Artikelilmiahs

Menampilkan 19.821-19.840 dari 50.084 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1982122948E1A012189ISBAT NIKAH (Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapann Pengadilan Agama Tasikmalaya No.0491/Pdt.G/2015/PA.Tsm)ISBAT NIKAH
(Tinjauan Yuridis Terhadap Penetapann Pengadilan Agama Tasikmalaya No.0491/Pdt.G/2015/PA.Tsm)

Oleh : Dudu Abdul Ghani
Nim : E1A012189
ABSTRAK

Menurut Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang menyatakan bahwa “Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Dengan demikian negara mempunyai kepentingan pula untuk turut mencampuri berbagai masalah perkawinan dengan membentuk dan melaksanakan perundang-undangan tentang perkawinan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan permohonan isbat nikah pada penetapan Pengadilan Agama Tasikmalaya Nomor 0491/Pdt.G/2015/PA.Tsm. .Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif. Spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah preskriptif analitif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara inventarisasi,penyajian data dengan text naratif yang disusun dengan cara sistematis,serta analisis data normative kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan Hakim hanya memakai Pasal 7 Kompilasi Hukum Islam dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 39 Kompilasi Hukum Islam, sebaiknya hakim memakai penjelasan Pasal 49 ayat 2 angka (22) Undang-Undang Pengadilan Agama yaitu pernyataan tentang sahnya perkawinan yang terjadi sebelum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan dijalankan menurut peraturan yang lain.

Kata kunci : Isbat Nikah , kelalaian PPN



NIKAH ISBAT
(Juridical Review of the Establishment of the Tasikmalaya Religious Court No.0491 / Pdt.G / 2015 / PA.Tsm)

By: Dudu Abdul Ghani
Nim: E1A012189
ABSTRACT

According to Article 2 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 which states that "Every marriage is recorded according to the prevailing laws and regulations". Thus the state also has an interest in interfering in various marital problems by forming and implementing legislation concerning marriage.
The problem in this study is how the judge's legal considerations in granting the request for marriage isbat in the determination of the Tasikmalaya Religious Court Number 0491/Pdt.G/2015/PA.Tsm. The approach method used in this study is normative juridical method. The specifications used in this study are prescriptive analytics. Data collection is done by inventorying, presenting data with narrative text that is compiled in a systematic way, as well as qualitative normative data analysis.
Based on the results of the research and discussion the Judge only used Article 7 of the Compilation of Islamic Law and Article 8 of Law Number 1 of 1974 jo. Article 39 Compilation of Islamic Law, the judge should use the explanation of Article 49 paragraph 2 number (22) of the Law of the Religious Court, namely the statement of the validity of marriage that occurred before Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and carried out according to other regulations.

Keywords: Marriage Issues, VAT negligence




1982222946A1H013051PENGARUH KEMASAN TERHADAP KEHILANGAN HASIL (LOSSES) DAN MUTU WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) SELAMA PENYIMPANAN DI PASAR TRADISIONALWortel (Daucus carota L) adalah sayuran yang berwarna kuning kemerahan atau jingga kekuningan dengan tekstur mirip seperti kayu. Produksi wortel tahun 2015 sebesar 568 ton, pada tahun 2016 sebesar 581ton, dan pada tahun 2017 sebesar 558ton. Data tersebut menunjukkan bahwa produktifitas wortel pada setiap tahun berubah yang salah satunya disebabkan oleh penanganan pasca panen pada wortel yang kurang tepat sehingga menyebabkan mutu dan kualitas wortel setiap tahunnya berubah. Berdasarkan permasalahan di atas akan dikaji penelitian mengenai pengaruh kemasan terhadap kehilangan hasil dan umur simpan pada wortel menggunakan 3 kemasan yaitu plastik, kardus, karung waring. Penelitian ini bertempat di Pasar Wage Purwokerto. Kemasan disimpan selama 4 hari dengan pengambilan data setiap hari. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah kadar air, kekerasan, susut bobot dan kehilangan hasil. Kemudian data dianalisis menggunakan anova dan analisis grafis. Sehingga dengan melakukan penyimpanan dan pengemasan yang baik terhadap wortel dapat meningkatkan mutu worel. Pada Penelitian ini menghasilkan 1) Selama penyimpanan kemasan waring mampu mempertahankan kadar air, tingkat kekerasan, menekan susut bobot. Kemasan waring juga dapat memperlambat kerusakan pada wortel. Kemasan plastik kurang mampu mempertahankan kehilangan hasil pada wortel. 2) Jenis kemasan yang paling baik adalah kemasan waring dengan nilai kehilangan hasil pada perlakun kemasan waring sebesar 6,83%, menekan kadar air dengan nilai sebesar 86,77 %, menekan susut bobot 12,1 %, mempertahankan nilai kekerasan sebesar 0,18 kg ( kekerasan awal sebesar 0,37%)Carrots (Daucus carota L) are yellowish or yellowish-yellow vegetables with a wood-like texture. Carrot production in 2015 amounted to 568 tons, in 2016 amounted to 581ton, and in 2017 amounted to 558ton. These data indicate that the productivity of carrots in each year is changed, one of which is caused by post-harvest handling of carrots that are not appropriate causing the quality and quality of carrots each year to change. Based on the problems, the researcher will research on the effect of packaging on yield loss and shelf life on carrots using 3 packaging of plastics, cardboard, sack waring. So by doing a good storage and packaging of carrots can improve the quality of the worel. This research took place at the Wage Purwokerto Market. Packaging is stored for 4 days by taking data every day. The variables measured in this study are water content, hardness, weight loss and yield loss. Then the data were analyzed using anova and graphical analyzed. In this research yield 1) During storage of waring packaging able to maintain water content, hardness level, depressed weight loss. Warring packaging can also slow down the damage to carrots. Plastic packaging is less able to sustain yield loss in carrots. 2) The best type of packaging is waring packaging with the value of yield loss on waring packaging supplies of 6.83%, suppressing water content with a value of 86.77%, pressing shrinkage weight of 12.1%, maintaining a hardness value of 0.18 kg ( initial violence of 0.37%).
1982322950C1L013011ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM DEVELOPMENT IN SAVINGS AND LOAN UNIT KOPERASI SERBA USAHA KARYAWAN UNSOED (KOSUKU) ; QUALITATIVE STUDY USING PARTICIPATORY ACTION RESEARCHKoperasi merupakan badan usaha yang anggotanya terdiri dari perorangan maupun kelompok dan memiliki azaz kekeluargaan. Saat ini, keberadaan koperasi diharapkan mampu membantu meningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Untuk itu proses bisnis koperasi sangatlah diperhatikan agar tujuan dari koperasi mampu terpenuhi.
Laporan keuangan merupakan komponen yang paling mudah untuk menilai performa koperasi dalam setahun. Koperasi membutuhkan desain system informasi akuntansi untuk membantu dalam mempresentasikan laporan keuangan koperasi agar kebih efektif dan efisien.
Koperasi Serba Usaha Karyawan UNSOED (KOSUKU) merupakan salah satu contoh koperasi yang berada si Universitas Jenderal Soedirman. Salah satu unit usaha di KOSUKU yaitu unit usaha simpan pinjam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan socio technical system dalam pengembangan system informasi akuntansi. Menggunakan pendekatan participatory action research untuk alat bantu pengumpulan data dan menggunakan data flow diagram (DFD) untuk menggambarkan usulan proses bisnis di unit usaha simpan pinjam KOSUKU.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini, sistem informasi akuntansi di KOSUKU masih perlu diilakukan pengembangan dan proses bisnis di unit usaha simpan pinjam belum sesuai dengan fungsinya. Karena kegiatannya hanya pinjaman saja.
Cooperative is a business entity whose members consist of individuals or groups and have principle of commonship. Currently, the existence of cooperatives is expected to help improve the economy and welfare of society in Indonesia. For that business cooperative process is very important for the purpose of cooperatives can be fulfilled.
Financial statements are the easiest component to assess cooperative performance in a year. Cooperatives require the design of accounting information systems to assist in presenting the financial statements of cooperatives to be more effective and efficient.
Koperasi Serba Usaha Karyawan UNSOED (KOSUKU) is one example of employee cooperatives located at the Jenderal Soedirman University. One business unit in KOSUKU is a savings and loan business unit.
This research uses socio technical system approach in developing accounting information system. Using the participatory action research approach for data collection tools and using data flow diagrams (DFD) to illustrate the proposed business processes in the KOSUKU savings and loan business unit.
Based on the result of this research, accounting information system in KOSUKU still need to be conducted and business process development in unit of savings and loan business not yet in accordance with its function. Because the activity is only a loan only.
1982422951G1D014076HUBUNGAN KESADARAN DIRI DENGAN KEPATUHAN TERAPI HIPERTENSI
PADA LANSIA HIPERTENSI ANGGOTA PROLANIS DI PUSKESMAS PURWOKERTO UTARA 2
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang umumnya terjadi
pada lansia. Banyak lansia yang tidak patuh terhadap kepatuhan terapi hipertensi
baik farmakologis maupun nonfarmakologis. Faktor yang mempengaruhi
kepatuhan adalah emosi. Salah satu dimensi kecerdasan emosional adalah
kesadaran diri. Sehingga kesadaran diri diduga berhubungan dengan kepatuhan
terapi hipertensi.
Tujuan: Mengetahui hubungan kesadaran diri dengan kepatuhan terapi hipertensi
pada pasien lansia hipertensi anggota Prolanis di Puskesmas Purwokerto Utara 2.
Metode: Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan metode
analisis korelasi. Desain yang digunakan adalah cross sectional study. Teknik
pengambilan sampel yaitu simple random sampling sebanyak 64 responden. Data
terkait kesadaran diri dan kepatuhan diambil menggunakan the Patient
Competency Rating Scale (PCRS) dan Kuesioner Kepatuhan Modifikasi Gaya
Hidup. Data dianalisis menggunakan uji Spearman.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata skor self awareness pada
responden dalam penelitian ini adalah 74,66 dari rentang skor 25-100. Rata – rata
skor kepatuhan terapi hipertensi pada responden dalam penelitian ini adalah 67,89
dengan rentang skor 23-92. Terdapat hubungan yang signifikan antara kesadaran
diri dengan kepatuhan terapi hipertensi pada pasien lansia hipertensi anggota
Prolanis. Didapatkan hasil nilai nilai p = 0,000 dan r = 0,651.
Kesimpulan: Lansia yang memiliki kesadaran diri yang tinggi akan lebih patuh
terhadap terapi hipertensi.
Background: Hypertension is a chronic diseases which generally occurs in the
elderly. There are many of elderly do not adherence to hypertension therapy both
pharmacologically and nonpharmacologically. The factor that may affecting
adherence is emotion. One of emotional intellegence dimension is self-awareness.
Thus self-awareness is suspected had a relationship with adherence of
hypertensive therapy.
Objectives: To examine the relationship between self-awareness and adherence of
hypertensive therapy among elderly patients with hypertensive.
Method: This study was included in quantitative study with correlation analysis
method and cross sectional designs. The subject was selected through simple
random sampling consisted of 64 respondents. The data against self-awareness
and adherence were taken using the Patient Competency Rating Scale (PCRS) and
the Lifestyle Modification Adherence Questionnaire. Data were analyzed by
Spearman test.
Result: The results showed that the mean score of self-awareness was 74.66 from
range score 25-100. The mean score of adherence hypertension therapy was 67.89
from range score 23-92. There was a significant correlation between selfawareness and adherence of hypertensive therapy among elderly hypertensive
patients of Prolanis. The results obtained p value = 0.000 and r = 0,651.
Conclusion: The elderly which has higher self-awareness would be more
adherence against hypertension therapy.
1982522952H1E014049SIMULASI KUANTUM UNTUK SISTEM KOADSORPSI H DAN OH
PADA PERMUKAAN PtMo(111)
DENGAN METODE DENSITY FUNCTIONAL THEORY
Studi tentang simulasi kuantum untuk sistem koadsorpsi hidrogen dan hidroksil radikal pada permukaan PtMo(111) dengan metode Density Functional Theory (DFT) telah dilakukan. Penelitian ini mengkaji reaksi yang terjadi pada sel bahan bakar metanol pada bagian anoda. Studi tentang simulasi kuantum ini bertujuan untuk menentukan situs yang paling disukai dan mekanisme koadsorpsi H dan OH pada permukaan PtMo(111). Mekanisme ini dibahas dengan analisis transfer muatan. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan diperoleh bahwa situs koadsorpsi yang paling disukai adalah atom H pada situs HCP Pt-Pt-Pt dan OH pada situs top Mo. Hasil analisis transfer muatan menunjukkan terdapat kecenderungan bahwa kekuatan interaksi ditentukan oleh besarnya elektron yang didonorkan dari permukaan. Semakin besar kekuatan interaksi ditunjukkan dengan semakin besarnya jumlah elektron yang didonorkan. Selanjutnya, dari analisis transfer muatan dapat disimpulkan bahwa ikatan yang terjadi antara permukaan dengan adsorbat adalah ikatan ionik, yaitu permukaan sebagai donor elektron dan adsorbat sebagai akseptor elektron.Quantum simulation studies for the hydrogen and radical hydroxyl coadsorption systems on the PtMo(111) surface was performed by Density Functional Theory(DFT) has been done. This research studied the reaction in a direct methanol fuel cells on anode. This quantum simulation studies aims to determine the most preferred site and mechanism of H and OH coadsorption on the PtMo(111) surface. This mecanism is explained by using charge transfer analysis. The calculation results shows that the most preferred coadsorption sites is H on HCP Pt-Pt-Pt site and OH on top Mo site. The result of charge transfer analysis shows that there is a tendency that interaction strength is determined by the amount of the electron donor. The greater the power of interaction is shown by the greater number of electrons donated. Furthermore, from the charge transfer analysis it can be concluded that the bond between the surface and the adsorbate is the ionic bond, i.e. the surface as the electron donor and the adsorbat as the electron acceptor.
1982622954F1F013079AN ANALYSIS OF TRANSLATION STRATEGIES AND READABILITY OF FUNCTIONAL TEXT TRANSLATION IN CUSSONS BABY PRODUCT PACKAGES Penelitian yang berjudul “An Analysis of Translation Strategies and Readability of Functional Text Translation in Cussons Baby Product Packages” ini berfokus pada analisis strategi penerjemahan yang digunakan dalam terjemahan teks fungsional pada kemasan produk Cussons Baby dan juga tingkat keterbacaannya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data. Data utama diambil dari semua frasa bahasa Inggris yang terdapat dalam terjemahan teks fungsional pada kemasan produk Cussons Baby dan kuisioner yang dibagikan peneliti kepada sepuluh responden. Peneliti menganalisis strategi penerjemahan menggunakan teori strategi penerjemahan dari Suryawinata dan teori keterbacaan dari Nababan untuk menganalisis tingkat keterbacaaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penerjemah menggunakan delapan strategi penerjemahan yaitu penambahan, transposisi, pungutan, padanan budaya, sinonim, penambahan oleh semantik, penghapusan dan modulasi. Selanjutnya, peneliti menemukan 12 data menggunakan strategi penambahan, 39 data menggunakan strategi transposisi, 24 data menggunakan strategi pungutan, 3 data menggunakan strategi padanan budaya, 4 data menggunakan strategi sinonim, 2 data menggunakan strategi penambahan oleh semantik, 18 data menggunakan strategi penghapusan, dan 1 data menggunakan strategi terjemahan modulasi. Pada penelitian ini transposisi merupakan strategi yang paling banyak digunakan oleh penerjemah. Penerjemah menggunakan strategi ini dengan tujuan agar pembaca mudah memahami teks dengan cepat. Penerjemah mengikuti aturan terjemahan bahasa Indonesia seperti mengubah posisi kata sifat, mengubah posisi kata tunggal dan jamak. Strategi penerjemahan ini digunakan agar kualitas terjemahan menjadi lebih baik. Jika strategi yang digunakan semakin baik, maka teks lebih mudah dipahami dan diterima. Selanjutnya, dengan menghitung hasil kuisioner, terjemahan teks fungsional pada kemasan produk Cussons Baby memiliki tingkat keterbacaan tinggi. Hal ini dikarenakan terjemahan mudah dipahami oleh pembaca. Pembaca dalam penelitian ini dapat memahami dengan baik fungsi, kandungan bahan, petunjuk pemakaian dan peringatan pemakaian yang terdapat pada produk ini. The research entitled “An Analysis of Translation Strategies and Readability of Functional Text Translation in Cussons Baby Product Packages” focuses on translation strategies that are applied in functional text translation in Cussons Baby product packages and its readability level. This research was conducted using qualitative method in analyzing the data. The data were taken from all phrases of English functional text translation in Cussons Baby product packages and questionnaire that is delivered by the researcher to ten respondents. The researcher analyzes the translation strategies based on Suryawinata’s theory and also its readability based on Nababan’s theory. The result of this research shows that the translator uses eight translation strategies such as addition, transposition, borrowing, cultural equivalent, synonym, addition by semantic, deletion, and modulation translation strategy. The researcher finds 12 addition strategies, 39 transposition strategies, 24 borrowing strategies, 3 cultural equivalent, 4 synonym strategies, 2 addition by semantic strategies, 18 deletion strategies, and 1 modulation strategies. However, in this research transposition is the most widely strategy used by the translator. The translator uses this strategy aims to make the readers know the point of this text immediately. The translator follow the rules of Indonesian structure, such as changing the position of adjective, changing the position of plural and singular. This translation strategy was used in order to the quality of the translation be better. If the strategy used be better, the text is more readable. In addition, by calculating the result of the questionnaire, the functional text translation in Cussons Baby product packages considered as high level of readability. It is because the translation is understood by the readers easily. The customers as the readers in this research can understand the purposes, ingredients, direction and cautions of this product well.

1982725689D1A015202SUPLEMENTASI TEPUNG BIJI ALPUKAT PADA PAKAN TERHADAP WARNA KUNING TELUR DAN HAUGH UNIT TELUR PUYUH (Coturnix coturnix japonica)Tujuan penelitian adalah mengkaji level terbaik suplementasi tepung biji alpukat pada pakan ditinjau dari haugh unit telur dan warna kuning telur puyuh. Materi penelitian terdiri dari 100 ekor puyuh betina jenis (Coturnix coturnix japonica). Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari R0 : Pakan basal tanpa suplementasi tepung biji alpukat 0%, R1 : Pakan basal + tepung biji alpukat 3 %, R2 : Pakan basal + tepung biji alpukat 6 %, R3 : Pakan basal + tepung biji alpukat 9 %. Hasil rataan haugh unit telur dari perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut adalah 88,65 ± 1,874; 86,92 ± 0,864; 90,25 ± 1,552; 89,01 ± 2,350 dan rataan warna kuning telur dari perlakuan R0, R1, R2, R3 berturut-turut adalah 6,44 ± 1,014; 6,4 ± 0,490; 6,84 ± 0,841; 6,4 ± 0,510. Hasil penelitian menunjukan bahwa suplemetasi tepung biji alpukat berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap haugh unit telur dan warna kuning telur puyuh. Kesimpulan penelitian adalah suplementasi tepung biji alpukat hingga level 9% pada pakan puyuh menghasilkan nilai HU dan warna kuning telur yang relatif sama.The aim of the study was to examine the best level of supplementation of avocado seed flour in feeds from haugh units egg and colour of quail yolk. The research material consisted of 100 heads of female quail (Coturnix coturnix japonica). The study was conducted experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications,. The treatment consisted of R0: Basal feed without supplementation of avocado seed flour, R1: Basal feed + 3% avocado seed flour, R2: Basal feed + 6% avocado seed flour, R3: Basal feed + 9% avocado seed flour. The results of the average haugh units of treatment R0, R1, R2, R3 were 88.65 ± 1.874; 86.92 ± 0.864; 90.25 ± 1.552; 89.01 ± 2.350 respectively and the average yolk color were 6.44 ± 1.014; 6.4 ± 0.490; 6.84 ± 0.841; 6.4 ± 0.510 respectively. The results showed that effect of supplementation of the avocado seed flour had no significant effect (P> 0.05) on haugh units egg and colour of quail yolk. It can be concluded that supplementation of avocado seed flour to a level of 9% in quail feed produced HU values and relatively the same yolk color.
1982822955D1E011190HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETERNAK DENGAN KEPEMILIKAN ASET PETERNAK SAPI POTONG ANGGOTA SEKOLAH PETERNAKAN RAKYAT (SPR) KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGALPenelitian bertujuan untuk mengetahui umur, pendidikan, lama beternak, dan kepemilikan aset peternak sapi potong anggota sekolah peternakan rakyat (SPR) Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, serta menganalisis hubungan antara umur, pendidikan, lama beternak dengan kepemilikan aset peternak sapi potong anggota sekolah peternakan rakyat (SPR) Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel wilayah ditentukan dengan secara sengaja. Pengambilan sampel kelompok dilakukan pada Kelompok Mandiri di Desa Pakulaut Kecamatan Margasari dengan pertimbangan kelompok tersebut merupakan kelompok dengan jumlah anggota paling banyak. Selanjutnya, jumlah responden diperoleh sebanyak 34 peternak. Hasil analisis rank spearman menunjukkan bahwa umur memiliki korelasi negatif (-0,579) dengan kepemilikan aset peternak sapi potong anggota sekolah peternakan rakyat, pendidikan memiliki korelasi sedang (0,638) dengan kepemilikan aset peternak sapi potong anggota sekolah peternakan rakyat, dan lama beternak memiliki korelasi sedang (0,546) dengan kepemilikan aset peternak sapi potong anggota sekolah peternakan rakyat.The research aims to find out the age, education, long preserve livestock, and asset ownership farmers beef a members school holder livestock (SPR) in Margasari Subdidtrict, District Tegal, and analyze the age, education, and long preserve livestock with asset ownership farmers beef a members school holder livestock (SPR) in Margasari Subdidtrict, District Tegal. The study was conducted using survey method. The sample collection is determined by deliberately. The sample collection group done in the independently in Pakulaut Village Margasari Subdistrict is with consideration the group with the number of most. Next, the number of respondents obtained 34m farmers. The result of the analysis rank spearman showed that age has a correlation negative (-0,579) to the asset ownership farmers beef a members school holder livestock, education has a correlation while (0,638) to the asset ownership farmers beef a members school holder livestock, and long preserve livestock has a correlation while (0,546) to the asset ownership farmers beef a members school holder livestock.
1982922956F1A011070Resistensi Sosial Paguyuban UKPWR (Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonorekso, Roban) terhadap program PLTU Batubara di Kabupaten Batang Jawa TengahPenelitian ini berjudul “ Resistensi Sosial Paguyuban UKPWR (Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonorekso, Roban) Terhadap Program PLTU Batubara di Kabupaten Batang Jawa Tengah”. Resistensi merupakan respon dari situasi ketidakadilan yang dirasakan masyarakat akibat dominasi pihak yang berkuasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan bentuk dan proses paguyuban UKPWR dalam resistensi terhadap pembangunan megaproyek PLTU Batubara Batang. Penelitian ini menggunaan metode Penelitian Kualitatif Deskriptif dengan teknik pemilihan informan yaitu purposive sampling, serta pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sasaran penelitian merupakan warga yang tergabung dalam Paguyuban UKPWR . Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Analisis interaktif, serta menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Paguyuban UKPWR telah melakukan berbagai macam dalam gerakan sosialnya. Resistensi terbagi menjadi tiga, yaitu 1) Resistensi Terbuka, dilakukan secara simbolis melalui jaringan tingkat nasional BREAKFREE. 2) Resistensi Semi-terbuka berupa protes atas situasi yang terjadi di lapangan berupa penolakan fasilitas yang dilakukan perusahaan dan negosiasi dengan pemerintah, 3) Resistensi tertutup, pengorganisir dalam paguyuban.This study entitled “Social Resistance Of UKPWR Community (Ujungnegoro, Karanggeneng, Ponowareng, Wonorekso, Roban) On The Program Of Coal Power Plant In Batang Regency Central Java”. Resistance is a response to the situation of injustice felt by society due to the domination of the ruling party. The purpose of this study was to describe the form and process of the UKPWR community in resistance to the development of the Batang Coal Power Plant megaproject. This study uses Descriptive Qualitative Research methods with informant selection techniques namely purposive sampling, as well as data collection using in-depth interviews, observation, and documentation. The research target is the people who are members of the UKPWR Community. Data analysis techniques that will be used in this research are interactive analysis techniques, and using data source triangulation. The results of this study indicate that the UKPWR Community has carried out various kinds of social movements. Resistance is divided into three, namely 1) Open Resistance, carried out symbolically through the national level BREAKFREE network. 2) Semi-open resistance in the form of protests against the situation that occurred in the field in the form of facilities refusal by the company and negotiations with the government, 3) closed resistance, organizers in the community.
1983022957G1F013046Aktivitas Antibakteri Fraksi Tidak Larut Etil Asetat Jatropha curcas Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Streptocccus pyogenesEkstrak etanol daun jarak pagar telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus. FTLEA daun jarak pagar dilaporkan mengandung glikosida flavonoid dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari FTLEA tersebut terhadap S. aureus and S.pyogenes. Uji aktivitas antibakteri fraksi tidak larut etil asetat daun jarak pagar J. curcas menggunakan metode dilusi cair untuk menentukan nilai KHM dan KBM. Nilai KHM fraksi tidak larut etil asetat daun jarak pagar J. curcas terhadap S. aureus dan S. pyogenes yang diperoleh yaitu sebesar 2,5%. Sedangkan nilai KBM fraksi tidak larut etil asetat daun jarak pagar J. curcas terhadap S. aureus dan S. pyogenes tidak ditemukan. Jatropha curcas ethanol extract has been shown to have antibacterial activity against S.aureus. IEAF Jatropha leaves are reported to contain flavonoid glycosides and saponins. This study aims to determine the antibacterial activity of IEAF against S. aureus and S. pyogenes. Antibacterial activity test of IEAF Jatropha leaves using liquid dilution method to determine the value of MIC and MBC. MIC values of the leaves of IEAF Jatropha leaves S. aureus and S. pyogenes obtained were 2.5%. While the MBC value of the leaves of IEAF Jatropha leaves against S. aureus and S. pyogenes was not found.
1983125601A1D015065KONSENTRASI DAMINOZIDE YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN LIMA VARIETAS
TANAMAN KRISAN POT
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi daminozide, varietas krisan pot dan kombinasi terbaik terhadap pertumbuhan dan pembungaan lima varietas krisan pot. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2018 hingga April 2019 di screen house Desa Mendongan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang (7°13'20"LS, 110°19'16"BT). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama konsentrasi daminozide tiga taraf yaitu 3.500 ppm, 4.500 ppm dan 5.500 ppm. Faktor kedua varietas krisan pot lima taraf yaitu Super Red, Lolipop, Lolired, Jaguar Merah dan Kancing Pink. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F dan uji lanjut dengan DMRT pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi daminozide terbaik pada 5.500 ppm dapat menurunkan laju tinggi tanaman hingga 1,29 cm dan menghasilkan jarak antar ruas daun terpendek yaitu 1,29 cm. Varietas terbaik pada krisan Super Red variabel tinggi tanaman 15,35 cm; waktu muncul kuntum yaitu 58,33 hst; varietas Lolipop pada variabel jumlah kuntum per tanaman yaitu 13,74 kuntum; jumlah bunga mekar 12,85 bunga; varietas Jaguar Merah pada variabel rerata diameter bunga 4,92 cm; varietas Kancing Pink pada variabel jumlah daun 70,77 helai; diameter batang 3,54 mm. Kombinasi terbaik antara konsentrasi daminozide dengan varietas krisan pada variabel tinggi tanaman adalah Z1V5 (3.500 ppm daminozide dan varietas krisan Kancing Pink), variabel diameter batang adalah Z3V5 (5.500 ppm daminozide dan varietas krisan Kancing Pink).This research aimed to obtain the concentration of daminozide, pot chrysanthemum varieties and the best combination of the growth and flowering of five pot chrysanthemum varieties. The study was conducted in December 2018 until April 2019 in the Mendongan screen house, Sumowono Subdistrict, Semarang Regency (7 ° 13'20 "LS, 110 ° 19'16" BT). The study used factorial Complete Group Randomized Design (CGRD) consisting of 2 factors. The first factor was three levels of daminozide, namely 3,500 ppm, 4,500 ppm and 5,500 ppm. The second factor is the five-level chrysanthemum varieties namely Super Red, Lollipop, Lolired, Jaguar Merah and Kancing Pink. The data obtained were analyzed using the F test and further testing with DMRT at a 5% error level. The results showed that the best concentration of daminozide at 5,500 ppm could reduce plant height to 1.29 cm and produce the shortest distance between leaf segments of 1.29 cm. The best varieties of chrysanthemum Super Red variable plant height 15.35 cm; the time when the florets appear is 58.33 hst; Lolipop varieties on variable number of buds per plant, namely 13.74 buds; the number of flowers blooms 12.85 flowers; Jaguar Merah variety in the mean flower diameter of 4.92 cm; Kancing Pink variety in the variable number of leaves 70.77 strands; stem diameter of 3.54 mm. The best combination of daminozide concentrations with chrysanthemum varieties on variable plant height was Z1V5 (3,500 ppm daminozide and Kancing Pink chrysanthemum varieties), stem diameter variables were Z3V5 (5,500 ppm daminozide and Kancing Pink chrysanthemum varieties).
1983228530H1L014029RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI E-COMMERCE PERABOTAN RUMAH DENGAN FRAMEWORK(CODEIGNITER) BERBASIS WEBPada era modern saat ini kebutuhan sekunder bagi manusia sangatlah penting, kebutuhan sekunder manusia meliputi kebutuhan sekunder perabotan rumah tangga untuk membantu segala kegiatan manusia khususnya di rumah, kegiatan seperti mencuci memasak dan masih banyak hal lain yang dibutuhkan manusia untuk membantu kegiatan dalam sehari-hari. Oleh karena itu barang barang rumah tangga seperti rak piring, meja, kursi, kasur sangatlah tinggi permintaan pasarnya sehingga dibutuhkan Sistem yang dapat mempermudah mendapatkan segala kebutuhan tersebut, Sistem informasi penjualan yang mempermudah konsumen dalam memperoleh kebutuhan yang dibutuhkanya dengan akses yang mudah ,dan juga menyediakan Sistem bayar kredit dan cash dengan metode pengembangan Waterfall dan menggunakan Framework Codeigniter. Maka dari itu Sistem Informasi E-Commerce Perabotan Rumah Tangga Berbasis Web ini akan mempermudah konsumen dalam mendapatkan kebutuhan rumah tangga yang dibutuhkan.Modern era in this recent time, secondary needs for human is substantial, it is necessary household furniture in order to aid human activities especially in the house, such as wardrobe, bed, dishes rack and other necessaries that are needed by human being for assisting activities in daily life. Hence, demand marketing of household furniture as plate shelf, table, chair, and mattress is high, therefore required a system which can simplify for getting those activities, selling information system that simplify consumer for getting their necessiries easily, and provide credit and cash payment system with Waterfall development method and apply Framework Condeigniter. Consequently, Sistem Informasi E-Commerce Perabotan Rumah Tangga Berbasis Web will simplify consumer for getting household necessary that required.
1983322959F1I014031ANALISIS LAGU ‘1944’ OLEH JAMALA PADA EUROVISION SONG CONTEST 2016 SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI PUBLIK UKRAINA DALAM KRISIS KRIMEAEurovision Song Contest seringkali digunakan oleh negara pesertanya sebagai platform diplomasi publiknya agar mencapai pemirsa di berbagai negara. Tidak terkecuali dengan Ukraina, yang pada tahun 2016 mengirimkan peserta perwakilannya, Jamala, untuk mengikuti kontes ini dengan lagu yang berjudul ‘1944’. Lagu ini memiliki hubungan dengan krisis yang terjadi di Semenanjung Krimea, yaitu mengenai kelompok etnis minoritas Tatar Krimea. Artikel ini akan membahas bagaimana hubungan antara lagu ‘1944’ dan krisis Krimea dapat menjadi instrumen diplomasi publik Ukraina, bagaimana Ukraina memanfaatkan Eurovision sebagai platform diplomasi publiknya, dan pengaruh diplomasi publik ini terhadap perkembangan krisis Krimea.Eurovision Song Contest often used by its participant countries as their pubic diplomacy platform to reach audiences from various country, and Ukraine is no exception. Participant from Ukraine, Jamala, in 2016 performed a song titled '1944'. The song has a relations with the crisis that is going on in Crimea - which is about Tatar Crimean, a minority ethnic group native to Crimea Peninsula. This article analyzes said relations between '1944' and Crimea Crisis that can be used as public diplomacy instrument for Ukraine, how Ukraine utilizes Eurovision as the platform for its public diplomacy, and the effect of the song '1944' on the development of Crimea Crisis.
1983425602H1B015066PENGARUH KONFIGURASI KOLOM BAJA RINGAN TERSUSUN KOMBINASI PROFIL C-81, C-75, DAN PROFIL TH-35 TERHADAP KUAT TEKANSalah satu penggunaan material baja ringan adalah sebagai kolom, biasanya baja ringan digunakan sebagai komponen kolom kanopi, bangunan sederhana, maupun rumah. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya tekuk lokal komponen struktur tekan baja ringan khususnya pada struktur kolom, perlu digunakan penampang tersusun. Penampang tersusun adalah inovasi yang baik karena kemampuan baja ringan memikul beban meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konfigurasi kolom baja ringan tersusun kombinasi profil profil C-81, C-75, dan profil TH-35 terhadap kuat tekan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan menggabungkan beberapa profil tunggal menjadi penampang tersusun. Hasil pengujian tekan kolom, didapatkan beban kritis aktual rata-rata kolom variasi 1 (kombinasi profil C-81, TH-35) panjang 400 mm 51,47 KN, 600 mm 75 KN, dan 800 mm 78.5 KN. Sedangkan untuk variasi 2 (kombinasi profil C-81, C-75) panjang 400 mm 101,37 KN, 600 mm 66,47 KN, dan 800 mm 85,60 KN. Hasil pengolahan data pengujian tekan, didapatkan kuat tekan aktual rata-rata untuk variasi 1 panjang 400 mm 84,87 Mpa, 600 mm 125,11 Mpa, 800 mm 129,45 Mpa. Sedangkan untuk kuat tekan aktual rata-rata untuk variasi 2 nilainya adalah panjang 400mm 167,16 Mpa, 600 mm 109,61 Mpa, 800 mm 141,16 Mpa. Ditinjau dari kapasitas tekannya, kolom tersusun baja ringan variasi 2 dengan kombinasi profil C-81 dan C75 lebih baik kekuatannya dibandingkan dengan variasi 2 dengan kombinasi profil C-81 dan TH-35.One of the uses of cold-formed steel material is as a column, usually used as the component of canopy columns, simple buildings as well as houses. To reduce the possibility of local buckling of cold-formed steel compressed structural components particularly in the column structure, it is necessary to use a structural cross section. Structural cross section is a good innovation because of the ability of cold-formed steel to carry the increasing loads. This study aims to determine the configuration effect of cold-formed steel structural column with combination of C-21, C-75, and TH-35 profiles towards compressive strength. The method used in this study is the experimental method, namely by combining several single profiles into a structural cross section. The column compression test results, obtained the average actual critical load of variation column 1 (profile combination of C-81, TH-35) with 400 mm long is 51.47 KN, 600 mm 75 KN, and 800 mm 78.5 KN. Whereas for variation column 2 (profile combination of C-81, C-75), with 400 mm long is 101.37 KN, 600 mm 66.47 KN, and 800 mm 85.60 KN. The results of compression test processing data, obtained the average actual compressive strength for variation 1 with 400 mm long is 84.87 Mpa, 600 mm 125.11 Mpa, 800 mm 129.45 Mpa. Whereas, the average actual compressive strength for variation 2 are 400 mm 167.16 Mpa, 600 mm 109.61 Mpa, and 800 mm 141.16 Mpa. Reviewed from its compressive capacity, the cold-formed steel structural column variation 2 with combination of C-81 and C75 profiles has better strength compared to variation 1 with combination of C-81 and TH-35 profiles.
1983522960F1D011046Politik dan Dakwah Salafi di Banyumas:
Studi Kasus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Tahun 1998-2016
Al-Irsyad Al-Islamiyyah merupakan salah satu organisasi yang muncul dari komunitas Arab di Indonesia. Organisasi ini lahir sebelum Indonesia merdeka dan masih eksis sampai saat ini. Al-Irsyad Al-Islamiyyah lahir sebagai salah satu kebutuhan komunitas Arab di Indonesia akan pendidikan, karena dengan pendidikan suatu kaum maupun kelompok bisa memajukan taraf kehidupanya. Pendiri organisasi ini adalah Syekh Ahmad Surkati yang merupakan ulama salafi.
Dalam konteks Indonesia, Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir sebagai salah satu organisasi besar dan diperhitungkan dalam peta dakwah di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari tokoh-tokoh didalamnya yang memiliki jaringan akses ke luar negeri dan kuat dari segi ekonominya. Penelitian ini mencoba melihat bagian kecil dakwah Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam gerakan sosial dan politik berbasis identitas keagamaan di Purwokerto . Dalam perkembanganya, Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir sebagai kelompok keagamaan yang diperhitungkan di Banyumas ditengah dominasi dakwah Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.
Penelitian dengan judul ‘Politik dan Dakwah Salafi di Banyumas : Studi Kasus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Tahun 1998-2016’ ini mencoba membahas tentang corak gerakan, alat strategi maupun metode gerakan sosial dan politik yang dilakukan Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Purwokerto. Menjadi menarik untuk dibahas karena gerakan dakwah yang dilakukan Al-Irsyad Al-Islamiyyah mampu diterima di berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, gerakan dakwah yang dilakukan oleh organisasi ini juga didukung oleh kuatnya ekonomi dari tokoh-tokohnya.
Al-Irsyad Al-Islamiyyah is an organization formed by the Arabian community in Indonesia. The organization was established far before the country’s Independence Day and still actively operating until today. It was formed based on demand of Arabian community for education, which seen as one of the more effective tools to enhance the quality of life of any community groups. The prominent founder of the organization is Sheikh Ahmad Surkati, identified as a Salafi cleric.
In Indonesia, Al-Irsyad Al-Islamiyyah emerges as one of major Islamic organizations which the credibility is considered eligible in the country’s major Islamic preaching scheme, commonly known as da’wah. The fact is highly correlated to the influences of its founding fathers and renowned figures with wide global networks as well as strong economy backgrounds. This research will analyze a part of Al-Irsyad Al-Islamiyyah’s da’wah plan in affecting social and political movements in Purwokerto of Central Java. In the development, it grows as a qualified Islamic organization in the region amid the domination of first and second largest Islamic organizations in Indonesia, namely Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah.
The research with the title “Politics and Salafi Preaching in Banyumas: The study case of Al-Irsyad Al-Islamiyyah from 1998 to 2016” will examine the activity plan, strategy tools and methods used in political and social movement conducted by the organization in Purwokerto. The fact that the organization has been widely accepted by local communities makes the topic becomes more interesting to be analyzed.
1983622968E1A113034PERLINDUNGAN HUKUM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP TENAGA KERJA DI PT. HARAPAN JAYA GLOBALINDO
Keselamatan dan kesehatan kerja adalah sesuatu yang penting dalam hubungan kerja, setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang benar-­benar menjaga keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerjanya. PT. Harapan Jaya Globalindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri part, machining dan fabrikasi yang mempunyai kewajiban sebagaimana yang di atur dalam perundang-undangan. Penelitian ini mengkaji tentang perlindungan hukum Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Harapan Jaya Globalindo serta hambatan PT. Harapan Jaya Globalindo dalam memberikan perlindungan hukum Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Skripsi ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan yang mencakup peraturan tertulis, buku literature hukum, jurnal penelitian hukum, sumber internet, peraturan perusahaan serta wawancara.
Hasil skripsi ini menunjukan bahwa perusahaan telah menetapkan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja, dengan terbentuknya Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) sebagai bagian dari sistem manajemen perusahaaan. Sistem Keselamatan Kerja di perusahaan tersebut sudah di laksanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselmatan Kerja, tetapi mengenai Sistem Kesehatan Kerja di perusahaan tersebut belum dapat di laksanakan secara keseluruhan. Hambatan yang di alami PT. Harapan Jaya Globalindo dalam perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja terdiri dari 2 (dua) faktor. Faktor yang pertama adalah faktor kurangnya kesadaran dari pihak tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya secara aman. Faktor yang kedua adalah faktor ekonomi perusahaan belum mampu mengadakan dokter perusahaan.
Occupational health and safety is an important thing in the employment relationship, every worker has the right to obtain protection of occupational safety and health as stipulated in Law Number 13 of 2003 concerning Manpower and Law Number 1 of 1970 concerning Work Safety. A good company is a company that really maintains the safety and health of its workforce. PT. Harapan Jaya Globalindo is a company engaged in industrial parts, machining and fabrication that has obligations as set out in the legislation. This study examines the legal protection of Occupational Safety and Health at PT. Harapan Jaya Globalindo and PT. Harapan Jaya Globalindo in providing legal protection for Occupational Health and Safety.
This thesis uses a normative juridical method with a legislative approach. the type of data used is secondary data and data collection methods used are literature studies which include written regulations, legal literature books, legal research journals, internet sources, company regulations and interviews.
The results of this thesis show that the company has established an occupational health and safety policy, with the formation of the Occupational Safety and Health Management Committee (P2K3) as part of the company's management system. The Work Safety System in the company has been carried out in accordance with Law Number 1 of 1970 concerning Work Safety, but regarding the Occupational Health System in the company it cannot be implemented as a whole. Obstacles experienced by PT. Harapan Jaya Globalindo in the protection of occupational health and safety consists of 2 (two) factors. The first factor is the lack of awareness of the workforce in carrying out their work safely. The second factor is the company's economic factors that have not been able to hold a company doctor.

1983722961H1E014046Identifikasi Zona Intrusi Air Laut di Kawasan Pesisir Nusawungu Timur Kabupaten Cilacap Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi WennerPengukuran resistivitas batuan dengan konfigurasi Wenner telah dilakukan di pesisir Desa Banjarreja dan Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Selain pengukuran resistivitas batuan, dilakukan pula uji daya hantar listrik. Tujuan pengukuran dan pengujian ini adalah mengetahui sebaran nilai resistivitas batuan bawah permukaan secara dua dimensi berdasarkan hasil pengukuran geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner, mengidentifikasi zona interface antara akuifer air tanah terhadap air laut, dan mengetahui sebaran intrusi air laut di dalam akuifer air tanah. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa litologi daerah penelitian tersusun dari pasir dengan nilai resistivitas 9,98 – 143 (m, lempung pasiran berselingan bijih besi dengan nilai resistivitas 1,67 – 69 (m, pasir (air asin) dengan nilai resistivitas 0,28 – 16,2 (m. Zona interface antara akuifer air tanah terhadap air laut daerah penelitian berada di kedalaman lebih dari 18,5 meter dan sebaran intrusi air laut dimulai dari jarak 300 meter sampai 4 km dari garis pantai.Measurement of rock’s resistivity using configuration of Wenner have done in Desa Banjarreja and Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. In addition to the measurement of rock, an electrical conductivity test is also conducted. The purpose of this measurement and test are to determine the distribution of subsurface rock resistivity value in two dimentions based on the measurement of the configuration of Wenner, to identify the interface zone model between groundwater aquifer to sea water, and to know the pattern of sea water intrusion in the groundwater aquifer. The results show that the lithology of the research area is composed of sand with a resistivity value of 9.98 - 143 (m, clay of sandstone containing iron ore with a resistivity value of 1.67 - 69 (m, sand (salt water) with resistivity value 0.28 – 16.2 (m. The interface zone between the groundwater aquifer to seawater research area is at a depth of over 18.5 meters and the sea water intrusion spreading starts from 300 meters to 4 km from the coastline.
1983822964F1B111015IMPLEMENTASI PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA SUMILIR KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGAPenelitian ini berjudul, “Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Latar belakang penelitian ini beangkat dari adanya program bantuan pemerintah dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan air minum dan sanitasi masyarakat miskin perdesaan khususnya masyarakat tertinggal melalui program pemberdayaan yaitu Program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) pada tahun 2012 yang terealisasi pada tahun 2013. Berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan, dalam pelaksanaan program kurang berjalan sesuai dengan peraturan yang ada. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program PAMSIMAS di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan model implementasi yang dikemukakan oleh Smith. Smith menjelaskan bahwa implementasi merupakan proses atau alur, terdapat empat aspek yang mempengaruhi implementasi yaitu: idealized policy, target group, implementing organization dan environmental factors. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian untuk sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam peneltian ini menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya temuan penelitian yang pertama adalah dalam pengumpulan dana swadaya berupa in-cash yang harusnya dikumpulkan dari swadaya masyarakat pada prakteknya dana itu di dapat dari talangan kas desa sebagai syarat pencairan dana Pamsimas tahap pertama. Yang kedua adalah dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan yang harusnya dilaksanakan secara swadaya pada kenyataannya masih terdapat praktek yang tidak sesuai yaitu pemberian upah harian terhadap para pekerja. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Sumilir Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga dipengaruhi oleh aspek target group/kelompok sasaran, implementing organization/organisasi pelaksana dan environmental factors/ faktor lingkungan, yang membuktikan bahwa tahapan implementasi yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan pedoman pelaksanaan.This study is entitled, "The Implementation of Community-Based Drinking and Sanitation Water Program in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. The background of this study was derived from the government assistance program from the Ministry of Public Works (Public Works) which aims to improve the health status of drinking water and sanitation in the rural poor, especially disadvantaged communities through empowerment programs, namely the PAMSIMAS Program (Provision of Drinking Water and Community Based Sanitation) in 2012 which was realized in 2013. Based on the facts found in the field, in the implementation of the program it was not running in accordance with the existing regulations. Therefore, the purpose of this study was to find out how the PAMSIMAS Program was implemented in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency. This study uses an implementation model proposed by Smith. Smith explained that implementation is a process or flow, there are four aspects that affect implementation, namely: idealized policy, target group, implementing organization and environmental factors. The research method used in this study is a qualitative method. The informant selection technique used was purposive sampling. Data collection methods use interviews, observation and documentation. Then for the data source used in this study is to use primary data sources and secondary data sources. Data analysis method used in this research uses interactive analysis method. The results of this study indicate that the findings of the first study were that in-cash fundraising in the form of in-cash should be collected from the community's self-help in practice the funds were obtained from the village cash bailout as a condition for the first phase of Pamsimas funds disbursement. The second is in the implementation of development work that should be carried out independently in the fact that there are still inappropriate practices, namely daily wages for workers. Conclusions from the results of the study indicate that the Implementation of Community-Based Water Supply and Sanitation Program in Sumilir Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency is influenced by aspects of the target group / implementing groups / implementing organizations and environmental factors, which prove that the implementation stages consist from planning, implementation and supervision has been carried out properly in accordance with the implementation guidelines.
1983925691A1H012002PENGARUH EDIBLE COATING PATI GANYONG PADA BUAH APEL DAN JERUK SELAMA PENYIMPANANApel dan jeruk merupakan salah satu buah non-klimaterik yang pemanenannya harus dilakukan pada saat buah tua optimal. Sebagai komoditas hortikultura apel dan jeruk memiliki sifat mudah rusak, karena pada saat dipanen buah ini masih mengalami proses respirasi dan transpirasi. Oleh karena itu diperlukan teknologi yang dapat diaplikasikan untuk menghambat kerusakan tersebut yaitu edible coating. Edible coating adalah lapisan tipis yang bertujuan untuk memberikan penahanan yang selektif terhadap perpindahan massa dan mengurangi kehilangan mutu buah apel dan jeruk. Bahan dasar yang digunakan yaitu pati dari umbi ganyong. Plasticizer yang digunakan adalah sorbitol untuk meningkatkan elastisitas edible coating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating terhadap kualitas buah apel dan jeruk selama penyimpanan pada suhu yang berbeda.
Metode penelitian ini menggunakan laju perubahan mutu. Apel dan jeruk diberikan perlakuan yaitu penyimpanan suhu ruang (T1) tanpa edible coating, penyimpanan suhu ruang dengan edible coating, penyimpanan suhu rendah (T2) tanpa edible coating dan penyimpanan suhu rendah dengan edible coating. Konsentrasi pati sebesar 1%, sorbitol sebesar 1.5% dan CMC sebesar 1.5%. Variabel yang diamati yaitu susut bobot, kadar air, warna yang diamati 5 hari sekali selama 15 hari..
Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan edible coating dengan kombinasi suhu penyimpanan berpengaruh terhadap susut bobot, kadar air, dan warna. Perlakuan terbaik nilai susut bobot apel yaitu A4T2 (penyimpanan suhu rendah dengan edible coating), sedanngkan hasil terbaik susut bobot jeruk yaitu B2T1 (penyimpanan suhu ruang dengan edible coating). Hasil terbaik nilai kadar air apel yaitu A4T2 (penyimpanan suhu rendah dengan edible coating), sedangkan nilai terbaik kadar air jeruk yaitu B3T2 (penyimpanan suhu rendah tanpa edible coating). Hasil terbaik nilai kecerahan apel yaitu A2T1 (penyimpanan suhu ruang dengan edible coating), sedangkan nilai terbaik kecerahan jeruk yaitu B1T1 (penyimpanan suhu ruang tanpa edible coating). Hasil terbaik nilai kehijauan apel yaitu A4T2 (penyimpanan suhu rendah dengan edible coating), sedangkan pada jeruk yaitu B1T1 (penyimpanan suhu ruang tanpa edible coating). Hasil terbaik nilai kekuningan apel yaitu A2T1 (penyimpanan suhu ruang dengan edible coating), sedangkan pada jeruk yaitu B2T1 ( penyimpanan suhu ruang dengan edible coating). Secara keseluruhan perlakuan dengan menggunakan edible coating lebih baik untuk mempertahankan mutu buah apel dan jeruk.
Apples and oranges are one of the non-climatic fruits whose harvesting must be done when the old fruit is optimal. As a horticultural commodity apples and oranges have perishable properties, because when harvested this fruit still experiences respiration and transpiration. Therefore technology is needed that can be applied to inhibit the damage, namely edible coating. Edible coating is a thin layer that aims to provide selective containment of mass transfer and reduce the loss of quality of apples and oranges. The basic ingredients used are starch from canna tuber. The plasticizer used is sorbitol to increase the elasticity of edible coating. This study aims to determine the effect of edible coating applications on the quality of apples and oranges during storage at different temperatures.
This research method uses the rate of quality change. Apples and oranges were given treatment namely storage of room temperature (T1) without edible coating, storage of room temperature with edible coating, low temperature storage (T2) without edible coating and low temperature storage with edible coating. The starch concentration is 1%, sorbitol is 1.5% and CMC is 1.5%. The variables observed were weight loss, water content, color observed every 5 days for 15 days.
The results showed that the use of edible coating with a combination of storage temperature affected the weight loss, water content, and color. The best treatment value for shrinkage of apple weights is A4T2 (low temperature storage with edible coating), while the best results are shrinking orange weight, namely B2T1 (room temperature storage with edible coating). The best results of apple water content value are A4T2 (low temperature storage with edible coating), while the best value of orange water content is B3T2 (low temperature storage without edible coating). The best results of apple brightness value are A2T1 (room temperature storage with edible coating), while the best value of orange brightness is B1T1 (storage of room temperature without edible coating). The best results of the greenish value of apple are A4T2 (low temperature storage with edible coating), whereas in oranges is B1T1 (storage of room temperature without edible coating). The best results of apple yellowish value are A2T1 (storage of room temperature with edible coating), while in oranges, namely B2T1 (storage of roon temperature storage with edible coating). Overall treatment using edible coating is better for maintaining the quality of apples and oranges.
1984022963D1E011092HUBUNGAN ANTARA KADAR LEMAK DAN BERAT JENIS SUSU SEGAR PADA KELOMPOK PETERNAK SAPI PERAH ANDINI LESTARI 1 DAN NIHAD DI KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS

(Relationship Between Milk Fat and Milk Density in Andini Lestari 1 Group and Nihad Group, Cilongok, Banyumas)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kadar Lemak dan Berat Jenis susu serta perbandingan peubah pada kelompok Andini Lestari I dan Nihad. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan uji laboratorium. Analisis data menggunakan analisis regresi dan uji korelasi dengan bantuan program SPSS. Variabel independen terdiri dari berat jenis susu serta variabel dependen terdiri dari kadar lemak susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R²) dari 5,1%, dapat diartikan bahwa kadar lemak susu dipengaruhi oleh berat jenis sebesar 5,1%. Analisis varians dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa tidak ada efek yang berbeda secara signifikan. Kadar lemak tidak memiliki hubungan yang nyata dengan berat jenis (p > 0,05). Kesimpulannya adalah lebih besar berat jenis akan diikuti oleh penurunan kadar lemak susu yang berhubungan negative antara variabel dengan koefisien korelasi ( r ) dari 0,225.

Purpose of the study was to determine of the milk fat and milk density between two groups of the cooperative. The observational method with survey method and laboratory test. The data were analyzed using regression analysis and correlation with SPSS. The independent variable was milk density, whereas the dependent variable was milk fat. Results showed that was coefficient of determination (R²) of 5,1%, can be interpreted that milk fataffected by milk densityby 5,1%. Analysis of variance of the results it can be seen that there was not significantly different effect. There were no significant correlations between milk fat and milk density (p>0.05). The conclusion was milk density will not always be followed by the milk fat that was a negative relationship between the variableswith a correlation coefficient (r) of 0,225.