Home
Login.
Artikelilmiahs
23737
Update
INDAH ROIHANATUL FIRDAUS
NIM
Judul Artikel
EFEKTIVITAS PENGAWASAN DAN PENGAMATAN HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT TERHADAP NARAPIDANA (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pelaksanaan pengawasan dan pengamatan yang dilakukan oleh Hakim Pengawas dan Pengamat dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan dan dilaporkan kepada Ketua Pengadilan, namun ada berbagai problematika yaitu pelaksanaan dari tugas hakim itu sendiri. Adapun permasalahan yang akan dijawab pada penelitian ini adalah Apakah pengawasan dan pengamatan Hakim Pengawas dan Pengamat terhadap narapidana sudah efektif, Hambatan apakah yang ditemukan dalam Pengawasan dan pengamatan Hakim Pengawas dan Pengamat di Lembaga Pemasyarakatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian yurudis sosiologis, secara spesifik merupakan penelitian efektivitas hukum. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data primer atau data asli yang diperoleh langsung dari sumbernya, bersumber dari narasumber atau responden, dalam hal ini Hakim Pengawas dan Pengamat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan dan Pengadilan Negeri Cilacap, serta digunakan data sekunder yang diperoleh dari perundang-undangan, pendapat-pendapat ahli, hasil penelitian yang dipelajari dari buku-buku dan jurnal termasuk dokumen penelitian yang berhubungan dengan pendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan efektivitas Hakim Pengawas dan Pengamat terhadap narapidana di Lembaga berdasarkan Pasal 277-283 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 1985 tentang Petujuk Pelaksanaan Tugas Hakim Pengawas dan Pengamat, serta tidak diaturnya ketentuan Hakim Pengawas dan Pengamat dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, membuat Hakim Pengawas dan Pengamat belum efektif dalam dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The supervision and observation carried out by the Supervisory and Observing Judges is carried out at the Nusakambangan Besi Class IIA Correctional Institution and reported to the Chair of the Court, but there are various problems, namely the implementation of the judge's duties themselves. The problems that will be answered in this study are whether the supervision and observation of the Supervisory and Observing Judges of prisoners has been effective, what obstacles are found in the Supervision and observation of Supervisory Judges and Observers in Correctional Institutions. The type of research used in this study is a type of sociological judicial research, specifically a research on legal effectiveness. The data needed in this study are primary data or original data obtained directly from the source, sourced from sources or respondents, in this case Supervisory Judges and Observers in the Class IIA Besi Nusakambangan Penitentiary and Cilacap District Court, and secondary data obtained from legislation, expert opinions, research results learned from books and journals including research documents relating to the supporters of this research. The results of the study showed the effectiveness of the Supervisory and Observing Judges of prisoners at the Institute based on Article 277-283 of Law Number 8 of 1981 concerning the Criminal Procedure Code (KUHAP) and the Supreme Court Circular Letter Number 7 of 1985 concerning Appointments for the Implementation of Supervisory Judges' Tasks and Observer, as well as not regulating the provisions of the Supervisor and Observer Judge in the provisions of Law Number 12 of 1995 concerning Correctional Services, making the Supervisory and Observing Judges not yet effective in carrying out their duties and functions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save