Home
Login.
Artikelilmiahs
22960
Update
RAGIL CHANDRA SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
Politik dan Dakwah Salafi di Banyumas: Studi Kasus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Tahun 1998-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Al-Irsyad Al-Islamiyyah merupakan salah satu organisasi yang muncul dari komunitas Arab di Indonesia. Organisasi ini lahir sebelum Indonesia merdeka dan masih eksis sampai saat ini. Al-Irsyad Al-Islamiyyah lahir sebagai salah satu kebutuhan komunitas Arab di Indonesia akan pendidikan, karena dengan pendidikan suatu kaum maupun kelompok bisa memajukan taraf kehidupanya. Pendiri organisasi ini adalah Syekh Ahmad Surkati yang merupakan ulama salafi. Dalam konteks Indonesia, Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir sebagai salah satu organisasi besar dan diperhitungkan dalam peta dakwah di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari tokoh-tokoh didalamnya yang memiliki jaringan akses ke luar negeri dan kuat dari segi ekonominya. Penelitian ini mencoba melihat bagian kecil dakwah Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam gerakan sosial dan politik berbasis identitas keagamaan di Purwokerto . Dalam perkembanganya, Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir sebagai kelompok keagamaan yang diperhitungkan di Banyumas ditengah dominasi dakwah Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Penelitian dengan judul ‘Politik dan Dakwah Salafi di Banyumas : Studi Kasus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Tahun 1998-2016’ ini mencoba membahas tentang corak gerakan, alat strategi maupun metode gerakan sosial dan politik yang dilakukan Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Purwokerto. Menjadi menarik untuk dibahas karena gerakan dakwah yang dilakukan Al-Irsyad Al-Islamiyyah mampu diterima di berbagai lapisan masyarakat. Selain itu, gerakan dakwah yang dilakukan oleh organisasi ini juga didukung oleh kuatnya ekonomi dari tokoh-tokohnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Al-Irsyad Al-Islamiyyah is an organization formed by the Arabian community in Indonesia. The organization was established far before the country’s Independence Day and still actively operating until today. It was formed based on demand of Arabian community for education, which seen as one of the more effective tools to enhance the quality of life of any community groups. The prominent founder of the organization is Sheikh Ahmad Surkati, identified as a Salafi cleric. In Indonesia, Al-Irsyad Al-Islamiyyah emerges as one of major Islamic organizations which the credibility is considered eligible in the country’s major Islamic preaching scheme, commonly known as da’wah. The fact is highly correlated to the influences of its founding fathers and renowned figures with wide global networks as well as strong economy backgrounds. This research will analyze a part of Al-Irsyad Al-Islamiyyah’s da’wah plan in affecting social and political movements in Purwokerto of Central Java. In the development, it grows as a qualified Islamic organization in the region amid the domination of first and second largest Islamic organizations in Indonesia, namely Nahdlatul Ulama (NU) and Muhammadiyah. The research with the title “Politics and Salafi Preaching in Banyumas: The study case of Al-Irsyad Al-Islamiyyah from 1998 to 2016” will examine the activity plan, strategy tools and methods used in political and social movement conducted by the organization in Purwokerto. The fact that the organization has been widely accepted by local communities makes the topic becomes more interesting to be analyzed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save