August 2018, located in the Swadaya Adipati Mersi (KSM) Group in Mersi Village, East Purwokerto District, Banyumas Regency, Central Java. Methode using is experimental method with a completely randomized design 4 x 3 factorial pattern. The material used was Setaria splendida grass as many as 576 pols, POC 3.25 liters, water 5.75 liters, land of 175 m2. The sampling method is carried out by measurements taken every week. The results showed that the effect of dossage had no significant effect on plant height (P <0.05), while defoliation time had a very significant effect on plant height (P>0.05). The conclusion of the study was that the dosage and time of defoliation had no significant effect on the number of leaves and height of Setaria splendida grass, but the growth of plant height tended to increase every week until the age of 49 days.

2085223788D1E014118PEMANFAATAN INDIGOFERA ZOLLINGERIANA DALAM PAKAN DOMBA EKOR TIPIS DITINJAU DARI KECERNAAN PROTEIN KASAR DI RUMEN DAN
PASKA RUMEN SECARA IN VITRO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan protein kasar di rumen dan paska rumen secara in vitro ransum domba yang diberi konsentrat dan I. zollingeriana pada imbangan yang berbeda pada pakan basal.Materi penelitian adalah cairan rumen yang berasal dari 2 ekor domba ekor tipis, rumput lapang sebagai pakan basal, konsentrat dan I. zollingeriana.Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen secara in vitro dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL).Perlakuan yang diuji P0 (40% rumput lapang + 60% konsentrat + 0% tepung I. zollingeriana) P1 (40% rumput lapang + 40% konsentrat + 20% tepung I. zollingeriana) P2 (40% rumput lapang + 20% konsentrat + 40% tepung I. zollingeriana) P3 (40% rumput lapang + 0% konsentrat + 60% tepung I. zollingeriana). Variabel yang diukur yaitu kecernaan protein kasar (PK) di rumen dan kecernaan protein kasar di paska rumen. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan I. zollingeriana dalam pakan domba ekor tipis di rumen berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kecernaan PK secara In Vitro dan hasil analisis variansi di paska rumen berpengaruh sangat nyata (P < 0.05) terhadap kecernaan PK (yang terlarut pada pepsin). Simpulan dari hasil penelitian ini adalah I. zollingeriana mampu menggantikan penggunaan konsentrat sebanyak 66,67% di rumen dan paska rumen (P1 dan P2). Semakin tinggi level I. zollingeriana di paska rumen maka kecernaan protein kasar semakin rendah, sehingga nilai PK kontrol lebih tinggi daripada PK perlakuan.The purpose of this study is to find out the digestibility of crude protein in the rumen and post-rumen in vitro rations of concentrated sheep and I. zollingeriana on different equilibrium in the basal diet. The research materials were rumen fluid derived from 2 thin tail sheep, grass as basal diet, concentrate and I. zollingeriana. The study was conducted by in vitro experimental method and using a complete randomized design. Treatment P0 (40% grass + 60% concentrate + 0% flour I. zollingeriana) P1 (40% grass + 40% concentrate + 20% I. zollingeriana flour) P2 (40% grass + 20% concentrate + 40% I. zollingeriana flour,) P3 (40% grass + 0% concentrate + 60% I.zollingeria flour). The measured variables werecrude protein digestibility in rumen and crude proteindigestibility in post-rumen. The result of the variance analysis showed that the use of I.zollingeriana in thin tail sheep feed in rumen was significant (P < 0,05) to crude protein rumen in rumen by in vitro, whereas the result of the variance analysis in post rumen was too significant (P < 0,05) to crude protein digestion which dissolved in pepsin. In conclusion, I. zollingeriana was able to replace the use of concentrates as much as 66,67% in the rumen and post-rumen (P1 and P2). The higher level I. zollingeriana in the post-rumen the digestibility of crude protein is lower, so the crude protein control value is higher than the crude protein treatment.
2085325787D1A015040LAMA PENYIMPANAN SEMEN AYAM KAMPUNG PADA SUHU RUANG DALAM PENGENCER RINGER LAKTAT KUNING TELUR TERHADAP FERTILITAS DAN PERIODE FERTILPenelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama penyimpanan semen ayam kampung pada suhu ruang dalam pengencer ringer laktat + 10% kuning telur terhadap fertilitas dan periode fertil. Materi penelitian adalah semen dari 12 ekor ayam kampung jantan sebagai penghasil semen dan ayam niaga petelur sebanyak 27 ekor untuk uji fertilitas dan periode fertil. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan dan 9 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari P0: penyimpanan 10 menit; P1: penyimpanan 25 menit; P2: penyimpanan 40 menit. Hasil rataan fertilitas dari perlakuan P0, P1, P2 dengan koleksi telur selama 7 hari berturut-turut adalah 76,68±8,11; 71,80±8,60; 62,25±7,61 dan hasil rataan fertilitas dengan koleksi telur selama 20 hari berturut-turut adalah 51,13±8,48; 40,18±9,92; 33,97±7,12 serta rataan periode fertil dari perlakuan P0, P1, P2 berturut-turut adalah 12,50±1,69; 9,50±3,02; 9,13±2,74. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan semen pada suhu ruang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap fertilitas dan periode fertil dengan persamaan regresi Y=1,918+(-0,003)X dan Y=1,1252+(-0,005)X. Kesimpulan dari penelitian adalah semakin lama semen ayam kampung disimpan pada suhu ruang maka akan menurunkan fertilitas dan periode fertil. The purpose of this research was to examine the effect of storage time of kampung rooster semen at room temperature in ringer laktat + 10% egg yolk diluents on fertility and fertile periods. The material were semen from 12 kampung rooster as semen producers and 27 commercial laying hens for fertility and fertile periods. The study was conducted experimentally using a completely randomized design (CRD), with 3 treatments and 9 replications. The treatment consists of P0: 10 minutes storage; P1: 25 minutes storage; P2: 40 minutes storage. The results of the average fertility of treatments P0, P1, P2 with a collection of the eggs for 7 consecutive days was 76.68±8.11; 71.80±8.60; 62.25±7.61 and the results of average fertility with egg collections for 20 consecutive days were 51.13±8.48; 40.18±9.92; 33.97±7.12 and the fertile period average of treatments P0, P1, P2 were 12.50±1.69; 9.50±3.02; 9.13±2.74 respectively. The results showed that the storage time of semen at room temperature had a significant effect (P<0.05) on fertility and fertile periods with a regression equation Y=1.918+(-0.003)X and Y=1.1252+(-0.005)X. The conclusion of the study is that the longer the semen of kampung rooster is stored at room temperature, the lower fertility and fertile period will be.
2085423787D1E014143HUBUNGAN ANTARA PERSENTASE HATI DAN SEKUM TERHADAP TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT KOKSIDIOSIS TERNAK KELINCIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase hati dan sekum terhadap tingkat keparahan penyakit koksidiosis ternak kelinci di Kabupaten Banyumas. Sampel kelinci yang diperoleh berasal dari beberapa desa di Kabupaten Bayumas. Analisa sampel feses menggunakan metode withlock pada 50 sampel feses kelinci lepas sapih. Meteri yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pisau, tisu, seperangkat gunting bedah, plasti, gelas ukur, mikroskop, pippet, slide withlock, gula shether, air, timbangan dengan kapasitas 100 gram, nampan, dan counter. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan pengambilan sampel secara convenience sampling dan menggunakan analisis regresi korelasi. Variable yang diukur adalah persentase hati, persentase sekum dan jumlah oocyst. Hasil penelitian persentase sekum dan hati tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat keparahan penyakit berdasarkan jumlah oocyst dengan signifikansi pada persentase hati 0,704 > 0,05 dan pada persentase sekum 0,202 > 0,05 serta nilai korelasi yang sangat lemah yaitu 0,055 pada persentase hati dan 0,184 pada persentase sekum. Total 50 sampel yang dianalisis dalam penelitian ini menggandung oocyst eimeria.The purpose of this study was to determine the relationship between the percentage of liver and cecum to the severity of coccidiosis in rabbits in Banyumas Regency. The rabbit samples obtained came from several villages in Bayumas Regency. Analysis of faecal samples using the withlock method in 50 samples of weaning rabbit feces. The methods used in this study are knives, tissues, a set of surgical scissors, plastic, measuring cups, microscopes, pippets, slide withlock, sugar shether, water, scales with a capacity of 100 grams, trays, and counters. This study uses a survey method, and sampling by convenience sampling and using correlation regression analysis. Variables measured were percentage of liver, percentage of cecum and number of oocysts. The results of the percentage study of cecum and liver did not have an effect on the severity of the disease based on the number of oocysts with significance on the percentage of liver 0.704> 0.05 and on the percentage cecum 0.202> 0.05 and a very weak correlation value of 0.055 on the percentage of hearts and 0.184 on the percentage sekum. The total 50 samples analyzed in this study contained eimeria oocyst.
Keywords: Percentage Of Liver,Percentage Of caecum, and Eimeria Koksidiosis Oocyst Livestock Rabbit
2085523790F1K014028ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL PADA TEKS PIDATO PERDANA ANIES BASWEDAN SEBAGAI GUBERNUR DKI JAKARTAPenelitian ini berjudul “Analisis Kohesi Gramatikal pada Teks Pidato
Perdana Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta”. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan kohesi gramatikal yang terdapat pada teks pidato tersebut.
Bentuk penelitian ini adalah deksriptif kualitatif, dengan data berupa teks pidato
perdana Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang disampaikan
setelah pengumuman hasil pemilihan kepala daerah pada 16 Oktober 2017.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu metode
simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar, serta teknik lanjutannya adalah
teknik catat. Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik baca
markah yaitu langsung menunjuk pada satuan lingual yang dianggap menjadi
penanda kohesi gramatikal pada teks pidato tersebut.
Terdapat empat aspek dalam kohesi gramatikal yang menjadi acuan dalam
menganalisis teks tersebut. Dalam penelitian ini seluruh aspek tersebut ditemukan
dalam teks pidato yang diteliti, yaitu aspek referensi, substitusi, elipsis, dan
konjungsi. Aspek paling banyak ditemukan adalah aspek konjungsi sebesar
51,55% dan aspek terkecil dari kohesi gramatikal adalah substitusi. Aspek
konjungsi yang ditemukan dalam teks pidato perdana Anies Baswedan terdiri atas
konjungsi koordinatif, korelatif, subordinatif, dan antarkalimat dengan konjungsi
koordinatif yang paling banyak digunakan.
The title of this research “Grammatical Cohesion Analysis in the Text of
the Inaugural Speech of Anies Baswedan as Governor of DKI Jakarta”. This
research to describe grammatical cohesion in inaugural speech of Anies
Baswedan.This research is descriptive qualitative, the research data is text of the
inaugural speech of Anies Baswedan as governor of DKI Jakarta that was
pronounced after the announcement of result of the regional head elections on
October 16, 2017.
This research uses observation method to collect the data with the tapping
techniques as a basic technique, and advanced techniques are note-taking
techniques. The data are analyzed by using distributional method with the
technique of reading markings or pointing directly to important things.
Grammatical cohesion has four aspects that become a reference in
analyzing the text, all aspects of grammatical cohesion can be found in the text of
the speech studied, that is aspect of reference, substitution, ellipsis, and
conjunction. The most aspect of grammatical cohesion is the conjunction aspect of
51,55% and the smallest aspect of grammatical cohesion is substitution. The
aspect of conjunction found in the text of the inaugural speech of Anies Baswedan
consists of coordinative, correlative, subordinate, and inter-sentences conjuctions
with the most widely coordinative conjuctions.
2085623792H1K014021MODEL PERTUMBUHAN POPULASI IKAN TUNA (Thunnus spp.) DI PERAIRAN SELATAN JAWA
Penelitian ini berjudul Model Pertumbuhan Populasi Ikan Tuna di Perairan Selatan Jawa. Perairan Selatan Jawa merupakan wilayah penyebaran Ikan Tuna yang cukup potensial yang kelestarian sumberdayanya dapat terancam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pertumbuhan populasi Ikan Tuna (Thunnus spp.) di Perairan Selatan Jawa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus dengan menggunakan metode penelitian survei. Data yang dikumpulkan terdiri atas data sekunder selama 2008-2017 yang didapatkan dari PPS Cilacap. Data variabel dianalisis dengan menggunakan model Gordon Schaefer dengan aplikasi minitab. Hasil penelitian model pertumbuhan populasi ikan tuna menunjukkan bahwa Thunnus obesus tingkat batasan maksimum pertumbuhan (MSY) sebanyak 7.865,40 ton/tahun, Thunnus albacares 2.347,60 ton/tahun, Thunnus alalunga 321,55 ton/tahun, dan Thunnus maccoyii 509,126 ton/tahun. Adapun biomassa sumberdaya Thunnus alalunga di perairan Selatan Jawa kurang dari MSY ketika terjadi penangkapan, dapat dikatan status pemanfaatannya dalam kondisi tangkap lebih. Sehingga perlu dilakukannya pengurangan upaya tangkapan terhadap Thunnus alalunga.A study entitled South growth model of Tuna (Thunnus spp.) in South Java’s Seawater. South Java’s Seawater is distribution area of potensial Tuna fish. If there is no control in the resources utilization, the resources will be threaten. This research aim was to know population growth model of Tuna (Thunnus spp.) in South Java’s Seawater. This research held on August with survey methods. Data collected consists of secondary data during 2008-2017 obtained from PPS Cilacap. Research variable data were analyzed by using Gordon Schaefer’s model with minitab application. The result of the tuna population growth (Thunnus spp.) showed that Thunnus obesus haved Maximum Sustainable Yield (MSY) was 7.865,40 ton/year, Thunnus albacares 2.347,60 ton/year, Thunnus alalunga 5.681,82 ton/year, and Thunnus maccoyii 509,126 ton/year. The sources biomass Thunnus alalunga in South Java’s Seawater is less than MSY when there is an arrest, it can be said that the utilization status is overfishing. So that it is necessary to reduce the effort.
2085725760C1A015048ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, TINGKAT INFLASI, DAN KURS TERHADAP DANA PIHAK KETIGA PADA BANK UMUM DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2001-2018Penelitian ini merupakan penelitian mengenai pengaruh tingkat suku bunga, tingkat inflasi dan kurs terhadap dana pihak ketiga pada bank umum di Provinsi Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh suku bunga, inflasi dan kurs terhadap dana pihak ketiga pada bank umum di Provinsi Jawa Tengah.
Objek penelitian ini adalah bank umum yang berada di provinsi Jawa Tengah dengan jumlah observasi sebanyak 18, yaitu tahun 2001 sampai dengan 2018. Pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, suku bunga, tingkat inflasi dan kurs. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan metode double-log dengan α sebesar 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa suku bunga dan kurs berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank umum di provinsi Jawa Tengah, sedangkan tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank umum di provinsi Jawa Tengah.
This research is a study of the influence of interest rates, inflation and exchange rates on third party funds at commercial banks in Central Java Province. The purpose of this study was to analyze the effect of interest rates, inflation and exchange rates on third party funds at commercial banks in Central Java Province.
The object of this research is commercial banks in the province of Central Java with a total of 18 observations, namely 2001 to 2018. In this study, secondary data was taken from the official website of the Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia and Badan Pusat Statistik (BPS). The variables used in this study are interest rates, inflation rates and exchange rates. Data analysis used in this study is multiple linear regression with a double-log method with α = 0.05.
The results of this study show partially that interest rates and exchange rates have a significant effect on third party funds in commercial banks in Central Java province, while the inflation rate has no significant effect on third party funds in commercial banks in the province of Central Java.
2085823794H1G014005STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE
WANA TIRTA KULON PROGO
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Penelitian ini berjudul : Strategi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Wana Tirta Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Hutan Mangrove Wana Tirta adalah salah satu kawasan pelestarian hutan mangrove dan dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung kawasan wisata, persepsi para pelaku ekowisata dan strategi pengembangan ekowisata Hutan Mangrove Wana Tirta. Metode yang digunakan yaitu analisis daya dukung kawasan. Responden terdiri 29 masyarakat dan 50 pengunjung dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuisioner dan studi literatur.
Analisis daya dukung kawasan wisata menunjukkan jumlah maksimal daya tampung pengunjung adalah 114 orang perhari. Persepsi pengunjung menunjukkan akses wisata cukup mendukung dengan presentase 52%, persepsi pengunjung terhadap fasilitas atau sarana prasarana wisata menunjukkan kondisi yang baik (80%), persepsi pengunjung terhadap kenyamanan aktifitas menunjukkan kondisi nyaman dan aktifitas wisata dalam kondisi puas (88%). Keberadaan hutan mangrove memberikan manfaat ekonomi namun masih terbatas pada masyarakat yang terlibat sebagai pelaku usaha dan masih minimnya keterlibatan masyarakat setempat dalam pengelolaan hutan mangrove.
Alternatif pengembangan ekowisata Mangrove Wana Tirta oleh masyarakat adalah membuat produk olahan mangrove. Alternatif pengembangan ekowisata dari pengunjung adalah tersedianya wahana rekreasi Flying Fox.

Kata Kunci : Ekowisata, Daya Dukung, Hutan Mangrove Wana Tirta
This study is entitled : The Strategy of Developing Mangrove Forest Ecotourism in Wana Tirta Kulon Progo in the Special Region of Yogyakarta. Wana Tirta Mangrove Forest is one of the mangrove forest conservation areas and its used as a tourist attraction. This study aims to determine the carrying capacity of tourist areas and perceptions of ecotourism actors so, we can create strategies for develop ecotourism of Wana Tirta Mangrove Forest. This study analysed the carrying capacity of the region. Respondents consisted of 29 people and 50 visitors with data collection techniques by observation, interviews, questionnaires and literature studies.
The analysis of the carrying capacity of the tourist area shows that the maximum amount of visitors capacity is 114 people per day. Visitors' perceptions show that tourism access is quite supportive with a percentage of 52%, visitors' perceptions of tourist facilities or infrastructure show good conditions (80%), visitors' perceptions of activity comfort show comfortable conditions and tourist activities are satisfied (88%). The existence of mangrove forests provides economic benefits but is still limited to the community involved as business actors and the lack of involvement of local communities in the management of mangrove forests.
The alternative to developing Wana Tirta Mangrove Ecotourism by the society is to make some processed products from mangroves. The alternative to developing ecotourism from visitors is the availability of Flying Fox recreational vehicles.


Keywords: Ecotourism, Carrying Capacity, Wana Tirta Mangrove Forest
2085923795H1A015062KLASIFIKASI CITRA SEL DARAH PUTIH BERDASARKAN CIRI STRUKTUR MORFOLOGI, TEKSTUR DAN JUMLAH HOLE DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBORS (K-NN)Leukosit merupakan sel darah yang bertugas dalam pertahanan tubuh dari serangan mikroorganisme luar. Gangguan yang membahayakan pada leukosit adalah penyakit kanker leukemia Acute Myeloid Leukemia (AML)/Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) yang memproduksi sel darah putih myeloblas (AML) atau limfoblas (ALL) secara berlebihan. Umumnya tes yang dilakukan untuk mengetahui leukemia yaitu dengan uji darah yang membutuhkan banyak waktu, tenaga dan pikiran. Dengan berkembangnya zaman, maka serangkaian tes tersebut menjadi lebih cepat dengan bantuan komputer dengan menerapkan algoritma tertentu salah satunya K-Nearest Neighbors (K-NN). Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat menerapkan algoritma K-NN, membuat sistem klasifikasi sel darah putih dengan algoritma klasifikasi K-NN serta tingkat akurasinya. Sistem yang dibuat akan mengklasifikasikan sel darah putih ke dalam dua kelas yaitu kelas myeloblas atau limfoblas. Metode penelitian tugas akhir yang dikerjakan ini yaitu tahap persiapan yang meliputi tinjauan pustaka serta pengumpulan data, tahap perancangan mencakup desain sistem serta pembuatan sistem, tahap pengujian dan evaluasi meliputi pengujian sistem terhadap citra uji dan mengevaluasi hasilnya agar sistem menjadi lebih baik dan terakhir tahap pembuatan laporan penelitian dalam bentuk laporan tugas akhir. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu K-NN yang diterapkan pada citra uji yang disegmentasi dengan metode watershed-multilayer thresholding dan 5 jenis cropping image menghasilkan akurasi klasifikasi sebesar 96,97% untuk bentuk cropping rectangle dan square serta akurasi 100% untuk bentuk cropping circle, ellipse dan polygon. Citra uji yang disegmentasi dengan metode active contour-multilayer thresholding dengan 5 jenis cropping image juga menghasilkan akurasi klasifikasi sebesar 96,97% untuk bentuk cropping rectangle dan square serta akurasi 100% untuk bentuk cropping circle, ellipse dan polygon. Selain itu juga diperoleh hasil perbandingan akurasi K-NN yang lebih baik dari naïve bayes dan backpropagation karena jumlah akurasi terkecilnya lebih sedikit.Leukocytes are blood cells that serve in the body's defense from attacks by outside microorganisms. Harmful disorders in leukocytes are leukemia cancer Acute Myeloid Leukemia (AML)/Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) which produces excessive white blood cells myeloblasts (AML) or lymphoblasts (ALL). Generally the tests performed to find out leukemia are by blood tests that require a lot of time, energy and mind. With the development of time, the series of tests became faster with the help of computers by implementing certain algorithms, one of them was K-Nearest Neighbors (K-NN). The purpose of this study is that it can apply the K-NN algorithm, create a classification system for white blood cells with the K-NN classification algorithm and the level of accuracy. The system will classify white blood cells into two classes, namely myeloblast or lymphoblast. The research method of this final project is the preparation stage which includes literature review and data collection, the design stage includes system design and system creation, testing and evaluation stages include testing the system against the test image and evaluating the results so that the system is better and the last stage of making the report research in the form of a final project report. The results obtained from the study that K-NN applied to the test image segmented with watershed-multilayer thresholding method and 5 types of cropping image resulted in a classification accuracy of 96.97% for cropping rectangle and square shapes and 100% accuracy for cropping circle shapes. ellipse and polygon. Test images segmented by the active contour-multilayer thresholding method with 5 types of cropping image also produce classification accuracy of 96.97% for cropping rectangle and square shapes and 100% accuracy for cropping circle, ellipse and polygon forms. Besides that, the comparison of K-NN accuracy is better than naïve bayes and backpropagation due to the smallest amount of accuracy.
2086023796C1B014078ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, PROFITABILITAS, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAANTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Struktur Modal, Good Corporate Governance, Profitabilitas, dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2013-2017. Sampel terdiri dari 11 perusahaan yang telah dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah uji Asumsi Klasik dan Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik Struktur Modal, Good Corporate Governance dan Pertumbuhan Perusahaan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Di sisi lain, variabel Profitabilitas (Return on Assets) tidak berpengaruh terhadap Nilai perusahaan di Perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI. Secara Parsial Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PBV, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Sales Growth berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBV. Sedangkan ROA berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PBV.
The purpose of this study is to analyze the effect of Capital Structure, Good Corporate Governance, Profitability, and Growth's Company on Corporate Values. The population in this study were mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2013-2017. The sample consists of 11 companies that have been selected using purposive sampling technique. The analytical tool used is the Classical Assumption and Multiple Regression Analysis. The results of this study indicate that both the Capital Structure, Good Corporate Governance and Growth's Company influence the Company Value. On the other hand, the variable Profitability (Return on Assets) does not affect the value of the company in mining companies listed on the IDX. Partially Debt to Equity Ratio (DER) has a negative and significant effect on PBV, Managerial Ownership, Institutional Ownership and Sales Growth have a positive and significant effect on PBV. While ROA has a positive but not significant effect on PBV.