Home
Login.
Artikelilmiahs
23733
Update
CATUR PUJI OKTAVIANI
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI HAK JUSTICE COLLABORATOR DALAM MENGUNGKAP KASUS NARKOTIKA GOLONGAN I DI PEKANBARU (Studi Kasus Putusan Nomor: 683/Pid.Sus/2016/PN.Pbr)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tindak pidana narkotika sudah meluas dalam masyarakat, baik dari jumlah kasus narkotika dari kalangan anak-anak remaja sampai dewasa. Narkoba seringkali disalahgunakan oleh banyak kalangan masyarakat. Ketergantungan pengguna narkoba ini sulit untuk disembuhkan, tidak hanya karena zat nikotin yang terkandung di dalamnya tetapi juga lingkungan yang tidak sehat dan keinginan pengguna narkoba itu sendiri. Rehabilitasi narkoba menjadi sebuah wadah untuk memberikan pertolongan agar pengguna narkoba dapat sembuh. Namun, banyak rehabilitasi narkoba di Indonesia yang belum memperhatikan lingkungan sebagai faktor penting dalam proses penyembuhan. Sampai saat sekarang ini secara aktual, penyebaran narkotika dan obat-obat terlarang mencapai tingkat yang sangat memperhatinkan. Perkembangan penyebaran narkotika semakin meningkat pesat dan tidak digunakan dengan tujuan untuk pengobatan maupun pengembangan ilmu pengetahuan, melainkan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar yaitu, dengan melakukan penyelundupan narkotika secara illegal ke berbagai negara Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana putusan tersebut dikabulkan dan penerapan hak-hak justice collaborator dalam kasus putusan nomor : 683/Pid.Sus/2016/PN.Pbr. metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa yuridis normatif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Narcotics criminal acts are widespread in the community, both from the number of narcotics cases from teenagers to adults. Narcotics are often misused by many people. The dependence of drug users is difficult to cure, not only because of the nicotine substances contained in it but also the unhealthy environment and the desire of the drug users themselves. Drug rehabilitation is a place to provide help for that drug users can recover. However, many drug rehabilitation in Indonesia that has not paid attention to the environment as an important factor in the healing process. Until now actually, the spread of narcotics and illegal drugs has reached a very concerned level. The development of the spread of narcotics is increasing rapidly and it is not used for the purpose of treatment or development of science, but with the aim of gaining enormous profits by illegal trafficking narcotics into various countries. This research aims to find out and analyze how the decision was granted and the application of the rights of justice collaborator in the case of decision number: 683 / Pid.Sus / 2016 / PN.Pbr. The method used in this study is normative juridical.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save