Artikel Ilmiah : H1D014006 a.n. YOSEP ADI PRASETYO

Kembali Update Delete

NIMH1D014006
NamamhsYOSEP ADI PRASETYO
Judul ArtikelPENENTUAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN DENGAN PENDEKATAN PARAMETER GEOMETRIK JALAN DI KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecelakaan lalu lintas masih cenderung mengalami peningkatan dan masih menjadi masalah utama penyelenggaraan transportasi jalan di Indonesia. Di Kabupaten Purbalingga berdasarkan data kecelakaan lalu lintas Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga dalam kurun waktu dua tahun yaitu tahun 2016 dan tahun 2017, terjadi 1130 kasus kecelakaan lalu lintas. Kondisi geometrik jalan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan di jalan raya. Salah satu upaya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas adalah dengan penentuan dan penanganan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Sementara itu pada saat ini, penentuan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dilakukan menggunakan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan yang masih sangat tergantung dengan data kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dengan pendekatan parameter geometrik jalan. Sehingga, lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dapat diprediksi sebelum insiden kecelakaan lalu lintas terjadi melalui pembobotan parameter geometrik jalan. Penelitian ini dilakukan pada sepuluh ruas jalan di Kabupaten Purbalingga. Sampel ruas jalan diperoleh dari lokasi rawan kecelakaan lalu lintas hasil pembobotan Metode Angka Ekivalen Kecelakaan dari data kecelakaan lalu lintas tahun 2016 dan 2017. Sementara itu, pembobotan parameter geometrik jalan dilakukan dengan membandingkan ukuran parameter di standar peraturan dengan hasil pengukuran di lapangan. Parameter geometrik jalan yang digunakan untuk melakukan pembobotan adalah kecepatan, lebar lajur jalan, lebar bahu jalan, lebar trotoar, lebar median jalan, serta beda elevasi bahu jalan dan tepi perkerasan. Berdasarkan hasil pembobotan parameter geometrik jalan, urutan peringkat sepuluh lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Purbalingga adalah: (1) Jl. raya turut Desa Tlahab, (2) Jl. raya turut Desa Serang, (3) Jl. raya turut Desa Karanganyar, (4) Jl. raya turut Desa Bojongsari, (5) Jl. raya turut Desa Gembong, (6) Jl. raya turut Desa Mangunegara, (7) Jl. Mayjend Sungkono, (8) Jl. raya turut Desa Padamara, (9) Jl. raya turut Desa Bajong, dan (10) Jl. raya turut Desa Selanegara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Traffic accidents still allow improvement and still be a major problems in the implementation of road transportation in Indonesia. In Purbalingga Regency based on the traffic data of the Purbalingga Regional Police Unit within two years, namely in 2016 and 2017, there were 1130 traffic accidents. The road geometric parameters become one of the factors causing accidents on the highway. One effort to reduce the number of traffic accidents is by determining and handling the black spot locations. Meanwhile at this time, the determining of the black spot locations is carried out using the Equivalent Accident Numbers Method which is still very dependent on traffic accident data. The purpose of this research is to determine the black spot locations by using road geometric parameters. Thus, balck spot locations can be predicted before traffic accident incident occurs through weighting the road geometric parameters. This research was conducted on ten road segments in Purbalingga Regency. The road samples were obtained from black spot locations that’s resulted from weighting of Equivalent Accident Numbers Method from traffic accident data in 2016 and 2017. Meanwhile, weighting of the road geometric parameters was carried out by comparing the parameters in the standard regulations with the results of measurements in the field. The road geometric parameters used for weighting are speed, lane width, roadside width, sidewalk width, median width, and roadside and pavement edge elevation difference. Based on the results of weighting the road geometric parameters, the ranking order of ten black spot locations in Purbalingga Regency is: (1) Jl. raya turut Desa Tlahab, (2) Jl. Raya turut Desa Serang, (3) Jl. raya turut Desa Karanganyar, (4) Jl. raya turut Desa Bojongsari, (5) Jl. raya turut Desa Gembong, (6) Jl. raya turut Desa Mangunegara, (7) Jl. Mayjend Sungkono, (8) Jl. raya turut Desa Padamara, (9) Jl. raya turut Desa Bajong, and (10) Jl. raya turut Desa Selanegara.
Kata kuncikecelakaan lalu lintas, lokasi rawan kecelakaan, metode angka ekivalen kecelakaan, parameter geometrik jalan.
Pembimbing 1Dr. Gito Sugiyanto, S.T., M.T.
Pembimbing 2Eva Wahyu Indriyati, S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-11-15 00:51:04.585356
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.